cover
Contact Name
Ita Suhermin Ingsih
Contact Email
ita.suhermin@unisma.ac.id
Phone
+62341-552249
Journal Mail Official
rekayasa.sipil.unisma@gmail.com
Editorial Address
Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Islam Malang Jl. Mayjen Haryono 193 Malang 65144, Jawa Timur
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Rekayasa Sipil (e-journal)
ISSN : 23377720     EISSN : 23377739     DOI : 10.33474
Core Subject : Social, Engineering,
Jurnal "Rekayasa Sipil" sebagai media informasi dan forum kajian bidang Teknik Sipil berisi tulisan ilmiah hasil penelitian. Diterbitkan oleh jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Islam Malang setiap bulan Februari dan Agustus. Redaksi mengundang para ahli, praktisi, peneliti dan semua pemerhati keteknik sipil an untuk menyumbangkan tulisan yang belum pernah diterbitkan dalam media cetak lain.
Articles 240 Documents
STUDI PENGENDALIAN BANJIR DI SUNGAI PENGULURAAN KAB.MALANG MENGGUNAKAN METODE HEC-RAS Diana Septian Hartati; Eko Noerhayati; Azizah Rachmawati
Jurnal Rekayasa Sipil Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1766.38 KB)

Abstract

Bencana banjir merupakan salah satu bencana yang sering terjadi di Indonesia. Banyaknya sumber air yang dimiliki seperti sungai, danau dan waduk meningkatkan resiko terjadinya banjir, terutama pada daerah sekitar sumber air. Salah satu daerah yang memiliki resiko terjadinya banjir adalah Daerah Aliran Sungai Penguluran di Kabupaten Malang. Curah hujan yang tinggi pada musim hujan dan daerah sekitar sungai yang memiliki rintangan topografi pegunungan menyebabkan resiko banjir lebih besar.Salah satu upaya pengendalian banjir adalah dengan melakukan perencanaan galian dan Timbunan pada sungai. Cara ini adalah suatu bagian yang sangat penting dalam usaha untuk pencegahan banjir. Di dalam perhitungan debit banjir rancangan dari data hujan 10 tahun yaitu Stasiun Sitiarjo, Stasiun Turen, dan Stasiun Dampit dengan menggunakan Metode HSS Nakayasu dengan kala ulang 10 tahun adalah sebesar 178,863 m3/det. Berdasarkan  perolehan dari debit banjir maka  Sungai Penguluran perlu dilakukan perencanaan galian dan timbunan  dengan total hasil galian sebesar 9.677,1 m3 dan timbunan sebesar 5.857,6 m3.Dalam penelitian ini akan membahas mengenai upaya pengendalian banjir di Sungai Penguluran, selain merencanakan galian dan timbunan juga akan menggunakan aplikasi HEC-RAS. Penggunaan aplikasi ini dilakukan dengan menganalisa curah hujan rata-rata, menghitung curah hujan rencana, menghitung kapasitas sungai, dan memasukkan data-data terkait dalam program HEC-RAS. Sehingga dengan peningkatan efisiensi galian dan timbunan sungai diharapkan dapat memberikan solusi dalam permasalahan di Sungai Peguluran agar tidak terjadi luapan banjir di setiap tahunnya.
Studi Perencanaan Dinding Penahan Tanah Pada Tebing Sungai Brantas Di Area Kampus Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Kota Malang Arif Gunawan Wibisono; Eko Noerhayati; Azizah Rachmawati
Jurnal Rekayasa Sipil Vol 6, No 1 (2018): Jurnal Rekayasa Sipil
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (452.231 KB)

