Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Peranan K.H Anwar dalam Perkembangan Pesantren Nurul Islam Seri Bandung 1932-1959 syarifuddin syarifuddin; Supriyanto Supriyanto; Ajimiliansyah Ajimiliansyah; Tedi Rizki; Muhammad Fikri
Jurnal Tamaddun : Jurnal Sejarah dan Kebudayaan Islam Vol 9, No 2 (2021)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/tamaddun.v9i2.7554

Abstract

This paper discusses the role of K.H Anwar in the development of the Nurul Islam Seri Bandung (1932). K.H Anwar's discussion regarding his process in building the Nurul Islam Pesantren Seri Bandung, Ogan Ilir, South Sumatra which originated from K.H Anwar's journey to study in various places in Ogan Ilir, Jambi to Mecca and Medina. Furthermore, from the beginning he preached in the village of Seri Bandung and held recitation or cawisan, until he planned to establish a boarding school which was realized in 1932 through a long process because licensing was very strict at that time by the Dutch colonial government. K.H Anwar is a scholar who plays a role in Islamic education in Ogan Ilir district, he has works which later became a reference for use in the Nurul Islam Seri Bandung Islamic boarding school. Pesantren Nurul Islam is one of the oldest Islamic boarding schools in South Sumatra which is currently 92 years old. In this paper, K.H Anwar focuses on building the Islamic Nuru pesantren such as the pesantren curriculum, writing Islamic boarding school books, the rules of the pesantren that he designed and is still being implemented. This paper uses the historical method with the object of research in the development of the Nurul Islam Seri Bandung (1932). The purpose of this research is specifically to examine the role of K.H Anwar in the development of the Nurul Islam Islamic Boarding School Series Bandung 1932-1959.  The result of this research is the history of K.H Anwar's role in the development of the Nurul Islam Islamic Boarding School Series Bandung 1932-1959.
Pencarian Hubungan Adverse Event pada Obat Penenang dengan Apriori Meilinda Heriza; Muhammad Fikri; Lestari Handayani
Jurnal CoreIT: Jurnal Hasil Penelitian Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi Vol 2, No 2 (2016): Desember 2016
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/coreit.v2i2.2390

Abstract

SSRI (Selective Serotonin Reuptake Inhibitor) merupakan salah satu jenis obat antidepresan yang dikonsumsi penderita gangguan kecemasan dan gangguan panik dan juga paling banyak digunakan diseluruh dunia, karena diyakini mengurangi resiko bunuh diri. Sebuah Badan Pengawas Obat dan Makanan di Amerika Serikat FDA (Food and Drug Administration) menemukan gejala baru yang tidak biasa disebabkan karena mengkonsumsi obat anti depresan golongan SSRI (Selective Serotonin Reuptake Inhibitor) yaitu memungkinkan pengguna obat ini memiliki keiinginan untuk melakukan ide dan perilaku keinginan untuk bunuh diri. Data mengenai gejala baru yang ditemukan ini berasal dari seluruh data laporan Rumah Sakit dan Dokter di Amerika Serikat. Penelitian ini bertujuan untuk melihat persentase hubungan adverse event pada obat penenang dengan menggunakan algoritma apriori. Data penelitian yang digunakan berjumlah 150.398 data. Hasil dari pengujian memberikan persentase support yang tertinggi berdasarkan seluruh kategori adverse event yaitu pada kombinasi adverse event suicidal behaviour dengan obat penenang paroxetine dengan persentase nilai support 0,05% dan persentase nilai confidence 80,00%.
“PETIK (Pemanfaatan Limbah Kakao)” Sebagai Bahan Biogas Muhammad Fikri
Jurnal Ilmiah Maju Vol 1 No 1 (2018): Jurnal Ilmiah Maju Periode Januari - Juni 2018
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1126.516 KB)

