cover
Contact Name
Anas Alhifni
Contact Email
jurnal.nisbah@unida.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
anas.alhifni@unida.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
NISBAH: JURNAL PERBANKAN SYARIAH
ISSN : 24424455     EISSN : 25286633     DOI : -
Core Subject : Economy, Education,
NISBAH: Jurnal Perbankan Syariah is a journal published by the Sharia Banking Study Program. NISBAH is published to support the development of Islamic Banking which will contain articles on Islamic Banking both empirical, theoretical and practical studies. The editor accepts the manuscript with provisions according to the guidelines for the author. The Journal is published twice a year on June and December
Arjuna Subject : -
Articles 149 Documents
ANALISIS PERATURAN PERDAGANGAN INTERNASIONAL UNIFORM CUSTOMS AND PRACTICE FOR DOCUMENTARY CREDIT (UCPDC) REVISI 600 DALAM TINJAUAN EKONOMI ISLAM Alfi, Rian; Thantawi, Tubagus Rifqy
NISBAH: JURNAL PERBANKAN SYARIAH Vol 1, No 1 (2015): Jurnal Nisbah
Publisher : Sharia Banking Study Program, Faculty of Islamic Economics, Djuanda University, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (549.321 KB) | DOI: 10.30997/jn.v1i1.214

Abstract

ABSTRAKLetter of Credit (L / C) adalah metode pembayaran yang paling populer di dunia. International Chamber of Commerce (ICC) mengeluarkan Uniform Customs Dan Praktek Untuk Documentary Credit (UCPDC) sebagai aturan untuk menyesuaikan L / C. Saat ini berlaku UCPDC adalah UCPDC revisi 600 pada tahun 2007 yang dikenal sebagai UCP 600.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Data primer dalam penelitian ini adalah semua yang terkandung dalam pasal-pasal UCP 600. sedangkan data sekunder adalah buku teks, jurnal, tesis, artikel, majalah, surat kabar, dan beberapa data dari website yang berhubungan dengan UCP 600, perdagangan internasional dan hukum Islam.Berdasarkan hasil ini setidaknya ada 5 artikel yang bertentangan dengan hukum Islam. Di antara mereka yang pertama adalah pasal 4 masalah whichhave dalam kontrak. Yang kedua adalah artikel 5which melarang bank untuk berurusan dengan barang-barang ketika bank dapat bertindak sebagai pembeli dalam variasi kontrak yang diperbolehkan dalam fatwa DSN MUI. Yang ketiga adalah pasal 7 yang memungkinkan pembayaran sebelum mencocokkan barang dengan dokumen. Yang keempat adalah pasal 13 yang mewajibkan bank penerbit untuk membayar denda dengan bunga kondisi.Kata kunci: Uniform Customs Dan Praktek Untuk Documentary Credit (UCPDC) Revisi 600, UCP 600
ANALISIS PERATURAN PERDAGANGAN INTERNASIONAL UNIFORM CUSTOMS AND PRACTICE FOR DOCUMENTARY CREDIT (UCPDC) REVISI 600 DALAM TINJAUAN EKONOMI ISLAM Rian Alfi; Tubagus Rifqy Thantawi
NISBAH: JURNAL PERBANKAN SYARIAH Vol. 1 No. 1 (2015): NISBAH: Jurnal Perbankan Syariah
Publisher : Sharia Banking Study Program, Faculty of Islamic Economics, Djuanda University, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (549.321 KB) | DOI: 10.30997/jn.v1i1.214

