Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

IbM Dawis Melati II Jombor Indah Bendosari Sukoharjo tentang TOSAGA Darsini Darsini; Mathilda Sri L; Rahmatul Ahya
ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2021): ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Al-Matani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/arsy.v1i2.68

Abstract

Dasa Wisma Melati II Kalurahan Jombor Bendosari kelurahan Sukoharjo merupakan bagian dari RT 7 RW 3 Jombor Bendosari Sukoharjo. Anggota dawis berjumlah 18 orang ibu-ibu, hampir 80% sebagai pekerja dalam instansi pemerintahan/PNS. Dari pagi sampai siang bahkan sore disibukkan dengan pekerjaannya masin-masing sehingga dalam mengurus rumah /keluarga kurang. Untuk itu kami bermaksud untuk melaksanakan Ipteks bagi Masyarakat yang akan diterapkan kepada ibu-ibu dawis dalam hal menanam tanaman obat dan sayur keluarga yang pekerjaan tersebut untuk kegiatan di sore hari saat ibu-ibu santai di rumah. Metode yang digunakan adalah dengan pemberian materi tentang jenis-jenis tanaman obat dan sayuran untuk keluarga, pentingnya tanaman obat dan sayuran untuk keluarga dan teori-teori serta praktek langsung mulai dari penyiapan bibit sampai bagaimana cara untuk merawat. Disamping itu juga guna mendukung program pemerintah desa bahwa setiap keluarga (KK) harus mempunyai minimal tiga pot tanaman sayur/buah/rempah-rempah. Harapannya dapat membantu ibu-ibu untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari terutana untuk kebutuhan tanaman obat dan sayuran setiap hari yang dapat langsung memetik/panen sendiri. Dari hasil pengabdian ini ternyata ibu-ibu sangat antusias untuk mempunyai tanaman TOSAGA tersebut. Ini dapat dibuktikan  bahwa ada sekitar 90% semua rumah-rumah di Dawis Melati II mempunyai tanaman TOSAGA tersebut. Kata kunci : IbM, Tanaman, Obat, Sayuran, TOSAGA ABSTRACT Dasa Wisma Melati II, Jombor Bendosari Sub-District, Sukoharjo Village is part of RT 7 RW 3 Jombor Bendosari Sukoharjo. The number of dawis members is 18 mothers, almost 80% as workers in institutions government agencies. Every morning until noon, even in the evening, they are busy with their respective jobs so that they are lacking in managing the house/family. For this reason, we intend to carry out science and technology for the community which will be applied to dawis mothers in terms of planting medicinal plants and family vegetables whose work is for activities in the afternoon when the mothers relax at home. The method used is by providing material about the types of medicinal plants and vegetable for the family, the importance of medicinal plants and vegetables for the family and direct theories and practices starting from preparing seeds to how to care for them. Besides that, it is also to support the village government program that every family (KK) must have at least three pots of vegetable / fruit / spices plants. The hope is that it can help mothers to meet their daily needs, especially for the needs of medicinal plants and vegetables every day, which can immediately pick / harvest themselves. From the results of this dedication, it turned out that the women were very enthusiastic about having the TOSAGA plant. It can be proven that around 90% of all the houses in Dawis Melati II have this TOSAGA plant. Keywords: Plants, Medicine, Vegetables, TOSAGA
Penerapan Ergonomi Partisipatori pada Proses Pengecoran Logam di Industri Cor Logam Mariman Pajang Solo Mathilda Sri Lestari; Rahmatul Ahya
Tekinfo: Jurnal Ilmiah Teknik Industri dan Informasi Vol 5 No 2 (2017)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Universitas Setia Budi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1045.941 KB) | DOI: 10.31001/tekinfo.v5i2.236

