cover
Contact Name
Hardi Hamzah
Contact Email
hardi@unsulbar.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
saintifikjurnal@unsulbar.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. majene,
Sulawesi barat
INDONESIA
Saintifik : Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya
ISSN : 24074098     EISSN : 26228904     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Saintifik : Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannnya.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 1 (2016): VOLUME 2 NOMOR 1 JANUARI 2016" : 8 Documents clear
Algoritma Genetika dan Penerapannya dalam Mencari Akar Persamaan Polinomial Abdy, Muhammad; Wahyuni, Maya Sari; Ilmi, Nur
SAINTIFIK Vol 2 No 1 (2016): VOLUME 2 NOMOR 1 JANUARI 2016
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (500.395 KB) | DOI: 10.31605/saintifik.v2i1.90

Abstract

Algoritma Genetika (AG) adalah algoritma pencarian untuk menyelesaikan masalah yang didasarkan pada evolusi genetika yang terjadi pada makhluk hidup. Masalah yang akan dibahas pada penelitian ini adalah pencarian akar persamaan polinomial dengan menggunakan algoritma genetika. Tujuan penulisan skripsi ini adalah menjelaskan implementasi algoritma genetika dengan metode seleksi roullette wheel untuk mencari akar persamaan polinomial.Langkah-langkah pencarian akar persamaan polinomial menggunakan algoritma genetika adalah membangkitkan populasi secara random, evaluasi fitness tiap individu, seleksi kromosom denga metode roullette wheel, melakukan crossover pada kromosom yang terpilih, mutasi gen pada kromosom yang terpilih, menyusun populasi baru sampai memperoleh individu dengan nilai fitness optimum.Hasil implementasi algoritma genetika untuk mencari akar persamaan dari sebuah fungsi P(x) pada interval [0.3] didapat bahwa pada generasi pertama kromosom kedua belas telah dihasilkan fitness 1,000, dengan kromosom 10101010  yang akarnya adalah .2,000Kata Kunci:Algoritma Genetika, Akar Persamaan, Fungsi Polinomial
Penggunaan Metode Branch and Bound dan Gomory Cut dalam Menentukan Solusi Integer Linear Programming Nur, Wahyudin; Abdal, Nurul Mukhlisah
SAINTIFIK Vol 2 No 1 (2016): VOLUME 2 NOMOR 1 JANUARI 2016
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.318 KB) | DOI: 10.31605/saintifik.v2i1.91

Abstract

Integer Linear Programming adalah sebuah model matematis yang memungkinkan hasil penyelesaian kasus pada Pemrograman Linier berupa bilangan bulat. . Masalah integer linear programming termasuk salah satu bagian riset operasi yang sangat penting karena dalam kehidupan sehari-hari, ada banyak permasalah pemrograman linear yang mengharuskan solusinya integer. Ada beberapa metode untuk menyelesaikan persoalan Integer Programming, tapi yang akan dibahas pada penelitian ini adalah Metode Branch and Bound dan Metode Gomory Cut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan solusi masalah Integer Linear Programming dan membandingkan hasil yang diperoleh dari Metode Branch and Bound dengan Metode Gomory Cut. Penelitian ini adalah penelitian kepustakaan yang menggunakan berbagai literatur-literatur yang berkaitan dengan topik yang akan diteliti. Hasil penelitian ini menunjukkan solusi yang diperoleh dari metode Branch and Bound samadengan metode Gomory Cut. Dalam pemecahannya metode Branch and Bound memerlukan banyak iterasi simpleks dibanding metode Gomory Cut.Kata kunci: Integer Linear Programming, Metode Branch Bound, Metode Gomory Cut
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Berdasarkan Tingkat Kompleksitas Masalah dan Perbedaan Gender Indrawati, Nenny; Tasni, Nurfaidah
SAINTIFIK Vol 2 No 1 (2016): VOLUME 2 NOMOR 1 JANUARI 2016
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.811 KB) | DOI: 10.31605/saintifik.v2i1.92

