Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN MODEL INKUIRI TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR ILMU PENGETAHUAN ALAM (IPA) PADA SISWA KELAS III SEMESTER II SD NEGERI 1 PENARUKAN ., Putu Yogi Mahardhika; ., Drs. Ndara Tanggu Renda; ., Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i2.7582

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui peningkatan keaktifan belajar siswa dengan menerapkan model inkuiri terbimbing dalam mata pelajaran IPA pada siswa kelas III Sekolah Dasar Negeri 1 Penarukan tahun pelajaran 2015/2016. (2) mengetahui peningkatan hasil belajar siswa dengan menerapkan model inkuiri terbimbing dalam mata pelajaran IPA pada siswa kelas III Sekolah Dasar Negeri 1 Penarukan tahun pelajaran 2015/2016. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas III Sekolah Dasar Negeri 1 Penarukan tahun ajaran 2015/2016. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan lembar observasi dan tes. Data yang diperoleh dari hasil observasi dianalasis menggunakan rumus mean, selanjutnya dikonversikan ke dalam tabel kategori keaktifan belajar. Mengenai data yang diperoleh dari tes dianalisis menggunakan rumus mean, selanjutnya dikonversikan ke dalam tingkat hasil belajar IPA berdasarkan PAP skala 5. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terjadi peningkatan keaktifan belajar siswa pada siklus I sebesar 73 atau tergolong kategori cukup aktif. Pada siklus II meningkat menjadi 87,2 atau tergolong kategori sangat aktif. Peningkatan keaktifan belajar siswa dari siklus I ke siklus II sebesar 14,2. (2) terjadi peningkatan hasil belajar siswa pada siklus I sebesar 74,2 atau berada pada kategori sedang. Pada siklus II meningkat menjadi 88 atau berada pada kategori sangat tinggi. Peningkatan hasil belajar siswa dari siklus I ke siklus II sebesar 13,8. Ini berarti model inkuiri terbimbing dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar IPA pada kelas III Sekolah Dasar Negeri 1 Penarukan tahun pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : inkuiri terbimbing, keaktifan, dan hasil belajar The purposes of this research are 1. to know the enhancement of students’ learning activeness by applying guidance inquiry model of Science course in 3rd grades student at Sekolah Dasar Negeri 1 Penarukan year 2015/2016. 2. To know the enhancement of students’ achievement by applying guidance inquiry model of Science course in 3rd grades student at Sekolah Dasar Negeri 1 Penarukan year 2015/2016. This was a kind of research class experiment ( PTK) which has been implementedin in two cycles. The subject of this research was 3rd grades students in Sekolah Negeri 1 Penarukan year 2015/2016. The data collection of this reasearch used observasion sheet and test. The data that had been gotten from the observation was analysed by mean formula, then converted to the level of science achievement based on 5 PAP scale. The result of this research showed that 1. There is an enhancement of students’ learning activeness in cycle 1 amount 73 or it is classified as active enough. In cycle 2, it increased becoming 87.2 or it is classified as very active. The enhancement of students’ learning activeness from cycle 1 to the cycle 2 amount 14,2. (2) There is an enhancement of students’ achievement in cycle 1 amount 74,2 or it is classified as average. In cycle II, it increased becoming 88 or it is classified as very high. The enhancement of students’ achievement from cycle I to cycle II amount 13.8. It means that guidance inquiry model can increase the activeness and achievement of science course in 3rd grades at Sekolah Dasar Negeri 1 Penarukan year 2015/2016.keyword : guidance inquiry model, activeness, and achievement.
