cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal TAPIs (Teropong Aspirasi Politik Islam)
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Social,
Arjuna Subject : -
Articles 371 Documents
Filsafat Sebagai Ruang Introspeksi dalam Menyikapi Isu Politisasi Agama Rais Dzulfikri; Kurnia Alfi Rianti; A. Fauzan Hidayatullah
JURNAL TAPIS Vol 16, No 1 (2020): Jurnal Tapis
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.123 KB) | DOI: 10.24042/tps.v16i1.6821

Abstract

 Abstract:This article aims as an introspection that in addressing the issue of politicization of religion when viewed from a philosophical point of view, which in this synthesis is a conception in which to gather all the knowledge obtained to compile a view. The problem is focused on the issue of religious politicization that has been rife lately where the contestation of prospective rulers in various parts of Indonesia uses religion in politics that aims to dominate power by bringing religious values so that it raises holistic values among the people and reap as many voices as possible. in the general election. The politicization of religion is a neo-khawarij movement if it incorporates elements of theology in its doctrine. To approach this problem, theoretical references in the form of several books in the form of authentic hadith, philosophy, and politics, as well as related journal articles in the form of politicization of religion and its relation to natural resources are analyzed qualitatively. The study in this article concludes that the issue of religious politicization is feared to be a diversion of issues in the mass media by the capitalists to cover up the exploitation of their natural resources. Keywords: Synthesis, Philosophy, The Politicization of Religion. Abstrak: Artikel ini bertujuan sebagai introspeksi bahwasanya dalam menyikapi isu politisasi agama jika ditinjau dari segi filsafat yaitu dimana pada sintesa ini merupakan konsepsi dimana mengumpulkan semua pengetahuan yang diperoleh untuk menyusun suatu pandangan. Masalah difokuskan pada isu politisasi agama yang marak terjadi pada akhir-akhir ini dimana kontestasi calon penguasa di berbagai daerah di belahan Indonesia menggunakan agama dalam berpolitik yang bertujuan untuk mendominasi kekuasaan dengan membawa nilai agama sehingga memunculkan nilai holistik di kalangan masyarakat dan meraup suara sebanyak-banyaknya dalam pemilihan umum. Politisasi agama merupakan gerakan neo-khawarij jika memasukkan unsur teologi dalam doktrinnya. Guna mendekati masalah ini digunakan acuan teori berupa beberapa buku berupa buku hadits shahih, filsafat, dan politik serta artikel jurnal terkait yang berupa politisasi agama dan kaitannya dengan sumber daya alam dan dianalisis secara kualitatif. Kajian pada artikel ini menyimpulkan bahwa dengan adanya isu politisasi agama dikhawatirkan menjadi sebuah pengalihan isu di media massa oleh pihak kapitalis agar dapat menutupi eksploitasi sumber daya alam yang mereka lakukan.Kata Kunci: Sintesa, Filsafat, Politisasi Agama.
Faktor Penghambat Pelaksanaan Pelayanan Pajak Kendaraan Bermotor Secara Online di Samsat Kota Metro Tahun 2019 Daud Daud
JURNAL TAPIS Vol 16, No 1 (2020): Jurnal Tapis
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.224 KB) | DOI: 10.24042/tps.v16i1.6123

