Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

EFEKTIVITAS KINERJA HEAT EXCHANGER SHELL AND TUBE 1-2 DENGAN VARIASI FLOW RATE NATURAL GAS PADA SHELL DAN REFORMER PADA TUBE DI UNIT HYDROGENT PLANT 8 PT PERTAMINA (PERSERO) RU V BALIKPAPAN Firman Gora Sasmita; Anis Dwi Yulianto Jatmiko; Arizzal Fathul Huda; Hadi Priya Sudarminto
DISTILAT: JURNAL TEKNOLOGI SEPARASI Vol 7, No 2 (2021): Agustus 2021
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v7i2.213

Abstract

Heat exchanger merupakan alat untuk pertukaran panas dari fluida dengan suhu tinggi ke fluida dengan suhu rendah. Heat exchanger diharapkan mempunyai efektivitas yang tinggi serta memiliki nilai fouling factor  di bawah batas yang telah ditetapkan dari spefication sheet. Sehingga diteliti bagaimana pengaruh kecepatan aliran fluida terhadap efektivitas heat exchanger shell and tube serta seberapa besar nilai fouling factor  yang dimiliki oleh heat exchanger tersebut. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa efektivitas akan turun seiring dengan meningkatnya laju alir fluida didalam tube. Hal ini dikarenakan waktu kontak yang menjadi singkat sehingga menurunkan nilai efektivitas. Nilai efektivitas paling besar didapatkan pada laju alir tube 7.868 lb/ jam dan laju alir shell 943,8 lb/jam dengan nilai efektivitas 0,94163. Kemudian didapatkan hasil fouling factor  di atas fouling resistance sehingga heat exchanger ini membutuhkan perawatan untuk menurunkan nilai fouling factor dan meningkatkan nilai efisiensi.
ANALISIS PERBAIKAN (PEMANFAATAN) KEMBALI PRODUK DEMIN WATER OFF SPEC SEBAGAI LTW Anbarwita Rahminar; Hadi Priya Sudarminto
DISTILAT: JURNAL TEKNOLOGI SEPARASI Vol 8, No 1 (2022): March 2022
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v8i1.310

Abstract

Demin water yang digunakan untuk utilitas sangat berpengaruh terhadap proses produksi karena jika terjadi kendala bahkan sampai tidak ada supply demin water maka produksi akan berhenti. Oleh karena itu, dalam penelitian ini dilakukan analisis lebih lanjut mengenai penyebab Demin water menjadi off spec  dan cara memanfaatkan demin water off spec  menjadi lime treated water (LTW) yang sesuai spec dengan menggunakan metode analisis perbaikan (pemanfaatan kembali ) air demin water off spec  dengan cara melakukan demineralisasi air, yaitu dengan menggunkan anion dan kation exchanger. Demin water dikatakan off spec apabila pH terkadang naik atau turun secara tiba tiba, kadar kandungan mineral yang tinggi,terjadi kebocoran pipa. anion exchanger Berfungsi untuk menyerap atau mengikat ion-ion negatif yang terdapat dalam kandungan air yang keluar dari degasifier. Resin pada anion exchanger adalah R = NOH. Pada kolom mix bed demineralizer, resin kation akan menangkap ion-ion positif dan resin anion akan menangkap ion-ion negatif (alkality dan silica). Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa demin water off spec terjadi karena  resin yang sudah jenuh, dan adanya permasalahan internal lainya.  Demin water off spec dapat diatasi dengan cara mentreatment ulang Demin water tersebut.
STUDI AKTIVASI LIMBAH CANGKANG KERANG SEBAGAI KATALIS RAMAH LINGKUNGAN DALAM PEMBUATAN BIODESEL Galuh Citra Cahya Rohmana; Hadi Priya Sudarminto; Sasmita Eka Damayanti
DISTILAT: JURNAL TEKNOLOGI SEPARASI Vol 7, No 2 (2021): August 2021
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v7i2.288

