cover
Contact Name
Asep Hidayatullah
Contact Email
jurnaldiksatrasia@gmail.com
Phone
+62265-776787
Journal Mail Official
4sephidayatullah@gmail.com
Editorial Address
Jl. R. E. Martadinata No.150, Mekarjaya, Ciamis, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat 46274
Location
Kab. ciamis,
Jawa barat
INDONESIA
Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Published by Universitas Galuh
ISSN : -     EISSN : 28291832     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Diksatrasia dikelola oleh Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Galuh Ciamis dengan ISSN 2829-1832. Jurnal ini memuat hasil penelitian atau kajian teoretis mengenai pendidikan kebahasaan dan kesastraan Indonesia. Diterbitkan dua kali dalam setahun yaitu bulan Januari dan Juli.
Articles 143 Documents
HUMANISME DALAM NOVEL KATA KARYA RINTIK SEDU Maya Resmiati
Jurnal Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4, No 2 (2020): JURNAL DIKSATRASIA JULI 2020
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (141.682 KB)

Abstract

Abstrak. Permasalahan bahan ajar di sekolah tersebut, dapat diselesaikan salah satunya menggunakan bahan ajar nilai-nilai kemanusiaan dalam novel Kata karya Rintik Sedu. Novel Kata karya Rintik Sedu merupakan novel yang didalamnya mengandung unsur menghargai pendapat orang lain, kerjasama, rela berkorban, peduli terhadap orang lain, tolong menolong dan solidaritas. Novel yang menggambarkan sosok Nugraha, Biru dan Binta saling membelakangi dan saling pergi. Mereka butuh kata untuk menjelaskan perasaan. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu : Bagaimanakah humanisme yang terkandung pada novel Kata karya Rintik Sedu?Berdasarkan pembahasan, penilitian tindakan kelas ini dapat disimpulkan sebagai berikut : 1) Nilai humanisme menghargai pendapat orang lain : a) Tokoh Menghormati atau Menjungjung Tinggi Pendapat Orang Lain, hal ini dapat ditemukan pada tokoh Nugraha dan Binta yang senantiasa menghormati setiap perbedaan dan pendapat orang lain. b) Terdapat dialog antar tokoh yang mengindahkan setiap perkataan atau perintah orang lain, hal ini dapat ditemukan pada tokoh Cahyo yang selalu menuruti apa permintaan Binta. c) Terdapat tokoh yang menganggap dirinya paling benar, hal ini dapat ditemukan pada tokoh Binta yang dengan egoisnya selalu merasa benar. 2) Nilai humanisme kerjasama : a) Terlibat aktif dalam setiap kegiatan, hal ini dapat ditemukan pada aktifnya hubungan Binta dengan Bi Idah. b) Terdapat peran tokoh membantu kesulitan orang lain, hal ini dapat ditemukan pada tokoh membantu kesulitan orang lain terdapat pada tokoh Nug yang paling berperan. c) Terdapat dialog yang menghargai hasil kerja orang lain, hal ini dapat ditemukan pada tokoh Nugraha yang merasa dicintai akan semakin mengutamakan orang yang mencintainya. 3) Nilai humanisme rela berkorban : a) Terdapat nilai yang bersedia membantu tanpa pamrih, hal ini dapat ditemukan pada tokoh Nug yang menemani Binta meskipun kehadirannya tak pernah diinginkan. b) Terdapat tokoh yang mendahulukan kepentingan orang banyak daripada kepentingan pribadi, hal ini dapat ditemukan pada tokoh yang selalu dikorbankan oleh Binta dan Nug untuk membahagiakan ibu dan kekasih hatinya. c) Bersedia dengan ikhlas hati untuk memberikan sesuatu yang dimiliki untuk keperluan orang lain atau masyarakat, hal ini dapat ditemukan pada tokoh Nug, Binta dan Biru yang selalu berkorban untuk seseorang. 4. Nilai humanisme peduli terhadap orang lain : a) Adanya tokoh yang mampu memahami keadaan orang lain, hal ini dapat ditemukan pada tokoh Nugraha dan Biru yang mampu memahami keadaan orang lain. b) Adanya dialog antar tokoh selalu menanamkan pikiran positif saat berinteraksi dengan orang lain, hal ini dapat ditemukan pada dialog antar tokoh selalu menanamkan pikiran positif saat berinteraksi dengan orang lain. 5. Nilai humanisme tolong menolong : a) Adanya nilai membantu orang lain tanpa pamrih, dapat ditemukan dalam sosok Binta yang ingin berbalas budi atas kebaikan Nug selama ini. Penggambaran nilai humanisme pada indikator nilai membantu. b) Adanya nilai tulus ikhlas dalam membantu orang lain, dapat ditemukan pada nilai tulus ikhlas Nug terhadap Binta. 6. Nilai humanisme solidaritas : a) Menunjukkan sikap empati, dapat ditemukan oleh Nugraha pada diri Binta yang sangat mempedulikan keadaannya serta kondisi ibunya. b) Mampu memahami keadaan orang lain, dapat ditemukan pada sosok Nugraha dan Biru yang mampu memahami keadaan orang lain. c) Selalu menanamkan pikiran positif saat berinteraksi dengan orang lain, dapat ditemukan pada nilai yang ditanamkan oleh tokoh Senjani dan Nugraha yang menjalani kehidupan dalam dimensi yang berbeda.Kata Kunci: Humanisme, Novel
Penggunaan Model Pembelajaran Cooperative Integrated Reading And Composition (CIRC) Pada Pembelajaran Menulis Cerpen Teti Gumiati; Gunawan Gun Gun Gun Gun
Jurnal Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5, No 1 (2021): JURNAL DIKSATRASIA JANUARI 2021
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (380.347 KB)

