Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

KANDUNGAN MERKURI TOTAL PADA BERBAGAI JENIS IKAN CAT FISH DI PERAIRAN SUNGAI MUSI KOTA PALEMBANG Setiawan, Andi Arif; Emilia, Ita; Suheryanto, Suheryanto
Jurnal Dosen Universitas PGRI Palembang Jurnal Dosen Universitas PGRI Palembang Edisi 2
Publisher : Jurnal Dosen Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

MODEL PERSAMAAN ISOTERM ADSORPSI ION Pb2+ DENGAN MENGGUNAKAN KULIT KACANG TANAH, SEKAM PADI DAN SERBUK GERGAJI Setiawan, Andi Arif
Sainmatika: Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Sainmatika Volume 9 No. 2 Desember 2012
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Science, Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/sainmatika.v9i2.762

Abstract

Pencemar ion Pb2+ dapat berakibat buruk bagi kesehatan manusia berupa kerusakan saluran metabolik, hipertensi darah, hiperaktif, mengurangi kecerdasan anak dan kerusakan otak. Salah satu cara untuk mengatasi pencemaran tersebut dengan menggunakan bioadsorben berupa kulit kacang tanah, sekam padi dan serbuk gergaji. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui model persamaan isoterm adsorpsi dari bahan boadsorben tersebut. Hasil penelitian menunjukan bahwa ketiga biadsorben tersebut mengikuti model persamaan isotherm Freundlich dengan nilai koefisien korelasi (R2) masing-masing y = -11.05x + 33.57 dengan  R² = 0.968, rice husk y = -6.502x + 20.13 dengan R² = 0.957 dan sawdust  y = -7.354x + 22.63  dengan R² = 0.957
EFEKTIFITAS KULIT KACANG TANAH, SEKAM PADI DAN SERBUK GERGAJI SEBAGAI BIOADSORBEN DALAM MENYERAP ION Pb2+ Setiawan, Andi Arif; Arinafril, Arinafril; Hanafiah, Kemas Ali
Sainmatika: Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Sainmatika Volume 9 No. 1 Juni 2012
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Science, Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/sainmatika.v9i1.748

Abstract

Penelitian ini bertujuan menentukan efektifitas  bioadsorben  dalam menyerap  ion Pb2+ dan melihat pengaruh waktu kontak terhadap ion  Pb2+  serta menentukan waktu kontak optimum. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) 2 faktor, yaitu faktor 1  : variasi waktu kontak (30, 60, 90, 120 dan 180 menit), faktor 2 : jenis adsorben (kulit kacang tanah, sekam padi dan serbuk gergaji). Sekam padi lebih efektif dibandingkan serbuk gergaji dan kulit kacang tanah. Semakin lama waktu kontak adsorben semakin banyak ion Pb2+ yang terserap. Waktu kontak optimum kulit kacang tanah, sekam padi dan serbuk gergaji masing-masing 81,08; 95,31 dan 89,75 menit dengan daya serap maksimum masing-masing 4,32 mg/g; 7,73 mg/g dan 89,75 mg/g.
PENGOLAHAN LIMBAH LOGAM BERAT YANG BERASAL DARI INDUSTRI TEKSTIL DENGAN MENGGUNAKAN ELEKTROLISIS Setiawan, Andi Arif; Ramdani, Muhammad
Sainmatika: Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Sainmatika Volume 12 No. 2 Desember 2015
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Science, Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/sainmatika.v12i2.951