PENERAPAN PENDEKATAN MATEMATIKA REALISTIK UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IV 2012 ., Ketut Suwirta; ., Drs. Ndara Tanggu Renda; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2642

Abstract

Penelitian Tindakan kelas ini dilaksanakan bertujuan untuk mektivitas mengetahui, 1) Untuk mengetahui peningkatan aktivitas belajar matematika setelah menerapkan pendekatan matematika realistik pada siswa kelas IV Semester II Tahun Pelajaran 2012 - 2013 SD No.3 Kapal Badung, 2) Untuk mengetahui peningkatan hasil belajar matematika setelah menerapkan pendekatan matematika realistik pada siswa kelas IV Semester II Tahun Pelajaran 2012 - 2013 SD No. 3 Kapal badung.Hasil Penelitian ini menunjukan bahwa dengan penerapan pendekatan kontekstual terbukti : (1) dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa dalam pembelajaran matematika. Hal ini ditunjukkan pada hasil penelitian terhadap aktivitas belajar siswa pada siklus I mengalami peningkatan sebesar 5,68% dan tergolong cukup aktif. Pada siklus II aktivitas belajar siswa mengalami peningkatan sebesar 10,17%dan tergolong aktif. (2) dapat meningkatkan hasil belajar matematika dengan dengan perolehan persentase rata – rata kelas pada siklus I sebesar 71,40% yang berada pada kata gori cukup tinggi mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 87,88% dengan kata gori tinngi sehingga terjadi peningkatan sebesar 16,48%. Kata Kunci : matematika realistik aktivitas dan hasil belajar the class average on the first cycle of 71.40 % which is quite high on the word gori increase in cycle Classroom action research was carried out aiming to mektivitas know , 1 ) To determine the increase in the activity of learning mathematics after applying realistic approach to mathematics in grade IV Semester II Academic Year 2012-2013 Ship Badung SD 3 , 2 ) To determine the increase math learning outcomes after implement a realistic approach to mathematics in grade IV Semester II Academic Year 2012 - 2013 SD No. . 3 Ship badung.Hasil This study shows that the application of the contextual approach proved : ( 1 ) to improve student learning activities in the learning of mathematics . This is shown in the results of a study of student learning activities in the first cycle increased by 5.68 % and is quite active . In the second cycle of learning activities of students has increased by 10.17 % and relatively active . ( 2 ) to improve math learning outcomes with the average percentage gain II to 87.88 % with gori tinngi said that an increase of 16 , 48 %.keyword : realistic mathematical activity and leaming outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH BERBANTUAN LEMBAR KERJA SISWA TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V ., Ni Kadek Putri Maharani; ., Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd; ., Drs. Ndara Tanggu Renda
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10927

Abstract

Permasalahan rendahnya hasil belajar Matematika yang ditemukan pada siswa kelas V di gugus X Kecamatan Buleleng menjadi masalah utama untuk dilakukan penelitian ini. Indikasi rendahya hasil belajar Matematika tersebut terbukti dari nilai rata-rata hasil belajar Matematika yaitu 67,1. Rendahnya kondisi variabel diduga karena guru-guru dalam pengelolaan pembelajaran cenderung menggunakan metode belajar yang kurang inovatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran berbasis masalah berbantuan lembar kerja siswa terhadap hasil belajar matematika siswa kelas V semester Genap tahun pelajaran 2016/2017 di SD gugus X Kecamatan Buleleng. Jenis penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan rancangan Non-equivalen post test only control group design. Populasi penelitian adalah siswa kelas V SD di Gugus X Kecematan Buleleng berjumlah 75 siswa. Sampel penelitian adalah siswa kelas V SDN 1 Kaliuntu berjumlah 28 orang dan siswa kelas V SDN 3 Kaliuntu berjumlah 32 orang, ditentukan dengan teknik random sampling jenis cluster sampling. Data hasil belajar Matematika siswa dikumpulkan menggunakan metode tes pilihan ganda. Setelah dilaksanakannya uji coba, data yang telah diperoleh kemudian dianalisis melalui dua tahap yaitu dengan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan: (1) rata-rata hasil belajar Matematika siswa kelompok eksperimen sebesar 26,19 berada pada kategori tinggi, (2) rata-rata hasil belajar Matematika siswa kelompok kontrol sebesar 21,35 berada pada kategori sedang, dan (3) terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran berbasis masalah berbantuan lembar kerja siswa terhadap hasil belajar Matematika siswa kelas V semester II SD gugus X Kecamatan Buleleng Tahun Pelajaran 2015/2016 (thitung = 37,09 > ttabel = 2,00).Kata Kunci : model pembelajaran berbasis masalah, lembar kerja siswa, hasil belajar. The problems of low learning outcome found in classes V of Cluster X in Kecamatan Buleleng are the major issue in this research. The indication of that low learning outcome could be seen from the average math score found in classes V of Cluster X in Kecamatan Buleleng is 67,1. These low variable conditions were suspected because the teachers in classes V of Cluster X in Kecamatan Buleleng tend to use less innovative teaching strategy. Hence this research aims to know the influence of problem based learning model by the help of student worksheets to the students’ math grade in classes V of Cluster X in Kecamatan Buleleng in second semester in the academic year of 2016/2017. The kind of this research is quasi experiments with non- equivalents post tests only control group design. The populations of this research were 75 students of classes V of Cluster X in Kecamatan Buleleng. The research samples were 28 grade V students of SDN 1 Kaliuntu and and 32 grade V students of SDN 3 Kaliuntu, determined by random cluster sampling technique. The students leaning data results were collected by using objective test. After tryout had been done, the collected data then analyzed in two stages through descriptive statistic analysis and inferential statistics analysis (T-test). The results discovered, first, the learning math outcome of experiment students is 26, 19, categorized as high achievement; second, the learning math outcome in controlled group is 21, 35, categorized as medium achievement; third, there was a significant influence of problem based learning model by the help of student worksheets to the students’ math grade in classes V of Cluster X in Kecamatan Buleleng in second semester in the academic year of 2016/2017. (tstatistic=37, 09 > table= 2, 00).keyword : problem based learning, student worksheet, learning outcome.
