p-Index From 2019 - 2024
11.673
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JEA17: Jurnal Ekonomi Akuntansi JEB17 : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Jurnal Ilmiah Poli Bisnis International Journal of Economics, Business and Accounting Research (IJEBAR) Enrichment : Journal of Management Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Ilmiah Pembelajaran Sekolah Dasar BISNIS & BIROKRASI: Jurnal Ilmu Administrasi dan Organisasi Jurnal Ekonomi Jurnal Biofiskim: Pendidikan dan Pembelajaran IPA Jurnal Ilmu Manajemen, Ekonomi dan Kewirausahaan EBISMEN Jurnal Ekonomi Bisnis dan Manajemen Populer: Jurnal Penelitian Mahasiswa Journal of Creative Student Research Transformasi: Journal of Economics and Business Management Digital Bisnis: Jurnal Publikasi Ilmu Manajemen Dan E-commerce Student Scientific Creativity Journal Jurnal Publikasi Ilmu Manajemen Innovative: Journal Of Social Science Research Jurnal Manajemen Kreatif dan Inovasi Open Access DRIVERset Wawasan : Jurnal Ilmu Manajemen, Ekonomi dan Kewirausahaan Manajemen Kreatif Jurnal Jurnal Kewirausahaan dan Manajemen Bisnis: Cuan Trending: Jurnal Manajemen dan Ekonomi Jurnal Manajemen Dan Bisnis Ekonomi Jurnal Riset Manajemen Jurnal Riset Manajemen dan Ekonomi Jurnal Riset Ekonomi dan Akuntansi Journal Markcount Finance Jurnal Kajian dan Penelitian Umum Journal International Dakwah and Communication Sammajiva: Jurnal Penelitian Bisnis dan Manajemen Journal of Management and Social Sciences Jurnal Kajian Dan Penalaran Ilmu Manajemen Jurnal Riset dan Inovasi Manajemen Open Access DRIVERset Jurnal Akuntan Publik Riset Ilmu Manajemen Bisnis dan Akuntansi Jurnal Nuansa: Publikasi Ilmu Manajemen dan Ekonomi Syariah Student Research Journal Muqaddimah: Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi dan Bisnis Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Cidea Journal Anggaran: Jurnal Publikasi Ekonomi dan Akuntansi Menawan : Jurnal Riset dan Publikasi Ilmu Ekonomi Santri : Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Indonesia
Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS FAKTOR USIA, GAJI DAN BEBAN TANGGUNGAN TERHADAP PRODUKSI HOME INDUSTRI SEPATU DI SIDOARJO (STUDI KASUS DI KECAMATAN KRIAN) Yasin, Muhammad; Priyono, Joko
JEB17 : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 1 No 01 (2016)
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/jeb17.v1i01.638