Abstract

Pemecahan masalah merupakan bagian dari kurikulum yang sangat pentingkarena melibatkan kemampuan kognitif yang setiap saat mengalami Perubahan dan perkembangan. Aspek kognitif yang meliputi cara berpikir termasuk perbedaan gender, hubungannya dengan kreativitas berpikir sangat beragam sehingga merupakan area yang penuh dengan kontroversi, oleh karena itu menarik untuk dikaji. Selain itu salah satu alternatif belajar yang digunakan guru untuk mengukur pemahaman dan kemampuan siswa dalam memecahkan masalah adalah menyajikan masalah dengan tingkat kompleksitas masalah yang berbeda.Tujuan penelitian ini adalah mengeksplorasi kemampuan pemecahan masalah ditinjau dari tingkat kompleksitas masalah dan perbedaan gender pada mahasiswa STKIP YPUP jurusan matematika semester dua. Penelitian ini adalah penelitian eksploratif yang bersifat kualitatif berdasarkan pada wawancara berbasis tugasyang dilaksanakan di STKIP YPUP Makassar. pada penelitian ini subjek penelitian difokuskan pada mahasiswa dengan tingkat kemampuan kognitif yang tinggi. Hasil penelitian ini menunjukkan pada dasarnya aspek kognitif yang terbentuk pada subjek perempuan dalam menyelesaikan masalah matematika cenderung sangat hati-hati, ragu-ragu, dan begitu terstruktur sedangkan pada subjek laki-laki cenderung cepat dalam mengambil sikap, kurang sistematis, dan kurang rapi.Namun pada dasarnya, ditinjau dari aspek kognitif tidak ada perbedaan signifikan yang ditunjukkan dalam hal kemampuan penyelesaian masalah matematika baik pada laki-laki maupun perempuan.Kata kunci: kompleksitas masalah, pemecahan masalah, gender
Penerapan Teknik Probing dalam Model Pembelajaran Kooperatif untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa AR, Rezki Amaliyah
SAINTIFIK Vol 2 No 1 (2016): VOLUME 2 NOMOR 1 JANUARI 2016
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.107 KB) | DOI: 10.31605/saintifik.v2i1.93

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) yang bertujuan untuk mengupayakan terjadinya peningkatan hasil belajar matematika siswa melalui penerapan teknik probing dalam model pembelajaran kooperatif. Subjek penelitian ini adalah siswa SMP Negeri 26 Makassar. Penelitian berlangsung selama dua siklus dengan tahap perencanaan,pelaksanaan tindakan,observasi/evaluasi dan refleksi. Pengambilan data dilaksanakan dengan menggunakan tes hasil belajar dan observasi kemudian dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus I persentase siswa yang hasil belajarnya mencapai KKM adalah 78,95% dengan mean 71,79. Sedangkan pada siklus II adalah 94,74% dengan mean 79,39. Hal ini memperlihatkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar siswa selama proses pembelajaran berlangsung setelah diterapkan teknik probing model pembelajaran kooperatif. Hasil observasi menunjukkan adanya perubahan sikap siswa antara lain siswa menjadi lebih aktif dalam proses belajar, motivasi siswa untuk belajar meningkat sehingga semangat siswa mengalami peningkatan dalam menyelesaikan tugas yang diberikan, siswa berani bertanya materi pelajaran yang belum dimengerti dan menjawab pertanyaan guru, mengeluarkan pendapat/menanggapi penjelasan guru atau temannya, mampu menyimpulkan materi yang diajarkan. Hal ini menunjukkan bahwa semangat, keberanian dan rasa percaya diri siswa mengalami peningkatan selama proses pembelajaran berlangsung selama diterapkan teknik probing dalam model pembelajaran kooperatif. Oleh sebab itu, diharapkan kepada guru, khususnya guru matematika agar dapat menerapkan teknik probing dalam proses pembelajaran.
Peningkatan Hasil Belajar Matematika Melalui Strategi Pembelajaran Mantel Sang Ahli Mahmud, Nurfadilah
SAINTIFIK Vol 2 No 1 (2016): VOLUME 2 NOMOR 1 JANUARI 2016
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.863 KB) | DOI: 10.31605/saintifik.v2i1.94

