p-Index From 2017 - 2022
10.249
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Inersia : Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Pythagoras : Jurnal Pendidikan Matematika International Journal of Renewable Energy Development Jurnal Farmasi Galenika (Galenika Journal of Pharmacy) As-syifaa Jurnal Farmasi Dirosat : Journal of Islamic Studies Jurnal ASPIKOM Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Jurnal Teknologi & Industri Hasil Pertanian Jurnal Penamas Adi Buana SKeTsa Bisnis (e-jurnal) TEKNOLOGI PANGAN : Media Informasi dan Komunikasi Ilmiah Teknologi Pertanian JURNAL AGROINDUSTRI HALAL Media Ilmiah Teknik Sipil JURNAL PERTANIAN QARDHUL HASAN: MEDIA PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Journal of Public Administration Studies Edumaspul: Jurnal Pendidikan Andragogi: Jurnal Diklat Teknis Pendidikan dan Keagamaan Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Journal Publicuho JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala GANEC SWARA Jurnal Teknologi Pertanian Andalas PROSIDING SEMINAR NASIONAL LEMBAGA PENELITIAN DAN PENDIDIKAN (LPP) MANDALA Maspul Journal of English Studies (Majesty) Borneo Engineering : Jurnal Teknik Sipil Auladuna : Jurnal Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Manarul Qur'an: Jurnal Ilmiah Studi Islam Abdi Masyarakat Jurnal Kacapuri : Jurnal Keilmuan Teknik Sipil Jurnal PORKES Maspul Journal of Community Empowerment Mahaguru: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Lumbung Inovasi: Journal of Community Service Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bidang Hukum Kenegaraan Majesty Journal JUSTIN (Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi) Jurnal Teknologi Berkelanjutan
Claim Missing Document
Check
Articles

Pendidikan Pancasila dan Agama Aminullah, Aminullah
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 4, No 1 (2018): Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (271.124 KB)

Abstract

Ideologi Pancasila merupakan dasar negara yang mengakui dan mengagungkan keberadaan agama dalam pemerintahan. Sehingga kita sebagai warga negara Indonesia tidak perlu meragukan konsistensi atas Ideologi Pancasila terhadap agama. Tidak perlu berusaha mengganti ideologi Pancasila dengan ideologi berbasis agama dengan alasan bahwa ideologi Pancasila bukan ideologi beragama. Ideologi Pancasila adalah ideologi beragama. Sesama umat beragama seharusnya kita saling tolong menolong. Tidak perlu melakukan permusuhan ataupun diskriminasi terhadap umat yang berbeda agama, berbeda keyakinan maupun berbeda adat istiadat. Adanya peningkatan pengamalan butir-butir Pancasila khususnya sila ke-1. Salah satunya dengan saling menghargai antar umat beragama akan menjadikan negara ini menjadi sebuah negara Pancasila yang nyaman bagi rakyatnya. Apalagi jika ada peningkatan jaminan keamanan dan kesejahteraan setiap masyarakat yang ada di dalamnya. Khususnya jaminan keamanan dalam melaksanakan kegiatan beribadah
PROFIL TEKSTUR DAN HEDONIK PEMPEK LENJER BERBAHAN LOKAL TEPUNG TALAS BOGOR (Colocasia esculenta L. Schott) DAN IKAN LELE DUMBO (Clarias gariepinus)The Texture and Hedonic Profiles of Pempek Lenjer Made from Local Commodities of Bogor Taro Flour (Colocasia esculenta L. Schott) and African Catfish (Clarias gariepinus)] Aminullah, Aminullah; Daniel, Daniel; Rohmayanti, Titi
Jurnal Teknologi & Industri Hasil Pertanian Vol 25, No 1 (2020): Jurnal Teknologi & Industri Hasil Pertanian
Publisher : Teknologi Hasil Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1322.942 KB) | DOI: 10.23960/jtihp.v25i1.7-18