Abstract

Faktor usia, gaji, dan beban tanggungan terhadap produksi home industri sepatu diSidoarjo (studi kasus di Kecamatan Krian) Dari beberapa uraian yang disampaikan peneliti diatas dimana produktivitas tenaga kerja dipengaruhi oleh usia, gaji dan beban tanggungan denganrumusan masalah sebagai berikut 1.faktor gaji, usia dan beban tanggungan mempengaruhiproduksi home industri sepatu di Kecamatan Krian?. 2.faktor apa yang paling dominanmempengaruhi produksi home industri sepatu di Kecamatan Krian?. Tujuannya untukmengetahui faktor – faktor produksi yang mendukung tetap eksisnya industri kecil sepatu danuntuk mengetahui faktor yang paling dominan dalam produksi home industri sepatu.Hipotesisnya ialah diduga terdapat pengaruh gaji, usia dan beban tanggungan terhadap produksihome industri sepatu yaitu besarnya gaji, usia dan beban tanggungan berpengaruh terhadapproduksi home industri sepatu dan diduga terdapat pengaruh yang paling dominan terhadapproduksi home industri sepatu yaitu besarnya gaji, usia, dan beban tanggungan yang palingdominan berpengaruh terhadap produksi home industri sepatu. populasi dalam penelitian iniadalah berdasar data statistik yang diperoleh dari ( kantor kecamatan krian) danmenggunakan sampel berdasarkan data cross section yang didapat dari responden. Metodepengumpulan data yang digunakan adalah studi pustaka, observasi dan kuisioner.Metode analisisdata regresi berganda yang ditransformasikan ke dalam bentuk linear dengan natural log sebagaiberikut LnY=1,425+0,244LnX1+0,501LnX2+(-0,112)LnX3. Dari hasil tersebut Hasilpengujian dipatkan nilai thitung usia karyawan (X1) = 2,214 dengan demikian thitung (2,214) > ttabel(2,0129), sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Hasil pengujian dengan uji t didapatkan nilaithitung gaji karyawan (X2) = 5,160 dengan demikian thitung (5,160) > ttabel (2,0129), sehingga Hoditolak dan Ha diterima. Ini menunjukkan bahwa gaji karyawan secara parsial mempunyaipengaruh yang signifikan terhadap produksi karyawan home industri sepatu di Kecamatan KrianKabupaten Sidoarjo. Hal ini dapat dilihat dari hasil pengujian didapatkan nilai thitung bebantanggungan (X3) = (-1,402) dengan demikian thitung (-1,402) ≤ ttabel (2,0129), sehingga Hoditerima dan Ha ditolak. Ini menunjukkan bahwa beban tanggungan karyawan secara parsialtidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap produksi karyawan home industri sepatu diKecamatan Krian Kabupaten Sidoarjo.Dari pembahasan tersebut dapat di simpulkan daripengujian hipotesis secara parsial dan simultan menunjukkan usia dan gaji signifikan terhadapproduksi home indusri sepatu kecuali beban tanggungan tidak signifikan terhadap produksi homeindusri sepatu. Disarankan pihak perusahaan perlu meningkatkan produktivitas kerja karyawandimana para karyawan adalah aset perusahaan yang dibutuhkan untuk produksi dan diharapkanpimpinan memperdulikan kepentingan bawahannya dan dengan pengembangan intelektual,sebagai tindakan pimpinan yang percaya pada bawahan karena sikap pedulinya pada pekerjaan.pimpinan memberikan kesempatan kepada bawahan untuk turut ambil bagian dalam96Volume 1, Nomor 1 , Maret 2016JEB 17Jurnal Ekonomi & Bisnis, Hal 95 – 120pengambilan keputusan dengan harapan ada masukan – masukan yang lebih komprehensifsehingga keputusan lebih efektif. Serta perhatian pribadi ini hendaknya sebagai pimpinanperusahaan secara pribadi memperhatikan bawahan yang bekerja keras, selalu membimbingbawahan agar dalam produksi tidak ada yang rusak dalam memproduksi sepatu, dan sukamengarahkan bawahan sesuai dengan tingkat kematangannya.Kata Kunci: usia, gaji, dan beban tanggungan terhadap produksi home industri sepatu
ANALISIS PENGARUH PAD DAN BELANJA PEMBANGUNAN TERHADAP KINERJA KEUANGAN DAERAH DI KABUPATEN dan KOTA se-JAWA TIMUR YASIN, MUHAMMAD; KASINO, KASINO
JEB17 : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 3 No 02 (2018)
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/jeb17.v3i02.2135

Abstract

ABSTRACTEconomic growth is the process of continually changing a country's economic condition towards a better condition for a certain period. Economic growth can also be interpreted as a process of increasing the production capacity of an economy that is realized in the form of an increase in national income. Free variable PAD (X1) Measured using: (1) Tax, (2) Non-tax, Development expenditure (X2) Measured using: (1) Development, (2) Growth. Independent variables Regional financial performance is measured using: (1) efficiency ratio, (2) effectiveness ratio, (3) independence ratio, (4) activity ratio. economic growth with this means that if the regional income will cause an increase in the achievement of economic growth. which is very flexible in terms of its utilization, causing regions to be more flexible in planning budget allocations for development activities in accordance with their economic agendas which include building basic facilities and infrastructure that play a role in supporting optimal economic growth Keyword : PAD, Belanja Pembangunan, Kinerja Keuangan, 
ANALISIS PENGARUH STRUKTUR APBD TERHADAP KINERJA KEUANGAN DAERAH DAN PERTUMBUHAN EKONOMI DI KABUPATEN dan KOTA se-JAWA TIMUR yasin, muhammad; riyadi, slamet; ingga, ibrahim
JEB17 : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 2 No 02 (2017)
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/jeb17.v2i02.1895

