Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF DAN SOFT SKILL MATEMATIS SISWA SMA Nur, Isman M; Abdullah, In Hi
Delta-Pi: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 3, No 2 (2014): Periode Bulan Oktober
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.705 KB) | DOI: 10.33387/dpi.v3i2.136

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode eksperimen pretest-postest design. Tujuan penelitian ini adalah: a) untuk mengetahui peningkatan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa yang memperoleh pembelajaran kooperatif tipe jigsaw b) untuk mengetahui interaksi antara pembelajaran yang digunakan dan kemampuan awal matematis terhadap peningkatan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa c) untuk mengetahui soft skills matematis siswa terhadap pembelajaran kooperatif tipe jigsaw. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI SMA Muhammadiyah Kota Ternate, dengan sampel penelitian yang digunakan adalah sampel populasi karena populasi jumlahnya kurang dari 100 maka populasi secara keseluruhan dijadikan sampel dimana kelas VIII A sebagai kelas eksperimen sebanyak 22 siswa dan kelas VIII B sebagai kelas kontrol sebanyak 22 siswa. Instrumen penelitian yang digunakan berupa tes kemampuan berpikir kreatif dan angket soft skills siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) terdapat peningkatan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa yang memeperoleh pembelajaran kooperatif tipe jigsaw lebih baik daripa siswa yang memperoleh pembelajaran konvensional; 2) tidak terdapat interaksi antara pembelajaran yang digunakan dan kemampuan awal matematis siswa terhadap peningkatan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa; 3) soft skills siswa: a) aspek kreatifitas kategori baik; b) aspek bekerja sama dalam kelompok kategori sedang; c) aspek kejujuran/disiplin kategori sedang; d) aspek kemandirian belajar kategori sedang; e) aspek bertanggung jawab kategori baik.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS MAHASISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE SCRIPT Isman M Nur
Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan Vol. 2 No. 02 (2016): BIORMATIKA
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (534.237 KB)

Abstract

Penelitian ini dengan tujuan: a) Untuk mengetahui peningkatan kemampuan komunikasi matematis mahasiswa yang memperoleh pembelajaran kooperatif tipe script lebih baik daripada mahasiswa yang memperoleh pembelajaran konvensional; b) Untuk Mengetahui perbedaan peningkatan kemampuan komunikasi matematis mahasiswa yang memperoleh pembelajaran kooperatif tipe script lebih baik daripada mahasiswa yang memperoleh pembelajaran konvensional. Dengan demikian subjek penelitian ini adalah mahasiswa semester III Program Studi Pendidikan Matematika Khairun Ternate sebanyak 40 orang yang tersebar pada 3 kelas yang dipilih secara acak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: a) Terdapat peningkatan kemampuan komunikasi matematis mahasiswa yang memperoleh pembelajaran kooperatif tipe script; b) Kemampuan komunikasi matematis mahasiswa yang memperoleh pembelajaran kooperatif script lebih baik daripada mahasiswa yang memperoleh pembelajaran konvensional.
PEMANFAATAN PROGRAM GEOGEBRA DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA Isman M Nur
Delta-Pi: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 5, No 1 (2016): Periode Bulan April
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (332.642 KB) | DOI: 10.33387/dpi.v5i1.236

Abstract

Pembelajaran dengan bantuan komputer sangat baik untuk diintegrasikan dalam pembelajaran konsep-konsep matematika. Berbagai program komputer telah dikembangkan dan dapat digunakan dalam pembelajaran matematika, salah satunya yaitu GeoGebra. GeoGebra adalah sebuah perangkat lunak yang dapat menvisualisasikan objek-objek matematika secara cepat, akurat, dan efisien. Geogebra dapat digunakan pada saat mulai menggambar grafik dan menentukan titik-titik uji penyelesaian, serta menguji fungsi optimum pada titik-titik tersebut.
Pengembangan E-LKPD Berbasis Guided Dicovery Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Rusdi Habsyi; Rusmin R. M. Saleh; Isman M. Nur
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 2 No. 1 (2022): Januari - Juni 2022
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v2i1.385

Abstract

Salah satu permasalahan yang dihadapi Guru pada materi persamaan lingkaran adalah belum adanya bahan ajar yang dapat menfasilitasi peserta didik dalam kegiatan-kegiatan terstruktur seperti Lembar Kegiatan Peserta Didik (LKPD). Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan e-LKPD persamaan lingkaran berbasis Guided Discovery Learning untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Kami menggunakan instrumen lembar validasi, respon peserta didik, observasi, wawancara, dan pre-test dan post-test. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa: (1) produk e-LKPD untuk materi dan media dikategorikan sangat valid; (2) siswa memberikan respon sangat baik; (3) e-LKPD dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Hasil penelitian ini juga menyarankan bahwa ditemukan beberapa kendala saat menggunakan aplikasi tersebut, sehingga perlu dilakukan pengembangan lebih lanjut.
Analisis Kesulitan Siswa Dalam Menyelesaikan Soal-Soal Matematika Pokok Bahasan Logaritma Di Kelas X SMA Negeri 36 Halmahera Selatan Marjan Aswad; Isman M Nur
JIMAT: Jurnal Ilmiah Matematika Vol 1 No 1 (2020): Jimat: Jurnal Ilmiah Matematika
Publisher : JIMAT: Jurnal Ilmiah Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.4435619

