cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
PROSIDING SEMINAR KIMIA
Published by Universitas Mulawarman
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 293 Documents
STUDI PEMANFAATAN EKSTRAK BUAH NAGA DAGING MERAH (hylocereus polyhizus) SEBAGAI PEREDUKSI ION LOGAM Fe (III) Muhammad Jumaing; Alimuddin Alimuddin
PROSIDING SEMINAR KIMIA SEMINAR NASIONAL KIMIA 2017
Publisher : PROSIDING SEMINAR KIMIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

A research about the utilization of red dragon fruit extract (Hylocereus polyhizus) as reducer of Fe (III) metal ions has been done. This research aims to determine the optimum condition of reducer solution of dragon fruit extract to reduce Fe (III) metal ions based on variation of Fe solution concentration and also ph variation with Na2S2O3 reductant as comparison. The results showed that the optimum concentration of the dragon fruit extract reducer agent could reduce Fe (III) metal ion to Fe (II) at a concentration of 10 mg / L, Fe reduced as much as 1.187 mg / L, while the optimum pH is at pH 5 when Fe reduced of 1.436 mg / L. The concentration of Na2S2O3 reducant was at concentrations of Fe 10 mg / L with reduced Fe of 0.538 mg / L while the optimum pH was at pH 5 with a reduced Fe of 0.511 mg / L. From the results of this research with both reducers it can be seen that the dragon fruit extract reduces Fe metal ion better than the reduction of Na2S2O3. Keywords: Fe metal ion, reductant, dragon fruit extract (Hylocereus polyhizus), Na2S2O3, determination of % Fe is reduced, optimum pH.
PENAMBAHANVARIASI RASIO VOLUME POLIETILENA GLIKOL (PEG) PADA EKSTRAKSI DAN SINTESIS SENYAWA HEMATIT (Fe2O3) DARI BIJIH BESI DESA PEMALONGAN MENGGUNAKAN METODE PRESIPITASI Edi Mikrianto; Ratih Wulandari; Dahlena Ariyani; Komsatun Fitriana
PROSIDING SEMINAR KIMIA SEMINAR NASIONAL KIMIA 2019
Publisher : PROSIDING SEMINAR KIMIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sintesis oksida besi hematit (Fe2O3) yang berasal dari Desa Pemalongan dilakukan menggunakan metode presipitasi. Bijih besi yang diolah dengan cara direaksikan dengan HCl 37% ( ) dengan meneteskan NH4OH 25% ( ) sebagai agen pengendap dan ditambahkan PEG-200 dengan variasi rasio volume PEG-200:Besi 1:5 (ml/g), 2:5 (ml/g), dan 3:5 (ml/g). Kemudian dikalsinasi pada temperatur 500°C selama 2 jam. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hasil estraksi, struktur kristal dan ukuran kristal dari senyawa hasil sintesis. Hasil sintesis dikarakterisasi menggunakan X-ray diffraction (XRD) dan scanning electron microscope (SEM). Hasil analisis XRD dengan variasi rasio volume PEG-200:Besi 1:5 (ml/g), 2:5 (ml/g), dan 3:5 (ml/g) telah terbentuk fasa oksida besi hematit (Fe2O3). Hasil sintesis yang menunjukkan kemurnian tertinggi terdapat pada variasi rasio volume 1:5 (ml/g) yang memiliki geometri trigonal dengan parameter sel a = 5,036340 Å; b = 5,036340 