p-Index From 2019 - 2024
10.021
P-Index
This Author published in this journals
All Journal ISTORIA Jurnal Pembangunan Wilayah dan Kota Widya Winayata: Jurnal Pendidikan Sejarah Sosiohumaniora Historia: Jurnal Pendidik dan Peneliti Sejarah JOGED Pattingalloang : Jurnal Pemikiran Pendidikan dan Penelitian Kesejarahan Penggunaan Media Sains Flipbook dalam Pembelajaran IPA di Sekolah Dasar Potensia Sosial Budaya Mozaik Humaniora Tamaddun: Jurnal Kebudayaan dan Sastra Islam RIPTEKSI KEPENDIDIKAN PGRI Jurnal Inovasi Pendidikan IPA AGASTYA: JURNAL SEJARAH DAN PEMBELAJARANNYA Jurnal Candrasangkala Pendidikan Sejarah Jurnal Sejarah Citra Lekha LOKABASA Rihlah Jurnal Sejarah dan Kebudayaan Local Wisdom : Jurnal Ilmiah Kajian Kearifan Lokal KALPATARU: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah Jurnal Tamaddun Jurnal Penelitian Karet Tumbuh Kembang Jurnal Sejarah dan Budaya Journal of Indonesian History AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Jurnal Pendidikan Sejarah Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Jurnal SOLMA Tarbawi: Jurnal Keilmuan Manajemen Pendidikan IHiS (Indonesian Historical Studies) Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Journal of Educational Research and Evaluation Journal of Education Technology Dialogia: Jurnal Studi Islam dan Sosial Jurnal Seni Tari Sukma: Jurnal Pendidikan Fajar Historia: Jurnal Ilmu Sejarah dan Pendidikan Criksetra: Jurnal Pendidikan Sejarah Diakronika Akademika Jurnal Teknologi Pendidikan SINDANG: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Kajian Sejarah Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Historia Madania: Jurnal Ilmu Sejarah Tarbiyatuna : Kajian Pendidikan Islam Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Al-Muaddib : Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan Raudhah Proud To Be Professionals : Jurnal Tarbiyah Islamiyah Keraton: Journal of History Education and Culture Lani: Jurnal Kajian Ilmu Sejarah dan Budaya AKM: Aksi Kepada Masyarakat Jurnal Panjar: Pengabdian Bidang Pembelajaran Tanjak: Jurnal Sejarah dan Peradaban Islam Lentera: Jurnal Ilmiah Kependidikan Jurnal Pendidikan Progresif Bakti Nusa Linggau Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia
Claim Missing Document
Check
Articles

ADAT PERNIKAHAN RASAN TUHA DI DESA SUKA NEGERI KECAMATAN SEMENDAWAI BARAT KABUPATEN OGAN KOMERING ULU TIMUR TAHUN 1995-2015 Saigantha, Akbar Iwayan; Sair, Alian; Syarifuddin, Syarifuddin
Journal of Indonesian History Vol 8 No 2 (2019): Journal of Indonesian History
Publisher : Jurusan Sejarah Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jih.v8i2.34384

Abstract

The title of this study was "The Traditional Marriage of Rasan Tuha in Suka Negeri Village, West Semendawai District, Regency of East Ogan Komering Ulu in 1995-2015 (The contribution of Class X Indonesian History Teaching Material in Senior High School 14 Palembang)". The purpose of this study was to reveal and explain the process of the implementation of Rasan Tuha wedding ceremonies in Suka Negeri village in 1995-2015, how the changes took place in the community and the factors that caused the changes happened in the community of Rasan Tuha wedding ceremonies. While the technique or method used for this study was a historical research method, that was the process of collecting data through literature study and in-depth interviews with some of the oldest indigenous people and communities. While the approach used was the anthropological approach and the sociological approach. Based on the results of data collection in the field, there have been changes in the procession of Rasan Tuha's wedding traditional ceremony in Suka Negeri village. The changes of some forms was happened in the procession of betunggu, pengatu, nyawak, bhumiah / ningkuk, ngarogoh turun sosat, mumpung, mungian nyumbah, butimbang, takad-takatan, tabur beras kunyit, and ngunut. The cause of the changes of traditional wedding ceremony of Rasan Tuha in Suka Negeri village was a change in mindset, population mobility, technological progress and economic factors. Keywords: The Changes of traditional ceremonies, Rasan Tuha wedding
THE DEVELOPING OF SOCIO-DRAMA MODEL OF LEARNING BY USING THE THEATER MEDIA IN HISTORY EDUCATION PROGRAM STUDY, FKIP UNSRI Syarifuddin, Ki Agus
Historia: Jurnal Pendidik dan Peneliti Sejarah Vol 14, No 1 (2013): local wisdom in history education
Publisher : Prodi. Pendidikan Sejarah FPIPS UPI dan APPS (Asosiasi peneliti dan Pendidik Sejarah)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (424.646 KB) | DOI: 10.17509/historia.v14i1.1928

