cover
Contact Name
Prantasi Harmi Tjahjanti
Contact Email
rem@umsida.ac.id
Phone
+6281336357236
Journal Mail Official
rem@umsida.ac.id
Editorial Address
Jl. Mojopahit no. 666B, Sidoarjo, Jawa Timur
Location
Kab. sidoarjo,
Jawa timur
INDONESIA
R.E.M (Rekyasa Energi Manufaktur) Jurnal
ISSN : 25275674     EISSN : 25283723     DOI : https://doi.org/10.21070/r.e.m
Core Subject : Engineering,
Focus and Scope Aim: to facilitate scholar, researchers, and teachers for publishing the original articles of review articles. Scope: Mechanical Engineering include: Energy Conversion Renewable Energy Manufacturing Materials and Design Engineering Mechatronics
Articles 85 Documents
Optimasi Holding Time Untuk Mendapatkan Kekerasan Baja S 45 C Edi Widodo; Miftahul Huda
R.E.M. (Rekayasa Energi Manufaktur) Jurnal Vol 1 No 1 (2016): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/r.e.m.v1i1.167

Abstract

Baja S 45 C merupakan bahan yang banyak dipakai menjadi berbagai bagian komponen mesin. Dengan luasnya penggunaan bahan, diperlukan karakter sesuai untuk mendapatkan fungsi maksimal dalam berbagai aplikasi perkakas. Perlakuan heat treatment yang tepat merupakan langkah dalam mendapatkan sifat mekanik yang diinginkan. Langkah penelitian, bahan specimen S 45 C diuji dan dipanaskan dengan temperature 850 0. Selanjutnya pendinginan cepat dengan media Oli SAE 90 pada wadah terbuka. Parameter waktu pendidinginan dilakukan untuk mendapatkan hasil yang berbeda dari nilai kekerasan yang diperoleh. Kekerasan bahan dicatat dengan alat uji kekerasan Brinell test. Dari hasil penelitian, grafik rata-rata hasil uji menunjukkan bahwa nilai kekerasan mulai berkurang dari holding time 10 menit, kemudian holding time 20 menit, dan kekerasan tertinggi diperoleh pada holding time 30 menit. Hal ini disebabkan pada waktu holding yang pendek pembentukan martensit terjadi belum sempurna. Disebabkan penurunan suhu terpotong pada menit ke sepuluh. Pada holding yang paling lama yaitu 30 menit memberikan waktu yang cukup dalam pembentukan struktur Kristal yang seragam dan lebih teratur.
Karakteristik KERS E3 (Kinetik Energi Recoveri Sistem Evolusi 3) Sebagai Pengisi Energi Listrik Kendaraan Listrik Universitas Jember Mochamad Edoward Ramadhan
R.E.M. (Rekayasa Energi Manufaktur) Jurnal Vol 1 No 1 (2016): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/r.e.m.v1i1.168

Abstract

Mobil listrik ketika berjalan memerlukan proses pengisian energi listrik dengan harapan jarak tempuh mobil listrik semakin jauh. Proses pengisian energi listrik menggunakan KERS E3 yang merupakan pengembangan KERS terdahulu yang dilakukan penelitian pada tahun 2013 dan 2014. Sehingga pada tahun 2015 dilakukan proses pengambilan respon CVT terhadap flywheel yang dipakai di KERS E3 menggunakan motor listrik sebagai penggerak mula dengan fungsi ramp yaitu motor listrik berputar dari putaran 0 rpm sampai puncak yaitu 5640rpm. Hasil dari pengambilan respon berupa putaran flywheel dengan motor listrik berdaya 1 HP dicapai dalam waktu 15 detik. Flywheel mempunyai massa : 1.82kg, luas permukaan : 0.0596m2 , inersia :0.18472 kg.m2 dengan hasil energi kinetik rata-rata 78159,89 joule. Transmisi yang menghubungkan dari putaran mula ke flywheel menggunakan CVT konvensional. Dari proses pengambilan data yang dilakukan selama tujuh kali, Pengereman Energi Kinetik yang diberikan oleh generator (Proses Konversi Energi) terjadi dalam waktu 38 detik dengan kehilangan energi kinetik 51387.60 Joule. Sehingga kemampuan KERS generasi 3 membangkitkan energi kinetik sebesar 26772.29 Joule.
Optimasi Parameter Pemesinan dengan Proses Bubut pada Respon Kekasaran dan Kekerasan Permukaan Material S45-C Menggunakan Metode Taguchi - Grey - Fuzzy Firman Yasa Utama; Tri Hartutuk Ningsih
R.E.M. (Rekayasa Energi Manufaktur) Jurnal Vol 1 No 1 (2016): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/r.e.m.v1i1.169