Abstract

PT. Cor Logam Mariman merupakan industri rumah tangga yang berdiri sejak 1980 sampai sekarang. Produk yang dihasilkan adalah berbagai macam produk yang terbuat dari logam kuningan, aluminium dan tembaga seperti baut, kipas, bodi motor, berbagai macam rangka, acesoris, dan lain-lain. Untuk mencapai target produksi dibutuhkan tenaga kerja dengan produktivitas yang tinggi. Pada saat bekerja terkadang pekerja berada dibawah tekanan disertai dengan sistem kerja yang tidak ergonomis sehingga menimbulkan berbagai macam keluhan pada pekerja. Tujuan penelitian ini adalah untuk menciptakan kondisi kerja yang sehat, nyaman, aman sehingga dapat mengurangi beban kerja, keluhan musculoskeletal, kelelahan dan meningkatkan efisiensi waktu serta produktifitas kerja. Evaluasi ergonomi pada sistem kerja meliputi gizi kerja, beban kerja, sikap kerja, interaksi manusia mesin, keluhan muskuluskeletal, kelelahan kerja, lingkungan kerja fisik, dan produktivitas. Metode untuk menyelesaikan permasalahan yang ada dengan menggunakan Focus Group Discussion (FGD) untuk perbaikan. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah beban kerja semakin menurun, keluhan muskuluskeletal secara keseluruhan menurun 42,92%, keluhan umum pekerja secara keseluruhan menurun 41,59%, dengan penyekatan SK1 pada jam 09.00-12.00 dan jam 15.00 tidak terjadi penurunan temperature sedangkan SK3 pada jam 11.00 setelah adanya intervensi temperatur lebih besar dari temperature sebelum intervensi. Kapasitas produksi setelah intervensi secara keseluruhan terjadi peningkatan kapasitas produksi sebesar 26,51%. Kata kunci : ergonomi, partisipatori, logam
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA BERAS IKATAN CINTA DENGAN METODE SWOT DAN QSPM Rahmatul Ahya; Suprapto Suprapto; Amellia Ayu Safira
Journal Of Business, Finance, and Economics (JBFE) Vol 3, No 2 (2022): Journal Of Business, Finance, and Economics (JBFE)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jbfe.v3i2.3499

Abstract

Rice is one of the most important commodities in the food industry sector in Indonesia, as the main source of carbohydrates. Beras Ikatan Cinta took part as one of the market players in this commodity. After two years, it was found that there was a decline in rice sales and difficulties in marketing expansion, so a research was carried out to determine the condition of the Beras Ikatan Cinta business and analyze the most suitable business development strategy for Beras Ikatan Cinta business. Data collection was obtained through a questionnaire and calculated using the IFE and EFE matrices and then processed and analyzed using the SWOT (Strength, Weakness, Opportunity, Threat) and QSPM (Quantative Strategic Planning Matrix) methods. The results of this study indicate the formation of 10 alternative business development strategies for Beras Ikatan Cinta, namely: (a) increasing production; (b) stability and professionalism of work; (c) create Quality Control standards; (d) permanent partnership with suppliers; (e) redesigning product packaging to make it more attractive; (f) improve HR performance; (g) create programs to maintain and increase customer loyalty; (h) determination of market prices in the face of competition; (i) strengtheni capital; and (j) maintaining product characteristics. Among them the most interesting and the priority to be applied is setting Quality Control standards and redesigning product packaging wich has the same TAS value of 0.62 out of a total TAS of 3.73
Pengaruh Penambahan Admixture Terhadap Nilai Slump dan Kuat Tekan Beton Bleeding Darsini; Eko Pramuda Triwardana; Rahmatul Ahya
Journal of Applied Mechanical Engineering and Renewable Energy Vol 3 No 2: Agustus 2022
Publisher : Indonesian Society of Applied Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52158/jamere.v3i2.610