Abstract

Pempek merupakan salah satu jenis makanan tradisional masyarakat Sumatera Selatan dengan bahan utama daging ikan dan tepung tapioka serta ditambahkan air dan garam. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh penambahan bahan lokal tepung talas Bogor dan penggunaan ikan lele dumbo terhadap profil tekstur dan kesukaan pempek lenjer serta kadar protein dan seratnya. Metode penelitian yang digunakan meliputi proses pemfilletan daging ikan lele, pembuatan adonan dengan campuran tepung tapioka dan talas, pembentukan pempek lenjer, dan perebusan. Perlakuan yang digunakan adalah perbandingan tepung tapioka dan tepung talas Bogor sebesar 100g:0g, 85g:15g, dan 70g:30g serta penggunaan daging ikan lele dumbo sebanyak 90g, 100g, dan 110g. Pempek yang telah dihasilkan kemudian diuji profil tekstur yang meliputi kekerasan, kekenyalan, dan kelengketan serta uji hedonik yang meliputi warna, aroma, rasa, dan tekstur kekenyalan. Hasil menunjukkan bahwa penggunaan ikan lele dumbo dan tepung talas Bogor yang lebih banyak menyebabkan kecenderungan semakin menurunnya tingkat kekerasan dan meningkatnya tingkat kekenyalan pempek lenjer yang dihasilkan serta tidak berpengaruh secara nyata terhadap tingkat kelengketan. Uji hedonik menunjukkan bahwa penambahan tepung talas dan ikan lele cenderung memiliki nilai kesukaan yang masih rendah terhadap parameter aroma, rasa, dan tekstur kekenyalan walaupun nilai kesukaan terhadap parameter warna cenderung memiliki nilai kesukaan yang lebih tinggi. Selain itu, uji hedonik menghasilkan kombinasi perlakuan perbandingan tepung tapioka dan talas 85g:15g dan ikan lele sebanyak 100 g sebagai perlakuan terpilih dalam penelitian ini. Pempek terpilih memiliki kadar protein dan serat pangan sebesar, berturut-turut, 7,06% dan 2,16%.
Kesiapan mahasiswa pendidikan matematika dalam praktik pengalaman lapangan di sekolah Aminullah, Aminullah; Santosa, Rusgianto Heri
Pythagoras: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 13, No 2: December 2018
Publisher : Department of Mathematics Education, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (948.353 KB) | DOI: 10.21831/pg.v13i2.21217

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesiapan mahasiswa pendidikan matematika se-Kota Mataram dalam melaksanakan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) di sekolah yang ditinjau dari: kesiapan kompetensi pedagogi mahasiswa dan kesiapan kompetensi kepribadian mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan concurrent embedded strategy of mixed method. Sampel penelitian terdiri atas 104 mahasiswa pendidikan matematika yang melaksanakan PPL di sekolah, yang ditentukan menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa tes, daftar ceklis, lembar observasi, dan angket. Analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif kuantitatif dengan kecenderungan kesiapan dalam lima kategori yaitu sangat siap, siap, cukup, kurang, dan sangat kurang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) kompetensi pedagogi mahasiswa masuk kategori cukup, (2) wawasan kompetensi pedagogi masuk kategori siap, (3) kemampuan menyusun RPP masuk kategori siap, (4) kemampuan melaksanakan pembelajaran masih kurang, (5) kemampuan menilai hasil belajar masuk kategori cukup, dan (6) kompetensi kepribadian mahasiswa masuk kategori cukup. The readiness of mathematics education students in mataram city in the teaching practicum at schools AbstractThis study aimed to describe the readiness of mathematics education students in Mataram City in implement the teaching practicum at schools in terms of the pedagogic competence and the personal competence. This study using the approach of the concurrent embedded strategy of mixed methods. The study sample consisted of 104 mathematics education students who carried out the teaching practicum at schools, which was determined using purposive sampling technique. The study instruments consist of a test, checklists, observation sheets, and questionnaires. The data were analyzed by means of the descriptive statistics using readiness tendencies in five categories: very ready, ready, fairly ready, poor, and very poor. The results of the study show that (1) the pedagogical competence of students was in the fairly ready category, (2) the pedagogic competence knowledge was in the ready category, (3) the ability to design lesson plans was in the ready category, (4) the ability to implement teaching was in the poor category, (5) the ability to assess students’ learning achievements was in the fairly ready category, and (6) the personal competence was in the fairly ready category.
IMPLEMENTASI PROJECT BASED LEARNING DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KONSEP DIRI SISWA AMINULLAH, AMINULLAH
GANEC SWARA Vol 12, No 1 (2018): Maret 2018
Publisher : Universitas Mahasaraswati Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (692.332 KB)

