cover
Contact Name
Yadi
Contact Email
yadi@fk.unmul.ac.id
Phone
+6285255690730
Journal Mail Official
jkm@fk.unmul.ac.id
Editorial Address
Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman Jalan Kerayan, Kampus Gn. Kelua, Samarinda, Kalimantan Timur
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Jurnal Kedokteran Mulawarman
Published by Universitas Mulawarman
ISSN : 24430439     EISSN : 27229521     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Kedokteran Mulawarman (JKM) is the official journal publication that is published triennially (June, Sept, and Dec) by Faculty of Medicine Mulawarman University. JKM is a peer-reviewed and open access journal that points out encouraging biomedical sciences, clinical, public health and community medicine to conducting and improving behavior of human health. This journal publishes original research and case report. Subjects suitable for publication include, but are not limited to the following fields of : Anesthesiology and Intensive Care Anatomy Biochemistry Child Health Dermatology and Venerology Internal Medicine Histology Neurology Medical Education Microbiology Obstetrics and Gynecology Opthalmology Otorhynolaryngology Pharmacology Parasitology Physiology Physical medicine and rehabilitation Public Health and Community Medicine Pulmonology Radiology Surgery
Articles 46 Documents
HUBUNGAN FAKTOR RISIKO MENCUCI TANGAN SEBELUM MAKAN, SARANA AIR BERSIH, RIWAYAT TIFOID KELUARGA, KEBIASAAN JAJAN DILUAR RUMAH DENGAN KEJADIAN TIFOID DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PALARAN SAMARINDA Rahmat Bakhtiar; Aris Novianto; Muhammad Gazali Hafid; Jafar Sidiq; Effi Setyoadi; Evi Fitriany
Jurnal Kedokteran Mulawarman Vol 7, No 1 (2020): Jurnal Kedokteran Mulawarman
Publisher : Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/j.ked.mulawarman.v7i1.3704

Abstract

Tifoid merupakan penyebab utama penyakit pencernaan  di  negara Afrika, Amerika Latin dan Asia. Indonesia merupakan daerah endemik, dengan angka kejadian 800 kasus per 100.000 penduduk. Makanan yang bersih dan kebersihan pribadi memainkan peran penting dalam proses penularan S. typhi dan menurunkan kejadian tifoid. Tujuan penelitian untuk menganalisis faktor risiko kebiasaan mencuci tangan sebelum makan, fasilitas air bersih, riwayat keluarga yang menderita tifoid dan kebiasaan membeli makanan di jalan. Penelitian ini menggunakan pendekatan case-control. Populasi kasus penelitian ini adalah semua pasien tifoid yang berkunjung ke Puskesmas Palaran pada Januari-Desember 2018, sedangkan untuk kontrol adalah pasien yang bukan tifoid berdasarkan catatan medis di Puskesmas. Sampel penelitian sebanyak 113 kasus dan 113 kontrol (1: 1). Instrumen penelitian adalah kuesioner. Data dianalisis dengan menggunakan Chi-square dan Odd Ratio ( OR). Faktor  risiko yang berhubungan dengan kejadian tifoid adalah perilaku mencuci tangan sebelum makan OR=6,69 (3,74 <OR <11,97), kebiasaan membeli dan mengkonsumsi makanan di jalan dengan  OR=3,92 (2,25 <OR <6,83). Meningkatkan promosi kesehatan terkait dengan pentingnya mencuci tangan sebelum makan dan menghentikan kebiasaan membeli makanan diluar rumah dapat mengurangi kejadian tifoid di Puskesmas Palaran Samarinda. 
LAPORAN KASUS DENGUE SHOCK SYNDROME PADA ANAK DENGAN OBESITAS Andi Dinda Batari; Joko T.S. Maromon; William S. Tjeng
Jurnal Kedokteran Mulawarman Vol 7, No 1 (2020): Jurnal Kedokteran Mulawarman
Publisher : Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/j.ked.mulawarman.v7i1.3779