Abstract

Developing an Interactive Digital Handout for Momentum and Impulse Material Physics in High Schools Pahlawan, Ridho; ., Ismet; ., Syarifuddin
Journal of Education Technology Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jet.v5i1.31719

Abstract

Developing an Interactive Digital Handout for Momentum and Impulse Material Physics in High Schools. Objective: to develop an interactive digital handout of momentum and impulse physics material in high schools. Methods: this study was conducted by giving students a pretest-posttest on momentum and impulse material. Findings: The average learning outcomes before being given the interactive digital handout display of the material physics material momentum and impulse is 48.93. Then the educator gave teaching using an interactive digital physics handout device using the articulate storyline application to increase the average score of cognitive learning outcomes of students to 81.27. The increase in the mean value of students was measured using the N-gain Score and the results were 0.70 in the medium category. Conclusion: e-learning tools have been tested effective to improve student learning outcomes seen from the N-gain of 0.70 which is included in the moderate category.
Perkembangan Masjid Sultan Mahmud Badaruddin Jayo Wikramo sebagai Warisan Budaya Lokal Tahun 1998-2003 Syarifuddin, Syarifuddin; Supriyanto, Supriyanto; Sintia, Sintia; Ilahi, Rizki
Historia: Jurnal Pendidik dan Peneliti Sejarah Vol 5, No 1 (2022): Kreativitas dalam Pembelajaran Sejarah
Publisher : Prodi. Pendidikan Sejarah FPIPS UPI dan APPS (Asosiasi peneliti dan Pendidik Sejarah)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (475.968 KB) | DOI: 10.17509/historia.v5i1.30504

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengungkap informasi seputar perkembangan Masjid Sultan Mahmud Badaruddin Jayo Wikramo dalam era renovasi terbesar pada tahun 1999. Peneliti menggunakan metode penelitian sejarah yang terdiri dari beberapa tahap (1) heuristik, yakni pengumpulan yang terdiri dari informasi lisan serta sumber buku literatur yang berkaitan dengan penelitian ini. (2) kritik, (3) interpretasi. (4) historiografi. Hasil dari penelitian bahwa sejarah berdirinya Masjid Sultan Mahmud Badaruddin Jayo Wikramo yang dimana pendiri dari Masjid Sultan Mahmud Badaruddin Jayo Wikramo ialah pemimpin Kesultanan Palembang, yakni Sultan Mahmud Badaruddin I. Masjid ini dibangun dengan alasan untuk mencukupi masyarakat kota Palembang untuk menunaikan sholat. Pada Hari Jumat tanggal 10 September 1999 pukul 10.00 WIB adalah langkah pertama penuh sejarah, awal mulanya pengerjaan restorasi dan renovasi masjid Agung Palembang oleh Gubernur Laksamana muda H. Rosihan Arsyad, bersama ketua umum Prof. Dr. Kiagus Haji Oejang Gajah Nata, DABK, dan sekretaris yakni Raden Haji Muhammad Saleh Djon. Bangunan masjid Sultan Mahmud Badaruddin Jayo Wikramo sudah bisa dikatakan sebagai warisan budaya lokal bahkan sekaligus sebagai warisan budaya Nusantara. Salah satu tradisi atau budaya lokal yang masih dilestarikan di Masjid Sultan Mahmud Badaruddin Jayo Wikramo sejak berdirinya adalah prosesi atau tertib acara pada saat melakukan sholat Jum’at, tradisi atau budaya ini sekaligus menjadi karakteristik yang khas di Masjid Sultan Mahmud Badaruddin Jayo Wikramo ilmu pendidikan sejarah di Indonesia dan di Eropa. 
ADAT PERNIKAHAN RASAN TUHA DI DESA SUKA NEGERI KECAMATAN SEMENDAWAI BARAT KABUPATEN OGAN KOMERING ULU TIMUR TAHUN 1995-2015 Saigantha, Akbar Iwayan; Sair, Alian; Syarifuddin, Syarifuddin
Journal of Indonesian History Vol 8 No 2 (2019): Journal of Indonesian History
Publisher : Jurusan Sejarah Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jih.v8i2.34384

