cover
Contact Name
Khoirul Muslimin
Contact Email
muslimin@unisnu.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.annida@unisnu.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. jepara,
Jawa tengah
INDONESIA
An-Nida : Jurnal Komunikasi Islam
ISSN : 20853521     EISSN : 25489054     DOI : -
Core Subject : Education,
An-Nida : Jurnal Komunikasi Islam is a journal published by the faculty of da'wah and communication at Unisnu Jepara, aimed at creating and expanding innovations in the concepts, theories, paradigms, perspectives and methodologies of da'wah and communication, by publishing the results of research and other scientific papers, including the results of adaptations and books. -review related to Islamic da'wah and communication.
Arjuna Subject : -
Articles 105 Documents
DAKWAH MELALUI MEDIA TULIS OLEH AFRIZAL LUTHFI LISDIANTA DALAM NOVEL DZIKIR HATI SANG ROCKER Muhammad Misbahul Huda; Khoirul Muslimin
An-Nida : Jurnal Komunikasi Islam Vol 13, No 1 (2021)
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/an-nida.v13i1.2168

Abstract

In facing the dynamics of life that are happening, preachers need to upgrade themselves, elaborate, and use all their capabilities for Islamic da'wah activities. Da'i are required to use the media and messages from al-Qur'an and al-Hadith, in the form of faith, sharia, and morals. Da'i in this case is not only aimed at ustaz, kiai, or religious leaders. However, every Muslim and Muslimah is actually a da'i, whether for himself, others, or society in general. One concrete example was carried out by a young Muslim named Afrizal Luthfi Lisdianta, with a work in the form of the novel Dzikir Hati Sang Rocker as a medium for his preaching. This study aims to reveal the message of da'wah in the novel Dzikir Hati Sang Rocker through discourse analysis. The research method uses descriptive qualitative research. This means, as the main source in the form of a novel, it will be narrated by the researcher and adjusted to the theory and analysis used. The analysis in this study uses a discourse analysis model of Teun A. Van Dijk, with its various elements. The results of the study indicate that there is a correspondence between the study of da'wah, novels, and discourse analysis. So that there are two important points, namely: 1) In the sub-chapter of The Jabberwocky, it is found that da'wah messages in the form of husnuzan to fellow human beings, including messages in the moral category and maintaining mahdhah worship, including messages of the category of sharia. 2) In the turning point sub-chapter, a message of preaching is found in the form of believing in the destiny of Allah SWT and creed, which is included in the message of preaching in the category of faith, and not being vindictive, which is included in the message of the moral category. Keywords: Dawah, Writing Media, Novels, Discourse Analysis Dalam menghadapi dinamika kehidupan yang sedang terjadi, dai perlu untuk meng- -upgrade diri, mengelaborasi, dan menggunakan segala kemampuan yang dimiliki untuk kegiatan dakwah Islam. Dai dituntut untuk menggunakan media dan pesanpesan dari al-Quran dan al-Hadits, berupa akidah, syariah, dan akhlak. Dai dalam hal ini bukan hanya tertuju pada ustaz, kiai, atau pemuka agama. Akan tetapi, setiap muslim dan muslimah sejatinya adalah dai, baik untuk dirinya, orang lain, atau masyarakat secara umum. Salah satu contoh konkrit dilakukan oleh pemuda Islam bernama Afrizal Luthfi Lisdianta, dengan karya berupa novel Dzikir Hati Sang Rocker sebagai media dakwahnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap pesan dakwah di dalam novel Dzikir Hati Sang Rocker melalui analisis wacana. Metode penelitiannya menggunakan jenis penelitian kualitatif bersifat deskriptif. Artinya, sebagai sumber utama dalam bentuk novel, akan dinarasikan oleh peneliti dan disesuaikan dengan teori dan analisis yang digunakan. Analisis pada penelitian ini menggunakan analisis wacana model Teun A. Van Dijk, dengan berbagai elemennya. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa ada kesesuaian antara kajian dakwah, novel, dan analisis wacana. Sehingga terdapat dua poin penting, yakni: 1) Pada sub-bab The Jabberwocky ditemukan pesan dakwah berupa husnuzan kepada sesama manusia termasuk pesan dakwah kategori akhlak dan menjaga ibadah mahdhah termasuk pesan dakwah kategori syariat.2) Pada subbab Titik Balik ditemukan pesan dakwah berupapercaya terhadap takdir Allah SWT dan akidah yang termasuk pesan dakwah kategori akidah, serta tidak pendendam yang termasuk pesan dakwah kategori akhlak. Kata Kunci: Dakwah, Media Tulis, Novel, Analisis Wacana
TANTANGAN DAKWAH: TINJAUAN FAKTUAL KEKOSONGAN DAI PADA BULAN SUCI RAMADHAN DI MASJID DARUSSALAM KAMPUNG PISANG KOTA SORONG Sitti Mutia Faradillah Tukwain
An-Nida : Jurnal Komunikasi Islam Vol 13, No 1 (2021)
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/an-nida.v13i1.2169