Abstract

Penelitian ini berjudul ” Penggunaan Model Pembelajaran Cooperative Integrated Reading And Composition (CIRC) Pada Pembelajaran Menulis Cerpen (Studi Eksperimen pada mata pelajaran bahasa Indonesia kelas XI SMK Miftahul Ihsan Kota Banjar)”. Adapun yang menjadi latar belakang penelitian ini yaitu rendahnya minat siswa dalam menulis cerpen mendorong penulis untuk melakukan penelitian yang berkaitan dengan cerpen. Adapun rumusan masalah penelitian ini adalah 1). Bagaimana perencanaan pembelajaran menulis cerpen dengan menggunakan model Cooverative Ingtegrated Reading And Composition (CIRC)? 2). Bagaimana langkah-langkah pembelajaran menulis cerpen dengan menggunakan model Cooverative Ingtegrated Reading And Composition (CIRC)? 3). Bagaimana perubahan kemampuan siswa dalam menulis cerpen setelah mengikuti pembelajaran dengan menggunakan model Cooverative Ingtegrated Reading And Composition (CIRC)? dan tujuan penelitian ini yaitu 1). Mendeskripsikan perencaaan pembelajaran menulis cerpen dengan menggunakan model model Cooverative Ingtegrated Reading And Composition (CIRC). 2). Mendeskripsikan langkah-langkah pembelajaran menulis cerpen dengan menggunakan model model Cooverative Ingtegrated Reading And Composition (CIRC). 3). Mendeskripsikan perubahan kemampuan siswa dalam menulis cerpen setelah mengikuti pembelajaran dengan menggunakan model Cooverative Ingtegrated Reading And Composition (CIRC).
Peningkatan kemampuan menulis pantun dengan menggunakan model Think Pair Share dikelas VII A MTs pesantren pembangunan majenang kabupaten cilacap tahun pelajaran 2018/2019 Nurul Istiqoh
Jurnal Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4, No 1 (2020): JURNAL DIKSATRASIA JANUARI 2020
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (573.066 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini dilakukan karena adanya m4asalah, dimana kemampuan menulis pantun siswa masih kurang. Hal ini dibuktikan hanya 1 orang dari 19 orang siswa yang mampu memenuhi tuntutan KKM 70 dalam menulis pantun. Data tersebut penulis peroleh dari guru Bahasa Indonesia yang mengajar di MTs PP (Pesantren Pembangunan). Faktor penyebab kekurangmampuan siswa dalam menulis pantun. Hal ini terbukti dengan banyaknya siswa yang memiliki nilai kurang dari KKM yang telah di tentukan. Rumusan masalah yang diajukan adalah Bagaimana langkah-langkah penggunaan model think Pair Share dalam pembelajaran menulis pantun? Bagaimana peningkatan kemampuan menulis pantun setelah digunakan model think Pair Share ? tujuan yang ingin di capai adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan kedua rumusan masalah tersebut. metode yang di gunakan adalah penelitian tindakan kelas. Hasil penelitian disimpulkan sebagai berikut. Langkah-langkah dalam mengembangkan kompetensi menulis pantun yang dilakukan guru kepada siswa melalui upaya perbaikan pembelajaran dengan menggunakan metode peta pikiran (main mapping) ditempuh dalam empat langkah yakni (1) perencanaan (planning); (2) pelaksanaan (action); (3) observasi (observation); dan (4) refleksi. Dalam