Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

LABORATORIUM BOTANI UNIVERSITAS TANJUNGPURA Aulia, Aulia
JMARS: Jurnal Mosaik Arsitektur Vol 8, No 1 (2020): Maret
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (993.096 KB) | DOI: 10.26418/jmars.v8i1.40539

Abstract

Laboratorium memiliki peran yang besar dalam penunjang kegiatan pembelajaran. Saat ini Universitas Tanjungpura sudah memiliki gedung laboratorium dasar terpadu. Namun laboratorium dasar tersebut hanya memfasilitasi praktikum yang bersifat ilmu dasar, tidak untuk ilmu terapan. Padahal ilmu terapan juga memiliki peran penting dalam kehidupan sehari hari. Laboratorium Terapan (Advance) tersebut salah satunya adalah Laboratorium Botani. Laboratorium Botani adalah laboratorium yang dikhususkan untuk melakukan riset yang berkaitan dengan tumbuhan. Tujuan perancangan adalah menghasilkan rancangan Laboratorium Botani Universitas Tanjungpura. Metodologi perancangan meliputi tahap penelitian awal, pengumpulan data, identifikasi, analisis data, perencanaan dan konsep perancangan. Konsep bangunan menggunakan bentuk dasar dan mengadopsi bentuk bangunan tropis sekitar kawasan Perguruan Tinggi Universitas Tanjungpura. Konsep utilitas menyesesuaikan kebutuhan dan persyaratan bangunan khusus laboratorium. Konsep arsitektur lingkungan menyeimbangkan penggunaan energi alami dan buatan, memanfaatkan koridor sebagai sirkulasi. Konsep struktur menyesuaikan tapak sekitar lokasi perancangan yaitu di kawasan Perguruan Tinggi Universitas Tanjungpura, memperhatikan peraturan daerah Pontianak dan mempertimbangkan standar bangunan khusus laboratorium.  Hasil perancangan berupa bangunan Laboratorium yang tidak hanya memiliki fasilitas penelitian namun juga fasilitas penunjang seperti Herbarium Gallery dan ruang konsultasi sehingga laboratorium juga berfungsi sebagai pusat informasi mengenai tumbuhan. Kata kunci: Perancangan, Laboratorium, Botani
NILAI BUDAYA KOMUNITAS BISSU DALAM NOVEL CALABAI, PEREMPUAN DALAM TUBUH LELAKI KARYA PEPI AL-BAYQUNIE Aulia, Aulia; Nadeak, Parlindungan; Wartiningsih, Agus
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 7, No 7 (2018): Juli 2018
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (739.912 KB)

Abstract

AbstractThe purpose of this research is to describe cultural values of the Bissu community in novel Calabai, Perempuan dalam Tubuh Lelaki by Pepi Al-Bayqunie. This research can be useful for enriching  the development of science and language studies and to be used as teaching materials for Indonesian language?s teacher. The method in this research is descriptive method with qualitative research. The approach in this research is literature anthropology approach. The source of data in this research is novel Calabai, Perempuan dalam Tubuh Lelaki by Pepi Al-Bayqunie published by Javanica. The primary data of this research reflected through the quotation of words, phrases, clauses, or sentences in the novel Calabai, Perempuan dalam Tubuh Lelaki. The technique of data collecting is using documentary study. The result of the research are: 1) cultural values from relationship between human and God, 2) relationship between human and nature, and relationship between human and another human. Keywords:  Cultural values, Bissu community, Novel
PENGARUH SALES PROMOTION DAN PERSONAL SELLING TERHADAP VOLUME PENJUALAN SEPEDA MOTOR YAMAHA Aulia, Aulia
Jurnal Akuntansi Bisnis dan Publik Vol 11 No 1 (2020): JURNAL Akuntansi Bisnis dan Publik
Publisher : UNIVERSITAS PEMBANGUNAN PANCA BUDI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagai salah satu teknik pemasaran, promosi merupakan unsur penting yang dapat mempengaruhi konsumen untuk menciptakan permintaan ulang terhadap produk yang sudah ada maupun memperkenalkan produk baru agar dapat diterima oleh masyarakat atau calon konsumen. Promosi Penjualan merupakan sebagai bentuk persuasi langsung melalui penggunaan berbagai insentif yang dapat diatur untuk merangsang pembelian produk dengan segera atau meningkatkan jumlah barang yang dibeli konsumen. Melalui promosi penjualan perusahaan dapat menarik konsumen baru, mendorong konsumen untuk membeli dalam jumlah yang besar, menyerang aktifitas promosi pesaing, meningkatkan impulse buying, atau mengupayakan kerja sama yang lebih erat dengan pengecer. Personal selling (penjualan perorangan) merupakan alat yang paling efektif biaya pada tahap proses pembelian lebih lanjut terutama dalam membangun preferensi, keyakinan, tindakan pembeli Pendekatan penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif Sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah volume penjualan, biaya promosi dan jumlah SDM marketing dari tahun 2017 sampai dengan tahun 2019 per-bulan nya sehingga terdapat total 36 sampel.. Penelitian ini dilakukan secara langsung oleh peneliti melalui observasi dan wawancara agar memperoleh data yang akurat. Hasil dari penelitian ini ialah Adanya pengaruh sales promotion dalam peningkatan volume penjualan pada PT Alfa Scorpii, Adanya pengaruh peningkatan SDM dalam personal selling secara signifikan terhadap volume penjualan pada PT Alfa Scorpii, dan Adanya pengaruh sales promotion dan personal selling dalam peningkatan volume penjualan baik secara parsial maupun simultan.
IKLIM ORGANISASI, MOTIVASI KERJA, DAN KEPUASAN UPAH TERHADAP KOMITMEN ORGANISASI PADA KARYAWAN Hadi, Nizarwan; Aulia, Aulia; Sari, Erita Yuliasesti Diah
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 5, No 2 (2021): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmishumsen.v5i2.12103.2021

