Imas Damayanti
Universitas Pendidikan Indonesia

Published : 10 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

HUBUNGAN KAPASITAS VITAL PARU-PARU DENGAN DAYA TAHAN CARDIORESPIRATORY PADA CABANG OLAHRAGA SEPAK BOLA Syahda, Ilman Alifa; Damayanti, Imas; Imanudin, Iman
JTIKOR (Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan) Vol 1, No 1 (2016): JURNAL TERAPAN ILMU KEOLAHRAGAAN
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan - Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jtikor.v1i1.1549

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya daya tahan cardiorespiratory siswa yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler sepak bola di SMA Negeri 1 Cikarang Utara. Tujuan penelitian ini adalah (1). Mengetahui tingkat kapasitas vital paru-paru siswa SMA Negeri 1 Cikarang Utara yang mengikuti ekstrakurikuler pada cabang olahraga sepak bola. (2). Mengetahui tingkat daya tahan cardiorespiratory siswa SMA Negeri 1 Cikarang Utara yang mengikuti ekstrakurikuler pada cabang olahraga sepak bola. (3). Mengetahui hubungan kapasitas vital paru-paru dengan daya tahan cardiorespiratory pada cabang olahraga sepak bola. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif korelatif, dengan pendekatan kuantitatif.  Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMA Negeri 1 Cikarang Utara kelas XI dan XII yang berjumlah 647 orang, dengan sampel adalah siswa yang masih aktif mengikuti kegiatan ekstrakurikuler sepak bola yang berjumlah 24 orang. Hasil dari penelitian ini menunjukkan adanya hubungan kapasitas vital paru-paru dengan daya tahan cardiorespiratory sebesar 22,7% dan sisanya 77,3% dipengaruhi oleh faktor lain.
HUBUNGAN KECERDASAN INTELEKTUAL (IQ) DAN KECERDASAN EMOSIONAL (EQ) DENGAN KETERAMPILAN BERMAIN DALAM CABANG OLAHRAGA BULUTANGKIS Fazari, Muhamad; Damayanti, Imas; Rahayu, Nur Indri
JTIKOR (Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan) Vol 2, No 1 (2017): JURNAL TERAPAN ILMU KEOLAHRAGAAN
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan - Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jtikor.v2i1.5350

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kecerdasan intelektual (IQ) dan kecerdasan emosional (EQ) atlet UKM bulutangkis upi serta hubungan kecerdasan intelektual (IQ) dan kecerdasan emosional (EQ) terhadap keterampilan bermain dalam cabang olahraga bulutangkis. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelasional. Sampel penelitian yang digunakan yaitu 8 orang atlet bulutangkis dari Unit Kegiatan Mahasiswa bulutangkis di Universitas Pendidikan Indonesia yang diambil menggunakan teknik Purposive Sampling. Instrumen yang digunakan adalah Tes Kecerdasan (Intelegensi) yaitu APM (Advanced Progressive Matrics). Tes kecerdasan emosional menggunakan instrumen angket dan instrumen untuk keterampilan bermain menggunakan Games Performance Assesment Instrumen (GPAI). Uji hipotesis statistik dilakukan menggunakan perangkat lunak IBM SPSS Statistics version 21. Hasil penelitian menunjukan gambaran hasil tes kecerdasan intelektual (IQ) atlet UKM bulutangkis UPI mayoritas di atas rata-rata, sedangkan gambaran hasil tes kecerdasan emosional (EQ) mayoritas sedang. Adapun hasil analisis statistik pearson korelasi pada kecerdasan intelektual (IQ) dan kecerdasan emosional (EQ) terhadap keterampilan bermain. Hasil analisis menunjukan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kecerdasan intelektual (IQ) dengan keterampilan bermain dalam cabang olahraga bulutangkis p 0.082 0,05, dan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kecerdasan emosional (EQ) dengan keterampilan bermain dalam cabang olahraga bulutangkis p 0,128 0,05. 
PERBANDINGAN PENGGUNAAN KALORI ATLET PENCAK SILAT KATEGORI SENI TUNGGAL DENGAN SENI REGU BAKU TINGKAT REMAJA PUTERI RD FIGHTING CLUB SUBANG Anggela, Tika Sri; Damayanti, Imas
JTIKOR (Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan) Vol 1, No 2 (2016): JURNAL TERAPAN ILMU KEOLAHRAGAAN
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan - Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jtikor.v1i2.2654