IMPLEMENTASI METODE BERCERITA BERBANTUAN MEDIA GAMBAR UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBAHASA PADA ANAK TK SINAR HARAPAN TAHUN PELAJARAN 2012/2013 Renda, Ndara Tanggu; Widiasih, Ni Ketut; Wirya, I Nyoman
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 1, No 1 (2013): EDISI PERDANA
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v1i1.1081

Abstract

Abstrak Kemampuan berbahasa Indonesia pada anak Kelompok B di TK Sinar Harapan Desa Kaliasem Kecamatan Banjar yang masih rendah mendorong untuk mengadakan penelitian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan Kemampuan BerbahasaIndonesia pada anak Kelompok B di TK Sinar Harapan Desa Kaliasem Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng Semester II tahun pelajaran 2012/2013 dengan implementasi metode bercerita berbantuan media gambar.Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus.Subyek penelitian adalah 21 anak TK pada kelompok B Semester II tahun pelajaran 2012/2013, Data penelitian menggunakan metode bercerita dengan instrumen berupa lembar observasi.Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode deskriptif kuantitatif.Hasil analisis data menunjukkan bahwa terjadi peningkatan rata-rata skor kemampuan Berberbahasa Indonesia pada anak kelompok B setelah diimplementasikan metode bercerita berbantuan media gambar pada siklus I sebesar 56,17% berada pada kategori rendah dan pada siklus II meningkat menjadi 80,54% berada pada kategori tinggi. Jadi, terjadi peningkatan kemampuan Berbahasa Indonesia dengan metode bercerita berbantuan media gambar sebesar 24,37%. Kata kunci : metode bercerita, kemampuan berberbahasa, media gambar   Abstract The language skills of children in Kindergarden Group B Kaliasem District Sinar Harapan village of Banjar, Buleleng regency which still lower to push to perform a research. This study aims to determine the child's increasing ability in Kindergarden Group B Kaliasem District Sinar Harapan village of Banjar, Buleleng regency second semester of academic year 2012/2013 by applying the method of storytelling with media-assisted image. This research is a classroom action research was conducted in two cycles.Subjects were 21 kindergarden children in group B Semester II of the school year 2012/2013. Data research were collected with a sheet instruments observation data were analyzed by using the method of analysisdescriptive statistics and quantitative descriptive methods. Results of data analysis showed that an increase in language skills of children in group B with a media-assisted method of storytelling with pictures on the first cycle of 56,17 % in the low category and the second cycle increased to 80.54 % in the high category so an increase in the ability to speakstorytelling aided by media images of 24,37 % relatively high category.  Keywords : storytelling method, language skill, media picture  
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE DECISON MAKING BERBANTUAN MEDIA VIDEO TERHADAP HASIL BELAJAR IPS ., Indi Syifa Maulidati; ., Drs. Ndara Tanggu Renda; ., Drs. Made Sumantri, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10879

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe decision making berbantuan media video dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V di Gugus VI Kecamatan Sukasada tahun pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu yang menggunakan desain non-equivalent post test only control group design. Populasi penelitian ini berjumlah 180 orang. Sampel penelitian ini menggunakan random sampling. Data hasil belajar IPS dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thitung = 5,747 dan ttabel (pada taraf signifikansi 5%) = 1,999. Hal ini berarti bahwa thitung > ttabel, sehingga dapat diinterpretasikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe Decision Making dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional. Dari rata-rata hitung, diketahui rata-rata hitung kelompok eksperimen adalah 22,72 dan rata-rata hitung kelompok kontrol adalah 16,8. Hal ini berarti bahwa rata-rata hitung eksperimen > rata-rata hitung kelompok kontrol, sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Decision Making berbantuan Media Video berpengaruh terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V di Gugus VI Kecamatan Sukasada.Kata Kunci : decision making, video, hasil belajar IPS This research aims to know the significant difference of Social Science learning outcomes among students who follow the cooperative learning model type decision making of video and media-aided students who follow the conventional learning model with learning in students of class V in the cluster Sukasada Sub-district VI year lessons 2016/2017.This type of research is quasi experiment research that use of non-equivalent design post test only control group design. This research population totalling 180 people. The sample of this study using random sampling. Data results collected social science learning with multiple choice tests-shaped instrument. The collected data were analyzed using descriptive statistics and statistical analysis inferensial (test-t). Based on the results of data analysis, retrieved tvalue = 5.74 and ttable (significance level at 5%) = 1.999. This means that tvalue > ttable, so it can be interpreted that there is a significant difference of social science learning outcomes among students who follow learning with a learning model cooperative type Decision Making and students who follow the conventional learning model with learning. Of the average count, calculating the average group of experiments is 22.72 average and calculate the control group was 16.8. This means that the average count experiment > averaged to calculate control group, so that it can be concluded that the application of the cooperative learning model type Decision Making assisted Video Media influence on learning outcomes social science grade V in the cluster VI Sukasada Sub-district.keyword : decision making, videos, learning outcomes social science.