Abstract

Sungai brantas yang terletak di Propinsi Jawa Timurmerupakan sungai terpanjang kedua di Pulau Jawa, pada 110°30' BT sampai 112°55' BT dan 7°01' LS sampai 8°15' LS. Sungai Brantas mempunyai panjang ± 320 km dan memiliki luas wilayah sungai ± 14.103 km yang mencakup ± 25% luas Propinsi Jawa Timur atau  ± 9% luas Pulau Jawa.. Bencana yang ditimbulkan oleh sungai diantaranya adalah banjir dan erosi tebing sungai. Berdasarkan uraian di atas, perlu dilakukan perencanaan tebing pada sungai, dengan menggunakan DPT (Dinding Penahan Tanah) agar kerusakan yang terjadi akibat pergerakan tanah pada tebing sungai dapat di minimalisir. Digunakan metode Log Person Type III untuk mendapatkan curah hujan rencana. Analisa perhitungan debit banjir rencana dengan metode rasional didapatkan Q=14.562 m3/det. Bentuk penampang sungai rencana berbentuk trapezium tunggal. tinggi bangunan 15 m dan lebar kaki perkuatan 7.5 m, dan material yang digunakan adalah batu kali. Dari desain perkuatan tebing yang ada maka didapatkan hasil sebagai berikut : stabilitas terhadap guling 3.71 1.5 (aman), geser 4.04 1.5 (aman) dan eksentrisitas 0.23 < 1(aman). Stabilitas longsor tebing menggunakan Metode Fellinius hingga didapatkan hasil F=1.40 > 1.25 (relatif stabil).Kata Kunci : Dinding Penahan, Sungai Brantas
ANALISA TINGKAT KERUSAKAN JALAN PADA PERKERASAN LENTUR MENURUT METODE BINAMARGA DAN METODE PAVEMENT CONDITION INDEX (PCI) (STUDI KASUS RUAS JALAN BATAS KOTA MALANG-TUREN) Tahkikul Fikri Al-zazuli; Bambang Suprapto; Azizah Rokhmawati
Jurnal Rekayasa Sipil Vol 9, No 3 (2021): JURNAL REKAYASA SIPIL
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (898.724 KB)

Abstract

Ruas Jalan€Batas Kota Malang-Turen Kabupaten Malang telah terjadi berbagai macam kerusakan jalan, lalu lintas yang semakin padat mengakibatkan kondisi jalan mengalami kerusakan, maka dari itu perlu adanya penilaian kondisi jalan. Metode penelitian ini untuk memperoleh nilai kondisi jalan serta pemeliharaan jalan dengan menggunakan 2 metode yaitu metode Bina marga, dan metode PCI. Dari hasil analisis ini Jenis kerusakan jalan yang medominasi pada ruas jalan yaitu kerusakan tambalan sebesar 21 %. Nilai kerusakan terbesar Metode Bina Marga sebesar 10 terjadi pada STA 3500-4000, dan nilai terkecil sebesar 6 pada STA 7500-8000, 8000-8500, 14000-14500, 15500-16000, sedangkan kerusakan terbesar nilai PCI 100 terjadi pada STA 2000-2500, 2500-3000, 3000-3500, dan nilai terkecil sebesar 70 pada STA 11000-11500. Bahwa pada ruas jalan batas Kota Malang-Turen Kabupaten Malang sebesar 7 dalam kategori rusak ringan, sedangkan metode PCI nilai kondisinya sebesar 88,7 dalam kategori sempurna, maka keduanya membutuhkkan pemeliharaan rutin dan rentan waktu yang digunakan yaitu pemeliharaan jangka menengah (taktis).  Kata kunci: Kerusakan jalan,Metode Bina Marga, Metode PCI
Analisis Daerah Rawan Kecelakaan Lalu Lintas Studi Kasus (Jalan Gubernur Soebardjo – Landasan Ulin) Kalimantan Selatan Junaidi Junaidi
Jurnal Rekayasa Sipil Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Rekayasa Sipil
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (390.707 KB)