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar matematika dengan menerapkan Strategi Mantel Sang Ahli pada siswa kelas VIIIA SMP Negeri 1 Tinambung Polewali Mandar. Strategi Mantel Sang Ahli adalah suatu strategi yang memanfaatkan kondisi anak yang suka pamer dengan orientasi pembelajaran berpusat pada siswa (student-centred) sehingga dapat mengembangkan motivasi siswa, kreatifitas dan keterampilan mengemukakan ide atau gagasan di depan publik yang akan meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian ini terdiri dari dua siklus. Pengambilan data dilakukan beberapa tahap yaitu : test awal, siklus I dan siklus II. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan analisis kualitatif dan kuantitatif. Hasil analisis data memperlihatkan bahwa : (1) pada test awal sebelum diterapkan strategi Mantel Sang Ahli diperoleh nilai rata-rata Hasil belajar matematika siswa sebesar 30,86 dari nilai ideal 100. (2) pada siklus I, diperoleh nilai rata-rata hasil belajar matematika siswa sebesar 60,58 dari nilai ideal 100, sedangkan presentase dari nilai ketuntasan minimal sebesar 41,67 % sehingga masih dilanjutkan ke siklus II. (3) pada siklus II, diperoleh nilai rata-rata hasil belajar matematika siswa sebesar 76,16 dari nilai ideal 100, presentase siswa yang mencapai kriteria ketuntasan minimal sebesar 87,50%. (4) keaktifan siswa terhadap strategi pembelajaran yang digunakan meningkat dilihat dari peningkatan respon positif siswa terhadap situasi yang diberikan dari siklus I ke siklus II. Jadi penerapan Strategi Mantel Sang Ahli dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas VIIIA SMP Negeri 1 Tinambung Kabupaten Polewali Mandar.Kata kunci— Hasil Belajar Matematika, Strategi Pembelajaran, Mantel Sang Ahli
Pengaruh Pemberian Tugas Terstruktur dengan Umpan Balik Individual Terhadap Hasil Belajar Siswa Damayanti, Mesra
SAINTIFIK Vol 2 No 1 (2016): VOLUME 2 NOMOR 1 JANUARI 2016
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.868 KB) | DOI: 10.31605/saintifik.v2i1.95

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh positif pemberian tugas terstruktur dengan umpan balik individual terhadap hasil belajar siswa kelas X SMA Negeri 3 Makassar pada materi pokok reaksi oksidasi reduksi. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan menggunakan desain penelitian posttest only control group desaign, terdiri dari dua variabel yaitu pemberian tugas terstruktur dengan umpan balik individualdan klasikal sebagai variabel bebas dan hasil belajar siswa sebagai variabel terikat. Populasi penelitian ini adalah semua siswa kelas X SMA Negeri 3 Makassar sebanyak 9 kelas dan pengambilan sampel secara random class dengan teknik undian, terpilih kelas X6 sebagai eksperimen dan kelas X8 sebagai kontrol yang masing-masing berjumlah 30 orang. Setelah pemberian tes hasil belajar, data yang diperoleh dianalisis dengan statistik deskriptif dan inferensial. Hasil analisis statistik deskriptif menunjukkan nilai rata-rata hasil belajar siswa kelas eksperimen adalah 73,6 dengan standar deviasi 11,8, sedangkan pada kelas ko ntrol nilai rata-ratanya adalah 66,63 dengan standar deviasi 10,49. Siswa yang tuntas belajar pada kelas eksperimen sebanyak 20 orang (70%) dan tidak tuntas 10 orang (30%) sedangkan pada kelas kontrol siswa yang tuntas 14 orang (46,67%) dan tidak tuntas sebanyak 16 orang (53,33%). Hasil pengujian dengan statistik inferensial uji-t diperoleh nilai thitung = 2,41 > ttabel = 1,672. Hal ini menunjukkan hipotesis H0 ditolak dan H1 diterima. Dengan demikian pemberian tugas terstruktur dengan umpan balik individual berpengaruh positif terhadap hasil belajar siswa.Kata kunci: Tugas terstruktur, umpan balik individual
Penerapan Integrasi Model Pembelajaran Group Investigation (Gi) dan Inkuiri Terbimbing Berbasis Lesson Study Pujiastuti, Indah Panca
SAINTIFIK Vol 2 No 1 (2016): VOLUME 2 NOMOR 1 JANUARI 2016
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.148 KB) | DOI: 10.31605/saintifik.v2i1.96