Å; dan c = 13,345420 Å; a = g = 90o dan b = 120,000° grup ruang R3 c. Perhitungan ukuran kristal dengan menggunakan persamaan Debye Scherrer yang dihasilkan pada variasi rasio volume PEG-200:Besi 1:5 (ml/g), 2:5 (ml/g), dan 3:5 (ml/g) berturut-turut yaitu 50,9912 nm; 43,08837 nm; dan 45,30663 nm. Hasil karakterisasi SEM menunjukkan oksida besi hematit (Fe2O3) hasil sintesis teraglomerasi dan membentuk butiran-butiran kecil tidak seragam. Kata kunci: Bijih besi, PEG-200, hematit (Fe2O3), sintesis, presipitasi
STUDI KOMPUTASI INTERAKSI MOLEKUL N2 PADA GRAPHENE MENGGUNAKAN METODE DENSITY FUNCTIONAL THEORY (DFT) Taufik Rachman; Rahmat Gunawan; R.R Dirgarini Julia N
PROSIDING SEMINAR KIMIA SEMINAR NASIONAL KIMIA 2019
Publisher : PROSIDING SEMINAR KIMIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi komputasi interaksi molekul N2 pada graphene sebagai penyerapan nitrogen telah dilakukan. Menggunakkan metode density functional theory (DFT), dengan potensial fungsional teori B3LYP pada basis set 3-21G. Hasil interaksi molekul N2 dengan graphene didapatkan melalui nilai energi dengan variasi jarak pada tiga posisi graphene yaitu posisi top dengan jarak 3,6 Ã… dengan nilai energi sebesar -9,444769x10-13 J, posisi bridge dengan jarak 4 Ã… dengan nilai energi sebesar -9,444511x10-13 J dan posisi hollow dengan jarak 4,5 Ã… dengan nilai energi sebesar -9,444433x10-13 J. Hasil interaksi tersebut didapatkan jarak terbaik yaitu pada posisi top graphene dengan jarak 3,6 Ã… yang merupakan awal terjadinya interaksi untuk penyerapan nitrogen terhadap graphene. Kata Kunci : Graphene, Density Functional Theory , Penyerapan Nitrogen
CO2 Purification in Biogas Utilization from Biomass Waste at Bontang Lestari Landfill by Badak LNG as a CSR Program Nisa Finidhama
PROSIDING SEMINAR KIMIA SEMINAR NASIONAL KIMIA 2017
Publisher : PROSIDING SEMINAR KIMIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract
DEGRADASI METILEN BIRU DENGAN METODE FOTOKATALITIK BERDASARKAN VARIASI BERAT KATALIS ZEOLIT-WO3 Dian Eka Chandra; Noor Hindryawati; Soerja Koesnarpadi
PROSIDING SEMINAR KIMIA SEMINAR NASIONAL KIMIA 2019
Publisher : PROSIDING SEMINAR KIMIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Modifikasi zeolit alam dengan bahan semikonduktor WO3 yang digunakan sebagai katalis untuk reaksi fotokatalisis zat warna metilen biru telah dilakukan. Tahapan penelitian meliputi preparasi zeolit, aktivasi zeolit dengan HCl, modifikasi zeolit dengan WO3 menggunakan metode impregnasi dan uji fotokatalisis menggunakan variasi berat katalis Zeolit-WO3. Zeolit-WO3 dikarakterisasi dengan menggunakan XRD. Pola difraksi XRD menunjukkan bahwa pada sudut 2q = 26,84o dan 28,17o merupakan puncak dari WO3. Diperoleh persen degradasi metilen biru dengan konsentrasi 100 ppm, berat katalis 0,35 gram dan waktu kontak 75 menit adalah sebesar 99,66%. Kata kunci: Zeolit, WO3, Impregnasi, Fotokatalisis, Metilen Biru.