Abstract

AbstractEconomic growth is a process of changing a country's economic conditions on a sustainable basis to a better state for a certain period. Economic growth can be interpreted also as a process of increasing the production capacity of an economy which is realized in the form of an increase in national income. Variable Free PAD (X1) Measured using: (1) Taxes, (2) Non taxes, Balancing Funds (X2) Measured using: (1) Tax Sharing, (2) General Allocation Funds,(3) Special Allocation Funds. Routine expenditure (X3) Measured using: (1) Direct, (2)Indirect. Development spending (X4) Measured using: (1) Development, (2) Growth. Independent variables Economic growth Measured using: (1) Ratio of growth, (2) GDP constant, (3) Non-constant GDP. Variable Moderator relationship between independent variables with dependent Local financial performance Measured using: (1) Ratio of efficiency, (2) Effectiveness ratio, (3) Ratio of independence, (4) Activity ratio. economic growth with this means that if the regional income it will cause an increase also on theachievement of economic growth. which is very flexible in terms of its utilization causes the region more flexibility in planning budget allocation for development activities in accordance with its economic agenda which among others in the form of development of basic facilities and infrastructure that play a role in supporting optimal economic growth.Keywords: PAD, Balancing Fund, Routine Expenditure, Development Expenditure, Financial Performance, Economic Growth
ANALISIS TINGKAT PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) PADA KINERJA KEUANGAN DAERAH TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI PROVINSI JAWA TIMUR yasin, muhammad
JEB17 : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 4 No 2 (2019)
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/jeb17.v4i2.2822

Abstract

Economic growth is a process of changing a country's economic conditions on an ongoing basis towards better conditions for a certain period. Economic growth can also be interpreted as a process of increasing the production capacity of an economy that is realized in the form of an increase in national income. With a good Regional Financial Performance this is because the greater the Regional Original Revenues obtained from local taxes, regional levies, the results of the management of separated regional assets and other legal income and the smaller the loan and central assistance, the more independent the region. With the increasingly independent area, the economic growth in the area can experience an increase. This is because the region is able to manage economically, efficiently, and effectively as well as the lack of intervention by the central government. economic growth with This means that if the income of the region will also cause an increase in the achievement of economic growth. which is very flexible in terms of utilization causes the regions to be more flexible in planning the allocation of the budget for development activities in accordance with its economic agenda which includes the development of basic facilities and infrastructure that play a role in supporting optimal economic growth.
PENGARUH MANAJEMEN LABA DAN MEDIA EXPOSURE TERHADAP PENGUNGKAPAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR) PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR SEKTOR INDUSTRI BARANG KONSUMSI YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI) YASIN, MUHAMMAD
JEA17: Jurnal Ekonomi Akuntansi Vol 5 No 2 (2020): Oktober
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jea17.v5i2.4279

