cover
Contact Name
Adhie Tri Wahyudi
Contact Email
adhie@setiabudi.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
tekinfo@setiabudi.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Tekinfo | Scientific Journal of Industrial and Information Engineering
Published by Universitas Setia Budi
ISSN : 23031476     EISSN : 23031867     DOI : -
Scientific Journal of Industrial Engineering and Information (Tekinfo) is a journal managed by Study Programme of Industrial Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Setia Budi. Tekinfo published every six months, in May and November in each year. Our published manuscript covers disciplines of Industrial Engineering and Information Technology. We are open to readers and researchers to contribute submit the articles. It is our hope that research published at Tekinfo provide a meaningful contribution to the development of science and technology. Our thanks to all the researchers who participated also to the readers of the Tekinfo journal. Each article published in Jurnal Tekinfo is Open Access. Full text can be freely accessed, but still observes the principles of literacy in terms of citations or references.
Arjuna Subject : -
Articles 139 Documents
Model Persediaan Komponen Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) pada PT. Qumicon Indonesia menggunakan Pendekatan Heuristic Lot Sizing Yohanes Anton Nugroho
Tekinfo: Jurnal Ilmiah Teknik Industri dan Informasi Vol 3 No 2 (2015)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Universitas Setia Budi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (452.217 KB)

Abstract

PT. Qumicon Indonesia merupakan industri manufaktur lampu penerangan jalan dan rambu lalu lintas. Persediaan di dalam perusahaan belum direncanakan secara optimal, karena penentuan persediaan hanya didasarkan asumsi dan pengalaman. Penelitian ini bertujuan menganalisis dan merencanakan persediaan komponen lampu penerangan jalan umum (LPJU) tenaga surya 40 watt yang lebih optimal bagi perusahaan. Simulasi digunakan menganalisis dan memilih metode lot sizing, mempertimbangkan tingkat permintaan yang bervariasi serta total biaya persediaan. Metode lot sizing terpilih selanjutnya digunakan dalam perencanaan. Perencanaan persediaan komponen LPJU tahun 2013 menghasilkan total variable cost untuk masing-masing komponen sebesar Rp. 1.853.004 /tahun, sehingga total biaya persediaan menjadi sebesar Rp. 7.412.016. Apabila dalam perencanaan menerapkan safety stock pada service level 90%, maka akan diterapkan safety stock komponen tiang 1 lengan sebanyak 9 unit, komponen tiang 2 lengan sebanyak 21 unit untuk, komponen lampu dan kelistrikan sebanyak 43 unit untuk, serta komponen solar cell sebanyak 25 unit. Penambahan safety stock dengan service level 90% akan menyebabkan penambahan biaya persediaan menjadi sebesar Rp. 49.850.500.
Penentuan Rute Dan Analisis Sistem Distribusi Yang Optimal Dalam Upaya Efisiensi Biaya Distribusi Maryanto Maryanto; Rosleini Ria Putri Zendrato
Tekinfo: Jurnal Ilmiah Teknik Industri dan Informasi Vol 1 No 2 (2013)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Universitas Setia Budi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (829.843 KB)

Abstract

Distribusi menjadi elemen yang penting dalam dunia industi, khususnya di era globalisasi saat ini. Hal itu dikarenakan distribusi berperan dalam menentukan kebijakan harga, jumlah kapasitas produksi, peramalan dan lain-lain. Secara umum proses distribusi yang digunakan PT. Air Mancur ada dua metode yaitu distribusi secara internal dan eksternal. Penelitian ini mencoba menganalisis sistem distribusi dan mencari rute distribusi internal yang terpendek dengan algoritma cheapest insertion heuristic. Untuk memaksimalkan utilitas kendaraan dan wilayah distribusi maka dibuat pengelompokkan wilayah menggunakan metode single linkage average. Dari hasil analisis dan pengolahan data wilayah distribusi dapat dikelompokkan menjadi tiga wilayah dan rute terpendek mempunyai jarak tempuh masing-masing cluster satu sebesar 711 km, cluster dua sebesar 473 km dan cluster tiga sebesar 1008 km. Selisih biaya dengan dua metode distribusi sebesar Rp. 8,550,340,- lebih rendah daripada metode distribusi eksternal.
Pengembangan Strategi Pelayanan Lembaga Bimbingan Belajar Bahasa Inggris Dengan Pendekatan Metode Quality Function Deployment Dan Analytical Hierarchy Process Anthony Prasetya; Anita Indrasari; Bagus Ismail Adhi Wicaksana
Tekinfo: Jurnal Ilmiah Teknik Industri dan Informasi Vol 1 No 2 (2013)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Universitas Setia Budi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (683.591 KB)