Abstract

ABSTRAKLetter of Credit (L / C) adalah metode pembayaran yang paling populer di dunia. International Chamber of Commerce (ICC) mengeluarkan Uniform Customs Dan Praktek Untuk Documentary Credit (UCPDC) sebagai aturan untuk menyesuaikan L / C. Saat ini berlaku UCPDC adalah UCPDC revisi 600 pada tahun 2007 yang dikenal sebagai UCP 600.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Data primer dalam penelitian ini adalah semua yang terkandung dalam pasal-pasal UCP 600. sedangkan data sekunder adalah buku teks, jurnal, tesis, artikel, majalah, surat kabar, dan beberapa data dari website yang berhubungan dengan UCP 600, perdagangan internasional dan hukum Islam.Berdasarkan hasil ini setidaknya ada 5 artikel yang bertentangan dengan hukum Islam. Di antara mereka yang pertama adalah pasal 4 masalah whichhave dalam kontrak. Yang kedua adalah artikel 5which melarang bank untuk berurusan dengan barang-barang ketika bank dapat bertindak sebagai pembeli dalam variasi kontrak yang diperbolehkan dalam fatwa DSN MUI. Yang ketiga adalah pasal 7 yang memungkinkan pembayaran sebelum mencocokkan barang dengan dokumen. Yang keempat adalah pasal 13 yang mewajibkan bank penerbit untuk membayar denda dengan bunga kondisi.Kata kunci: Uniform Customs Dan Praktek Untuk Documentary Credit (UCPDC) Revisi 600, UCP 600
PENGARUH AKTIVITAS MEDIA TWITTER BRI SYARIAH TERHADAP KEPUASAN NASABAH BRI SYARIAH Permana, Yuda; Kurnia, Tuti
NISBAH: JURNAL PERBANKAN SYARIAH Vol 1, No 1 (2015): Jurnal Nisbah
Publisher : Sharia Banking Study Program, Faculty of Islamic Economics, Djuanda University, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (496.29 KB) | DOI: 10.30997/jn.v1i1.231

Abstract

ABSTRAKBRI Syariah merupakan salah satu akun twitter resmi BRI Syariah yang telah menjaring sekitar 68.208 followers dan memiliki jumlah tweet terbanyak di antara akun bank syariah lainnya sebanyak 32.538 tweets. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas yang dilakukan oleh pengelola media sosial twitter @BRISyariah serta bagaimana pengaruhnya terhadap kepuasan para nasabahnya.Penelitian ini dilakukan dengan cara menyebarkan kuesioner online kepada 30 nasabah BRI Syariah yang menjadi followers akun @BRISyariah dengan menggunakan teknik accidental sampling. Penelitian dilakukan menggunakan teknik analisis data deskriptif kuantitatif dengan menggunakan skala likert dan analisis regresi logistik.Berdasarkan analisis data yang dilakukan, variabel reliability tidak dapat dilakukan analisis regresi logistik dikarenakan semua jawaban responden hanya pada satu kategori saja. Tiga variabel sisanya, yaitu responsiveness, assurance dan empathy memiliki kontribusi dalam meningkatkan kepuasan nasabah BRI Syariah. Pada variabel tersebut, variabel empathy memiliki nilai odds ratio lebih besar dibandingkan dengan variabel lainnya, yaitu sebesar 2,667. Empathy sendiri merupakan perhatian secara individual yang diberikan oleh akun @BRISyariah terhadap nasabah BRI Syariah yang aktif di situs jejaring sosial twitter.Kata kunci :Media sosial,Twitter, BRI Syariah
PENGARUH AKTIVITAS MEDIA TWITTER BRI SYARIAH TERHADAP KEPUASAN NASABAH BRI SYARIAH Yuda Permana; Tuti Kurnia
NISBAH: JURNAL PERBANKAN SYARIAH Vol. 1 No. 1 (2015): NISBAH: Jurnal Perbankan Syariah
Publisher : Sharia Banking Study Program, Faculty of Islamic Economics, Djuanda University, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (496.29 KB) | DOI: 10.30997/jn.v1i1.231