Abstract

The purpose of the study to examine the factors causing the constrained activities of da'wah in the holy month of Ramadan in the Darussalam Mosque Kampung Pisang Sorong City west Papua. The da'wah activity in question is a routine lecture by the dai (preachers) conducted every night of ramadan that has been programmed by the Ministry of Religious Affairs of Sorong City. This research uses qualitative research type. As for data collection, researchers use interview methods to primary informants, namely the management of The Darussalam Mosque Kampung Pisang, the dai / mubaligh listed in the schedule of lectures, worshipers (mad'u) Darussalam Mosque Kampung Pisang, and the Ministry of Religious Affairs that compiled the schedule of the lecture. As for the observation method, the author directly observes the situation in the field both from BKM / the manager of The Darussalam Mosque Kampung Pisang, Jamaah (mad'u) Masjid Darussalam Kampung Pisang, the dais listed in the lecture schedule, and the Ministry of Religion. This research is expected to be a reference in overcoming the vacancy according to the causative factors in the holy month of Ramadan throughout the Mosque, especially in the Darussalam Mosque Kampung Pisang. Thus da'wah activities can run well without any obstacles. Keywords Dai and his personality, the cause of the vacancy dai, the efforts of the Ministry of Religion. Tujuan penelitian untuk meneliti faktor penyebab terkendalanya aktivitas dakwah pada bulan suci Ramadhan di Masjid Darussalam Kampung Pisang Kota Sorong Papua barat. Aktivitas dakwah yang dimaksud ialah kegiatan ceramah rutin oleh para dai (mubaligh) yang dilakukan setiap malam bulan ramadhan yang telah diprogramkan oleh Kementerian Agama Kota Sorong. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif. Adapun untuk pengumpulan data, peneliti menggunakan metode wawancara kepada informan primer yaitu pengurus Masjid Darussalam Kampung Pisang, para dai/ mubaligh yang terdaftar dalam jadwal ceramah, jamaah (madu) Masjid Darussalam Kampung Pisang, dan pihak Kementerian Agama yang menyusun jadwal ceramah tersebut. Sedangkan metode observasi, penulis secara langsung mengamati keadaan di lapangan baik dari BKM/pengurus Masjid Darussalam Kampung Pisang, Jamaah (madu) Masjid Darussalam Kampung Pisang, para dai yang terdaftar dalam jadwal ceramah, dan Kementerian Agama. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam mengatasi kekosongan dai sesuai faktor penyebabnya pada bulan suci ramadhan di seluruh Masjid, khususnya di Masjid Darussalam Kampung Pisang. Dengan demikian aktivitas dakwah dapat berjalan dengan baik tanpa adanya berbagai kendala. Kata kunci : Dai dan kepribadiannya, Penyebab kekosongan dai, Kementerian Agama
PERAN IKLIM KOMUNIKASI TERHADAP PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA JURUSAN KOMUNIKASI PENYIARAN ISLAM Arief Ajie Pamungkas Emnoor
An-Nida : Jurnal Komunikasi Islam Vol 13, No 1 (2021)
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/an-nida.v13i1.2170