perencanaan disusun berdasarkan langkah-langkah perencanaan yang telah di tentukann, yakni (1) kompetensi dasar; (2) hasil belajar; (3) indikator hasil belajar; (4) materi pokok; (5) langkah-langkah KBM; (6) penilaian. Sementara itu dalam pelaksanaan proses penelitian ditekankan pada langkah-langkah model think pair share yakni: Kegiatan awal: Apersepsi (1) Guru mengucapkan salam dan menanyakan kabar siswa; (2) Guru menerangkan kepada siswa tentang puisi dan tata cara penulisannya: (3) Guru dan Peserta didik bertanya jawab tentang proses penyusunan puisi yang pernah dialami atau dikenal siswa. pada kegiatan inti dilakukan langkah-langkah sebagai berikut. Mengamati Siswa mengamati contoh pantun yang di sediakan oleh guru. Siswa membaca contoh pantun yang di sediakan oleh guru. Menanya. Siswa bertanya tentang struktur dan kaidah kebahasaan pantun yang diamati. Siswa menjawab pertanyaan tentang struktur dan kaidah kebahasaan pantun yang diamati. Menalar. Siswa berpikir secara individu mengenai menulis pantun sesuai dengan struktu. Siswa berpikir secara individu mengenai menulis pantun sesuai dengan kaidah pantun .Mencoba Siswa diminta untuk berpasangan (2 orang). siswa pertama diberikan perintah untuk membuat satu bait pantun dengan tema bebas .Setelah siswa pertama menyelesaikan satu bait siswa kedya membuat bait baru yang isinya balasan bait pasangannya. Mengkomunikasikan a. setiap pasangan membacakan hasilnya di depan kelas. Siswa lainnya menanggapi hasil dari menulis pantun yang dibacakan. Kegiatan akhir; (1) Guru bersama-sama dengan peserta didik dan atau sendiri membuat rangkuman/simpulan dari kegiatan pembelajaran menulis pantun ; (2) Guru melakukan penilaian dilanjutkan dengan refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan; (3) Guru memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran dan menanggapi hasil kerja siswa; (4) Guru membuat rencana kegiatan lanjutan; (5) Guru menjelaskan proses menulis pantun yang dihasilkan siswa melalui Model think pair share (concep mapping). Serangkaian kegiatan yang telah ditempuh itu sesuai dengan alokasi waktu, yaitu 30 menit. Observasi dilaksanakan oleh dua orang observer. Sedangkan refleksi dilaksanakan untuk merumuskan tindak lanjut hasil penelitian. Hasil penelitian 2. Hasil peningkatan kompetensi menulis pantun yang dilakukan guru kepada siswa melalui upaya perbaikan pembelajaran dengan menggunakan model think pair share diketahui bahwa terjadi peningkatan kompetensi siswa dari siklus 2 lebih baik dari siklus 1 lebih baik dari pra siklus. Hal ini tampak dari perolehan nilai rata-rata siswa pada prasiklus 50.1, siklus 1 sebesar 70, siklus 2 sebesar 96.32Kata Kunci : Menulis teks pantun, model (Think Pair Share), kelas VIII A, kemampuan menulis. 
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS PUISI DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA KARTU BERGAMBAR Siti Melasari
Jurnal Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 1, No 2 (2017): JURNAL DIKSATRASIA JULI 2017
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.641 KB)

