cover
Contact Name
Usman Jayadi
Contact Email
berajahonline@gmail.com
Phone
+6281238426727
Journal Mail Official
berajahonline@gmail.com
Editorial Address
Jl. Melati VIII BTN Rembiga, Kec. Selaparang, Kota Mataram, NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Berajah Journal
ISSN : 27971805     EISSN : 27971082     DOI : https://doi.org/10.47353/bj
BERAJAH JOURNAL menerbitkan artikel tentang pendidikan dan pembelajaran secara umum. Berisi artikel /hasil penelitian yang ditulis oleh para ahli, ilmuwan, praktisi, dan reviewer di bidang pendidikan dan pembelajaran. Beberapa cakupan Berajah Journal meliputi: Teori dan landasan pendidikan dan pembelajaran, Filsafat pendidikan dan pembelajaran, Teknologi pendidikan dan pembelajaran, Media pendidikan dan pembelajaran, Evaluasi pendidikan, Manajemen Pendidikan, Inovasi pendidikan dan pembelajaran, Pendidikan untuk semua jenjang, Pendidikan formal, Pendidikan informal, Pendidikan non formal, Pendidikan pedesaan, Pendidikan perkotaan, Kurikulum pendidikan dan pembelajaran, Pendidik dan siswa, Kebijakan pendidikan dan pembelajaran, Metode dan strategi pembelajaran, Penilaian pembelajaran, sosial budaya, dll.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 57 Documents
KEMAMPUAN MEMBEDAKAN IMBUHAN DENGAN KATA DEPAN DALAM KALIMAT BAHASA INDONESIA SISWA KELAS X IPA MAN LOMBOK BARAT TAHUN PELAJARAN 2020/2021 Jayadi, Usman; M, Muhsan
Berajah Journal Vol. 1 No. 1 (2021): Mei 2021
Publisher : PT. Utarapost Media Panai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47353/bj.v1i1.16

Abstract

Imbuhan dalam sebuah kalimat dapat mengubah makna, jenis, dan fungsi sebuah kata dasar atau bentuk dasar menjadi kata lain yang fungsinya berbeda dengan kata dasar atau bentuk dasarnya. Imbuhan yang  mana yang digunakan tergantung pada keperluan penggunanya didalam pertuturan lewat kalimat. Untuk keperluan pertuturan itu terkadang sering pula siswa salah dalam menggunakan imbuhan (afiks) dalam kalimat bahasa Indonesia, sehingga mengakibatkan terjadi kontaminasi (kerancuan makna), ambiguitas,  tidak logis, tidak efektif, tidak normatif dan lain-lain. Demikian halnya dengan penggunaan kata depan dalam kalimat bahasa Indonesia. Kadang-kadang kata depan dijadikan sebagai imbuhan dan imbuhan dijadikan kata depan dalam kalimat bahasa Indonesia. Permasalahan ini tampak pada cara menulis kalimat dan mengerjakan soal-soal dalam bahasa Indonesia pada siswa kelas X IPA MAN Gerung. Penelitian ini berorentasi pada masalah bagaimana siswa dapat membedakan imbuhan dengan kata depan dalam kalimat bahasa Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan membedakan imbuhan dengan kata depan dalam kalimat bahasa Indonesia siswa kelas X IPA MAN Gerung tahun pelajaran 2020/2021. Metode penentuan subjek yang digunakan adalah metode populasi mengingat jumlah siswa kelas X IPA MAN Gerung kurang dari 100 orang. Metode pengumpulan data meliputi; metode observasi, metode tes, dan metode dokumentasi. Sedangkan metode analisis data menggunakan hitungan statistik. Hasil analisis data menunjukan bahwa secara umum rata-rata peningkatan pembelajaran membedakan imbuhan dengan kata depan dalam kalimat bahasa Indonesia siswa kelas X IPA MAN Gerung tahun pelajaran 2020/2021 termasuk dalam kategori tinggi yaitu rata-rata (M) kemampuan individu dalam penggunaan imbuhan = 84,20 dan kemampuan kelompok = 84,20, sedangkan kemampuan individu dalam penggunaan kata depan rata-rata = 83,84 dan kemampuan kelompok = 83,84. Indeks Prestasi Kelompok yang dicapai sebesar 83,96. Termasuk kategori tinggi bila dibandingkan dengan target kurikulum dengan daya serap secara klasikal miniumal 75. Sedangkan kemampuan secara individu membedakan imbuhan dengan kata depan rata-rata siswa di atas KKM = 66,67 atau 100% tuntas.
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION (CIRC) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DALAM MENEMUKAN KALIMAT UTAMA PADA SISWA KELAS IV SDN 22 MATARAM TAHUN PELAJARAN 2020/2021 Jayadi, Usman
Berajah Journal Vol. 1 No. 1 (2021): Mei 2021
Publisher : PT. Utarapost Media Panai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47353/bj.v1i1.17

