Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PELAKSANAAN DESENTRALISASI BERPERSPEKTIF GENDER umi arifah
Cakrawala: Jurnal Kajian Manajemen Pendidikan Islam dan studi sosial Vol 1 No 2 (2017)
Publisher : Prodi MPI IAINU Kebumen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (45.618 KB) | DOI: 10.33507/cakrawala.v1i2.83

Abstract

Desentralisasi menjadi sebuah asas penyelenggaraan pemerintahan secarauniversal yang diterapkan di setiap negara dengan terori pemerintahan yangdianutnya. Desentralisasi sebagai asas penyelenggaraan pemerintahan disebabkankarena tidak semua urusan pemerintahan dapat diselenggarakan secarasentralisasi, melihat kondisi geografis, kompleksitas masyarakat, struktur sosialdan budaya lokal yang majemuk serta tuntutan demokrasi dalam penyelenggaraanpemerintahan. Desentralisasi yang berperspektif gender akan memberikan banyakkemanfaatan dan keadilan bagi masyarakat. Implementasi desentralisasi dalamPartisipasi masyarakat dalam setiap proses pembangunan, dapat menjadi kekuatansuatu daerah untuk membangun dan mengembangkan daerah sesuai dengankearifan lokal yang dimiliki masing-masing daerah.
PENGUATAN KOMPETENSI SYURIYAH MWCNU BUAYAN MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN DIGITAL ASESSMENT umi arifah; Siti Fatimah; Khofifah Eka Septiana,
Ar-Rihlah: Jurnal Inovasi Pengembangan Pendidikan Islam Vol 6 No 2 (2021)
Publisher : IAINU Kebumen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33507/ar-rihlah.v6i2.375

Abstract

IMPLEMENTASI BADAN USAHA MILIK DESA (BUM DESA) DALAM PENGEMBANGAN EKONOMI MASYARAKAT Umi Arifah
LABATILA: Jurnal Ilmu Ekonomi Islam Vol 1 No 01 (2017)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAINU Kebumen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (225.089 KB) | DOI: 10.33507/lab.v1i01.55

Abstract

Sebagai upaya mensejahterakan masyarakat dan memperkuat ekonomi masyarakat, Desa dapat mendirikan Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa) sesuai dengan kebutuhan dan potensi Desa. BUM Desa ini merupakan badan usaha yang seluruh atau sebagian besar modalnya dimiliki oleh Desa melalui penyertaan modal secara langsung yang berasal dari kekayaan Desa yang dipisahkan guna mengelola aset, jasa pelayanan, dan usaha lainnya untuk sebesar-besarnya kesejahteraan rakyat. Dengan adanya BUM Desa diharapkan dapat mampu memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pendapatan Desa untuk pembangunan Desa yang tujuan utamanya kesejahteraan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan BUM Desa Petanahan belum terlalu memberikan kontribusi terhadap peningkatan ekonomi masyarakat desa. Hal ini terjadi karena bidang usaha yang dilaksanakan BUM Desa Petanahan belum menyentuh masyarakat khususnya warga miskin dan dalam pelaksanaanya belum dilaksanakan secara partisipatif, transparan dan akuntabel.
KEPEMIMPINAN DALAM BISNIS ISLAM laba tila; Umi Arifah
LABATILA: Jurnal Ilmu Ekonomi Islam Vol 3 No 02 (2020)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAINU Kebumen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.486 KB) | DOI: 10.33507/lab.v3i02.236

Abstract

Kajian ini mendeskripsikan teori-teroi kepemimpinan dan kepemimpinan dalam bisnis Islam. Metodologi yang digunakan dalam kajian ini menggunakan pendekatan kepustakaan (library research), dan pengumpulan data dilakukan dengan menelaah dan mengeksplor jurnal, buku, dan dokumen pendukung lainnya yang relevan dengan kajian yang dilakukan. Hasil kajian menunjukkan bahwa kepemimpinan bisnis Islam harus menerapkan prinsip-prinsip Islam, baik dalam hal moral, etika, tanggung jawab dan lainnya. Keempat model kepemimpinan Rasulullah yakni Shiddiq, amanah, tabligh, fathanah, adalah sebuah sifat dan karakter yang terbaik untuk dijadikan tauladan dalam mengembangkan potensi kepemimpinan individu maupun kelompok. Keempat sifat tersebut adalah satu kesatuan yang sinergis dan saling melengkapi. Variabel dari sifat-sifat tersebut sudah teruji kesuksesannya sebagaimana suksesnya para Nabi dan Rasul Allah. Bisnis dilakukan untuk terus melakukan inovasi yang baru, sehingga ketika usaha tersebut mengalami kerugian, pemimpin serta karyawan melakukan musyawarah untuk mendapatkan inovasi-inovasi terbaru untuk mengatasi masalah tersebut.