Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

PERAN KETERLIBATAN MASYARAKAT (GENERASI MUDA) DALAM MENYELAMATKAN WARISAN BUDAYA DAN SEJARAH (DONGGALA HERITAGE) Luthfiah; Burhanuddin
JURNAL TEKNIKA Vol. 1 No. 2 (2018): Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Keteknikan
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Donggala yang berada di kawasan pesisir Teluk Palu, adalah sebagai kota tua yang memiliki ciri khas kolonial yang pernah menjadi bagian kekuasaan pemerintah Hindia Belanda pada abad ke 19 hingga pertengahan abad ke 20. Hal ini terlihat pada bangunan dengan gaya arsitektur tua yang ada dan tata ruang kota sebagai bentukan kolonial. Keberadan Kota tua sebagai urban heritage merupakan warisan sejarah dan kebudayaan yang dapat menunjukkan identitas asli sebuah kota. Namun seiring dengan berjalannya waktu, kehidupan sosial masyarakat semakin modern dan tingkat kebutuhan hidup semakin tinggi dan cenderung mengikuti pola keinginan masyarakat tanpa memperhatikan eksistensi akar sejarah dan kebudayaan yang ada. Keberadaan urban heritage semakin tersingkir dan terlupakan akibat modernisasi yang terjadi. Jika dikelola dan dimanfaatkan secara tepat, hal tersebut tidak menutup kemungkinan urban heritage tourism dapat menjadi sumber pendapatan daerah yang dapat mendorong pertumbuhan perekonomian kota.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar peran keterlibatan masyarakat (generasi muda) dalam “Save Our city Heritage” dan untuk mengetahui Kendala-kendala yang dihadapi dalam usaha pengembangan kawasan kota tua yang telah dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Donggala. Penilaian dilakukan melalui pengamatan langsung dan internet, dan wawancara. Didukung dengan data-data sekunder yang diperoleh. Hasil analisis data menunjukkan bahwa peran keterlibatan masyarakat dalam hal ini generasi muda dalam berkontribusi sebagai bagian dari upaya penyelamatan, preservasi dan konservasi Warisan Kota Donggala yang merupakan milik paling berharga masyarakat kota.
The effect of cocoa certification program in increasing production and farmers income in Tapango Barat Village, Tapango District, Polewali Mandar Regency Burhanuddin; Muhammad Arsyad; Kurniati; Makmur; Indrastuti
Anjoro: International Journal of Agriculture and Business Vol 1 No 1 (2020): Anjoro
Publisher : Agribusiness Department, Agriculture and Forestry Faculty, Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.362 KB) | DOI: 10.31605/anjoro.v1i1.645