Abstract

Perkembangan lembaga bimbingan belajar sudah mengalami perkembangan yang pesat. Terbukti dengan banyaknya lembaga bimbingan belajar, khususnya lembaga bimbingan belajar bahasa Inggris di kota Solo. Hal itu mengindikasikan bahwa persaingan lembaga bimbingan belajar bahasa Inggris di kota Solo semakin kuat dan semakin kompetitif. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan alternatif strategi pelayanan lembaga bimbingan belajar bahasa Inggris, dengan mengambil studi kasus di ELTI Surakarta.Adapun metode yang digunakan adalah Quality Function Deployment dan Analytical Hierarchy Process.Data di dalam penelitian ini diperoleh dengan cara penyebaran kuesioner kepada siswa kursus. Dari hasil penelitian diperoleh 3 paket alternatif strategi pengembangan. Paket alternatif strategi yang memiliki bobot terbesar adalah paket alternatif ke-3 dengan bobot nilai 0.7208, dengan strategi pengembangan sebagai berikut: penambahan serta pemeliharaan toilet secara rutin, sistem kenaikan gaji tentor secara berkala, training karyawan untuk peningkatan keefektifan kinerja karyawan, pengadaan peredam suara di setiap ruang kelas, reward and punishment dan pengadaan SOP bagi setiap karyawan.
Optimasi Proses Distribusi Es Balok Dengan Menggunakan Metode Capacitated Vehicle Routing Problem Nova Achmad Salim Akbar; Bagus Ismail Adhi Wicaksana
Tekinfo: Jurnal Ilmiah Teknik Industri dan Informasi Vol 1 No 2 (2013)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Universitas Setia Budi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (557.359 KB)

Abstract

Perusahaan daerah Es Saripetojo merupakan perusahaan penghasil es balok di Surakarta yang memiliki kapasitas produksi 1045 balok es perhari. Setiap hari perusahaan mengirimkan produk kepada 39 konsumen yang tersebar se-eks Karesidenan Surakarta. Pengiriman produk menggunakan armada sebanyak 10 truk yang berkapasitas 110 balok es pertruk. Permasalahan yang dihadapi adalah belum teraturnya rute dan jumlah permintaan konsumen pada beberapa rute melebihi kapasitas kendaraan yang melayani rute tersebut, terutama rute-rute yang mengalami penitipan pada rute lain atau melakukan pengantaran tambahan. Penitipan atau pengantaran tambahan tersebut akan menambah jarak yang ditempuh kendaraan dan pada akhirnya akan menaikan biaya pengiriman yang harus dibayar oleh perusahaan. Oleh karena itu perlu disusun suatu rute pengiriman usulan dengan mempertimbangkan kapasitas kendaraan sehingga meminimalkan penitipan terhadap rute lain atau pengantaran susulan yang pada akhirnya akan meminimalkan biaya pengiriman. Metode Capacitated Vehicle Routing Problem adalah suatu metode yang bertujuan untuk mendesain rute-rute yang mungkin dari suatu depot ke sekumpulan titik (node) yang tersebar dengan meminimumkan biaya, dengan kendala bahwa suatu rute harus dimulai dan berakhir pada depot yang sama. Total demand dari node-node dalam rute tersebut tidak boleh melebihi kapasitas dari kendaraan. Dan semua node yang ada harus dikunjungi oleh tepat satu kendaraan, yang kemudian menghitung biaya pengiriman. Biaya pengiriman yang ditimbulkan oleh rute perusahaan dengan biayapengiriman rute usulan yang kemudian dibandingkan. Penelitian ini menghasilkan rute usulan yang terdiri 10 rute dengan biaya pengiriman sebesar 1,923,069 rupiah yaitu biaya yang lebih rendah daripada biaya pengiriman rute perusahaan maupun biaya pengiriman rute usulan Kurniawan (2009). Serta sanggup mengatur armada dengan lebih optimal sehingga meningkatkan utilitas kendaraan.
PENERAPAN SEMANTIC WEB DAN SEMANTIC SEARCH PADA DIGITAL LIBRARY ONLINE PUBLIC ACCESS CATALOG (DIGILIB-OPAC) UNTUK MENINGKATKAN EFEKTIVITAS PENCARIAN Adhie Tri Wahyudi; Anita Indrasari
Tekinfo: Jurnal Ilmiah Teknik Industri dan Informasi Vol 1 No 1 (2012)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Universitas Setia Budi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (739.106 KB)

