Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

JARINGAN HOTSPOT RADIUS (REMOTE ACCES DIAL-IN USER SERVICE) SERVER MIKROTIK Ardianto, Feby; Trianto, Trianto
Jurnal Digital: Telnologi Informasi Vol 2, No 1 (2019): Jurnal Digital Teknologi Informasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/digital.v2i1.2503

Abstract

Peningkatan pengguna ini juga dibarengi dengan peningkatan jumlah Hotspot di tempat-tempat umum, seperti kafe, mal, bandara, di perkantoran bahkan juga di kampus dan di sekolah-sekolah tetapi penyebarannya tidak merata ke daerah-daerah pinggiran kota. Tujuan penelitian rancang bangun sistem keamanan jaringan hotspot menggunakan radius server untuk mengontrol dan membatasi setiap user jaringan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini  menggunakan 4 tahpan, yaitu:  1). Indentifikasi, 2). Pengadaan perangkat hardware dan software, 3). Desain radius server berbasis mikrotik, 4). Pengujian radius server  berbasis mikrotik. login user setiap perangkat computer dan  Smartphone berhasil login disetiap hotspot yang tersedia. user profile hotspot sebagai manajemen bandwidth pada setiap user berjalan dengan lancar dan stabil sesuai dengan kebutuhan penggunany dengan bandwidth maksimal 3Mbps dan minimal 0,2 Mbps. Rata-rata bandwidth maksimal 2,76 dan minimum 0,47 Mbps.
Pendeteksi Pemakaian Beban Listrik Rumah Tangga Ardianto, Feby; Eliza, Eliza; Saputra, Riki
JURNAL SURYA ENERGY Vol. 4 No. 1 2019
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jse.v4i1.1961

Abstract

Dunia teknologi berkembang dengan pesat disegala bidang. Kemajuan teknologi dan ilmu pengetahuan menimbulkan banyaknya peralatan yang dikontrol menggunakan system control digital. Tenaga manusia telah digantikan dengan mesin-mesin yang berkerja otomatis dalam memproses. Penelitian ini bertujuan merancang dan menghasilkan alat untuk pengukuran pemakaian beban listrik rumah tangga pada setiap pemakaian beban menggunakan arduino. Desain pendeteksi pemakaian beban listrik menggunakan sensor arus ACS712, melalui  mikrokontroler ATmega 328P sebagai pemosesan arus yang masuk. Metode yang digunakan 4 tahapan yaitu : 1). Pemilihan peralatan software dan hardware, 2). Perancangan Sistem, 3). Programan, 4). Pengujian alat  dan menghasilakn pendeteksi beban listrik dengan mengukuran tegangan dan arus yang masuk kedalam sensor arus dan tegangan  yang di tampilkan hasilnya pada layar LCD (keypad shield), pengujian mengunakan tiga buah lampu sebagai beban, lampu 15 W, 25 W, dan 45 W dengan  hasil sebesar  16,2 W , 23,0 W dan 46,2 W.Kata Kunci : Arduino, LCD, Sensor Arus, Sensor TeganganABSTRACTThe world of technology is developing rapidly in all fields. Advances in technology and science have resulted in a large number of equipment being controlled using a digital control system. Human labor has been replaced by machines that work automatically in processing. This study aims to design and produce tools for measuring the use of household electrical loads on each use of load using Arduino. The design of the detection of the use of electrical loads using the ACS712 current sensor, through the ATmega 328P microcontroller as processing incoming current. The method used is 4 stages, namely: 1). Choosing software and hardware equipment, 2). System Design, 3). Programming, 4). Test the tool and produce an electrical load detector by measuring the voltage and current that enters the current and voltage sensor which is displayed on the LCD screen (keypad shield), testing using three lamps as a load, 15 W, 25 W, and 45 W lamps with results of 16.2 W, 23.0 W and 46.2 W.
Pemodelan Path Loss pada Jaringan 4G LTE pada Daerah Urban dengan Metode Regresi Linier Alfaresi, Bengawan; Fernando, Febri; Ardianto, Feby
Jurnal Fokus Elektroda : Energi Listrik, Telekomunikasi, Komputer, Elektronika dan Kendali) Vol 5, No 2 (2020): Jurnal Elektroda Vol 5 No 2
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jfe.v5i2.12290

