Farida Nugrahani
Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

Published : 32 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

PERAN BAHASA DALAM PEMAHAMAN ANTARBUDAYA Nugrahani, Farida
STILISTIKA Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : STILISTIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PERAN BAHASA DALAM  PEMAHAMAN ANTARBUDAYAFarida NugrahaniProgram Pascasarjana Magister Pendidikan Bahasa Indonesia (S2) Univet Bangun NusantaraJl. S. Humardani Jombor Sukoharjo Ponsel: 081226229733 Pos-El: farida_nugrahani@yahoo.com ABSTRACTLanguage is a culture system and a socio cultural phenomena which is never free from the community user. Since a language is not only as mean of communication and socialization but also as  the mirror of the culture of the community of the users. Language has an the important role the help the process of understanding, because it always gives the sign of idea, spiritual atmosphere, ethic, aesthetic, and social regulation of the community when the language users live in. It means that language and culture have a strong relationship. We can use a the language for positive or negative things that effect the harmony of the relationship between a person and community. It is the reason that a person needs to learn a language especially speech act in order that he can use the language properly.Keywords: Language, understanding process, socio culture system.
REAKTUALISASI TEMBANG DOLANAN JAWA DALAM RANGKA PEMBENTUKAN KARAKTER BANGSA (KAJIAN SEMIOTIK) Nugrahani, Farida
Kajian Linguistik dan Sastra Vol 24, No 1 (2012)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (92.657 KB)

Abstract

The purpose of this study to describe (1) the meaning of song dolanan Java, (2) the values of local knowledge (local wisdom) in songs such as forming the national character, and (3) the renewal of the song is in the context of the formation of the nation’s character. Data in this descriptive qualitative study, collected through a literature review, interviews, and observation, from the sources, texts, and events. Data analysis was performed by inductively interactive models. For the meaning of Java dolanan song used method of reading a model consisting of a semiotic reading of the heuristic and hermeneutic (retroactive). The results showed that: (1) Tembang dolanan Java has the meaning that is loaded with moral messages that are important to the formation of national character, (2) The value of local wisdom in dolanan songs like “Ilir-Ilir”, “Sluku-Sluku Bathok”, “Jaranan “, and others are noble universal values as in the nine pillars of character, (3) the value of local wisdom in the song is worth direaktualisasikan dolanan Java in order to character formation, which according to the nation’s cultural roots. That is an important issue, because our nation is known for friendly, tolerant, polite and religious as the prototype of the proud nation of East and West are contrasted with the selfish, individualistic, hedonistic, and secular, as if living myth. Noble culture of the nation is now experiencing a shift due to the rise of foreign cultures in a global era life. With the expectation that the investment value of local wisdom through song dolanan renewal to be effective, needs to be implemented through the Java language learning (local charge) at the school from elementary, middle to upper.
REAKTUALISASI TEMBANG DOLANAN JAWA DALAM RANGKA PEMBENTUKAN KARAKTER BANGSA (KAJIAN SEMIOTIK) Nugrahani, Farida
Kajian Linguistik dan Sastra Vol 24, No 1 (2012)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (92.657 KB) | DOI: 10.23917/kls.v24i1.102

Abstract

The purpose of this study to describe (1) the meaning of song dolanan Java, (2) the values of local knowledge (local wisdom) in songs such as forming the national character, and (3) the renewal of the song is in the context of the formation of the nation’s character. Data in this descriptive qualitative study, collected through a literature review, interviews, and observation, from the sources, texts, and events. Data analysis was performed by inductively interactive models. For the meaning of Java dolanan song used method of reading a model consisting of a semiotic reading of the heuristic and hermeneutic (retroactive). The results showed that: (1) Tembang dolanan Java has the meaning that is loaded with moral messages that are important to the formation of national character, (2) The value of local wisdom in dolanan songs like “Ilir-Ilir”, “Sluku-Sluku Bathok”, “Jaranan “, and others are noble universal values as in the nine pillars of character, (3) the value of local wisdom in the song is worth direaktualisasikan dolanan Java in order to character formation, which according to the nation’s cultural roots. That is an important issue, because our nation is known for friendly, tolerant, polite and religious as the prototype of the proud nation of East and West are contrasted with the selfish, individualistic, hedonistic, and secular, as if living myth. Noble culture of the nation is now experiencing a shift due to the rise of foreign cultures in a global era life. With the expectation that the investment value of local wisdom through song dolanan renewal to be effective, needs to be implemented through the Java language learning (local charge) at the school from elementary, middle to upper.
PENGEMBANGAN MODEL PENDIDIKAN KARAKTER MELALUI GERAKAN LITERASI SEKOLAH BERBASIS FILM Nugrahani, Farida; Widayati, Mukti; A.M, Ali Imron
Belajar Bahasa Vol 4, No 1 (2019): BELAJAR BAHASA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (747.506 KB) | DOI: 10.32528/bb.v4i1.1865