Abstract

A research on the treatment of heavy metal waste from the textile industry has been done using electrolysis method. The purpose of this study was to determine the levels of heavy metals contained in the textile industry waste. Variable times used were 20, 30, 45, and 60 minutes. The method used was an experimental method. Analysis of the samples after electrolysis showed the decreament of heavy metal concentrations: at time 0 or without treatment, the level of Fe heavy metals was 6.5892 mg / L where the decreament occurred at 60 minutes to be 3.8912 mg / L and the treatment of Cr before electrolysis was 0.4116 mg / L, at 60 minutes decreased to be 0.0683 mg / L, the Pb metal before electrolysis was 0.3500 mg / L, and at 60 minutes the levels of Pb decreased to be 0.2412 mg / L, and for Cd before electrolysis was 0.0324 mg / L when electrolysis at 60 minutes decreased to be 0.0187 mg / L. These showed that the longer the electrolysis process, the more metal contents were reduced. These results indicated that the electrolysis method can be used as a method to reduce the levels of heavy metals in industrial waste textiles.Keywords: AAS, electrolysis, heavy metalABSTRAKTelah dilakukan penelitian tentang pengolahan limbah logam berat  yang berasal dari industri tekstil dengan menggunakan metode elektrolisis. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kadar logam berat yang terdapat pada limbah industry tekstil. Variable waktu yang digunakan dari 20 menit, 30 menit, 45 menit, dan 60 menit. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen. Analisa sampel setelah elektrolisis menunjukkan kadar  logam berat semakin bekurang : pada waktu 0 atau tanpa perlakuan, kadar logam berat Fe adalah 6.5892 mg/L penurunan terjadi ketika waktu 60 menit menjadi 3.8912 mg/L dan perlakuan pada logam Cr sebelum elektrolisis 0.4116 mg/L pada waktu ke 60 menit menjadi 0.0683 mg/L, pada logam Pb sebelum elektrolisis 0.3500 mg/L dan ketika waktu ke 60 menit kadar logam Pb menjadi 0.2412 mg/L, pada logam Cd sebelum elektrolisis 0.0324 mg/L ketika elektrolisis dengan waktu 60 menit menjadi 0.0187 mg/L. Hal ini menunjukan bahwa semakin lama elektrolisis maka semakin banyak kadar logam yang berkurang. Hasil ini menunjukan bahwa metode elektrolisis dapat digunakan sebagai salah satu metode untuk mengurangi kadar logam berat pada limbah industri tekstil.Kata kunci : AAS, elektrolisis, logam berat
TINGKAT KEBISINGAN BUNYI PESAWAT DI SEKITAR BANDAR UDARA SULTAN MAHMUD BADARUDIN II PALEMBANG Setiawan, Andi Arif; Heriyana, Ana
Sainmatika: Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Sainmatika Volume 13 No. 1 Juni 2016
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Science, Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/sainmatika.v13i1.957

Abstract

Air transportation activities have an impact on noise both during take off or landing. This research aimed to study the noise level at the residential area near to the Sultan of Mahmud Badarudin II airport, including: Tanjung Api-Api, Dakota and Sukamulya streets. Measurements were done in the morning, day time and afternoon. The result showed that the noise levels at Tanjung Api-api street during landing were 70,4 dBA in the morning, 70,45 dBA in the day time and 70,37 in the afternoon. While noise levels at Dakota street were measured as 62,33 dBA,  60,87 dBA and 64.44 dBA respectively in the morning, day time and afternoon. At Sukamulya street, the levels were measured as 59,47 dBA, 62,85 dBA and  59,77 dBA respectively. Mean while the noise levels during  take off in the morning, day time and after noon respectively  at Tanjung Api-api street were 68,17 dBA, 66,33 dBA and  68,03 dBA. At Dakota street were   63,5 dBA, 63,8 dBA and 64,03 dBA. While at Sukamulya street 61,94 dBA, 63,47 dBA and  58,97 dBA. Variance analyse (F test) found that the location of residential affect to the noise level, so that the interection between location and time. Keywords : Sound Intensity, take off, landing, morning, day time, afternoon.  ABSTRAKAktivitas bidang transportasi penerbangan berdampak pada kebisingan baik pada saat terbang maupun saat mendarat. Penelitian ini bertujuan mengkaji tingkat kebisingan pada wilayah pemukiman yang berdekatan dengan Bandar Udara Sultan Mahmud Badarudi II, meliputi jalan Tanjung Siapi-api, jalan Dakota dan jalan Sukamulya. Pengukuran kebisingan dilakukan pada waktu pagi hari, siang hari dan sore hari. Hasil pengukuran menunjukan pada wilayah Jalan Tanjung Api-Api saat mendarat pada pagi hari 70,4 dBA, siang hari 70,45 dBA dan sore hari 70,37 dBA. Wilayah jalan Dakota pada pagi hari 62,33 dBA, siang hari 60,87 dBA dan sore hari 64,23 dBA. Wilayah jalan Sukamulya pada pagi hari 59,47 dBA, siang hari 62,85 dBA dan sore hari 59,77 dBA. Sedangkan pada saat lepas landas wilayah Jalan Tanjung Api-Api pada pagi hari 68,17 dBA, siang hari 66,33 dBA dan sore hari 68,03 dBA. Wilayah jalan Dakota pada pagi hari 63,5 dBA, siang hari 63,8 dBA dan sore hari 64,03 dBA. Wilayah jalan Sukamulya pada pagi hari 61,94 dBA, siang hari 63,47 dbA dan sore hari 58,97 dBA. Analisis sidik ragam (uji F) di dapatkan  bahwa letak wilayah berpengaruh nyata terhadap tingkat kebisingan, begitu juga interaksi antara wilayah dan waktu berpengaruh nyata terhadap tingkat kebisingan. Kata Kunci : Intensitas Bunyi, terbang, mendarat, pagi, siang dan sore
PENGOLAHAN LIMBAH LOGAM BERAT YANG BERASAL DARI INDUSTRI TEKSTIL DENGAN MENGGUNAKAN ELEKTROLISIS Setiawan, Andi Arif; Ramdani, Muhammad
Sainmatika: Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Sainmatika Volume 12 No. 2 Desember 2015
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/sainmatika.v12i2.951

