Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Qalam: Jurnal Ilmu Kependidikan

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL COOPERATIVE LEARNING DAN TEKNIK NAPIER PADA SISWA KELAS IV B SD MUHAMMADIYAH 2 KOTA SORONG Rahmatullah Bin Arsyad
Qalam : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 5 No. 2 (2016): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (395.638 KB) | DOI: 10.33506/jq.v5i2.256

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Model Cooperative Learning dan Teknik Napier yang dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa. Siswa kelas IV B SD Muhammadiyah 2 Kota Sorong tahun ajaran 2012/2013 yang berjumlah 32 peserta didik dengan 17 peserta didik laki-laki dan 15 peserta didik perempuan sebagai subyek. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Prosedur pelaksanaan tindakan dan implementasi di lokasi penelitian terbagi dalam dua sikluls. Pada siklus ke-I dilakukan sebanyak tiga kali pertemuan dilanjutkan dengan tes siklus I, implementasi tindakan dengan Model Cooperative  Learning dan Teknik Napier. Siklus ke-II dilakukan tindakan sebanyak tiga kali pertemuan yang dilanjutkan dengan tes siklus II dengan model yang sama pada siklus I. Hasil tes siklus I dan siklus II dianalisis secara kuantitatif dan data hasil observasi peserta didik dianalisis secara kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian yang berlangsung selama dua siklus, dapat ditarik kesimpulan bahwa pelaksanaan pembelajaran dengan Model Cooperative Learning dan Teknik Napier dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV B SD Muhammadiyah 2 Kota Sorong, yaitu pada siklus I dengan nilai rata-rata 46,88 dengan presentase ketuntasan belajar sebesar 24,99% yang berada pada kategori kurang, meningkat pada siklus II menjadi nilai rata-rata siswa 85,00 dengan presentase belajar sebesar 93,75% yang berada pada kategori sangat baik. 
Profil Kemampuan Siswa SMP dalam Memecahkan Masalah Matematika Open-Ended Berdasarkan Kemampuan Prasyarat Tinggi Zakiyah Anwar; Rahmatullah Bin Arsyad
Qalam : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 7 No. 2 (2018): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (334.801 KB) | DOI: 10.33506/jq.v7i2.369

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang pelaksannannya di SMP YPK Syaloom kota Sorong. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan profil kemampuan siswa dalam memecahkan masalah matematika open-ended berdasarkan kemampuan Prasyarat  tinggi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah (1) tes GEFT, (2) tes kemampuan prasyarat SPLDV, (3) tes pemecahan masalah open-ended, (4) dan tes wawancara, baik yang terstruktur maupun yang tidak terstruktur. Subjek penelitian dibedakan berdasarkan tingkat kemampuan prasyarat prasyarat tinggi dan gaya kognitif gaya Field Dependen dan Field Independen. Hasil penelitian ini adalah (1) subjek penelitian dengan kemampuan prasyarat tinggi gaya kognitif field dependen, menunjukkan kemampuan  yang baik dalam memahami masalah dengan tepat, merencanakan pemecahan, menyelesaikan masalah sesuai dengan rencana dan memeriksa kembali hasil yang diperoleh. Subjek dapat menyelesaikan masalah SPLDV dengan metode eliminasi, gabungan, dan metode grafik, (2) subjek penelitian dengan kemampuan prasyarat tinggi gaya kognitif field independen, dapat memahami masalah dengan tepat, melaksanakan pemecahan sesuai rencana, dan memeriksa kembali hasil yang diperoleh. Subjek dapat menyelesaikan masalah SPLDV dengan metode eliminasi, subtitusi, gabungan. Penelitian ini sangat membantu pendidik dalam  memberikan soal masalah matematika berdasarkan kemampuan yang dimiliki oleh siswa.
Diagnosis Kesulitan Penyelesaian Soal Matematika Pokok Bahasan Pecahan pada Siswa SD Muhammadiyah 2 Kota Sorong Rahmatullah Bin Arsyad; Abdul Hakim
Qalam : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 8 No. 1 (2019): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.867 KB) | DOI: 10.33506/jq.v8i1.474