Abstract

ABSTRACTThe aim offthis research is to findeempirical evidence about (1) the influence of profitability to CSR disclosure, (2) the influence of leverage to CSR disclosure, (3) the influence of earning management to CSR disclosure, and (4) the influence offmedia exposure to CSR disclosure. The populations of this research are companies manufacturing sector consumption goods industry which is listed on the Indonesian Stock  Exchange (IDX) in the period of year 2014-2016. The research samples are 20 companies with 60 observations. In this study, the variables used are profitability measured by Return On Asset (ROA), leverage measured using Total Debt To Total Assets (TDA), earning management measured using Discretionary Accrual (DA), and media exposure measured by dummy variable. The analysis method usediis multiple linear regression analysis with the instrument SPSS (Statistical Product and Service Solution). The result oftthis research indicates that profitability does not have significant positive effect on CSR, leverage does not have significant positive effect on CSR, earning management does not have significant positive effect on CSR, and media exposure has a significant positive effect on CSR. It has been found from the determination coefficient (R2) that the R square value is 0,478 or 47,8%, which means the ability of profitability, leverage, earning management and media exposure in explaining CSR disclosure variable as the dependent variable is still weak because it has R < 0,5.  
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA DI KELAS IV SDN 03 TONGKUNO SELATAN Hasanah, Wa Ode Uswatun; Yasin, Muhammad; Ashari, Iman
Jurnal Ilmiah Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jipsd.v3i1.23559

Abstract

Penelitian ini dilakukan karena rendahnya kemampuan memahami siswa dalam materi KPK dan FPB. Berdasarkan hasil wawancara dengan guru mata pelajaran Matematika, persentase ketuntasan hasil belajar siswa yang hanya mencapai 45%. Setelah dilakukan pengamatan pada prasiklus, diketahui bahwa model pembelajaran yang digunakan guru masih tradisional (ceramah) dan kurang sesuai dengan materi dan karakteristik siswa sehingga siswa kurang terlibat aktif dalam pembelajaran. Oleh karena itu peneliti menggunakan model pembelajaran berbasis masalah (PBM). Tujuan dari penelitian ini adalah 1) mengetahui penerapan model pembelajaran Problem Solving dalam upaya meningkatkan kemampuan memahami materi KPK dan FPB pada siswa kelas IV A di SDN 03 Tongkuno Selatan. 2) mengetahui peningkatan kemampuan memahami materi KPK dan FPB pada siswa kelas IV A di SDN 03 Tongkuno Selatan setelah diterapkan model pembelajaran Problem Solving.  Metode dalam penelitian tindakan kelas ini menggunakan model Problem Solving dengan subjek penelitian berjumlah 20 siswa dan tempat penelitian di SDN 03 Tongkuno Selatan. Penelitian ini terdiri dari dua siklus. Hasil menunjukkan bahwa: Peningkatan kemampuan memahami materi KPK dan FPB pada siswa kelas IV A SDN 03 Tongkuno Selatan dapat di lihat dari hasil tes siklus 1 bahwa siswa yang mendapatkan nilai ≥ 65 sebanyak 11 siswa dan siswa yang mendapatkan nilai ≤ 65 sebanyak 9 siswa dengan persentase ketuntasan pada siklus 1 sebesar 45%, sedangkan pada hasil tes siklus 2 siswa yang mendapatkan nilai ≥ 65 menadi 16 siswa dan siswa yang mendapatkan nilai ≤ 65 menjadi 4 siswa dengan persentase ketuntasan yang mengalami peningkatan sebesar 80%.Kata Kunci: Model Problem Solving; Pemecahan Masalah Matematika
ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR LOGIS BERDASARKAN JENIS KELAMIN PADA PESERTA DIDIK SMP NEGERI DI KABUPATEN KONAWE SELATAN Yasin, Muhammad; Fahyuddin, Fahyuddin; Safiuddin, La Ode
-
Publisher : Halu Oleo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.872 KB) | DOI: 10.33772/biofiskim.v3i2.16656