Abstract

Abstract: Bureaucracy is a government instrument to create efficient, effective, fair, transparent and accountable public services. This means that to be able to carry out government functions properly, bureaucratic organizations must be professional, aspirational and have a high responsiveness to the demands of the people being served so that service user communities are satisfied with the services they receive. Based on the results of research at the Metro City Samsat office in motor vehicle tax services it can be stated that the online Samsat system in Metro City functions in helping the process of finding taxpayer data when paying taxes. The obstacles encountered in the online tax payment process are the speedy network system which is often an error caused by other non-technical factors such as weather, besides the inadequate computer capacity. Excellent and skilled human resources in their fields are still lacking in online samsat operations in Metro City. This resulted in less effective use of Samsat online media in Samsat Metro City.Keywords: Public Services, Government Bureaucracy, Good Governance Abstrak: Birokrasi merupakan instrumen pemerintah untuk mewujudkan pelayanan publik yang efisien, efektif, berkeadilan, transparan, dan akuntabel. Hal ini berarti untuk mampu melaksanakan fungsi pemerintahan dengan baik maka organisasi birokrasi harus profesional, aspiratif dan memiliki daya tanggap yang tinggi terhadap tuntutan masyarakat yang dilayani agar masyarakat pengguna jasa merasa puas terhadap pelayanan yang diterimanya. Berdasarkan hasil penelitian pada kantor Samsat Kota Metro dalam pelayanan pajak kendaraan bermotor dapat dikemukakan bahwa sistem Samsat online di Kota Metro berfungsi dalam membantu proses pencarian data wajib pajak saat pembayaran pajak. Kendala-kendala yang ditemui dalam proses pembayaran pajak secara online adalah sistem jaringan speedy yang sering error yang diakibatkan oleh faktor non teknis lainnya seperti cuaca, selain itu kapasitas komputer yang belum memadai. Sumberdaya manusia yang unggul serta terampil dalam bidangnya masih kurang dalam pengoperasian samsat online di Kota Metro. Hal ini mengakibatkan kurang efektifnya penggunaan media samsat online di samsat Kota Metro.Kata Kunci: Pelayanan Publik, Birokrasi Pemerintah, Pemerintahan yang Baik.
DISKURSUS KEBERAGAMAAN DI INDONESIA (Upaya melacak akar sejarah pemikiran umat) A. Zaeny
JURNAL TAPIS Vol 13, No 1 (2017): Jurnal Tapis
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (123.369 KB) | DOI: 10.24042/tps.v13i1.1685

Abstract

AbstrakSikap eksklusif adalah merasa dirinya yang paling baik, sementara yang lainnya tidak. Pandangan ini tidaklah selamanya salah dalam beragama. Sebab jika eksklusivisme berarti sikap agnostik dan tidak toleran, maka tidak ada etika agama manapun yang membenarkannya. Tetapi jika yang dimaksud dengan eksklusif berkenaan dengan kualitas, maka setiap manusia sesungguhnya mencari agama yang eksklusif dalam arti excellent, sesuai dengan selera dan keyakinannya. Sementara sikap inklusif merupakan sikap keberagamaan yang menganggap agama-agama lain sebagai  bentuk implisit dari agamanya. Sikap ini cenderung menghasilkan sikap toleran terhadap kelompok-kelompok yang memilki agama atau pandangan keagamaan yang berbeda. Sedangkan dalam pluralisme tiap pemeluk agama dituntut bukan saja mengakui keberadaan dan hak agama lain, tapi terlibat dalam usaha memahami perbedaan dan persamaan guna tercapainya kerukunan, dalam kebhinekaan.Kata kunci: Keberagamaan, Eksklusive, Inklusive, Pluralis 
Kerja Sama Bilateral Cina-Rusia dalam Sektor Gas Alam Tahun 2014 untuk Meningkatkan Keamanan Energi Cina Citra Uliana Simanjuntak; Muhammad Fauzi Abdul Rachman
JURNAL TAPIS Vol 16, No 1 (2020): Jurnal Tapis
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (361.188 KB) | DOI: 10.24042/tps.v16i1.6122