Abstract

Biodiesel merupakan salah satu energi alternatif pengganti bahan bakar fosil dari hasil reaksi transesterifikasi minyak nabati dengan metanol. Dalam pembuatan biodiesel umumnya menggunakan katalis homogen seperti  NaOH atau KOH. Seperti yang dapat kita pahami, bahan tersebut menimbulkan produk samping berupa gliserol dan rumitnya pemisahan produk biodiesel dengan katalis. Disamping itu potensi gangguan kesehatan akibat kontak dengan katalis bisa membahayakan. Maka, mulai dikembangkan katalis heterogen. Suatu proses yang dapat menjadi solusi dari masalah tersebut adalah diberlakukannya limbah cangkang kerang sebagai katalis ramah lingkungan. Keberadaan cangkang kerang di sepanjang Pelabuhan Kota Pasuruan yang saat ini menjadi masalah dapat diatasi dengan aktivasi limbah tersebut menjadi sebuah katalis. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis biodiesel hasil aktivasi limbah cangkang kerang, membandingkan kualitas dan kuantitas biodiesel. Membandingkan perbedaan hasil biodiesel menggunakan katalis homogen NaOH/KOH dan katalis heterogen cangkang kerang,  Mengetahui pengaruh katalis cangkang kerang terhadap % konversi yield dari produk biodiesel. Dari hasil penelitian ini, dihasilkan % konversi biodiesel dengan katalis limbah cangkang kerang sebesar 0,403 gram biodiesel/gram mol dan yield dari proses sebesar 0,596 gram biodiesel/gram minyak.  % konversi biodiesel dengan katalis homogen KOH sebesar 0,424 gram biodiesel/gram mol dan yield dari proses sebesar 0,525 gram biodiesel/gram minyak dengan hasil lebih besar menggunakan KOH.
ANALISA KANDUNGAN AIR PENDINGIN (SIRKULASI) T. 6520 DAN T.6530 PADA SERVICE UNIT III A PT PETROKIMIA GRESIK Wahyu Pujianto; Hadi Priya Sudarminto; Rohmad Taufiqi
DISTILAT: JURNAL TEKNOLOGI SEPARASI Vol 7, No 2 (2021): August 2021
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v7i2.276

Abstract

Menara pendingin berguna untuk mendinginkan air dengan sistem kontak langsung yang mengakibatkan sebagian air menguap. Air yang akan digunakan dalam proses pendinginan disebut air demineral. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa kandungan air demineralisasi yang digunakan sebagai air pendingin agar memenuhi spesifikasi. Analisa kandungan air pada T.6520 dan T.6530 dilakukan dengan metode studi literatur dari penelitian terdahulu yang dilakukan pada hari kerja serta dilakukan pencatatan secara berkala. Variabel uji antara lain pH, daya hantar listrik, kesadahan Ca, dan silika. pH air pada T.6520 dan T.6530 berturut turut 7.4, 7.5, 7.5 dan 7.8, 8.2, 8.2, kesadahan Ca pada T.6520 dan T.6530 berturut turut 420 ppm, 410 ppm, 420 ppm dan 410 ppm, 430 ppm, 430 ppm, daya hantar listrik pada T.6520 dan T.6530 berturut turut 1540 µS/cm, 1532 µS/cm, 1540 µS/cm dan 1690 µS/cm, 1702 µS/cm, 1709 µS/cm, kadar silika pada T.6520 dan T.6530 berturut turut 95 ppm, 90 ppm, 93 ppm dan 102 ppm, 95 ppm, 99 ppm. Hasil dari analisa kandungan T.6520 dan T.6520 menunjukkan kualitas air untuk pendingin T.6520 dan T.6530 memenuhi standar minimum SASU PT Petrokimia Gresik sehingga air demineral ini layak digunakan sebagai air pendingin T.6520 dan T.6530 di unit servis pabrik III A.
PROSES PENGOLAHAN DAN ANALISA AIR LIMBAH INDUSTRI DI INSTALASI PENGOLAHAN AIR LIMBAH (IPAL) Ariati Tri Prasetia; Hadi Priya Sudarminto
DISTILAT: JURNAL TEKNOLOGI SEPARASI Vol 6, No 2 (2020): August 2020
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v6i2.159

Abstract

PT. SIER (Surabaya Industrial Estate Rungkut) adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang pengembangan kawasan industri. Pengolahan limbah cair di IPAL PT. SIER terdiri dari bak kontrol, saluran limbah, sumur pengumpul, bak pengendap oksidasi, bak distribusi, bak pengendap akhir, bak effluent, dan drying bed. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui proses pengolahan air limbah di PT. SIER, mengetahui parameter-parameter apa saja yang diukur dalam analisis air limbah industri dan mengetahui kualitas effluent IPAL PT.SIER sebelum dibuang ke badan sungai. Pada laboratorium IPAL PT SIER dilakukan berbagai uji kualitas parameter air limbah baik influent, air limbah saat proses, dan effluent. Analisa yang dilakukan meliputi analisa transparansi, COD, DO, SS, TSS, dan SVI. Air limbah yang sudah diolah memenuhi mutu kualitas limbah cair kedalam golongan II (bidang perikanan dan peternakan) sesuai peraturan Gubernur Jawa Timur No. 72 Tahun 2013, dengan Hasil analisa transparansi rata-rata diatas 60 cm, analisa COD 100 mg/L, analisa DO rata-rata 1,748 mg/L, Analisa SS 690,9091 ml/L, Analisa TSS 10,66409 gr/L dan Analisa SVI 73,6168 mL/gr, sehingga aman dibuang ke sungai kelas III (badan air yang menampung air limbah) yaitu Sungai Tambak Oso.
DESAIN PENGEMBANGAN KOMPETENSI BIDANG ABSORBSI SISWA KIMIA INDUSTRI SMKN 01 MOJOANYAR – KAB. MOJOKERTO Anang Takwanto; Prayitno; Zakijah Irfin; Hadi Priya Sudarminto
Jurnal Pengabdian Polinema Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2020): Jurnal Pengabdian Polinema Kepada Masyarakat
Publisher : UPT Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jppkm.v7i1.27