Abstract

Turning is a widely used machining process in which a single-point cutting tool removes material from the surface of a rotating cylindrical work piece..Process efficiency increase significantly can be obtained by optimizing the process parameters, namely spindle rotation (n), feed rate (f) and depth of cut (a). In this research will optimize the surface roughness and hardness simultaneously using a combination of turning process parameters. The research was conducted on the material S45-C. Taguchi method is used, which is a combination of fuzzy logic and Taguchi method. Matlab software that has Matlab fuzzy toolbox aided fuzzy logic process. Design experiment using orthogonal array L9 (33) varying the three parameters which each parameters has three levels. Experiment design of L9 orthogonal array varied factor or cutting parameters such as spindle rotation (n), feed rate (f) and depth of cut (a). Since noise factors are excluded from the experimental design, the experiments were conducted with replication. Optimization was done by using grey-fuzzy Taguchi method. The results of the optimization process is a combination of parameters that result in an optimal response. Based on a combination of these parameters will be carried out confirmation test. Confirmation test was done to match the prediction results with the actual response.The results showed a combination of turning process parameters of S45-C that can generate the optimal response is spindle rotation (n)605 Rpm, feed rate (f) of 0,031 mm/minand depth of cut (a) of0,125 mm.
Analisis Sifat Mekanik Material Komposit Ecenggondok Berbahan Filler Ampas Singkong Dengan Matrik Polyester Karyanik Karyanik; Nasmi Herlina Sari
R.E.M. (Rekayasa Energi Manufaktur) Jurnal Vol 1 No 1 (2016): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/r.e.m.v1i1.170

Abstract

The using of composits material currently more developed together with the using of it from the simpler like larges of housing tools to industry sector.The composite resech supported by fiber of eichhornia crassipes solms that has filler of cassava waste that has functions to know tensile strength and impact strength.This reseach used the various added of cassava waste , 0, 20, 25, and 30 (% of weight) and using of polyester resin matrix, the form of the composite speciment is plat with the fractions volume eichhornia crassipes solms fiber 20 % (constant), the fiber length 25 mm, because methode to found eichhornia crassipes solms fiber using methode of manual so that nothing of fibers have cuality and length with the same.Composite manufacturing process carried out by the methode of hand lay up with emphasis manually using glass as a mold and pressure.The results tensile reseach founded that lests of filler as used so that the higest that tensile strength, the highest tensile strength at variations added of cassava waste 0 % ( 9,311 N/mm2 ) and for impact strength the biggest added of cassava waste so that the highest energy to fight of materials , the high tensile strength found in the variations added of cassava waste 25 % ( 0,018282 J/mm2 ).The using of composits material currently more developed together with the using of it from the simpler like larges of housing tools to industry sector.The composite resech supported by fiber of eichhornia crassipes solms that has filler of cassava waste that has functions to know tensile strength and impact strength.This reseach used the various added of cassava waste , 0, 20, 25, and 30 (% of weight) and using of polyester resin matrix, the form of the composite speciment is plat with the fractions volume eichhornia crassipes solms fiber 20 % (constant), the fiber length 25 mm, because methode to found eichhornia crassipes solms fiber using methode of manual so that nothing of fibers have cuality and length with the same.Composite manufacturing process carried out by the methode of hand lay up with emphasis manually using glass as a mold and pressure.The results tensile reseach founded that lests of filler as used so that the higest that tensile strength, the highest tensile strength at variations added of cassava waste 0 % ( 9,311 N/mm2 ) and for impact strength the biggest added of cassava waste so that the highest energy to fight of materials , the high tensile strength found in the variations added of cassava waste 25 % ( 0,018282 J/mm2 ).
Pengujian Prototipe Multipurpose Wheelchair Mulyadi Mulyadi
R.E.M. (Rekayasa Energi Manufaktur) Jurnal Vol 1 No 1 (2016): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/r.e.m.v1i1.171