Abstract

Perkembangan teknologi telekomunikasi selaras dengan pertumbuhan traffic data dari waktu ke waktu. Perkembangan teknologi telekomunikasi harus diikuti dengan perluasan coverage suatu jaringan agar teknologi yang berkembang dapat semakin dinikmati oleh masyarakat luas. Perencanaan jaringan telekomunikasi diperlukan suatu model propagasi yang digunakan untuk memprediksi coverage dari suatu area. Pada penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan model path loss propagasi terhadap parameter jarak antara transceiver ke receiver. Metode pengambilan data dilakukan dengan metode Drive test dengan pengambilan data secara aktual langsung dilapangan dengan menggunakan Probe. Persamaan regresi linier satu variabel (jarak) digunakan untuk mendapatkan persamaan propagasi yang dihasilkan. Pada hasil pengukuran drive test, average path loss terendah dihasilkan adalah 222 dB pada jarak 30 m sedangkan path loss terttinggi yang dihasilkan adalah 259 dB pada jarak 1470 m. Penelitian ini menghasilkan proposed model path loss propagasi yaitu PL = 229.57+0.0178*d. Hasil simulasi proposed model dengan model eksisting Cost-Hatta menunjukkan bahwa. Proposed model menghasilkan tingkat akurasi yang lebih baik dibandingkan dengan model eksisting.Kata Kunci – Cost Hatta, Model, Propagasi, Path loss, Regresi Liniear
Pemodelan Path Loss pada Jaringan 4G LTE pada Daerah Urban dengan Metode Regresi Linier Alfaresi, Bengawan; Fernando, Febri; Ardianto, Feby
Jurnal Fokus Elektroda : Energi Listrik, Telekomunikasi, Komputer, Elektronika dan Kendali) Vol 5, No 2 (2020): Jurnal Elektroda Vol 5 No 2
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jfe.v5i2.12290

Abstract

Perkembangan teknologi telekomunikasi selaras dengan pertumbuhan traffic data dari waktu ke waktu. Perkembangan teknologi telekomunikasi harus diikuti dengan perluasan coverage suatu jaringan agar teknologi yang berkembang dapat semakin dinikmati oleh masyarakat luas. Perencanaan jaringan telekomunikasi diperlukan suatu model propagasi yang digunakan untuk memprediksi coverage dari suatu area. Pada penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan model path loss propagasi terhadap parameter jarak antara transceiver ke receiver. Metode pengambilan data dilakukan dengan metode Drive test dengan pengambilan data secara aktual langsung dilapangan dengan menggunakan Probe. Persamaan regresi linier satu variabel (jarak) digunakan untuk mendapatkan persamaan propagasi yang dihasilkan. Pada hasil pengukuran drive test, average path loss terendah dihasilkan adalah 222 dB pada jarak 30 m sedangkan path loss terttinggi yang dihasilkan adalah 259 dB pada jarak 1470 m. Penelitian ini menghasilkan proposed model path loss propagasi yaitu PL = 229.57+0.0178*d. Hasil simulasi proposed model dengan model eksisting Cost-Hatta menunjukkan bahwa. Proposed model menghasilkan tingkat akurasi yang lebih baik dibandingkan dengan model eksisting.Kata Kunci – Cost Hatta, Model, Propagasi, Path loss, Regresi Liniear
Path Loss Propagation Evaluation and Modelling based ECC-Model in Lowland Area on 1800 MHz Frequency Alfaresi, Bengawan; Barlian, Taufik; Ardianto, Feby; Hurairah, Muhammad
Journal of Robotics and Control (JRC) Vol 1, No 5 (2020): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jrc.1534

Abstract

Propagation modeling is the most important part of mobile wireless network planning. Wireless network planning requires an accurate calculation of the path, which depends on different environmental conditions. It requires accurate path loss modeling of the characteristics of a specific region. The study aimed to obtain a path loss propagation model by modifying the ECC model and using linear, logarithmic regression in lowland areas. The measurement used drive test method, located in the Jakabaring area that represented the lowland area. This research used four existing path loss models, namely Okumura-Hatta, COST-Hatta, Ericsson Model, and ECC Model. It was found that the Okumura-Hatta model had the largest RMSE value, 34.90, followed by the Ericsson model, 27.07, while the ECC model had the smallest RMSE value, 8.43. The ECC model required to be modified using logarithmic, linear regression to obtain the proposed model. The results of the evaluation showed that the proposed model improved with RMSE 4.93, MAPE 2.71, and MAD 3.91, whereas the values of the existing ECC Model before modification were 8.43 for RMSE, 4.72 for MAPE and 7.09 for MAD. The proposed model provided an accurate prediction of the path loss propagation in a lowland environment. The results of the study can be used for planning engineers to plan, design, and implement the wireless communication networks in lowland area conditions.
Operasi Ekonomis Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) Keramasan Dengan Metoda Pendekatan Lagrange Multiplier Hermanto, Dedy; Ardianto, Feby
JURNAL SURYA ENERGY Vol. 4 No. 2 2020
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jse.v4i2.1885