Abstract

       This study aims to describe how to improve student self-concept through the implementation of project based learning with scientific approach. The research design used is Classroom Action Research Kemmis and Taggart model by dividing the action research procedure in four stages of activity on one cycle (cycle), namely: planning, action, observation and reflection. Subjects in this study were students of class VIII which amounted to 33 students. The research data was collected using questionnaire instrument, observation sheet and test and data analysis using quantitative descriptive statistical analysis with the success criteria of the action seen from the average ability of self-concept of students ≥ 74.45 and percentage of learning based learning project with scientific approach ≥ 85%. The research or action ended in cycle II in the second meeting with the results of the study showed: students' self-concept ability with an initial average of 70.58 to 75.15 in the high category, while individually from the initial condition of students who categorized as very high 3.03 % to 21, 21%, medium category from 36, 36% to 18, 18%. Learning using project based learning with scientific approach at the end of the second cycle reached 94% and students who passed KKM 93, 94% with an average student 84, 70 from the target average student ≥ 75 or complete ≥ 75%.
FORMULASI MINYAK-MINYAK MENGUAP MENJADI SEDIAAN BALSEM COUNTERIRRITANT Zulkarnain, Iskandar; Aminullah, Aminullah
Jurnal Ilmiah As-Syifaa Vol 4, No 1 (2012): AS-SYIFAA Jurnal Farmasi
Publisher : Fakultas Farmasi UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (117.226 KB)

Abstract

Volatile oils have efficacy as a counterirritant. Formulation of valitel oils into counterirritant ointment preparations. The research objective of volatile oils formulations into stable dosage balm. The study conducted with qualitative examination of all the materials used. Test parameters measured are fatty oils, solubility in alcohol, the determination of optical rotation, refractive index and specific gravity. Formulation and manufacture of balm performed using the hydrocarbon base cera alba and Vaseline alba. Balm that has to be evaluated by storing at extreme temperature cycles. Parameters measured werw organoleptis examination, measurementof viscosity and yieldvalue determination, as well as examinationof heavy metal and microbial contamination. The result obtained throughout the testing on a qualitative examination of the raw material requirement. The test result organoleptic is white, odoless typical, with a appropriate consistency. Viscosity of preparation did notchange significantly. Preparation do not contain heavy metal and harmful microbes. Key Word : volatile oils, balm, stability
KOMPETENSI GURU MATEMATIKA PEMULA DALAM MEMBUAT PERANGKAT PEMBELAJARAN SMP/MTs DI LOMBOK TIMUR AMINULLAH, AMINULLAH; KUSMIANTI, KUSMIANTI
GANEC SWARA Vol 12, No 2 (2018): September 2018
Publisher : Universitas Mahasaraswati Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (422.912 KB)

Abstract

Teachers must be able to make and develop learning plans, create student activity sheets according to learning needs, and valid learning outcomes test. This study aims to describe the competence of beginner math teachers in making learning tools for SMP / MTs in East Lombok. This research is a survey research with descriptive statistical design that uses concurrent embedded strategy of mixed method approach. The number of samples in this study is 246 mathematics teachers who teach in SMP / MTs in  East Lombok region, which are determined using purposive sampling technique. The research data is collected using instruments in the form of checklists and questionnaires. Data analysis uses quantitative descriptive statistical analysis with competency tendencies in five categories: very competent, competent, quite competent, less competent, and incompetent.The results obtained are 1) the beginner's mathematics teacher competence in making lesson plans is categorized as competent with a percentage of 60.98%, an average value of 81.287 and a standard deviation of 7.983. 2) Competence of beginner mathematics teachers in making LKS included in the category of quite competent with a percentage of 54.07%, an average value of 76.659 and a standard deviation of 7.739. 3) Competence of beginner math teachers in making THB included in the competent category with a percentage of 74.39%, an average value of 81.664 and a standard deviation of 7.135.
PENDIDIKAN HAK ASASI MANUSIA (HAM) Aminullah, Aminullah
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 3, No 3 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.41 KB) | DOI: 10.36312/jupe.v3i3.513

