Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI

PENINGKATAN KUALITAS KESPRO REMAJA MELALUI SOSIALISASI PUSAT INFORMASI DAN KONSELING –REMAJA (PIK-R) DI SEKOLAH MADRASAH ALIYAH MUHAMMADIYAH PEKANBARU Trisiwi Kusuma Ningrum; Yeni Yarnita; Chairil Chairil; Isnaniar Isnaniar; Juli Widiyanto; Maswarni Maswarni; Pratiwi Gasril; Wiwik Norlita
Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Vol 2 No 2 (2018): Pengabdian Untuk Mu negeRI
Publisher : LPPM UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3335.441 KB) | DOI: 10.37859/jpumri.v2i2.862

Abstract

The Youth Information and Counseling Center, better known as PIK-R, is one of the BKKBN programs as a forum for youth activities that is very useful for adolescents and for improving school health programs. The PIK-R socialization activity was the first step before the establishment of the PIK-R at the Muhammadiyah 1 Aliyah Madrasah in Pekanbaru. The purpose of this community service was to improve the quality of adolescent knowledge about reproductive health as an effort to plan healthy and positive adolescent lives. at Madrasah Aliyah Muhammadiyah 1 Pekanbaru with the form of information dissemination of the Youth Information & Counseling Center by providing insights on adolescent life and steps that must be taken by adolescents to become healthy and planning adolescents. The method used is lecture, discussion and question and answer. The results of dedication showed that all participants wanted the formation of PIK-R in Muhammadiyah 1 Pekanbaru Aliyah Madrasas. Thus the benefit of this service was that in addition to students getting knowledge about adolescent health which could be useful as a beginning of the formation of PIK-R at Muhammadiyah 1 Pekanbaru Islamic Senior High School.
Pemberdayaan Duta Keluarga Tuberkulosis sebagai Upaya Mencegah terjadinya TB Multi Drugs Resistent di Puskesmas Sidomulyo RJ Pekanbaru Trisiwi Kusuma Ningrum; Maswarni Maswarni; Yuyun Ria Wahyuni
Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Vol 4 No 1 (2020): Pengabdian Untuk Mu negeRI
Publisher : LPPM UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.555 KB) | DOI: 10.37859/jpumri.v4i1.1561

Abstract

Penyakit Tuberkulosis merupakan penyakit menular yang dapat menyerang organ paru maupun ekstra paru. Penderita TB harus menjalani pengobatan selama 6-8 bulan. Apabila tidak minum obat hingga tuntas dapat menyebabkan resistensi kuman yang disebut TB Multi Drugs Resistent yang dapat membahayakan kesehatan diri sendiri maupun orang lain. Penderita yang mengalami TB MDR akan menjalani pengobaan dengan jangka waktu lebih lama dengan kombinasi pemberian obat secara injesi maupun oral. Hal ini akan menambah beban kerja tubuh penderita TB sehingga dapat mengalami berbagai keluhan yang lebih berat saat menjalani pengobatan. Tujuan adalah untuk memberikan wawasan kepada keluarga bagaimana tips menjalin komunikasi efektif untuk memberikan motivasi penderita TB minum obat hingga sembuh dan juga memberikan motivasi dan edukasi kepada penderita TB tentang efek samping obat anti TB dan penatalaksanaannya. Metode PKM dengan menggunakan ceramah dan diskusi unuk mencari solusi permasalahan yang dialami oleh penderita dan keluarga dalam proses pengobatan TB. Selain itu juga dengan memberikan kartu minum obat kepada Pendamping Menelan Obat sebagai media untuk mengontrol keteraturan minum obat. Hasil kegiatan PKM menunjukkan pengetahuan peserta PKM tentang penyakit TB dan tehnik berkomunikasi efektif untuk mensupport penderita TB minum obat hingga sembuh mayoritas dalam kategori baik. selain itu 100% penderita TB minum obat secara teratur.
Fresto Lele Ibu Rumah Tangga Blok I Di Desa Kubang Jaya Kecamatan Siakhulu Trisiwi Kusuma Ningrum; Maswarni Maswarni; Wan Laura Hardilawati; Yeni Yarnita
Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Vol 5 No 1 (2021): Pengabdian Untuk Mu negeRI
Publisher : LPPM UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jpumri.v5i1.2562