Abstract

Proyek konstruksi yang terjadi saat proses konstruksi maupun pasca konstruksi seringkali dapat kita jumpai beragam permasalahan, salah satunya adalah kerusakan pada beton segar seperti terjadinya bleeding pada beton segar. Kondisi volume beton cacat dalam 1 tahun di lokasi penelitian sebesar 307 m3 karena kondisi cuaca ekstrim (hujan) dibulan Oktober – Maret, nilai slump dapat berubah karena faktor tidak ditutupnya corong pada truk mixer. Penelitian ini dilakukan dengan menambahkan beton yang bleeding dengan admixture. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui beton yang bleeding dapat kembali menjadi beton normal setelah ditambahkan admixture, metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan menggunakan benda uji kubus ukuran 15x15x15 cm yang diuji yaitu pada umur, 3 hari, 7 hari, 14 hari, dan 28 hari. Mutu beton yang digunakan pada penelitian ini yaitu mutu C40 dan C50 dengan komposisi admixture yaitu 0,05%, 0,1%, dan 0,2%. Berdasarkan penelitian ini didapat hasil nilai slump untuk komposisi admixture 0,05% untuk C40 dan C50 adalah 24 dan 21 cm, untuk komposisi admixture 0,1% adalah 18 cm dan untuk komposisi admixture 0,2% adalah 17 dan 18 cm. Kuat tekan beton maksimum di umur 28 hari untuk komposisi admixture 0,1% dengan mutu C40 adalah 45,79 Mpa dan untuk mutu C50 adalah 59,14 Mpa. Waktu yang dibutuhkan untuk sekali perbaikan beton yang bleeding di lokasi pengecoran dengan menggunakan admixture yaitu 10 menit, sehingga dapat mengefisiensi waktu sebesar 205 menit atau setara dengan effisiensi waktu 95,34%. Dengan adanya admixture ini dapat menekan biaya sebesar Rp. 54.750.073 atau setara dengan 83,45% dari total volume bleeding sebesar 307 m3.
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA BERAS IKATAN CINTA DENGAN METODE SWOT DAN QSPM Rahmatul Ahya; Suprapto Suprapto; Amellia Ayu Safira
Journal Of Business, Finance, and Economics (JBFE) Vol. 3 No. 2 (2022): Journal Of Business, Finance, and Economics (JBFE)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jbfe.v3i2.3499

Abstract

Rice is one of the most important commodities in the food industry sector in Indonesia, as the main source of carbohydrates. Beras Ikatan Cinta took part as one of the market players in this commodity. After two years, it was found that there was a decline in rice sales and difficulties in marketing expansion, so a research was carried out to determine the condition of the Beras Ikatan Cinta business and analyze the most suitable business development strategy for Beras Ikatan Cinta business. Data collection was obtained through a questionnaire and calculated using the IFE and EFE matrices and then processed and analyzed using the SWOT (Strength, Weakness, Opportunity, Threat) and QSPM (Quantative Strategic Planning Matrix) methods. The results of this study indicate the formation of 10 alternative business development strategies for Beras Ikatan Cinta, namely: (a) increasing production; (b) stability and professionalism of work; (c) create Quality Control standards; (d) permanent partnership with suppliers; (e) redesigning product packaging to make it more attractive; (f) improve HR performance; (g) create programs to maintain and increase customer loyalty; (h) determination of market prices in the face of competition; (i) strengtheni capital; and (j) maintaining product characteristics. Among them the most interesting and the priority to be applied is setting Quality Control standards and redesigning product packaging wich has the same TAS value of 0.62 out of a total TAS of 3.73
Analisis Kualitas Pelayanan Dengan Metode Importance Performance Analysis (IPA) Dan Costumer Satisfaction Index (CSI) Terhadap Kepuasan Konsumen : Studi Kasus Something Barbershop Sragen Rahmatul Ahya; Suprapto Suprapto; Jhodi Pratama
Journal Of Business, Finance, and Economics (JBFE) Vol 4 No 2 (2023): Journal Of Business, Finance, and Economics (JBFE)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jbfe.v4i2.4655

Abstract

Small and medium enterprises (UMKM) Are one of the most important parts of the Indonesian economy. Barbershop or barbershop business is one of the UMKM that is growing quite rapidly. Service quality is an important factor in determining whether or not consumers are satisfied. There are several factors that affect customer satisfaction at the barbershop. Namely service quality using the Importance Performance Analysis (IPA) method and service quality using the Customer Satisfaction Index (CSI) method. This study aims to determine whether there is an influence of service quality using Importance Performance Analysis (IPA) and Customer Satisfaction Index (CSI) methods on consumer satisfaction in barbershop SMEs in Sragen. The variables used in research II are Quality of Service using the Importance Performance Analysis method (X1), Quality of service using the Customer Satisfaction Index (CSI) method (X2) and Consumer Satisfaction (Y). This study used a purposive sampling technique used to collect quantitative data. The data used in this study are primary data using questionnaire data on MSME actors which are then analyzed using the SPSS software application version 26.0. Based on the analysis that has been carried out, the results show that the average conformity level is 104% with a range of values that are in the range of 92% to 123%. The attribute that has a value of 92% is the addition of lighting in the barbershop area and the attribute that has a value of 123% is a chair for a comfortable haircut. That the result of calculating the Customer Satisfaction Index (CSI) for the quality of service and services of Something Barbershop Sragen is 77.36%. The satisfaction index is in the range of 66-80% which means that overall consumers are satisfied with the quality of service at Something Barbershop Sragen.