Abstract

A research on the treatment of heavy metal waste from the textile industry has been done using electrolysis method. The purpose of this study was to determine the levels of heavy metals contained in the textile industry waste. Variable times used were 20, 30, 45, and 60 minutes. The method used was an experimental method. Analysis of the samples after electrolysis showed the decreament of heavy metal concentrations: at time 0 or without treatment, the level of Fe heavy metals was 6.5892 mg / L where the decreament occurred at 60 minutes to be 3.8912 mg / L and the treatment of Cr before electrolysis was 0.4116 mg / L, at 60 minutes decreased to be 0.0683 mg / L, the Pb metal before electrolysis was 0.3500 mg / L, and at 60 minutes the levels of Pb decreased to be 0.2412 mg / L, and for Cd before electrolysis was 0.0324 mg / L when electrolysis at 60 minutes decreased to be 0.0187 mg / L. These showed that the longer the electrolysis process, the more metal contents were reduced. These results indicated that the electrolysis method can be used as a method to reduce the levels of heavy metals in industrial waste textiles.Keywords: AAS, electrolysis, heavy metalABSTRAKTelah dilakukan penelitian tentang pengolahan limbah logam berat  yang berasal dari industri tekstil dengan menggunakan metode elektrolisis. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kadar logam berat yang terdapat pada limbah industry tekstil. Variable waktu yang digunakan dari 20 menit, 30 menit, 45 menit, dan 60 menit. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen. Analisa sampel setelah elektrolisis menunjukkan kadar  logam berat semakin bekurang : pada waktu 0 atau tanpa perlakuan, kadar logam berat Fe adalah 6.5892 mg/L penurunan terjadi ketika waktu 60 menit menjadi 3.8912 mg/L dan perlakuan pada logam Cr sebelum elektrolisis 0.4116 mg/L pada waktu ke 60 menit menjadi 0.0683 mg/L, pada logam Pb sebelum elektrolisis 0.3500 mg/L dan ketika waktu ke 60 menit kadar logam Pb menjadi 0.2412 mg/L, pada logam Cd sebelum elektrolisis 0.0324 mg/L ketika elektrolisis dengan waktu 60 menit menjadi 0.0187 mg/L. Hal ini menunjukan bahwa semakin lama elektrolisis maka semakin banyak kadar logam yang berkurang. Hasil ini menunjukan bahwa metode elektrolisis dapat digunakan sebagai salah satu metode untuk mengurangi kadar logam berat pada limbah industri tekstil.Kata kunci : AAS, elektrolisis, logam berat
TINGKAT KEBISINGAN BUNYI PESAWAT DI SEKITAR BANDAR UDARA SULTAN MAHMUD BADARUDIN II PALEMBANG Setiawan, Andi Arif; Heriyana, Ana
Sainmatika: Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Sainmatika Volume 13 No. 1 Juni 2016
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/sainmatika.v13i1.957