Abstract

HAM adalah hak-hak dasar yang dimiliki oleh manusia sesuai dengan kiprahnya. Setiap individu mempunyai keinginan agar HAM-nya terpenuhi, tapi satu hal yang perlu kita ingat bahwa Jangan pernah melanggar atau menindas HAM orang lain.Dalam kehidupan bernegara HAM diatur dan dilindungi oleh perundang-undangan RI, dimana setiap bentuk pelanggaran HAM baik yang dilakukan oleh seseorang, kelompok atau suatu instansi atau bahkan suatu Negara akan diadili dalam pelaksanaan peradilan HAM, pengadilan HAM menempuh proses pengadilan melalui hukum acara peradilan HAM sebagaimana terdapat dalam Undang-Undang pengadilan HAM. Tuntutan untuk menegakkan HAM kini sudah sedemikian kuat, baik dari dalam negeri maupun melalui tekanan dari dunia internasional, namun masih banyak tantangan yang harus dihadapi.Untuk itu perlu adanya dukungan dari semua pihak, seperti masyarakat, politisi, akademisi, tokoh masyarakat, dan pers, agar upaya penegakan HAM bergerak ke arah positif sesuai harapan kita bersama. Penghormatan dan penegakan terhadap HAM merupakan suatu keharusan dan tidak perlu ada tekanan dari pihak mana pun untuk melaksanakannya.Pembangunan bangsa dan negara pada dasarnya juga ditujukan untuk memenuhi hak-hak asasi warga negaranya. Diperlukan niat dan kemauan yang serius dari pemerintah, aparat penegak hukum, dan para elite politik agar penegakan HAM berjalan sesuai dengan apa yang dicita-citakan dan memastikan bahwa hak asasi warga negaranya dapat terwujud dan terpenuhi dengan baik. Dan sudah menjadi kewajiban bersama segenap komponen bangsa untuk mencegah agar pelanggaran HAM di masa lalu tidak terulang kembali di masa kini dan masa yang akan datang.
PENGARUH GENANGAN AIR TERHADAP PENGECORAN BETON IN-SITU Aminullah, Aminullah
Inersia : Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol 14, No 2 (2018): Desember
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (517.926 KB) | DOI: 10.21831/inersia.v14i2.22538

