Fajar Alam Putra, Fajar Alam
Program Studi Keperawatan, Fakultas Sains, Teknologi Dan Kesehatan, Universitas Sahid Surakarta

Published : 32 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Effects of Chronic Disease Control Club on Physical Activity, Anxiety, and Blood Sugar Level: A Path Analysis Evidence Putra, Fajar Alam; Indarto, Dono; Dharmawan, Ruben
Journal of Health Promotion and Behavior Vol 4, No 2 (2019)
Publisher : Masters Program in Public Health, Universitas Sebelas Maret, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.687 KB)

Abstract

Background: Diabetes mellitus (DM) is a serious chronic disease with a tendency to worsen. The number of DM cases worldwide in 2015 was 415 million people and is expected to increase by 642 million cases in 2040. Indonesia ranks 7th in the world with 10 million DM cases in 2015, around 90% of which are Diabetes Mellitus Type 2. This study aimed to determine the effects of chronic disease control club on physical activity, anxiety, and blood sugar level.Subjects and Method: This was a cross sectional study conducted at Sukoharjo health center, Sukoharjo, Central Java, from August to September 2018. A sample of 245 type 2 DM patients was selected for this study. The independent variables were physical activity, anxiety, chronic disease control club, and complications. Data were collected using HARS, physical activity, complication and club activitiesquestionnaires. Data were analyzed by using path analysis.Results: Anxiety directly increased with com­plication (b= 12.55; 95% CI= 111.98 to 13.90; p<0.001). Anxiety directly de­cre­ased with chronic disease control club (b= -3.29; 95% CI= -4.72 to -1.85; p<0.001). Fasting blood sugar directly incre­ased with anxiety (b= 2.78; 95% CI= 1.32 to 4.24; p<0.001) and complication (b= 33.14; 95% CI= 8.40 to 57.87; p= 0.009). Fasting blood sugar directly decre­ased with physical activity (b= -15.12; 95% CI= -19.89 to -10.35; p<0.001) and chro­nic disease control club (b= -30.14; 95% CI= -48.80 to -11.48; p= 0.002).Conclusion: Anxiety directly increases with com­plication. Anxiety directly de­cre­ases with chronic disease control club. Fasting blood sugar directly incre­ases with anxiety and compli­cation. Fasting blood sugar directly decre­ases with physical activity and chro­nic disease control club.Keywords: blood sugar level, physical activity, anxiety, chronic disease control clubCorrespondence: Fajar Alam Putra. Masters Program in Public Health, Universitas Sebelas Maret. Jl. Ir. Sutami 36 A, Surakarta 57126, Central Java. Email: bolodewe88@gmail.comJournal of Health Promotion and Behavior (2019), 4(3): 137-144https://doi.org/10.26911/thejhpb.2019.04.02.06
HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENGETAHUAN ASUPAN GIZI LANSIA DENGAN STATUS GIZI DI POSYANDU LANSIA SEDYOWARAS RW IV KELURAHAN SUMBER SURAKARTA Bahri, Ahmad Syamsul; Putra, Fajar Alam; Suryanto, Mohammad Sukron
JURNAL ILMU KEPERAWATAN INDONESIA (JIKI) Vol 9 No 1 (2016): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 9 No 1 aPRIL 2016
Publisher : JURNAL ILMU KEPERAWATAN INDONESIA (JIKI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.744 KB)