Abstract

The role of the communication climate needs to occur in the campus environment and the teaching and learning process with students. Communication that is not well established between lecturers and students can also cause students to feel awkward towards lecturers. This causes when students have difficulty understanding the lecture material they will be embarrassed or even afraid to ask the lecturer. The success of students in learning cannot be separated from the climate of communication with the lecturers themselves. A well-established communication climate provides motivation to learn with high enthusiasm for students and can create a harmonious, conducive learning atmosphere and has feedback in it. Besides that, the success of students in learning is very much determined by how much learning goals can be achieved. The formulation of the problems in this study are 1. How is the communication climate between students and lecturers of the KPI department? 2. How is the student's learning motivation in the communication process in the KPI class? The object of research is the Climate Communication can increase learning motivation for Islamic Communication and Broadcasting Students. This research uses a descriptive approach. In this study, the population was students of the KPI IAIN Syekh Nurjati class 2017. The data collection techniques used were questionnaires and observation. The results explained that based on the Normality Test table on communication climate data and learning motivation with a confidence level of a = 0.05, the significance value (Sig.) Of the Kolmograv Smirnov test was 0.076> 0.05, so it can be concluded that the residual value is normally distributed. Meanwhile, based on the simple regression test, the constant value of regression coefficients is obtained at 26.823, this indicates that if there is no increase in the value or score of the communication climate variable, then the student learning motivation variable is 0.203. Coefficien regression of the communication climate variable of 0.203 states that every additional score of the communication climate variable will be able to increase the increase in the student learning motivation variable. Keywords : lecturers, communication climate, motivation, students. Peran iklim komunikasi perlu terjadi dilingkungan kampus dan proses belajar mengajar bersama mahasiswa. Komunikasi yang kurang terjalin dengan baik antara dosen dan mahasiswa juga dapat menimbulkan rasa canggung pada diri mahasiswa terhadap dosen. Hal ini menyebabkan apabila mahasiswa mengalami kesulitan dalam memahami materi perkuliahan akan malu atau bahkan takut untuk bertanya kepada dosen. Keberhasilan mahasiswa dalam belajar tidak terlepas dari iklim komunikasi terhadap dosen itu sendiri. Iklim komunikasi yang terjalin dengan baik maka memberikan motivasi belajar dengan semangat yang tinggi kepada mahasiswa serta dapat menciptakan suasana belajar yang harmonis, kondusif dan terdapat feedback didalamnya. Disamping itu pula keberhasilan mahasiswa dalam belajar sangat ditentukan oleh seberapa besar tujuan belajar dapat dicapai. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah 1. Bagaimana iklim komunikasi antara mahasiswa dan dosen jurusan KPI? 2. Bagaimana motivasi belajar mahasiswa dalam proses komunikasi di kelas KPI? Objek penelitiannya adalah Iklim Komunikasi dapat meningkatkan motivasi belajar bagi Mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif. Dalam penelitian ini, populasinya adalah mahasiswa Jurusan KPI IAIN Syekh Nurjati angkatan 2017. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah Kuesioner dan observasi. Hasil penelitian menjelaskan berdasarkan tabel Uji Normalitas pada data iklim komunikasi dan motivasi belajar dengan tingkat kepercayaan a = 0,05 diperoleh nilai signifikansi (Sig.) uji kolmograv smirnov adalah 0,076 > 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa nilai residual berdistribusi normal. Sedangkan berdaasarkan uji regeresi sederhana regresi sederhana,diperoleh nilai konstanta dari koefficien regresi sebesar 26,823, hal ini menyatakan bahwa jika tidak ada kenaikan nilai atau skor dari variabel Iklim komunikasi, maka variabel motivasi belajar siswa adalah 0,203. Koefficien regresi variabel Iklim komunikasi sebesar 0,203 menyataakan bahwa setiap terjadi penambahan skor variabel Iklim komunikasi akan dapat menambah kenaikan variabel motivasi belajar mahasiswa. Keyword: dosen, iklim komunikasi, motivasi, mahasiswa
ANALISIS FRAMING PEMBERITAAN MEDIA ONLINE DETIK.COM DAN KOMPAS.COM MENGENAI KEBIJAKAN KALTIM SILENT Johantan Alfando Wikandana Sucipta; Rizky Chandra Kurniawan
An-Nida : Jurnal Komunikasi Islam Vol 13, No 1 (2021)
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/an-nida.v13i1.2171