Abstract

ABSTRACTHigh rainfall intensity maybe occur during the dry season. This can certainly disturb the erection of a building project, especially in a case of construction works requiring dry condition, such in concrete item. Various attempts have been made to reduce the height of the puddle, when mixing the fresh concrete in a frame work of sub-structure elements, e.g. the foot-plate foundation. The puddles in the foundry area potentially affect the composition of the mortar especially in water-cement ratio (wcr). This caused a decrease of compressive strength (f’c) of the concrete then causing the quality decreaseof the concrete. This research used two types of mixed concreteconditions: dry and waterlogged condition. The water cement ratioshould be changed when mixing concrete had been performed in waterlogged condition. One determinedcontrol sample was based on a normal concrete mixture with characteristic strength (f'c) = 25 MPa. The standard of concrete mixing used is SNI-2834-2000 on the mixingprocedure of a normal concrete mixed design. The concrete sampleswere tested using a concrete compressor universal test machine (UTM) than comparedto hammer and Ultra Pulse Velocity (UPV) test.Based on the results of the study, the quality of mixed concrete in waterlogged conditions was much lower than the compressive strength design. The percentage reduction in compressed strength of mixed concrete under water submerged conditions ranged from 30.82% to 32.63% to normal concrete compressive strength. The higher level of puddlecaused the lower compressive strength of the concrete.There was a match between the measurements of concrete compressive strength using UTM comparedto hammer and UPV tests.The percentage differences in measurement of hammer test to UTM test results were 10.73% and 9.26% to 21.79% by the UPV test. Keywords: concrete, foot plate, mix design, puddle, wcr Intesitas hujan yang cukup tinggi juga dapat terjadi pada musim kemarau. Hal ini tentu dapat mengganggu pelaksanaan suatu pekerjaan bangunan, khususnya pekerjaan konstruksi yang telah disyaratkan untuk dikerjakan dalam kondisi kering.  Berbagai macam upaya telah dilakukan untuk mengurangi tinggi genangan air pada saat pengecoran elemen sub-structure, seperti halnya pondasi telapak (foot-plate). Genangan air yang terdapat pada daerah pengecoran berpotensi mempengaruhi komposisi adukan khususnya pada faktor air semen (fas). Hal tersebut dapat mengakibatkan kuat tekan beton (f’c) berkurang sehingga mengakibatkan mutu beton menjadi berkurang. Kajian ini menggunakan dua jenis kondisi pengecoran, yaitu: kondisi kering dan kondisi pada genangan air. Faktor air semen berubah seiring dengan kegiatan pengecoran beton dalam kondisi basah (tergenang air).  Satu buah sampel kontrol telah ditentukan berdasarkan adukan beton normal dengan kekuatan karakteristik (f’c) = 25 MPa. Standar pencampuran beton yang digunakan adalah SNI-2834-2000 tentang tata cara pembuatan rencana campuran beton normal. Sampel beton akan diuji dengan alat kuat tekan beton yang dilengkapi dengan dial ekstensometer sehingga dapat diperoleh kurva tegangan-regangan beton berdasarkan variasi fas yang diberikan. Berdasarkan hasil penelitianmaka kualitas beton yang dicor dalam kondisi tergenang air jauh lebih rendah dari nilai kuat tekan beton desain,  Persentase penurunan kuat tekan beton yang dicor dalam kondisi terendam air berkisar antara 30,82% sampai dengan 32,63% terhadap kuat tekan beton normal,  Semakin tinggi genangan air maka semakin rendah kuat tekan beton, Terdapat kesesuaian antara pengukuran kuat tekan beton menggunakan UTM  dengan uji hammer dan UPV, Persentase perbedaan pengukuran uji hammer terhadap hasil uji UTM adalah 10,73% dan 9,26% sampai dengan Kualitas beton yang dicor dalam kondisi tergenang air jauh lebih rendah dari nilai kuat tekan beton desain,  Persentase penurunan kuat tekan beton yang dicor dalam kondisi terendam air berkisar antara 30,82% sampai dengan 32,63% terhadap kuat tekan beton normal,  Semakin tinggi genangan air maka semakin rendah kuat tekan beton, Terdapat kesesuaian antara pengukuran kuat tekan beton menggunakan UTM  dengan uji hammer dan UPV, Persentase perbedaan pengukuran uji hammer terhadap hasil uji UTM adalah 10,73% dan 9,26% sampai dengan21,79% untuk uji UPV.Kata kunci: beton, foot plate, genangan, campuran
Sinkretisme Agama dan Budaya dalam Tradisi Sesajen di Desa Prenduan Aminullah, Aminullah
Dirosat : Journal of Islamic Studies Vol 2, No 1 (2017): Dirosat: Journal of Islamic Studies
Publisher : Institut Dirosat Islamiah Al-Amien Prenduan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.229 KB) | DOI: 10.28944/dirosat.v2i1.64

Abstract

It is an obvious fact that culture and religion are often inseparable. For Muslims, some of cultures they live in are sometime not in line with their religion teachings. One of the examples is offering tradition. It is considered shirk for some of Islamic leaders. But then, it is still maintained by people in Prenduan, where the majority is Islamic believers. This shows that this tradition is a syncretic practice combining religious and culture. This research is aimed to investigate the syncretic process and value of offering tradition. Phenomenological approach is used in this study. Data are collected used interview, observation, and documentation which combined in the field notes and analyzed through data reduction, categorizing and making sense of the essential meanings of the phenomenon. The result shows that syncretic process in Prenduan was started from the old offeringtradition which was difficult to stop and the decrease of Prenduan people understanding of the tradition. So that, the Islamic leaders tried to modify the tradition, taking advantage of the limited understanding, by bringing Islamic teachings in people belief and their way of doing offering tradition. This study concludes that syncretic value of the tradition is in the way of doing and the belief of Prenduan people about the tradition.
ANALISIS KEBIJAKAN PERDA NO. 02 TAHUN 2013 TENTANG PENATAAN DAN PEMBERDAYAAN PEDAGANG KAKI LIMA DI KOTA PASURUAN DALAM PERSPEKTIF EKONOMI POLITIK Hambali, Hambali; Khumaidi, Khumaidi; Aminullah, Aminullah
SKeTsa Bisnis (e-jurnal) Vol 3 No 2 (2016)
Publisher : Ilmu Administrasi Niaga/Bisnis Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (465.312 KB)