Abstract

The production of Indonesian cocoa beans is significantly increasing but is not in line with its quality. The quality has decreased such as less fermented, not dry, inconsistency of the size & taste. Since then, reputation of Indonesia cocoa beans was considered lower than international standard which caused price is relatively cheap compared to other production countries. The low quality of cocoa beans is due to that the age of cocoa plants in Indonesia is more than 17 years so productivity has declined, besides that cocoa pod borer since 1995 until now has not been eradicated 100%. So, the age of the plant greatly influences the amount of fruit that can be produced. The benefits of cocoa certification program to the farmers production and income are the creation of agribusiness insight and industrial culture in the community, the development of downstream agribusiness subsystem activities in the form of post-harvest, processing and marketing activities which ultimately increase farmers' income and welfare through increased production also will increased foreign exchange earnings for Country. Tapango Barat is a cocoa development center area certified by the Rainforest Alliance (RA) from 2015 until now with the aim of describing the cocoa certification program in Tapango Barat Village, calculating the level of farmers' income and analyzing the effect of the cocoa certification program on increasing farmer production and income. This research was conducted in January – April 2017 using descriptive, income analysis, and multiple regression analysis methods. The results showed that the Mesa Peolo farmer group certified by the Rainforest Alliance (RA) had an income of IDR 17,106,039.073 each year. This shows that the production results from certification program directly influence cocoa farmers’ income.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN LISTRIK DINAMIS DENGAN MODEL INKUIRI TERBIMBING UNTUK MELATIHKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS DAN MENINGKATKAN HASILBELAJAR PRODUK Burhanuddin
JURNAL EDUPENA Vol. 1 No. 1 (2020): Juni 2020
Publisher : JURNAL EDUPENA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan jenis pengembangan yang bertujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran yang meliputi RPP, LKS, BAS, dan THB. Model pengembangan perangkat yang digunakan adalah model pengembangan 4-D yang direduksi menjadi 3-D (define, design, and develop) dengan menggunakan metode One Group Pretest and Posttest Design. Penelitian ini dilakukan pada kelas IX.C, IX.D dan IX.E materi listrik dinamis di SMPN 2 Peukan Baro. Pengumpulan data menggunakan tiga teknik yaitu tes, kuesioner dan observasi sedangkan analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian dianalisis serta diperoleh beberapa temuan yaitu: (1) Validitas meliputi: (a) Validasi RPP kategori cukup baik, BAS kategori cukup baik, LKS kategori cukup baik, THB umumnya valid, (b) Rata-rata keterbacaan BAS sebesar 77,17%, (c) Rata-rata tingkat kesulitan BAS sebesar 28,77%; (2) kepraktisan meliputi: (a) keterlaksanaan pembelajaran dengan kategori cukup baik, (b) kendala-kendala selama PBM. (3) keefektifan yang meliputi: (a) hasil melatihkan keterampilan proses sains dengan N(g) 0,76 untuk kelas IX.C; 0,72 untuk kelas IX.D dan 0,65 untuk kelas IX.E. (b) hasil belajar produk siswa dengan N(g) 0,75 untuk kelas IX.C; 0,74 untuk kelas IX.D dan 0,71 untuk kelas IX.E, (c) Respon siswa terhadap PBM adalah positif dan (d) Tingkat aktivitas siswa dikategorikan cukup baik. Berdasarkan hasi penelitian ini, disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran listrik dinamis dengan model inkuiri terbimbing layak diterapkan pada siswa SMP kelas IX untuk melatihkan keterampilan proses sains dan meningkatkan hasil belajar produk.
PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM KEBERLANJUTAN PENGELOLAAN BANK SAMPAH DI DESA SEMAMUNG Burhanuddin; Harjito; Trishuta Pathiassana, Mega; Trishuta Pathiussina, Rimba
Jurnal TAMBORA Vol. 5 No. 2 (2021): EDISI 13
Publisher : Wakil Rektor 3, Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi, Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/jt.v5i2.1130