Abstract

OPAC atau Online Public Access Catalog adalah fasilitas pencarian yang selalu ada pada sistem digital library. Perannya menjadi penting ketika user ingin mencari dokumen digital yang tersimpan. Namun, hasil observasi menunjukkan bahwa Digilib OPAC menunjukkan nilai precision rasio yang cukup rendah. Hal ini mengindikasikan bahwa hasil pencarian yang ditampilkan kurang relevan dengan yang diharapkan oleh user. Fasilitas pencarian dengan teknologi semantic web dan semantic search diterapkan untuk mengatasi permasalahan relevansi hasil pencarian. Ontologi dan penggunaan metadata pada penerapan semantic web memberikan kesamaan pemahaman makna kata antara mesin dan user. Kemudian penerapan aturan pengolahan bahasa dan aturan query SWRL pada semantic search menjadikan sistem mampu memahami keyword ataupun kalimat yang diinputkan oleh user dan memberikan hasil pencarian yang lebih relevan terhadap keinginan user. Hasil pengujian sistem pencarian terhadap sejumlah kalimat pencarian, menunjukkan nilai precision rasio dan recall rasio yang sama besar, yaitu 1 : 1. Hal inimemperlihatkan bahwa fasilitas pencarian yang dikembangkan pada digilib-opac mampu memberikan hasil pencarian yang efektif atau lebih relevan terhadap yang diinginkan oleh user.
REDUKSI SUPPLY CHAIN NERVOUSNESS DENGAN PENDEKATAN VENDOR MANAGED INVENTORY Maryanto Maryanto; Rosleini Ria Putri Zendrato; Bagus Ismail Adhi Wicaksana
Tekinfo: Jurnal Ilmiah Teknik Industri dan Informasi Vol 1 No 1 (2012)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Universitas Setia Budi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (711.767 KB)

Abstract

Kinerja supply chain yang efektif dan efisien merupakan tujuan utama yang ingin dicapai pada setiap perusahaan. Namun dalam implementasinya sering ditemukan kondisi Supply chain nervourness yaitu ketidaksiapan user untuk menjalankan konsep supply chain. Ada berbagai parameter yang dapat digunakan untuk mengetahui tingkat nervousness dalam sebuah jaringan supply chain. Pada penelitian ini kondisi nervousness diakibatkan terjadinyasimpangan yang cukup besar antara persediaan dengan permintaan atau sering dikenal sebagai fenomena bullwhip effect. Semakin tinggi nilai bullwhip effect mengindikasikan tingkat nervousness pada jaringan supply chain tersebut cukup tinggi. Persediaan merupakan hal yang cukup penting sebagai akar permasalahan yang mengakibatkan bullwhip effect. Secara mendasar terjadinya kelebihan persediaan dikarenakan permintaan pelanggan yang bersifat tidak pasti sehingga perlu dilakukan sebuah peramalan permintaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan Vendor Managed Inventory (VMI) dapat mereduksi terjadinya supply chain nervousness yang disebabkan oleh bullwhip effect. Adapun nilai bullwhip effect setelah dilakukan perbaikan dengan pendekatan VMI masingmasing periode sebesar P1=0.997; P2=0.998; P3=0.997; P4=0.996; P5=0.997; P6=0.998
Sistem Informasi Pemetaan Lokasi Distribusi Guna Menentukan Jalur Terpendek Dengan Menggunakan Arc View Muhammad Yusuf
Tekinfo: Jurnal Ilmiah Teknik Industri dan Informasi Vol 3 No 2 (2015)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Universitas Setia Budi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (466.64 KB)

Abstract

Penggunaan komputer dalam berbagai bidang dan telah dilengkapi dengan berbagai software-software yang kemampuannya semakin bertambah dan lebih dipermudah dengan kualitas grafis yang mengagumkan telah sangat membantu. Salah satunya adalah aplikasi untuk mendapatkan rute terpendek, sehingga dapat meminimumkan biaya distribusi. Dalam arc view suatu jalur atau rute distribusi, id agent atau outlet, jarak distribusi dapat diaplikasikan dalam bentuk grafis, sehingga memudahkan perusahaan dalam membuat suatu keputusan untuk menentukan jalur distribusi. Sedangkan program dinamis digunakan sebagai pendukung untuk mendapatkan rute terpendek yang telah diketahui dari hasil dalam arc view. Setelah dilakukan perancangan sistem dengan arc view maka dilakukan perhitungan jarak terpendek dengan menggunakan network analysis pada arcview dari CV. ke masing-masing outlet dan programa dinamis didapat hasil untuk biaya transportasi terpendek armada 2 adalah 7-8-9-10 dengan jarak 20,37 km dan biaya transportasi Rp 1.698.607,5 dan biaya transportasi terpanjang armada 5 adalah 1-2-20-21 dengan jarak 50,02 km dan biaya transportasi Rp 1.987.695,0.
ANALISIS KECACATAN PRODUK DENGAN SEVEN TOOLS PADA BAGIAN PRODUKSI Rosleini Ria P. Z.; Novia Sari
Tekinfo: Jurnal Ilmiah Teknik Industri dan Informasi Vol 3 No 1 (2014)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Universitas Setia Budi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (309.148 KB)

