Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pendampingan Pembuatan Nata De Coco Dari Limbah Air Kelapa Tua Di Desa Perapakan Kiki Kristiandi; Dewi Merdekawati; Sangkala Sangkala; Dian Sari
To Maega : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 2 (2022): Juni 2022
Publisher : Universitas Andi Djemma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/tomaega.v5i2.1039

Abstract

Air kelapa merupakan salah satu bahan sumber daya alam yang melimpah di Indonesia dan masih tidak termanfaatkan secara maksimal. Jumlah hasil air kelapa yang ada di Indonesia dapat mencapai kurang lebih 1 sampai 900 juta liter pertahun. Berdasarkan jumlah ini menggambarkan bahwa kondisi air kelapa yang terbuang menjadi percuma, sehingga air kelapa yang tidak termanfaatkan menjadi limbah organik dan dapat menjadi salah satu polusi asam asetat. Adapun peserta yang terlibat dalam kegiatan pendampingan ini yaitu ibu – ibu PKK (pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga) yang terletak di Desa Perapakan Kecamatan Pemangkat. Sampel dalam pendampingan ini berjumlah 10 peserta. Peserta yang tergabung dalam pendampingan ini adalah ibu-ibu rumah tangga yang tergabung dalam kelompok PKK Kegiatan ini berlangsung ke dalam tiga tahapan, diantaranya adalah pendekatan pada pemangku kebijakan/ perizinan, kegiatan pendampingan dan tahapan evaluasi. Pendampingan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan pemahaman peserta dalam mengelola limbah air kelapa menjadi sebuah produk yang memiliki nilai ekonomi. Untuk pendampingan dilakukan secara langsung kepada ibu-ibu PKK dan sekaligus tanya jawab. Hasil dari kegiatan pendampingan ini terdapat adanya endapan nata de coco, selain itu pula peserta yang telah diberikan pendampingan memiliki kepuasaan terhadap pengolahan limbah dari air kelapa. Nata yang telah jadi endapan dapat dijadikan salah satu alternatif usaha dalam skala kecil karena memiliki nilai ekonomi yang tinggi.
Sosialisasi SIUP Usaha Pembesaran Ikan Lele Dumbo di POKDAKAN Oi Cere Kabupaten Bima Nurul Fatimah Yunita; Beryaldi Agam; Sangkala
Hippocampus: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 1 (2022): June 2022
Publisher : PPPM POLITEKNIK NEGERI SAMBAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.828 KB) | DOI: 10.47767/hippocampus.v1i1.346

Abstract

A Fisheries Business License (SIUP) is a mandatory thing that must be owned by fish farming entrepreneurs to have a license to do business and use the fish cultivation production facilities contained in the letter. It is important for every cultivator to know the procedures for obtaining a SIUP so that the business carried out can run well. The problem found is that most farmers do not have a SIUP because they do not know the purpose and benefits of SIUP for the catfish business they are engaged in. The purpose of this community service is to provide knowledge about doing catfish farming businesses that have SIUP. This service was carried out on September 4-5, 2021 at the Pokdakan OI Cere Nggembe Village, Bolo District, Bima Regency using the socialization method and FGD to the OI Cere Pokdakan which consists of 10 members. The result of the service is that the participants have known the procedures for the SIUP application process and the benefits of having a SIUP in running a dumbo catfish farming business.
ANALISA KELAYAKAN USAHA BUDIDAYA TANAMAN PISANG KEPOK (Musa paradisiaca L.) DI PUSAT PELATIHAN PERTANIAN PEDESAAN SWADAYA MITRA MANDIRI KUBURAYA Sangkala; Sunardi; Mona
JURNAL PATANI: Pengembangan Teknologi Informasi dan Pertanian Vol 5 No 2 (2022): PATANI VOL 5 NOMOR 2 : SEPTEMBER 2022
Publisher : PPPM POLTESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47767/patani.v5i2.398

Abstract

Tumbuhan pisang merupakan jenis tanaman yang dapat dibudidayakan baik di iklim tropis juga sub tropis. Kegiatan analisa usaha sangat penting dilakukan untuk mengetahui usaha tersebut dapat menguntungkan atau tidak sehingga dapat diketahui usaha budidaya pisang kepok layak atau tidak untuk dijadikan suatu usaha. Penelitian ini dilaksanakan di Pusat Pelatihan Pertanian Pedesaan Tani Mitra Mandiri (P4S Mitra Mandiri), yang berlokasi di Jalan Trans Kalimantan Km 21, Kubu Raya P4S Mitra Mandiri merupakan Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya (P4S) Mitra Mandiri yang bergerak dibidang pertanian.. Data-data yang terkait analisa kelayakan terdiri dari data investasi dan data variabel. Perhitungan data investasi dilakukan dengan menghitung biaya penyusutan, penerimaan, keuntungan dan menganalisis kelayakan usaha. Investasi yang dibutuhkan untuk merealisasikan usaha budidaya pisang kepok seluas 1 Ha yaitu sebesar Rp 4.030.000,00. Biaya variabel untuk tahun pertama. Penerimaan kotor dari usaha budidaya pisang kepok seluas 1 Ha dalam jangka waktu dua tahun yaitu sebesar Rp 108.000.000. Modal budidaya pisang kepok sebesar Rp 108.000.000 dapat memperoleh keuntungan Rp 79.055.000/Ha dalam jangka dua tahun. Total biaya sebanyak Rp 28.945.000 dan harga jual sebesar Rp 3.000, maka untuk mencapai titik impas jumlah pisang paling minimal yang terjual yaitu sebanyak 9.648 /Ha dalam jangka waktu dua tahun