Abstract

Pada masa pandemic covid 19 maupun era new normal Covid 19 saat ini, banyak masyarakat yang terdampak pandemic, salah satunya adalah masyarakat yang berada di RT 02 Desa Kubang Jaya, yang saat ini juga mengalami permasalahan ekonomi terdampak Covid 19. Hal ini membuat para ibu rumah tangga Blok I turut memikirkan bagaimana cara membantu pendapatan keluarga yang saat ini terdampak pandemic. Permasalahan yang dialami oleh sasaran adalah belum tahu cara pembuatan fresto lele serta terbatasnya modal untuk wirausaha fresto lele. Kegiatan Program Kemitraan Masyarakat Stimulus (PKMS) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan , ketrampilan dan kemandirian ibu ibu rumah tangga blok I untuk berwirausaha untuk membantu menambah pendapatan keluarga. Metode PKMS ini dengan menggunakan ceramah secara daring yang memberikan materi tentang pengolahan pangan yang aman bagi kesehatan dan manajemen pemasaran fresto lele , serta praktek cara membuat fresto lele yang dilaksanakan secara langsung menggunakan protokol kesehatan. Hasil kegiatan PKMS menunjukkan peningkatan pengetahuan dan katrampilan peserta PKMS tentang bagaimana cara pembuatan fresto lele, dan kelompok ibu sudah memulai memasarkan fresto lele yang telah dibuat. Kata kunci _ fresto, ikan lele, pangan, Kubang Jaya
Edukasi Kesehatan Manfaat Air Nabidz Kurma Untuk Mengurangi Mual Muntah di Puskesmas Harapan Raya Pekanbaru Trisiwi Kusuma Ningrum; Maswarni Maswarni; Yeni Sri Winarti; Pratiwi Gasril; Chairil Chairil; Yeni Yarnita; Juli Widiyanto; Isnaniar Isnaniar; Wiwik Norlita; Silvia Elki Putri; Sri Hilma Siregar
Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Vol 7 No 1 (2023): Pengabdian Untuk Mu negeRI
Publisher : LPPM UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jpumri.v7i1.4927

Abstract

Penyakit Tuberkulosis (TB) paru adalah salah satu penyakit yang hingga saat ini menjadi perhatian dunia dan masuk ke dalam sasaran Sustainable Development Goals SDGs. Pemberian obat anti tuberculosis (OAT) merupakan langkah untuk mengatasi pandemic TB. Pasien TB harus mengkonsumsi obat secara teratur hingga periode pengobatan selesai . Penggunaan obat anti TB (OAT) dalam waktu lama ( 2 sampai 9 bulan) akan menimbulkan reaksi obat yang tidak dikehendaki. Beberapa literatur menyampaikan bahwa efek samping OAT a dalah efek hepatotoksik antara lain keluhan mual muntah. Hasil survey di Puskesmas Harapan Raya Pekanbaru, terdapat 15 orang penderita Tb paru mengeluh mual muntah setelah minum OAT . Berdasarkan hal tersebut, tim pengabdian UMRI perlu melakukan kegiatan pengabdian dengan memberikan edukasi kesehatan manfaat air nabidz kurma mengurangi keluhan mual muntah pada penderita TB paru di Puskesmas Harapan Raya Pekanbaru. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan penderita TB paru tentang manfaat air nabidz untuk mengurangi mual muntah dan mampu mempraktikkan cara membuat air nabidz kurma sehingga dapat dikonsumsi dan dapat mengurangi keluhan mual muntah yang dialami oleh penderita TB. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan peningkatan pengetahuan dan ketrampilan penderita TB paru tentang manfaat dan cara membuat air nabidz kurma.