cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 4,455 Documents
PENGARUH PENDEKATAN SAVI TERHADAP KETERAMPILAN MENYIMAK PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA GUGUS LETKOL WISNU KECAMATAN DENPASAR UTARA. Ni Nyn. Ganing, I Gst A R Puspayanti, I Wyn Darsana,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1256

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan keterampilan menyimak pada mata pelajaran bahasa Indonesia siswa yang mengikuti pembelajaran somatis, auditori, visual, intelektual (SAVI) dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional di kelas V SD Gugus Letkol Wisnu Kecamatan Denpasar Utara tahun ajaran 2012/ 2013. Jenis penelitian ini adalah Quasi Experimental Design. Rancangan penelitian ini adalah Nonequivalent Control Group Design. Sampel penelitian hanya melibatkan dua kelas yaitu siswa kelas V SD No 3 Peguyangan dan siswa kelas V SD No 10 Peguyangan. Pemilihan kedua kelas tersebut dilakukan dengan teknik random sampling yaitu mengundi dari semua kelas untuk mencari dua kelas yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan menggunakan tes objektif pilihan ganda. Analisis data yang digunakan dalam mpenelitian adalah uji beda (t-test). Berdasarkan hasil analisis data penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara tes keterampilan menyimak mata pelajaran bahasa Indonesia siswa yang diberikan pembelajaran SAVI dengan siswa yang diberi pembelajaran konvensional pada kelas V SD Gugus Letkol Wisnu Kecamatan Denpasar Utara tahun ajaran 2012/ 2013. Hal tersebut dibuktikan dengan hasil thitung lebih besar dari ttabel yaitu 3,09 > 2,00 dengan perolehan nilai tes keterampilan menyimak kelas eksperimen lebih tinggi dari kelas kontrol yaitu sebesar 87,28 > 78,81. Dengan demikian SAVI memberikan perbedaan terhadap keterampilan menyimak mata pelajaran bahasa Indonesia siswa kelas V SD Gugus Letkol Wisnu Kecamatan Denpasar Utara Tahun Ajaran 2012/2013. Kata Kunci : pendekatan SAVI, keterampilan menyimak
PENERAPAN PENDEKATAN RME BERPENGARUH TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SD GUGUS VI MOCH. HATTA PANJER DENPASAR SELATAN TAHUN AJARAN 2013/2014 ., Kadek Meiriyani; ., Dr. M.G. Rini Kristiantari,M.Pd; ., Drs. I Wayan Wiarta, S.Pd., M.For.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2300

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika antara siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan pendekatan RME dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian eksperimen semu dengan desain Non-Equivalen Control Group Desain. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SD Gugus VI Moch. Hatta sebanyak 372 siswa. Sampel yang terpilih dalam penelitian ini adalah SD N 1 Panjer sebagai kelas eksperimen dan SD N 2 Panjer sebagai kelas kontrol sebanyak 95 siswa. Data penelitian dikumpulkan dengan metode tes essay, selanjutnya data yang terkumpul dianalisis menggunakan uji-t. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika antara siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan pendekatan RME dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Hal tersebut dibuktikan dengan hasil analisis uji-t pada taraf signifikansi 5% (? = 0,05), dk= n1 + n2 ? 2 = 93 diperoleh ttabel sebesar 2,00 sedangkan thitung sebesar 6,81, sehingga thitung > ttabel yaitu 6,87 > 2,00. Didukung oleh perbedaan skor rata-rata hasil belajar Matematika kelompok eksperimen yaitu 23,92 dan rata-rata hasil belajar Matematika kelompok kontrol yaitu 14,98, sehingga X?E>X?K (23,92 > 14,98). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pendekatan RME terhadap hasil belajar matematika pada siswa kelas V SD Gugus VI Moch. Hatta Panjer Denpasar Selatan tahun ajaran 2013/2014.Kata Kunci : Pendekatan RME, Hasil Belajar Matematika This research aims to find out the significant difference of mathematics learning result between the students who follows the learning process using RME approach and the students who follows the conventional learning process. This research is included to quasi experiment research type with Non-equivalent Control Group Design. The research subjects were fifth grade students at SD Gugus VI Moch. Hatta of 372 students. The selected samples at this research were SD N 1 Panjer as a experiment class and SD N 2 Panjer as a control class of 95 students. The research data was collected with test essay method, after that the collected data was analyzed with t-test. The result of data analysis showed that there was a significant difference of mathematics learning result between the students who followed the learning process using RME approach and the students who followed the conventional learning process. It was proven with analysis result of t-test on significance rate of 5% (? = 0.05), dk = n1 + n2 ? 2 = 93, ttable was obtained at 2.00 meanwhile tcount at 6.81, so that tcount > ttable that was 6.87 > 2.00. Supported by the difference of average scores of mathematics learning result by experiment group at 23.92 and the average of mathematics learning result by control group at 14.98, so that X??E>X??K (23.92 > 14.98). Thereby, it can be concluded that there is an effect of RME approach towards mathematics learning result of the fifth grade students at SD Gugus VI Moch. Hatta Panjer Denpasar Selatan, academic year of 2013/2014. keyword : RME approach, Mathematics Learning Outcomes
PENGARUH PENDEKATAN SAINTIFIK BERBASIS MODEL PEMBELAJARAN NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT) TERHADAP HASIL BELAJAR IPS ., I Kadek Puji Artha; ., Drs. Made Putra, M.Pd; ., Drs. Ida Bagus Surya Manuaba,S.Pd., M.Fo
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7255