Abstract

The role of the Waste Bank became important with the issuance of Government Regulation (PP) No. 8 of 2012 concerning Management of Household Waste and Household-Like Waste. The Semamung village waste bank is a waste bank that is still active and productive compared to other waste banks in Sumbawa. Therefore, this study aims to determine community participation and the factors that influence the level of community participation in Semamung Village, Sumbawa Regency in waste bank management. The data collection technique used purposive sampling technique with qualitative methods. Based on the results of research that has been carried out in Semamung Village, from about 478 Heads of Families (KK), only about 18 households are still active in participating in the Friends of Semamung Village Waste Bank and the factors that influence community participation in the Semamung Village Friends Waste Bank program are the number of family members, gender, age difference, and low socialization carried out by the management of the Semamung Village Friends Waste Bank. This study concludes that the participation of the Semamung Village community in the Friends Waste Bank program is still relatively very low.
PERANAN INDONESIA DALAM PENANGANAN IRREGULAR MIGRATION DALAM KERANGKA BALI PROCESS Burhanuddin; Nurzaitun Zenita Ismail
WANUA : Jurnal Hubungan Internasional Vol. 4 No. 2 (2019): WANUA : Jurnal Hubungan Internasional
Publisher : Departemen Ilmu Hubungan Internasional Univesitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to identify and explain the role of Indonesia in addressing irregular migration as the implementation of Bali Process Regional Cooperation Framework and also to identify the challenges in implementation of the framework. The method of research that the author uses to achieve the objective is analytical descriptive research. The technique of data collection that used in this research is library research. The author uses qualitative analysis technique for analysing the data and deductive as the technique of writing. This research shows that Indonesia is actively to take a role to implement the Bali Process Regional Cooperation Framework as well as Indonesia is one of the co-chairs of Bali Process. Besides, Indonesia also faces some challenges to implement the framework. First, the burden sharing and collective responsibility principle is not fully executed among the country members. Second, refugee status determination and resettlement determination to the third country take a very long time which can be a burden for Indonesia itself. And third, lack of coordination among the states in the act of emergency situation. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan peran Indonesia dalam penanganan irregular migration sebagai bentuk implementasi Bali Process dan untuk mengetahui tantangan Indonesia dalam pengimplementasian Kerangka Bali Process dalam menangani irregular migration. Untuk mencapai tujuan tersebut, maka metode penelitian yang penulis gunakan adalah tipe deskriptif-analitik. Teknik pengumpulan data yang penulis gunakan adalah studi pustaka. Penulis menganalisis data menggunakan teknik analisis kualitatif yang didukung oleh data kuantitatif dan untuk pembahasan masalah, penulis menggunakan teknik penulisan deduktif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Indonesia berperan sangat aktif dalam upaya mengimplementasikan Kerangka Kerjasama Bali Process(RCF). Hal ini dapat dilihat dari konsistensi Indonesia sebagai co-chairsBali Process dan dalam menjalankan rencana kerja dari RCF. Adapun tantangan yang dihadapi Indonesia dalam mengimplementasikan RCF untuk menangani irregular migration. Pertama, prinsip burden-sharing dan tanggungjawab bersama masih belum sepenuhnya dijalankan oleh negara-negara lain, kedua, proses penentuan status pengungsi dan penempatan ke negara ketiga di Indonesia memakan waktu yang sangat lama. Ketiga, minimnya koordinasi antar negara dalam tindak darurat untuk para imigran.
PENGARUH TAKARAN PUPUK BATUAN FOSFAT TERHADAP PERTUMBUHAN PEREPAT (Combretocarpus rotundatus Miq) DIINOKULASI MIKORIZA PADA MEDIA GAMBUT Burhanuddin
Jurnal Wana Tropika Vol 2 No 1 (2012)
Publisher : Fakultas Kehutanan Institut Pertanian STIPER Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.975 KB)

Abstract

The purpose of the study to determine the dosage of phosphate rock fertilizer to enhance growth Combretocarpus rotundatus Miq with arbuscular mycorrhizal fungi inoculated. Seedbed experiment using factorial completely randomized design with three replications. Observations were made on seedling age perepat 14 weeks after weaning, including: height, diameter, leaf number, and for shoot dry weight, P uptake of plants after harvest. Experimental tests on C.rotundatus Miq and phosphat fertilizer inoculated with arbuscular mycorrhizal fungi to prove that the dose of phosphate rock 100 ppm was the best increase C.rotundatus Miq growth in the nursery. Keywords : Peat soil, Mycorrhyza, Combretocarpus rotundatus, Phosphate rocks
Pemberdayaan Masyarakat dalam Instalasi Air Bersih di Desa Bulu Cindea Kabupaten Pangkep Rakhim, Abd; Rahmi; Jalil, Abd Rasyid; Syamsuri, Andi Sukri; Muhammad, Rahmat; Bancong, Hartono; Burhanuddin
Jurnal Aplikasi dan Inovasi Iptek Vol 3 No 1 (2021): Jurnal Aplikasi dan Inovasi Iptek Vol. 3 No. 1 Oktober, 2021
Publisher : Denpasar Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52232/jasintek.v3i1.71

