cover
Contact Name
Bellytra Talarima
Contact Email
ukimfakes2021@gmail.com
Phone
+6281247200128
Journal Mail Official
ukimfakes2021@gmail.com
Editorial Address
Gedung Fakultas Kesehatan Lantai 2 Jln Ot Pattimaipauw RT.003/RW.003 Talake, Kel Wainitu, Nusaniwe, Kota Ambon, Maluku
Location
Kota ambon,
Maluku
INDONESIA
Moluccas Health Journal
ISSN : -     EISSN : 26861828     DOI : https://doi.org/10.54639/mhj.v2i2
Core Subject : Health,
Moluccas Health Journal is a journal developed to disseminate and discuss the scientific literature and other research on the development of health especially nursing and public health. This journal contains a script on Health Sciences that includes: 1. Nursing 2. Midwifery 3. Public health 4. Environmental Health 5. Mental health 6. Community nursing 7. Critical care nursing 8. Medical nursing 9. Pediatric nursing 10. Medical-surgical nursing 11. Maternity nursing
Articles 56 Documents
Sikap dan persepsi keluarga terhadap anggota keluarga yang terinfeksi HIV/AIDS di Kota Ambon Daniel Nanlohy; Wilma Fransisca Mamuly; Lea Mediatrix Janwarin
MOLUCCAS HEALTH JOURNAL Vol 1, No 2 (2019): Agustus
Publisher : Lembaga Penerbitan Fakultas Kesehatan Universitas Kristen Indonesia Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (48.242 KB) | DOI: 10.54639/mhj.v1i2.48

Abstract

AIDS (Aquired Immuno Deficiency Syndrome) merupakan kumpulan beberapa penyakit yang disebabkan oleh virus HIV (Human Immunodeficiency Virus) yang mudah menular dan mematikan. Virus tersebut merusak sistem kekebalan tubuh manusia yang berakibat turun atau hilangnya daya tahan tubuh. Untuk provinsi Maluku kasus HIV/AIDS ditemukan pertama kali pada tahun 1994 di Tual, dan sampai saat ini periode Desember 2016 berjumlah 3.434 kasus dengan  jumlah kasus HIV sebanyak 1.747 kasus, sementara AIDS berjumlah 1.687 kasus, dan telah menyebar ke 11 Kabupaten/Kota dengan penyebaran terbesar  berada di Kota Ambon dari tahun 1996 sampai dengan Desember 2016 terdapat 1.803 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan sikap dan persepsi keluarga terhadap anggota keluarga yang terinfeksi HIV/AIDS di Kota Ambon. Metode penelitian menggunakan deskripsi dengan pendekatan kualitatif. Informan dalam penelitian ini adalah keluarga dekat  ODHA yang berada di dalam lingkungan Yayasan Pelangi Maluku Kelurahan Kuda Mati kota Ambon. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan pedoman wawancara . Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata sikap  keluarga ODHA  menunjukan bahwa  tidak semua keluarga menunjukan sikap penolakan terhadap ODHA, tetapi masih banyak keluarga yang tetap memunjukanss sikap menerima keberadaan ODHA dalam lingkungan keluarga mereka, walau pun mereka tahu bahwa anggota keluarganya telah tertular HIV,Sementara hasil penelitian terhadap Persepsi  keluarga menunjukan bahwa keluarga memiliki pandangan terhadap penderita HIV yaitu  rasa kasihan dan merasa simpati, selain itu juga keluarga  menganggap ODHA sebagai orang biasa saja sama seperti orang normal lain nya.Saran peneliti bagi keluarga agar dapat memahami tentang penyakit  HIV dan AIDS ,sehingga keluarga dapat bersikap dan memandang baik kepada penderita , untuk masyarakat agar tidak melakukan stigma dan diskriminasi  kepada penderita.Kata kunci: HIV/AIDS, sikap, persepsi
Hubungan Pengetahuan dan Motivasi dengan Keaktifan Kader Posyandu Lea Mediatrix Janwarin
MOLUCCAS HEALTH JOURNAL Vol 2, No 2 (2020): MOLUCCAS HEALTH JOURNAL EDISI AGUSTUS 2020
Publisher : Lembaga Penerbitan Fakultas Kesehatan Universitas Kristen Indonesia Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (462.973 KB) | DOI: 10.54639/mhj.v2i2.465