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah adanya masalah, yaitu masih rendahnya kemampuan siswa dalam menulis puisi tentang keindahan alam. Faktor penyebab adalah kurang tepatnya metode yang digunakan dalam pembelajaran. Solusi yang diambil adalah dengan menggunakan media kartu bergambar. Metode peneliti yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan metode penelitian tindakan kelas. Tekhnik dan instrumen penelitian berupa lembar observasi, wawancara, teknik tes, telaah pustaka dan teknik analisis. Sumber data dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII C SMP Negeri 7 Ciamis Kabupaten Ciamis. Adapun hasil dari penelitian ini adalah Penggunaan media kartu bergambar mampu meningkatkan kemampuan peserta didik kelas VIII-C SMP Negeri 7 Ciamis dalam menulis puisi. Hal ini dibuktikan dengan perolehan nilai peserta didik yang meningkat pada setiap siklus. Kemampuan awal peserta didik setelah menggunakan media kartu bergambar peserta didik yang terkategorikan sangat baik sebanyak 9 orang (45%), baik sebanyak 6 orang (30%), dan cukup baik sebanyak 5 orang (25%). Pada siklus II kategori sangat baik sebanyak 20 orang (100%) dan seluruh peserta didik dinyatakan sangat baik. Dengan demikian kemampuan menulis puisi dengan mengguakan media kartu bergambar seluruh pesserta didik dinyatakan sangat baik.
SIKAP BAHASA MASYARAKAT DI WILAYAH PERBATASAN JAWA TENGAH-JAWA BARAT Titi Hernawati
Jurnal Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5, No 1 (2021): JURNAL DIKSATRASIA JANUARI 2021
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (629.595 KB)

Abstract

Penelitian ini berjudul “Sikap Bahasa Masyarakat di Wilayah Jawa Tengah – Jawa Barat”. Adapun yang menjadi latar belakang penelitian ini yaitu penggunaan bahasa Indonesia dalam situasi formal sangat dianjurkan, tetapi masyarakat menggunakan bahasa Daerah sehingga hal tersebut menunjukkan sikap bahasa yang cenderung negatif terhadap bahasa Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan sikap bahasa masyarakat di wilayah perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Barat terhadap bahasa Indonesia. Sumber data dalam penelitian ini adalah masyarakat desa Sidamulya yang dipilih melalui teknik area sampling (cluster area). Data diperoleh melalui kuesioner atau angket yang dibagikan kepada 18 responden. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sikap bahasa masyarakat terhadap bahasa Indonesia menunjukkan sikap yang positif. 
Nilai sosial lirik lagu dalam album efek rumah kaca ganjar fauzi
Jurnal Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2, No 1 (2018): JURNAL DIKSATRASIA JANUARI 2018
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.724 KB)

Abstract

Penelitian ini didasarkan pada permasalahan penyediaan bahan ajar yang masih terpaku karena menggeneralisasi kemampuan siswa secara global. Permasalahan lainnya penggunaan bahan ajar yang kurang proporsional. Berdasarkan hal tersebut, guru dituntut memilih bahan ajar yang lebih efektif, yakni dengan memanfaatkan lirik lagu Efek Rumah Kaca yang dikaji berdasarkan nilai sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai sosial yang terdapat pada lirik lagu Efek Rumah Kaca dalam album Efek Rumah Kaca. Penelitian ini berbentuk deskriptif kualitatif. Sumber data adalah lirik lagu Efek Rumah Kaca dalam album Efek Rumah Kaca. Metode pengumpulan data ini menggunakan teknik studi pustaka, teknik dokumentasi, dan teknik analisis. Teknik pengolahan data yakni membaca, mengkaji, dan menemukan kesesuaian lirik lagu Efek Rumah Kaca dalam album Efek Rumah Kaca dengan kriteria pemilihan bahan ajar.            Penelitian ini menggunakan dasar teori nilai sosial menurut Notonegoro. Nilai-nilai yang diteliti  adalah nilai material, nilai vital dan nilai kerohanian. Nilai kerohanian sendiri terdiri atas nilai kebenaran, nilai keindahan, nilai kebaikan atau moral serta nilai religius.Hasil penelitian menemukan bahwa, nilai material dalam lirik lagu Efek Rumah Kaca pada album Efek Rumah Kaca sebesar 25%. Nilai vital dalam lirik lagu Efek Rumah Kaca pada album Efek Rumah Kaca sebesar 8,3%. Nilai kerohanian terdapat dalam seluruh lirik lagu, terbagi atas : Nilai kebenaran sebesar 91,7%, nilai keindahan sebesar 66,7%, nilai moral sebesar 91,7 dan nilai religius sebesar 41,7%. Nilai sosial lirik lagu Efek Rumah Kaca dalam album Efek Rumah Kaca dapat dijadikan bahan ajar menulis puisi di SMA. Terbukti bahwa nilai sosial pada lirik lagu tersebut sesuai dengan kriteria bahan ajar yang digunakan yakni bahan ajarnya berarti atau bermanfaat, bahan ajarnya menarik, dan bahan ajarnya berada dalam batas-batas kemampuan peserta didik untuk mempelajarinya.
NILAI MORAL DALAM NOVEL RUDY: KISAH MASA MUDA SANG VISIONER KARYA GINA S. NOER Ade Ramdan
Jurnal Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 6, No 1 (2022): JURNAL DIKSATRASIA JANUARI 2022
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (518.462 KB)