Abstract

Kebutuhan air bersih tidak hanya diperlukan oleh warga untuk mandi tetapi juga untuk kelayakan air minum bagi warga desa Bulu Cindea. Lokasi pelaksanaan program pengabdian adalah desa Bulu Cindea, yaitu dusun Biringkassi, kecamatan Bungoro, kabupaten Pangkep. Pemilihan dusun Biringkassi sebagai dusun percontohan tidak semata-mata ditentukan oleh kebutuhannya yang mendesak akan sarana air bersih, tetapi juga oleh hasil survei terhadap tingkat partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan program pengabdian di desa Bulu Cindea. Metode pelaksanaan program ini dilaksanakan melalui beberapa tahapan berupa observasi kebutuhan air bersih, sosialisasi dan pelaksanaan program pengadaan instalasi air bersih. Focus Group Discussion (FGD) yang dilakukan oleh tim Pengabdian yang melibatkan berbagai stakeholder mulai dari Bappeda Kabupaten Pangkep, aparat desa, tokoh masyarakat serta masyarakat desa itu sendiri. Kegiatan pengabdian ini dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengelola air bersih. Pembangunan instalasi air bersih dari sumber mata air di Dusun Biringkasis memberikan banyak manfaat, hal ini terlihat dari kemandirian desa ini dalam hal penyediaan air bersih. Hasil perhitungan B/C ratio sebesar 1,16 yang berarti kegiatan ini memberikan efek positif bagi masyarakat desa dengan nilai Payback Period (PP) sebesar 0,93 tahun atau setara dengan 11 bulan
Pendampingan Implementasi Lesson Study For Learning Community (LSLC) Untuk Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar Kimia Siswa SMA/MA/SMK Yayasan Pondok Pesantren Darussholihin NW Kalijaga, Kecamatan Aikmel, Kabupaten Lombok Timur Muntari; Burhanuddin; I Nyoman Loka; Mukhtar Haris; Aliefman Hakim
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 1 (2022): Januari - Maret
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v5i1.1464

Abstract

Pelaksanaan proses pembelajaran selalu berorientasi pada penguasaan kompetensi oleh peserta didik. Salah satu kompetensi yang penting dimiliki oleh siswa adalah kemampuan berpikir tingkat tinggi (high order thingking skills, HOTS). Berdasarkan hasil observasi di SMA/MA/SMK Yayasan Pondok Pesantren Darussholihin NW Kalijaga, Kecamatan Aikmel, Kabupaten Lombok Timur diperoleh: (1) Kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran kimia rata-rata masih rendah; (2) Hasil belajar kimia siswa relatif rendah; (3) Kemampuan guru dalam menerapkan model-model pembelajaran yang dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa masih rendah; dan (4) Guru melaksanakan pembelajaran secara individu sehingga sulit dalam mengevaluasi proses pembelajaran akibatnya perbaikan pembelajaran secara berkesinambungan sulit dilaksanakan. Solusi yang ditawarkan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini berupa pendampingan guru dalam mengimplimentasikan lesson study for learning community (LSLC) di SMA/MA/SMK dalam lingkungan Yayasan Pondok Pesantren Darussholihin NW Kalijaga, Kecamatan Aikmel, Kabupaten Lombok Timur. Kegiatan ini dilaksanakan dengan pendekatan pelatihan, praktik pembelajaran, dan refleksi. Kegiatan ini dilaksanakan dalam dua tahap: tahap pertama sosialisasi dan workshop tentang LSLC, kemudian pada tahap kedua praktik lesson study (LS). Hasil yang dicapai dari kegiatan ini adalah: (1) Kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran kimia perlu secara terus menerus diupayakan peningkatannya melalui berbagai inovasi pembelajaran; (2) Meningkatnya hasil belajar kimia siswa; (3) Meningkatnya pemahaman guru terkait prinsip, manfaat, dan ruang lingkup lesson study dan LSLC secara tepat; dan (4) Meningkatnya semangat guru untuk melaksanakan perbaikan pembelajaran berbasis lesson study yang terdiri atas tahapan perencanaan (plan), pelaksanaan pembelajaran dan observasi (do), dan refleksi (see), serta ­re-design.
PENINGKATAN PRODUKTIVITAS KEDELAI DI KABUPATEN BONE MELALUI PENDAMPINGAN PETANI KEDELAI DAN INTRODUKSI TEKNOLOGI PUPUK HAYATI Asman Asman; Baharuddin Patandjengi; Abdul Haris Bahrun; Burhanuddin; Miftahul Nur; Novaty Eny Dungga; Adiansyah Syarifuddin
Jurnal Dinamika Pengabdian (JDP) Vol. 7 No. 2 (2022): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 7 NO. 2 MEI 2022
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jdp.v7i2.19865

