Rusdiana Rusdiana
Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Mulawarman

Published : 9 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Hubungan Antara Dukungan Keluarga Dengan Penerimaan Diri Pada Orangtua yang Memiliki Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) Rusdiana Rusdiana
Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 6, No 2 (2018): Volume 6, Issue 2, June 2018
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikoborneo.v6i2.4564

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan penerimaan diri karyawan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yang berkorelasi. Penelitian ini merupakan purposive sampling yang melibatkan 55 orang tua. Dukungan keluarga dan penerimaan diri diukur dengan model skala likert. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan uji korelasi product moment yang dibantu program Statistical Package for Social Sciences (SPSS) 22.0 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang positif dan sangat signifikan antara dukungan keluarga dengan penerimaan diri dengan R hitung> R tabel = 0,504> 0,265 dan p = 0,000 <0,050.
Eksplorasi Pola Pada Siswa Sekolah Dasar Rusdiana Rusdiana
Primatika : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 9 No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (426.086 KB) | DOI: 10.30872/primatika.v9i1.246

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengklasifikasikan hasil pekerjaan siswa dalam menyelesaikan permasalahan pola. Penelitian ini dilakukan terhadap siswa sekolah dasar kelas 1 dan 2. Instrumen penelitian berupa lembar tugas (soal). Tanpa adanya pengajaran formal mengenai pola, ternyata siswa mampu menyelesaikan permasalahan pola sederhana. Siswa mampu melanjutkan dan mengidentifikasi aturan pola sederhana. Meskipun bekerja dengan pola nampaknya merupakan hal yang baru bagi siswa kelas 1 dan kelas 2, namun peneliti menyarankan bahwa siswa di tahun-tahun awal sekolah dasar sebaiknya diberikan kesempatan untuk menyelesaikan permasalahan pola sederhana karena hal tersebut merupakan awal dari berpikir fungsional dan dapat membantu dalam mengembangkan pemahaman mengenai hubungan antar operasi, terutama hubungan invers.
Analisis Kesesuaian Buku Teks Matematika Peminatan Kelas X Dengan Rumusan Kurikulum 2013 SMA Negeri Di Kabupaten Kutai Kartanegara Winda Kurniawati; Rusdiana Rusdiana; Abdul Basir
Primatika : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 11 No 1 (2022)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/primatika.v11i1.977

Abstract

Analisis buku teks penting dilakukan untuk mengetahui tingkat kesesuaian buku teks dengan kurikulum yang berlaku dalam sistem pembelajaran. Buku teks memiliki peran yang sangat penting bagi guru dan siswa sebagai bahan ajar dan sumber belajar yang paling banyak digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesesuaian buku teks matematika peminatan kelas X yang digunakan SMA Negeri di Kabupaten Kutai Kartanegara dengan rumusan kurikulum 2013 meliputi aspek SKL, KI, KD, Kecukupan Materi, Kedalaman Materi, Pendekatan Saintifik, dan Penilaian Autentik. Teknik pengumpulan data dengan survei dan studi dokumentasi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesesuaian buku A dikategorikan cukup dengan persentase 73,9%. Kesesuaian buku B dikategorikan cukup dengan persentase 71,9%. Kesesuaian buku C dikategorikan baik dengan persentase 86,5%.
PERANAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN PEGAWAI DALAM PENGEMBANGAN INDUSTRI KECIL DAN MENENGAH PADA DINAS PERINDUSTRIAN, PERDAGANGAN, KOPERASI DAN UKM KABUPATEN KUTAI Rusdiana Rizeria
Jurnal Administrative Reform Vol 6, No 4 (2018): JURNAL ADMINISTRATIVE REFORM
Publisher : Magister Administrasi Publik FISIP Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (546.368 KB) | DOI: 10.52239/jar.v6i4.1917