Abstract

Kualitas penting bagi perusahaan dalam peningkatan produktivitas, daya saing dan untuk mendapat keuntungan maksimal. Cacat produk pada suatu produks yang tidak dapat dihindari berakibat pada penurunan kualitas. Ada berbagai alat pengendalian kualitas yang dapat diterapkan dalam suatu perusahaan untuk analisis cacat produk. Alat pengendalian kualitas pada penelitian ini menggunakan seven tools untuk analisis terhadap cacat produk pulley pada CV. Bonjor Jaya Ceper Klaten. Hasil penelitian menunjukkan terdapat tiga jenis cacat produk pulley yaitu keropos, berlubang dan hancur. Keropos merupakan cacat yang paling banyak terjadi, penyebabnya adalah pekerja yang kurang tepat waktu dalam proses pengadukan bahan dan pembongkaran pulley, serta takaran bahan yang tidak tepat. Peta kontrol yang didapat digunakan sebagai batas cacat produk yang diijinkan terjadi pada proses produksi, dengan batas atas 16,61% dan batas bawah 3.24%.
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PERAWATAN ASET PADA INSTITUSI PERGURUAN TINGGI Ahmad Kholid Al-Ghofari; Munajat Tri Nugroho; Ikrob Didik Irawan
Tekinfo: Jurnal Ilmiah Teknik Industri dan Informasi Vol 1 No 1 (2012)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Universitas Setia Budi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (809.515 KB)

Abstract

Salah satu faktor penting keberhasilan sebuah proses adalah adanya availability/ ketersediaan peralatan penunjang sesuai dengan kondisi yang diharapkan. Demikian juga pada Universitas Muhammadiyah Surakarta sebagai institusi Perguruan Tinggi, keberadaan sarana prasarana yang siap dan layak pakai sangat berpengaruh terhadap proses pembelajaran. Untuk menjaga kondisi agar senantiasa baik diperlukan perawatan yang baik pula. Jumlah dan jenis fasilitas yang banyak menuntut pola manajemen yang terencana, rapi dan cekatan. Oleh karenanya pada penelitian ini dirancanglah sebuah sistem informasi manajemen perawatan aset. Perancangan sistem informasi didahului dengan mencari data sistem/prosedur manajemen aset aktual yang ada, untuk dikembangkan dan difasilitasi menggunakan program yang nantinya dapat dimanfaatkan melalui jaringan intranet. Program yang dibuat menggunakan software yang digunakan adalah Appserv Open Project 2.5.6 dimana didalamnya terdapat paket Apache web server, PHP script language, MySQL Database. Sementara untuk perancangan desain website menggunakan Macromedia Dreamweaver MX. Program yang dihasilkan didesain untuk diinstal pada tiap-tiap unit dan hasil report dapat lansung dimonitor pada unit maintenance pusat.
Pengambilan Keputusan Pemilihan Supplier Parfum Laundry Dengan Menggunakan ANP dan TOPSIS Dutho Suh Utomo
Tekinfo: Jurnal Ilmiah Teknik Industri dan Informasi Vol 4 No 1 (2015)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Universitas Setia Budi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1307.302 KB)

Abstract

Pengambilan keputusan pemilihan Supplier perlu dilakukan untuk mendapatkan Supplier yang betul-betul terbaik berdasarkan kriteria yang diinginkan perusahaan. Pada pengambilan keputusan dengan banyak kriteria maka diperlukan suatu metode yang dapat mengatasinya, salah satunya dengan menggunakan metode TOPSIS. Metode TOPSIS perlu bobot awal yang untuk melanjutkan perhitungannya. Bobot awal tersebut dapat menggunakan metode pembobotan. ANP dapat digunakan sebagai metode pembobotan yang melibatkan hubungan antar kriteria dangan kriteria maupun kriteria dan sub kriteria. Penelitian ini melakukan pengambilan keputusan menggunakan metode ANP dan TOPSIS untuk mendapatkan Supplier yang sesuai kriteria perusahaan. Dari hasil pengolahan data didapatkan sub kriteria yang diutamakan oleh Laundry “AB” dalam pengambilan keputusan pemilihan Supplier parfum laundry adalah sub kriteria keharuman produk yang tahan lama. Kemudian hasil keputusan pemilihan Supplier yang terbaik adalah Supplier 3.

Page 1 of 14 | Total Record : 139