Abstract

The title of this study was "The Traditional Marriage of Rasan Tuha in Suka Negeri Village, West Semendawai District, Regency of East Ogan Komering Ulu in 1995-2015 (The contribution of Class X Indonesian History Teaching Material in Senior High School 14 Palembang)". The purpose of this study was to reveal and explain the process of the implementation of Rasan Tuha wedding ceremonies in Suka Negeri village in 1995-2015, how the changes took place in the community and the factors that caused the changes happened in the community of Rasan Tuha wedding ceremonies. While the technique or method used for this study was a historical research method, that was the process of collecting data through literature study and in-depth interviews with some of the oldest indigenous people and communities. While the approach used was the anthropological approach and the sociological approach. Based on the results of data collection in the field, there have been changes in the procession of Rasan Tuha's wedding traditional ceremony in Suka Negeri village. The changes of some forms was happened in the procession of betunggu, pengatu, nyawak, bhumiah / ningkuk, ngarogoh turun sosat, mumpung, mungian nyumbah, butimbang, takad-takatan, tabur beras kunyit, and ngunut. The cause of the changes of traditional wedding ceremony of Rasan Tuha in Suka Negeri village was a change in mindset, population mobility, technological progress and economic factors. Keywords: The Changes of traditional ceremonies, Rasan Tuha wedding
Peran Sanggar Pesona Nusantara Dalam Melestarikan Kesenian Di Kabupaten Lahat Lindita, Tiara; Supriyanto, Supriyanto; Syarifuddin, Syarifuddin
Jurnal Seni Tari Vol 10 No 2 (2021): Vol 10 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jst.v10i2.51795