Abstract

Dengue Shock Syndrome (DSS) adalah spektrum klinis dari infeksi dengue yang ditandai dengan gangguan sirkulasi. Salah satu kondisi yang menyebabkan syok pada infeksi dengue adalah obesitas. Obesitas meningkatkan produksi mediator inflamasi yang meningkatkan permeabilitas kapiler dan menyebabkan kebocoran plasma. Kami mengikuti seorang pasien di bagian kesehatan anak RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda. Laki-laki usia 15 tahun dengan obesitas, indeks massa tubuh berdasarkan umur >Persentil 95th, di diagnosis DSS. Pasien mengeluhkan sesak, demam 3 hari, muntah 3 kali dan tidak buang air kecil 24 jam. Pada pemeriksaan fisik ditemukan laju pernapasan 34 kali/menit, suhu 36,3ºC, akral dingin dan suara napas paru kanan vesikuler menurun. Pemeriksaan penunjang ditemukan penurunan trombosit (39.000/mm3), peningkatan hematokrit (49,2%), IgM dan IgG dengue positif. Pemberian cairan menggunakan berat badan ideal pasien. Pasien dirawat intensif di Pediatric Intensive Care Unit (PICU). Diperlukan kemampuan untuk mengatasi DSS dengan kondisi khusus seperti obesitas.
HIPOSPADIA SUBKORONAL PADA PASIEN SINDROM KLINEFELTER ANAK Rezia Octarina; Tjahjo Djojo Tanojo; Rina Yudiwati
Jurnal Kedokteran Mulawarman Vol 7, No 1 (2020): Jurnal Kedokteran Mulawarman
Publisher : Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/j.ked.mulawarman.v7i1.3860

Abstract

Sindrom Klinfelter merupakan kelainan kromosom seks yang banyak ditemukan pada laki-laki. Sindrom Klinefelter umumnya muncul pada masa pubertas dan dewasa dengan ciri khasnya: infertilitas, testis kecil, ginekomastia dan mikropenis. Anak-anak dengan Sindrom Klinefelter dapat memiliki manifestasi klinis mikropenis, hipospadia, kriptorkismus atau keterlambatan perkembangan. Namun, hipospadia merupakan manifestasi klinis yang jarang ditemukan pada sindrom ini. Pada laporan kasus ini, kami melaporkan  satu kasus seorang anak laki-laki yang memiliki hipospadia dan disertai kelainan kromosom 47, XXY. Laporan kasus ini menggambarkan Sindrom Klinefelter pada anak-anak dengan manifestasi klinis hipospadia, skrotum bifidum, kriptorkismus dan DSD di mana hal ini merupakan manifestasi klinis yang jarang ditemui pada kelainan ini. 
RISIKO INFEKSI Mycobacterium tuberculosis PADA ORANG YANG TINGGAL SERUMAH DENGAN PENDERITA TUBERKULOSIS DI MAKASSAR Alhawaris Alhawaris; Nur Ahmad Tabri
Jurnal Kedokteran Mulawarman Vol 7, No 1 (2020): Jurnal Kedokteran Mulawarman
Publisher : Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/j.ked.mulawarman.v7i1.3892

Abstract

Penyakit tuberkulosis (TB), khususnya TB paru, mudah menular melalui udara dari droplet yang mengandung bakteri Mycobacterium tuberculosis (MTB) yang dikeluarkan oleh penderita tuberkulosis pada saat batuk, bersin, atau berbicara. Orang sehat yang tinggal serumah dan berinteraksi dalam kurun waktu relatif lama dengan penderita TB berpotensi terpapar bakteri MTB. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui risiko infeksi MTB pada orang yang tinggal serumah dengan penderita TB paru. Dalam penelitian ini digunakan sebanyak 88 responden yang merupakan kerabat penderita TB paru yang telah tinggal serumah dengan penderita TB paru tersebut selama lebih dari 24 jam dan tidak menunjukkan gejala-gejala TB aktif. Pemeriksaan IGRA (Interferon-Gamma Release Assays) digunakan untuk mengetahui adanya infeksi MTB pada responden. Sebanyak 42 responden (47,7%) menunjukkan hasil pemeriksaan IGRA positif dan 46 responden (52,3%) dengan IGRA negatif. Jenis kelamin (perempuan/laki-laki RO= 1,650, 95% IK= 0,701-3,884, p= 0,344) dan umur (>40/<20 RO= 2,923, 95% IK= 0,726-11,762, p= 0,439; >40/20-40 RO= 1,923, 95% IK= 0,763-4,844, p= 0,439) tidak signifikan sebagai faktor risiko infeksi MTB. Meskipun demikian, orang yang tinggal serumah dengan penderita TB sangat berisiko untuk tertular dan terinfeksi bakteri MTB. Oleh karena itu, deteksi dini adanya infeksi MTB dalam tubuh seseorang yang berisiko tertular penyakit TB sangat bermanfaat untuk mencegah perkembangan menjadi penyakit TB aktif.    
KUALITAS HIDUP DAN GANGGUAN DERAJAT FUNGSIONAL PINGGUL DAN LUTUT PASIEN OSTEOARTRITIS PASCA TOTAL HIP ARTHROPLASTY DAN TOTAL KNEE ARTHROPLASTY DI RSUD ABDUL WAHAB SJAHRANIE SAMARINDA Muhammad Fachri; Gregorius Tekwan; Sulistiawati Sulistiawati
Jurnal Kedokteran Mulawarman Vol 7, No 1 (2020): Jurnal Kedokteran Mulawarman
Publisher : Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/j.ked.mulawarman.v7i1.3914