Abstract

Latar belakang : Tingkat pengetahuan asupan gizi sangatlah berpengaruh dalam kesehatan lansia, pola asupan yang seimbang dapat mencegah kemunduran fungsi organ. Status gizi adalah status kesehatan yang dihasilkan oleh keseimbangan antara kebutuhan dan nutrien. Tujuanpenelitian : Tujuan penelitian ini adalahmengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan asupan gizi lansia dengan status gizi di posyandu sedyowaras rw IV kelurahan Sumber Surakarta. Metode penelitian : Penelitian ini merupakan deskriptif analitik corelational dengan menggunakan pendekatan cross sectional.Populasi penelitian adalah lansia yang berumur 60-74 tahun di posyandu lansia Sedyowaras RW IV Kelurahan Sumber Surakarta dengan jumlah sampel sebanyak 47 lansia dengan teknik purposive sampling. Pengambilan data meggunakan kuesioner dan IMT, sedangkan analisa data menggunakan ujiMann-Whitney. Hasil Penelitian : Hasil uji Mann-Whitney diperoleh Uhitung 126 >(Utabel) = 92 pada taraf signifikan 0,05. Keputusan uji adalah terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan asupan gizi lansia dengan status gizi. Simpulan : (1) Pengetahuan asupan gizi lansia di posyandu lansia Sedyowaras Rw IV Kelurahan Sumber, Surakarta sebagian besar adalah tinggi, (2) Status gizi lansia di posyandu lansia Sedyowaras Rw IV Kelurahan Sumber, Surakarta sebagian besar adalah normal, dan (3) terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan asupan gizi lansia dengan status gizi di posyandu lansia Sedyowaras Rw IV Kelurahan Sumber, Surakarta, yaitu semakin tinggi pengetahuan tentang asupan gizi maka status gizi semakin baik.
PENGARUH PENGETAHUAN DAN MOTIVASI KERJA KADER POSYANDUTERHADAP KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN BALITA DAN IBU HAMIL DI POSYANDU DESA TEMON KECAMATAN BATURETNO WONOGIRI Zaeni, Ikhwan; Putra, Fajar Alam; Nugrahani, Farida
JURNAL ILMU KEPERAWATAN INDONESIA (JIKI) Vol 8 No 1 (2015): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol.8 No 1 April 2015
Publisher : JURNAL ILMU KEPERAWATAN INDONESIA (JIKI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (422.469 KB)

Abstract

Background: Posyandu program implemented for the benefit of society, it is expected that the community itself is the active form, organize, exploit and develop best IHC. Continuity IHC depends on the participation of the community itself. The organizers of IHC are cadres and the PKK from the village (Budioro, 2002). Based on the above description, it can be formulated: "Is there an effect of the level of Knowledge and Work Motivation Cadre IHC on the Quality of Health Care Toddler And Pregnant Women In Rural IHC TemonKecamatan Baturetno Winton?" Methodology: The research design used was a descriptive cross sectional correlation (cross-sectional). The population in the village cadres IHC Baturetno Temon District of Winton, a sample of 30 respondents. Analysis of the data by Linear. Results: Based on the results of the regression analysis and t test note that amounted to 4,594 tcount the value ? = 0.000
PENGARUH MOTIVASI ORANG TUA TERHADAP MINAT BELAJAR MAHASISWA PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN UNIVERSITAS SAHID SURAKARTA Afeanpah, Maria Elfrida; Putra, Fajar Alam; RM, Anniez
JURNAL ILMU KEPERAWATAN INDONESIA (JIKI) Vol 8 No 2 (2015): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol.8 No 2 Oktober 2015
Publisher : JURNAL ILMU KEPERAWATAN INDONESIA (JIKI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.755 KB)

Abstract

Latar Belakang: Keluarga merupakan tempat pendidikan yang pertama dan utama dalam membentuk pengembangan potensi anak-anaknya. Orangtua dikatakan sebagai pendidikan pertama karena orangtualah yang pertama mendidik anaknya sejak dilahirkan. Keluarga memberikan motivasi terhadap anaknya berupa rangsangan, bimbingan, perhatian, dan lain-lain. Orangtua mempunyai pengaruh yang besar terhadap keberhasilan anaknya, dengan memberikan rangsangan agar semakin bersemangat dalam belajar dan memiliki minat belajar yang tinggi. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh motivasi orangtua terhadap minat belajar mahasiswa program studi ilmu keperawatan Universitas Sahid Surakarta. Metode: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif. Populasi penelitian adalah mahasiswa Ilmu Keperawatan Universitas Sahid Surakarta sebanyak 559 mahasiswa. Sampel penelitian sebanyak 85 mahasiswa dengan teknik purposive sampling. Pengujian hipotesis penelitian menggunakan uji Chi Square. Hasil Penelitian: Hasil uji Chi Square diperoleh nilai ?2hitung sebesar 11,120 dan tingkat signifikansi (p-value) 0,025, sehingga disimpulkan terdapat pengaruh yang signifikan motivasi orangtua terhadap minat belajar mahasiswa program studi ilmu keperawatan Universitas Sahid Surakarta Simpulan: Terdapat pengaruh yang signifikan motivasi orang tua terhadap minat belajar mahasiswa program studi keperawatan Universitas Sahid Surakarta.
HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENGETAHUAN ASUPAN GIZI LANSIA DENGAN STATUS GIZI DI POSYANDU LANSIA SEDYOWARAS RW IV KELURAHAN SUMBER SURAKARTA Bahri, Ahmad Syamsul; Putra, Fajar Alam; Suryanto, Mohammad Sukron
JURNAL ILMU KEPERAWATAN INDONESIA (JIKI) Vol 10 No 1 (2017): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 10 No 1 April 2017
Publisher : JURNAL ILMU KEPERAWATAN INDONESIA (JIKI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.956 KB)