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik berbasis model pembelajaran Numbered Head Together (NHT) dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus Kompyang Sujana tahun ajaran 2015/2016. Jenis penelitian ini merupakan eksperimen semu dengan menggunakan desain penelitian nonequivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Gugus Kompyang Sujana tahun ajaran 2015/2016 sebanyak 388 orang. Sampel ditentukan dengan teknik random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas Vb SD Negeri 8 Padangsambian sebagai kelompok eksperimen dan kelas Va SD Negeri 2 Padangsambian sebagai kelompok kontrol. Data hasil belajar IPS dikumpulkan dengan instrumen berupa tes pilihan ganda biasa. Kemudian data dianalisis dengan uji-t. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik berbasis model pembelajaran NHT dengan pembelajaran konvensional siswa kelas V SD Gugus Kompyang Sujana tahun ajaran 2015/2016. Hal tersebut dibuktikan dengan hasil thitung= 4,54 > ttabel (? = 0,05, 81) = 2,000. Demikian pula nilai Rerata hasil belajar IPS siswa kelompok eskperimen = 65,58 > = 53,60 rerata hasil belajar IPS siswa kelompok kontrol. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan saintifik berbasis model pembelajaran NHT berpengaruh terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V SD Gugus Kompyang Sujana tahun ajaran 2015/2016.Kata Kunci : Pendekatan saintifik ,Numbered Head Together (NHT), Hasil belajar IPS The aims of this research to investigating the differences of social science learning outcomes student, who studied with scientific approach based on cooperative learning model type numbered head together (NHT) and conventional learning model for the fifthth grade students in SD Gugus Kompyang Sujana at academic year 2015/2016. This research is a quasi-experimental research design with the nonequivalent control group design. The population were all students of fifthth grade in SD Gugus Kompyang Sujana at academic year 2015/2016 with total number of students 399. The sample of this research selected by using random sampling technique. The samples in this research are students of Vb class SD Negeri 8 Padangsambian as the experimental group and Va class SD Negeri 2 Padangsambian as the control group. Data of social science outcomes students collected by using instrument of multiple choises test. Based on the result it can be concluded that there is difference social science outcomes simultaneously of group students who taking Scientific Approach Based on Cooperative Learning Model Type Numbered Head Together (NHT) and those taking conventional learning model of fifthth grade students in SD Gugus Kompyang Sujana academic year 2025/2016. Based on the results gained tcount = 4,45> ttable (? = 0,05, 81).= 2,000. And based on the analysis of mean, social science outcomes of experimental group gained = 65,58 > = 53,60 comparing with control group. It can be concluded that taking Scientific Approach Based on Cooperative Learning Model Type Numbered Head Together (NHT) gave the positive effect on social science outcomes for students in fifthth grade in SD Gugus Kompyang Sujana at academic year 2015/2016.keyword : scientific approach, numbered head together (NHT), social science learning outcomes
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA AUDIOVISUAL TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS IV ., Ayu Risa Fratika Dewi; ., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd; ., Dr. I G. A. Agung Sri Asri,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10785