Abstract

Osteoartritis (OA) pinggul dan lutut menempati peringkat kesebelas sebagai penyebab kecacatan global tertinggi. Umumnya, penderita mengeluh karena nyeri, mengalami deformitas yang mengakibatkan keterbatasan aktivitas dan penurunan health-related quality of life (HR-QoL). Terapi pembedahan penggantian sendi (artroplasti) pada kasus OA derajat berat dapat dipertimbangkan untuk pasien. Sebagian besar tindakan artroplasti menunjukkan hasil yang baik, namun beberapa penelitian menunjukkan bahwa pasien merasa tidak puas dengan hasil artroplasti yang telah dilakukan.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas hidup dan gangguan derajat fungsional pinggul dan lutut pasien osteoartritis pasca total hip arthroplasty dan total knee arthroplasty di RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda. Penelitian ini merupakan penelitian dengan desain deskriptif dengan metode pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Pengambilan data dilakukan pada bulan Oktober-November 2019. Data yang diambil berupa data primer dan sekunder yang bersumber dari data rekam medis dan hasil wawancara. Total responden sebanyak 39 pasien dan yang memenuhi inklusi dan eksklusi adalah sebanyak 14 responden. Hasil penelitian ini didapatkan pasien osteoartritis pasca operasi THA atau TKA dengan kualitas hidup baik sebanyak 57,14% dan kualitas hidup buruk 42,86%. Sedangkan untuk gangguan derajat fungsional sendi derajat ringan sebanyak 60%, sedang 20%, berat, 13,33%, dan sangat berat 6,67%. Dapat disimpulkan bahwa pasien OA pasca THA dan TKA sebagian besar memiliki kualitas hidup yang baik dan gangguan derajat fungsional sendi yang ringan.
EVALUASI PELAKSANAAN TUJUH LANGKAH MENUJU KESELAMATAN PASIEN DI PUSKESMAS LOA KULU KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA Noer Octaviani; Hilda Hilda; Lukman Nulhakim
Jurnal Kedokteran Mulawarman Vol 7, No 2 (2020): Jurnal Kedokteran Mulawarman
Publisher : Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/j.ked.mulawarman.v7i2.4255

Abstract

Keselamatan pasien di Puskesmas merupakan salah satu prioritas utama dalam memberikan pelayanan kepada pasien salah satunya melalui penerapan tujuh langkah menuju keselamatan pasien. Tujuan penelitian untuk mengevaluasi pelaksanaan tujuh langkah menuju keselamatan pasien. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dilaksanakan di Puskesmas Loa Kulu Kabupaten Kutai Kartanegara pada bulan Januari-Maret 2020. Informan yang terlibat sebanyak lima orang terdiri dari dua orang unsur manajemen yaitu pimpinan Puskesmas dan ketua tim keselamatan pasien dan tiga orang representasi dari koordinator unit pelayanan yaitu poli umum, poli Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) dan farmasi. Hasil penelitian menggambarkan langkah pertama, budaya keselamatan; dan  kedua, manajemen kepemimpinan telah dilaksanakan secara optimal; sedangkan ketiga, pengelolaan risiko;  keempat, sistem pelaporan;  kelima, berkomunikasi dengan pasien dan masyarakat;  keenam, belajar dan berbagi tentang pembelajaran keselamatan; dan  ketujuh, implementasi solusi dalam mencegah cedera belum dilaksanakan secara optimal. Puskesmas dapat meningkatkan staf yang memahami keselamatan pasien dan melakukan kaji banding dengan Puskesmas yang telah menerapkan program keselamatan pasien dengan baik.
HUBUNGAN MASA AKTIVITAS DI JALAN TERHADAP NILAI RERATA FVC DAN FEV1 PADA ANAK JALANAN DI KOTA SAMARINDA Azkiah Mandarini Fakih; Marwan Marwan; Rahmat Bakhtiar
Jurnal Kedokteran Mulawarman Vol 7, No 2 (2020): Jurnal Kedokteran Mulawarman
Publisher : Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/j.ked.mulawarman.v7i2.4278