Abstract

Abstrak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan serta menganalisis perbedaan kemampuan berpikir logis berdasarkan jenis kelamin pada peserta didik SMPN di Kabupaten Konawe Selatan. Penelitian ini merupakan penelitian survei eksploratif dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah sebanyak 13.137 peserta didik SMPN di Kabupaten Konawe Selatan. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini dilakukan dengan teknik proportional random sampling yaitu yaitu semua anggota mempunyai kesempatan yang sama untuk dijadikan sampel sesuai dengan proporsinya. Data penelitian diperoleh melalui kusioner penelitian yang dibuat di google form berupa tes kemampuan berpikir logis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) peserta didik yang memiliki kategori berpikir logis penalaran konkrit dengan persentase sebesar 73%, penalaran transisi dengan persentase sebesar 24% dan penalaran formal dengan persentase sebesar 3% dan 2) tidak ada perbedaan yang signifikan kemampuan berpikir logis berdasarkan jenis kelamin. Kata Kunci: kemampuan berpikir logis , jenis kelamin
Pengaruh Modal Kerja dan Bahan Baku terhadap Pendapatan Pengusaha UMKM Handycraft di Kota Blitar Muhammad Yasin
Jurnal Ilmiah Poli Bisnis Volume 14 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : Politeknik Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30630/jipb.v0i0.762

Abstract

This study aims to prove the effect of working capital and raw materials on the income of SMEs Handycraft entrepreneurs in Blitar City. This study uses quantitative methods with primary data. Primary data collection in this study used a questionnaire obtained from the respondents of SMEs Handycraft entrepreneurs in Blitar City. The analysis used in this study using multiple linear regression method. The results of this study prove that there is a significant effect partially or simultaneously between working capital and raw materials on the income of MSME Handycraft entrepreneurs in Blitar City. The working capital variable coefficient value obtained is 0.427 with a significance value of 0.000 <0.05, the raw material variable coefficient is 0.267 with a significant value of 0.000 <0.05. In simultaneous hypothesis testing, the calculated F test is 126,102, the F table is 3.21 and the significance value is 0.000 0.05, which means that working capital and raw materials simultaneously affect the income of MSME Handycraft entrepreneurs in Blitar City. Thus, it can be concluded that all hypotheses are accepted, which means that working capital and raw materials have an effect on the income of Handycraft MSME entrepreneurs in Blitar City.
REGIONAL DISPARITY ANALYSIS BASED ON REGIONAL FINANCIAL INDEPENDENCE IN CITIES IN EAST JAVA BEFORE COVID-19 PANDEMIC Muhammad Yasin; Tri Andjarwati; Endah Budiarti; Pramita Studiviany S
International Journal of Economics, Business and Accounting Research (IJEBAR) Vol 5, No 4 (2021): IJEBAR : Vol. 05, Issue 04, December 2021
Publisher : LPPM ITB AAS INDONESIA (d.h STIE AAS Surakarta)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/ijebar.v5i4.3864

Abstract

absorption and concentration of the population in the city center, it is known from the highest population density level in 2014 in Surabaya City, which is 2.874 million people, where Surabaya City is also the city center in East Java Province. How the financial independence of financial management from each region must be different, but why are the regions close to big cities the PAD is not effective and efficient in learning regional needs. On the three criteria for the ratio of financial independence, namely the cities of Kediri, Pasuruan, Probolinggo, Batu, Blitar, and Mojokerto the average is
The Influence Of Profitability And Capital Structure On Company Value In Coal Sub-Sector Mining Companies Registered In Idx For The 2014-2017 Muhammad Yasin; Pramita Studiviany S
Enrichment : Journal of Management Vol. 11 No. 2 (2021): May: Management Science
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (951.239 KB) | DOI: 10.35335/enrichment.v11i2.135

