cover
Contact Name
Akhyarnis Febrialdi
Contact Email
febrialdi1@gmail.com
Phone
+628117408799
Journal Mail Official
jurnalstockpeternakan@gmail.com
Editorial Address
Kampus A, Fakultas Pertanian, Universitas Muara Bungo, Jalan Pendidikan, Sungai Binjai, Kec.Batin III, Kabupaten Bungo, Jambi 37211.
Location
Kab. bungo,
Jambi
INDONESIA
Stock Peternakan
ISSN : -     EISSN : 25993119     DOI : 10.36355
Core Subject : Health, Agriculture,
Stock Peternakan Merupakan Jurnal Yang menerbitkan artikel dengan kajian benih, bibit, bakalan, ternak ruminansia indukan, pakan, alat dan mesin, budi daya ternak, panen, pasca panen, pengolahan, pemasaran, pengusahaan, pembiayaan dan sarana dan prasarana
Articles 47 Documents
PENGARUH PENGGANTIAN SEBAGIAN PAKAN KOMERSIL DENGAN TEPUNG ROTI AFKIR SAMPAI LEVEL 60% TERHADAP PERTUMBUHAN PUYUH PETELUR (Coturnix coturnix japonica) Ratih Ratih; supriyono supriyono; aswana aswana
STOCK Peternakan Vol 3, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan perlakuan yang terbaik pada penggantian sebagian pakan komersil dengan tepung roti afkir sampai level 60% terhadap pertumbuhan puyuh petelur.Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan dan empat ulangan, dimana setiap unit percobaan terdiri lima ekor puyuh, masing-masing perlakuan tersebut adalah R0 ( 100% Pakan Komersil + 0% Tepung roti Afkir), R1 ( 85% Pakan Komersil + 15% Tepung roti Afkir), R2 ( 70% Pakan Komersil + 30% Tepung roti Afkir), R3 ( 55% Pakan Komersil + 45% Tepung roti Afkir), R4 ( 40% Pakan Komersil + 60% Tepung roti Afkir).Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggantian sebagian pakan komersil dengan tepung roti afkir sampai level 60% memberikan hasil yang sangat nyata terhadap konsumsi ransum, pertambahan berat badan, konversi pakan dan efesiensi pakan. Tepung roti dapat digunakan sebagai penggantian ransum komersil hingga 30%.
PENGARUH PENAMBAHAN LABU KUNING (Cucubita moschata Duchenes) TERHADAP ORGANOLEPTIK BAKSO DAGING KERBAU DAN SAPI Ratumas Sherly Dwijayanti
STOCK Peternakan Vol 4, No 1 (2022): Peternakan
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari penambahan labu kuning sebagai bahan pengisi bakso terhadap organoleptik bakso dari daging kerbau dan bakso dari daging sapi.  Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Pada uji organoleptik, 35 orang panelis dijadikan sebagai ulangan. Perlakuan dalam penelitian ini adalah P1 : bakso biasa dari daging kerbau tanpa penambahan labu kuning, P2 : bakso daging kerbau dengan penambahan labu kuning 50%, P3 : bakso biasa dari daging sapi tanpa penambahan labu kuning dan P4 : bakso daging sapi dengan penambahan labu kuning 50%. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa, nilai tertinggi pada warna (3.69%) dan aroma (3.67%) ada pada P2, sedangkan nilai tertinggi pada tekstur (3.17%) dan rasa (3.09%) ada pada P1. Kesimpulan yang didapat adalah labu kuning memberikan pengaruh terhadap uji organoleptik (tekstur, aroma, rasa dan warna) bakso. Dengan demikian penambahan labu kuning bisa menambah keanekaragaman produk olahan bakso, dengan kualitas gizi yang baik. 
PENGARUH FOSFAT DAN CENDAWAN MIKORIZA ARBUSKULA (CMA) TERHADAP PANJANG BATANG, TINGGI TANAMAN, DAN JUMLAH DAUN ALFALFA (MEDICAGO SATIVA L.) PADA TANAH INCEPTISOL Bela Putra
STOCK Peternakan Vol 1, No 1 (2017): STOCK Peternakan
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/sptr.v1i1.147

