cover
Contact Name
Taufik Hidayat
Contact Email
thidayat.ft@unwir.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
teknik.komputer@unwir.ac.id
Editorial Address
Jl. Ir. H. Juanda KM.03, Singaraja, Indramayu - Jawa Barat 45312
Location
Kab. indramayu,
Jawa barat
INDONESIA
TEKNOKOM : Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sistem Komputer
Published by Universitas Wiralodra
ISSN : 26218070     EISSN : 26863219     DOI : https://doi.org/10.31943/teknokom
Core Subject : Science,
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sistem Komputer (TEKNOKOM) with frequency 2 (two) times a year, ie in March and September. The editors receive scientific writings from lecturers, teachers and educational observers about the results of research, scientific studies and analysis and problem solving closely related to the field of ICT and System Computer.
Arjuna Subject : -
Articles 88 Documents
ARSITEKTUR SISTEM INFORMASI EMERGENCY HEALTH CARD RUMAH SAKIT BERBASIS CLOUD COMPUTINGMENGGUNAKAN UNIFIED SOFTWARE DEVELOPMENT PROCESS (USDP) Mukhsin
TEKNOKOM Vol. 1 No. 1 (2018): TEKNOKOM
Publisher : Department of Computer Engineering, Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/teknokom.v1i1.18

Abstract

Sistem informasi Emergency Health Cardterpadu berbasis cloud computingmerupakan salah satu pemanfaatan teknologi yang menggunakan Smardcard Usb Drive sebagai web monitoring yang digunakan untuk pengeleloaan terhadap data pasien dan rekam medis di rumah sakit.Proses Perancangan Arsitektur Sistem dimaksudkan untuk membantu setiap rumah sakit didalam mengelola data pasien, ketika seorang pasien berobat ke rumah sakit yang berbeda tidak harus ada pencatatan ulang tetapi dengan menggunakan teknologi Smardcard Usb Drive dan database yang disimpan secara cloud computing, sistem sudah terintegrasi dengan seluruh rumah sakit.Metode Perancangan Arsitektur Sistem Informasi yang digunakan adalah Metode Unified Software Development Process(USDP) dimana metode ini digunakan untuk membangun sebuah kerangka kerja (framework) yang digunakan untuk pengembangan aplikasi. Proses pengembangan perangkat lunak yang dibagi dalam beberapa fase, dimana setiap fase tersebut dilakukan beberapa tahap kerja yang dilakukan secara berulang.Proses penelitian ini dilakukan dengan merancang arsitektur sistem informasi terhadap data pasien dan rekam medis kemudian sistem ini memiliki kemampuan untuk memonitoring perkembangan kesehatan pasien walaupun dari rumah sakit yang berbeda-beda secara online.
ARSITEKTUR SISTEM INFORMASI EMERGENCY HEALTH CARD RUMAH SAKIT BERBASIS CLOUD COMPUTINGMENGGUNAKAN UNIFIED SOFTWARE DEVELOPMENT PROCESS (USDP) Mukhsin
TEKNOKOM Vol. 1 No. 1 (2018): TEKNOKOM
Publisher : Department of Computer Engineering, Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/teknokom.v1i1.18