Abstract

Tingkat pengetahuan asupan gizi sangatlah berpengaruh dalam&nbsp;kesehatan lansia, pola asupan yang seimbang dapat mencegah kemunduran fungsi&nbsp;organ. Status gizi adalah status kesehatan yang dihasilkan oleh keseimbangan antara&nbsp;kebutuhan dan nutrien.&nbsp;Tujuan penelitian ini adalahmengetahui hubungan antara tingkat&nbsp;pengetahuan asupan gizi lansia dengan status gizi di posyandu sedyowaras rw IV&nbsp;kelurahan Sumber Surakarta.
EFEKTIVITAS SENAM YOGA TERHADAP PERUBAHAN KADAR GULA DARAH PASIEN DM DI PUSKESMAS Bahri, Ahmad Syamsul; Putra, Fajar Alam
JURNAL ILMU KEPERAWATAN INDONESIA (JIKI) Vol 11 No 1 (2018): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol.11 No 1 April 2018
Publisher : JURNAL ILMU KEPERAWATAN INDONESIA (JIKI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

..
FACTORS AFFECTING THE MALARIA DISEASE OF TROPICS Suwarni, Anik; Putra, Fajar Alam
JURNAL ILMU KEPERAWATAN INDONESIA (JIKI) Vol 10 No 2 (2017): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol.10 No 2 Oktober 2017
Publisher : JURNAL ILMU KEPERAWATAN INDONESIA (JIKI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

...
HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENGETAHUAN IBU POST PARTUM TENTANG KELUARGA BERENCANA DENGAN KEPUTUSAN MENJADI ASEPTOR KB DI PUSKESMAS KEBAKKRAMAT 1KARANGANYAR ., Sukamti; Putra, Fajar Alam; ., istiqori
JURNAL ILMU KEPERAWATAN INDONESIA (JIKI) Vol 1 No 1 (2013): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 1 No 1 Juli 2013
Publisher : JURNAL ILMU KEPERAWATAN INDONESIA (JIKI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (145.29 KB)