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian perbandingan penggunaan kalori atlet pencak silat kategori seni tunggal dengan seni regu baku. Latar belakang dari penelitian ini didasari karena kurangnya perhatian asupan nutrisi untuk atlet, dan belum adanya penelitian khusus mengenai pengeluaran kalori untuk cabang olahraga pencak silat kategori seni. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan yang signifikan penggunaan kalori atlet pencak silat kategori seni tunggal dengan seni regu baku tingkat remaja puteri. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif komparatif. Sampel yang digunakan adalah atlet remaja puteri RD FIGHTING CLUB Subang yang menguasai kategori seni tunggal dengan seni regu baku diambil meggunakan metode purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah Polar FT7. Penghitungan statistik menggunakan SPSS versi 21.0 dan dianalisis menggunakan Independent Sample T Test. Hasil penelitian ini menunjukan nilai t = 0.869 , p = 0.434 0.05 , maka Ho diterima yang berarti tidak terdapat perbedaan yang signifikan penggunaan kalori kategori seni tunggal dengan seni regu baku atlet remaja puteri RD FIGHTING CLUB Subang.
Pengembangan Media Video Latihan Olahraga Kesehatan Bagi Masyarakat Umum Berbasis Web Dewi, Silvani; Damayanti, Imas; Fitri, Mustika; Ugelta, Surdiniaty
JTIKOR (Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan) Vol 3, No 1 (2018): Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan - Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jtikor.v3i1.8796

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media latihan olahraga kesehatan berupa audio visual (video) berbasis WEB. Penelitian ini menggunakan penelitian pengembangan atau Research and Development (RD). Dipakai 6 langkah penelitian dalam penelitian  ini yaitu: (1) potensi dan masalah (2) pengumpulan data (3) desain produk (4) validasi desain  (5) revisi desain (6) uji tayang produk. Uji validitas ahli dilakukan dengan instrumen angket penilaian oleh ahli Multimedia dan Komunikasi Profesional  serta ahli Olahraga Kesehatan. Uji tayang video dilakukan oleh 20 viewer untuk mengetahui manfaat, kekurangan dan kelebihan video olahraga kesehatan berbasi WEB. Setelah dilakukan uji tayang  video, selanjutnya peneliti merevisi kekurang pada video dan menggunggahnya ke aplikasi youtube. Setelah proses pengunggahan video selesai barulah peneliti mulai mengajak masyarakat untuk menonton video tersebut melalui media sosial.
Tingkat Kecemasan Atlet Sebelum, Pada Saat Istirahat dan Sesudah Pertandingan Anira, ,; Damayanti, Imas; Rahayu, Nur Indri
JTIKOR (Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan) Vol 2, No 2 (2017): JURNAL TERAPAN ILMU KEOLAHRAGAAN
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan - Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jtikor.v2i2.4948

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran dan perbedaan tingkat kecemasan atlet sebelum, pada saat istirahat dan sesudah pertandingan. Sampel pada penelitian ini adalah 40 atlet futsal putri Jawa Barat yang lolos menuju babak nasional futsal Liga mahasiswa tahun 2016 di Yogyakarta dengan menggunakan teknik total sampling. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan skala level kecemasan SCAT (Sport Competition Anxiety Test). Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif komparatif dengan analisis uji one way anova dari software SPSS versi 22. Hasil analisis data diketahui bahwa hasil uji perbandingan antara tingkat kecemasan sebelum bertanding dan sesudah bertanding yaitu memiliki signifikansi sebesar p = 0.000, tingkat kecemasan pada saat istirahat bertanding dan sesudah bertanding memiliki signifikansi sebesar p = 0.000, tingkat kecemasan sebelum bertanding dan pada saat istirahat bertanding memiliki signifikansi p = 0.371. Hasil keputusan berdasarkan uji hipotesis yang menunjukkan signifikansi (p0.05), maka H0 ditolak, yaitu terdapat perbedaan yang signifikan antara tingkat kecemasan sebelum bertanding dengan sesudah bertanding dan terdapat perbedaan yang signifikan antara tingkat kecemasan pada saat istirahat bertanding dengan sesudah bertanding. Sedangkan hasil keputusan berdasarkan uji hipotesis yang menunjukkan signifikansi (p0.05), maka H0 diterima, yaitu tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara tingkat kecemasan sebelum bertanding dengan sesudah bertanding.
Perbandingan Pengaruh Pemberian Jus Semangka dan Minuman Isotonik terhadap Status Hidrasi Atlet Futsal Rismawati, Lutvida Hesti; Damayanti, Imas; Imanudin, Iman
JTIKOR (Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan) Vol 3, No 1 (2018): Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan - Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jtikor.v3i1.11283

Abstract

Status hidrasi merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi kerja fisik atlet futsal. Komposisi cairan elektrolit yang seimbang dan jumlah yang cukup akan dapat menjaga status hidrasi atlet. Hal tersebut diantisipasi dengan menggunakan bahan alami sebagai minuman olahraga. Buah semangka merupakan buah yang mengandung banyak sekali kandungan air. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian jus semangka dan minuman isotonik yang di kombinasikan dengan program latihan futsal. 10 orang atlet futsal putra Kota Cimahi berpartisipasi sebagai sampel dalam penelitian ini. Metode yang digunakan yaitu metode eksperimen dengan desain penelitian 2x2 cross over design. Penelitian ini terbagi menjadi 2 periode dengan masing-masing periode dilakukan 3 kali percobaan dengan masa washout 2 hari. Sampel dibagi 2 kelompok dengan kelompok 1 diberi treatment jus semangka dan kelompok 2 diberi minuman isotonik lalu pada periode selanjutnya disilangkan. Jus semangka dan minuman isotonik diminum setiap 20 menit sekali selama 2 jam latihan. Instrumen pengambilan data menggunakan Urinalysis Multisticks Urine Strip Test Stick Strips dengan metode pengukuran berat jenis urin. Hasil dari penelitian ini menunjukan tidak ada perbedaan nilai rata-rata antara sebelum dan sesudah treatment pada kedua minuman (p0,05). Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa pemberian jus semangka dan minuman isotonik dapat mencegah terjadinya dehidrasi.Keywords : semangka, minuman isotonik, latihan, status hidrasi
Effect of Yoga Physical Activity on Increasing Self-Control and Quality of Life Rahayu, Nur Indri; Amalia, Triska Pangestu; Damayanti, Imas
KEMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 15, No 3 (2020)
Publisher : Department of Public Health, Faculty of Sport Science, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kemas.v15i3.22740