Abstract

Rendahnya kemampuan siswa dalam memahami isi wacana berimplikasi pada rendahnya hasil belajar siswa dalam menemukan kalimat utama. Begitu juga halnya dengan kenyataan yang terjadi pada siswa kelas IV SDN 22 Mataram tahun ajaran 2020/2021. Berdasarkan hasil wawancara dan observasi terhadap guru dan siswa kelas IV SDN 22 Mataram tahun ajaran 2020/2021, diperoleh data hasil belajar siswa pada subpokok bahasan ”menemukan kalimat utama dalam paragraf” yaitu 37,84% atau 14 siswa yang mencapai KKM, sedangkan 23 siswa belum mencapai KKM dan dinyatakan tidak tuntas. Selama observasi ditemukan fakta bahwa kurangnya keterampilan guru dalam menggunakan metode pembelajaran yang dapat menarik minat siswa menyebabkan kurangnya motivasi, konsentrasi dan interaksi siswa dalam belajar, sehingga hasil belajar yang diperoleh kurang memuaskan. Berdasarkan masalah tersebut, salah satu pemecahan masalah yang ditawarkan penulis untuk diteliti adalah penerapan metode pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) pada kelas IV SDN 22 Mataram tahun ajaran 2020/2021. Adapun masalah yang ingin dikaji penulis dalam penelitian ini adalah bagaimanakah peningkatan aktivitas siswa melalui penerapan metode pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) serta bagaimanakah peningkatan hasil belajar dalam menemukan kalimat utama melalui penerapan metode pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) pada siswa kelas IV SDN 22 Mataram tahun ajaran 2020/2021? Penelitian ini merupakan jenis penelitian tindakan kelas (Action Research).Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi, tes dan dokumentasi. Sementara itu metode yang digunakan untuk mengolah data aktivitas guru dan siswa serta hasil belajar siswa adalah menggunakan BERAJAH JOURNAL VOLUME 1 NOMOR 1 TAHUN 2021 22 metode pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkkan adanya peningkatan aktivitas siswa dalam pembelajaran melalui penerapan metode pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) yaitu pada siklus I diperoleh kriteria aktivitas siswa “cukup aktif” kemudian meningkat pada siklus II menjadi “sangat aktif”. Sementara itu dari segi hasil belajar siswa juga menunjukkan peningkatan pada setiap siklus, pada siklus I hanya 52,77% siswa yang mencapai KKM kemudian meningkat pada siklus II menjadi 91,89% siswa yang mencapai KKM yang ditetapkan sekolah. Sehingga dapat ditelaah bahwa terjadi peningkatan hasil belajar siswa dari siklus I ke siklus II sebesar 39,12%, ini menandakan bahwa penggunaaan metode pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) berhasil meningkatkan hasil belajar siswa dalam menemukan kalimat utama pada siswa kelas IV SDN 22 Mataram tahun ajaran 2020/2021.
BUDAYA BEREQE SASAK LOMBOK SEBAGAI UPAYA MELESTARIKAN NILAI RELIGIUS DAN JATI DIRI MASYARAKAT MONTONG BAAN KECAMATAN SIKUR LOMBOK TIMUR Kamarudin, Lalu; Jayadi, Usman
Berajah Journal Vol. 1 No. 1 (2021): Mei 2021
Publisher : PT. Utarapost Media Panai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47353/bj.v1i1.18