Abstract

Ade Ramdan, Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Galuh. Dosen pembimbing: H. S. Munir, Drs.,M.M. dan Dr. Dedeh Rukaesih, Dra.,M.Pd. Penulis tertarik meneliti novel Rudy: Kisah Masa Muda Sang Visioner karya Gina S. Noer karena novel ini sangat populer saat penerbitannya dan juga isinya yang memuat berbagai inspirsi dan mengndung bnyk nilai kehidupan. Kisah perjuangan Rudy dalam mewujudkan cita-citanya sangat mengispirasi bagi para pelajar yang sedng menempuh pendidikan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan nilai moral dan dapat dijadikan dasar sebagai alternatif bahan ajar di Sekolah Menengah Atas. Dapun hasil penelitian ini, penulis tuangkan dalam bentuk skripsi yang berjudul, Nilai Moral dalam Novel Rudy: Kisah Masa Muda Sang Visioner Karya Gina S. Noer.Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah, “Bagaimanakah nilai-nilai moral yang terdapat dalam novel Rudy; Kisah Masa Muda Sang Visioner  karya Gina S. Noer?”Masalah dalam penelitian ini dibatasi pada nilai moral yang berkitan dengan hubungan manusia dengan diri sendiri, hubungan manusia dengan manusia lain dalam lingkup sosial dan lingkungan alam, dan hubungan manusia dengan Tuhannya. Penelitian ini bertujuan untuk, Mendeskripsikan nilai-nilai moral yang terdapat dalam novel Rudy; Kisah Masa Muda Sang Visioner  karya Gina S. Noer. Metode yang penulis gunakan adalah metode deskriptif kualitatif yang menggambarkan hasil penelitian.Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa novel Rudy: Kisah Masa Muda Sang Visioner Karya Gina S. Noer mengndung nilai moral yaitu: (1) hubungan manusia dengan diri sendiri (terdapat tokoh yang bersikap jujur, terdapat tokoh yang berprasangk baik, terdapat tokoh yang berpikir cerdas, terdapat alur yang menggambarkan rasa tanggung jawab,dan terdapat tokoh yang selalu bersabar), (2) hubungan manusia dengan manusia lain (terdapat tokoh yang dermawan, terdapat tokoh yang tolong—menolong, terdapat tokoh yang berbakti pada orang tua, dan terdapat alur yang menggambarkan untuk senantiasa merwat lingkungan), (3) hubungan manusia dengan Tuhannya (terdapat tokoh yang taat beribadah, terdapat tokoh yang selalu berdoa, terdapat tokoh yang selalu bersyukur, dan terdpat tokoh yang memohon ampun kepada Allh SWT).
STRUKTUR SASTRA PADA FILM RUDY HABIBIE Susi Susanti
Jurnal Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 1, No 2 (2017): JURNAL DIKSATRASIA JULI 2017
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (314.14 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya film yang tidak mendidik terutama bagi remaja, sehingga perlunya penelitian struktur sastra sebagai tolak ukur kelayakan sebuah film sebagai tontonan masyarakat, terutama para pelajar. Salah satu film yang menarik untuk dikaji yaitu film Rudy Habibie dengan alasan film ini termasuk film yang banyak penontonnya. Hal tersebut menjadikan penulis berinisiatif untuk menuangkannya dalam sebuah skripsi yang berjudul STRUKTRUR SASTRA PADA FILM RUDY HABIBIE. Rumusan masalah yang diajukan adalah bagaimanakah struktur sastra pada film Rudy Habibie?, sedangkan tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan struktur sastra pada film Rudy Habibie dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah unsur intrinsik dan unsur ekstrinsik yang terdapat pada film Rudy Habibie.
NILAI MORAL DALAM NOVEL 9 MATAHARI KARYA ADENITA Hasna Nurauliya Amatullah
Jurnal Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 6, No 1 (2022): JURNAL DIKSATRASIA JANUARI 2022
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.518 KB)