Abstract

Gangguan sistem pernapasan merupakan penyebab utama morbiditas dan mortalitas. Gangguan sistem pernapasan tidak hanya terjadi di negara maju, melainkan juga terjadi di negara berkembang dan negara miskin. Gangguan fungsi paru umumnya dapat dikelompokkan menjadi gangguan paru obstruktif dan gangguan paru restriktif. Terdapat hubungan secara langsung antara gangguan fungsi paru dengan konsentrasi debu dan lamanya pajanan. Indonesia merupakan negara dengan tingkat polusi udara ketiga tertinggi di dunia. Sekitar 70% penyebab polusi udara tersebut berasal dari emisi kendaraan bermotor. Polusi udara yang berkaitan dengan jalan raya memiliki efek buruk terhadap fungsi paru anak-anak. Anak jalanan adalah anak perempuan dan laki-laki yang menghabiskan sebagian besar waktunya untuk bekerja atau hidup di jalanan. Anak jalanan mempunyai resiko besar terpajan bahan polutan melalui saluran pernapasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan fungsi paru yang dinilai dengan nilai rerata FVC dan FEV1 pada anak jalanan di kota Samarinda dengan masa aktivitas di jalan yang berbeda. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional menggunakan pendekatan cross sectional. Partisipan penelitian dipilih menggunakan teknik purposive sampling sebanyak 33 orang. Fungsi paru dinilai dengan menggunakan alat ukur spirometer untuk mengukur FVC dan FEV1. Hasil penelitian didapatkan 69,69% (n=23) mengalami penurunan FVC dan 81,81% (n=27) mengalami penurunan FEV1. Analisis data menunjukkan terdapat perbedaan nilai rerata FVC (p=0,005) dan FEV1 (p=0,037) antara anak yang beraktivitas di jalan pada masa ≤2 tahun dan >2 tahun. Dapat disimpulkan bahwa terdapat penurunan fungsi paru pada anak jalanan yang beraktivitas lebih dari 2 tahun.
GAMBARAN PROFIL LIPID DAN RASIO LIPID PADA PASIEN STROKE ISKEMIK BERULANG DI RSUD ABDUL WAHAB SJAHRANIE SAMARINDA Muhammad Fadlan Adam; Yetty Octavia Hutahaean; Loly Rotua Dharmanita Siagian
Jurnal Kedokteran Mulawarman Vol 7, No 2 (2020): Jurnal Kedokteran Mulawarman
Publisher : Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/j.ked.mulawarman.v7i2.4293

Abstract

Stroke iskemik merupakan tipe stroke yang paling sering terjadi pada serangan berulang. Subtipe yang paling sering terjadi adalah aterosklerosis arteri besar yang menyebabkan oklusi arteri pada otak. Abnormalitas lipid plasma merupakan penyebab utama terjadinya aterosklerosis. Rasio lipid dapat menginformasikan risiko aterosklerosis yang sulit diukur dengan pemeriksaan rutin dan peningkatan rasio lipid menggambarkan ketidakseimbangan antara fraksi lipid aterogenik dan antiaterogenik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran profil lipid dan rasio lipid pada pasien stroke iskemik berulang di RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan desain studi cross sectional. Pengambilan sampel secara purposive sampling pada pasien stroke iskemik yang mempunyai riwayat stroke iskemik sebelumnya sebanyak 71 sampel. Pengambilan data profil lipid menggunakan data sekunder dari rekam medik dan rasio lipid didasarkan pada perbandingan kolesterol total (K-Total)/kolesterol high density lipoprotein (K-HDL), kolesterol low density lipoprotein (K-LDL)/K-HDL, dan trigliserida (TG)/K-HDL. Pada penelitian ini didapatkan hasil pasien stroke iskemik berulang paling banyak dengan K-Total yang optimal sebesar 49,3%, K-LDL mendekati optimal 42,2%, K-HDL rendah 71,8%, TG optimal 62,0%, rasio K-Total/K-HDL di atas nilai risiko 76,1%, rasio K-LDL/K-HDL di atas nilai risiko 63,4%, dan rasio TG/K-HDL di atas nilai risiko 52,1%. Berdasarkan hasil ini dapat disimpulkan bahwa profil lipid pasien stroke iskemik berulang di RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda paling banyak ditemukan dengan kadar K-Total dan TG yang optimal, K-LDL yang mendekati optimal, dan kadar K-HDL yang rendah. Rasio lipid yang terdiri dari rasio K-Total/K-HDL, rasio K-LDL/K-HDL dan rasio TG/K-HDL masing-masing ditemukan paling banyak dengan rasio di atas nilai risiko.
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN, SIKAP DAN PERILAKU PENGGUNAAN KOSMETIK SISWI SMAN DI SAMARINDA YANG MENDERITA AKNE VULGARIS Nira Chynintia; Vera Madonna Lumban Toruan; Siti Khotimah
Jurnal Kedokteran Mulawarman Vol 7, No 2 (2020): Jurnal Kedokteran Mulawarman
Publisher : Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/j.ked.mulawarman.v7i2.4310