Abstract

The country of Indonesia is currently faced with a big problem, namely Covid-19, which is currently increasingly troubling its citizens. This study discusses the analysis of media texts in the case of the program controversy set by the Governor of East Kalimantan Isran Noor "Kaltim Steril" in the two online media Detik.com and Kompas.com with the hope that this research will increase knowledge about the role of online media in framing the news that is published. consumed by the community related to the program. In this study, the research method used by the author is a qualitative method using Pan and Kosicki model framing analysis as a reference in this study. The four stages of Framing include: Syntax structure, Script structure, Thematic structure, Rhetorical structure. This study focuses on two online media including Detik.com and Kompas.com The results of the analysis explain that in the online media Detik.com when viewed in terms of syntactic structure, it emphasizes the role of the government so that the news produced can build positive opinions in the eyes of the public. While on Kompas.com in its overall structure it is more neutral and reports related to both from the government side and from the community side, then kompas.com also reported the positive impact of the implementation of the "Kaltim Steril" program so as to open the public's mind to remain calm and orderly carry out instructions This was conveyed by the government not to leave the house on weekends in order to reduce the number of cases of positive Covid-19 patients. Keywords : Framing, Media Online, Kaltim Steril Negara Indonesia kini sedang dihadapkan oleh permasalahan besar yaitu covid-19, yang saat ini semakin meresahkan warganya. Penelitian ini membahas tentang analisis teks media dalam kasus kontroversi program yang ditetapkan oleh Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor Kaltim Steril di dua media online Detik.com dan Kompas.com dengan harapan dipenelitian kali ini untuk menambah pengetahuan bagaimana peran media online dalam membingkai berita yang di konsumsi oleh masyarakat terkait program tersebut. Dalam penelitian kali ini, metode penelitian yang digunakan oleh penulis adalah metode kualitatif dengan menggunakan analisis framing model Pan dan Kosicki sebagai acuan dalam penelitian kali ini. Empat tahap Framing mencakup: struktur Sintaksis, struktur Skrip, struktur Tematik, struktur Retoris. Penelitian ini berfokus kepada dua media online diantaranya adalah Detik.com dan Kompas.com Hasil analisis menjelaskan bahwa didalam media online Detik.com jika ditinjau dari segi struktur sintaksisnya lebih menekankan pada peran dari pemerintah sehingga berita yang dihasilkan dapat membangun opini positif di pandangan khalayak. Sedangkan pada Kompas.com didalam keseluruhan strukturnya lebih bersikap netral dan memberitakan terkait baik dari sisi pemerintah ataupun dari sisi masyarakat, kemudian kompas.com juga memberitakan dampak positif dari pelaksanaan program Kaltim Steril sehingga membuka pikiran khalayak untuk tetap tenang dan dengan tertib menjalankan instruksi yang disampaikan oleh pemerintah untuk tidak keluar rumah di akhir pekan guna memangakas angka penyebaran kasus pasien positif Covid-19. Keywords : Framing, Media Online, Kaltim Steril
DEMOKRASI VIRTUAL DAN HASRAT DALAM MENYAMPAIKAN UJARAN KEBENCIAN DI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM Hairunnisa Hairunnisa; Cahalit Pungkasane
An-Nida : Jurnal Komunikasi Islam Vol 13, No 1 (2021)
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/an-nida.v13i1.2173