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah persentase kesulitan siswa dalam menyelesaikan soal-soal matematika pokok bahasan logaritma di kelas X SMA Negeri 36 Halmahera Selatan dan faktor apa saja untuk mengurangi kesulitan siswa dalam menyelesaikan soal-soal logaritma.Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kesulitan siswa dalam menyelesaikan soal-soal matematika pokok bahasan logaritma serta untuk mengetahui faktor-faktoryang mempengaruhi kesulitan-kesulitan siswa dalam menyelesaikan soal-soal logaritma.Metode dalam penelitian ini adalah deskriptif Kualitatif, instrumen yang digunakan adalah tes dan wawancara, tes uraian yang terdiri dari 4 soal. Sebagai populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri 36 Halmahera Selatan Tahun Pelajaran 2019/2020 yang berjumlah 30 siswa dan menjadi sampel dalam penelitian ini adalah 13 siswa. Berdasarkan analisis terhadap jawaban tes tertulis dan analisisterhadap hasil wawancara dengan siswa mengenai kesulitan mereka dalammenyelesaikan soal-soal bentuk logaritma yang telah dijelaskan sebelumnya, makadapat diuraikan sebagai berikut: 1. Kesulitan pada subjek yang pertama (S1)Subjek 1 cenderung kurang memahami kurang telitidalam mengubah bilagan senilaisehinga terdapat kesalahan prosedur dan juga kurang paham operasi pembagian itu sendiri. Padahal untuk langkah mengerjakan matematika hal yang paling utamaadalah memahami konsep operasi, 2. Kesulitan pada subjek yang kedua (S2)Subjek 2 masih banyak kebingungan pada penerapan sifat-sifat logaritma yang adakarena alasan banyaknya sifat-sifat logaritma tersebut, 3.Kesulitan pada subjek yang ketiga (S3) Subjek 3 mengalami kesulitan dalam memahami konsep, dan operasi. Padahal kesalahan konsep, operasi merupakan kesalahan mendasar yang sangatfatal dikarenakan kesalahan ini dapat menimbulkan kesalahan lainnya.
Pemecahan Masalah Matematis Siswa Sekolah Dasar Pada Materi Sifat Operasi Hitung Bilangan Isman M Nur; Diah Prawitha Sari
JIMAT: Jurnal Ilmiah Matematika Vol 2 No 1 (2021): Jimat: Jurnal Ilmiah Matematika
Publisher : JIMAT: Jurnal Ilmiah Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.4870099

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif bertujuan untuk menelusuri proses pemecahan masalah matematika siswa. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV Sekolah Dasar yang berjumlah 1 siswa. Subjek penelitian tidak dipilih secara acak, tetapi dipilih berdasar pertimbangan potensi siswa dalam menyelesaikan masalah matematis, dan pertimbangan guru mata pelajaran matematika. Instrumen penelitian yang digunakan adalah peneliti sendiri yang dipandu dengan lembar tugas dan instrumen bantu berupa pedoman wawancara. Pengumpulan data dimulai dengan pemberian tes pemecahan masalah, observasi, catatan lapangan, dokumentasi dan wawancara. Hasil analisis data menunjukkan bahwa siswa mampu memecahkan masalah pada materi operasi hitung pada bilangan dengan menggunakan tahap pemecahan masalah yang dikemukakan oleh Polya.
Analisis Kesalahan Siswa Dalam Menyelesaikan Soal Pada Operasi Hitung Bentuk Aljabar Aldi Rading; Isman M Nur
JIMAT: Jurnal Ilmiah Matematika Vol 2 No 2 (2021): JIMAT: Jurnal Ilmiah Matematika ( Edisi Juli - Desember 2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.5717459