Abstract

ABSTRAKBRI Syariah merupakan salah satu akun twitter resmi BRI Syariah yang telah menjaring sekitar 68.208 followers dan memiliki jumlah tweet terbanyak di antara akun bank syariah lainnya sebanyak 32.538 tweets. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas yang dilakukan oleh pengelola media sosial twitter @BRISyariah serta bagaimana pengaruhnya terhadap kepuasan para nasabahnya.Penelitian ini dilakukan dengan cara menyebarkan kuesioner online kepada 30 nasabah BRI Syariah yang menjadi followers akun @BRISyariah dengan menggunakan teknik accidental sampling. Penelitian dilakukan menggunakan teknik analisis data deskriptif kuantitatif dengan menggunakan skala likert dan analisis regresi logistik.Berdasarkan analisis data yang dilakukan, variabel reliability tidak dapat dilakukan analisis regresi logistik dikarenakan semua jawaban responden hanya pada satu kategori saja. Tiga variabel sisanya, yaitu responsiveness, assurance dan empathy memiliki kontribusi dalam meningkatkan kepuasan nasabah BRI Syariah. Pada variabel tersebut, variabel empathy memiliki nilai odds ratio lebih besar dibandingkan dengan variabel lainnya, yaitu sebesar 2,667. Empathy sendiri merupakan perhatian secara individual yang diberikan oleh akun @BRISyariah terhadap nasabah BRI Syariah yang aktif di situs jejaring sosial twitter.Kata kunci :Media sosial,Twitter, BRI Syariah
KEMUNGKINAN PENERAPAN PROFIT EQUALIZATION RESERVE (PER) PERBANKAN SYARIAH DALAM TINJAUAN FIQIH DI INDONESIA Udin N.F., M Rofi; Trihantana, Rully
NISBAH: JURNAL PERBANKAN SYARIAH Vol 1, No 1 (2015): Jurnal Nisbah
Publisher : Sharia Banking Study Program, Faculty of Islamic Economics, Djuanda University, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (416.897 KB) | DOI: 10.30997/jn.v1i1.234

Abstract

ABSTRAKSehubungan dengan upaya Bank Syariah mengatasi terjadinya “fund flight”, maka saat ini telah beredar isu mengenai sebuah instrumen yang digunakan untuk mengatasi kerugian tersebut yaitu Profit Equalization Reserve (PER).Tujuan yang ingin dicapai adalah Mengetahui penerapan PER (Profit Equalization Reserve) pada perbankan syariah dalam tinjauan fiqih. Mengetahui kemungkinan penerapan PER (Profit Equalization Reserve) pada perbankan syariah di Indonesia.Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif, data yang digunakan pada penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Data primer adalah data yang berhubungan dengan penerapan PER (Profit Equalization Reserve) di perbankan syariah. Berdasarkan hasil penelitian, bahwa instrumen PER (Profit Equalization Reserve) ini termasuk pada mashlahah mursalah karena belum ada dalil yang memerintahkan dan melarangnya namun bermanfaat dan tidak bertentangan dengan dalil syar’i. sehingga instrumen PER (Profit Equalization Reserve) ini dapat dimungkinkan untuk diterapkan namun bank syariah harus mendapat persetujuan nasabah terlebih dahulu sebelum menciptakan PER (Profit Equalization Reserve) dan diakhir periode bank syariah harus mendistribusikan dana tersebut kepada nasabah dengan adil.Kata Kunci : Profit Equalization Reserve, kontrak Mudharabah
KEMUNGKINAN PENERAPAN PROFIT EQUALIZATION RESERVE (PER) PERBANKAN SYARIAH DALAM TINJAUAN FIQIH DI INDONESIA M Rofi Udin N.F.; Rully Trihantana
NISBAH: JURNAL PERBANKAN SYARIAH Vol. 1 No. 1 (2015): NISBAH: Jurnal Perbankan Syariah
Publisher : Sharia Banking Study Program, Faculty of Islamic Economics, Djuanda University, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (416.897 KB) | DOI: 10.30997/jn.v1i1.234