Abstract

Posyandu merupakan salah satu bentuk upaya kesehatan bersumber daya masyarakat (UKBM) yang dikelola dan diselenggarakan dari, oleh, untuk dan bersama masyarakat dalam penyelenggaraan pembangunan kesehatan, guna memberdayakan masyarakat dan memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan dasar untuk mempercepat penurunan angka kematian ibu dan bayi. Keberlangsungan Posyandu tidak dapat dipisahkan dari peran kader dalam pelaksanaan Posyandu. Kader adalah ujung tombak dari seluruh kegiatan yang dilaksanakan di Posyandu. Puskemas Waturu berada di Kecamatan Nirunmas Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT). Berdasarkan laporan Puskesmas Waturu, jumlah kader posyandu sebanyak 35 orang yang menyelenggarakan berbagai kegiatan untuk mendukung kesehatan masyarakat, terutama kesehatan ibu dan anak. Namun dalam pelaksanaannya, belum semua kader aktif dalam pelaksanaan tugasnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan motivasi kader dengan keaktifan kader Posyandu di Wilayah Kerja Puskesmas Waturu. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional.  Pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling, yaitu semua kader posyandu di lokasi penelitian yang berjumlah 35 orang. Analisis yang dilakukan adalah analisis univariat dan bivariat dengan uji chi square. Hasil penelitian menunjukan ada hubungan antara pengetahuan dengan keaktifan kader Posyandu (p = 0,036) dan ada hubungan antara motivasi dengan keaktifan kader Posyandu (p = 0,014) di Wilayah Kerja Puskesmas Waturu. Saran yang diberikan ialah pembinaan kader oleh tenaga kesehatan wilayah kerja Puskesmas setermpat, refreshing kader secara berkala dengan topik terkait Posyandu, serta perhatian dari pemerintah setempat terkait kesejahteraan kader sebagi upaya memotivasi kader. Kata kunci : Pengetahuan; Motivasi; Keaktifan; Kader; Posyandu 
Hubungan Pengetahuan dan Pelatihan dengan Penerapan Patient Safety oleh Perawat di RSUD Dr. M. Haulussy Ambon Lamria Roselina Sinaga; Lea Mediatrix Janwarin; Wilma F Mamuly
MOLUCCAS HEALTH JOURNAL Vol 1, No 2 (2019): Agustus
Publisher : Lembaga Penerbitan Fakultas Kesehatan Universitas Kristen Indonesia Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (127.253 KB) | DOI: 10.54639/mhj.v1i2.129

Abstract

Keselamatan pasien (patient safety) di rumah sakit adalah suatu sistem dimana rumah sakit membuat asuhan pasien lebih aman yang meliputi asesmen risiko, identifikasi dan pengelolaan hal yang berhubungan dengan risiko pasien, pelaporan dan analisis insiden, kemampuan belajar dari insiden dan tindak lanjutnya serta implementasi solusi untuk meminimalkan timbulnya risiko dan mencegah terjadinya cedera yang disebabkan oleh kesalahan akibat melaksanakan suatu tindakan atau tidak mengambil tindakan yang seharusnya diambil. Salah satu sasaran keselamatan pasien (patient safety) yaitu: pengurangan resiko infeksi terkait pelayanan kesehatan. Berdasarkan data Surveilans Infeksi Rumah Sakit (HAIs) RSUD Dr. M. Haulussy dari Bulan Januari 2016 sampai dengan Agustus 2016 menunjukan bahwa angka kejadian Infeksi Rumah Sakit di RSUD Dr M. Haulussy sudah mencapai 6,31 %. Hasil ini sudah termasuk tinggi karena menurut Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 129/Menkes/SK/II/2008, seharusnya kurang atau sama dengan 1,5 %. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan pelatihan dengan penerapan patient safety oleh perawat di ruang rawat inap RSUD Dr. M. Haulussy Ambon tahun 2018. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perawat di ruang bedah laki-laki, bedah wanita, neurologi dan nifas RSUD Dr. M. Haulussy Ambon pada tahun 2018. Cara pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah porposive sampling, sampelnya ialah perawat yang bekerja pada shift pagi di ruang bedah laki-laki, bedah wanita, neurologi dan nifas berjumlah 24 orang. Analisis yang dilakukan adalah analisis univariat dan bivariat dengan uji chi square. Hasil penelitian menunjukan tidak ada hubungan antara pengetahuan dengan penerapan patient safety (p= 0,509) dan ada hubungan antara pelatihan dengan penerapan patient safety (p= 0,001). Kata kunci : Patient Safety; Pengetahuan; Pelatihan
Pola Konsumsi makanan Kariogenik Sebagai Faktor penyebab Karies Gigi pada Anak SD Negeri 5 Waai Kabupaten Maluku Tengah Zasendy Rehena
MOLUCCAS HEALTH JOURNAL Vol 2, No 1 (2020): Moluccas Health Journal Edisi April 2020
Publisher : Lembaga Penerbitan Fakultas Kesehatan Universitas Kristen Indonesia Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.789 KB) | DOI: 10.54639/mhj.v2i1.428