Abstract

Penelitian ini berjudul “Nilai Moral dalam Novel 9 Matahari Karya Adenita“ adapun yang menjadi latar belakang penelitian ini yaitu bahan ajar yang terkait dengan nilai moral dalam buku paket kurang menarik dan bervariatif. Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimanakah nilai moral yang terkandung dalam novel 9 Matahari Karya Adenita. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan nilai moral yang terkandung dalam novel 9 Matahari Karya Adenita. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik studi pustaka, teknik cacat, teknik analisis, dan teknik dokumentasi. Hasil penelitian terhadap nilai moral dalam novel 9 Matahari Karya Adenita dapat disimpulkan  sebagai berikut. (1) Hubungan manusia dengan diri sendiri meliputi a. Sabar, b. Ikhlas, c. Berani, d. mawas diri. (2) Hubungan manusia dengan manusia lain dalam lingkungan sosial dan lingkungan alam meliputi a. Tolong menolong, b. Penyantunan, c. Pemaaf, d. Musyawarah. (3) Hubungan manusia dengan TuhanNya meliputi a. Bersyukur, b. Bertasbih, c beristighfar.Keberadaan nilai moral tersebut dapat dijadikan dasar dan acuan bagi guru dalam rangka pemilihan bahan ajar bermuatan nilai moral.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS PUISI BEBAS MELALUI PENGGUNAAN METODE ESTAFET WRITING (Penelitian Tindakan Kelas pada Siswa Kelas VIII F SMP Negeri 1 Baregbeg) Nida Rahmawati
Jurnal Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 1, No 2 (2017): JURNAL DIKSATRASIA JULI 2017
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (512.22 KB)

Abstract

Salah satu hal penting dalam pembelajaran menulis puisi bebas adalah kemampuan mengemukakan perasaan menulis dalam bentuk kata-kata yang menghasilkan maknaBerdasarkan hasil observasi pra-penelitian, dilihat bahwa nilai yang dicapai siswa dalam menulis puisi masih rendah. Nilai KKM yang sudah ditentukan 72, namun masih ada beberapa yang masih belum mencapai KKM yang ditentukan. Berdasarkan latar belakang yang telah dipaparkan di atas, maka dapat dirumuskan masalah yaitu: 1) Bagaimanakah langkah-langkah penggunaan metode estafet writing dalam pembelajaran menulis puisi bebas?; 2) Bagaimanakah peningkatan kemampuan siswa dalam menulis puisi bebas setelah menggunakan metode estafet writing? Berdasarkan pembahasan, penilitian tindakan kelas ini dapat disimpulkan sebagai berikut : 1) Langkah-langkah penggunaan metode estafet writing dalam pembelajaran menulis puisi bebas pada siswa kelas VIII-F SMP Negeri 1 Baregbeg sudah dilaksanakan dengan baik. Tahap pertama Eksplorasi meliputi : (1) siswa mencari informasi yang luas tentang materi yang akan di pelajari untuk menanamkan nilai rasa ingin tahu, (2) Guru memfasilitasi siswa tentang materi yang akan dipelajari untuk menanamkan nilai betranggung jawab. Tahap kedua Elaborasi meliputi (1) Guru menunjukan contoh teks puisi dengan menjelaskan larik-larik puisi, pilihan kata yang tepat dan rima yang menarik untuk menanamkan nilai karakter berpikir logis, (2) siswa membentuk kelompok/ regu untuk menanamkan nilai karakter kerjsama, (3) siswa diajak menulis puisi  menggunakkan metode estafet writing untuk menanamkan nilai karakter kreatif, (4) siswa menulis larik-larik puisi menggunakan pilihan kata yang tepat dan rima yang menarik sesuai dengan kata yang diperlihatkan untuk menanamkan nilai kreatif.  Tahap ketiga konfirmasi meliputi (1) Guru menyuruh siswa menyunting puisi untuk menanamkan nilai karakter teliti, (2) Guru memberikan penghargaan terhadap hasil kerja siswa untuk menanamkan nilai karakter motivasi, (3)  Guru memberikan pengautan terhadap materi yang sudah disampaikan untuk menanamkan nilai karakter motivasi. 2) Penggunaan metode estafet writing dapat meningkatkan kemampuan menulis puisi bebas siswa dengan  peningkatan rata-rata nilai pada siklus I adalah  73,33 sedangkan siklus II menunjukan peningkatan dari rata-rata nilai pada siklus I menjadi 82,16, hal tersebut menunjukan peningkatan kemampuan siswa yang cukup signipikan.

Page 1 of 15 | Total Record : 143