Abstract

Abstract: China was the highest rank in energy demand in 2017 and was predicted to be the highest-ranking in Asia in primary energy demand in 2033. One of China's strategies to secure these energy needs is by cooperating with Russia, particularly in the natural gas sector agreed in 2014. This research analyzes the collaboration in terms of energy security. The method used in this research is descriptive qualitative method with bilateralism cooperation, national interest, energy security concepts, and is limited to 10 years before both parties successfully agree to the cooperation contract. This cooperation successfully because of the terms of availability, China has a safe supply because Russia has the second-largest natural gas reserves in the world, from the accessibility point of view it will be better and reduce shipping risk if China imports natural gas from Russia because it has a direct border. When the delivery of natural gas is realized, it will be able to reduce 46 million tons of carbon emissions, so that in terms of affordability this cooperation in the field of natural gas is very profitable for China and in terms of price, China gets a lower price compared to the European Union.Keywords: Energy, China, Russia, Cooperation, Natural gas Abstrak: Cina menjadi negara dengan permintaan energi tertinggi pada tahun 2017 dan diprediksi menjadi nomor satu di Asia dalam permintaan energi primer pada tahun 2033. Salah satu strategi Cina untuk memenuhi kebutuhan energinya adalah bekerja sama dengan Rusia, khususnya di bidang gas yang disepakati tahun 2014. Penelitian ini menganalisis kerja sama tersebut dari sisi keamanan energi. Metode yang digunakan kualitatif deskriptif dengan konsep kerja sama bilateral, kepentingan nasional dan keamanan energi serta terbatas pada 10 tahun sebelum kontrak kerja sama ini disepakati.Kata sepakat dicapai karena bila ditinjau dari sisi availability, Cina mendapat pasokan yang aman dari Rusia yang memiliki cadangan gas terbesar kedua di dunia.Dari sisi accessibility akan lebih baik dan mengurangi risiko pengiriman apabila Cina mengimpor gas dari Rusia karena berbatasan langsung. Ketika pengiriman gas direalisasikan, maka akan mampu mengurangi 46 juta ton emisi karbon, sehingga dari sisi affordability kerja sama ini sangat menguntungkan Cina. Dari segi harga, Cina memperoleh harga yang murah. Kerja sama bilateral antara Cina dan Rusia memfasilitasi kepentingan nasional Cina di dalam keamanan energi di masa depan.Kata Kunci: Energy, China, Russia, Cooperation, Natural gas
PERAN STRATEGIS ZAKAT DALAM FUNGSI KEBIJAKAN POLITIK EKONOMI DI INDONESIA Hayati, Mardhiyah
Jurnal TAPIs (Teropong Aspirasi Politik Islam) Vol 5, No 10 (2009): Jurnal TAPIS (Teropong Aspirasi Politik Islam)
Publisher : Jurnal TAPIs (Teropong Aspirasi Politik Islam)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Dilihat dari sudut pandang ekonomi Islam, zakat mempunyai peranan sebagai pendorong kaum muslim untuk senantiasa mendayagunakan asset yang dimilikinya. Zakat mencegah kecenderungan untuk menimbun sumberdaya dan uang tunai sehingga akan memberikan dorongan yang kuat untuk menginvestasikan persediaan asset yang tidak terpakai.Pendayagunaan asset yang dimiliki dapat dilakukan dengan  berbagai teknik dan metode investasi  seperti kontrak mudharabah, murabahah, musyarakah dan sebagainya, sehingga diharapkan akan mempercepat pertumbuhan ekonomi dan perluasan lapangan kerja yang akan berpengaruh positif terhadap stabilitas politik ekonomi di Indonesia.  Kata Kunci: Zakat, Investasi Islami, Politik Ekonomi
PERANAN HUKUM DALAM PERTANGGUNGJAWABAN PERBUATAN PEMERINTAHAN Hidayat, Eko
Jurnal TAPIs (Teropong Aspirasi Politik Islam) Vol 5, No 10 (2009): Jurnal TAPIS (Teropong Aspirasi Politik Islam)
Publisher : Jurnal TAPIs (Teropong Aspirasi Politik Islam)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak                                           Pemerintah telah nya kewenangan untuk mengatur, memungut pajak, menegakkan hukum, menerapkan sanksi, dan jadi benteng, yaitu berbagai "otoritas" dalam proses pencapaian negara tujuan. Sementara itu, masyarakat memiliki hak untuk mendapatkan perlindungan hukum terhadap tindakan pemerintah yang dapat menyebabkan kerugian. Prinsip ini menyediakan ruang yang cukup bagi partisipasi masyarakat yang diperlukan dalam pemerintahan demokratis. Konsisten dan konsekuen pelaksanaan tanggung jawab pemerintah, pada gilirannya dapat meningkatkan prestise pemerintah dan pengakuan dari orang-orang untuk mereka pemerintahKata Kunci:  Hukum, Perbuatan Pemerintahan
Demokrasi Yang Menindas Ritaudin, M Sidi
Jurnal TAPIs (Teropong Aspirasi Politik Islam) Vol 7, No 1 (2011): Jurnal Tapis