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN WORD SQUARE UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V ., Made Wisnu Puthra; ., Drs. Ndara Tanggu Renda; ., Drs. I Nyoman Murda,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 2 (2016): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i2.7650

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) untuk mengetahui peningkatan keaktifan belajar IPA setelah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe word square. (2) mengetahui peningkatan hasil belajar setelah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe word square. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dilaksanakan dalam dua siklus yang terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, evaluasi dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SDN 2 Tukadmungga yang berjumlah 16 siswa. Untuk pengumpulan data menggunakan lembaran observasi keaktifan belajar dan soal pilihan ganda. Data dianalisis menggunakan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan (1) terjadi peningkatan nilai rata-rata keaktifan belajar IPA siswa dari prasiklus sebesar 60,78 kategori kurang aktif menjadi 68,77 dengan kategori cukup aktif pada siklus I dan pada siklus II meningkat menjadi 80,24 dengan kategori aktif. (2) terjadi peningkatan nilai rata-rata hasil belajar IPA siswa dari prasiklus sebesar 54,37 dengan kategori sangat rendah, terjadi peningkatan pada siklus I sebesar 68,43 dengan kategori sedang dan dilanjutkan pada siklus II menjadi 82,5 dengan kategori tinggi. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dengan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe word square dikatakan berhasil karena penelitian ini sudah mencapai kriteria keberhasilan yang sudah ditentukan sebelumnya yaitu 80 dengan kategori baik. Kata Kunci : Word square, Keaktifan Belajar, Hasil Belajar, IPA The aims of this research (1) to determine the increase in activity of learning science after the implementation of cooperative learning model word square. (2) to increase learning outcomes after the implementation of cooperative learning model word square. This research is a classroom action research was conducted in two cycles consist of planning, action, evaluation and reflection. The subjects were students of class V SDN 2 Tukadmungga totaling 16 students. For data collection using observation sheet activity of learning and multiple choice questions. Data were analyzed using descriptive quantitative techniques. The results showed (1) an increase in the average value of the students' learning activeness IPA prasiklus of 60.78 into 68.77 is less active categories with category quite active in the first cycle and the second cycle increased to 80.24 with the active category. (2) an increase in the average value of student learning science outcomes pracycle at 54.37 with very low category, there was an increase in the first cycle of 68.43 with category and continued in the second cycle becomes 82.5 with the high category. Based on the results of research conducted with the implementation of cooperative learning model word square is successful because this research has reached the success criteria is predetermined that 80 good category. keyword : Word square, activeness Learning, Learning Outcomes, Science
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS IV DI SD NO 3 SONGAN ., I Komang Sudiarpa; ., Drs. Ndara Tanggu Renda; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5909

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif STAD dengan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional. Penelitian merupakan jenis quasi experimen dengan rancangan post-test only control group design. Populasi dari penelitian ini adalah siswa Kelas IV SD Negeri 3 Songan semester ganjil tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 79 siswa (39 siswa pada kelompok eksperimen dan 40 siswa pada kelompok kontrol). Data penelitian berupa hasil belajar IPA yang diperoleh dengan tes hasil belajar berupa test pilihan ganda sebanyak 25 item soal. Data yang terkumpul dianalisis dengan uji-t. Hasil penelitian menunjukan bahwa secara keseluruhan rata-rata skor hasil belajar IPA siswa pada kelompok eksperimen yaitu sebesar 13,69 lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata skor hasil belajar siswa pada kelompok kontrol yaitu 11,73. Hasil uji-t pada taraf signifikansi 5% diperoleh thitung= 2,1024. Sementara ttabel pada taraf signifikasi 5% dengan db 77 adalah 1,9913. Dengan