Abstract

Sistem informasi Emergency Health Cardterpadu berbasis cloud computingmerupakan salah satu pemanfaatan teknologi yang menggunakan Smardcard Usb Drive sebagai web monitoring yang digunakan untuk pengeleloaan terhadap data pasien dan rekam medis di rumah sakit.Proses Perancangan Arsitektur Sistem dimaksudkan untuk membantu setiap rumah sakit didalam mengelola data pasien, ketika seorang pasien berobat ke rumah sakit yang berbeda tidak harus ada pencatatan ulang tetapi dengan menggunakan teknologi Smardcard Usb Drive dan database yang disimpan secara cloud computing, sistem sudah terintegrasi dengan seluruh rumah sakit.Metode Perancangan Arsitektur Sistem Informasi yang digunakan adalah Metode Unified Software Development Process(USDP) dimana metode ini digunakan untuk membangun sebuah kerangka kerja (framework) yang digunakan untuk pengembangan aplikasi. Proses pengembangan perangkat lunak yang dibagi dalam beberapa fase, dimana setiap fase tersebut dilakukan beberapa tahap kerja yang dilakukan secara berulang.Proses penelitian ini dilakukan dengan merancang arsitektur sistem informasi terhadap data pasien dan rekam medis kemudian sistem ini memiliki kemampuan untuk memonitoring perkembangan kesehatan pasien walaupun dari rumah sakit yang berbeda-beda secara online.
APLIKASI COOPERATIVE RELAYING PADA TEKNOLOGI LTE- ADVANCED DAN PROSPEKNYA DI INDONESIA R. Purnama
TEKNOKOM Vol. 1 No. 1 (2018): TEKNOKOM
Publisher : Department of Computer Engineering, Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/teknokom.v1i1.19

Abstract

Cooperative relaying dan teknologi-teknologi relay telah dipelajari secara aktif dan dipertimbangkan untuk sisitem-sistem komunikasi broadband mobile generasi mendatang. Teknologi relay tersebut diusulkan sebagai salah satu solusi untuk mengatasi masalah-masalah interferensi, coverage, kapasitas dan throughput didalam jaringan-jaringan selular dewasa ini. 3GPP LTE-Advanced, yang merupakan suatu standar generasi selular 4G LTE terbaru telah dirilis dan menyediakan solusi relaying tersebut pada salah satu fiturnya. Didalam tesis ini, kami menjelaskan mengenai tipe-tipe relay yang dispesifikasikan oleh standar 3GPP sebagai relay tipe 1 dan relay tipe 2, kemudian pembagian protokol layer dimana relay-relay tersebut beroperasi dan dirujuk sebagai layer 1 RN, layer 2 RN dan layer 3 RN dan terakhir mengenai skenario-skenario deploymennya, yaitu untuk menyediakan coverage di area-area yang baru (rural, urban, suburban dan indoor), meningkatkan throughput di area cell edge, memitigasi dead spot dan hot spot, menyediakan jaringan jaringan sementara (temporary networks) dan group mobility. Kami menganalisa prospek dari teknologi terbaru tersebut dan mencatat bahwa relay-relay tersebut dapat digunakan untuk mengatasi masalah-masalah yang sering terjadi pada jaringan-jaringan selular seperti yang dijelaskan diatas. Kami menyimpulkan bahwa relay adalah merupakan suatu solusi yang cost-effective sebagi pengganti atas pemasangan insfratruktur BTS (atau eNB) yang baru.
APLIKASI COOPERATIVE RELAYING PADA TEKNOLOGI LTE- ADVANCED DAN PROSPEKNYA DI INDONESIA R. Purnama
TEKNOKOM Vol. 1 No. 1 (2018): TEKNOKOM
Publisher : Department of Computer Engineering, Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/teknokom.v1i1.19

Abstract

Cooperative relaying dan teknologi-teknologi relay telah dipelajari secara aktif dan dipertimbangkan untuk sisitem-sistem komunikasi broadband mobile generasi mendatang. Teknologi relay tersebut diusulkan sebagai salah satu solusi untuk mengatasi masalah-masalah interferensi, coverage, kapasitas dan throughput didalam jaringan-jaringan selular dewasa ini. 3GPP LTE-Advanced, yang merupakan suatu standar generasi selular 4G LTE terbaru telah dirilis dan menyediakan solusi relaying tersebut pada salah satu fiturnya. Didalam tesis ini, kami menjelaskan mengenai tipe-tipe relay yang dispesifikasikan oleh standar 3GPP sebagai relay tipe 1 dan relay tipe 2, kemudian pembagian protokol layer dimana relay-relay tersebut beroperasi dan dirujuk sebagai layer 1 RN, layer 2 RN dan layer 3 RN dan terakhir mengenai skenario-skenario deploymennya, yaitu untuk menyediakan coverage di area-area yang baru (rural, urban, suburban dan indoor), meningkatkan throughput di area cell edge, memitigasi dead spot dan hot spot, menyediakan jaringan jaringan sementara (temporary networks) dan group mobility. Kami menganalisa prospek dari teknologi terbaru tersebut dan mencatat bahwa relay-relay tersebut dapat digunakan untuk mengatasi masalah-masalah yang sering terjadi pada jaringan-jaringan selular seperti yang dijelaskan diatas. Kami menyimpulkan bahwa relay adalah merupakan suatu solusi yang cost-effective sebagi pengganti atas pemasangan insfratruktur BTS (atau eNB) yang baru.
METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING (SAW) UNTUK SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENYELEKSIAN PESERTA PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT Yunita Sari , Dewi
TEKNOKOM Vol. 1 No. 1 (2018): TEKNOKOM
Publisher : Department of Computer Engineering, Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/teknokom.v1i1.21