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Problem Based Learning berbantuan media audiovisual dan siswa yang mengikuti dengan pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD di Gugus VII Kecamatan Kuta Selatan. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan desain Non Equivalent Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas IV SD di Gugus VII Kecamatan Kuta Selatan tahun ajaran 2016/2017 yang berjumlah 174 orang siswa. Penentuan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik random sampling yang diacak adalah kelasnya untuk menentukan kelas eksperimen dan kelas kontrol dengan hasil pengundian yaitu siswa kelas IV SD No.5 Pecatu sebagai kelas eksperimen yang berjumlah 36 orang siswa dan siswa kelas IV SD No.4 Pecatu sebagai kelas kontrol yang berjumlah 34 orang siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode tes, jenis objektif bentuk pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif kuantitatif dan statistik inferensial (uji-t). Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thit = 6,28 > ttab=2,00 pada taraf signifikansi 5%. Sehingga dapat diinterpretasikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Problem Based Learning berbantuan media audiovisual dan siswa yang mengikuti dengan pembelajaran konvensional, dan dilihat dari nilai rata-rata kelompok eksperimen = 79,12 > = 63,81 pada kelompok kontrol. Jadi, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Learning berbantuan media audiovisual berpengaruh terhadap hasil belajar IPS siswa kelas IV di Gugus VII Kecamatan Kuta Selatan. Kata Kunci : Problem Based Learning, audiovisual, IPS This study aimed to determine the significant differences in social sciences learning outcomes between students who were taught by Problem Based Learning model with audiovisual media and the students with conventional learning of fourth grade students at Gugus VII elementary school of South Kuta. This research was quasi experimental with non equivalent control group design. The population of this research was the fourth grade students at Gugus VII elementary school of South Kuta in academic year 2016/2017 with total number 174 students. Random sampling technique was used in this research to obtain the sample and there were 36 students of fourth grade students at SD No.5 Pecatu as an experimental group, and 34 students of fourth grade students at SD No.4 Pecatu as control group. The data was collected by using multiple choice objective test and it was analyzed by using descriptive and inferential statistical analysis (t-test). The result find that thit =6,28> ttab = 2,00 at 5% significance level. Thus, there are significant differences of Social Science learning outcomes between students who were taught by using Problem Based Learning model with audiovisual media, and the students with conventional learning. Moreover, the average value of experimental group is 79,12 and 63,81 in control group, it means that the average value of experimental group is higher than control group. So, it can be concluded that Problem Based Learning model with audiovisual media influence the learning outcomes of social sciences of fourth grade students of Gugus VII elementary school of South Kuta.keyword : Problem Based Learning, audiovisual, social sciences
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN NUMBERED HEAD TOGETHER BERLANDASKAN TRI KAYA PARISUDHA TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V ., Ni Kadek Candra Dewi; ., Prof. Dr. Gede Sedanayasa,M.Pd; ., Dra. Made Sulastri, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.4144

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Numbered Head Together berlandaskan Tri Kaya Parisudha dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Dajan Peken Kecamatan Tabanan, Tahun Pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen dan menggunakan desain non- equivalent post-test only control group design. Sampel penelitian yaitu kelas V SD No. 6 Dajan Peken dan SD No. 1 Dajan Peken berjumlah 86 orang. Data hasil belajar IPA dikumpulkan dengan instrumen berbentuk tes pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran Numbered Head Together berlandaskan Tri Kaya Parisudha dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran konvensional. Hal tersebut dapat dilihat dari hasil uji hipotesis menggunakan uji-t diperoleh thitung lebih besar dari ttabel (thitung = 6,06 > ttabel = 2,00 ; X ? 1 = 21,39 > X ? 2 = 15,67). Dengan demikian model pembelajaran Numbered Head Together berlandaskan Tri Kaya Parisudha berpengaruh terhadap hasil belajar IPA pada siswa kelas V.Kata Kunci : numbered head together , tri kaya parisudha, hasil belajar This study aimed to find out the significant difference of students? science learning achievement between a group of students who were taught by using Numbered Head Together learning strategy based on the Tri Kaya Parisudha and a group of students who were taught by using conventional learning strategy on the students of grade V at SD Dajan Peken in Tabanan district, in academic year 2013/2014. This study was a quasi experiment that used the design of non- equivalent post-test only control group design. The sample of this study was the students of grade V of SD No.6 Dajan Peken and SD No. 1 Dajan Peken by which the number of the students was 86. The data of science learning achievement was collected by using research instrument in form of multiple choice tests. The obtained data was analyzed by using data descriptive analysis and inferential statistics technique t-test. The result of this study shows that there are significant differences of science learning achievement between a group of students who were taught by using Numbered Head Together learning strategy based on the Tri Kaya Parisudha and a group of students who were taught by using conventional learning strategy. It is proved by the result of hypothesis test using t-test in which it acquired tcount is more than ttable (tcount = 6,06 > ttable = 2.00 ; X ? 1 = 21,39 > X ? 2 = 15,67). So, it could concluded that using Numbered Head Together learning strategy based on the Tri Kaya Parisudha gave a significant effect towards students? science learning achievement of grade V.keyword : numbered head together, tri kaya parisudha, learning achievement
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS-OTAK (BRAIN-BASED LEARNING) TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SD NEGERI DI DESA SINABUN Md. Sulastri, Gst. Pt. Indra Yuda Dp, Nym. Dantes,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.868