Abstract

Di Kabupaten Mamuju limbah kulit kakao jumlahnya melimpah dan belum dimanfaatkan secara maksimal. Limbah kakao dapat mengakibatkan pencemaran lingkungan yang berdampak pada kesehatan manusia. Kulit kakao merupakan limbah organik yang dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan biogas. Biogas dapat diperoleh dengan menggunakan prinsip fermentasi. Limbah kulit kakao dicampurkan dengan kotoran sapi dan bahan tambahan lainnya, kemudian dimasukkan dalam tabung digester, kemudian difermentasikan selama 14-20 hari di dalam ruang yang gelap dan hangat. Hasil fermentasi campuran kulit kakao dan kotoran sapi menghasilkan biogas berupa gas metana yang dapat terbakar. Makin banyak bahan yang digunakan akan menghasilkan biogas yang lebih banyak pula. Hasil inovasi ini dapat membantu masyarakat dalam mengurangi biaya untuk membeli bahan bakar dalam rumah tangga. In Mamuju, cocoa peel waste is abundant and has not been utilized optimally. Cocoa waste can lead to environmental pollution that affects human health. Cocoa peel is an organic waste that can be used to produce biogas. Biogas obtained by using fermentation principle. The cocoa skin waste is mixed with cow dung and other additives, then put in a digester tube, then fermented for 14-20 days in a dark and warm room. The result of fermentation of cocoa peel mixture and cow dung produces biogas in the form of methane gas which is a flammable gas. The more materials used will produce more biogas. The results of this innovation can help people in reducing the cost of buying fuel in the household.
KENDALA DALAM PEMBELAJARAN JARAK JAUH DI MASA PANDEMI COVID-19: SEBUAH KAJIAN KRITIS Muhammad Fikri; Nadiyatul Faizah; Sefti Adelia Elian; Rena Rahmani; Muhammad Zaki Ananda; Ade Suryanda
Jurnal Education and Development Vol 9 No 1 (2021): Vol.9.No.1.2021
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v9i1.2290

Abstract

Wabah Covid-19 yang melanda, memberikan tantangan bagi lembaga pendidikan. Sesuai yang telah di canangkan oleh pemerintah Melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Pemerintah telah melarang semua jenjang pendidikan untuk pembelajaran tatap muka dan memerintahkan untuk pembelajaran secara daring. Penggunaan teknologi digital dapat memungkinkan pelajar hingga mahasiswa dan pengajar melaksanakan proses pembelajaran walaupun mereka ditempat yang berbeda. Pembelajaran jarak jauh atau bisa disebut juga pembelajaran daring merupakan pembelajaran yang menggunakan jaringan internet dengan aksesibilitas, konektivitas, fleksibilitas, dan kemampuan untuk memunculkan berbagai jenis interaksi pembelajaran, ini merupakan solusi pembelajaran ditengah pandemi. Tetapi, dalam pembelajaran jarak jauh masih ada permasalahan yang menjadi hambatan atau kendala dalam pelaksanaannya. Untuk mengetahui itu semua Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan yaitu mengumpulkan data yang tertumpu pada penelaahan kritis dan mendalam terhadap bahan-bahan pustaka yang relevan dan di dapat bahwa kendala yang dihadapi peserta didik dan pengajar dalam proses pembelajaran daring selama pandemic ini masih pada kategori sangat mendasar atau fundamental. Kendala yang sering dihadapi seperti terbatasnya layanan pembelajaran yang diberikan, Kurangnya pemahaman penggunaan aplikasi pembelajaran, dan kendala internet. Ini harus menjadi salah satu hal yang harus diperhatikan baik pemerintah, instansi kependidikan, pengajar dan peserta didik saat mempersiapkan dan melaksanakan pembelajaran online.
PENGUKURAN RENDEMEN DAN IDENTIFIKASI SENYAWA METABOLIT SEKUNDER PADA EKSTRAK DAUN TERAP (Artocarpus odoratissimus Blanco) DENGAN VARIASI PELARUT anna khumaira sari; Dwi Rizki Febrianti; muhammad fikri
Jurnal Insan Farmasi Indonesia Vol 2 No 2 (2019)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan ISFI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36387/jifi.v2i2.400

Abstract

Terap plant have abundant health benefits. In the community of leaf terap empirically used as a lowering of high blood pressure by boiling a few leaves and then drinking boiled water. In this study the aim was to find out what percentage of yield obtained in leaf extracts applied with methanol, ethyl acetate and n-hexane solvents and any secondary metabolites contained in each extract. The type of research used in this study is non-experimental with a descriptive method which describes how much yield obtained in leaf extract using maceration method and using methanol, ethyl acetate and n-hexane solvents and then any secondary metabolites contained in the extract the leaves are applied with methanol, ethyl acetate and n-hexane solvents. The sample used is a plant from Banjang Village.. This study the management of the data used is qualitative. The results showed that the leaf extract with the methanol produced the largest yield of 13.57%, with secondary metabolite compounds flavonoids, tannins, quinones, saponins, and phenols, then with ethyl acetate solvents produced a yield of 5.52%, with content of secondary metabolites of flavonoids, tannins, phenols and quinones, while the smallest yields were n-hexane solvents, which is 2.30%, with triterpenoid and quinone secondary metabolites.
Pengaruh Explosive Power Otot Tungkai Dengan Hasil Lompat Jauh Gaya Jongkok Siswa Kelas X Ips Sma Muhammadiyah Kabupaten Kampar Muhammad Fikri
INSPIREE: Indonesian Sport Innovation Review Vol. 3 No. 01 (2022): January
Publisher : INSPIREE & DPE Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53905/inspiree.v3i01.56