Abstract

The purpose of this study to describe and analyze the role of education and training in developing IKMs and explain the factors supporting and inhibiting at the Department of Industry, Pergadangan, Cooperatives and SMEs Kutai Barat. The research focused on the role of education and training of personnel in developing IKMs. This study is qualitative descriptive. Data was obtained through interviews, observation and document, and then analyzed using an interactive model. The results of the study explained that education and training can be increased knowledge, abilities, skills and work attitude of employees so instrumental in the development of IKMs include increased quality of programming development of IKMs, improve the effectiveness of programs, improve facilitation and improving product marketing IKMs, although the role of education and training has been applied with good but with limited results..Keyword: Education and Training, Civil Servants, IKM Development.
ANALISIS KESALAHAN BUKU TEKS MATEMATIKA KELAS XI SMA/MA KURIKULUM 2013 Aprilia Dwi Mayangsari; P M Labulan; Rusdiana Rusdiana
JUMADIKA Vol 3 No 2 (2021): Jurnal Magister Pendidikan Matematika (JUMADIKA)
Publisher : Prodi Magister Pendidikan Matematika Pascasarjana Universitas Pattimura Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jumadikavol3iss2year2021page79-84

Abstract

Buku teks merupakan kebutuhan utama dalam proses pembelajaran yang mengakibatkan beragamnya buku teks dari berbagai penerbit buku. Meskipun buku teks telah dinilai kelayakannya oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP), namun masih memungkinkan adanya kesalahan. Sehingga, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis kesalahan yang terdapat pada buku teks matematika kelas XI SMA/MA Kurikulum 2013. Jenis kesalahan yang dimaksud adalah jenis kesalahan berdasarkan objek matematika yang diantaranya kesalahan fakta, konsep, prinsip, dan operasi. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik Miles dan Huberman. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah analisis konten. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat 8 kesalahan yang berkaitan dengan fakta, 12 kesalahan yang berkaitan dengan konsep, 12 kesalahan yang berkaitan dengan prinsip dan 18 kesalahan yang berkaitan dengan operasi. Oleh karena itu, hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai rujukan dalam memilih buku teks matematika yang baik dan tepat
Analisis Buku Teks Matematika Kurikulum 2013 Kelas VII SMP Pada Komponen Kelayakan Isi, Penyajian Materi Ajar, dan Penyajian Pembelajaran Susilo Saputro; Zainuddin Untu; Rusdiana Rusdiana
Primatika : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 11 No 2 (2022)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/primatika.v11i2.1549

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis buku ajar dengan mendeskripsikan kelayakan buku ajar matematika siswa kelas VII SMP Kurikulum 2013 berdasarkan pada komponen kelayakan isi meliputi, penyajian materi ajar dan penyajian pembelajaran. Jenis penelitan ini adalah penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dokumen dan lembar instrumen penilaian kelayakan buku. Teknis analisis data yang digunakan dalam penelian ini adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesesuaian buku terbitan Kemendikbud dikategorikan sangat layak dengan persentase 93,57%. Buku terbitan Erlangga dikategorikan layak dengan persentase 75,71%. Buku terbitan Tiga Serangkai dikategorikan sangat layak dengan persentase 97,86%. Hasil penelitian ini dapat dijadikan pertimbangan bagi guru dan pihak sekolah dalam memilih buku matematika yang sesuai dengan kurikulum 2013.
Development of Mathematical Literacy Problems using East Kalimantan Context Rusdiana Rusdiana; Auliaul Fitrah Samsuddin; Achmad Muhtadin; Petrus Fendiyanto
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7 No 1: Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 7 Nomor 1 Tahun in Press (Desember
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v7i1.1885

Abstract

A deep understanding of advanced mathematics is essential. This is without doubt. However, mathematics that is applicable on daily life is deemed more important. At least for the ones that does not belong to pure mathemacs field. One des not need to be a mathematics professor to be able to predict commute time to their work or to decide which clothes to buy with given amount of discount. This is also known as mathematical literacy. One of the key features of mathematical literacy is the integration of context. Developing or designing mathematical literacy task with local context is one of efforts to promote students’ mathematical literacy. This is because students are already familiar with the context hence they cam understand the problem statement better. The current study is design research aiming to develop mathematical literacy problems with East Kalimantan context. There are two phases in this research. The first phase is the preliminary phase. Here, PISA 2012 mathematics problems are reviewed and then researchers developed prototype problems with equal level but based on East Kalimantan context. There were nine mathematical literacy problems were developed in this phase. The second phase is the formative evaluation which consists of self evaluation, expert review and field test. From the process, nine valid items of problems with local context for measuring students’ mathematical literacy are obtained.
Pendampingan Orang Tua dalam Pembuatan Media Belajar Matematika di Kelurahan Sungai Pinang Luar Kota Samarinda Ikmawati Ikmawati; Auliaul Fitrah Samsuddin; Siti Najmiah; Dwi Rizki Ramadhan; Rusdiana Rusdiana; Zainuddin Untu; Achmad Muhtadin; Petrus Fendiyanto; Nanda Arista Rizki; Kurniawan Kurniawan
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 4 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v4i4.6384