demikian thitung > ttabel, maka ditarik kesimpulan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif STAD dengan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional.Kata Kunci : model pembelajaran kooperatif tipe STAD, model pembelajaran konvensional, hasil belajar IPA The purposes of this research were to know differences between students result in science who learnt by student teams achievement division cooperative learning model and students who learnt using conventional learning model. The type of this research was a quasi experiment by using post-test only control group design. Population of this research was grade fourth student of SD Negeri 3 Songan in academic year 2013/2014 amounting to 79 students (39 students in the experimental group and 40 students in the control group). Science students learning outcome data were collected using the test method in the form of multiple-choice test of 25 items. Data were analyzed by t-test. The result of this research show overall average score of science learning outcomes of students in the experimental group that is equal to 13.69 higher than the average score of student learning outcomes in the control group 11.73. The results of the t-test at 5% significance level obtained tcount = 2.1024. While ttable at 5% significance level with 77 db is 1.9913. Thus tcount> ttable, then conclude that there are differences in learning outcomes between the significant science students who learnt by student teams achievement division cooperative learning model and students who learnt by with conventional learning model.keyword : student teams achievement division cooperative learning model, conventional learning model, students result in science
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION (GI) TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS IV ., I Putu Ariadi; ., Drs. Ndara Tanggu Renda; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3233

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation (GI) dan kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi experiment). Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD di Desa Belega, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar Tahun Pelajaran 2013/2014 dengan jumlah populasi 110 siswa. Sampel penelitian ini adalah SD No. 1 Belega yang berjumlah 40 orang siswa dan SD No. 2 Belega yang berjumlah 40 orang siswa. Sampel diambil dengan cara random sampling. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah hasil belajar IPA. Bentuk tes hasil belajar IPA yang digunakan adalah pilihan ganda. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran Kooperatif tipe Group Investigation (GI) dengan kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran Konvensional. Hal ini ditunjukkan oleh ( > ) dan di dukung oleh perbedaan skor rata-rata yang diperoleh antara siswa yang mengikuti model pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation (GI) yaitu 21,47 yang berada pada kategori baik dan siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran konvensional yaitu 16,9 yang berada pada kategori cukup. Ini berarti terdapat perbedaan hasil belajar siswa yang signifikan antara kelompok siswa yang belajar menggunakan model Pembelajaran Kooperatif tipe Group Investigation dengan siswa yang belajar mengikuti model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD di Desa Belega, Kecamatan Blahbatuh Kabupaten Gianyar. Jadi, model pembelajaran Kooperatif tipe Group Investigation berpengaruh terhadap hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPA.Kata Kunci : Abstrack This study aimed to determine differ This research is purposed to determine the differences in the science learning result which significantly between the groups who take cooperative learning method; Group Investigation and the groups who take conventional learning method. The type of this research is Quasi Experiment. The populations of this research are all IV grade elementary school students in Belega village, Gianyar years of academic 2013/2014 with population 110 students. The sample of this research was Elementary School 1 Belega by total 40 students and Elementary School 2 Belega by total 40 students. Sample was taken by using random sampling. Data that was gathered in this research is the result of science learning. The science learning test form that used in this research was multiple choices. Data was analyzed by using descriptive statistic and inferential statistic. The result of the learning shows that is a significant different of science learning result between student group who take Group Investigation and student group who take conventional learning. This fact indicated by ( Rumus ) and supported by the difference of average score obtained between students that take Group Investigation, that is 21,47 that can be placed in good category than students that take conventional learning that obtain 16,9 that can be placed in enough category. It is mean there are a significant different of student learning result between the students that used Cooperative learning method than the students that used conventional learning in IV grade elementary school students in Belega village. Summary, cooperative learning method; Group Investigation are influenced to the result in science learning.keyword : learning model (GI), science learning outcomes.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TALKING STICK TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD ., Mas Agus Asta Muhamad; ., Dr. I Nyoman Jampel,M.Pd; ., Drs. Ndara Tanggu Renda