Abstract

Employee commitment is an important factor in improving organizational performance. There are several factors that affect employee commitment, one of which is the organizational climate.The organizational climate is an effective management device for integrating employee motivation with the tasks and objectives of the organization.The purpose of this study is to empirically examine the role of organizational climate, work motivation, and wage satisfaction on employee organizational commitment. The method used in this study is a quantitative method with a correlation approach. The participants of this study were permanent employees of company "X" with an age range of 25-50 years, having a minimum service period of two years with a total of 160 subjects. The analytical technique used to test the hypothesis is multiple regression analysis technique. The results showed that the variables of organizational climate, work motivation and wage satisfaction simultaneously played a role in organizational commitment. The effective contribution of organizational climate, work motivation and wage satisfaction simultaneously is 69.7%. While partially, each variable of organizational climate, work motivation, and wage satisfaction has a positive role with organizational commitment. Komitmen karyawan merupakan faktor penting untuk meningkatkan kinerja organisasi. Ada beberapa faktor yang memengaruhi komitmen karyawan, salah satunya adalah iklim organisasi. Iklim organisasi adalah suatu perangkat manajemen yang efektif untuk mengintegrasikan motivasi karyawan dengan tugas dan tujuan dari organisasi.  Tujuan penelitian ini adalah menguji secara empiris peran iklim organisasi, motivasi kerja, dan kepuasan upah terhadap komitmen organisasi karyawan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini berupa metode kuantitatif dengan pendekatan korelasi. Partisipan penelitian ini adalah karyawan tetap perusahaan “X” dengan rentang usia 25-50 tahun, memiliki masa kerja minimal yaitu dua tahun dengan jumlah subjek sebanyak 160 orang. Teknik analisis yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah teknik analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan variabel iklim organisasi, motivasi kerja dan kepuasan upah secara simultan berperan terhadap komitmen organisasi. Sumbangan efektif iklim organisasi, motivasi kerja dan kepuasan upah secara simultan adalah sebesar 69.7%. Sementara secara parsial, masing-masing variabel iklim organisasi, motivasi kerja, dan kepuasan upah memiliki peran positif dengan komitmen organisasi.
Perilaku dan Budaya pada Kejadian Anemia Pra Hamil di Pesisir Legung Ahmaniyah, Ahmaniyah; Aulia, Aulia; Sarti, Sitti; Suprayitno, Emdat; Sulistyorini, Rini
Jurnal Keperawatan Vol 13 No 4 (2021): Supp Desember 2021
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/keperawatan.v13i4.1933

Abstract

Prevalensi anemia di indonesia masih tinggi, ibu hamil yang mengalami anemia mengalami peningkatan. untuk menurunkan angka kejadian anemia selama kehamilan yaitu dengan pemberian suplementasi zat besi, tetapi penanganan ini belum berhasil, hal ini disebabkan karena pelaksanaan dan pemanfaatan program yang buruk merupakan sebagai faktor utama untuk keberhasilan program. dan hal ini juga disebabkan karena pada masa pra konsepsi seorang wanita tidak mendapatkan perawatan secara intensif untuk pemberian suplemen zat besi dan perawatan untuk mendapatkan gizi yang optimal pada masa prakonsepsi. Penelitian ini penting dilakukan untukl mengetahui kejadian anemia pada prahamil. Tujuan penelitian untuk mengungkapkan faktor penyebab terjadinya fenomina anemia pada masa prakonsepsi. metode penelitian ini adalah kualitatif yang hasilnya akan dianalisis secara deskriptif, populasi penelitian ini adalah remaja di wilayah kerja Puseksmas leggung dengan kriteria sampel yaitu usia 15-20 tahun, jenis kelamin perempuan dan bersedia menjadi responden. Pengambilan sampel menggunakan Teknik snowball. Analisis data menggunakan triangulai sumber. Hasil penelitian yaitu faktor penyebab kejadian anemia pada prahamil disebabkan oleh beberapa faktor antara lain: pengetahuan, adanya budaya (pantangan makan) waktu mentruasi yang menyebabkan kekurangan protein, perilaku dalam mengkonsumsi tablet fe dan pola makan dan minum yang mengahmbat penyerapan zat besi serta juga disebabkan karena umur dan sosial ekonomi. Dapat disimpulkan bahwa budaya dan perilaku merupakan faktor penyebab dari kejadian anemia pada pra hamil.