Abstract

Sanggar Pesona Nusantara adalah sanggar kesenian tertua yang ada di Kabupaten Lahat yangmasih tetap bertahan untuk mengajarkan seni tari dan lagu daerah. Tujuan dari penelitian iniuntuk menjelaskan peranan dari Sanggar Pesona Nusantara dalam melestarikan kesenian yangada di Kabupaten Lahat. Metode penelitian menggunakan kualitatif dengan pengumpulan datamelalui wawancara dan studi kepustakaan. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan bahwaPeranan Sanggar Pesona Nusantara dalam melestarikan kesenian di Kabupaten Lahat melaluikegiatan tari dan paduan suara yang dilakukan, antara lain penggarapan, pelatihan, danpementasan. Masyarakat Lahat banyak yang mempercayakan Sanggar Pesona Nusantara dalamsetiap acara pementasan tari, seperti berpartisipasi pada pementasan HUT Kabupaten Lahat, harikemerdekaan Indonesia, peresmian gedung, dan acara pernikahan. Sehingga partisipasinyadalam kegiatan masyarakat, membuat sanggar ini semakin dikenal oleh masyarakat. Secara tidaklangsung, Sanggar Pesona Nusantara juga turut mendukung untuk melestarikan seni tari dan lagudaerah di Kabupaten Lahat yang hampir punah, karena sanggar seni menjadi salah satupendukung dalam melestarikan kesenian yang ada di setiap daerah.
Hierarki Pada Rumah Limas Palembang Hasyim Ning Syarifuddin, Syarifuddin; Hidayat, Rama Agas; Fajri, Iqbal; Supriyanto, Supriyanto
Journal of Indonesian History Vol 10 No 2 (2021): Journal Of Indonesian History
Publisher : Jurusan Sejarah Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hierarki merupakan elemen sentral pada penelitian mengenai Rumah Limas Palembang. Adat istiadat memiliki keterkaitan antara pola ruang dan kehidupan yang termaktub pada masyarakat Palembang terdahulunya hingga di masa sekarang. Beberapa golongan atau kelas sosial sudah tidak terdengar asing, baik itu lingkungan keluarga maupun masyarakat. Berfokus pada penelitian kali ini bagaimana rumah limas tersebut melahirkan kelas sosial masyarakat di Palembang. Pemaknaan khusus terhadap pola ruang merupakan simbol dari perwujudan hierarki tersebut. Pola ruang terbilang merepresentasikan hierarki atau tingkatan dari setiap masing-masing sosial masyarakat yang ada di kota Palembang. Karena di dalam rumah limas itu sendiri memiliki lima tingkat atau lima ruangan dengan fungsi yang berbeda-beda. Maka dari itu keadaan inilah yang disebut dengan hierarki/suatu tingkatan pada penelitian kali ini.
Struktur Pemerintahan Palembang Syu Pada Masa Pendudukan Jepang Tahun 1942-1945 Imamatul Azizah; Riska Syafitri; Supriyanto Supriyanto; Syarifuddin Syarifuddin
Fajar Historia: Jurnal Ilmu Sejarah dan Pendidikan Vol 5, No 2 (2021): Fajar Historia: Jurnal Ilmu Sejarah dan Pendidikan
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/fhs.v5i2.4069

Abstract

This study discusses the government structure of Palembang during the Japanese occupation in 1942-1945, especially regarding the Syu government. The research method used is historical or historical research methods. The purpose of this research is to increase knowledge and dig deeper into the history of Palembang City and also to highlight the historical traces of the Palembang regional political system during the reign of Japan. This research is related to the Syu government system or called Residency. The results of this study are that before the Japanese came and colonized the archipelago, the Palembang area had rules made by the Dutch and customary law then Japan arrived in Sumatra and issued a new law called Seirei (Osamu Seirei), this rule book discusses military government, which levels consist of Syuugun (residence), Bansyuu (sub-residence), Gun (district), and Son (sub-district), the unique thing is that even though it seems to have changed, in fact, the constitutional structure is the same as the previous system but only changes in terms.Penelitian ini membahas tentang struktur pemerintahan Palembang pada masa pendudukan Jepang tahun 1942-1945 khususnya mengenai pemerintahan Syu. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian sejarah atau historis. Tujuan dari penelitian ini untuk menambah ilmu pengetahuan serta menggali lebih dalam mengenai sejarah di Kota Palembang juga mengangkat jejak historis dari sistem politik daerah Palembang saat berkuasanya Jepang. Penelitian ini terkait sistem pemerintahan Syu atau disebut Keresidenan. Hasil dari penelitian ini adalah sebelum Jepang datang dan menjajah wilayah nusantara, daerah Palembang telah terdapat aturan yang dibuat Belanda serta hukum adat kemudian Jepang tiba di Sumatera dan mengeluarkan sebuah Undang-undang baru bernama Seirei (Osamu Seirei), kitab aturan ini membahas tentang pemerintahan militer, yang mana tingkatannya terdiri atas Syuugun (Karesidenan), Bansyuu (sub karesidenan), Gun (distrik), dan Son (subdistrik), uniknya walaupun terkesan berubah tetapi sebenarnya susunan ketatanegaraan ini sama dengan sistem sebelumnya namun hanya mengalami pergantian istilah.
Pengaruh Model Pembelajaran Team Assisted Individualization Terhadap Keterampilan Sosial di Sekolah Menengah Atas Palembang Rohani Rohani; Syafruddin Yusuf; Syarifuddin Syarifuddin
Fajar Historia: Jurnal Ilmu Sejarah dan Pendidikan Vol 5, No 2 (2021): Fajar Historia: Jurnal Ilmu Sejarah dan Pendidikan
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/fhs.v5i2.3768