Abstract

Since the government passed the Job Creation Bill, various circles of society have voiced their opinion against the existence of this policy. This rejection was conveyed by the community either through real action in the form of demonstrations or entering the virtual realm by utilizing social media such as Instagram. However, the problem here is that when the freedom of opinion to reject the bill is accompanied by anger, what happens is words or sentences that contain hate speech. So, this study aims to describe the culture of digital community groups in expressing their rejection of the Job Creation Bill by understanding language and attitudes through several comments on the Instagram account of the President, the chairman of the DPR RI, the Deputy Chairperson of the DPR RI and the Instagram account of the DPR RI. The approach used in this research is descriptive-qualitative with the Netnographic Approach. Netnography is a method used to see social or cultural phenomena that occur in cyberspace. The results of this study indicate that the virtual democracy that was formed as a result of rejection of the ratification of the Job Creation Bill in terms of language and attitudes of digital community groups through several comments has the potential to lead to the desire or desire to convey hate speech to the government. And the accounts that receive the most comments containing hate speech are the account @puanmaharani as the chairman of the Indonesian Parliament, the account @ azissyamsuddin.korpolkam as the deputy chairman of the DPR RI, and the official account of the DPR RI @dpr_ri. Keywords:Virtual Democracy, Hate Speech, Instagram, and the Job Creation Bill. Sejak pemerintah mengesahkan RUU Cipta Kerja, berbagai kalangan masyarakat menyuarakan pendapatnya untuk menolak adanya kebijakan tersebut. Penolakan tersebut disampaikan masyarakat baik melalui aksi nyata berupa demo maupun masuk kedalam ranah virtual dengan memanfaatkan media sosial seperti instagram. Namun yang menjadi permasalahan disini adalah ketika kebebasan berpendapat untuk menolak RUU tersebut diiringi dengan kemarahan, maka yang terjadi adalah kata-kata atau kalimat yang mengandung ujaran kebencian. Maka, penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan budaya kelompok masyarakat digital dalam mengungkapkan aksi penolakannya terhadap RUU Cipta Kerja dengan cara memahami bahasa dan sikap melalui beberapa komentar yang terdapat diakun instagram Presiden, ketua DPR RI, Wakil Ketua DPR RI dan akun instagram DPR RI. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif-kualitatif dengan Pendekatan Netnografi. Netnografi merupakan metode yang dilakukan untuk melihat fenomena sosial ataupun budaya yang terjadi di ruang siber. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa demokrasi virtual yang terbentuk akibat dari penolakan pengesahan RUU Cipta Kerja dilihat dari segi bahasa dan sikap kelompok masyarakat digital melalui beberapa sempel komentar ternyata berpotensi lebih mengarah pada hasrat atau keinginan untuk menyampaikan ujaran kebencian pada pemerintah. Dan adapun akun yang paling banyak mendapat komentar bermuatan ujaran kebencian adalah akun @puanmaharani selaku ketua DPR RI, akun @azissyamsuddin.korpolkam selaku wakil ketua DPR RI, serta akun resmi DPR RI @dpr_ri. Kata Kunci: Demokrasi Virtual, Ujaran Kebencian, Instagram, dan RUU Cipta Kerja
PROGRAM RPJPD DALAM MEWUJUDKAN KOTA SAMARINDA SEBAGAI KOTA METROPOLITAN Mahfudlah Fajrie; Abdul Wahab; Durrotul Maghfiroh
An-Nida : Jurnal Komunikasi Islam Vol 13, No 1 (2021)
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/an-nida.v13i1.2174

Abstract

The RPJPD program in realizing the city of Samarinda as a metropolitan city is the third stage of long-term regional development by the mandate of regional regulation no.4 of 2005 concerning the regional long-term development plan (RPJPD) of Samarinda city for 2005-2025. The VISION of this programming in the 2016-2021 period is to realize Samarinda as a competitive and environmentally friendly metropolitan city. The relationship between elements of the VISION of the city of Samarinda with sustainable development is seen from three important aspects, namely social aspects, economic aspects, and environmental aspects. The MISSION and nine priority agendas that emphasize governance, strengthen Samarinda city finances, create a livable city space, strengthen the service and trade sector as a leading sector, create Samarinda city people who are characterized, healthy, smart, and have national competitiveness and international life and create a harmonious, cultural, and religious climate of life for the people of Samarinda City. Keywords: Development, Metropolitan City, Long Term Program Progaram RPJPD dalam mewujudkan kota Samarinda sebagai kota metropolitan merupakan tahap ketiga pembangunan jangka panjang daerah yang sesuai dengan amanat peraturan daerah no.4 tahun 2005 tentang rencana pembangunan jangka panjang daerah (RPJPD) kota Samarinda tahun 2005-2025. VISI dari pemrograman ini dalam periode 2016-2021 adalah untuk mewujudkan kota Samarinda sebagai kota metropolitan yang berdaya saing dan berwawasan lingkungan. Keterkaitan elemen VISI kota Samarinda dengan pembangunan berkelanjutan ini dilihat dari tiga aspek penting, yaitu aspek sosial, aspek ekonomi dan aspek lingkungan. Adapun MISI dan sembilan agenda prioritas yang menekankan pada tata kelola pemerintahan, memantapkan keuangan kota Samarinda, mewujudkan ruang kota yang layak huni, memantapkan sektor jasa dan perdangan sebagai sektor unggulan, mewujudkan masyarakat kota Samarinda yang berkarakter, sehat, cerdas, serta berdaya saing nasional dan internasional dan mewujudkan iklim kehidupan masyarakat kota Samarinda yang harmoni, berbudaya, dan religius. Kata Kunci : Pembangunan, Kota Metropolitan, Program Jangka Panjang
KOMUNIKASI MULTIKULTUR ANTAR SANTRI JAWA DAN MADURA DI PONDOK PESANTREN AMTSILATI JEPARA Mahfudlah Fajrie; Abdul Wahab; Durrotul Maghfiroh
An-Nida : Jurnal Komunikasi Islam Vol 13, No 1 (2021)
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/an-nida.v13i1.2175