Abstract

Mobilitas manusia dan barang dengan kendaraan bermotor berkembang begitu cepat sebagai akibat peningkatan kesejahteraan dan kemajuan teknologi transportasi. Hal ini berdampak kepada meningkatnya frekuensi kecelakaan lalulintas dengan korban pengemudi maupun masyarakat pemakai jalan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini bersifat diskriptif analisis presentase yang merupakan proses penggambaran lokasi penelitian, yaitu pada daerah rawan kecelakaan di jalan jalan Gubernur Soebardjo (Lingkar Selatan) – Landasan Ulin. Dalam penelitian ini akan diperoleh gambaran tentang faktor penyebab, waktu kejadian, kendaraan yang terlibat, tipe tabrakan, dan cuaca. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis daerah rawan kecelakaan lalu-lintas di jalan Gubernur Soebardjo (Lingkar Selatan) – Landasan Ulin, selama kurun waktu tiga tahun pengamatan mulai dari tahun 2009 sampai dengan 2011.  Sumber data yang yang diperoleh dalam penelitian ini untuk data kecelakaan lalu-lintas adalah di  Polres Kabupaten Banjar dan Polres Banjarbaru selaku pengumpul data kecelakaan lalu lintas Kabupaten Banjar, Kota Banjarbaru, dan data lalu lintas harian didapat di PU Provinsi Kal-Sel dan Departemen Pekerjaan Umum Direkrorat Jenderal Bina Marga. Dari hasil penelitian faktor penyebab terjadinya kecelakaan pada daerah rawan kecelakaan di jalan Gubernur Soebardjo (Lingkar Selatan) – Landasan Ulin adalah karena faktor keadaan pengemudi (92,72%), kerusakan kendaraan (7,28%) dan kondisi jalan (0,00%). Secara diskriptif pengemudi yang mengalami kecelakaan pada ruas jalan tersebut sebagian besar disebabkan karena kurang antisipasi (72,54%). Waktu kejadian kecelakaan paling sering antara pukul 12.00 – 18.00 (32,72%). Motor  merupakan tipe kendaraan yang sering terlibat kecelakaan (20,18%). Tabrak depan belakang merupakan jenis kecelakaan yang sering terjadi (67,92%). Kondisi cuaca cerah lebih sering terjadi kecelakaan (65,36%).  Kata Kunci : Daerah Rawan Kecelakaan, Faktor penyebab Kecelakaan, Lingkar Selatan
STUDI ALTERNATIF PERENCANAAN STRUKTUR BAJA DENGAN MENGGUNAKAN SISTEM RANGKA PEMIKUL MOMEN PADA GEDUNG RUMAH SAKIT UNIVERSITAS ISLAM MALANG badaruddin badaruddin
Jurnal Rekayasa Sipil Vol 8, No 2 (2020): Jurnal Rekayasa Sipil
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1288.384 KB)

Abstract

Proyek pembangunan gedung kampus Rumah sakit ini difungsikan sebagai Guna memenuhi kebutuhan masyarakat akan adanya rumah sakit swasta dengan pelayanan kesehatan prima. Semakin berkembangnya zaman proyek pembangunan struktur juga mengikuti perkembangan salah satunya dengan menggunakan struktur baja. Baja sebagai konstruksi memiliki kekuatan yang lebih tinggi, juga lebih mudah dalam pelaksanaannya dan penyambungan antar elemen. Gedung Rumah Sakit ini memiliki ukuran tinggi delapan lantai dengan panjang bangunan 45,5m, lebar bangunan 20m dan tinggi bangunan 29 m. Secara umum, tugas akhir ini adalah merencanakan ulang dengan rangka baja sebagai alternatif dalam perencanaan struktur. Dalam perencanaan ulang struktur ini mengacu pada Standar perencanaan yang digunakan yaitu SNI 1729:2015, SNI 1727:2013, SNI 2847:2013, SK SNI 03-1726-2002 dan SKBI-1.3.53.1987. Perhitungan studi perencanaan struktur baja pada gedung Rumah Sakit Universitas Islam Malang dengan pemodelan 2D pada STAAD PRO V8i serta merencanakan sambungan pada bangunan strukturalnya, dan menghasilkan tebal pelat 125 mm dengan tulangan menggunakan tulangan weremesh M9 – 150 ; balok anak menggunakan profil WF 450.200.9.14; balok induk menggunakan profil WF 500.200.10.16, ; kolom menggunakan profil WF 600.200.12.20. Perencanaan pondasi menggunakan pondasi tiang pancang kedalaman 16 m, dengan daya dukung tiang berdasarkan SPT adalah 88,757 ton. Kata Kunci : Struktur Baja, Studi Alternatif, Rumah Sakit
Studi Penelitian Pemanfaatan Limbah Asphalt Mixing Plant (AMP) Sebagai Pengganti Filler Pada Campuran Beraspal Panas AC- WC Terhadap Kuat Tekan Beton Aspal Anisatul Amaliyah
Jurnal Rekayasa Sipil Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1068.922 KB)