Abstract

Dental caries in school children can cause children to experience loss of chewing power and digestion disruption, which results in disruption of children's health. This condition will certainly reduce the frequency of children's attendance to school, disrupt the concentration of learning, affect the child's appetite. One of the causes of dental caries in school children is the pattern of consumption of cariogenic foods because at this age children usually like snacks and drinks as they wish. The purpose of this study was to determine the relationship between the type and frequency of consuming cariogenic food with the incidence of dental caries in SD Negeri 5 Waai District, Central Maluku. Method This study uses a descriptive study using a cross sectional design. Sampling with a purposive sampling method. Data were analyzed using the chi square test. The results showed there was a relationship between the type and frequency of consuming cariogenic food with the incidence of dental caries in students of SD Negeri 5 Waai, Central Maluku, with avalue of ρ = 0.027 and p = 0.028 <α 0.05. The conclusion that the type and frequency of consuming cariogenic food is related to the incidence of dental caries in students of SD Negeri 5 Waai, Central Maluku Regency. It is recommended to the school to be able to seek a healthy canteen at school and counseling oral health. Also for parents to pay attention to the habit of consuming cariogenic food by elementary school children while at school or at home.Keywords: Consumption pattern; cariogenic food; dental caries
MOTIVASI DAN SUMBER INFORMASI BERHUBUNGAN DENGAN PENCEGAHAN STROKE BERULANG Mevi Lilipory; Magdalena Helena Pattipelohy; Yoan Susan Tuarissa
MOLUCCAS HEALTH JOURNAL Vol 1, No 3 (2019): Moluccas Health Journal Edisi Desember 2019
Publisher : Lembaga Penerbitan Fakultas Kesehatan Universitas Kristen Indonesia Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (136.624 KB) | DOI: 10.54639/mhj.v1i3.305

Abstract

Recurrent Stroke is a neurological disorder that occurs due to lack of blood supply to areas of the brain after previously having a stroke. Patients who have low motivation need to have the support of family because of the support or encouragement a family can strengthen and motivate the patient to achieve the expected goals.  The provision of information anticipation and planning that takes the patient and family after returning home, is an important part in health care in a comprehensive manner and should be done on each treatment plan of the patient.  The purpose of this study was to determine the relationship of motivation and a source of information with prevention of recurrent stroke in RSUD Dr. M. Haulussy Ambon. Research design this research uses observational analytic design with cross-sectional.  The number of samples in this study were 47 respondents.  Data collection using a questionnaire and the results are tested by using Chi-Square test value of p < 0.05 (p = 0.003) and showed that there is a significant relationship between motivation and the prevention of recurrent stroke in RSUD Dr. M. Haulussy Ambon and there was a significant relationship between source of information with prevention of recurrent stroke in RSUD Dr. M. Haulussy Ambon with the results of the Chi-Square test value of p < 0.05 (p = 0.000).  From this study it is suggested can be used as information in the add insight and knowledge in the field of health especially in providing motivation and information for people who have a stroke can prevent recurrent stroke.Keyword : Motivation, Source Of Information, The Prevention Of Recurrent Stroke
Pemberian Senam Ergonomik dapat Menurunkan Tekanan Darah Penderita Hipertensi Moomina Siauta; Sukmawati Tamin; Meliyani Siauta
MOLUCCAS HEALTH JOURNAL Vol 1, No 3 (2019): Moluccas Health Journal Edisi Desember 2019
Publisher : Lembaga Penerbitan Fakultas Kesehatan Universitas Kristen Indonesia Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (164.536 KB) | DOI: 10.54639/mhj.v1i3.253

