cover
Contact Name
Intan Dwi Hastuti
Contact Email
intancendekiamataram@gmail.com
Phone
+6281216119880
Journal Mail Official
intancendekiamataram@gmail.com
Editorial Address
Perum Elit Kota Mataram Asri Blok Q 11 Ling. Geguntur Kelurahan Jempong Baru Kota Mataram Provinsi Nusa Tenggara Barat
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
INTAN CENDEKIA: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
ISSN : -     EISSN : 27227766     DOI : https://doi.org/10.47165/intancendekia.v1i1
Intan Cendekia: Jurnal Pengabdian Masyarakat adalah jurnal yang dikelola oleh Yayasan Pendidikan Intan Cendekia bekerjasama dengan Asosiasi Pendidik dan Pengembang Pendidikan Indonesia (APPPI) NTB. Jurnal ini mempunyai komitmen untuk menyebarluaskan hasil pengabdian kepada masyarakat yang mempunyai relevansi dengan penerapan atau implementasi di masyarakat dalam bidang pendidikan, ekonomi, hukum, pertanian, peternakan, teknik dalam usaha mendorong usaha kecil menengah dan pengembangan teknologi berwawasan lingkungan serta teknologi tepat guna. Penerbitan jurnal ini terbuka untuk umum. Jurnal ini menerima artikel naskah sesuai dengan fokus dan ruang lingkup jurnal sebagaimana di atas.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2021): Intan Cendekia (Jurnal Pengabdian masyarakat)" : 6 Documents clear
Pelatihan Pengolahan Sampah Anorganik di Kelurahan Sasake Ratna Azizah Mashami; Menik Aryani
INTAN CENDEKIA (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Vol 2, No 1 (2021): Intan Cendekia (Jurnal Pengabdian masyarakat)
Publisher : Yayasan Pendidikan Intan Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47165/intancendekia.v2i1.161

Abstract

Sampah merupakan salah satu permasalahan lingkungan yang memerlukan perhatian serius. Sampah banyak dihasilkan dari kegiatan rumah tangga. Upaya sederhana yang dapat dilakukan untuk meminimalkan sampah rumah tangga adalah melakukan daur ulang sampah anorganik. Masyarakat perlu diberikan pelatihan tentang pengelolaan sampah tersebut. Pada program pengabdian kepada masyarakat ini, peserta pelatihan adalah ibu rumah tangga, remaja putri, bapak, dan anak-anak di Kelurahan Sasake sebanyak 54 orang. Metode kegiatan pengabdian menggunakan metode ceramah dan demonstrasi. Adapun langkah-langkah kegiatan adalah ceramah untuk menjelaskan kajian sampah, jenis dan sumber sampah, pengelolaan sampah dengan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle), lalu dilanjutkan tanya jawab, demonstrasi dan praktik daur ulang sampah anorganik (botol dan kemasan plastik) menjadi produk bermanfaat. Program pelatihan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat khususnya mengenai daur ulang sampah, sehingga diharapkan dalam jangka panjang dapat meminimalkan sampah serta meningkatkan pendapatan masyarakat.
PENDAMPINGAN PENYUSUNAN RPP “SATU HALAMAN” BAGI GURU SEKOLAH DASAR Atika Dwi Evitasari; Siwi Utaminingtyas
INTAN CENDEKIA (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Vol 2, No 1 (2021): Intan Cendekia (Jurnal Pengabdian masyarakat)
Publisher : Yayasan Pendidikan Intan Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Tujuan dilaksanakan kegiatan ini adalah mendampingi guru-guru dalam menyusun RPP “satu halaman” dengan baik. Sasaran dari kegiatan pendampingan ini adalah guru Sekolah Dasar. Kegiatan yang dilaksanakan menggunakan metode ceramah, tanya jawab, simulasi, dan latihan. Kegiatan pendampingan yang telah dilakukan diperoleh bahwa peserta sudah mampu menyusun RPP sesuai dengan Surat Edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 14 Tahun 2019. RPP tersebut hanya terdiri dari tiga komponen utama yaitu (1) tujuan pembelajaran; (2) kegiatan pembelajaran; dan (3) penilaian pembelajaran. Ada beberapa hal yang ditemukan selama kegiatan pendampingan penyusunan RPP adalah sebagai berikut (1) RPP yang disusun oleh peserta masih lebih dari “satu halaman”; (2) Beberapa tujuan pembelajaran yang disusun belum mengikuti format Audience, Behavior, Condition, dan Degree (ABCD); (3) Beberapa peserta masih kesulitan memilih model pembelajaran yang tepat; (4) Adanya beberapa aktivitas belajar peserta didik yang belum sesuai dengan sintaks atau langkah-langkah model pembelajaran yang dipilih; dan (5) Beberapa peserta masih kebingungan dalam menentukan penilaian terkait kompetensi afektif (sikap) dan psikomotor (keterampilan) mengingat kegiatan pembelajaran dilakukan secara daring.Kata Kunci: RPP, surat edaran, Nomor 14 Tahun 2019. Abstract. The purpose of this activity is to assist teachers in preparing a “one page” lesson plan properly. The target of this mentoring activity is elementary school teachers. Activities carried out using the lecture method, question and answer, simulation, and exercises. Assistance activities that have been carried out show that participants have been able to prepare RPP in accordance with the Circular of the Minister of Education and Culture Number 14 of 2019. The RPP only consists of three main components, namely (1) learning objectives; (2) learning activities; and (3) learning assessment. There are several things that were found during the RPP preparation assistance activities, which are as follows (1) The lesson plans compiled by participants are still more than “one page”; (2) Some of the learning objectives that have been prepared have not followed the Audience, Behavior, Condition, and Degree (ABCD) format; (3) Some participants still have difficulty choosing the right learning model; (4) There are several learning activities of students that are not in accordance with the syntax or steps of the selected learning model;  and (5) Some participants are still confused in determining assessments related to affective (attitude) and psychomotor (skills) competencies considering that learning activities are carried out online.Keywords:  lesson plan, circular letter, Number 14 of 2019.
Gerakan Literasi Di Sekolah Dasar Melalui Buku Cerita Bergambar Intan Dwi Hastuti; Irma Setiawan; Yuni Mariyati
INTAN CENDEKIA (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Vol 2, No 1 (2021): Intan Cendekia (Jurnal Pengabdian masyarakat)
Publisher : Yayasan Pendidikan Intan Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47165/intancendekia.v2i1.53