Abstract

Pengabdian masyarakat dilakukan untuk mengenalkan keilmuan bidang Teknik Kimia, di samping juga untuk menerapkan dan menularkan ilmu teknik kimia kepada masyarakat umum Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan Dana DIPA, Nomer SP DIPA : 042.01.2.401004/2019 Politeknik Negeri Malang, dengan Nomor Perjanjian : 9731/PL2.1/HK/2019, tempat pengabdian SMKN 01 MOJOANYAR dengan peserta Siswa kelas 2 (dua) Kimia Industri. Judul pengabdian masyarakat adalah Bimbingan Teknis Desain Pengembangan Kompetensi Bidang Absorpsi Untuk Siswa SMKN 01 MOJOANYAR”.
PELATIHAN PEMBUATAN SHAMPO HERBAL UNTUK KADER POSYANDU “KAMBOJA” KELURAHAN TASIKMADU, KOTA MALANG Mufid; Shabrina Adani Putri; Hadi Priya Sudarminto
Jurnal Pengabdian Polinema Kepada Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2022): Jurnal Pengabdian Polinema Kepada Masyarakat
Publisher : UPT Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jppkm.v9i1.120

Abstract

Mayoritas penduduk kelurahan Tasikmadu bermata pencaharian sebagai petani, karena lahan pertanian yang tersedia masih cukup luas dibandingkan kelurahan lain di Kota Malang. Hal ini menjadikan merang padi di Kelurahan Tasikmadu menjadi potensi alam yang bisa dimanfaatkan untuk menaikkan nilai ekonomis serta meningkatkan daya jual dari merang padi tersebut di daerah setempat. Kegiatan taman posyandu Kamboja meliputi posyandu, Bina Keluarga Balita (BKB), dan pos Paud. Penyuluhan pembuatan produk sehat dari bahan herbal merupakan salah satu kegiatan utama dan umumnya menjadi prioritas dalam pelaksanaan kegiatan posyandu. Permasalahan mendasar dari kader posyandu antara lain kurangnya pengetahuan tentang pemanfaatan potensi alam yang dimiliki keluarahan Tasikmadu, belum memiliki keterampilan membuat produk perawatan badan sehat dari bahan herbal. Adapun Solusi yang ditawarkan tim PPM Polinema untuk mengatasi permasalahan mitra antara lain pelatihan dan pendampingan pembuatan sampo herbal dari merang padi yang bernilai ekonomis dan banyak manfaatnya untuk rambut. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah pemberian materi berupa ceramah dan video tutorial serta demonstrasi praktek pembuatan sampo dari merang padi. Hasil dari kegiatan ini adalah bahwa para peserta dapat memperoleh ketrampilan baru yang dapat dikembangkan untuk berwirausaha dan meningkatkan pendapatan keluarga.
PELATIHAN PEMBUATAN SABUN MANDI PADAT UNTUK KADER POSYANDU KELURAHAN TASIKMADU KOTA MALANG Susanto; Hadi Priya Sudarminto; Anang Takwanto; Anggraeni Puspita Sari; Novita Dwi Anggraini
Jurnal Pengabdian Polinema Kepada Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2022): Jurnal Pengabdian Polinema Kepada Masyarakat
Publisher : UPT Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jppkm.v9i1.121