Abstract

Metode Simple Additive Weighting (SAW) sering juga dikenal istilah metode penjumlahan terbobot. Konsep dasar metode SAW adalah mencari penjumlahan terbobot dari kriteria kriteria yang sudah ditentukan sebelumnya. Metode ini membutuhkan proses normalisasi matriks keputusan sesuatu skala yang dapat diperbandingkan dengan semua rating alternatif yang ada. Metode Simple Additive Weighting (SAW) dalam sistem pendukung keputusan penyeleksian peserta program pemberdayaan masyarakat dibuat dengan tujuan untuk merancang dan mengimplementasikan perangkat lunak dengan menentukan pendaftar mana yang diterima dan ditolak dengan menerapkan model Multi-Attribute Decision making (MADM). Multi-Attribute Decision making (MADM) adalah himpunan alternatif-alternatif keputusan dan himpunan tujuan yang akan menentukan berdasarkan alternatif yang memiliki derajat harapan tertinggi terhadap tujuan-tujuan yang relevan. Dalam merancangan sistem ini menggunakan beberapa langkah yaitu database yang digunakan adalah XAMPP dan pengembangan perangkat lunak menggunakan Bahasa Pemrogaman Web dengan PHP dan MYSQL .
METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING (SAW) UNTUK SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENYELEKSIAN PESERTA PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT Dewi Yunita Sari
TEKNOKOM Vol. 1 No. 1 (2018): TEKNOKOM
Publisher : Department of Computer Engineering, Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/teknokom.v1i1.21

Abstract

Metode Simple Additive Weighting (SAW) sering juga dikenal istilah metode penjumlahan terbobot. Konsep dasar metode SAW adalah mencari penjumlahan terbobot dari kriteria kriteria yang sudah ditentukan sebelumnya. Metode ini membutuhkan proses normalisasi matriks keputusan sesuatu skala yang dapat diperbandingkan dengan semua rating alternatif yang ada. Metode Simple Additive Weighting (SAW) dalam sistem pendukung keputusan penyeleksian peserta program pemberdayaan masyarakat dibuat dengan tujuan untuk merancang dan mengimplementasikan perangkat lunak dengan menentukan pendaftar mana yang diterima dan ditolak dengan menerapkan model Multi-Attribute Decision making (MADM). Multi-Attribute Decision making (MADM) adalah himpunan alternatif-alternatif keputusan dan himpunan tujuan yang akan menentukan berdasarkan alternatif yang memiliki derajat harapan tertinggi terhadap tujuan-tujuan yang relevan. Dalam merancangan sistem ini menggunakan beberapa langkah yaitu database yang digunakan adalah XAMPP dan pengembangan perangkat lunak menggunakan Bahasa Pemrogaman Web dengan PHP dan MYSQL .
PERANCANGAN ARSITEKTUR ENTERPRISE SISTEM INFORMASI UNIVERSITAS MENGGUNAKAN TOGAF-ADM (Studi Kasus : Universitas Wiralodra Indramayu) Darsanto; Zulkarnain, Zacky
TEKNOKOM Vol. 1 No. 1 (2018): TEKNOKOM
Publisher : Department of Computer Engineering, Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/teknokom.v1i1.23