Abstract

ABSTRAKSehubungan dengan upaya Bank Syariah mengatasi terjadinya “fund flight”, maka saat ini telah beredar isu mengenai sebuah instrumen yang digunakan untuk mengatasi kerugian tersebut yaitu Profit Equalization Reserve (PER).Tujuan yang ingin dicapai adalah Mengetahui penerapan PER (Profit Equalization Reserve) pada perbankan syariah dalam tinjauan fiqih. Mengetahui kemungkinan penerapan PER (Profit Equalization Reserve) pada perbankan syariah di Indonesia.Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif, data yang digunakan pada penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Data primer adalah data yang berhubungan dengan penerapan PER (Profit Equalization Reserve) di perbankan syariah. Berdasarkan hasil penelitian, bahwa instrumen PER (Profit Equalization Reserve) ini termasuk pada mashlahah mursalah karena belum ada dalil yang memerintahkan dan melarangnya namun bermanfaat dan tidak bertentangan dengan dalil syar’i. sehingga instrumen PER (Profit Equalization Reserve) ini dapat dimungkinkan untuk diterapkan namun bank syariah harus mendapat persetujuan nasabah terlebih dahulu sebelum menciptakan PER (Profit Equalization Reserve) dan diakhir periode bank syariah harus mendistribusikan dana tersebut kepada nasabah dengan adil.Kata Kunci : Profit Equalization Reserve, kontrak Mudharabah
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT NASABAH TERHADAP INTERNET BANKING Nasution, Mislah Hayati; Sutisna, Sutisna
NISBAH: JURNAL PERBANKAN SYARIAH Vol 1, No 1 (2015): Jurnal Nisbah
Publisher : Sharia Banking Study Program, Faculty of Islamic Economics, Djuanda University, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (499.279 KB) | DOI: 10.30997/jn.v1i1.241

Abstract

ABSTRAKLayanan internet banking yang merupakan pelayanan jasa bank sehingga nasabah memperoleh informasi, melakukan transaksi perbankan 24 jam sehari tanpa dibatasi ruang dan waktu asal terhubung dengan jaringan internet. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah kuantitatif, dengan menggunakan test statistik. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Data primer diambil langsung dari tempat penelitian dengan menyebarkan kuisioner dan wawancara yang merupakan sumber utama dalam penelitian ini. Dari penelitian ini diperoleh kesimpulan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi minat nasabah dalam menggunakan layanan internet banking adalah faktor kemudahan, keamanan, kenyamanan, efisien dan praktis. Dan faktor yang paling dominan mempengaruhi minat nasabah dalam menggunakan internet banking adalah faktor kenyamanan. Sedangkan untuk Chi Kuadrat menunjukkan terdapat pengaruh positif antara persepsi kemudahan dan persepsi kemanfaatan terhadap minat nasabah dalam menggunakan internet banking di PT. Bank BNI Syariah Cabang Bogor. Persepsi kemudahan ditandai dengan (84,37>11,341). Dan persepsi kemanfaatan bernilai (123,28>11,341), memperlihatkan bahwa nilai Chi Kuadrat hitung lebih besar dari nilai Chi-Kuadrat tabel.Kata Kunci : Minat Nasabah, Interner Banking
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT NASABAH TERHADAP INTERNET BANKING Mislah Hayati Nasution; Sutisna Sutisna
NISBAH: JURNAL PERBANKAN SYARIAH Vol. 1 No. 1 (2015): NISBAH: Jurnal Perbankan Syariah
Publisher : Sharia Banking Study Program, Faculty of Islamic Economics, Djuanda University, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (499.279 KB) | DOI: 10.30997/jn.v1i1.241

Abstract

ABSTRAKLayanan internet banking yang merupakan pelayanan jasa bank sehingga nasabah memperoleh informasi, melakukan transaksi perbankan 24 jam sehari tanpa dibatasi ruang dan waktu asal terhubung dengan jaringan internet. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah kuantitatif, dengan menggunakan test statistik. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Data primer diambil langsung dari tempat penelitian dengan menyebarkan kuisioner dan wawancara yang merupakan sumber utama dalam penelitian ini. Dari penelitian ini diperoleh kesimpulan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi minat nasabah dalam menggunakan layanan internet banking adalah faktor kemudahan, keamanan, kenyamanan, efisien dan praktis. Dan faktor yang paling dominan mempengaruhi minat nasabah dalam menggunakan internet banking adalah faktor kenyamanan. Sedangkan untuk Chi Kuadrat menunjukkan terdapat pengaruh positif antara persepsi kemudahan dan persepsi kemanfaatan terhadap minat nasabah dalam menggunakan internet banking di PT. Bank BNI Syariah Cabang Bogor. Persepsi kemudahan ditandai dengan (84,37>11,341). Dan persepsi kemanfaatan bernilai (123,28>11,341), memperlihatkan bahwa nilai Chi Kuadrat hitung lebih besar dari nilai Chi-Kuadrat tabel.Kata Kunci : Minat Nasabah, Interner Banking
KONSEP SERVICE EXCELLENCE PERBANKAN SYARIAH BERDASARKAN AL-QUR’AN Wathani, M Zainul; Kurniasih, Afiati
NISBAH: JURNAL PERBANKAN SYARIAH Vol 1, No 1 (2015): Jurnal Nisbah
Publisher : Sharia Banking Study Program, Faculty of Islamic Economics, Djuanda University, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (577.034 KB) | DOI: 10.30997/jn.v1i1.245