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar Matematika antara siswa yang mengikuti Model pembelajaran Berbasis-Otak (Brain-Based Learning) dengan siswa yang mengikuti Model Pembelajaran Konvensional pada siswa Kelas V SD Negeri di Desa Sinabun Semester II Tahun Pelajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dan menggunakan non-equivalent posttes only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD di Desa Sinabun yang berjumlah 90 orang. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas V SD Negeri 3 Sinabun yang berjumlah 20 orang dan siswa kelas V SD Negeri 1 Sinabun yang berjumlah 22 orang. Tes hasil belajar matematika yang digunakan adalah tes uraian. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Berdasarkan hasil analisis data, 1. Rata-rata hasil belajar matematika siswa kelompok kontrol 26,5. 2. Sedangkan kelompok eksperimen rata-rata 31,9. Keduanya berada pada kategori tinggi. Namun kelas kontrol mengikuti kurve juling positif dan kelas eksperimen mengikuti kurve juling negatif. 3. Berdasarkan hasil perhitungan uji-t, diperoleh thit sebesar 3,52. Sedangkan, ttab dengan db=40 dan taraf signifikansi 5% adalah 2,021. Hal ini berarti, thit lebih besar dari ttab(thit>ttab) sehingga H0 ditolak dan H­1 diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran Berbasis-Otak (Brain-Based Learning) dengan kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran Konvensional pada siswa kelas V SD Negeri di Desa Sinabun semester II tahun pelajaran 2012/2013. Dengan demikian, model pembelajaran Berbasis-Otak (Brain-Based Learning) berpengaruh positif terhadap hasil belajar matematika siswa V SD Negeri di Desa Sinabun.   Kata kunci: berbasis-otak (brain-based learning), hasil  belajar matematika  
PENERAPAN MODEL PBL BERBASIS PORTOPOLIO DAPAT MENINGKATKAN SIKAP SOSIAL DAN PENGUASAAN KOMPETENSI PENGETAHUAN MATEMATIKA ., Ni Putu Eka Sudianti; ., Drs. I Wayan Wiarta, S.Pd., M.For.; ., DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd., M.For.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7040