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengembangkan model pendidikan karakter melalui gerakan literasi sekolah (GLS) berbasis film. Model itu  dikembangkan melalui empat tahap mengikuti Plomp (1997), meliputi (1) pengkajian awal, (2) perancangan, (3) realisasi (konstruksi), (4) validasi dan revisi. Penelitian dimulai dengan pengamatan kondisi faktual di lapangan, dan pengkajian teori berkaitan dengan pendidikan karakter, literasi, dan film. Selanjutnya dilakukan perencanaan model dan realisasinya melalui penetapan komponen sintaks, sistem sosial, sistem pendukung, dampak instruksional dan pengiringnya. Setelah itu dilakukan validasi dan revisi model dengan meminta pertimbangan ahli dan praktisi pendidikan di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pendidikan karakter yang dikembangkan dalam penelitian ini dapat diwujudkan dalam bentuk buku Panduan pendidikan karakter melalui GLS berbasis film yang bersifat valid, praktis dan efektif untuk diterapkan dalam meningkatkan kualitas Pendidikan Karakter di sekolah. Panduan itu memuat (1) latar belakang, pengertian, tujuan, ruang lingkup, sasaran, dan target; (2) tahapan pendidikan karakter melalui GLS di Sekolah Dasar; (3) pelaksanaannya  pada tahap pembiasaan; (4) pelaksanaannya pada tahap pengembangan; (5) pelaksanaannya pada tahap pembelajaran; dan (6) Penutup. Buku panduan yang dikembangkan ini telah di uji cobakan di Sekolah Dasar Negeri Pengkol 1 Kabupaten Sukoharjo dan diterbitkan dengan ber ISBN.   
The Development of Film-Based Literary Materials which Support Character Education Nugrahani, Farida
Jurnal Cakrawala Pendidikan CAKRAWALA PENDIDIKAN EDISI OKTOBER 2017, TH.XXXVI, NO.3
Publisher : LPMPP Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (63.157 KB) | DOI: 10.21831/cp.v36i3.14219

Abstract

Abstract:This study aims to develop literary materials based on film, to test the teaching materials, and to describe the values of characters embedded in it. This research development follows the Plomp (1997) model, with four stages, including initial assessment, design, realization (construction), validation and revision. The developed prototype of the teaching materials was tested in high schools. The resultsreveal that (1) literary materials based on film can be compiled in the form of learning tools, including student books and teacher books according to Curriculum 2013; (2) the literary materials developed are valid, practical, and effective for use to improve student’s motivation and learning outcomes; (3) the character values contained in the instructional materials are trustworthiness, caring, and citizenship. Keywords: literary materials, film, practical, effective, character education. PENGEMBANGAN BAHAN AJAR SASTRA BERBASIS FILM YANG MENDUKUNG PENDIDIKAN KARAKTER Abstrak:Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar sastra berbasis media film, hasil uji bahan ajar, dan mendeskripsikan nilai-nilai karakter yang terdapat di dalamnya. Penelitian pengembangan ini mengikuti model Plomp (1997) dengan empat tahap, meliputi pengkajian awal, perancangan, realisasi (konstruksi), validasi dan revisi. Prototipe bahan ajar yang dikembangkan diujicobakan di SMA.Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) bahan ajar sastra berbasis media film dapat disusun dalam bentuk perangkat pembelajaran meliputi buku siswa dan buku guru sesuai Kurikulum 2013; (2) bahan ajar sastra yang disusun bersifat valid, praktis, dan efektif untuk digunakan dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajar sastra siswa SMA; (3) nilai-nilai karakter yang terdapat di dalam bahan ajar yang dikembangkan adalah rasa percaya diri (trustworthiness), kepedulian (caring), dan kebangsaan (citizenship). Kata kunci: bahan ajar sastra, film, praktis, efektif, pendidikan karakter.
EFEKTIFITAS KOMPRES METRONIDAZOLE DENGAN KOMPRES POVIDON IODINE PADA PENYEMBUHAN LUKA DIABETES MELLITUS TIPE II PADA PASIEN YANG DIRAWAT DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH SUKOHARJO Hamil, Yanuar Isna; Setya, Dhani; Nugrahani, Farida
JURNAL ILMU KEPERAWATAN INDONESIA (JIKI) Vol 7 No 2 (2014): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 7 No. 2 Juli 2014
Publisher : JURNAL ILMU KEPERAWATAN INDONESIA (JIKI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.352 KB)