Abstract

Laston sebagai lapisan aus atau AC-WC (Asphalt Concrete – Wearing Course) merupakan lapisan paling atas pada kontruksi jalan raya sehingga lapisan ini dirancang untuk tahan terhadap perubahan cuaca, gaya geser, tekanan ban kendaraan serta memberikan lapis kedap air untuk lapisan dibawahnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengurangi Limbah AMP di wilayah Nguling Kab Pasuruan. Pada penelitian ini limbah AMP digunakan sebagai filler yang harus lolos saringan 200. Filler merupakan bahan pengisi terdiri atas batu kapur, debu dolomite, semen portland,. Dalam penelitian ini jumlah filler yang digunakan yaitu 1 %. kadar aspal yang digunakan adalah 4,5 %, 5 %, 5,5 %, 6 %. Kuat tekan beton aspal dapat diketahui dari nilai kadar aspal Optimum. Penentuan kadar aspal optimum menggunakan metode uji marshall. Hasil kadar aspal optimum sebesar 6 % memperolehs nilai stabilitas tertinggi yaitu 1258,6 kg/mm dan parameter lainnya yang sudah memenuhi Spesfifikasi seperti nilai VIM 3,11%, nilai VMA 16,71%, nilai VFB 70,47%, nilai Flow 3,87 mm, dan nilai MQ 452,5 kg/mm.Kata kunci : filler, limbah AMP, kadar aspal optimum
Model Penataan Ruang Kawasan DAS Berbasis KonservasI (Studi Kasus Sub DAS Bango Kota Malang) Warsito Warsito; Azizah Rachmawati
Jurnal Rekayasa Sipil Vol 3, No 2 (2015): Jurnal Rekayasa Sipil
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (725.777 KB)

Abstract

Ekosistem DAS merupakan bagian yang penting karena mempunyai fungsi perlindungan terhadap DAS. Aktivitas dalam DAS yang menyebabkan perubahan ekosistem, misalnya perubahan tataguna lahan, khususnya di daerah hulu, dapat memberikan dampak pada daerah hilir berupa perubahan fluktuasi debit air dan kandungan sedimen serta material terlarut lainnya. Adanya keterkaitan antara masukan dan keluaran pada suatu DAS ini dapat dijadikan sebagai dasar untuk menganalisis dampak suatu tindakan atau aktivitas pembangunan di dalam DAS terhadap lingkungan, khususnya hidrologi.Daerah yang kitaKajiadalah Sub DAS Bango.Berdasarkan data tahun 2008  luas Sub DAS bango  sebesar 23.251 Ha yang terdiri dari semak 178,051 Ha, tegalan 8.014,7213 Ha, hutan 2.859,5174 Ha, sawah 4.912,3561 Ha, pemukiman 4.370,6896 Ha, dan kebun campuran 159,2594 Ha, DAS Bango kerap sekali menjadi tempat kembalinya air yang dibuang dari berbagai lahan pertanian, pemukiman, dari daerah disekitarnya.Penelitian yang akandilaksanakanbertujuankhususuntuk   1).Membuat Model PenataanRuangBerbasisKonservasisehingga di perolehrencanatataruang yang berbasiskanhidrogeologi yang mampumengatasipermasalahandalamPengelolaansumberdaya Air. 2).Menerapkan model tersebutdalam Wilayah Sub DAS BangosehinggadapatmemberimasukankepadaPemerintah Daerah SetempatkhususnyadanPemerintah Daerah lain padaumumnya.Variabel model dan Penataan ruang berbasis Konservasi terdiri dari variabel tata ruang dan variabel hidrogeologi. Yang termasuk dalam variabel tata ruang yakni sebaran tata guna lahan,  sedangkan variabel hidrogeologi yakni variabel DAS, debit banjir, variabel jenis tanah, nilai Curve Number dan HRU ( Hydrologic Responsif Unit ). Dalam pembuatan model setiap variabel di buat unit spasial (layer) menggunakan AVSWAT 20004 (Arc View Soil and Water Assessment Tool) adalahsebuahsoftware yang berbasisSistemInformasiGeografis (SIG)
STUDI EVALUASI PERENCANAAN JARINGAN IRIGASI SALURAN SEKUNDER BLT.1 BLS.1 BLS.2 BLS 3 BLS.4 DI DESA LODOYO KECAMATAN SUTOJAYAN KABUPATEN BLITAR PROVINSI JAWA TIMUR Ahmad Taufik; Eko Noerhayati; Bambang Suprapto
Jurnal Rekayasa Sipil Vol 8, No 8 (2020): Jurnal Rekayasa Sipil
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (987.606 KB)