Abstract

Dalam pembuatan sebuah produk dapat dikatakan memenuhi fungsi dan berguna apabila sudah dicoba dan dilakukan pengujian. Pengujian dapat berarti proses untuk mengecek apakah suatu perangkat atau prototype yang dihasilkan sudah dapat dijalankan sesuai dengan standar tertentu. Standar yang dijadikan acuan dapat berupa menurut instansi tertentu ataupun disesuaikan dengan keperluan customer/user. Dalam penelitian ini alat atau prototype yang uji adalah sebuah kursi roda multipurpose hasil rancang bangun ardhi dan mulyadi tahun 2014. Pengujian yang dilakukan adalah uji fungsi komponen, performance dan uji posisi tubuh pengguna kursi roda multipurpose secara manual menggunakan tabel RULA dibantu dengan software NexGen Ergonomics.Rapid Upper Limb Assessment (RULA) merupakan sebuah metode untuk menilai postur, gaya, dan gerakan suatu aktivitas kerja yang berkaitan dengan penggunaan anggota tubuh bagian atas (upper limb). Metode ini menggunakan diagram postur tubuh dan tabel penilaian untuk memberikan evaluasi terhadap faktor resiko yang akan dialami oleh pengguna. Faktor-faktor resiko yang diselidiki dalam metode ini adalah yang telah dideskripsikan oleh McPhee’ sebagai faktor beban eksternal (external load factors) yang meliputi: jumlah gerakan, kerja otot statis, gaya, postur kerja yang ditentukan oleh perlengkapan dan peralatan, dan waktu kerja tanpa istirahat. Sedangkan bagian –bagian tubuh yang dievaluasi meliputi Grup A dan B, yaitu bagian lengan atas dan bawah, serta pergelangan tangan. Grup B, meliputi: leher, punggung, dan kaki. Responden yang akan diuji dipilih dengan berat badan 50kg. Uji fungsi komponen kursi roda multipurpose dilakukan dengan cara memvalidasi, jika komponen tersebut berfungsi dengan baik maka pada kolom fungsi dipilih “ya” dan sebaliknya jika komponen tersebut tidak dapat berfungsi dengan baik maka pada kolom fungsi dipilih “tidak” diberi tanda (dicentang). Uji performance meliputi kemampuan kestabilan dudukan dijalan menanjak dan menurun, kemampuan mengangkat, kemampuan lipat dan kemampuan sandaran direbahkan. Dari hasil pengujian menghasilkan uji fungsi komponen baik untuk semua komponen, performansi kursi roda diantaranya kursi roda bisa dilipat dengan melepas tempat duduk dan sandaran , bisa direbahkan sampai 165º, tempat duduk bisa stabil pada saat bergerak menanjak dan menurun dengan sudut menanjak dan menurun 15º, kemudian bisa menjadi meja periksa dengan ketinggian 58cm dari 75cm standar minimum ketinggian meja periksa yang ditargetkan dan tingkat resiko cidera pengguna kursi roda multipurpose mendapat nilai point 2 yang artinya kursi roda dikategorikan dalam batas aman dan ergonomis.
Kajian Numerik Ketebalan Lapisan Redaman Getaran Berbahan Semen untuk Dek Kapal Penumpang Wibowo H Nugroho; Nanang J H Purnomo; Endah Suwarni
R.E.M. (Rekayasa Energi Manufaktur) Jurnal Vol 1 No 1 (2016): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/r.e.m.v1i1.172

Abstract

Ship vibration problems today's increasingly complex and often occurs in addition to the strict requirements of ship classification agencies for allowable levels of vibration so that passengers and crew more comfortable and secure. One method for reducing the influence of ship structural vibration is to minimize the response of the vibration by using damper. This paper describes the effect of the thickness of the damping layer made from cement material on the deck plate due to the harmonic load excitation. As cement is a common damper application on the ship deck. A numerical modeling based on finite element analysis was applied in two-layer conditions, namely an overall and tiling coating. The results of this study indicate that thee minimum thickness of the cement layer has an optimum damping for the overall coating is approximately 8 mm and as for tile coating is approximately 15 mm.
Analisa Perbandingan Pelapisan Galvanis Elektroplating Dengan Hot Dip Galvanizing Terhadap Ketahanan Korosi Dan Kekerasan Pada Baja Yoyok Wahyudi; A’rasy Fahruddin
R.E.M. (Rekayasa Energi Manufaktur) Jurnal Vol 1 No 1 (2016): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/r.e.m.v1i1.173

Abstract

Galvanizing adalah kata lain dari proses pelapisan menggunakan zinc yang diterapkan pada besi atau benda-benda yang terbuat dari logam untuk mencegah korosi. Proses galvanisasi terbagi menjadi dua yaitu galvanis elektroplating dan hot dip galvanizing. Dalam penelitian ini dilakukan perbandingan terhadap hasil pengujian kekerasan dan laju korosi pada baja karbon JIS3101ss400 terhadap larutan asam sulfat (H2SO4). Dari hasil pengujian kekerasan material galvanis elektroplating nilai kekerasannya lebih keras yaitu, Nilai kekerasan lapisan galvanis elektroplating yang mencapai 200,1 VHN lebih keras dibandingkan dengan logam dasar 193,8 VHN maupun pada hot dip galvanis 1 menit 184,1 VHN, hot dip galvanis 3 menit 157,1 VHN, hot dip galvanis 131,7 VHN. Sedangkan laju korosi terbesar terjadi pada pelapisan hot dip galvanis 5 menit dengan waktu pengujian selama 5 hari, yaitu 479,11 mpy; 347,18 mpy; 458,03 mpy, sedangkan laju korosi terkecil terjadi pada pelapisan galvanis elektroplating 49,35 mpy; 64,23 mpy; 65,47 mpy.
Use Powder Of Wood Ulin (Eusideroxylon Zwageri) For Mixed Materials Builders Head Bushing Prantasi H. Tjahjanti; Eko Wahyono Setyawan
R.E.M. (Rekayasa Energi Manufaktur) Jurnal Vol 1 No 1 (2016): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/r.e.m.v1i1.174