Abstract

Sebuah realita berdasarkan hasil observasi yang dilakukan peneliti pada kelas X-IPA 1 MA Negeri 3 Malang memperlihatkan bahwa siswa jarang menggunakan laboratorium untuk kegiatan praktikum biologi, sehingga kualitas keterampilan kerja ilmiah siswa masih tergolong rendah. Salah satu cara yang dapat meningkatkan kerja ilmiah biologi siswa adalah dengan menerapkan integrasi model pembelajaran Group Investigation (GI) dan inkuiri terbimbing berbasis Lesson Study (LS). Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan kerja ilmiah biologi siswa kelas X–IPA 1 MA Negeri 3 Malang. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang berbasis Lesson Study (LS) dan dilaksanakan dalam 2 siklus, serta melalui tahapan plan, do, dan see. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan keterampilan kerja ilmiah biologi siswa yang dapat ditunjukkan dengan peningkatan rerata klasikal siklus I sebesar 78,38 menjadi 93 di siklus II.Kata kunci : Group Investigation, inkuiri terbimbing, Lesson Study, keterampilan kerja ilmiah
Pengaruh Strategi Pembelajaran Card Sort Terhadap Hasil Belajar Biologi Peserta Didik Nur, Syamsiara
SAINTIFIK Vol 2 No 1 (2016): VOLUME 2 NOMOR 1 JANUARI 2016
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.354 KB) | DOI: 10.31605/saintifik.v2i1.97

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang bertujuan untuk menjawab pertanyaan, tentang pengaruh penerapan stategi pembelajaran card sort terhadap hasil belajar biologi peserta didik kelas X IPA SMA Negeri 2 Majene.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik Kelas X IPA SMA Negeri 2 Majene tahun pelajaran 2014/2015. Dari 4 kelas X IPA, dipilih dua kelas yakni X IPA-3 sebagai kelompok eksperimen dan X IPA-2 sebagai kelompok kontrol. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes hasil belajar biologi. Desain penelitian yang digunakan adalah pre-post test control group design.Data diolah dengan menggunakan analisis statistika deskriptif dan analisis statistika inferensial. Hasil analisis statistika deskriptif menunjukkan bahwa hasil belajar peserta didik yang diajar dengan strategi pembelajaran card sort diperoleh nilai mean 2, 840 dengan standar deviasi 1,640. Sedangkan hasil belajar peserta didik yang diajar tanpa menggunakan strategi pembelajaran card sort diperoleh nilai mean 1, 640 dengan standar deviasi 1,036.Hasil analisis statistika inferensial menunjukkan bahwa hasil belajar peserta didik kelas X IPA SMA Negeri 2 Majene yang diajar dengan strategi pembelajaran card sort lebih baik daripada yang diajar tanpa menggunakan card sort pada materi pelestarian lingkungan karena setelah dilakukan pengujian hipotesis dengan menggunakan uji t, maka diperoleh t hitung kelas eksperimen 12,389 ? t tabel 3,745 dan t hitung kelas kontrol 7,915 ? t tabel 3,745 berarti hal ini menunjukkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima.Kata kunci : Strategi Pembelajaran Card Sort, Hasil Belajar Biologi.

Page 1 of 1 | Total Record : 8