Abstract

Pandangan yang muncul terhadap keberadaan Pedagang Kaki Lima menyebabkan Pemerintah daerah wajib mengambil kebijakan yang bersifat ganda (double standart), satu sisi harus mengandung nilai positif bagi keberlangsungan usaha Pedagang Kaki Lima, disisi yang lain Pemerintah juga harus menjaga kondisi keasrian keindahan dan kenyamanan suasana kota. Munculnya Pedagang Kaki Lima sebagai salah satu atribut informal disebabkan oleh berbagai faktor, diantaranya ketidakmampuan sektor formal untuk menampung keberadaan mereka, hal tersebut disebabkan kegagalan pembangunan perekonomian kota.Meningkatnya pertumbuhan sektor informal disebabkan karena tidak membutuhkan pendidikan tinggi, modal besar atau pengalaman kerja. Dari segi pendidikan misalnya, pada umumnya karena memiliki tingkat pendidikan menengah ke bawah. Meskipun demikian bukan berarti tidak ada pekerja sektor informal yang memiliki tingkat pendidikan baik.
Co-Authors A, Panitra. Abdul Kadir Aisyah Aisyah Aisyah, Enni Alimuddin, Asriani Aliyah, Aliyah Anggi Srimurdianti Sukamto, Anggi Srimurdianti Angreny, Lilis Apriansyah, Agung Hidayat Arahmah, Siti Anissa Ari Irawan Assidiq, Ilham Aulia, Ulfa Chandra, Fachrul Daniel Daniel Darajat, Aditya Djam’annuri, Djam’annuri ELIHAMI, ELIHAMI Fadlillah, Fadlillah fazirah, Nurul Firdiani, Dian Fitriansyah, Fitriansyah Halimun, Riana Zenida Haliq, Muh Idham Hambali Hambali Hanafi Hanafi Har, Nazopatul Patonah Hariati, Sri Hasan Hasan Hasmiwarni, Hasmiwarni hendra cahyadi Herman Afrian, Herman Hidayat, Khaldun Hudan Rahmani Husnul Khatimah Hutami, Rosy Hutami, Rosy Ikram Ikram Ilham Ilham Iman, Miftahul Indri Susilawati Intan Kusumaningrum Irmansyah Irmansyah Irzaman Irzaman Iskandar A. Gani Iskandar Zulkarnain Ismail Ismail Ismail Marzuki Ismaya Ismaya Jabri, Umiyati Jasmani, Noor Khoirunnisa, Ma’rifat Khumaidi Khumaidi Kining, Ekajayanti KUSMIANTI, KUSMIANTI KUSMIANTI, KUSMIANTI Kusuma, Lalu Sapta Wijaya LIA AMALIA Mamada, Sukamto Salang Mardiah Mardiah Masnur Masnur Masr, Sparda Maulana, Iksan Mayangsari, St. Misna Misna Muhammad Muslih Mujid, Abdul Nacing, Nursyawal Nirmala, Deti Nirmala, Deti Novi Safriadi Novidahlia, Noli Novidahlia, Noli Nur Dewi NUR FITRIANI Nurdin Nurdin Nurdin, Nur Asmawati Nurul Afifa Pangandian, Gusti Pratiwi Pangandian, Gusti Pratiwi Pertiwi, Sri Rejeki Pertiwi, Sri Rejeki Pertiwi, Sri Rejeki Retna Pertiwi, Sri Rejeki Retna Pratiwy, Amelya Eka Primayanti, Intan PUJI LESTARI Purba, Risdelita Putri, Selicha Rahayu, Ayu Indah Rahima Rahima Rahmat Rahmat Rifqoh, Israyati Riski, Pratiwi Rohmat, Saepul Rohmayanti, Titi Rusdin, Rista Astari Rusgianto Heri Santosa, Rusgianto Heri Sadapotto, Sadapotto Saidang, Saidang Salampe, Mirnawati Salim, Nur Zaidi Saputra S, Herman Sari, Nurliana Sarmita Samad, Ita Sarmita Samad, Ita Setyasih, Dwi Mita Sholihah, Mar’atus Sigit Tripambudi Siti Aisyah Siti Azizah Sitti Fatimah Soemardiawan, Soemardiawan Subarna Subarna Suhartani, Rini Suhartani, Rini Suhendar, Yusep Suryansah, Suryansah Sutrisno Koswara Syamsuddin Syamsuddin TAMRIN, MUH. Tjahja Muhandri Ulok, Rusmita Usman Usman Usmar Usmar, Usmar Wasna, Wasna Widiawati, Wilda Widjayanti, Widjayanti Witilar, Herna Wulandari, Dita Wulandari, Dita Yanuarningsih, Riska