Abstract

AbstrakPENGARUH FOSFAT DAN CENDAWAN  MIKORIZA ARBUSKULA (CMA) TERHADAP PANJANG BATANG, TINGGI TANAMAN, DAN JUMLAH DAUN ALFALFA (MEDICAGO SATIVA L.) PADA TANAH REGOSOL Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh cendawan mikoriza arbuskula dan pupuk fosfat terhadap panjang batang, tinggi tanaman, dan jumlah daun alfalfa. Rancangan yang dipakai adalah rancangan acak lengkap pola faktorial 3 x 4, 4 ulangan. Faktor pertama terdiri dari 3 taraf pemberian pupuk fosfat (P) : 0, 60 dan 120 kg P2O5 ha-1 dan faktor kedua adalah penambahan CMA terdiri dari 4 taraf 0, 5, 10 dan 15 g pot-1. Variabel yang diamati berupa tinggi tanaman, panjang batang, dan jumlah daun. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Interaksi CMA  dan pupuk P memberikan pengaruh berbeda tidak nyata pada semua parameter yang diuji. Perlakuan pemberian CMA sebanyak 15 g pot-1 menunjukkan adanya pengaruh berbeda sangat nyata (p<0,01) pada parameter panjang batang, tinggi tanaman, jumlah daun. Perlakuan pemberian pupuk P sebanyak 60 kg P2O5 ha-1 menunjukkan adanya pengaruh berbeda sangat nyata (p<0,01) pada parameter panjang batang, tinggi tanaman. Disimpulkan bahwa interaksi  CMA dan pupuk P tidak bisa meningkatkan pertumbuhan alfalfa dilihat dari aspek panjang batang, tinggi tanaman, dan jumlau daun. Pemberian CMA 15 g pot-1 dapat meningkatkan panjang batang, tinggi tanaman, jumlah daun. pemberian pupuk P sebanyak 60 kg P2O5  dapat meningkatkan panjang batang dan tinggi tanaman. Kata kunci : Alfalfa, CMA, Mikoriza, pertumbuhan, produktivitas
PENGARUH PENGGANTIAN SEBAGIAN RANSUM KOMERSIL DENGAN AMPAS TAHU FERMENTASI TERHADAP BERAT KARKAS AYAM KAMPUNG ayu aristawati; supriyono supriyono; aswana aswana
STOCK Peternakan Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/sptr.v1i1.224

Abstract

Pelaksanaan penelitian ini dilakukan di Jl. 3 Desa Perintis Kecamatan Rimbo Bujang Kabupaten Tebo yang mulai dilakanakan tanggal 05 Juni 2018 sampai dengan tanggal 15 Juli 2018. Penelitian ini dilakuan untuk mengetahui pengaruh penggantian sebagian ransum komersil dengan ampas tahu fermentasi terhadap berat karkas ayam kampung.          Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan enam perlakuan dan tiga ulangan dimana setiap unit terdiri dari dua ekor ayam kampung, adapun tingkat perlakuannya adalah : P0 dengan ransum komeril 100% tanpa dicampur dengan ampas tahu fermentasi, P1 dengan 95% ransum komersil dan 5% ampas tahu fermentsi, P2 dengan 90% ransum komersil dan 10% ampas tahu fermentasi, P3 dengan 85% ransum komersil dan 15% ampas tahu fermentasi, P4 dengan 80% ransum komersil dan 20% ampas tahu fermentasi, P5 dengan 75% ransum komersil dan 25% ampas tahu fermentasi.          Parameter yang diamati adalah berat karkas, persentase berat karkas, berat irisan karkas dada, paha, punggung, dan sayap. Data dari masing-masing parameter dianalisis dengan menggunakan analisis ragam dan jika perlakuan berpengaruh nyata, maka dilanjutkan dengan uji lanjut Duncan’s Multiple Range Test (DMRT). Hasil analisis ragam menunjukan bahwa penggantian sebagian ransum komersil dengan ampas tahu fermentasi tidak berpengaruh nyata terhadap berat karkas, persentase berat karkas, persentase berat dada, persentase berat paha, persentase berat punggung dan persentase berat sayap ayam kampung (P>0,01).
PENGARUH PENGGANTIAN SEBAGIAN RANSUM KOMERSIL DENGAN AMPAS TAHU FERMENTASI TERHADAP BERAT ORGAN DALAM AYAM KAMPUNG lolly silviani; eko joko guntoro; bopalyon pedi utama
STOCK Peternakan Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/sptr.v1i1.225