SKRINING FITOKIMIA DAN UJI TOKSISITAS PADA DAUN TERAP (Artocarpus elasticus) DENGAN METODE BRINE SHRIMP LETHALITY TEST (BSLT) Mahardika Nastiti; Erwin Erwin; Irawan W. Kusuma
PROSIDING SEMINAR KIMIA SEMINAR NASIONAL KIMIA 2017
Publisher : PROSIDING SEMINAR KIMIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

A research to find out the secondary metabolite compounds contained in theleaves of terap (Artocarpus elasticus) and its toxicity of terap leavesextract has been done by using Brine Shrimp Lethality Test (BSLT) method. Toxicity was conducted for prawn Artemia salina Leach of 48 hours age. Toxicity data were obtained from Lethal Concentration 50% (LC50) with percentage of death of prawn larva and counted by probit analysis SAS. The result showed that 5thn-hexane fraction was more toxic than another extract with LC50 values 71.887 ppm and furthermore, the bioactive compound of 5thn-hexane fraction was probably to be either steroid compound. Keywords: Artocarpus elasticus, Phytochemical, Toxicity
ISOLASI DAN IDENTIFIKASI SENYAWA KIMIA TERPENOID DARI ISOLAT ETIL ASETAT DAUN EKALIPTUS (Eucalyptus deglupta Blume.) Rutdianti Rutdianti; Rudi Kartika; Partomuan Simanjuntak
PROSIDING SEMINAR KIMIA SEMINAR NASIONAL KIMIA 2017
Publisher : PROSIDING SEMINAR KIMIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian isolasi, pemurnian, identifikasi dan uji aktivitas antioksidan dengan metode peredaman radikal bebas dari fraksi etil asetat daun ekaliptus (Eucalyptus deglupta Blume.) telah dilakukan. Tahapan penelitian adalah ekstraksi secara maserasi dengan menggunakan pelarut n-heksan, etil asetat, etanol 96%, dan air secara refluks. Pemurnian dilakukan dengan kromatografi kolom (SiO2, : n-heksan : etil asetat = 10:1 ~ 1:1). Identifikasi dilakukan dengan pengambilan data kromatografi gas-spektrometri massa. Hasil uji aktivitas antioksidan menunjukkan bahwa isolat F3.3 mempunyai persen inhibisi sebesar 1,93 % (tidak aktif). Hasil analisis kromatografi gas–spektrometri massa di duga senyawa kimia pada ekstrak etil asetat daun ekaliptus (Eucalyptus deglupta Blume.) adalah senyawa terpenoid 6, 10, 14-trimetil. 2-pentadekanon. Kata Kunci : Ekaliptus, (Eucalyptus deglupta Blume.), Uji skrining fitokimia, Antioksidan, 6, 10, 14-trimetil. 2-pentadekanon
SBA-15 BERBASIS LIMBAH : A Mini Review Renita Anggun Winanti; R.R. Dirgarini Julia N.; Noor Hindryawati
PROSIDING SEMINAR KIMIA SEMINAR NASIONAL KIMIA 2017
Publisher : PROSIDING SEMINAR KIMIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Santa Barbara Acid-15 (SBA-15) merupakan material mesopori yang berpotensi sebagai pengemban katalis dan adsorben. Pembentukan SBA-15 umumnya menggunakan TEOS (tetraetilortosilikat) dan TMOS (tetrametilortosilikat) sebagai sumber utama silika. Sumber silika alternatif yang mulai dikembangkan pada pembentukan SBA-15 adalah limbah biomassa yang memiliki kadar SiO2 tinggi. Telah dilakukan review tentang karakteristik fisik dan kimia SBA-15 berbasis limbah seperti abu daun bambu petung, abu sekam padi, jerami gandum, abu daun tebu, abu terbang batubara dan tambang tailing, sebagai sumber utama silika. SBA-15 dari berbagai jenis limbah memiliki struktur heksagonal yang memiliki luas permukaan yang tinggi (411 – 955 m2/g), volume pori besar (0,50 – 2,89 cm3/g) dan, diameter pori besar (4,8 – 14,2 nm). Pola XRD SBA-15 berbasis limbah menunjukan tiga puncak dengan nilai indeks miller 100, 110 dan 200. Morfologi SBA-15 bervariasi seperti struktur cylindricals, struktur fiberlike dan struktur rods. Spektra Inframerah SBA-15 menunjukan adanya gugus fungsi yaitu Si-OH dan Si-O-Si. SBA-15 dari berbagai jenis limbah memiliki karakteristik fisik dan kimia yang dapat dibandingkan dengan SBA-15 dari TEOS dan TMOS. Kata Kunci : SBA-15, limbah, TEOS, TMOS.