Publisher : Jurnal TAPIs (Teropong Aspirasi Politik Islam)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakIndonesia kini disebut-sebut sebagai salah satu Negara the third largest democracy in the world, setelah India dan Amerika Serikat. Di sisi lain, Indonesia juga sebagai Negara terbesar yang berpenduduk Muslim, yang sangat akomoda-tif terhadap ideologi demokrasi tersebut, dengan harapan niali-nilai ajaran Islam dapat teraplikasi dalam kehidupan politik dan pemerintahan. Ironisnya, dengan atas nama rakyat, justru dijadikan alat elit politik dan elit pemerintah “menindas” rakyatnya, sehingga Indonesia baru lepas dari penjajah asing, tetapi masih dijajah oleh kemiskinan, kebodohan dan ketertinggalan di segala bidang dibanding dengan Negara-negara lain. Benarkah sistem demokrasi sesuai dengan karakter bangsa, atau malah menjadi monster yang siap memporak potandakan tatanan kehidupan NKRI.Kata Kunci : Demokrasi, Rakyat, Politik, Pemerintah, Negara
KONSEPSI DAN IMPLEMENTASI DEMOKRASI PANCASILA DALAM SISTEM PERPOLITIKAN DI INDOENSIA Agustam, Agustam
Jurnal TAPIs (Teropong Aspirasi Politik Islam) Vol 7, No 1 (2011): Jurnal Tapis
Publisher : Jurnal TAPIs (Teropong Aspirasi Politik Islam)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakDemokrasi Barat yang dilahirkan oleh Revolusi Prancis tiada membawa kemerdekaan rakyat yang sebenarnya, melainkan menimbulkan kekuasaan kapitalisme, sebab itu demokrasi politik saja tidaklah cukup untuk mencapai demokrasi yang sebenarnya yaitu kedaulatan rakyat. Haruslah ada pula kedaulatan ekonomi, yang memakai dasar, bahwa segala penghasilan yang mengenal penghidupan orang banyak harus berlaku dibawah tanggungan orang banyak juga. Mengapa demokrasi selalu menjadi tema dan pilihan moral dalam perjuangan politik? Karena manusia menyadari dirinya memiliki kelemahan moral berupa kecenderungan untuk berkuasa dan menguasai orang lain. Jika kecenderungan ini melekat pada seseorang yang kebetulan tengah menggenggam kekuasaan dan disitu tidak ada mekanisme kontrol yang bisa memperingatkan dan mengendalikannya, maka biasanya rakyat yang akan menjadi korban.Kata Kunci: Konsepsi, Implementasi, Demokrasi, Politik Indonesia
KONSEP AL-IMAMAH DALAM PERSPEKTIF SYI’AH Zulkarnain, Zulkarnain
Jurnal TAPIs (Teropong Aspirasi Politik Islam) Vol 7, No 2 (2011): Jurnal Tapis
Publisher : Jurnal TAPIs (Teropong Aspirasi Politik Islam)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakAl-Imamah ( kepemimpinan ) mempunyai bentuk satu arti dengan amirul mukminin dan khalifah yaitu suatu jabatan tertinggi dalam suatu negara. Mendirikan sebuah negara adalah suatu hal yang wajib dilakukan menurut logika akal manusia. Hal ini dikarenakan setiap manusia adalah makhluk sosial yang sangat membutuhkan antara satu dengan yang lain. Oleh karena itu dalam membentuk sebuah komunitas masyarakat haruslah ada seorang pemimpin yang mengatur kehidupan mereka. Kaum syi’ah memandang persoalan imamah sebagai sesuatu yang sangat penting. Hal ini tercermin dalam prinsip-prinsip pokok agama menurut syi’ah, yaitu : tauhid, kenabian, kenabian ilahi, imamah dan akherat. Akan tetapi konsep imamah perspektif syi’ah berbeda dengan konsep imamah kaum sunni yang memandang imamah bukan merupakan prinsip pokok agama tetapi sebagai masalah tambahan saja.Kata kunci : Imamah, Syi’ah
EKSISTENSI KONSEP BIROKRASI MAX WEBER DALAM REFORMASI BIROKRASI DI INDONESIA Wakhid, Ali Abdul
Jurnal TAPIs (Teropong Aspirasi Politik Islam) Vol 7, No 2 (2011): Jurnal Tapis
Publisher : Jurnal TAPIs (Teropong Aspirasi Politik Islam)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakSejak bergulirnya era reformasi, berbagai isu ataupun pemikiran dilontarkan para pakar berkaitan dengan bagaimana mewujudkan tata pemerintahan yang baik (good governance), di antaranya dilakukan melalui reformasi birokrasi. Upaya tersebut secara bertahap dilakukan baik oleh pemerintah pusat maupun pemerintah daerah (Provinsi dan Kabupaten/ Kota). Secara empiris birokrasi identik dengan aparatur pemerintah yang mempunyai tiga dimensi yaitu organisasi, sumber daya manusia, dan manajemen. Dalam pemerintahan, dimensi itu dikenal kelembagaan, kepegawaian dan ketatalaksanaan, yang merupakan unsur-unsur administrasi negara; kiranya dimensi tersebut dapat ditambah dengan kultur mind set.Konsep birokrasi Max Weber yang legal rasional, diaktualisasikan di Indonesia dengan berbagai kekurangan dan kelebihan seperti terlihat dari perilaku birokrasi. Perilaku birokrasi timbul manakala terjadi interaksi antara karakteristik individu dengan karakteristik birokrasi; apalagi dengan berbagai isu yang berkembang dan penegakan hukum saat ini yang berkaitan dengan patologi birokrasi.Kata Kunci: Eksistensi, Birokrasi, Max Weber