Abstract

Operasi ekonomis  sistem pembangkit tenaga listrik pada pembangkitan keramasan yang terdiri dari unit PLTG, PLTGU 1 dan PLTGU2  dilakukan dengan  jalur pembagian penjadwalan  atau economic dispath dari masing-masing pembangkit sehingga operasi secara optimum sistem pembangkit tenaga listrik dapat mencapai biaya bahan bakar yang minimum.  Tujuan penelitian optimasi ekonomis pada operasi sistem pembangkit tenaga listrik dengan metode langrange multiplier. Metode penelitian dilakukan menggunakan  pendekatan  metode Lagrange Multiplier dengan 4 tahapan, yaitu: 1. Perhitungan Karakteristik Input-Output Unit-unit Pembangkit; 2. Pemodelan Matematis Koefisien Persamaan Karakteristik Input-Output; 3. Perhitungan Dengan Pendekatan Metoda Lagrange Multiplier; 4. Analisis . Hasil perhitungan, biaya  terbesar  yang  dipergunakan  pada  perusahaan  listrik  adalah  biaya  bahan  bakar,  sehingga  dalam  perencanaan  operasi  sistem agar  biaya  bahan  bakar  serendah  mungkin, dicapai  biaya  bahan  bakar  yang  optimum, dengan  tetap  memperhatikan kendala-kendala sistem seperti kemampuan pembangkit dari generator. Beban sistem sebesar 50,98 MW sampai dengan 63,91 MW, dengan mengoperasikan PLTGU 1, PLTGU 2 dan PLTG Keramasan menghasilkan penghematan biaya bahan bakar  Rp.443.4600,54 sampai dengan Rp. 616.598,83per-jam.The economical operation of the power plant system in the generation of keramasan which consists of PLTG, PLTGU 1 and PLTGU2 units is carried out by sharing scheduling or economic dispath from each plant so that the optimum operation of the power generation system can achieve minimum fuel costs. The research objective of economic optimization in the operation of a power plant system using the Langrange multiplier method. The research method was carried out using the Lagrange Multiplier method approach with 4 stages, namely: 1. Calculation of Input-Output Characteristics of Generating Units; 2. Mathematical Modeling of the Input-Output Characteristics Coefficient; 3. Calculation with Lagrange Multiplier Method Approach; 4. Analysis. The results of the calculation, the largest cost used by the power company is the cost of fuel, so that in planning the system operation to keep fuel costs as low as possible, optimum fuel costs are achieved, while still paying attention to system constraints such as the power of the generator. The system load is 50.98 MW to 63.91 MW, by operating PLTGU 1, PLTGU 2 and PLTG Keramasan resulting in fuel cost savings of Rp. 443.4600.54 to Rp. 616,598.83 per hour.
Perencanaan Jaringan 4G LTE 1800 MHz In-building pada Fakultas Kedokteran UM-Palembang menggunakan Propagasi COST-231 Alfian, Ade willy; Alfaresi, Bengawan; Ardianto, Feby
Jurnal Fokus Elektroda : Energi Listrik, Telekomunikasi, Komputer, Elektronika dan Kendali) Vol 6, No 3 (2021): Jurnal Elektroda Vol 6 No 3
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jfe.v6i3.19930

Abstract

Perencanaan jaringan telekomunikasi merupakan hal yang sangat menentukan dalam kualitas sinyal pada jaringan yang diterima oleh pelanggam. Permasalahan yang sering terjadi adalah kualitas level sinyal coverage yang tidak merata terutama pada kondisi dalam gedung (Indoor). Sehingga kondisi dalam bangunan memerlukan perancanaan khusus untuk memastikan kondisi kualitas sinyal agar tidak terdapat blank spot. Pada penelitian ini merencanaan jaringan indoor 4G LTE frekuensi 1800 MHz dengan menggunakan model propagasi COST-231 pada gedung Laboratorium Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Palembang. Penelitian ini menggunakan software radiowave propagation simulator. Hasil dari penelitian ini yaitu dengan perbedaan power transmit (2 antenna vertikal) menunjukkan bahwa semakin tinggi nilai power transmit, maka nilai RSRP semakin baik. Akan tetapi nilai power transmit tidak mempengaruhi baik atau buruknya kualitas sinyal SIR.Pada analisa jumlah antenna yaitu 2 antenna, 3 anntena dan 4 antenna menunjukkan bahwa semakin banyak antenna yang digunakan pada gedung, maka nilai RSRP akan semakin baik, akan tetapi nilai SIR akan semakin jelek karena efek Interferensi antar antenna.
PEMANFAATAN MOTOR UNIVERSAL SEBAGAI TENAGA PENGGERAK MESIN PENIRIS MINYAK DENGAN PENGATUR KECEPATAN Ferdiansyah, Muhammad; Ardianto, Feby; Yuniarti, Erliza
JURNAL SURYA ENERGY Vol 5 No. 2 2021
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jse.v5i2.3244

Abstract

Peralatan listrik yang menggunakan motor listrik sebagai tenaga penggerak meningkat demikian pesat. Keberadaan peralatan listrik tersebut telah banyak membantu meringankan sebagian besar pekerjaan manusia khususnya yang melibatkan pemakaian tenaga fisik. Tujuan penelitian ini adalah menganalisa  kinerja motor universal untuk mesin peniris minyak dengan mengidentifikasi pengaruh kecepatan putar motor universal terhadap arus dan tegangan. Motor universal dimanfaatkan sebagai tenaga penggerak mesin peniris minyak ini dengan bentuk yang sederhana dan dapat mengatur kecepatan putar yang maximal dengan daya yang kecil. Hasil riset didapatkan putaran akhir proses penirisan terendah mesin spinner adalah 680 rpm, dan tertinggi  1990 rpm. Mesin universal yang dimanfaatkan sebagai mesin peniris terus bertambah kecepatan putarnya seiring dengan kenaikan setting step dimmer.