Abstract

Penerapan teknologi sistem informasi pada organisasi atau perusahaan tidaklah mudah untuk dilakukan. Perlunya perencanaan yang baik, kerjasama antar elemen yang kompak, keinginan berubah yang kuat serta sesuai dengan visi dan misi dari organisasi agar bisa diterapkan. Salah satu strategi yang penting dalam menghadapi perkembangan teknologi informasi adalah pemanfaatan dan peningkatan dukungan sistem informasi bagi enterprise. Penerapan strategi ini mengemban misi pada sistem informasi yang pemenuhannya memerlukan keterpaduan arah dalam perencanaan, pelaksanaan dan pengendalian yang selaras dengan strategi bisnis enterprise. Universitas Wiralodra Indramayu (Unwir) melakukan aktivitas organisasinya selalu mengarah kepada kepuasan para pengguna jasa pendidikan disetiap Program Studi yang berada dalam naungan Universitas Wiralodra Indramayu (Unwir) sesuai dengan visi dan misi. Untuk mendukung aktivitas tersebut maka diperlukan sebuah paradigma dalam merencanakan, merancang dan mengelola sistem informasi yang disebut dengan arsitektur enterprise. Arsitektur enterprise merupakan suatu upaya dalam memandang elemen-elemen yang berbeda dalam suatu organisasi atau enterprise secara keseluruhan sebagai satu kesatuan. Metodologi yang digunakan arsitektur enterprise yang terintegrasi pada Universitas Wiralodra Indramayu (Unwir) menggunakan TOGAF-ADM. Tahapan dalam perencanaan arsitektur enterprise yang terintegrasi dengan memodelkan arsitektur bisnis, arsitektur data, arsitektur aplikasi dan arsitektur teknologiĀ  sesuai dengan kerangka kerja TOGAF-ADM. Tahapan ini akan menghasilkan sebuah arsitektur enterprise yang terintegrasi yang dapat dijadikan sebagai acuan cetak biru (blue print) oleh lembaga untuk mencapai tujuan strategis.
PERANCANGAN ARSITEKTUR ENTERPRISE SISTEM INFORMASI UNIVERSITAS MENGGUNAKAN TOGAF-ADM (Studi Kasus : Universitas Wiralodra Indramayu) Darsanto; Zacky Zulkarnain
TEKNOKOM Vol. 1 No. 1 (2018): TEKNOKOM
Publisher : Department of Computer Engineering, Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/teknokom.v1i1.23

Abstract

Penerapan teknologi sistem informasi pada organisasi atau perusahaan tidaklah mudah untuk dilakukan. Perlunya perencanaan yang baik, kerjasama antar elemen yang kompak, keinginan berubah yang kuat serta sesuai dengan visi dan misi dari organisasi agar bisa diterapkan. Salah satu strategi yang penting dalam menghadapi perkembangan teknologi informasi adalah pemanfaatan dan peningkatan dukungan sistem informasi bagi enterprise. Penerapan strategi ini mengemban misi pada sistem informasi yang pemenuhannya memerlukan keterpaduan arah dalam perencanaan, pelaksanaan dan pengendalian yang selaras dengan strategi bisnis enterprise. Universitas Wiralodra Indramayu (Unwir) melakukan aktivitas organisasinya selalu mengarah kepada kepuasan para pengguna jasa pendidikan disetiap Program Studi yang berada dalam naungan Universitas Wiralodra Indramayu (Unwir) sesuai dengan visi dan misi. Untuk mendukung aktivitas tersebut maka diperlukan sebuah paradigma dalam merencanakan, merancang dan mengelola sistem informasi yang disebut dengan arsitektur enterprise. Arsitektur enterprise merupakan suatu upaya dalam memandang elemen-elemen yang berbeda dalam suatu organisasi atau enterprise secara keseluruhan sebagai satu kesatuan. Metodologi yang digunakan arsitektur enterprise yang terintegrasi pada Universitas Wiralodra Indramayu (Unwir) menggunakan TOGAF-ADM. Tahapan dalam perencanaan arsitektur enterprise yang terintegrasi dengan memodelkan arsitektur bisnis, arsitektur data, arsitektur aplikasi dan arsitektur teknologiĀ  sesuai dengan kerangka kerja TOGAF-ADM. Tahapan ini akan menghasilkan sebuah arsitektur enterprise yang terintegrasi yang dapat dijadikan sebagai acuan cetak biru (blue print) oleh lembaga untuk mencapai tujuan strategis.
KAJIAN SIMULASI MODEL BISWAS-SEN DALAM DINAMIKA OPINI UNTUK 1 DIMENSI DENGAN PARAMETER BAK-SUHU Yanti, Indri; Anugraha NQZ, Rinto
TEKNOKOM Vol. 1 No. 1 (2018): TEKNOKOM
Publisher : Department of Computer Engineering, Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/teknokom.v1i1.24