Abstract

Budaya Bereqe merupakan salah satu budaya yang ada di Indonsia khususnya di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat. Karya sastra ini tercipta dari hasil karya, karsa, imajinasi serta pengalaman yang dimiliki oleh penyair-penyair yang masyhur pada zamannya maupun orang-orang yang berimajinasi semata. Karya sastra yang tercipta di bumi nusantara ini banyak ragamnya, baik yang bernuansa politik, romantik, hingga yang bernuansa kritik. Begitu halnya dengan kebudayaan. Bereqe yang merupakan rangkaian dari pra acara sunatan atau khitanan. Dalam prosesi adat Bereqe Sasak Lombok ini, tidak hanya menunjukkan adat dan budya Sasak semata, melainkan terdapat nilai-nilai yang bermakna bagi masyarakat. Nilai–nilai yang dimaksud diantaranya nilai sosial, religius dan jati diri bangsa Indonesia. Nilai sosial ini nampak dari sikap saling membantu antara yang satu dan lainnya. Dalam persiapan acara Bereqe ini, ada yang bertugas sebagai pengatur, pujangga (tukang pace tembang), Inen bubus sampai petugas pembawa pesaji atau dulang. Dilihat dari nilai religinya tembang yang dibaca oleh pujangga tersebut berisikan cerita awal masuknya agama Islam. Masyarakat suku Sasak Lombok berpandangan bahwa kalau anak yang sudah dikhitan baru dikatakan suci dari kotoran yang terdapat diujung kemaluannya dan anak tersebut boleh melaksanakan ibadah sholat dengan orang tua. Sedangkan jati diri sebagai bangsa Indonesia, dilihat dari kegigihan mempertahankan identitas dan adat-istiadat untuk mempersiapkan pelaksanaan acara khitanan yang sudah ditentukan. Budaya bereqe ini merupakan salah satu diantara bukti faktual bahwa bangsa Indonesia kaya akan budaya dan tradisi. Tradisi atau adat-istiadat suku Sasak Lombok banyak yang positif yang memiliki nilai-nilai luhur yang patut dikaji, dibanggakan, dan dilestarikan sebagai warisan budaya, penguat dan jati diri masyarakat Montong baan khususnya dan bangsa Indonesia pada umumnya.
CAMPUR KODE DI LINGKUNGAN MASYARAKAT PANCOR SANGGENG, KABUPATEN LOMBOK TIMUR H, Haerudin; Aprila Diniarti, Dian
Berajah Journal Vol. 1 No. 1 (2021): Mei 2021
Publisher : PT. Utarapost Media Panai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47353/bj.v1i1.19

Abstract

Permasalahan yang hendak dikaji dalam penelitian ini adalah bentuk dan faktor penyebab terjadinya campur kode pada masyarakat Pancor Sanggeng di Lombok Timur. Masyarakat Pancor Sanggeng adalah masyarakat yang bilingual karena menguasai dua bahasa yaitu bahasa Indonesia dan bahasa daerah. Penguasaan terhadap dua bahasa tersebut memungkinkan terjadinya campur kode dalam setiap tuturan masyarakat tersebut karena penggunaan bahasa Indonesia lebih dominan dibandingkan bahasa daerah. Berdasarkan permasalahan tersebut, tujuan dalam penelitian ini adalah mendeskripsikan bentuk campur kode dan faktor penyebab terjadinya campur kode pada tuturan masyarakat Pancor sanggeng. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui metode observasi dan sadap suara. Berdasarkan analisis data yang telah dilakukan, hasil penelitian yang ditemukan berupa bentuk campur kode dalam tuturan masyarakat Pancor sanggeng adalah campur kode dalam bentuk kata dan frasa. Sedangkan faktor penyebab terjadinya campur kode ada tiga yaitu, (1) persamaan latar belakang bahasa pertama (B1), (2) merupakan wilayah kota sehingga memungkinkan mereka untuk menggunakan bahasa Indonesia lebih sering daripada bahasa ibu, dan (3) faktor gengsi yang tinggi untuk menunjukkan identitas mereka yang tinggal di kota.
HUBUNGAN KEPEMIMPINAN KEPALA MADRASAH DAN PRESTASI KERJA GURU DENGAN KEMAJUAN MADRASAH ALIYAH SE-KABUPATEN SURAKARTA Eka Yuda Wibawa, Angga
Berajah Journal Vol. 1 No. 1 (2021): Mei 2021
Publisher : PT. Utarapost Media Panai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47353/bj.v1i1.20