Abstract

The purpose of this study was to determine the effect of the team-assisted individualization model on the social skills of students in the historical subjects in Senior High School Palembang. The type of method used in this study is quasi-experimental. Class XI IPA 3 as an experimental class using random sampling. Data collection techniques used in this study are using questionnaire and observation, data analysis techniques used data homogeneity test, data linearity test, and simple regression test with significant level Fhitung ˃ Ftabel with real level (α = 0,05). The result of Fhitung obtained is 5,40 while to find Ftabel that is db = 1 as the numerator and db = 34 as the denominator and consulted to table F is obtained 4,13. Statistical calculations have obtained the results Fhitung ˃ Ftabel (5,40 ˃ 4,13) that means there was the influence of team assisted individualization model on the social skills of students in the historical subjects in Senior High School Palembang.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh model pembelajaran team assisted individualization terhadap keterampilan sosial peserta didik pada mata pelajaran sejarah Sekolah Menengah Atas Palembang. Metode penelitian yang digunakan quasi eksperimen. Kelas XI IPA 3 sebagai kelas eksperimen dengan menggunakan teknik random sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yakni dengan menggunakan angket dan observasi. Teknik uji prasyarat analisis data yang digunakan adalah uji homogenitas data, uji linearitas data, dan uji regresi sederhana dengan taraf signifikan Fhitung ˃ Ftabel dan taraf α = 0,05. Hasil Fhitung didapat 5,40 sementara untuk mencari Ftabel yakni db = 1 sebagai pembilang dan db = 34 sebagai penyebut dan di konsultasikan ke tabel F didapat 4,13. Perhitungan statistik diperoleh hasil Fhitung˃ Ftabel (5,40 ˃ 4,13) yang artinya terdapat pengaruh model pembelajaran team assisted individualization terhadap keterampilan sosial peserta didik pada mata pelajaran sejarah di Sekolah Menengah Atas Palembang.
SITUS TINGGI HARI SEBAGAI OBJEK WISATA EDUKASI DI KABUPATEN LAHAT Dandi Dwi Prayitno; Syarifuddin Syarifuddin; Aulia Novemy Dhita
Keraton: Journal of History Education and Culture Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/.v2i1.870