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10875

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe talking stick dengan siswa yang belajar tanpa menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe talking stick pada kelas V di Desa Pohsanten. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini berjumlah 85 orang. Sampel penelitian ini berjumlah 37 orang. Data hasil belajar IPA siswa dikumpulkan dengan instrumen tes objektif. Data yang telah dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa thit = 4,859 dan ttab (sig. 5%) = 2,030. Hal ini berarti bahwa thit > ttab, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe talking stick dengan siswa yang belajar tanpa menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe talking stick. Dari rata-rata (𝝌), diketahui (𝝌) kelompok eksperimen sebesar 82,23 dan (𝝌) kelompok kontrol sebesar 71,68. Hal ini berarti bahwa (𝝌) eksperimen > (𝝌) kontrol. Dengan demikian model pembelajaran kooperatif tipe talking stick berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V di Desa Pohsanten semester genap tahun pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : hasil belajar IPA, talking stick This research aims to determine the difference of science learning outcomes between students who were learn by cooperative learning model of talking stick with students who were learn without using cooperative learning model of talking stick in grade V at Pohsanten Village. The type of research is quasi e𝝌perimental research. The population amouts of this research is 85 people. The sample amounts of this research is 37 people. Student learning outcomes data were collected with objective test instruments. The collected data were analyzed using descriptive and inferential statistical analysis (t-test). The results showed that tcount = 4.859 and ttable (sig. 5%) = 2.030. This means that tcount> ttable, so it can be concluded that there is a significant difference in science learning outcomes between students who are learn by cooperative learning model of talking stick with students who are learn without using cooperative learning model of talking stick. From the mean (𝝌), it is known (𝝌) e𝝌perimental group is 82,23 and (𝝌) control group is 71,68. This means that (𝝌) e𝝌periment > (𝝌) control. Therefore, cooperative learning model of talking stick influences on science learning outcomes of grade V students at Pohsanten Village in even semester of academic year 2016/2017.keyword : science learning outcomes, talking stick
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION BERBANTUAN MEDIA QUESTION CARD TERHADAP SIKAP SOSIAL DAN HASIL BELAJAR PKN Arimbawa, Pt. Redy Kresna; Renda, Ndara Tanggu; Sudana, Dewa Nyoman
Media Komunikasi FPIPS Vol 18, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkfis.v18i2.22242

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya sikap sosial siswayang mempengaruhi hasil belajar siswa dan akhirnya hasil belajar siswatidak mencapai KKM. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruhmodel pembelajaran group investigation berbantuan media question cardterhadap sikap sosial dan hasil belajar PKn siswa kelas V SD. Penelitian inimerupakan penelitian eksperimen semu menggunakan rancangan nonequivalentpost-test only control group design. Populasi dalam penelitianini adalah seluruh siswa kelas V SD Gugus VI Kecamatan Negara yangterdiri dari 10 kelas dengan jumlah 205 siswa. Setelah dilakukan ujikesetaraan selanjutnya ditentukan sampel dengan menggunakan Teknikrandom sampling dan dididapatkan 2 sekolah dengan jumlah 55 siswayang terdiri dari SD Negeri 2 Kaliakah menjadi kelompok eksperimendengan jumlah 32 siswa dan SD Negeri 5 Berangbang sebagai kelompokkontrol dengan jumlah 23 siswa. Metode pengumpulan data dalampenelitian ini menggunakan metode non test dan test. Metode non testmenggunakan instrument kuesioner sikap sosial dan metode testmenggunakan instrumen tes hasil belajar PKn dalam bentuk pilihanganda. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistikdeskriptif dan analisis statistik inferensial ( MANOVA). Adapun rata-rataskor sikap sosial siswa di kelas eksperimen adalah 111,16 berada padakategori baik dan di kelas kontrol 89,96 berada pada kategori cukupsedangkan, rata-rata hasil belajar PKn siswa di kelas eksperimen adalah24,5 berada pada kategori sangat baik dan di kelas kontrol 16,43 beradapada kategori cukup. Hasil penelitian ini dikuatkan berdasarkanperhitungan uji MANOVA yang memperoleh hasil F pada hipotesis Isebesar 48,229, F pada hipotesis II sebesar 85,807, dan F pada hipotesisIII sebesar 2793,959 yang seluruhnya memiliki Signifikansi sebesar 0,000yang berarti lebih kecil dari 0,05 (0,000 < 0,05). Berdasarkan hasilpengujian hipotesis dapat disimpulkanbahwa terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran groupinvestigation berbantuan media question card terhadap sikap sosial danhasil belajar PKn siswa kelas V SD Gugus VI Kecamatan Negara TahunPelajaran 2018/2019.