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) hubungan antara kepemimpinan Kepala Madrasah dengan kemajuan Madrasah Aliyah se-Kabupaten Surakarta, (2) hubungan antara prestasi kerja guru dengan kemajuan Madrasah Aliyah se-Kabupaten Surakarta, dan (3). hubungan antara kepemimpinan Kepala Madrasah dan prestasi kerja guru secara bersama dengan kemajuan Madrasah Aliyah se-Kabupaten Surakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi korelasional. Data yang digunakan adalah data primer dengan cara menyebarkan kuesioner kepada 30 orang sampel penelitian yang terdiri dari kepala madrasah dan guru Madrasah Aliyah se-Kabupaten Surakarta. Hasil pengumpulan data selanjutnya dianalisis menggunakan teknik analisis korelasi dan analisis regresi dengan bantuan Program IBM SPSS (Statistical Product and Service Solution) Statitics versi 21. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) ada hubungan yang signifikan antara kepemimpinan kepala madrasah dengan kemajuan madrasah sebesar 95,3%, sedangkan korelasi partial antara kepemimpinan kepala madrasah dengan kemajuan madrasah sebesar 64%, dan kepemimpinan kepala madrasah akan memberikan kontribusi terhadap kemajuan Madrasah Aliyah se-Kabupaten Surakarta sebesar 90,7%; (2) Ada hubungan yang signifikan antara prestasi kerja guru dengan kemajuan madrasah sebesar 98,8%, sedangkan korelasi partial antara prestasi kerja guru dengan kemajuan madrasah sebesar 86,1%, dan prestasi kerja guru akan memberikan kontribusi terhadap kemajuan Madrasah Aliyah se-Kabupaten Surakarta sebesar 97,7%; serta (3) Ada hubungan yang signifikan secara bersama antara kepemimpinan kepala madrasah dan prestasi kerja guru dengan kemajuan madrasah sebesar 98,8%, kepemimpinan kepala madrasah dan prestasi kerja guru akan memberikan kontribusi secara bersama terhadap kemajuan Madrasah Aliyah se-Kabupaten Surakarta sebesar 97,7%, sedangkan persamaan garis regresinya adalah: Y = 59,301 + 0,154 X1 + 0,571 X2.
MANAJEMEN PENDIDIKAN PONDOK PESANTREN AL FALAH BANJARBARU DI MASA PANDEMI COVID-19 R, Riinawati
Berajah Journal Vol. 1 No. 2 (2021): (Juni - Agustus 2021)
Publisher : PT. Utarapost Media Panai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47353/bj.v1i2.7