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan minat literasi di MI Unwanul Huffaz Tebaban Saung dengan pembentukan pustaka bergerak, serta pelatihan kemampuan membaca dan menulis. Peserta kegiatan ini adalah guru-guru di MI Unwanul Huffaz Tebaban Saung Kecamatan Suralaga Kabupaten Lombok Timur sebanyak 16 orang. Kegiatan ini dilakukan melalui 4 tahap, yaitu 1) pembentukan pustakawan junior, 2) pelatihan membaca melalui teknik speed reading, 3) pelatihan penulisan cerpen melalui media big book, 4) pelatihan penulisan melalui media Zig Zag Book. Hasil kegiatan pelatihan ini adalah 1) terbentuknya pustakawan junior di sekolah penggerak siswa lainnya dalam menumbuhkan budaya literasi, 2) peserta memiliki pengetahuan dan keterampilan yang cukup baik terkait teknik speed reading, skimming dan scanning; (3) peserta dapat menghasilkan produk berupa Big book dan Zig Zag Book. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa kegiatan pengabdian tentang gerakan literasi di sekolah dasar melalui buku cerita bergambar efektif dilakukan melalui kegiatan pelatihan dan pendampingan
Pengembangan Keterampilan Bioentrepreneurship Melalui Pelatihan Pembuatan Nata de Soya Agus Muliadi; Subagio Subagio; Hulyadi Hulyadi; Ali Imran; Sutarto Sutarto; Intan Dwi Hastuti
INTAN CENDEKIA (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Vol 2, No 1 (2021): Intan Cendekia (Jurnal Pengabdian masyarakat)
Publisher : Yayasan Pendidikan Intan Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47165/intancendekia.v2i1.146

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat pengrajin tahu dalam mengolah limbah cair produksi tahu menjadi Nata de Soya. Peserta kegiatan ini adalah ibu-ibu pengrajin tahun di Kelurahan Kekalik Jaya Kota Mataram sebanyak 15 orang. Kegiatan pelatihan dilakukan dalam tiga tahap yaitu (1) Persiapan, (2) Pelaksanaan, (3) Evaluasi. Hasil kegiatan pelatihan bahwa 1) peserta memiliki pengetahuan dan keterampilan yang cukup baik dalam mengolah limbah cair produksi tahu menajdi Nata de Soya; (2) seluruh peserta (100%) mengikuti kegiatan pelatihan dan pendampingan dengan senang, semangat, dan antusias; (3) sebanyak 90% peserta merekomendasikan agar kegiatan pelatihan dapat ditingkatkan dan dilanjutkan dengan topik lainnya. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa kegiatan pengabdian tentang pemberdayaan keterampilan bioentrepreneurship masyarakat efektif dilakukan melalui kegiatan pelatihan dan pendampingan.
Peningkatan Pengetahuan dan Sikap Masyarakat (Pasien) dalam Memahami Isu Vaksin Covid 19 di Wilayah Kerja Rumah Sakit Pratama Manggelewa Kabupaten Dompu Syatriawan Perdana Putra; Sujarwoko Sujarwoko
INTAN CENDEKIA (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Vol 2, No 1 (2021): Intan Cendekia (Jurnal Pengabdian masyarakat)
Publisher : Yayasan Pendidikan Intan Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47165/intancendekia.v2i1.219