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk (1) meningkatkan sikap sosial dan (2) meningkatkan penguasaan kompetensi pengetahuan matematika siswa kelas VB SD Negeri 29 Pemecutan melalui penerapan model problem based learning berbasis portofolio Tahun Ajaran 2015/2016. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VB SD Negeri 29 Pemecutan yang berjumlah 37 siswa. Data dikumpulkan dengan medode nontes dan tes. Metode nontes digunakan untuk memperoleh data sikap sosial dengan instrumen berupa lembar observasi. Metode tes digunakan untuk memperoleh data penguasaan kompetensi pengetahuan matematika, tes yang digunakan adalah tes esay. Data dianalisis dengan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) nilai sikap sosial siswa pada siklus I yaitu 35,83% mendapat nilai ? 3 (Baik), sedangkan pada siklus II yaitu 67,27% mendapat nilai ? 3 (Baik) meningkat dari siklus I ke siklus II = 31,44%. (2) nilai penguasaan kompetensi pengetahuan matematika siswa pada siklus I yaitu 24,32% mendapat nilai ? 3,51 (A-), sedangkan pada siklus II yaitu 70,27% mendapat nilai ? 3,51 (A-) meningkat dari siklus I ke siklus II = 45,95%. Dengan demikian disimpulkan bahwa penerapan model problem based learning berbasis portofolio dapat meningkatkan sikap sosial dan penguasaan kompetensi pengetahuan matematika pada tema Ekosistem siswa kelas VB SD Negeri 29 Pemecutan tahuan ajaran 2015/2016.Kata Kunci : model problem based learning, portofolio, sikap sosial, kompetensi pengetahuan matematika This classroom action research aims to (1) improve social attitudes and (2) increase the competence mastery of mathematical knowledge in grade VB students of SD Negeri 29 Pemecutan trough the application of problem based learning model of portfolio-based Academic Year 2015/2016. Subjects in this study were students of grade VB 29 Pemecutan in Elementary School totaling 37 students. Data collected with non test lookups and test. Non test methods used to obtain data with the instrument in the form of social attitudes observation sheet. The test method used to obtain data on the competency mastery of mathematical knowledge, the test used is a test essays. Data were analyzed using descriptive statistical analysis and descriptive statistical analysis of quantitative methods. The results show that (1) the value of the social attitudes of students in the first cycle that 35.83% who get scored ? 3 (good), while in second cycle reached 67.27% who get scores ? 3 (good) increase from cycle I to cycle II = 31.44%. (2) the value of competency mastery of mathematical knowledge of students on the first cycle that 24.32% had a value ? 3.51 (A-), while in second cycle reached 70.27% had a values ? 3.51(A-) increase from cycle I to cycle II = 45.95%. Thus conclude that the application of the model-based portfolio of problem based learning can improve social attitudes and competence mastery of mathematical knowledge of the themes of Ecosystem grade VB students of SD Negeri 29 Pemecutan knowledge teaching of 2015/2016. keyword : model of problem based learning, portfolio, social attitudes, and the competence of mathematical knowledge
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN AUDITORY INTELECTUALY REPETITION TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IV SD GUGUS XIV KECAMATAN BULELENG ., Made Hady Priyadi; ., Drs. I Nyoman Jampel,M.Pd; ., Drs. Syahruddin,S.Pd,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2027

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar matematika antara kelas yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Auditory Intelectualy Repetition (AIR) dengan kelas yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional siswa kelas IV Sekolah Dasar Gugus XIV Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD di Gugus XIV Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng. Sampel diambil dengan cara simplee random sampling. Sampel dari penelitian ini adalah siswa kelas IV di Sekolah Dasar No. 1 Tukadmungga sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas IV di Sekolah Dasar No. 1 Pemaron sebagai kelas kontrol. Data hasil belajar matematika dikumpulkan melalui tes hasil belajar yang kemudian dianalisis secara statistik deskriptif dan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, siswa yang belajar mengikuti model pembelajaran AIR menunjukkan hasil belajar yang lebih baik dibandingkan dengan siswa yang belajar mengikuti pembelajaran konvensionalKata Kunci : pembelajaran air, hasil belajar. This study aimed to determine differences in mathematics achievement between classroom learning model learned with Intelectualy Auditory Repetition ( AIR ) with a class that learned with conventional learning models Elementary School fourth grade students Force XIV Buleleng District , Buleleng regency . The study was quasi-experimental research . The study population was all students in fourth grade at the XIV cluster Buleleng District , Buleleng regency . Samples were taken by means simplee random sampling . Samples from this study were fourth grade students in the Elementary School No. 1 Tukadmungga as experimental class and fourth grade students at the Primary School No. . 1 Pemaron as the control class . Mathematics learning outcomes data collected through achievement test which is then analyzed by descriptive statistics and t-test . The results showed that students who learn to follow the model of the AIR study showed better learning outcomes than students who learn to follow the conventional learningkeyword : water learning, learning outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION (GI) TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS IV ., I Putu Ariadi; ., Drs. Ndara Tanggu Renda; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3233