Abstract

ABSTRAKService excellence merupakan salah satu kunci sukses perbankan syariah dalam menjalankan usahanya. Pelayanan yang baik akan menjadikan nasabah merasa puas, positive word of mouth, dan loyal kepada bank. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif yang datanya terdiri dari data primer dan data sekunder. Data primer berasal dari hasil wawancara dan buku panduan pelayanan BTN Syariah dan BJB Syariah. Data sekunder berupa buku, jurnal dan referensi-referensi lain yang terkait dengan pembahasan penelitian.Berdasarkan hasil penelitian,dapat disimpulkan bahwa konsep service excellence perbankan syariah berdasarkan Al-Qur’an terdiri dari 3 aspek yaitu aqidah, akhlak dan muamalah. Beberapa panduan Al-Quran mengenai pelayanan perbankan syariah yaitu karyawan harus mencontoh bagaimana Rasul melayani pelanggan ketika berdagang (Surat Al-Ahzab ayat 21), karyawan harus melayani nasabah dengan lemah lembut, memiliki sifat pemaaf, dan tekad yang kuat (Surat Ali Imran ayat 159). Karyawan juga harus menyapa nasabah dengan baik, memberikan kecepatan dalam melayani, melayani dengan ikhlas, menjaga penampilan dan kebersihan, dan sabar dalam melayani (Surat Al-Muddatstsir ayat 1-7).Kata kunci : Service excellence, Al-Qur’an.
KONSEP SERVICE EXCELLENCE PERBANKAN SYARIAH BERDASARKAN AL-QUR’AN M Zainul Wathani; Afiati Kurniasih
NISBAH: JURNAL PERBANKAN SYARIAH Vol. 1 No. 1 (2015): NISBAH: Jurnal Perbankan Syariah
Publisher : Sharia Banking Study Program, Faculty of Islamic Economics, Djuanda University, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (577.034 KB) | DOI: 10.30997/jn.v1i1.245

Abstract

ABSTRAKService excellence merupakan salah satu kunci sukses perbankan syariah dalam menjalankan usahanya. Pelayanan yang baik akan menjadikan nasabah merasa puas, positive word of mouth, dan loyal kepada bank. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif yang datanya terdiri dari data primer dan data sekunder. Data primer berasal dari hasil wawancara dan buku panduan pelayanan BTN Syariah dan BJB Syariah. Data sekunder berupa buku, jurnal dan referensi-referensi lain yang terkait dengan pembahasan penelitian.Berdasarkan hasil penelitian,dapat disimpulkan bahwa konsep service excellence perbankan syariah berdasarkan Al-Qur’an terdiri dari 3 aspek yaitu aqidah, akhlak dan muamalah. Beberapa panduan Al-Quran mengenai pelayanan perbankan syariah yaitu karyawan harus mencontoh bagaimana Rasul melayani pelanggan ketika berdagang (Surat Al-Ahzab ayat 21), karyawan harus melayani nasabah dengan lemah lembut, memiliki sifat pemaaf, dan tekad yang kuat (Surat Ali Imran ayat 159). Karyawan juga harus menyapa nasabah dengan baik, memberikan kecepatan dalam melayani, melayani dengan ikhlas, menjaga penampilan dan kebersihan, dan sabar dalam melayani (Surat Al-Muddatstsir ayat 1-7).Kata kunci : Service excellence, Al-Qur’an.

Page 1 of 15 | Total Record : 149