Abstract

Kosmetik adalah zat yang diaplikasikan pada bagian luar tubuh manusia untuk meningkatkan atau mengubah penampilan, memperbaiki bau badan atau memelihara tubuh agar tetap pada kondisi baik. Masa kini, remaja putri menggunakan kosmetik untuk terlihat menarik dan menutupi kekurangannya. Penggunaan kosmetik yang salah dapat menyumbat kelenjar pilosebaseus dan menyebabkan timbulnya Akne Vulgaris. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan, sikap dan perilaku penggunaan kosmetik siswi SMAN di Samarinda yang menderita Akne Vulgaris. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kategorik dan sampel dipilih dengan menggunakan teknik cluster sampling. Sampel terdiri dari 118 responden yang merupakan siswi yang berasal dari 3 SMAN di Samarinda yang menderita Akne Vulgaris. Hasil penelitian menunjukkan tingkat pengetahuan responden yang menderita Akne Vulgaris terhadap penggunaan kosmetik dalam kategori baik sebesar 79.70%. Sikap responden terhadap penggunaan kosmetik dalam kategori cukup sebesar 83.90%. Perilaku penggunaan kosmetik responden menunjukkan membersihkan wajah <3x/sehari sebesar 56.80%, menggunakan 1 perangkat membesihkan wajah (75.42%), menggunakan krim wajah secara rutin (72.90%), menggunakan tabir surya (71.20%) dan yang menggunakan bedak padat (18.60%). Diharapkan hasil penelitian ini dapat bermanfaat untuk penelitian selanjutnya terkait penggunaan kosmetik terutama bagi penderita akne sehingga tidak menimbulkan masalah baru di kulit atau memperparah akne yang diderita.
KARAKTERISTIK DAN MANAJEMEN DERMATITIS KONTAK DI PELAYANAN KESEHATAN PRIMER SAMARINDA Cristine Triana Jimah; Vera Madonna Lumban Toruan; Hary Nugroho
Jurnal Kedokteran Mulawarman Vol 7, No 2 (2020): Jurnal Kedokteran Mulawarman
Publisher : Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/j.ked.mulawarman.v7i2.4315

Abstract

Dermatitis kontak adalah penyakit pada kulit yang disebabkan oleh zat-zat luar baik bahan yang bersifat iritan atau alergen yang merupakan 9 dari 10 penyakit terbanyak di Samarinda pada tahun 2018. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran karakteristik pasien dermatitis kontak di Samarinda. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif menggunakan 120 data rekam medik pasien dermatitis kontak yang diambil dari 3 Puskesmas di Samarinda pada periode Januari-Desember 2018. Berdasarkan kelompok usia, usia terbanyak merupakan anak-anak berusia 6-11 tahun (26,7%). Berdasarkan produktifitas, usia terbanyak merupakan usia produktif 15-64 tahun (55%). Mayoritas jenis kelamin perempuan (63,4%). Pekerjaan yang paling sering ditemui adalah pelajar (42,5%). Pasien paling sering berobat dengan keluhan utama gatal (89,16%). Hanya sedikit rekam medik yang disertai catatan riwayat kontak (3.3%). Lokasi keluhan kulit yang paling sering ditemukan adalah pada seluruh tubuh (30,9%). Tatalaksana yang paling sering digunakan adalah antihistamin (86,66%). Ditemukan kasus dermatitis kontak dengan rekurensi (3,3%).