Abstract

Berbagai upaya pemenuhan kebutuhan kedelai nasional, peningkatan produktivitas kedelai (Glycine max L. Merr.) dan peningkatan daya saing kedelai terus dilakukan pemerintah dan pihak-pihak terkait. Namun, peningkatan signifikan daripada produktivitas dan daya saing yang diharapkan belum juga terjadi sehingga target produksi nasional belum juga tercapai. Pulau Sulawesi memiliki potensi yang besar untuk menjadi sentra kedelai nasional sehingga berbagai persoalan harus mampu diselesaikan, baik pada tingkat on-farm maupun off-farm. Pemasukan teknologi pengelolaan kedelai yang efisien dan pendampingan petani menjadi bagian kunci penting dalam peningkatan produksi kedelai. Pelibatan semua stakeholder termasuk universitas akan menjadi solusi penting dan berkelanjutan bagi kelangsungan perkedelaian rakyat. Kegiatan ini dilakukan di Kabupaten Bone dengan melibatkan dua kelompok tani pada kecamatan Cina dan Barebbo dengan luas areal 10 ha. Periode penanaman September 2021 hingga Januari 2022. Teknologi tambahan yang diintroduksi adalah pupuk hayati mikrobat dan mikobiota. Introduksi pupuk hayati mikrobat dan mikobiota yang merupakan produk inovasi dari Fakultas Pertanian, Universitas Hasanuddin dan kegiatan pendampingan petani mampu menghasilkan produktivitas kedelai diatas 2 ton ha-1. Selain itu, perbedaan waktu aplikasi mempengaruhi produktivitas kedelai. Ketepatan dalam aplikasi dan  jenis pupuk hayati berperan dalam peningkatan produktivitas kedelai. Kata kunci: Kedelai, Pupuk hayati, Pendampingan petani.   ABSTRACT Efforts to fulfilment the national demand, boost productivity and increase the competitiveness of soybean are continuously conducted by the government and other stakeholders. However, significant improvements and competitiveness than expected have not yet occurred. Therefore, the target of national production has not been yet achieved. Sulawesi island has large potential to be one of the centres of national soybean production. Hence, several problems should be solved, both on-farm and off-farm levels. The introduction of efficient management technology to soybean plantations and farmers empowerment are important strategies in increasing soybean production. The involvement of other stakeholders, including universities and, academia will be a critical and sustainable solution for the sustainability of soybean. The programs were conducted in Bone regency involved two farmer groups with the number of area of 10 ha. The planting period was September 2021 until January 2022. Additional technology that was introduced was biofertilizer of Mikrobiota and Mikobiota. The biofertilizers are innovative products from the faculty of agriculture, Hasanuddin University. The introduction of the biofertilizer and farmers empowerment activities was able to reach productivity above 2 ton ha-1. In addition, the Time difference of application has influenced productivity. Correct time and biofertilizer play a significant role in increasing the productivity of soybean. Keywords: Snakehead fish, pinrang, stunting, surabi.
Validitas Perangkat Pembelajaran Model PBL Terintegrasi STEM Untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Peserta Didik Samsul Hadi; Muntari; Burhanuddin
Journal of Classroom Action Research Vol. 4 No. 2 (2022): Mei
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v4i2.1729

Abstract

Penelitian dengan judul Pengembangan Perangkat Pembelajaran Model PBL Terintegrasi STEM pada Materi Pencemaran Lingkungan untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Peserta Didik Kelas VII di MTs Qamarul Huda Bagu merupakan penelitian Research and Development (R & D). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan perangkat pembelajaran yang valid. Pengembangan yang dilakukan diadopsi dari pengembangan model Dick and Carrey dengan 9 tahapan pengembangan. Penelitian dilakukan di MTs Qamarul Huda Bagu dengan subjek penelitian yaitu kelas VII A dan VII C. Produk yang dikembangkan berupa Silabus, RPP, LKPD dan Instrumen Tes Kemampuan Pemecahan Masalah. Hasil validasi dari validator dianalisis menggunakan formula Aiken’s V. Hasil validasi menunjukkan bahwa perangakat yang dikembangkan dinyatakan sangat valid berdasarkan penilaian tiga validator ahli.