Abstract

         Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggantian sebagian ransum komersil dengan ampas tahu fermentasi terhadap organ dalam ayam kampung. Penelitian ini dilaksanakan dari tanggal 05 Juni 2018 sampai 15 Juli 2018 di dua tempat yaitu di Jl.3 Desa Perintis dan Jl. 11 Kelurahan Wirotho Agung Kecamatan Rimbo Bujang Kabupaten Tebo. Ternak yang digunakan pada penelitian ini adalah ayam kampung betina grower sebanyak 32 ekor yang dipelihara selama 45 hari.            Penelitian ini terdiri dari 6 perlakuan yaitu A0 (tanpa ampas tahu fermentasi), A1 (5% ampas tahu fermentasi), A2 (10% ampas tahu fermentasi), A3 (15% ampas tahu fermentasi), A4 (20% ampas tahu fermentasi), dan A5 (25% ampas tahu fermentasi ). Rancangan percobaan yang digunakan pada penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 6 perlakuan 3 kelompok. Parameter yang diamati adalah berat hati, berat jantung, berat ventrikulus, dan panjang usus halus.Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa perlakuan berpengaruh tidak nyata terhadap parameter yang diamati (P>0,05) dan perlakuan A5 dengan 25% ampas tahu fermentasi merupakan perlakuan terbaik pada penelitian ini.
PENGARUH PEMBERIAN FOSFAT TERHADAP PERTUMBUHAN RUMPUT GAJAH (Pennisetum purpureum) DITANAH ULTISOL PADA PEMOTONGAN KEDUA haryadi haryadi
STOCK Peternakan Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/sptr.v1i1.226

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian fosfat dan mendapatkan mendapatkan perlakuan terbaik fosfat terhadap pertumbuhan rumput gajah pada pemotongan kedua. Penelitian ini dilaksanakan di kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Muara Bungo yang terletak di Kecamatan Bathin III Kabupaten Bungo Provinsi Jambi, dengan ketinggian tempat ±101 m dpl, jenis tanah ultisol dengan pH ±4,5 (marfologi dusun Sungai Binjai 2014). Penelitian dilaksanakan mulai Juni 2017 sampai dengan Agustus 2017.Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK), yang terdiri dari 5 perlakuan dan 4 kelompok yaitu : F0 (Tanpa Pupuk SP36), F1 (80 kg (SP-36)/ha), F2 (100 kg (SP-36)/ha), F3 (120 kg (SP-36)/ha) dan F4 (140 kg (sp-36)/ha). Sedangkan Peubah yang diamati dalam penelitian ini adalah jumlah anakan (batang), panjang daun, tinggi tanaman (cm), jumlah daun (helai), luas daun total (cm2) dan produksi segar (Kg/petak). Data yang diperoleh dari pengamatan dianalisis dengan menggunakan analisis ragam, bila hasil analisis berpengaruh nyata maka dilanjutkan dengan uji Duncan News Multiple Range Test (DNMRT) pada taraf 5 %Hasil penetian menunjukkan bahwa pupuk Fosfat tidak berpengaruh nyata terhadap jumlah anakan (batang), panjang daun (cm), tinggi tanaman (cm), jumlah daun (helai), luas daun total (cm2) dan produksi segar (Kg/petak). Pemberian fosfat dengan perlakuan F0 (tanpa pupuk SP-36)/ha merupakan perlakuan yang cenderung mempengaruhi pertumbuhan dan hasil tanaman rumput gajah  (Pennisetum purpureum).
PENGARUH PENGGANTIAN SEBAGIAN RANSUM KOMERSIL DENGAN TEPUNG WORTEL LIMBAH PASAR TERHADAP KARKAS BURUNG PUYUH rizka rufikoh; eko joko guntoro; bela putra
STOCK Peternakan Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/sptr.v1i1.227