Abstract

Situs tinggi Hari merupakan salah satu situs peninggalan zaman megalitik yang ada di kabupaten Lahat yang berada di desa tinggi hari, situs ini merupakan salah satu situs yang unik yang ada di kabupaten Lahat dari sekian banyak situs – situs megalitik di daerah lainnya, dalam tulisan ini akan dibahas mengenai potensi situs tinggi hari tersebut menjadi wisata edukasi kesejarahan yang terpadu dan terawat serta dapat menarik minat pengunjung untuk datang dan belajar mengenai peniggalan zaman batu besar atau Megalitikum.Kata kunci: Lahat, tinggi Hari, Peninggalan, situs
Co-Authors ., Ismet A. Asmaniar Achmad Septian Meraksa Ade Lina Suryani Ade Ulansari Adeng Adeng Adhitya Rol Asmi Adhitya Rol Asmi Adhitya Rol Asmi Adhitya Rol Asmi Adhitya Rol Asmi Adinda Putri Wiryani Ageng Shagena Ahmad Alim Wijaya Ahmad Alim Wijaya Ajimiliansyah Ajimiliansyah Aldi Aldi Alian Alian Alian Alian Alian Alian Alian Alian Sair Alian Sair Andromeda Aderoben Anjela Chaniago Apit Fathurohman Arif Rahman Gani Arwiyanti Arwiyanti Asri Gita Aulia Novemy Dhita Aulia Novemy Dhita Aulia Novemy Dhita SBK Aulia Utami Putri Bestasa Ananda Budiarto, Gatot Bunga Wulandari Chaterine Nuzzahara Shakiila Chindi Ayu Shonia Damayanti Tarigan Dandi Dwi Prayitno Dedi Irwanto Defri Okta Diansah Desi Rusmini Destri Ramadhani Desty Lylyatmi Dewi Nurhaqiqi Kaloka Negari Dhanty Rahmallah Agustina Dian Hafiz Andeska Diki Wahyudi Dinda Arfilla Dinda Hikmawati Dinda Hikmawati Dirgalian Dino Dwi Mustika Dwi Widya Nandasari E. Ermanovida Egy Gusti Hawali Eka Rita Permata Patricia Erik Rahmana Putra Ermanovida Ermanovida Erna Retna Safitri Erwin Pratama Esti Susiloningsih Evie Irawati Fadilla Faigawati Fairus Sabrina Fajri, Iqbal Fama Gala Tea Faradita Dwi Indriani Farida Husna FARIDA HUSNA Febridho Jaya Kusuma Fitri Rahmadani Fuad Abd. Rachman Halim Mursyid Halizah Rahmadani Harlis Suhayat Hartono Hartono Helen Susanti Hermi Yanzi Hidayat, Rama Agas Hudaidah Hudaidah Hudaidah Hudaidah Ichlasul Amal Taufik Iftahurrahmah Iftahurrahmah Ika Suryani Ilahi, Rizki Imamatul Azizah Indah Pratiwi Ira Septiansi Irene Maria Virgina Pratama Sipayung Ismet Ismet Joshua Ritonga Junia Syafutri Ketang Wiyono Khovivah Ananda Putri Kinanti Lasmiyanti Lasmiyanti Lindita, Tiara Lintang Auliya Kurdiati Liwanda Alan Kurniawan Lu'lu ul Jannah Isnaniah Madina Agustina Magraini Mahsya Jauza Zanety Mailiza Hidayati Malita Yuhito Marsela Arneta Maura Rizki Amelia Mazda Leva Okta Safitri MHD Irwan Mohammad Iqbal Monica Anggraini Muhammad Deppendra Muhammad Deppendra muhammad fikri Muhammad Ilmi Luthfi Muhammad Ilmi Luthfi Muhammad Irham Fhadillah Nabila Julaikha Putri Nabilah Julaika Putri Nadya Putrisyah Nia Paramitha Nike Aryanti Niswatun Hasibah Novi Yanti Nurhidayanti Nurhidayanti Nuril Shalifah Nyimas Nuria Hasnah Anggraini Pahlawan, Ridho Paraswita Pepi Lestari Popy Ariska RAHMA DIYAH WERYANI Rahmi Susanti Rani Mega Putri Retna Mahriani Retno Wahyu Lestari Ridho Pahlawan Rillo Abyudaya Riska Syafitri Riswan Jaenudin Riyanto Riyanto Rohani Rohani Rohma Hayati Putri Saigantha, Akbar Iwayan Sair, Alian Sakinah Sakinah Sakinah Sakinah Sani Safitri Sani Safitri Sani Safitri Sani Safitri Santi Oktarina Santi Oktarina Sinta Sinta Sintia, Sintia Siska Arie Hanika Siti Rofiah Siti Swasti Eka D Siti Swasti Eka Dewie Somakim, Somakim Sri Sumarni Sri Yosimayasari Sumiyati Sumiyati Supriyanto Supriyanto Supriyanto Supriyanto Supriyanto Supriyanto Supriyanto Supriyanto Supriyanto Supriyanto Supriyanto Supriyanto Syafruddin Yusuf Syafruddin Yusuf Tedi Rizki Tiara Lindita Tita Amalia Umi Chotimah Umi Chotimah Umy Kalsum Viki Yuliandari Vina Anjelina Wanada Rezeki Wicaksono Wilda Elia Winda Eprilia Y. Yunani Yorinza Taska Yani Yudi Pratama Yunani Yunani Yunani Yunani yunani yunani Zaza Yulianti Amelia Zuliani Putri