Abstract

The Lodoyo Irrigation Area is one of the irrigation areas in Blitar Regency which has a standard rice field area of 1230.7 hectares. In Lodoyo Village there are paddy fields whose irrigation canals have suffered a lot of damage resulting in decreased performance in water distribution. The irrigation network in the Lodoyo irrigation area is a fairly fertile area, but it needs attention in terms of improvement and physical facilities in its irrigation. The purpose of this study was to determine the existing conditions in the network channel, determine the mainstay discharge, determine the level of water efficiency in the channel, determine the dimensions of the planned network channel in order to accommodate rainwater. This research was conducted in Lodoyo area, Sutojoyan District, Blitar Regency, East Java Province. In this study the plan discharge is used to plan the irrigation network channel. Channel 1 is unable to load and drain the water flow that will be flowed so a re-planning is needed because the existing channel discharge is 11,152 m3/sec while the planned discharge is 24,140 m3 / sec, with square channel dimension planning of, channel base width (B) = 3.80 m , water level (h) = 1.90 m, a flowrate (Q) of 24,140 m3 / s is obtained. With the evaluation of the channel dimension plan, the network channel is able to accommodate the flow of water that will flow through the rice fields so that there is no flooding.Keywords: Irrigation Channel Planning, DI Lodoyo, Blitar Regency
STUDI ALTERNATIF PERENCANAAN SISTEMDISTRIBUSI AIR BERSIHDAN AIRLIMBAH DIGEDUNG NEO HOTEL MALANG Kiki Ayu Adelia
Jurnal Rekayasa Sipil Vol 12, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3481.459 KB)

Abstract

Gedung Neo merupakan salah Hotel yang berada pada kota Malang. Perencanaan distribusi air bersih pada hotel ini bertujuan untuk mengetahui jumlah kebutuhan air sehingga dapat diketahui kapasitas tampungan, jaringan pipa, diameter pipa dengan kehilangan energinya, besarnya tekanan serta kapasitas dan daya pompa yangdigunakan. Sedangkan perencanaan system pembuangan air limbah akan diketahui jumlah debit air limbah, kapasitas bak ekualisasi (sum pit), jaringan pipa, diameter pipa serta kapasitas pompa air limbah. Sistem distribusi air bersih yang digunakan adalah sistem tangki atap dan dari hasil perhitungan didapatkan total kebutuhan air bersih adalah 103,92m3 /hari, kapasitas tangka bawah yang didistribusikan ke tangka atap yaitu berkapasitas 12m3 . Sedangkan pipa yang digunakan adalah pipa PVC dengan diameter 15 mm sampai 65 mm. Untuk sistem pipa air kotor dan air buangan dipisahkan. Air kotor ditampung oleh Bio Septic Tank. Air kotor dan air buangan dialirkanmenuju pipa shaft yang berdiameter antara 65 mm( 2 ½ inchi)sampai 100 mm (4 inchi). Air kotor dan air buangan daripipa shaft kemudian melewati pipa utama yang berdiameter 100 mm( 4 inch) samapai 200 ( 8 inch).Kata Kunci : Sistem Distribusi Air Bersih dan Sistem Pembuangan Air Limbah
Studi Alternatif Perencanaan Struktur Baja Pada Gedung Dormitory Taiwan Staaf Buildingkota Bekasi Javier Achmad Bayhaqi; Warsito Warsito; Bambang Suprapto
Jurnal Rekayasa Sipil Vol 6, No 2 (2018): Jurnal Rekayasa Sipil
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (439.179 KB)