Abstract

The  purpose  of  the study. This study aims to determine whether there is an effect between explosive leg muscle power and the results of the students' long jump (Tuck) style. Materials and methods. This is due to the low physical condition of students so that they do not produce maximum explosive power of the leg muscles. This research was conducted using a correlational research design. Based on the results of research that has been carried out on students of Senior High School in Kampar Districs. Results. the value of count=0.811>ttable= 0.514. Obtained r = 0.811 including very strong category. Significance test using the t-test Significance formula. From the calculation results, it is known that t count = 5.006 while t table = 1.771. So t count = 5.006>ttable = 1.771. Thus, a conclusion can be drawn that: There is an effect of explosive power in the leg muscles with the results of the long jump squatting style for students of Senior High School in Kampar Districs. Conclusions. Thus, a conclusion can be drawn that: There is an effect of explosive power in the leg muscles with the results of the long jump (Tuck) style for students.
EVALUASI PELAKSANAAN FUNGSI LURAH DALAM PEMBINAANLEMBAGA KEMASYARAKATAN DI KELURAHAN KEMPAS JAYAKECAMATAN KEMPAS KABUPATEN INDRAGIRI HILIR Muhammad Fikri; Yendri Nazir
WEDANA: Jurnal Kajian Pemerintahan, Politik dan Birokrasi Vol. 2 No. 1 (2016): April
Publisher : UIR PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to look at the extent to which the village kesumbo ampai have prospects to convert into tradisional village district mandau Bengkalis, whitch can not be separated from the rules on the establisment of indegenous villages, namely law N0.6 of 2014 on village, to include indicators of variabels: population, area, location factors, socio cultural, insfratructur and rural potential. Kesumbo Ampai village is a village which has very strong tradition because there are indigenous people in it are part Sakai. Then with the opportunity of a law society to make tradisional village. As for the formulation of the problemas follows: how the prospect of the establisment of he village kesumbo ampai be indigenous villages in the district mandau bengkalis district, the method used is quantitative method with a sample that is: sub district heads, village heads, BPD, the hamlet head, RW, RT, as well community numbering 55 people. The types and sourses used, namely primary and secondary data, while the datacollection techniques are by questionnaire, interview and documentation. Based researsh the prospect of the formation of the village kesumbo ampai become customary village mandau bengkalis district is feasible to set up so thta lokal goverments bengkalis, so what is cool kesumbo ampai vilangers realized that the costums foud in rural distric kesumbo ampai mandau bengkalis district is not eroded by globalization.
PENINGKATAN KETERTARIKAN DAN PENGETAHUAN SISWA/I DALAM MEMPELAJARI BAM MELALUI PENGEMBANGAN MEDIA AJAR INTERAKTIF Muhammad Ilhamdi Rusydi; Pepi Putri Utami; Muhammad Fikri; Agung Wibowo Ardiyanta Surbakti; Pratama Halim; Aulia Rahman
Jurnal Hilirisasi IPTEKS Vol 2 No 4.b (2019)
Publisher : LPPM Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (422.446 KB) | DOI: 10.25077/jhi.v2i4.b.313