Abstract

This study aims to determine the effect of profitability, liquidity, and capital structure on firm value in coal mining companies listed on the Indonesian stock exchange for the 2014-2017 period. The total population in this study amounted to 21 coal mining companies and after selecting samples using purposive sampling technique, it was obtained 8 companies that will be used as samples in this study . The results showed that capital structure had a negative effect on firm value, profitability had a positive effect on firm value. Meanwhile, the simultaneous results of profitability and capital structure have a significant effect on firm value. The magnitude of the ability of independent variables (profitability, and capital structure) in explaining the variable dependent (the value of the company) is at 85.7% while the remaining 14.3% is determined by other variables not examined in the study of this.
Co-Authors Achmad Alfian Azizi Achmad Faris Fizabillah Achmad Kaisi Amarco Aditya Arga Widhyasa Aditya Bagus Hendrawan Afdal Fadlan Afifahtus Syaleha Ajeng Pangesti Muttaqiina Gusminto Albertus Peter Palit Alif Finno Fidzaky Alvazaki Ikbar Maulana Alvine Wijana Un Alviolita Tri Amanda Amanda Eka Saputri Andrew Ari Fardana Angga Dwi Permadi Anis Mahmudatul Janah Ashari, Iman Atik Pita Riyani Axel Aditya Ramadhan Ayunda Febri Kinanti Azizatun Fitriani Bakhitah Zulfa Clemment Marvello Fedihartono Danendra Bramantyo David Setiawan Dhaful Oktaviatul Dhimas Adi Subroto Diana Juni Mulyati Dimas Prayoga Dinda Widya Kumalasari Durratul Hikmah Fatus Solikhah Dwi Nur Maulidia Dyah Febiyani Nuralifia Edelweis Bunga Gunung Eka Virgiawan Listanto Eki Indriyanti Endah Budiarti Erlangga Samudra Utomo Erwin Putra R.D Ery Chusnul Aldi Ezar Nafis B Fahyuddin Fahyuddin, Fahyuddin Faisal Restu Ardiansyah Febby Dany Lestary Feriadi Feriadi Fitra Barokah Quraini Fitrah Barokah Qur’aini Fitri Elmawati Fitri Luthfia Wachadah Fitri Luthfia Wachdah Fitriana Dewi Oktaviani Silaen Franciska Christiana Galang Rambu A. Gilang Ramadani Harsanto Nursadi Hasanah, Wa Ode Uswatun Hendrik Hermansyah Ibrahim Ingga Ida Ayu Nuh Kartini Iluh Nadila Rahma Inggrid Debby Ekza Veronica Iqbal Maulana Ismi Rosyidatul Ummah Jasmine Damayanti Joanne Andre Toy Panga Joko Priyono Kasino Kasino Khosnol Khotimah la Ode Safiuddin M. Ibrahim Baihaqi M. Irsyad Zulkarnaen M. Rizal Amri Chusen Mahardhika Harilinawan Mahindah Mahindah Marcelly Cessa Manda Sari Margaretha Pramesti Maudy Priya Maghfira Meiril Hardi Melinda Wirastiti Melkior Keleka Hayon Merlin Agustin Moh Toriq Alfian Moh. Toriq Alfian Mohammad Ricko Kurniawan Mubarat Apriana Sasmita Muhammad Akbar Perdana Muhammad Alfin Syaiful Izza Muhammad Dimas Vebryan Muhammad Ilham Januarta Muhammad Romadhoni Adi Setiawan Muhammad Syahrul Maulana Naufal Gama Affandyar Nerissa Arcellya Virjannah Niken Bagas Firmansyah Noviati Mahmudah Nur Fakhri Febriansyah Nur Hidayatillah Nurul Hasannah Ogy Dwi Arifki Pramita Studiviany S Pramita Studiviany S Putri Citra Devi Putri Nadila Nindia Frisca Ratna Sari Julaeha Renggo Ais Aprilian Reza Akbar Mauliza Rezzylina Dwi Akhirulyati Rina Dwi Kristianti Risa Valentine Riska Putri Dinarti Rizky Ramadhani Ryan Mustaqim Kusumah Safira Aprilia Lukita Salsabilla Saifana Veriyanto Salvia Rahma T.H Siti Nur Amalia Slamet Riyadi Syahrizal Zebua Tangkas Ageng Nugroho Tina Safira Tohonan Rohani Silaban Tri Andjarwati Venesia Selvia Samallo Verinda Yelanita Virgi Ainun Iqbal Wahyu Hidayat Winne Ayunda Gaiska Yeny Novita Fitriani Yogo Subekti Yordan Rendis Suherman Yosse Putra Oentoro Yuni Maulina Yunia Faridatuz Zakia Yuyun Setyawati