Abstract

Latar Belakang: Hasil survey pendahuluan terhadap 10 penderita DM yang dirawat di RSUD Kabupaten Sukoharjo bahwa 60% mengalami luka yang cukup parah karena tidak mematuhi diet yang dianjurkan dan perawatan lukanya menggunakan betradine dan metronidazole, dan sisanya sebanyak 40% sudah mematuhi diet yang dianjurkan bagi penderita DM. Di samping itu, ada beberapa pasien yang sudah berobat tapi masih memiliki kadar gula tinggi, hal ini disebabkan karena pasca perawatan di rumah sakit tidak secara disiplin melakukan perawatan dengan kompres baik menggunakan betadine,NaCl maupun metronidazole dan kurang melakukan diet yang benar. Karena pembersihan luka merupakan aspek yang paling mendasar dalam manajemen perawatan luka. Tujuan : Mengetahui efektifitas penyembuhan luka Diabetes Mellitus tipe II antara kompres Metronidazole dengan kompres Povidon Iodine pada pasien yang dirawat di RSUD Kabupaten Sukoharjo.Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan observasional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pasien yang mendapat tindakan perawatan dengan luka DM tipe II yang menjalani perawatan di RSUD Sukoharjo berjumlah 509 pasien, dan diambil sampel sebanyak 86 pasien dengan teknik insidental sampling. Teknik analisis data yang digunakan dengan uji t-test. Hasil : (1) Proses penyembuhan luka DM Tipe II yang dirawat dengan kompres Metronidazole yang berada dalam keadaan luka mengering mempunyai rata-rata 63%,aproksimasi jaringan baik (65%), tidak terjadi warna kemerahan pada luka (67%), tidak terjadi adanya aksudat (74%), tidak adanya peningkatan suhu (76%), dan tidak terjadi peningkatan leukosit (74%); (2) Proses penyembuhan luka dengan Povidon Iodine yang berada dalam keadaan luka mengering (55%), aproksimasi jaringan baik (56%), tidak terjadi warna kemerahan (56%), tidak terjadi aksudat (72%), tidak terjadi adanya peningkatan suhu (68%), dan tidak terjadi peningkatan leukosit (62%); (3) Ada perbedaan yang signifikan perawatan luka dengan menggunakan kompres Metronidazole atau dengan menggunakan kompres Povidon Iodine terhadap proses penyembuhan luka Diabetes Mellitus Tipe II operasi di RSUD Kabupaten Sukoharjo (t = 5,416 ; p = 0,000). Simpulan: Ada perbedaan yang signifikan perawatan luka dengan menggunakan kompres Metronidazole atau dengan menggunakan kompres Povidon Iodine terhadap proses penyembuhan luka DM II, dan penyembuhan luka diabetes mellitus tipe II yang menggunakan kompres metronidazole lebih efektif dibandingkan dengan kompres menggunakan povidon iodine
PENGARUH PENGETAHUAN DAN MOTIVASI KERJA KADER POSYANDUTERHADAP KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN BALITA DAN IBU HAMIL DI POSYANDU DESA TEMON KECAMATAN BATURETNO WONOGIRI Zaeni, Ikhwan; Putra, Fajar Alam; Nugrahani, Farida
JURNAL ILMU KEPERAWATAN INDONESIA (JIKI) Vol 8 No 1 (2015): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol.8 No 1 April 2015
Publisher : JURNAL ILMU KEPERAWATAN INDONESIA (JIKI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (422.469 KB)