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation (GI) dan kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi experiment). Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD di Desa Belega, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar Tahun Pelajaran 2013/2014 dengan jumlah populasi 110 siswa. Sampel penelitian ini adalah SD No. 1 Belega yang berjumlah 40 orang siswa dan SD No. 2 Belega yang berjumlah 40 orang siswa. Sampel diambil dengan cara random sampling. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah hasil belajar IPA. Bentuk tes hasil belajar IPA yang digunakan adalah pilihan ganda. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran Kooperatif tipe Group Investigation (GI) dengan kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran Konvensional. Hal ini ditunjukkan oleh ( > ) dan di dukung oleh perbedaan skor rata-rata yang diperoleh antara siswa yang mengikuti model pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation (GI) yaitu 21,47 yang berada pada kategori baik dan siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran konvensional yaitu 16,9 yang berada pada kategori cukup. Ini berarti terdapat perbedaan hasil belajar siswa yang signifikan antara kelompok siswa yang belajar menggunakan model Pembelajaran Kooperatif tipe Group Investigation dengan siswa yang belajar mengikuti model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD di Desa Belega, Kecamatan Blahbatuh Kabupaten Gianyar. Jadi, model pembelajaran Kooperatif tipe Group Investigation berpengaruh terhadap hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPA.Kata Kunci : Abstrack This study aimed to determine differ This research is purposed to determine the differences in the science learning result which significantly between the groups who take cooperative learning method; Group Investigation and the groups who take conventional learning method. The type of this research is Quasi Experiment. The populations of this research are all IV grade elementary school students in Belega village, Gianyar years of academic 2013/2014 with population 110 students. The sample of this research was Elementary School 1 Belega by total 40 students and Elementary School 2 Belega by total 40 students. Sample was taken by using random sampling. Data that was gathered in this research is the result of science learning. The science learning test form that used in this research was multiple choices. Data was analyzed by using descriptive statistic and inferential statistic. The result of the learning shows that is a significant different of science learning result between student group who take Group Investigation and student group who take conventional learning. This fact indicated by ( Rumus ) and supported by the difference of average score obtained between students that take Group Investigation, that is 21,47 that can be placed in good category than students that take conventional learning that obtain 16,9 that can be placed in enough category. It is mean there are a significant different of student learning result between the students that used Cooperative learning method than the students that used conventional learning in IV grade elementary school students in Belega village. Summary, cooperative learning method; Group Investigation are influenced to the result in science learning.keyword : learning model (GI), science learning outcomes.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN THINK PAIR SHARE BERBANTUAN MEDIA GAMBAR TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA SD KELAS V DI GUGUS II KECAMATAN TEJAKULA KABUPATEN BULELENG TAHUN PELAJARAN 2016/2017 ., I Kadek Resmawan; ., Drs. Ketut Pudjawan, M.Pd; ., Drs. I Made Suarjana, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10601

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bantuan media gambar yang signifikan pada pembelajaran IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Think Pair Share dan kelompok siswa yang menggunakan model pembelajaran konvensional kelas V di SD N Gugus II Kecamatan Tejakula Kabupaten Buleleng. Jenis peneltian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas V SD N Gugus II Kecamatan Tejakula Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 148 siswa. Sampel penelitian ini yaitu kelas V SD N 1 Les yang berjumlah 24 siswa dan siswa kelas V SD N 5 Les yang berjumlah 29 siswa. Data hasil belajar dikumpulkan dengan menggunakan tes pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPS antara siswa yang menggunakan model pembelajaran Think Phair Share dan siswa yang menggunakan model pembelajaran konvensional dengan thit = 4,888 > ttab = 2,021 adanya perbedaan yang signifikansi. Jadi model pembelajaran Think Phair Share berpengaruh terhadap hasil belajar dalam mata pelajaran IPS.Kata Kunci : Media Gambar, Hasil Belajar, Model Think Pair Share This study aims to determine the effect of significant picture media aid on IPS learning between groups of students who were taught by the model of learning Think Phair Share and group of students using conventional learning model class V in SD N Gugus II Tejakula Subdistrict Buleleng District. This type of research is a quasi-experimental study. The population of this research is the whole class V SD N Gugus II Tejakula Subdistrict Buleleng District Lesson Year 2016/2017 which amounted to 148 students. The sample of this research is class V SD N 1 Les which amounts to 24 students and students of class V SD N 5 Les which amounts to 29 students. Learning result data is collected by using multiple choice test. The data obtained were analyzed using descriptive statistics and inferential statistic analysis, t-test. The results of this study indicate that there are differences in learning outcomes between students using the model of learning Think Pairs Share and students using conventional learning model with thit = 4.888> ttab = 2.021 significant differences. So the model of learning Think Pair Share effect on learning outcomes in social studies subjects.keyword : Image Media, Learning Outcomes, Think Pair Model Share

Page 1 of 446 | Total Record : 4455


Filter by Year

2013 2023


Filter By Issues
All Issue Vol. 11 No. 2 (2023): Juli Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): Oktober Vol. 10 No. 2 (2022): Juli Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): Oktober Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020) Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): Oktober Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): Juli Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): Juli Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol 1, No 1 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) More Issue