Abstract

Kader Posyandu “Kamboja” Kelurahan Tasikmadu yang merupakan Ibu Rumah Tangga yang dapat diberdayakan agar lebih produktif sehingga menambah penghasilan keluarga dan meningkatkan perekonomian keluarganya. Tujuan PkM ini adalah memberikan Pelatihan Pembuatan Sabun Mandi Padat kepada Kader Posyandu Kelurahan Tasikmadu Kota Malang agar kader Posyandu memiliki keterampilan untuk meningkatkan perekonomian. Sebelum dilakukan pelatihan dilakukan uji coba pembuatan sabun mandi padat dengan kapasitas 300 gram dari bahan Virgin Coconut Oil (VCO) dengan ekstrak Aloe vera dan aroma lavender yang memiliki karakteristik sabun sesuai SNI dengan pH 8, alkali bebas 0,015%, dan kadar air 10,3%. Pelatihan pembuatan sabun mandi padat dilaksanakan pada 11 September 2021 kepada Kader Posyandu Kelurahan Tasikmadu Kota Malang dengan memperhatikan aspek K3 dan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Biaya produksi pembuatan sabun mandi padat berbahan VCO sebesar Rp 11.868 dengan harga jual pasaran Rp 20.000, sehingga peluang memperoleh keuntungan sebesar Rp 8.132 per kemasan sabun 100 gram. Peserta pelatihan diharapkan dapat memanfaatkan peluang menambah perekonomian keluarga, dengan membuat sabun madi padat berbahan VCO dan menjualnya secara online maupun menjualnya secara langsung.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT RT05 RW07 KELURAHAN BUNULREJO KOTA MALANG MELALUI PENGEMBANGAN PRODUK HAND SANITIZER RUMAHAN Profiyanti Hermien Suharti; Hardjono Hardjono; Mas'udah Mas'udah; Sigit Hadiantoro; Hadi Priya Sudarminto
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v4i1.2401

Abstract

Warga RT 05 RW 07 Kelurahan Bunulrejo Kota Malang sebagian besar memiliki mata pencaharian yang tidak tetap di sektor informal. Masa pandemi Covid-19 mempengaruhi pendapatan warga, terutama yang bekerja di sektor informal. Beban pengeluaran warga juga bertambah dengan adanya kebiasaan baru penggunaan hand sanitizer ketika beraktivtas di luar rumah. Tim Pengabdian Pada Masyarakat (PPM) dari Jurusan Teknik Kimia Politeknik Negeri Malang berupaya untuk memberdayakan kelompok masyarkat ini. Dengan kegiatan PPM ini, warga RT 05 RW 07 Kelurahan Bunulrejo Kota Malang diharapkan dapat memenuhi kebutuhan hand sanitizer keluarga secara mandiri, sehingga dapat menekan pengeluaran keluarga. Bentuk kegiatan PPM berupa pelatihan dan pendampingan pembuatan hand sanitizer skala rumahan. Sasaran kegiatan PPM dibatasi untuk tim penggerak PKK (TP-PKK). Hasil kegiatan PPM menunjukkan bahwa mitra PPM mengalami peningkatan pengetahuan dan ketrampilan secara signifikan, serta merasa puas dengan kegiatan PPM
PENGARUH SUHU DAN PH TERHADAP TURBIDITY NIRA ENCER PADA DOOR CLARIFIER DI PG MODJOPANGGOONG TULUNGAGUNG Alifiyah Dyah Oktaviani; Hadi Priya Sudarminto; Mahmud Yunus
DISTILAT: JURNAL TEKNOLOGI SEPARASI Vol 8, No 1 (2022): March 2022
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v8i1.327

Abstract

Kualitas gula dipengaruhi oleh proses produksi terutama di pemurnian nira. Standar kelayakan mutu gula di Indonesia diatur dalam Standar Nasional Indonesia (SNI) 3140.3:2010. Melalui standar tersebut, pemerintah berupaya untuk melakukan pengawasan produk gula yang beredar di pasaran layak untuk dikonsumsi oleh masyarakat. Salah satu parameter untuk menentukan kualitas gula berdasarkan SNI 3140.3:2010 adalah Turbidity. Nilai turbidity menunjukkan tingkat kekeruhan pada nira yang dapat diartikan bahwa semakin rendah nilai turbidity (< 100 SiO2) maka semakin jernih nira yang dihasilkan. Tujuan dari analisis ini untuk mengetahui suhu dan pH nira encer yang optimal di Door Clarifier. Analisis Turbidity nira encer dilakukan dengan menggunakan Spectrophotometry. Variabel uji yang digunakan dalam analisis Turbidity antara lain suhu dan pH. Suhu nira encer di Door Clarifier berturut-turut 89°C, 90°C, 91,6°C, 92°C, 94°C, dan 94,8°C, pH nira encer pada defekator berturut-turut 8,82, 8,9, 8,98, 9,03, dan 9,08.  Berdasarkan hasil analisis ini, dihasilkan suhu optimal nira encer di Door Clarifier sebesar 94,8°C dan pH nira encer di defekator sebesar 9,08 dengan nilai turbidity 71,2316 SiO2.