Abstract

The intercultural life of female students at the Darul Falah Amtsilati Bangsri Islamic Boarding School in Jepara occurs almost every day, cultural differences in them lead to differences in social interaction and communication. With a research focus on Javanese and Madurese female students, this study uses qualitative methods, data collection by observation, interviews, and documentation. Data analysis with interactive Miles Huberman. The results obtained in this study are that the intercultural communication behavior of female students in Islamic boarding schools in communicating using verbal (Indonesian) and non-verbal language (facial expressions, gestures). Mutual openness, understanding in the process of social interaction between Javanese and Madurese santri does not show discrimination, prejudice, or ethnocentrism. So, communication behavior and social interaction in intercultural communication are interrelated, both of which become a glue tool for students including caregivers with cultural differences, language makes intercultural communication effective. Keywords: intercultural communication, santri, social interaction. Kehidupan antarbudaya santri putri di Pondok Pesantren Darul Falah Amtsilati Bangsri Jepara terjadi hampir setiap hari, perbedaan budaya pada mereka menimbulkan perbedaan pula dalam melakukan interaksi sosial dan berkomunikasi. Dengan fokus penelitian santri putri jawa dan madura, penelitian ini menggunakan metode kualitatif, pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dengan interaktif Miles Huberman. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini bahwa perilaku komunikasi antar budaya pada santri putri di Pondok Pesantren dalam berkomunikasi menggunakan bahasa verbal (bahasa Indonesia) dan non verbal (ekspresi wajah, gerak tubuh). Sikap saling terbuka, memahami dalam proses interaksi sosial antara santri Jawa dan Madura tidak menunjukkan diskriminasi, prasangka, maupun etnosentrisme. Jadi, perilaku komunikasi dan interaksi sosial dalam komunikasi antar budaya ini saling berhubungan, keduanya menjadi alat perekat para santri termasuk juga dengan pengasuh dengan perbedaan budaya, bahasa menjadikan terjalinya komunikasi antar budaya efektif. Kata Kunci: komunikasi antarbudaya, santri, interaksi sosial
PEMBENTUKAN CITRA POSITIF H. SAHBIRIN NOOR MELALUI GELAR PAMAN BIRIN Muhammad Ilham Kurniawan
An-Nida : Jurnal Komunikasi Islam Vol 13, No 2 (2021)
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/an-nida.v13i2.1476

Abstract

Democracy is a system that makes the people as holders of power, Indonesia is a democratic country that determines leaders through general elections for both president and regional head. In the 2015 election, a candidate for governor of South Kalimantan Province H. Sahbirin Noor used the title Paman Birin as an Empathy and Homophily approach to build a positive image of himself, it is interesting to research with the title "The Formation of H. Sahbirin Noor's Positive Image through the Title of Paman Birin", with the formula problem: How is H. Sahbirin Noor's Positive Image Formed through Paman Birin's title. The research objective: To see how the formation of H. Sahbirin Noor's positive image through the title of Paman Birin. With a qualitative approach and descriptive analysis, this study is aimed at analyzing or interpreting written material based on its context. Data is taken from observations, namely making direct observations from studies from books, journals, related news that are published through electronic mass media, or other sources that support this research. Based on the results of the analysis, it was found that, said Paman, it is commonplace in the ears of the public, the embedding of the title of Paman Birin succeeded in building a positive image, reducing distance and causing communication intimacy towards the person of H. Sahbirin Noor for the community, making the majority ethnic group and the wider community accept and making him the winner in the 2015 South Kalimantan Provincial elections.
Kontroversi Orasi Kebangsaan Gus Miftah di Gereja Gethel Indonesia (GBI) Penjaringan Jakarta Utara (Analisis Dakwah dan New Media) Uswatun Hasanah
An-Nida : Jurnal Komunikasi Islam Vol 13, No 2 (2021)
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/an-nida.v13i2.2092