Abstract

Saat ini, perbincangan mengenai Covid-19 masih terus menghangat di tengah masyarakat. Pandemi Covid-19 yang melanda sejak awal tahun 2020 memberikan dampak pada berbagai sektor kehidupan. Berbagai sektor dituntut untuk melakukan adaptasi dengan datanganya pandemi tersebut sebagai upaya bertahan. Salah satu sektor yang terdampak yaitu lembaga pendidikan pesantren. Pesantren ialah sebuah bangku pendidikan dimana menonjolkan sisi pendidikan agama dalam keseharian. Pesantren memiliki kekhasan dan karakteristik tersendiri pada sistem pendidikan yang digunakan. Pada masa pandemi ini, pondok pesantren Al-Falah Banjarbaru sebagai tempat berkumpul para santri dari berbagai daerah juga dituntut untuk beradaptasi dengan adanya pandemi. Kebijakan-kebijakan terus dirundingkan sebagai bentuk pertahanan di masa pandemi ini. Manajemen pada pondok pesantren Al-Falah Banjarbaru seperti pengelolaan dan sistem belajar juga harus diubah dengan inovasi dan kreativitas baru yang dikembangkan untuk keselamatan dan kebaikan pada saat ini. Munculnya pandemi tentunya menimbulkan banyak problematika seperti terbatasnya ruang dan melemahnya kegiatan pembelajaran yang efektif. Pesantren pun menerapkan manajemen yang cukup berbeda dari sebelumnya seperti peralihan proses belajar mengajar menjadi daring ataupun membatasi kegiatan yang menyebabkan kerumuman. Walau bagaimanapun, kegiatan dan aktivitas dalam pondok pesantren harus tetap berjalan stabil dengan berbagai pertimbangan untuk kebaikan bersama.
HUBUNGAN KONSENTRASI BELAJAR SISWA TERHADAP PRESTASI BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI SDN KARANG MEKAR 4 BANJARMASIN R, Riinawati
Berajah Journal Vol. 1 No. 2 (2021): (Juni - Agustus 2021)
Publisher : PT. Utarapost Media Panai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47353/bj.v1i2.8

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui ada tidaknya hubungan konsentrasi belajar dengan prestasi belajar peserta didik pada masa pandemi covid-19 di SDN Karang Mekar 4 Banjarmasin. Metode penelitian pada penelitian ini menggunakan deskripsi korelasi. Penelitian ini dilakukan di SDN Karang Mekar 4 Banjarmasin dengan siswa-siswi SDN Karang Mekar 4 Banjarmasin sebagai subjek penelitian. Dalam penelitian ini yang dijadikan objek penelitian adalah Hubungan Konsentrasi Belajar Dengan Prestasi Belajar Peserta Didik pada masa Pandemi Covid-19 Di SDN Karang Mekar 4 Banjarmasin. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa siswi SDN Karang Mekar 4 Banjarmasin. Teknik sampel yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling dan sampel penelitian ini ditetapkan di kelas III di SDN Karang Mekar 4 Banjarmasin, Kelas III dengan jumlah 32 siswa. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa konsentrasi belajar sangat berhubungan erat terhadap prestasi belajar peserta didik pada masa pandemi covid-19 di Sekolah Karang Mekar 4 Banjarmasin, terbukti dengan siswa yang berkonsentrasi belajarnya cukup baik prestasi belajarnyanya lebih baik.
LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING DI MASA NEW NORMAL Almafahir, Ahmad
Berajah Journal Vol. 1 No. 2 (2021): (Juni - Agustus 2021)
Publisher : PT. Utarapost Media Panai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47353/bj.v1i2.11

Abstract

The government has issued regulations regarding efforts to prevent the spread of the Covid-19 pandemic in Indonesia. One of them is by imposing new normal behaviour or new normal. The education sector is one of the areas affected, including guidance and counseling services. This study aims to determine the effective services in counseling guidance in the new normal period. This research uses the type of library research or library research. The technique for collecting data is through the study of various reference sources related to the article's theme. The study results show that several madrasah counseling guidance services can be applied in the new normal period, including home visit services, direct meeting programs, cyber counseling and counseling cinema.
HUBUNGAN KEPEMIMPINAN KEPALA MADRASAH DAN PRESTASI KERJA GURU DENGAN KEMAJUAN MADRASAH ALIYAH NEGERI SE KABUPATEN HULU SUNGAI TENGAH Y, Yusran
Berajah Journal Vol. 1 No. 2 (2021): (Juni - Agustus 2021)
Publisher : PT. Utarapost Media Panai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47353/bj.v1i2.12