Abstract

Air transportation activities have an impact on noise both during take off or landing. This research aimed to study the noise level at the residential area near to the Sultan of Mahmud Badarudin II airport, including: Tanjung Api-Api, Dakota and Sukamulya streets. Measurements were done in the morning, day time and afternoon. The result showed that the noise levels at Tanjung Api-api street during landing were 70,4 dBA in the morning, 70,45 dBA in the day time and 70,37 in the afternoon. While noise levels at Dakota street were measured as 62,33 dBA,  60,87 dBA and 64.44 dBA respectively in the morning, day time and afternoon. At Sukamulya street, the levels were measured as 59,47 dBA, 62,85 dBA and  59,77 dBA respectively. Mean while the noise levels during  take off in the morning, day time and after noon respectively  at Tanjung Api-api street were 68,17 dBA, 66,33 dBA and  68,03 dBA. At Dakota street were   63,5 dBA, 63,8 dBA and 64,03 dBA. While at Sukamulya street 61,94 dBA, 63,47 dBA and  58,97 dBA. Variance analyse (F test) found that the location of residential affect to the noise level, so that the interection between location and time. Keywords : Sound Intensity, take off, landing, morning, day time, afternoon.  ABSTRAKAktivitas bidang transportasi penerbangan berdampak pada kebisingan baik pada saat terbang maupun saat mendarat. Penelitian ini bertujuan mengkaji tingkat kebisingan pada wilayah pemukiman yang berdekatan dengan Bandar Udara Sultan Mahmud Badarudi II, meliputi jalan Tanjung Siapi-api, jalan Dakota dan jalan Sukamulya. Pengukuran kebisingan dilakukan pada waktu pagi hari, siang hari dan sore hari. Hasil pengukuran menunjukan pada wilayah Jalan Tanjung Api-Api saat mendarat pada pagi hari 70,4 dBA, siang hari 70,45 dBA dan sore hari 70,37 dBA. Wilayah jalan Dakota pada pagi hari 62,33 dBA, siang hari 60,87 dBA dan sore hari 64,23 dBA. Wilayah jalan Sukamulya pada pagi hari 59,47 dBA, siang hari 62,85 dBA dan sore hari 59,77 dBA. Sedangkan pada saat lepas landas wilayah Jalan Tanjung Api-Api pada pagi hari 68,17 dBA, siang hari 66,33 dBA dan sore hari 68,03 dBA. Wilayah jalan Dakota pada pagi hari 63,5 dBA, siang hari 63,8 dBA dan sore hari 64,03 dBA. Wilayah jalan Sukamulya pada pagi hari 61,94 dBA, siang hari 63,47 dbA dan sore hari 58,97 dBA. Analisis sidik ragam (uji F) di dapatkan  bahwa letak wilayah berpengaruh nyata terhadap tingkat kebisingan, begitu juga interaksi antara wilayah dan waktu berpengaruh nyata terhadap tingkat kebisingan. Kata Kunci : Intensitas Bunyi, terbang, mendarat, pagi, siang dan sore
Strategi Kepala Sekolah dalam Upaya Meningkatkan Mutu Pendidikan Robiyono, Robiyono; Arafat, Yasir; Setiawan, Andi Arif
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Mengkaji strategi kepala sekolah dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan SD Negeri di Kecamatan Muara Telang Kabupaten Banyuasin dan mengetahui kendala serta solusi kepala sekolah dalam peningkatan mutu pendidikan di SD Negeri di Kecamatan Muara Telang Kabupaten Banyuasin. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Subjeki penelitian terdiri dari kepala sekolah, guru dan siswa yang berada di Gugus 4 Kecamatan Muara Telang. Teknik pengumpulan data yaitu dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Data dianalisis mengacu pada pendapat Nasution (2002:129) yaitu (1) reduksi data; (2) model data (data display); (3) penarikan atau verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian didapat kondisi objektif tempat penelitian, profil SD segugus 4 Kecamatan Muara Telang yang meliputi keadaan siswa, keadaan guru, lulusan dan fasilitas sekolah. Kesimpulan penelitian ini memaparkan bahwa strategi kepala sekolah dalam upaya meningkakan mutu pendidikan SD Negeri di Kecamatan Muara Telang Kebupaten Banyuasin dapat dikelompokkan menjadi dua macan yaitu strategi secara formal dan non formal. Kendala yang dihadapi kepala sekolah ialah kurangnya penguasaan penggunaan laptop bagi guru. Solusi yang digunakan ialah meningkatkan pelatihan guru dalam penggunaan laptop sevagai alat bantu pekerjaan guru dan sebagai media pembelajaran di ruang kelas.
Review : Pollution due to Coal Mining Activity and its Impact on Environment Setiawan, Andi Arif; Budianta, Dedik; Suheryanto, Suheryanto; Priadi, Dwi Putro
Sriwijaya Journal of Environment Vol 3, No 1 (2018): Mining Activities
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (356.282 KB) | DOI: 10.22135/sje.2018.3.1.1-5