SINTESIS SURFAKTAN METIL ESTER SULFONAT DARI METIL ESTER MINYAK BIJI KARET (Havea Brasiliensis) MELALUI REAKSI SULFONASI DENGAN PENGARUH VARIASI KATALIS May Budiono; Aman Sentosa Panggabean
PROSIDING SEMINAR KIMIA SEMINAR NASIONAL KIMIA 2017
Publisher : PROSIDING SEMINAR KIMIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Synthesis Methyl Ester Sulfonate ( MES ) from Karet seed oil methyl ester (Havea Brasiliensis.) through sulfonation reaction have been carried out. The results showed Karet seed oil content 46,45%, acid value 9,79623 mg KOH/ g oil and ALB levels of 4,92343%. First Bintaro seed oil is converted into methyl esters through an esterification process with variation of oil and methanol ratio at 1 : 6 using 4 % H2SO4 catalyst, in order to obtain a decrease in acid number of 3,60333 %. The results of GC-MS analysis showed the composition of the most dominant methyl ester is methyl linoleate by 34,19%. Synthesis sulfonation performed by reacting of methyl ester with variants 40%, 60%, and 80 % H2SO4 at a mole fraction ratio of 1 : 1.4 by varying the length of sulfonation time of 90 minutes, purification was performed using methanol 60 % v/v and H2O2 3 % v/v, with neutralization using 20 % NaOH. Sulfonation process is done using methods reflux. The optimum condition of synthesis of MES is sulfonation time reaction at 90 minutes, with the acquisition value of the voltage drop in the water level of 46,7728%. FT-IR spectra provide specific absorption peak for the group -C - O of an ester which characterize the existence of the MES as an ester compound at wave number 1168 cm- 1. It can be concluded that the compound is methyl ester sulfonate . Keywords : Karet Seed Oil , Esterification , Sulfonation , Methyl Ester Sulfonate
PENGARUH pH PADA SEEDING DAN AKLIMATISASI LIMBAH CAIR PABRIK KELAPA SAWIT (LCPKS) DALAM BIOREAKTOR ANAEROBIK Abdul Kahar; Rahmat Gunawan
PROSIDING SEMINAR KIMIA SEMINAR NASIONAL KIMIA 2019
Publisher : PROSIDING SEMINAR KIMIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengolahan biologis, limbah cair yang mengandung substrat organik terlarut dalam bioreaktor anaerobik juga ditentukan oleh proses seeding dan aklimatisasi. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pH seeding dan aklimatisasi POME terhadap COD, BOD dan tekanan biogas dalam bioreaktor anaerobik. Seeding dan aklimatisasi dilakukan pada pH ambient, pH 7.2 dan dan pH 8.0 serta temperature ambient. Tekanan biogas seeding dan aklimatisasi POME dalam bioreaktor anaerobik pada pH 7.2 lebih besar dari pH ambient lebih besar dari pH 8.0, berturut-turut adalah 637 mmH2O; 627 mmH2O dan 598.6 mmH2O. BOD removal pada pH ambient, ph 7.2 dan pH 8.0 berturut-turut adalah 50.1%, 48.86 % dan 47.25%. BOD removal rata-rata sebesar 48.74%. COD removal pada pH ambient, ph 7.2 dan pH 8.0 berturut-turut adalah 52.08%, 43.68% dan 43.18%. COD removal rata-rata sebesar 46.31%. Rasio BOD/COD yang menunjukkan biodegradabilitas seeding dan aklimatisasi POME, pada pH ambient, pH 7.2 dan pH 8.0 berturut-turut adalah 0.505, 0.443 dan 0.478, dengan BOD/COD rata-rata adalah 0.475. Kata Kunci: Limbah Cair Pabrik Kelapa Sawit (LCPKS), Seeding, Aklimatisasi, Bioreaktor Anaerobik

Page 1 of 30 | Total Record : 293