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) hubungan antara kepemimpinan Kepala Madrasah dengan kemajuan Madrasah Aliyah Negeri se Kabupaten Hulu Sungai Tengah, (2) hubungan antara prestasi kerja guru dengan kemajuan Madrasah Aliyah Negeri se Kabupaten Hulu Sungai Tengah, dan (3). hubungan antara kepemimpinan Kepala Madrasah dan prestasi kerja guru secara bersama dengan kemajuan Madrasah Aliyah Negeri se Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi korelasional. Data yang digunakan adalah data primer dengan cara menyebarkan kuesioner kepada 45 orang sampel penelitian yang terdiri dari kepala madrasah dan guru Madrasah Aliyah Negeri se Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Hasil pengumpulan data selanjutnya dianalisis menggunakan teknik analisis korelasi dan analisis regresi dengan bantuan Program IBM SPSS (Statistical Product and Service Solution) Statitics versi 21. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) ada hubungan yang signifikan antara kepemimpinan kepala madrasah dengan kemajuan madrasah sebesar 99,3%, sedangkan korelasi partial antara kepemimpinan kepala madrasah dengan kemajuan madrasah sebesar 68%, dan kepemimpinan kepala madrasah akan memberikan kontribusi terhadap kemajuan Madrasah Aliyah Negeri se Kabupaten Hulu Sungai Tengah sebesar 91,7%; (2) Ada hubungan yang signifikan antara prestasi kerja guru dengan kemajuan madrasah sebesar 98,8%, sedangkan korelasi partial antara prestasi kerja guru dengan kemajuan madrasah sebesar 85,1%, dan prestasi kerja guru akan memberikan kontribusi terhadap kemajuan Madrasah Aliyah Negeri se Kabupaten Hulu Sungai Tengah sebesar 97,7%; serta (3) Ada hubungan yang signifikan secara bersama antara kepemimpinan kepala madrasah dan prestasi kerja guru dengan kemajuan madrasah sebesar 98,8%, kepemimpinan kepala madrasah dan prestasi kerja guru akan memberikan kontribusi secara bersama terhadap kemajuan Madrasah Aliyah Negeri se Kabupaten Hulu Sungai Tengah sebesar 97,7%, sedangkan persamaan garis regresinya adalah: Y = 59,301 + 0,154 X1 + 0,571 X2.
PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN GURU MELALUI PELAKSANAAN SUPERVISI AKADEMIK DI MAN 1 LOMBOK BARAT Aziz Faradi, Abdul
Berajah Journal Vol. 1 No. 2 (2021): (Juni - Agustus 2021)
Publisher : PT. Utarapost Media Panai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47353/bj.v1i2.13

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk membantu guru mengembangkan kemampuannya dalam mencapai tujuan pembelajaran peserta didik dan memperbaiki proses belajar mengajar guru. Selain itu penelitian ini dilakukan dalam rangka membantu guru untuk 1) merencanakan pembelajaran; 2) menyajikan materi pembelajaran; 3) mengevaluasi pembelajaran; dan 4) mengelola kelas. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Adapun Indikator dalam menentukan tingkat profesionalitas guru meliputi aspek perencanaan, pelaksanaan, pembelajaran, evaluasi dan refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah instrumen supervisi akademik, metode wawancara dan observasi. Sementara itu, teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu dilakukan secara deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kompetensi guru secara rata-rata dalam kategori Baik, dengan nilai rata-rata 78,5 Dengan rincian nilai untuk 23 orang guru dalam rentang nilai 70– 84 atau dalam kategori B, sedangkan seorang guru memperoleh nilai 67,5 atau dalam kategori Cukup. Secara umum, guru masih perlu meningkatkan inovasi pembelajaran, media pembelajaran, metode pembelajaran, penguasaan IT, dan kemampuan dalam mengelola kelas.