Abstract

Penelitian ini dilakukan dikarenakan banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam belajar. Hal ini dilihat dari nilai tugas dan ulangan siswa, semakin tinggi kelasnya maka semakin rendah nilainya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Jenis-jenis kesulitan yang dialami oleh siswa dalam menyelesaian soal pokok bahasan pecahan dan cara mengatasinya (2) Penyebab kesulitan penyelesaian soal matematika pada siswa dalam menyelesaian soal pokok bahasan pecahan. Penelitian ini adalah Penelitian Deskriptif yang menjelaskan data dari hasil penelitian. Subyek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Muhammadiyah 2 Kota Sorong tahun ajaran 2015/2016 yang terbagi menjadi dua kelas yaitu kelas VA terdiri dari 31 siswa dan Kelas VB terdiri dari 28 siswa. Penelitian ini untuk mendiagnosis kesulitan penyelesaian soal matematika pokok bahasan pecahan. Langkah mendiagnosis adalah sebagai berikut : (1) Data deskriptif diperoleh melelui tes pecahan, wawancara, angket dan dokumentasi (2) Data kuantitatis dan kualitatif diperoleh melalui angket dan jawaban siswa dalam tes pecahan. Penyebab kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal matematika pokok bahasan pecahan adalah kesalahan dalam memahami konsep sebesar 45%, kesalahan dalam menerima informasi sebesar 48% dan kesalahan dalam menghitung sebesar 46%. Presentase kesalahan tersebut tergolong kurang sehingga kemampuan yang dimiliki siswa rendah.
Meningkatkan Motivasi Belajar Mahasiswa Menggunakan Metode Blended Learning pada Mata Kuliah Geometri Analitik di Universitas Muhammadiyah Sorong Rahmatullah Bin Arsyad; Muh. Fathurrahman
Qalam : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 8 No. 2 (2019): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (869.371 KB) | DOI: 10.33506/jq.v8i2.701

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar Geometri Analitik dengan Metode Belended Learning pada Mahasiswa Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Sorong. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (class room action receach) yang terdiri dari beberapa tahap yaitu perencanaan,  pelaksanaan tindakan, observasi/evaluasi dan refleksi. Pengumpulan data dilakukan pada bulan Juni – Juli 2019. Penelitian ini dilakukan pada mata kuliah geometri analitik di universitas muhammadiyah sorong. Hasil penelitian menunjukkan bahwa banyaknya mahasiswa yang tuntas pada pembelajaran geometri analitik setelah diberikan tindakan pada siklus I sebanyak 43% dan mengalami peningkat pada siklus II sebesar 86%. Sama halnya dengan hasil belajar, peningkatan terjadi juga pada hasil observasi peningkatan motivasi pembelajaran mahasiswa pada materi geometri analitik, frekuensi indikator bertanya sebesar 76%, menjawab sebesar 67%, memberi pendapat sebesar 67%, bekerja sama sebesar 90%, dan minat sebesar 86%. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa motivasi belajar geometri analitik mahasiswa mengalami peningkatan setelah diterapkan metode belajar blended learning.
Pengembangan Multimedia Interaktif pada Pembelajaran Geometri Rahmatullah Bin Arsyad; Muhammad Fathurrahman; Muhammad Syahrul Kahar; Arie Anang Setyo; Nika Fetria Trisnawati
Qalam : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 11 No. 2 (2022): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/jq.v11i2.2068

Abstract

This research is a development study with the aim of determining the feasibility of geometric interactive media that is carried out in students of SMA AL-Amin Kota Sorong and evaluating the effectiveness of interactive multimedia based on the opinions of linguists, media specialists, and material experts. The four steps of the development process are the defining stage (define), the design stage (design), the development stage (develop), and the deployment stage. This development model is called the 4-D device development model (Four D Model) (disseminate). Linguists, subject matter experts, and media specialists were contacted about and evaluated the interactive multimedia that had been developed. The subject matter in Interactive Multimedia is related to geometry. According to the assessment of linguists in the development of multimedia learning, this study has succeeded in developing multimedia interactive geometry that has a very decent quality with an average of 3.7, while in the assessment of material experts obtained an average assessment of 3.6 and based on media experts, this study has obtained an average score of 3.5 which is categorized so that based on the assessment criteria, interactive multimedia meets the eligibility criteria