Abstract

Pada penelitian ini model dinamika yang digunakan adalah model Biswas-Sen. Model Biswas-Sen merupakan model dinamika opini biner yang tergantung pada ukuran domain tetangga. Dalam model dinamika opini biner diasumsikan bahwa seorang individu akan dipengaruhi oleh tetangga atau domain terdekatnya. Model ini direpresentasikan oleh suatu sistem spin Ising yang hanya memiliki 2 keadaan, yaitu keadaan up dan down. Penelitian ini mengusulkan sebuah model Biswas-Sen dalam 1 dimensi dengan parameter bak-suhu (temperature-like fluctuation) untukmenguji eksistensi transisi fase. Pada model Biswas-Sen 1 dimensi tanpa parameter bak-suhu tidak terjadi transisi fase. Sehingga dalam model Biswas-Sen 1 dimensi dianalogikan seperti model Ising 1 dimensi yaitu tidak ada transisi fase. Simulasi dilakukan dengan metode Monte Carlo dengan menggunakan algoritma Metropolis dan softwareImageJ. Hasil dari penelitian ini yaitu model Biswas-Sen 1 dengan parameter bak-suhu belum muncul transisi fase. Parameter bak-suhu hanya berperan untuk menunda waktu untuk mencapai keadaan homogen dan membuat sistem cenderung disorder namun keadaan akhir yang diperoleh tetap homogen.
KAJIAN SIMULASI MODEL BISWAS-SEN DALAM DINAMIKA OPINI UNTUK 1 DIMENSI DENGAN PARAMETER BAK-SUHU Indri Yanti; Rinto Anugraha NQZ
TEKNOKOM Vol. 1 No. 1 (2018): TEKNOKOM
Publisher : Department of Computer Engineering, Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/teknokom.v1i1.24

Abstract

Pada penelitian ini model dinamika yang digunakan adalah model Biswas-Sen. Model Biswas-Sen merupakan model dinamika opini biner yang tergantung pada ukuran domain tetangga. Dalam model dinamika opini biner diasumsikan bahwa seorang individu akan dipengaruhi oleh tetangga atau domain terdekatnya. Model ini direpresentasikan oleh suatu sistem spin Ising yang hanya memiliki 2 keadaan, yaitu keadaan up dan down. Penelitian ini mengusulkan sebuah model Biswas-Sen dalam 1 dimensi dengan parameter bak-suhu (temperature-like fluctuation) untukmenguji eksistensi transisi fase. Pada model Biswas-Sen 1 dimensi tanpa parameter bak-suhu tidak terjadi transisi fase. Sehingga dalam model Biswas-Sen 1 dimensi dianalogikan seperti model Ising 1 dimensi yaitu tidak ada transisi fase. Simulasi dilakukan dengan metode Monte Carlo dengan menggunakan algoritma Metropolis dan softwareImageJ. Hasil dari penelitian ini yaitu model Biswas-Sen 1 dengan parameter bak-suhu belum muncul transisi fase. Parameter bak-suhu hanya berperan untuk menunda waktu untuk mencapai keadaan homogen dan membuat sistem cenderung disorder namun keadaan akhir yang diperoleh tetap homogen.