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dan perlakuan yang terbaik pada penggantian sebagian pakan komersil dengan tepung wortel terhadap karkas burung  puyuh. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Empelu Kecamatan Tanah Sepenggal Kabupaten Bungo dari tanggal 19 Februari sampai 1 April 2018.Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan dan empat ulangan, dimana setiap unit percobaan terdiri dari lima ekor DOQ, masing-masing perlakuan tersebut adalah W0 (100 % Ransum Komersil + 0 % tepung wortel), W1 (98,5 % Pakan Komersil + 1,5 % tepung wortel), W2 (97 % Pakan Komersil + 3 % tepung wortel), W3 (95,5 % Pakan Komersil + 4,5 % tepung wortel) dan W4 (94 % Pakan Komersil + 6 % tepung wortel). Adapun parameter yang diamati adalah berat karkas mutlak (g), berat karkas relatif (%), persentase berat dada, (%), persentase berat punggung (%) dan persentase berat sayap (%). Jika analisis keragaman menunjukkan pengaruh yang nyata, maka untuk melihat perbedaan perlakuan dilanjutkan dengan uji Lanjut Duncan’s Multiple Range Test (DMRT).Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penggantian sebagian ransum komersil dengan tepung wortel tidak berpengaruh nyata terhadap semua parameter yang diamati yaitu berat karkas mutlak (g), persentase berat relatif (%), persentase berat irisan bagian dada (%), berat irisan bagian paha (%) persentase berat irisan bagian punggung (%) dan berat irisan bagian sayap burung puyuh. Tepung wortel limbah pasar dapat digunakan sebagai penggantian ransum komersil hingga taraf 6 %.
PENGARUH PEMBERIAN PUPUK BOKASHI KOTORAN SAPI TERHADAP PERTUMBUHAN RUMPUT GAJAH MINI HIAS PADA TANAH ULTISOL DESA SAPTA MULIA KECAMATAN RIMBO BUJANG KABUPATEN TEBO firman ramadhan; supriyono supriyono; bela putra
STOCK Peternakan Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/sptr.v1i1.228

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Desa Sapta Mulia Kecamatan Rimbo Bujang Kabupaten Tebo.  Pelaksanaan penelitian akan dimulai bulan Mei 2018 - Juli 2018. Untuk mendapatkan penggunaan pupuk bokasi kotoran sapi lebih efesien dan efektif bagi rumput gajah mini hias. Penelitian ini merupakan penelitian percobaan yang didesain berdasarkan Rancangan Acak Kelompok (RAL), dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan dengan Pupuk Bokasi kotoran sapi pada tanah Ultisol.  Perlakuan dalam penelitian ini adalah P0: Tanpa Pemberian Pupuk Bokasi 0, (P1):  Pupuk Bokasi Dosis 100 gram/polybag = 10 ton/ha, (P2): Pupuk Bokasi  Dosis 200 gram/polybag = 20 ton/ha, (P3): Pupuk Bokasi Dosis 300 gram/polybag = 30 ton/ha, (P4): Pupuk Bokasi Dosis 400 gram/polybag = 40 ton/ha. Penelitian menunjukkan bahwa Perlakuan P4 menunjukkan hasil terbaik tanaman rumput gajah mini hias pada jumlah anakan, luas daun (cm), panjang daun dan berat segar pertanaman (gram), sedangkan pada tinggi tanaman yang tertinggi ada pada perlakuan P2. Perlakuan P4 Pupuk Bokasi Dosis 400 gram/polybag = 40 ton/ha  yang memberikan hasil terbaik kemudian diikuti perlakuan P0, P1,P2 dan P3.
PENGARUH PEMBERIAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL RUMPUT MEKSIKO (Euchlaena mexicana) PADATANAH ULTISOL dendi dendi; supriyono supriyono; bela putra
STOCK Peternakan Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/sptr.v1i1.229