Abstract

Head bushing is part of the plastic sack-making machine components that process works always have friction between the bushing head cham causing wear and tear. This wear and tear leads to further damage to the components - components other spare parts. Head material is nylon pure solid has a melting point 350-425 ° C, but was unable to maintain its shape because happen frictions during the process of making plastic sack. Research to make head bushing by adding the powder of wood Ulin (Eusideroxylon Zwageri) as reinforcements and to do wear and tear. The results obtained show. that the optimum value of the powder composition wood ulin is 4% , with value of wear and tear 0,0544 mm/h with a time 96 hours 29 minutes 29 seconds. But overall, the addition powder of wood Ulin, cannot be used as ingredients of make head bushing, because value of wear and tear of head bushing without additive of powder of wood Ulin, more smaller than head bushing with additive powder wood Ulin.
Analisa Laju Pelapisan Chromming Terhadap Corrosion Rate Baja ST 40 Edi Widodo
R.E.M. (Rekayasa Energi Manufaktur) Jurnal Vol 1 No 2 (2016): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/r.e.m.v1i2.378

Abstract

Korosi pada logam mengakibatkan penurunan mutu bahan logam, akibat reaksi elektrokimia antara permukaan logam dengan lingkungan sekitarnya.Baja ST 40 merupakan logam yang umum dipakai dalam industri dan peralatan rumah tangga. Pelapisan khrom secara elektroplating pada bahan ini dapat meningkatkan kekerasan dan mencegah terjadinya kontak langsung material dengan lingkungan luar, dengan demikian reaksi oksidasi penyebab korosi dapat dihindari. Laju pelapisan memberikan pengaruh terhadap kualitas permukaan logam, meliputi kekerasan dan ketahanan terhadap korosi. Laju pelapisan dengan khrom diukur dengan parameter perubahan suhu dan arus selama proses elektroplating. Spesimen dari masing parameter memberikan rata-rata laju pelapisan. Laju pelapisan tertinggi dicatat pada kondisi pelapisan selama 10 menit dengan rata-rata laju pelapisan dari tiga spesimen sebesar 5,3 gram. Sedangkan laju terendah pada pelapisan selama 25 menit dengan rata-rata laju pelapisan sebesar 2,5 gram. Laju korosi logam baja ST 40 diperoleh nilai terbesar pada spesimen dengan waktu pelapisan 5 menit, sebesar 235,37 mpy. Sedangkan laju korosi terendah pada spesimen ke dengan lama pelapisan 20 menit sebesar 50,02 mpy.
Optimasi Penjadwalan Flow Shop Menggunakan Algoritma Hybrid Differential Evolution Rudi Nurdiansyah
R.E.M. (Rekayasa Energi Manufaktur) Jurnal Vol 1 No 2 (2016): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/r.e.m.v1i2.404

Abstract

Penjadwalan produksi merupakan bagian integral di dalam sistem manufaktur. Artikel ini menyelesaikan permasalahan penjadwalan flow shop dengan fungsi obyektif total flow time. Dalam penjadwalan, total flow time menghasilkan konsumsi yang stabil terhadap sumber daya, perputaran job yang cepat serta meminimalkan work in process inventory. Permasalahan penjadwalan flow shop tergolong pada permasalahan optimasi kombinatorial yang merupakan NP-hard. Saat ini, penggunaan algoritma metaheuristik banyak digunakan untuk memecahkan kasus optimasi kombinatorial, termasuk penjadwalan flow shop. Salah satu yang memiliki performa yang baik adalah Algoritma Differential Evolution. Untuk meningkatkan kualitas solusinya, Algoritma Differential Evolution akan ditambahkan dengan prosedur local search yang dinamakan Hybrid Differential Evolution. Untuk mengetahui performa dari algoritma tersebut, dilakukan pengujian menggunakan data penjadwalan flow shop yang ada pada OR-Library. Performa Hybrid Differential Evolution akan dibandingkan dengan algoritma lain. Hasil pengujian menunjukkan bahwa Hybrid Differential Evolution memberikan performa yang lebih baik dibandingkan dengan algoritma lain.