Abstract

Background: Posyandu program implemented for the benefit of society, it is expected that the community itself is the active form, organize, exploit and develop best IHC. Continuity IHC depends on the participation of the community itself. The organizers of IHC are cadres and the PKK from the village (Budioro, 2002). Based on the above description, it can be formulated: "Is there an effect of the level of Knowledge and Work Motivation Cadre IHC on the Quality of Health Care Toddler And Pregnant Women In Rural IHC TemonKecamatan Baturetno Winton?" Methodology: The research design used was a descriptive cross sectional correlation (cross-sectional). The population in the village cadres IHC Baturetno Temon District of Winton, a sample of 30 respondents. Analysis of the data by Linear. Results: Based on the results of the regression analysis and t test note that amounted to 4,594 tcount the value ? = 0.000
EFEKTIFITAS KOMPRES METRONIDAZOLE DENGAN KOMPRES POVIDON IODINE PADA PENYEMBUHAN LUKA DIABETES MELLITUS TIPE II PADA PASIEN YANG DIRAWAT DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH SUKOHARJO Hamil, Yanuar Isna; Nugrahani, Farida; Arumawati, Dhani Setya
JURNAL ILMU KEPERAWATAN INDONESIA (JIKI) Vol 8 No 2 (2015): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol.8 No 2 Oktober 2015
Publisher : JURNAL ILMU KEPERAWATAN INDONESIA (JIKI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.515 KB)

Abstract

Latar Belakang: Hasil survey pendahuluan terhadap 10 penderita DM yang dirawat di RSUD Kabupaten Sukoharjo bahwa 60% mengalami luka yang cukup parah karena tidak mematuhi diet yang dianjurkan dan perawatan lukanya menggunakan betradine dan metronidazole, dan sisanya sebanyak 40% sudah mematuhi diet yang dianjurkan bagi penderita DM. Di samping itu, ada beberapa pasien yang sudah berobat tapi masih memiliki kadar gula tinggi, hal ini disebabkan karena pasca perawatan di rumah sakit tidak secara disiplin melakukan perawatan dengan kompres baik menggunakan betadine, NaCl maupun metronidazole dan kurang melakukan diet yang benar. Karena pembersihan luka merupakan aspek yang paling mendasar dalam manajemen perawatan luka. Tujuan : Mengetahui efektifitas penyembuhan luka Diabetes Mellitus tipe II antara kompres Metronidazole dengan kompres Povidon Iodine pada pasien yang dirawat di RSUD Kabupaten Sukoharjo. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan observasional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pasien yang mendapat tindakan perawatan dengan luka DM tipe II yang menjalani perawatan di RSUD Sukoharjo berjumlah 509 pasien, dan diambil sampel sebanyak 86 pasien dengan teknik insidental sampling. Teknik analisis data yang digunakan dengan uji t-test. Hasil : (1) Proses penyembuhan luka DM Tipe II yang dirawat dengan kompres Metronidazole yang berada dalam keadaan luka mengering mempunyai rata-rata 63%, aproksimasi jaringan baik (65%), tidak terjadi warna kemerahan pada luka (67%), tidak terjadi adanya aksudat (74%), tidak adanya peningkatan suhu (76%), dan tidak terjadi peningkatan leukosit (74%); (2) Proses penyembuhan luka dengan Povidon Iodine yang berada dalam keadaan luka mengering (55%), aproksimasi jaringan baik (56%), tidak terjadi warna kemerahan (56%), tidak terjadi aksudat (72%), tidak terjadi adanya peningkatan suhu (68%), dan tidak terjadi peningkatan leukosit (62%); (3) Ada perbedaan yang signifikan perawatan luka dengan menggunakan kompres Metronidazole atau dengan menggunakan kompres Povidon Iodine terhadap proses penyembuhan luka Diabetes Mellitus Tipe II operasi di RSUD Kabupaten Sukoharjo (t = 5,416 ; p = 0,000). Simpulan: Ada perbedaan yang signifikan perawatan luka dengan menggunakan kompres Metronidazole atau dengan menggunakan kompres Povidon Iodine terhadap proses penyembuhan luka DM II, dan penyembuhan luka diabetes mellitus tipe II yang menggunakan kompres metronidazole lebih efektif dibandingkan dengan kompres menggunakan povidon iodine.
PENDIDIKAN KARAKTER MELALUI PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DENGAN MATERI MEMBACA NOVEL SASTRA Nugrahani, Farida
Edudikara: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 2 No 2 (2017)
Publisher : IPTPI Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/edudikara.v2i2.40