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan mendapatkan dosis yang terbaik dari pupuk NPK terhadap pertumbuhan dan hasil Rumput Meksiko (Euchlaena mexicana). Lahan Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Muara Bungo dengan ketinggian tempat + 101 meter di atas permukaan laut dan temperatur udara berkisar 25o C - 31o C dan penelitian ini dilakukan pada tanggal 28 Mei 2018 sampai 13 Agustus 2018.Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK), yang terdiri dari 5 perlakuan dan 4 kelompok yaitu : P0 (Tanpa NPK), P1 (NPK 200 kg/ha = 5 g/tanaman), P2 (NPK 400 kg/ha = 10 g/tanaman), P3 (NPK 600 kg/ha = 15 g/tanaman) dan P4 (NPK 800 kg/ha = 20 g/tanaman). Untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk NPK dilakukan analisis secara statistik dengan menggunakan analisis ragam, apabila berpengaruh nyata maka dilanjutkan dengan uji jarak Berganda Duncan Multipe Range Test (DMRT) pada taraf 5 %Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk NPK berpengaruh tidak nyata terhadap semua parameter yang diamati yaitu tinggi tanaman (cm), luas daun total (cm2), jumlah anakan (batang), jumlah daun dan produksi (kg) rumput meksiko. Perlakuan P0 (kontrol) adalah perlakuan terbaik karena semua parameter tidak berpengaruh nyata.
PENGARUH PEMBERIAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN RUMPUT GAJAH MINI HIAS (dwarf elephant grass) PADA TANAH BEKAS TAMBANG BATU BARA KABUPATEN BUNGO ganda parmonangan; delvia nora; Yeni karmila
STOCK Peternakan Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/sptr.v1i1.230

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di lahan pekarangan rumah yang berlokasi di PTPN 6 Rimbo Bujang dengan menggunakan tanah PT. SAS Tambang Batu Bara yang berdiri tahun 2013, dengan luas lahan 5 hektar dengan pH tanah 6.  Pelaksanaan penelitian akan dimulai bulan 01 Agustus 2018 – 01 Oktober 2018.            Penelitian ini merupakan penelitian percobaan yang didesain berdasarkan Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan dengan Perlakuan dalam penelitian ini adalah : P0 : Tanpa Pemberian NPK  0, P1 :  Pupuk NPK Dosis 100 gram/polybag = 10 kg/ha, P2 : Pupuk NPK  Dosis 200 gram/polybag = 20 kg/ha, P3 :  Pupuk NPK  Dosis 300 gram/polybag = 30 kg/ha, P4 :  Pupuk NPK Dosis 400 gram/polybag = 40 kg/ha Penelitian menunjukkan bahwa Perlakuan P2 menunjukkan hasil terbaik tanaman rumput gajah mini hias pada tinggi tanaman, panjang daun, luas daun (cm),  sedangkan pada jumlah anakan dan berat segar pertanaman yang tertinggi ada pada perlakuan P3. Perlakuan P2 Pupuk NPK  Dosis 200 gram/polybag = 20 kg/ha dan P3: Pupuk NPK  Dosis 300 gram/polybag = 30 kg/ha yang memberikan hasil terbaik kemudian diikuti perlakuan P0, P1, dan P4.