Abstract

Pendidikan pada hakikatnya digunakan untuk membentuk sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas. Karena pendidikan berguna dalam membina dan mengembangkan kemampuan dasar manusia semaksimal mungkin sesuai dengan kapasitasnya. Proses pendidikan dilaksanakan disekolah pada dasarnya adalah kegiatan belajar mengajar. Bertujuan agar siswa memiliki hasil yang terbaik sesuai kemampuannya. Penelitian ini bersifat deskriptif yang bertujuan untuk mengetahui kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal soal pada materi operasi bentuk aljabar. Populasi dalam penelitian ini adalah keseluruan siswa kelas VII SMP Negeri 8 Kota Ternate yang terdiri dari satu kelas dan Sampel berjumlah 6 orang siswa yamg mengikuti proses penelitian. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat 6 dari 6 siswa (100%) belum bisa menyelesaikan soal operasi hitung bentuk aljabar secara maksimal, yakni tingkat penguasaann yang diperoleh siswa tersebut kurang dari 50%, . jadi, hasil penelitian dapat dikatakan bahwa siswa masi melakukan kesalahan kesalahan pada soal operasi bentuk aljabar. Kesimpulan yang dapat diambil adalah bahwa sesungguhnya sebagian besar siswa kelas VII SMP Negeri 8 Kota Ternate masih melakukan kesalahan dalam menyelesaikan soal soal pada materi operasi hitung bentuk aljabar.
Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa SMP Melalui Model Pembelajaran Guided Teachingberbasis Soft Skills Isman Muhammad Nur
Pasundan Journal of Mathematics Education Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 2 (2014): Pasundan Journal of Mathematics Education: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Kerjasama Program Magister Pendidikan Matematika Pascasarjana Universitas Pasundan dengan Asosiasi Guru Matematika Indonesia (AGMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/pjme.v4i2.2507

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa; (2) mengetahui interaksi antara pembelajaran yang digunakan dan (KAM) terhadap peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa; (3) mengetahui sikap siswa terhadap pelajaran matematika dan pembelajaran Guided Teaching berbasis soft skills.Penelitian ini merupakan studi kuasi eksperimen dengan desain kelompok kontrol non-ekivalen. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 7 Kota Ternate, dengan sampel penelitian sebanyak dua kelas yaitu kelas VIII C sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII D sebagai kelas kontrol. Instrumen penelitian yang digunakan berupa tes uraian kemampuan pemecahan masalah matematis dan skala sikap siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang memeperoleh pembelajaran guided teaching berbasis soft skill lebih baik daripa siswa yang memperoleh pembelajaran konvensional dengan kategori sedang; (2) tidak terdapat interaksi antara pembelajaran yang digunakan dan KAM siswa terhadap peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa; (3) analisis data skala sikap memperlihatkan bahwa siswa yang memperoleh pembelajaran guided teaching berbasis soft skill sebagian besar bersikap positif terhadap pelajaran matematika.
Penalaran Proporsional Siswa SMP dalam Menyelesaikan Masalah Missing Value dan Comparison Berdasarkan Gaya Kognitif Sistematis Isman M. Nur; Diah Prawitha Sari
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 8 No 21 (2022): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (217.012 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.7302157

Abstract

This study aims to describe students' proportional reasoning based on systematic cognitive style in solving missing value and comparison problems. This research is a qualitative research with an exploratory descriptive approach. The research subjects were seventh grade students of SMP Negeri 4 Ternate City. Research subjects were not chosen randomly, but were chosen based on consideration of communication skills both oral and written in solving problems. The research instrument consisted of two questions as well as an assistive instrument in the form of an interview guide which was adapted to the conditions at the time of research in the field. The results of this study are, 1) students make plans in advance to write down two quantities that have variations together and also see the suitability between the two different variations, 2) students can understand the proper procedure for presenting quantities in the form of ratios, 3) students can solve problems according to detailed steps based on multiplicative concepts by using multiplication strategies involving proportion situations, 4) students give reasons based on data or information related to problems and can be solved with proportional ideas
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa SMA Pada Materi Transformasi Geometri Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Berbasis Information, Communication and Technology Diah Prawitha Sari; Hujairah Hi. Muhammad; Isman M. Nur; Rusmin R. M. Saleh
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 8 No 21 (2022): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.408 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.7599730

Abstract

The aims of this research are as follows: (a) to find out how student learning outcomes are when studying geometric transformation material applied through information, communication and technology-based cooperative learning methods. (b) to find out whether the use of information, communication and technology-based cooperative learning methods can improve student learning outcomes in studying geometric transformation material. (c) to find out whether there is an increase in student learning outcomes between cooperative learning methods based on information, communication and technology in studying transformation geometry material. This research is a One-Group Pretest-Posttest Design study which uses one class by applying cooperative learning methods based on information, communication and technology. The subjects in this study were 24 students of class XII IPA1. Based on the results of the study it can be concluded that:(a) student learning outcomes on geometric transformation material by applying cooperative learning methods based on information, communication and technology obtain an average of 75.79. (b) the use of information, communication and technology-based cooperative learning methods can improve student learning outcomes in geometric transformation material. (c) this shows that cooperative learning methods based on information, communication and technology can improve student learning outcomes in geometric transformation material.