Abstract

Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk (1) mengembangkan bahan ajar bahasa Indonesia dengan materi membaca novel sastra untuk pendidikan karakter yang valid, praktis, dan efektif melalui uji coba di lapangan. (2) mendeskripsikan nilai karakter yang terdapat dalam bahan ajar tersebut dan keberhasilan implementasinya dalam pembelajaran di sekolah, Penelitian ini dilakukan melalui empat tahap, mengikuti model Plomp (1997), yaitu:(1) pengkajian awal, (2) perancangan, (3) realisasi (konstruksi), dan (4) validasi/revisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) bahan ajar yang dikembangkan bersifat valid, praktis, dan efektif untuk diterapkan di lapangan; (2) Terdapat nilai karakter religius, kejujuran, dan kedisiplinan dalam bahan ajar yang dikembangkan, yang implementasinya dapat dipantau melalui 6 indikator dari 11 rumusan indikator dalam Character Education Patnership (2003). Pada akhirnya, hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan sumbangan terhadap program pendidikan karakter di sekolah, khususnya dalam memberikan alternaif bahan ajar bahasa Indonesia yang praktis, efektif, dan diminati siswa.
EFEKTIFITAS KOMPRES METRONIDAZOLE DENGAN KOMPRES POVIDON IODINE PADA PENYEMBUHAN LUKA DIABETES MELLITUS TIPE II PADA PASIEN YANG DIRAWAT DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH SUKOHARJO Yanuar Isna Hamil; Dhani Setya; Farida Nugrahani
Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKI) Vol 7 No 2 (2014): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 7 No. 2 Juli 2014
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Hasil survey pendahuluan terhadap 10 penderita DM yang dirawat di RSUD Kabupaten Sukoharjo bahwa 60% mengalami luka yang cukup parah karena tidak mematuhi diet yang dianjurkan dan perawatan lukanya menggunakan betradine dan metronidazole, dan sisanya sebanyak 40% sudah mematuhi diet yang dianjurkan bagi penderita DM. Di samping itu, ada beberapa pasien yang sudah berobat tapi masih memiliki kadar gula tinggi, hal ini disebabkan karena pasca perawatan di rumah sakit tidak secara disiplin melakukan perawatan dengan kompres baik menggunakan betadine,NaCl maupun metronidazole dan kurang melakukan diet yang benar. Karena pembersihan luka merupakan aspek yang paling mendasar dalam manajemen perawatan luka. Tujuan : Mengetahui efektifitas penyembuhan luka Diabetes Mellitus tipe II antara kompres Metronidazole dengan kompres Povidon Iodine pada pasien yang dirawat di RSUD Kabupaten Sukoharjo.Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan observasional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pasien yang mendapat tindakan perawatan dengan luka DM tipe II yang menjalani perawatan di RSUD Sukoharjo berjumlah 509 pasien, dan diambil sampel sebanyak 86 pasien dengan teknik insidental sampling. Teknik analisis data yang digunakan dengan uji t-test. Hasil : (1) Proses penyembuhan luka DM Tipe II yang dirawat dengan kompres Metronidazole yang berada dalam keadaan luka mengering mempunyai rata-rata 63%,aproksimasi jaringan baik (65%), tidak terjadi warna kemerahan pada luka (67%), tidak terjadi adanya aksudat (74%), tidak adanya peningkatan suhu (76%), dan tidak terjadi peningkatan leukosit (74%); (2) Proses penyembuhan luka dengan Povidon Iodine yang berada dalam keadaan luka mengering (55%), aproksimasi jaringan baik (56%), tidak terjadi warna kemerahan (56%), tidak terjadi aksudat (72%), tidak terjadi adanya peningkatan suhu (68%), dan tidak terjadi peningkatan leukosit (62%); (3) Ada perbedaan yang signifikan perawatan luka dengan menggunakan kompres Metronidazole atau dengan menggunakan kompres Povidon Iodine terhadap proses penyembuhan luka Diabetes Mellitus Tipe II operasi di RSUD Kabupaten Sukoharjo (t = 5,416 ; p = 0,000). Simpulan: Ada perbedaan yang signifikan perawatan luka dengan menggunakan kompres Metronidazole atau dengan menggunakan kompres Povidon Iodine terhadap proses penyembuhan luka DM II, dan penyembuhan luka diabetes mellitus tipe II yang menggunakan kompres metronidazole lebih efektif dibandingkan dengan kompres menggunakan povidon iodine