Abstract

Media ajar memiliki peranan dalam peningkatan prestasi belajar siswa. SDN No. 14 Pauh, Padang, mengalami permasalahan dalam pelaksanaan kelas Budaya Alam Minangkabau (BAM). Mata pelajaran yang merupakan muatan lokal daerah Sumatera Barat ini tidak hanya kekurangan referensi namun juga kesulitan dalam mengembangkan media ajar. Hal tersebut berdampak terhadap ketertarikan siswa/i di dalam kelas. Tulisan ini menjelaskan pengaruh media ajar interaktif yang dirancang terhadap ketertarikan siswa/i dalam mengikuti pelajaran BAM. Sampel sebanyak 22 siswa kelas 4. Materi ajar yang dibahas adalah pakaian adat, randai, silek, rumah gadang dan seni ukir Minangkabau. Kegiatan dilaksanakan pada semester genap tahun ajaran 2018/2019. Terdapat dua media ajar utama yang dikembangkan, yaitu laman www.sibuyuang.com dan museum mini yang disebut Pojok Minangkabau. Laman website memiliki beberapa fitur selain materi ajar berupa teks, yaitu video interaktif, permainan edukatif dan buku pop-up ber-teknologi Augmented Reality. Pojok Minangkabau menawarkan konsep museum mini dengan beberapa koleksi khas minangkabau seperti ukiran, peralatan musik dan pakaian. Implementasi media ajar telah dilakukan sebanyak enam kali. Empat pertemuan pertama digunakan untuk mengevaluasi ketertarikan siswa menggunakan strategi hand signal sedangkan dua pertemuan terakhir berhubungan dengan pengetahuan siswa berdasarkan ujian lisan dan ujian tertulis. Uji T digunakan untuk mengevaluasi hipotesis dengan tingkat keyakinan 5%. Dari empat kali pertemuan pertama, didapatkan ketertarikan siswa/i setelah menggunakan media ajar interaktif lebih besar daripada sebelum menggunakan. Hal yang sama juga ditemukan pada evaluasi terhadap pengetahuan siswa pada dua pertemuan terakhir. Hasil tersebut memperlihatkan bahwa media ajar yang dikembangkan telah berhasil meningkatkan ketertarikan dan pengetahuan siswa/i dalam mempelajari pelajaran BAM.
PENGARUH AIRLANGGA TERHADAP KEMAJUAN KERAJAAN MEDANG KAMULAN Muhammad Fikri
Jambura History and Culture Journal Vol 1, No 2 (2019): Juli
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (682.018 KB) | DOI: 10.37905/jhcj.v1i2.3034

Abstract

Penulisan ini berjudul ”Pengaruh Airlangga terhadap Kemajuan Kerajaan Medang Kamulan”. Penulisan ini menggunakan berbagai sumber mulai dari buku sampai jurnal. Penulisan ini membedah kebijakan Airlangga sebagai raja terhadap kemajuan Medang Kamulan sebagai fokus utamanya. Airlangga tidak lepas dari kemajuan Kerajaan Medang Kamulan. Sebagai warisan kebudayaan yang memiliki pengaruh kepada Kerajaan Medang Kamulan bercorak Hindu.
Aktivitas Inhibitor Protease dari Ekstrak Karang Lunak, Asal Perairan Pulau Panggang Kepulauan Seribu Tati Nurhayati; Muhammad Fikri; Desniar Desniar
ILMU KELAUTAN: Indonesian Journal of Marine Sciences Vol 15, No 2 (2010): Ilmu Kelautan
Publisher : Marine Science Department Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1308.369 KB) | DOI: 10.14710/ik.ijms.15.2.59-65

Abstract

Beberapa komponen bioaktif dihasilkan oleh karang lunak, salah satunya inhibitor protease. Tujuan penelitian ini adalah mendapatkan karang lunak yang berpotensi sebagai penghambat aktivitas kerja enzim protease (inhibitor protease) pada beberapa bakteri patogen penghasil enzim protease serta mengetahui Minimum Inhibitory Concentration (MIC) dari ekstrak karang lunak tersebut.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelarut metanol  lebih  potensial  untuk  mengekstrak  inhibitor  protease  dari  karang  lunak.  Karang  lunak  jenis Sarcophyton sp. dan Sinularia sp. mampu menghambat 100% aktivitas protease bakteri Staphylococus aureus dengan MIC 0,04% lebih kecil dari pada MIC EDTA (0,16%), sedangkan Xenia sp. menghambat protease bakteri S. aureus dengan MIC 0,08%. Karang lunak Nephthea sp. menghambat protease bakteri Pseudomonas aeruginosa dengan MIC 0,28%. Kata kunci : inhibitor protease, karang lunak, MIC Several bioactive compounds were produced by soft corals, including protease inhibitor.The aim of this study was to obtain softcorals which potency as inhibitor toward protease enzyme activity on pathogenic bacterial that produced protease enzyme and to study Minimum Inhibitory Concentration (MIC) from the softcorals. This research shown that ethanol is more potential for extracting protease inhibitor from softcorals. Sarcophyton sp. and Sinularia sp. are capable of inhibiting protease enzyme activity against Staphylococus aureus as 100% by MIC 0.04%, while that EDTA had MIC toward the protease as 0.16%.  Xenia sp. was capable of inhibiting protease from S. aureus by MIC 0.08%.  In the otherhand Nephtea sp. inhibited protease from Pseudomonas aeruginosa by MIC 0.28%. Key words: protease inhibitor, soft coral, MIC.