Co-Authors ., Anak Agung Istri Agung Trisnawati ., Dewa Made Dwi Sakah ., Gede Risa Pebriana ., Gede Yoga Hermawan ., Gede Yuda Sastrawan ., Gus Nyoman Widhi Arsa Nugraha ., I Dewa Gede Raka Wisnawa ., I Gede Ari Murti ., I Gede Cahyadi ., I Gede Hery Suyasa Putra ., I Gede Marta Widana ., I Ketut Sanjaya ., I Ketut Sudha ., I Komang Pande Ardiyasa ., I Made Agus Muliarta ., I Md Agus Yogi m ., I Md Vicky Gusnawan ., I Nengah Arta Sedana ., I Wayan Adi Antara ., I Wayan Heri Sumayasa ., Ida Ayu Kade Eva Trisna Wiyastini ., Indi Syifa Maulidati ., Kadek Agustya Wira Budhi ., Kadek Sri Windayani ., Kadek Yuda Wibawa ., Ketut Eli Mariadeni ., Made Wisnu Puthra ., Mas Agus Asta Muhamad ., Muhammad Hasim ., Ni Kadek Putri Maharani ., Ni Ketut Sugiartini ., Ni Luh Putu Eka Agustini ., Ni Made Dwipayanti Agustini ., Ni Nengah Juliantari ., Putu Yogi Mahardhika Adi Guna, I Made Yogi Afriyanti, Evi Agatha, Gede Radipa Surya Agung Ayu Komang Candra Ayuni Dewi . Agung Ayu Komang Candra Ayuni Dewi ., Agung Ayu Komang Candra Ayuni Dewi Agus Suartama Agustini, Kadek Dwi Intan Anak Agung Istri Agung Trisnawati . Anak Agung Ngurah Mahendra Putra . Arimbawa, Pt. Redy Kresna Arya Pratiwi, N P E Arya Pratiwi, N.P. Eka Ayu Pradnya Wulandari Desak Putu Parmiti Desak Putu Parmiti Desi Susiana Dewa Ayu Karmila Dewi Dewa Made Dwi Sakah . Dewa Nyoman Sudana Dewi Utami, Ni Luh Made Sintya Dewi, Komang Try Septiana Dharsana, I Ketut Dra. Ni Nyoman Garminah, M.Hum . Drs. I Made Suarjana, M.Pd . Drs. I Nyoman Murda,M.Pd. . Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd. . Drs. Nyoman Wirya . Drs. Syahruddin,S.Pd,M.Pd. . Evi Afriyanti Evita Wulandari, Komang G.H. Andika Pratama Garminah, Ni Nyoman Gede Radipa Surya Agatha Gede Risa Pebriana . Gede Suharianta . Gede Wira Bayu Gede Yoga Hermawan . Gede Yuda Sastrawan . Gus Nyoman Widhi Arsa Nugraha . Harta, Juni I Dewa Gede Raka Wisnawa . I Dewa Kade Tastra I Gede Agus Suwastawan I Gede Ari Murti . I Gede Astawan I Gede Astawan I Gede Cahyadi . I Gede Hery Suyasa Putra . I Gede Mardika . I Gede Margunayasa I Gede Marta Widana . I Gede Nesa Suardita . I Gede Novayana I Gede Pait Budhi Puniatmaja I Gede Sanjaya Putra I Gusti Ngurah Japa I Gusti Ngurah Oka Wiantara I Kadek Suartama I Ketut Gading I Ketut Sanjaya . I Ketut Sudha . I Kmg Juliana Wirawan I Komang Aditya Sadewa I Komang Pande Ardiyasa . I Komang Sudarma I Komang Sudiarpa . I Komang Sudiarpa ., I Komang Sudiarpa I Made Agus Muliarta . I Made Citra Wibawa I Made Putrayasa . I Made Ria Cipta . I Made Ria Cipta ., I Made Ria Cipta I Made Suarjana I Made Suarjana I Made Tegeh I Made Tegeh I Md Agus Yogi m . I Md Suarjana I Md Vicky Gusnawan . I Nengah Arta Sedana . I Nyoman Jampel I Nyoman Laba Jayanta I Nyoman Wirya I Putu Ariadi . I Putu Eka Markandya I Putu Eka Putra Aryawan . I Wayan Adi Antara I Wayan Adi Antara . I Wayan Adi Antara, I Wayan Adi I Wayan Eka Martawan . I Wayan Eka Martawan ., I Wayan Eka Martawan I Wayan Heri Sumayasa . I Wayan Misnawan I Wayan Widiana I. M. Suarjana Ida Ayu Kade Eva Trisna Wiyastini . Ida Ayu Rsi Yogandari . Ida Ayu Rsi Yogandari ., Ida Ayu Rsi Yogandari Ignasia Erlina Indi Syifa Maulidati . Juniarti, Novi Dian juniarti, Novi Dian Kadek Agustya Wira Budhi . Kadek Beny Agus Permana Kadek Dian Anggraeni . Kadek Dwi Intan Agustini Kadek Sri Windayani . Kadek Yuda Wibawa . Kadek Yudiana Karmila Dewi, Dewa Ayu Ketut Adi Suwardana Ketut Eli Mariadeni . Ketut Pudjawan Ketut Suarni Ketut Suwirta . Ketut Yuli Ayu Wulandari Komang Ary Setiawan . Komang Asriningsih . Komang Eva Wahyu Diatmika . Komang Evita Wulandari Komang Rizky Aditya Wiguna Komang Suardi Wiradarma Komang Suyani Komang Tri Yoga Pramana Komang Try Septiana Dewi Krisnayanti, Ni Komang Eka kusmariatni, ni nyoman Luh Putu Putrini Mahadewi Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd., M.S. . Luh Sri Widiasih M.Hum Dra. Ni Nyoman Garminah . M.Pd Drs. I Ketut Dibia,S.Pd . M.Pd S.T. S.Pd. I Gde Wawan Sudatha . M.Pd. S.Pd. Putu Nanci Riastini . M.S. ., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd., M.S. Made Sumantri Made Wesi Agung Prabhawa . Made Wisnu Puthra . Mahadewi, Luh Putu Putrini Markandya, I Putu Eka Mas Agus Asta Muhamad . Miasari, Ni Putu Misnawan, I Wayan Muhammad Hasim . N P E Arya Pratiwi N.P. Eka Arya Pratiwi Ni Kadek Indrayati . Ni Kadek Putri Maharani . Ni Ketut Suarni Ni Ketut Suarni Ni Ketut Sugiartini . Ni Ketut Widiasih Ni Komang Eka Krisnayanti Ni Komang Suryani Ni Luh Made Sintya Dewi Utami Ni Luh Putu Eka Agustini . Ni Luh Saraswati Adnyani . Ni Luh Widyawati . Ni Made Ayu Wisnawati . Ni Made Dwigita Novianti Ni Made Dwipayanti Agustini . Ni Made Sepria Utami ni made sepria utami ni made sri mulyani Ni Nengah Juliantari . Ni Nengah Sekar Wangi Ni Nyoman Garminah ni nyoman kusmariatni Ni Nyoman Kusmariyatni Ni Putu Miasari Ni Putu Niartiningsih Ni Putu Nopiyanti Ni Putu Sri Artini . Ni Wayan Arini Ni Wayan Rati Niartiningsih, Ni Putu Nopiyanti, Ni Putu Novi Dian juniarti Nurul Fadhilah Nyoman Dantes Nyoman Sudiastana . Nyoman Sudiastana ., Nyoman Sudiastana Pande Putu Rizky Ari Pratana Permana, Kadek Beny Agus Pertiwi, Putu Arik Indah Pratama, G.H. Andika Pratana, Pande Putu Rizky Ari Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd . Prof. Dr. Gede Sedanayasa,M.Pd . Pt. Redy Kresna Arimbawa Puniatmaja, I Gede Pait Budhi Putu Arik Indah Pertiwi Putu Etti Susiani Putu Nanci Riastini, S.Pd., M.Pd. . Putu Suardita . Putu Suardita ., Putu Suardita Putu Yogi Mahardhika . Redy Kresna Arimbawa Sadewa, I Komang Aditya sepria utami, ni made Siti Romlah . sri mulyani, ni made Suarjana, I Md Suarjana, I. M. Suryani, Ni Komang Susiana, Desi Suyani, Komang Utami, Ni Made Sepria Wangi, Ni Nengah Sekar Wiantara, I Gusti Ngurah Oka Widiasih, Luh Sri Wiradarma, Komang Suardi Wirawan, I Kmg Juliana Wulandari, Ayu Pradnya Wulandari, Ketut Yuli Ayu