Abstract

ABSTRACT The Hypertension is kind of disease  that quiet high happen both in the progress and developing countries.  On 2018,  The prevalence of hypertension in West Java Province showed  with a total of 35.9%. This study aims to determine the difference in average systolic blood pressure and diastolic blood pressure.The research design was Pre Experimental Design  that using the One Group Pre Test and  Post Test technique. The sample of the study was primary hypertension clients of 20 respondents, with a purposive sampling method. The provision of intervention carried out for during three  days with a duration of 30 minutes. Data analysis includes the univariate analysis and bivariate analysis.The results of univariate analysis of average systolic and diastolic blood pressure before were 146.00 mmHg and 93.50 mmHg. The average systolic blood pressure and diastole after were 133.00 mmHg and 84.95 mmHg. The results of bivariate analysis using Wilcoxon showed that there were differences in average systolic and diastolic blood pressure with a value of P value = 0.001 (ɑ = <0.05), which means that ergonomic exercises affect the systole and diastolic blood pressure. Ergonomic gymnastic therapy can be one of the alternative therapy that can be used to control  the blood pressure on hypertensive clients.Keywords: Hypertension, Ergonomic GymnasticsABSTRAK Hipertensi merupakan salah satu penyakit yang cukup tinggi baik di negara maju maupun negara berkembang. Prevalensi hipertensi di Provinsi Jawa Barat tahun 2018 dengan jumlah 35,9% di tahun 2018. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan rata-rata tekanan darah sistol dan tekanan darah diastole. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Pre Eksperimental Design dengan menggunakan teknik One Group Pretest-Postest. Sampel penelitian adalah klien hipertensi primer sebanyak 20 responden, dengan metode purposive sampling. Pemberian intervensi dilakukan selama 3 hari berturut-turut dengan durasi 30 menit. Analisis data meliputi analisis univariat dan analisis bivariat. Hasil uji analisis univariat rata-rata tekanan darah sistol dan diastol sebelum adalah 146,00 mmHg dan 93,50 mmHg. Rata-rata tekanan darah sistol dan diastol sesudah adalah 133,00 mmHg dan 84,95 mmHg. Hasil analisis bivariat menggunakan Wilcoxon menunjukkan bahwa ada perbedaan rata-rata tekanan darah sistol dan diastole dengan nilai Pvalue=0,001 (ɑ= <0,05) yang artinya senam ergonomik berpengaruh terhadap tekanan darah sistol dan diastol. Terapi senam ergonomik dapat menjadi salah satu terapi alternatif yang dapat digunakan untuk mengontrol tekanan darah pada klien hipertensi.Kata kunci: Hipertensi, Senam Ergonomik
KEBERHASILAN METODE AUDIOVISUAL DAN SIMULASI TERHADAP KETERAMPILAN MENGGOSOK GIGI SISWA Randasuli Latuconsina; Sinthia Rosanti Maelissa
MOLUCCAS HEALTH JOURNAL Vol 1, No 1 (2019): April
Publisher : Lembaga Penerbitan Fakultas Kesehatan Universitas Kristen Indonesia Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.441 KB) | DOI: 10.54639/mhj.v1i1.37