Abstract

AbstractUtilization of natural resources in the form of coal mines has a positive impact on economic and energy development, in addition to coal mining activities have a negative impact on the environment that result in environmental pollution in soil, water, and air. Pollution begins when clearing land, taking exploitation, transporting, stockpile and when the coal is burned. When land clearing causes damage to forest ecosystems. At the time of exploitation impact on air pollution by coal dust particles, the erosion, siltation of the river, the pollution of heavy metals and the formation of acid mine drainage (AMD). The high acid conditions cause the faster heavy metals such as Hg, Cd, Pb, Cr, Cu, Zn and Ni present in the coal dissolved and carried to the waters. Coal stockpile activity also causes pollution in the air, soil, and water. At the time the coal is burned as an energy source causes the emission of hazardous materials into the air of Hg, As, Se and CO2 gas, NOx, SO2. This condition has an impact on the environment and ultimately on human health. Keywords: coal, pollution, heavy metal, gas emission  Abstrak (Indonesian)Pemanfaatan sumber daya alam berupa tambang  batubara berdampak positif dalam pembangunan perekonomian dan energi, disamping itu aktivitas penambangan batubara berdampak negatif bagi lingkungan yang berakibat pencemaran lingkungan di tanah, air dan udara. Pencemaran dimulai ketika membuka lahan, pengambilan batubara (exploitasi), pengangkutan, penyimpanan sementara (stockpile) dan saat batubara tersebut dibakar. Ketika pembukaan lahan untuk penambangan batubara, hutan mulai di tebang sehingga menyebabkan kerusakan ekosisitem. Pada saat exploitasi berdampak pada tercemarnya udara oleh partikel debu batubara, terjadinya erosi, pendangkalan sungai, pencemaran logam-logam berat dan terbentuknya air asam tambang (AAT). kondisi asam yang tinggi menyebabkan semakin cepat logam-logam berat seperti Hg, Cd, Pb, Cr, Cu, Zn dan Ni yang ada pada batubara tersebut terlarut dan terbawa ke perairan. Aktivitas penyimpanan sementara (stockpile) batubara juga menyebabkan terjadinya  pencemaran di udara, tanah dan air. Pada saat  batubara tersebut dibakar sebagai sumber energi menyebabkan emisi bahan berbahaya ke udara berupa Hg, As, Se dan gas CO2, NOx, SO2. Kondisi ini yang berdampak pada lingkungan dan akhirnya pada kesehatan manusia.  Katakunci : batubara, polusi, logam berat, emisi gas.
Study of the Utilization of Carbon Electrodes to Reduce Dissolved Ions from Coal Stockpile Wastewater Setiawan, Andi Arif; Fitriyanti, Reno
Sriwijaya Journal of Environment Vol 6, No 3 (2021): Environmental Health and Safety
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (861.709 KB) | DOI: 10.22135/sje.2021.6.3.107-113

Abstract

The advancement of science and technology plays a very important role in encouraging industrial progress. In addition to having a positive impact on the economy, industrial progress, on the other hand, has a negative impact in the form of pollution. One of the industrial activities is the coal mining industry. Various ways to deal with pollution include the electrolysis method, in which the liquid waste is flowed by a direct electric current through the electrode media. The purpose of this study was to examine the length of electrolysis and the amount of electric current used to reduce dissolved ions and total dissolved solids from coal stockpile wastewater. The method used is a survey in the form of sampling followed by waste treatment using electrolysis. The results showed that the combination of electrolysis time of 120 minutes and electric current of 3 A showed that the highest dissolved ions decreased by an average of 1,692.3 µs / cm from the initial pre-treatment of 1772 µs / cm. The highest mean decrease in total dissolved solids was 660.67 ppm from the beginning before treatment of 909 ppm.