Page 1 of 38 | Total Record : 371


Filter by Year

2009 2022


Filter By Issues
All Issue Vol 18, No 1 (2022): Jurnal TAPIs: Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam Vol 17, No 2 (2021): Jurnal TAPIs Vol 17, No 1 (2021): Jurnal TAPIs Vol 16, No 2 (2020): Jurnal Tapis Vol 16, No 1 (2020): Jurnal Tapis Vol 15, No 2 (2019): Jurnal Tapis Vol 15, No 1 (2019): Jurnal Tapis Vol 14, No 2 (2018): Jurnal Tapis Vol 14, No 2 (2018): Jurnal Tapis Vol 14, No 1 (2018): Jurnal Tapis Vol 14, No 1 (2018): Jurnal Tapis Vol 13, No 2 (2017): Jurnal Tapis Vol 13, No 2 (2017): Jurnal Tapis Vol 13, No 1 (2017): Jurnal Tapis Vol 13, No 1 (2017): Jurnal Tapis Vol 12, No 2 (2016): Jurnal Tapis Vol.12 No.2 2016 Vol 12, No 2 (2016): Jurnal Tapis Vol 12, No 2 (2016): Jurnal Tapis Vol 12, No 1 (2016): Jurnal Tapis Vol 12, No 1 (2016): Jurnal Tapis Vol 11, No 2 (2015): Jurnal Tapis Vol.11 No.2 2015 Vol 11, No 2 (2015): Jurnal Tapis Vol 11, No 2 (2015): Jurnal Tapis Vol 11, No 1 (2015): Jurnal Tapis Vol 11, No 1 (2015): Jurnal Tapis Vol 10, No 2 (2014): Jurnal Tapis Vol 10, No 2 (2014): Jurnal Tapis Vol 10, No 1 (2014): Jurnal Tapis Vol 10, No 1 (2014): Jurnal Tapis Vol 10, No 1 (2014): TAPIs Vol 9, No 2 (2013): Jurnal Tapis Vol 9, No 2 (2013): Jurnal Tapis Vol 9, No 2 (2013) Vol 9, No 1 (2013): Jurnal TAPIs Vol 9, No 1 (2013): Jurnal Tapis Vol 8, No 2 (2012): Jurnal TAPIs 2 (2012) Vol 8, No 1 (2012): Jurnal TAPIs Januari-Juni 2012 Vol 8, No 2 (2012): Jurnal Tapis Vol 8, No 2 (2012): Jurnal Tapis Vol 8, No 1 (2012): Jurnal Tapis Vol 8, No 1 (2012): Jurnal Tapis Vol 7, No 2 (2011): Jurnal Tapis Vol.7 No.2 2011 Vol 7, No 1 (2011): Jurnal Tapis Vol.7 No.1 2011 Vol 7, No 2 (2011): Jurnal Tapis Vol 7, No 2 (2011): Jurnal Tapis Vol 7, No 1 (2011): Jurnal Tapis Vol 7, No 1 (2011): Jurnal Tapis Vol 5, No 10 (2009): Jurnal TAPIS (Teropong Aspirasi Politik Islam) More Issue