Abstract

Vaksin merupakan produk biologi yang berisi antigen berupa mikroorganisme atau zat yang sudah diolah sedemikian rupa sehingga aman dan jika diberikan kepada seseorang akan membuat kekebalan tubuh secara aktif terhadap suatu penyakit tertentu. Vaksinasi Covid-19 merupakan salah satu pencegahan penularan Covid 19. Minimnya pengetahuan masyarakat akan vaksinasi Covid-19 sehingga mudah terpengaruh dalam isu Hoaks pada informasi tentang vaksinasi Covid 19 yang berdampak pada penolakan akan divaksin. Metode pendekatan yang digunakan yaitu observasi pemetaan wilayah, wawancara, serta dokumentasi. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan edukasi tentang vaksinasi covid 19 agar tidak mudah menerima isu Hoaks. Output yaitu masyarakat dapat meningkatkan wawasan terhadap isu-isu hoaks yang muncul di masyarakat terkait vaksinasi COVID-19, serta meningkatkan sikap masyarakat dengan membentuk budaya kebiasan hidup sehat terkait pola hidup baru yang harus dijalani untuk menjaga kesehatan di masa vaksinasi COVID-19. Pengabdian masyarakat ini didukung oleh LPPM Akademi Administrasi Rumah Sakit Mataram.
PEMETAAN POTENSI DESA SENGKOL SEBAGAI DESA WISATA Sunardy Kasim; Mayadi Mayadi; Lalu Jazuli Azhar Mardedi; Abd. Hasan; Heroe Santoso; Ahmad Muzanni; Murianto Murianto
INTAN CENDEKIA (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Vol 2, No 1 (2021): Intan Cendekia (Jurnal Pengabdian masyarakat)
Publisher : Yayasan Pendidikan Intan Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47165/intancendekia.v2i1.158

Abstract

Kegiatan Pengabdian Masyarakat dalam menggali potensi desa Sengkol sebagai desa wisata dilakukan dengan melalui survei lokasi dan melakukan pengolahan data yang kemudian di analisi menggunakan SWOT Analisis.yang terdiri dari Strenghts, Weakness, Opportunities dan Threaths. Analisis SWOT bertujuan untuk memaksimalkan kekuatan (strengths) dan peluang (opportunities), namun dapat meminimalkan kelemahan (weakness) dan ancaman (threaths). Dari hasil analisis tersebut maka dapat menjadi gambaran untuk pengembangan desa Sengkol sebagai desa wisata kedepannya. Beragam potensi desa yang menjadi kekuatan desa terowai harus di kembangkan hingga dapat menciptakan peluang dalam memajukan desa, dan sebaliknya berbagai kelemahan yang ada pada desa Sengkol harus segera diatasi sehingga tidak menjadi ancaman dalam proses pembangunan desa menjadi desa wisata. Bedasarkan datan dan analisi desa Sengkol memiliki aspek-aspek yang menjadikan desa ini sebagai desa wisata seperti : Attraction seperti Atraksi Alam, Atraksi rumah, dan Atraksi Kebudaya. Untuk mewujudkannya dibutuhkkan Accesability (aksesibilitas) dalam hal aksesibilitas memang terkendala dari pemerintah, jalan masuk menuju lokasi wisata. Amenities (fasilitas) masyarakat dapat memanfaatkan rumah tinggal mereka menjadi homestay yang dapat digunakan sebagai penginapan bagi wisatawan. Dan Ancillary (kelembagaan)pengembangan desa wisata dibutuhkan adanya lembaga yang mengelola berjalannya desa wisata tersebut, sehingga dibutuhkan POKDARWIS (kelompok Sadar wisata) Desa Sengkol

Page 1 of 1 | Total Record : 6