Abstract

Latar Belakang: Jumlah PUS di Kabupaten Karanganyar tahun 2012 yaitu 149.352 orang, sejumlah 114.235 orang (76,5%) telah memilih metode kontrasepsi efektif terpilih,tetapi pada kenyataannya jumlah persalinan di atas tiga kali masih belum dapat ditekan secara signifikan. Hasil wawancara dari beberapa responden bahwa mereka kesulitan dalam menentukan pilihan jenis kontrasepsi, hal ini disebabkan bukan hanya oleh terbatasnya metode yang tersedia, tetapi juga karena ketidaktahuan ibu tentang persyaratan dan keamanan metode kontrasepsi tersebut. Tujuan: Mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan ibu post partum tentang keluarga berencana dengan keputusan menjadi aseptor KB di Puskesmas Kebakkramat 1 Karanganyar. Metode: Jenis penelitian ini deskriptif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu post partum yang ada di Puskesmas 1 Kebakkramat Karanganyar yang berjumlah 28 orang dan sampel yang diambil seluruh populasi. Teknik analisis data yang digunakan dengan analisis Chi-Square (X2). Hasil: (1) Tingkat pengetahuan ibu post partum tentang Keluarga Berencana (KB) umumnya mempunyai tingkat pengetahuan baik yaitu sebanyak 14 orang (50,00%); (2)Keputusan menjadi aseptor KB pada ibu post partum di Puskesmas Kebakkramat 1Karanganyar umumnya memilih kontrasepsi jenis KB Suntik yaitu sebanyak 12 orang (42,90%); (3) Terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan ibu post partum dengan keputusan menjadi aseptor Keluarga Berencana (KB) di Puskesmas Kebakkramat 1 Karanganyar (X2hit = 16,117 ; p = 0,041). Simpulan: Ada hubungan antara tingkat pengetahuan ibu post partum tentang keluarga berencana dengan keputusan menjadi aseptor KB di Puskesmas Kebakkramat 1 Karanganyar.
Hubungan Antara Tingkat Pengetahuan Asupan Gizi Lansia Dengan Status Gizi Di Posyandu Lansia Sedyowaras Rw Iv Kelurahan Sumber Surakarta Ahmad Syamsul Bahri; Fajar Alam Putra; Mohammad Sukron Suryanto
Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKI) Vol 10 No 1 (2017): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 10 No 1 April 2017
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingkat pengetahuan asupan gizi sangatlah berpengaruh dalam kesehatan lansia, pola asupan yang seimbang dapat mencegah kemunduran fungsi organ. Status gizi adalah status kesehatan yang dihasilkan oleh keseimbangan antara kebutuhan dan nutrien. Tujuan penelitian ini adalahmengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan asupan gizi lansia dengan status gizi di posyandu sedyowaras rw IV kelurahan Sumber Surakarta.
HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENGETAHUAN IBU POST PARTUM TENTANG KELUARGA BERENCANA DENGAN KEPUTUSAN MENJADI ASEPTOR KB DI PUSKESMAS KEBAKKRAMAT 1KARANGANYAR Sukamti .; Fajar Alam Putra; istiqori .
Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKI) Vol 1 No 1 (2013): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 1 No 1 Juli 2013
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Jumlah PUS di Kabupaten Karanganyar tahun 2012 yaitu 149.352 orang, sejumlah 114.235 orang (76,5%) telah memilih metode kontrasepsi efektif terpilih,tetapi pada kenyataannya jumlah persalinan di atas tiga kali masih belum dapat ditekan secara signifikan. Hasil wawancara dari beberapa responden bahwa mereka kesulitan dalam menentukan pilihan jenis kontrasepsi, hal ini disebabkan bukan hanya oleh terbatasnya metode yang tersedia, tetapi juga karena ketidaktahuan ibu tentang persyaratan dan keamanan metode kontrasepsi tersebut. Tujuan: Mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan ibu post partum tentang keluarga berencana dengan keputusan menjadi aseptor KB di Puskesmas Kebakkramat 1 Karanganyar. Metode: Jenis penelitian ini deskriptif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu post partum yang ada di Puskesmas 1 Kebakkramat Karanganyar yang berjumlah 28 orang dan sampel yang diambil seluruh populasi. Teknik analisis data yang digunakan dengan analisis Chi-Square (X2). Hasil: (1) Tingkat pengetahuan ibu post partum tentang Keluarga Berencana (KB) umumnya mempunyai tingkat pengetahuan baik yaitu sebanyak 14 orang (50,00%); (2)Keputusan menjadi aseptor KB pada ibu post partum di Puskesmas Kebakkramat 1Karanganyar umumnya memilih kontrasepsi jenis KB Suntik yaitu sebanyak 12 orang (42,90%); (3) Terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan ibu post partum dengan keputusan menjadi aseptor Keluarga Berencana (KB) di Puskesmas Kebakkramat 1 Karanganyar (X2hit = 16,117 ; p = 0,041). Simpulan: Ada hubungan antara tingkat pengetahuan ibu post partum tentang keluarga berencana dengan keputusan menjadi aseptor KB di Puskesmas Kebakkramat 1 Karanganyar.