Abstract

ABSTRACT Dental and oral health problems such as caries and cavities occur on many children, because they do not know how to maintain dental and oral hygiene properly. One effort to improve tooth brushing skills on children is through the health education counseling about dental and oral hygiene and the result are expected to improve the children’s skills in brushing their teeth. This study aims to determine the effect of counseling through audio visual and simulation methods on the level of tooth brushing skills at the elementary scool no. 51 Ambon. This type of research is quasi-experimental with the approach of one pre-post test group designs with a total sample of 32 people for respondents simulation method The audio visual method uses the number of total sampling. Data collection techniques using observation sheets, data analysis using statistical test, Wilcoxon test. The results of data processing uses the Wilcoxon test in the simulation group get p = 0.000 or <0,05, which means that there is an effect of audiovisual counseling on the level of skill in brushing teeth. So it can be concluded that there is an effect of counseling on brushing teeth and mouth through simulation and audio visual methhos.Keyword : simulation; audiovisual; dental and oral hygiene ABSTRAK Masalah kesehatan gigi dan mulut seperti karies dan gigi berlubang banyak terjadi pada Anak Usia Sekolah,  karena banyak yang belum tahu cara menjaga kebersihan gigi dan mulut dengan baik. Salah satu upaya meningkatkan ketrampilan cara menggosok gigi pada anak adalah melalui penyuluhan dan pendidikan kesehatan tentang kebersihan gigi dan mulut yang hasilnya diharapkan dapat meningkatkan keterampilan anak dalam menggosok gigi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyuluhan melalui metode simulasi dan audio visual terhadap tingkat keterampilan menggosok gigi pada murid SD Inpres 51 Ambon. Jenis penilitian ini adalah Quasi Eksperimen dengan pendekatan one Group Pre-post Test Design dengan jumlah sampel yaitu 32 orang, untuk metode simulasi dan metode audio visual dengan menggunakan total sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi, analisa data menggunakan uji statistik Uji Wilcoxon Test. Hasil pengolahan data dengan menggunakan uji wilcoxon test  didapatkan nilai p = 0,000 atau p < 0,05 yang berarti ada pengaruh penyuluhan secara simulasi dan audio visual terhadap tingkat keterampilan menggosok gigi. Jadi dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penyuluhan menggosok gigi dan mulut melalui metode simulasi dan audio visual. Kata kunci: Simulasi; Audiovisual; Kebersihan Gigi dan Mulut.
PENGARUH PENDIDIDKAN KESEHATAN DALAM MENINGKATKAN PENGETAHUAN KESEHATAN REPRODUKSI ANAK DISABILITAS INTELEKTUAL Fathimah Kelrey
MOLUCCAS HEALTH JOURNAL Vol 2, No 2 (2020): MOLUCCAS HEALTH JOURNAL EDISI AGUSTUS 2020
Publisher : Lembaga Penerbitan Fakultas Kesehatan Universitas Kristen Indonesia Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (26.44 KB) | DOI: 10.54639/mhj.v2i2.458

Abstract

Disabilitas intelektual pada anak merupakan Ketidakmampuan atau keterbatasan kecerdasan yang menjadikan mereka rentan terhadap permasalahan diantaranya yaitu masalah kesehatan reproduksi dan salah satu upaya penanganannya yaitu memberikan pendidikan kesehatan reproduksi melalui media edukatif audio visual. Tujuan untuk menganalisis pengaruh pendidikan kesehatn media audio visual dalam meningkatkan  pengetahuan  kesehatan reproduksi anak  disabilitas  intelektual. Peneltian ini menggunakan metode Pre-eksperiment dengan pendekatan Pretest-Posttest design. Sampel dalam penelitian berjumlah 24 orang anak disabilitas intelektual dengan Teknik quota sampling, non probability sampling. Lokasi penelitian dilakukan di  Sekolah luar biasa Rela Bhakti Gamping 1 Sleman Yogyakarta pada bulan Mei- Juni 2019. Uji Analisis menggunakan Wilcoxon Signed-Rank Test. Hasil penelitian menunjukan adanya Pengaruh yang signifikan  dengan nilai p value 0,00<0,05.  
STATUS PEKERJAAN IBU DAN SUMBER INFORMASI BERHUBUNGAN DENGAN PEMBERIAN MAKANAN PENDAMPING ASI PADA BAYI Sinthia Rosanti Maelissa
MOLUCCAS HEALTH JOURNAL Vol 2, No 1 (2020): Moluccas Health Journal Edisi April 2020
Publisher : Lembaga Penerbitan Fakultas Kesehatan Universitas Kristen Indonesia Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (137.311 KB) | DOI: 10.54639/mhj.v2i1.421

