Apul Sitohang
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGARUH KONSENTRASI GULA DAN SUHU PENGERINGAN TERHADAP MUTU PADA PEMBUATAN SIRUP MARKISA KERING Sitohang, Apul
MEDIA UNIKA - Majalah Ilmiah Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Katolik Santo Thomas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi gula dan suhu pengeringan terhadap perubahan vitamin C, rendemen, total asam, dan warna pada pembuatan sirup kering dari buah markisa. Penelitian dilakukan di Laboratorium Pengolahan dan Pengelolaan Hasil Pertanian dan Laboratorium instrumen, Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Katolik St.Thomas SU Medan. Penelitian ini dilakukan dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial dengan dua faktor perlakuan yaitu: Konsentrasi Gula dengan sandi G, terdiri dari 4 taraf yakni : K1 = 40%; K2 = 50%; K3 = 60%; K4 = 70% dan suhu dengan sandi T, terdiri dari 4 taraf yakni: T1 = 40°C; T2 = 45°C; T3 = 50°C dan T4 = 55°C. Penelitian ini dilakukan dengan dua kali ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi konsentrasi gula yang ditambahkan kadar vitamin C, total asam, rendemen dan nilai organoleptik semakin meningkat. Semakin tinggi suhu pengeringan kadar vitamin C, total asam dan rendemen semakin menurun, sedangkan rendemen semakin menurun, sedangkan nilai organoleptik semakin meningkat. Memperoleh mutu sirup markisa kering yang baik, dilakukan dengan penambahan konsentrasi gula 70 % dan suhu pengeringan 40° C.
Pengaruh Variasi Konsentrasi Tepung Kulit Ari Kopi Pada Tepung Terigu terhadap Mutu Biskuit Apul Sitohang; Dewi Restuana Sihombing; Connie Daniela; Albert Einsten
Jurnal Riset Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian (RETIPA) Volume 2 Nomor 1
Publisher : Universitas Katolik Santo Thomas Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (770.232 KB) | DOI: 10.54367/retipa.v2i1.1493

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan kulit ari kopi dengan tepung terigu menjadi roti biskuit. Penelitian dilakukan di Laboratorium Pengolahan Hasil Pertanian, Fakultas Pertanian Program Studi Teknologi Hasil Pertanian, Universitas Katolik Santo Thomas, Medan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode ekploratif dengan perbandingan persentase dengan tepung terigu. Penelitian ini dilakukan dengan perbandingan persentase tepung terigu 90% dengan 10% tepung kulit ari kopi, tepung terigu 80% dengan 20% tepung kulit ari kopi, tepung terigu 70% dengan 30% tepung kulit ari kopi, tepung terigu 60% dengan 40% tepung kulit ari kopi, tepung terigu 50% dengan 50% tepung kulit ari kopi, tepung terigu 40% dengan 60% tepung kulit ari kopi, tepung terigu 30% dengan 70% tepung kulit ari kopi, tepung terigu 20% dengan 80% tepung kulit ari kopi, tepung terigu 10% dengan 90% tepung kulit ari kopi. Perbandingan persentase ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan konsentrasi yang baik dalam penggunaan tepung kulit ari kopi sebagai bahan dalam pembuatan biskuit. Perbandingan persentase terbaik dalam pembuatan roti biskuit terdapat pada konsentrasi tepung terigu 90% dengan 10% tepung kulit ari kopi.
Pemanfaatan Minyak Sawit Dengan Limbah Lemak Sapi Menjadi Sabun Colek Delimapanjaitan; Apul Sitohang
Jurnal Riset Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian (RETIPA) Volume 3 Nomor 1
Publisher : Universitas Katolik Santo Thomas Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (767.113 KB) | DOI: 10.54367/retipa.v3i1.2247

Abstract

Penelitian ini memanfaatkan minyak sawityang dicampur dengan limbah lemak sapi dalam pembuatan sabun colek, dan bertujuan untuk mengetahui perbandingan antara minyak sawit dan lemak sapi untuk menghasilkan sabun colek yang optimal. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Instrumentasi dan Kimia, Jurusan Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Katolik Santo Thomas, Medan yang dilaksanakan pada bulan Pebruari 2022. Metoda penelitian ini bersifat analisa kuantitatif dengan menggunakan Model Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan perlakuan pencampuran Minyak Sawit dan Lemak Sapi dengan perbandingan: Sabun A=100% Minyak Sawit, Sabun B=75% Minyak Sawit dengan 25% Lemak Sapi, Sabun C=50% Minyak Sawit dengan 50% Lemak Sapi, Sabun D=25% Minyak Sawit dengan 75% Lemak Sapi, Sabun E=100% Lemak Sapi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbandingan Minyak Sawit Dengan Lemak Sapi berpengaruh nyata (p<0,05) terhadap Total Fatty Matter (TFM), pH sabun, dan tekstur sabun dan berpengaruh tidak nyata (p>0.05) terhadap kadar air dan tinggi busa sabun. Mutu sabun terbaik diperoleh pada perbandingan 25% Minyak Sawit dengan 75% Lemak Sapi.
Pemanfaatan Ikan Louhan (Amphilophus labiatus) Sebagai Sumber Asam Lemak Omega 3 dan 6 Maruba Pandiangan; Apul Sitohang; Dewi Restuana Sihombing; Lasmianna Sitanggang
Jurnal Riset Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian (RETIPA) Volume 3 Nomor 2
Publisher : Universitas Katolik Santo Thomas Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54367/retipa.v3i2.2646

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk melihat potensi lain dari ikan louhan (Amphilophus labiatus) selain sebagai ikan hias sekaligus sebagai alternatif pemanfaatan ikan louhan yang saat ini dianggap sebagai hama dan berbahaya untuk ikan endemik di Danau Toba. Dalam penelitian ini dilakukan analisis karakteristik sifat fisika kimia minyak ikan louhan dan mendapatkan komposisi asam lemak pada minyak ikan louhan dengan menggunakan alat gas kromatografi. Hasil analisis sifat fisika kimia minyak ikan louhan yaitu: titik keruh adalah 360C, total padatan adalah 340 Brix, kadar asam lemak bebas sebesar 3,35 mg KOH/g, bilangan peroksida sebesar 7,3 meq/kg, bilangan jodium sebesar 45 mg/100g dan bilangan penyabunan sebesar 198 mg KOH/g. Hasil analisis GC menunjukkan bahwa kandungan asam lemak tak jenuh lebih tinggi dibandingkan asam lemak jenuh. Ditemukan asam lemak omega 3 yaitu asam linolenat, dan asam omega 6 yaitu asam linoleat. Dilihat dari komposisi asam lemak minyak ikan louhan berpotensi sebagai sumber asam lemak omega 3 dan 6 yang bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan manusia.