Abstract

Keberagamaan Indonesia mau tidak mau menuntut kita untuk dapat bisa hidup berdampingan secara rukun, saling menghargai dan menghormati, baik sebagai warga negara maupun sebagai umat beragama penganut suatu agama. Namun demikian, sering kali terjadi kesalahpahaman dan kontroversi dalam penyampaian dakwah, kadang kala dakwah dinilai telah mendiskriminasikan suatu agama dan pada kesempatan lainnya dakwah dipandang telah melakukan toleransi agama yang berlebihan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa hukum seorang muslim masuk ke tempat ibadah non muslim masih terjadi perbedaan pendapat di antara ulama Ilam Syafii dan Imam Hambali melarang dan menghukumi haram sementara mazhab Hanabilah membolehkan. Terkait dengan puisi sebagai materi dakwah maka, puisi hanya bagian dari isi orasi kebangsaan yang disampaikan oleh Gus Miftah dan hal ini tidak dapat ditafsirkan secara sepotong-sepotong agar tidak terjadi kesalahpahaman. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif jenis kajian pustaka. Penelitian ini mendeskripsikan hasil analisis dakwah Gus Miftah melalui media massa. Data-data dalam penelitian ini diperoleh melalui media massa (you tube, berita online), artikel, jurnal dan buku-buku yang relevan dengan penelitian ini.
DESAIN DAKWAH ISLAM PADA MASYARAKAT INDUSTRI 4.0 DAKWAH MELALUI KONTEN VIDEO CEREMAH DI CHANNEL YOUTUBE Fadlun Fadlun
An-Nida : Jurnal Komunikasi Islam Vol 13, No 2 (2021)
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/an-nida.v13i2.2220

Abstract

Media membantu menciptakan realitas pribadi bagi banyak orang dan mempengaruhi realitas dari setiap orang. Setiap orang harus mengetahui bagaimana ini terjadi jika ingin menguasai media dan bukan dikuasai media. Karena banyaknya jumlah khalayak,untuk itu penting bagi dakwah memberikan apa yang diinginkan khalayak, youtube menjadi salah satu cara untuk merangkul khalayak sebanyak mungkin, dimanapun dan kapanpun pesan-pesan sampai pada khalayak penerima. Metode penlitian ini menggunakan penelitian kualitatif dekriptif yang tidak hanya berfokus pada pengumpulan dan penyusunan data akan tetapi lebih jauh pada analissa dan interpretasi atau penafsiran dari data tersebut. penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan masyarakat digital dalam mengupayakan dakwah di era industri 4.0 cara memahami agar bisa dijangkau oleh jumlah khalayak yang sangat banyak dan dimanapun mereka berada tanpa dibatasi waktu dan biaya. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa youtube menjadi salah satu pilihan berdakwah belakangan ini, pun dengan yang disajikan oleh akun youtube ngaji ahlusunnah terbukti dengan jumlah yang tak sedikit 320.336 x ditonton, dengan 140 ribu subscriber dan 107 video ceramah dari Gus Baha. Beberapa VIDEO hampir memiliki komentar didalamnya yang banyak dilakukan oleh khalayak disetiap postingan VIDEO ceraama Gus Baha yang diunggah admin. dari beberapa sempel komentar yang didapat ternyata VIDEO ceramah yang diunggah di youtube sangat membantu khalayak yang mencintai Gus Baha dan saat itu tidak bisa menghadiri langssung pengajian Gus Baha, pun yang belum mengenal Gus Baha akun youtube ini membantu dan berpotensi lebih mengenalkan khalayak tentang Gus Baha dan isi pengajiannya, walau hanya berbentuk sebuah rekaman suara ini juga membantu pada hasrat atau keinginan untuk belajar agama bagi masyarakat Islam.

Page 1 of 11 | Total Record : 105