Abstract

Latar Belakang: Pemberian makanan pengganti atau pendamping ASI (MP-ASI) sebelum berusia enam bulan tidak dianjurkan, karena dapat meningkatkan risiko infeksi dan alergi pada bayi. Menurut WHO, bayi yang mendapatkan makanan pendamping ASI sebelum berusia enam bulan akan mempunyai rIsiko 17 kali lebih besar mengalami diare dan 3 kali lebih besar kemungkinan terkena infeksi saluran pernapasan atas (ISPA) dibandingkan bayi yang hanya mendapat ASI eksklusif dan mendapatkan MP ASI dengan tepat waktu. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan status pekerjaan ibu dan sumber informasi dengan pemberian MP-ASI pada bayi< 6 bulan. Desain Penelitian: Jenis penelitian yang digunakan adalah desain penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel dalam penelitian ini yaitu sebanyak 110 ibu.Data dianalis dengan menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Penelitian ini menunjukan terdapat hubungan antara variable status pekerjaan dengan pemberian makanan pendamping ASI (p value 0,002) dan variabel sumber informasi dengan pemberian makanan pendamping ASI (p value 0,000). Saran: diharapkan untuk petugas kesehatan dapat meningkatkan program komunikasi informasi dan edukasi (KIE) khususnya tentang ASI Eksklusif dan pemberian makanan pendamping ASI agar tidak berdampak pada tumbuh kembang bayi. Kata kunci: Status Pekerjaan, Sumber Informasi, MP-ASI
Gambaran kematian neonatal di RSUD Dr. M. Haulussy Ambon. Magdalena Paunno
MOLUCCAS HEALTH JOURNAL Vol 1, No 3 (2019): Moluccas Health Journal Edisi Desember 2019
Publisher : Lembaga Penerbitan Fakultas Kesehatan Universitas Kristen Indonesia Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.797 KB) | DOI: 10.54639/mhj.v1i3.269

Abstract

ABSTRACTMost child deaths in Indonesia today occur in the newborn period (neonatal), the first month of life. The probability of a child dying at different ages is 19 per thousand during neonatal mass, 15 per thousand from ages 2 to 11 months and 10 per thousand from ages 1 to 5 years. Delivery assistance by midwives is one of the strategies in reducing maternal and child health problems. In Indonesia the use of delivery assistance by midwives is still low compared to established indicators. One of the efforts to reduce maternal, infant and under-five mortality rates is the provision of Basic Emergency Neonatal Obstetric Services (PONED) facilities in care centers and Comprehensive Emergency Neonatal Obstetric Services (PONEK) in hospitals. This type of research uses descriptive research. The study was conducted on November 4 - December 15, 2019 at Dr. M. Haulussy Ambon. A sample of 51 infants using total sampling techniques. The results of the study found that deliveries performed by health workers more than 50% were performed by mothers, neonatal deaths with a referral system were smaller compared to non-referral neonatal deaths and the age of mothers giving birth 90% were at productive age.Keywords: Neonatal DeathABSTRAK Sebagian besar kematian anak di Indonesia saat ini terjadi pada masa baru lahir (neonatal), bulan pertama kehidupan. Kemungkinan anak meninggal pada usia yang berbeda adalah 19 per seribu selama massa neonatal, 15 per seribu dari usia 2 hingga 11 bulan dan 10 per seribu dari usia 1 hingga 5 tahun. Pertolongan persalinan oleh bidan merupakan salah satu strategi dalam mengurangi masalah kesehatan ibu dan anak. Di Indonesia pemanfaatan pertolongan persalinan oleh bidan masih rendah dibandingkan dengan indikator yang telah ditetapkan.  Salah satu upaya untuk menurunkan angka kematian ibu, bayi dan balita adalah penyediaan fasilitas Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Dasar (PONED) di puskesmas perawatan dan Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Komprehensif (PONEK) di rumah sakit. Jenis penelitian mengunakan penelitian deskriptif. Penelitian dilakukan pada tanggal 04 November – 15 Desember 2019 di RSU Dr. M. Haulussy Ambon. Sampel sebanyak 51 bayi dengan menggunakan teknik total sampling. Hasil penelitian ditemukan persalinan yang dilakukan oleh tenaga kesehatan lebih dari 50% dilakukan oleh ibu, kematian neonatal dengan sistem rujukan lebih kecil presentasinya dibandingkan dengan kematian neonatal yang bukan rujukan serta umur ibu yang melahirkan 90% berada pada usia produktif. Kata Kunci : Kematian Neonatal