Abstract

Struktur baja merupakan suatu alternatif yang menguntungkan dalam pembangunan gedung dan struktur yang lainnya baik dalam skala kecil maupun besar. Sebagai obyek tugas akhir Sruktur Gedung Dormitory Taiwan Staaf Building,Kota Bekasi yang menggunakan beton bertulang, memiliki enam lantai dengan panjang bangunan 20  m, lebar bangunan 17 m dan tinggi bangunan 19,05 m. Secara umum tugas akhir ini adalah merencanakan alternatif struktur Dormitory menggunakan struktur baja. Standar perencanaan yang digunakan yaitu SK  SNI 03-1726-2002, SK SNI 03-2847-2002 dan SK SNI 03-1729-2002. Perhitungan studi alternatif perencanaan struktur komposit menghasilkan tebal pelat 120 mm dengan tulangan Ø10 – 150 ; balok anak yang digunakan adalah WF 250.175.7.11 ; balok induk WF. 400.200.8.13 ; kolom  komposit menggunakan WF. 300.300.10.15 dengan 4Ø10 sebagai tulangan longitudinal dan 8 – 250 sebagai tulangan sengkang. Perencanaan pondasi menggunakan pondasi tiang bore pile kedalaman 20 m, tulangan pokok D16 - 45 Kata Kunci : Sruktur Komposit, Baja-Beton, Dormitory Bekasi

Page 1 of 24 | Total Record : 240


Filter by Year

2013 2022


Filter By Issues
All Issue Vol 12 No 2 (2022) Vol 12, No 2 (2022) Vol 12, No 1 (2022) Vol 12 No 1 (2022) Vol 11, No 4 (2022) Vol 11, No 3 (2022) Vol 11, No 2 (2022) Vol 11, No 1 (2022) Vol 10, No 5 (2021): JURNAL REKAYASA SIPIL Vol 10, No 4 (2021): JURNAL REKAYASA SIPIL Vol 10, No 3 (2021): JURNAL REKAYASA SIPIL Vol 10, No 2 (2021): JURNAL REKAYASA SIPIL Vol 10, No 1 (2021): JURNAL REKAYASA SIPIL Vol 9, No 4 (2021): JURNAL REKAYASA SIPIL Vol 9, No 3 (2021): JURNAL REKAYASA SIPIL Vol 9, No 2 (2021): JURNAL REKAYASA SIPIL Vol 9, No 1 (2021): JURNAL REKAYASA SIPIL Vol 8, No 8 (2020): Jurnal Rekayasa Sipil Vol 8, No 7 (2020): Jurnal Rekayasa Sipil Vol 8, No 6 (2020): Jurnal Rekayasa Sipil Vol 8, No 5 (2020): Jurnal Rekayasa Sipil Vol 8, No 4 (2020): Jurnal Rekayasa Sipil Vol 8, No 3 (2020): Jurnal Rekayasa Sipil Vol 8, No 2 (2020): Jurnal Rekayasa Sipil Vol 8, No 1 (2020): JURNAL REKAYASA SIPIL Vol 7, No 2 (2019): Jurnal Rekayasa Sipil Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Rekayasa Sipil Vol 6, No 2 (2018): Jurnal Rekayasa Sipil Vol 6, No 1 (2018): Jurnal Rekayasa Sipil Vol 5, No 2 (2017): Jurnal Rekayasa Sipil Vol 5, No 1 (2017): Jurnal Rekayasa Sipil Vol 4, No 2 (2016): Jurnal Rekayasa Sipil Vol 4, No 1 (2016): Jurnal Rekayasa Sipil Vol 3, No 2 (2015): Jurnal Rekayasa Sipil Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Rekayasa Sipil Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Rekayasa Sipil Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Rekayasa Sipil Vol 1, No 2 (2013): Jurnal Rekayasa Sipil Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Rekayasa Sipil More Issue