Abstract

Pembelajaran matematika untuk anak usia dini harus merupakan proses yang menyenangkan. Untuk itu dibutuhkan media pembelajaran yang membuat pembelajaran anak bermakna namun tetap menyenangkan. Tujuan pengabdian ini adalah mendampingi orang tua khususnya ibu membuat media pembelajaran matematika sederhana. Kegiatan pengabdian dilaksanakan pada tanggal 10 Agustus 2022. Peserta pengabdian ini terdiri dari 20 ibu rumah tangga sekaligus anggota PKK di kelurahan Sungai Pinang Luar. Metode yang digunakan adalah presentasi serta pendampingan praktik pembuatan media belajar. Hasil yang diperoleh adalah para peserta pelatihan mampu membuat media belajar matematika sederhana yang bahan-bahannya mudah ditemukan. Setelah penelitian ini diharapkan para orang tua lebih termotivasi dalam mendampingi pembelajaran matematika anak di rumah.Mathematics learning, especially for preschool children, should be a fun process. Therefore, what is needed is a learning media which promotes fun and, at the same time, meaningful learning. The current community service aims to guide parents, especially mothers, to make simple learning media. The participants comprised 20 women and members of the Family Welfare Movement (PKK) in Sungai Pinang Luar Sub-district. Presentation and practice are methods employed in this community service. The Renault showed that participants could use attainable material to make simple mathematics learning media. It is expected that after this activity, parents become more engaged in supporting their children's mathematics learning.
MISKONSEPSI YANG DOMINAN DIMILIKI SISWA KELAS VII PADA MATERI OPERASI BENTUK ALJABAR Maura Priskila Oktaria; Safrudiannur Safrudiannur; Rusdiana Rusdiana
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 8 No. 2 (2023): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/pedagogy.v8i2.2945

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui miskonsepsi tentang operasi aljabar yang dominan terjadi pada siswa dan proses pengerjaan operasi oleh siswa yang memiliki miskonsepsi tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan instrumen tes dikotomi dan wawancara. Subjek penelitian 59 siswa kelas VII SMP. Hasil penelitian menunjukkan 4 miskonsepsi yang dominan terjadi pada siswa, yaitu (1) siswa tidak membedakan antara koefisien dan konstanta, dimana proses pengerjaan siswa yang memiliki miskonsepsi ini adalah mengubah semua bilangan dengan turus, atau menjumlahkan secara langsung bilangan koefisien dan konstanta, atau menganggap variabel x sebagai bilangan 1; (2) siswa tidak memahami konsep operasi penjumlahan dan pengurangan bentuk aljabar dengan koefisien berupa bilangan pecahan, dimana proses pengerjaan siswa yang memiliki miskonsepsi ini adalah mengubah semua bilangan dengan turus, atau menganggap variabel x sebagai bilangan 1, atau menjumlahkan dan mengurangkan pembilang dengan pembilang, kemudian menjumlahkan dan mengurangkan penyebut dengan penyebut, atau menjumlahkan x+x menjadi x2; (3) siswa tidak memahami konsep operasi pembagian bentuk aljabar, dimana proses pengerjaan siswa dengan miskonsepsi ini adalah mengubah semua bilangan dengan turus, atau salah dalam melakukan aturan pembagian, atau menganggap hasil operasi harus ada variabel x, atau mengganti penyebut ke bilangan yang dapat dibagi dengan pembilang, atau melakukan pengurangan ketika yang diminta adalah pembagian, (4) siswa tidak memahami konsep operasi perkalian bentuk aljabar, dimana proses pengerjaan siswa yang memiliki miskonsepsi ini adalah mengubah semua bilangan dengan turus, atau menganggap variabel x sebagai bilangan 1, atau tidak memahami sifat distributif perkalian.