Abstract

The purpose of this study was to determine the effect of physical activity of yoga on improving self-control and quality of life. The method used is experimental with The One-Group Pretest-Posttest Design research design. The sample of this research is the active female students of UPI Sport Science with a total sample of 28 people. The sampling technique uses purposive sampling. The instrument used was an adaptation of the Self-Control Scale questionnaire to test the increase in self-control and WHOQOL-100 to test the increase in quality of life. Data analysis used was Paired Sample t-Test to test the effect of yoga physical activity on increasing self-control and quality of life. The results of data analysis showed that there was an influence of physical activity of yoga on the increase in self-control (Z = -3,343, p = 0.001) and quality of life (t = -3.663, p = 0.001). So, it can be concluded that there is an influence of physical activity of yoga on increasing self-control and quality of life.
Gambaran Konsumsi Gizi Mahasiswa Program Studi Ilmu Keolahragaan Universitas Pendidikan Indonesia Damayanti, Imas; Ruhayati, Yati
JTIKOR (Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan) Vol 5, No 2 (2020): Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan - Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jtikor.v5i2.21796

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran konsumsi gizi mahasiswa program studi ilmu keolahragaan di Universitas Pendidikan Indonesia. Metode yang digunakan adalah food recall 24 jam. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa pola konsumsi gizi mahasiswa program studi ilmu keolahragaan kurang baik. Hampir semua variabel gizi tidak dipenuhi angka kecukupan gizinya. Jumlah kecukupan energi, lemak, karbohidrat dan serat baik pada subjek laki-laki maupun perempuan tidak tercapai. Bahan kebutuhan serat hanya dipenuhi sekitar 20-30 persennya. Namun secara unik kebutuhan protein terpenuhi, bahkan sedikit di atas angka kecukupan gizi.
The effect of virtual community for physical activity on student's physical activity in the era of pandemic Covid-19 Imas Damayanti; Adi Gustira
MEDIKORA Vol 20, No 2 (2021): Oktober
Publisher : Faculty of Sports Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/medikora.v20i2.40922

Abstract

The purpose of this study was to increase the physical activity of students in the era of the COVID-19 pandemic, to maintain and improve body fitness. A quantitative approach using the experimental design method then with a one - group pretest - posttest design research design. Then the population in this study were UPI students in semesters 2-3, who had low physical activity. with a sample of 12 female students. This research was conducted during the first month of the first week for the pre-test, then the 2nd and 3rd weeks for treatment and ended with the post test for the 4th week, the data was collected using the accelerometer actgraph instrument and the Global Physical Activity Questionnaire (GPAQ). The results of the mets value for the pretest 1.153 to 1.27 for the post-test score, for the average total stepcount value for the pretest 2. 619 to 3340, while the mets value for the pretest GPAQ was 432.67 and then for the posttest value 529.58. The conclusion is that there is a significant influence from the virtual community for physical activity on the physical activity of students during the Covid-19 pandemic.Pengaruh virtual community for physical activity terhadap aktivitas fisik mahasiswa di era pandemi Covid-19AbstrakPenelitian ini adalah untuk meningkatkan aktivitas fisik mahasiswa di era pandemi covid -19, untuk menjaga dan meningkatkan kebugaran tubuh. Pendekatan penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen desain one - group pretest - posttest design. Sampel pada penelitian ini adalah mahasiswi UPI semester 2 sampai dengan 3 yang mempunyai aktivitas fisik rendah. Penelitian ini dilaksanakan selama satu bulan, minggu pertama untuk pre-test, lalu minggu ke 2 dan 3 untuk perlakuan dan diakhiri dengan post-test untuk pada minggu ke-4. Instrumen pengambilan data yang digunakan diantaranya accelerometer actigraph dan Global Physical Activity Questionnaire (GPAQ). Hasil dari nilai mets untuk pretest 1,153 menjadi dan meningkat menjadi 1,27 pada akhir perlakuan. Nilai stepcount total rata rata pretest 2619 meningkat menjadi 3340, dan nilai mets pada GPAQ pretest 432.67 meningkat menjadi 529.58. Kesimpulan penelitian ini bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari virtual community for phisical activity terhadap aktivitas fisik mahasiswa pada era pandemi Covid-19
Hubungan screen time dan tingkat aktivitas fisik mahasiswa di masa covid-19 dengan health related quality of life Raden Cyntani Araya; Yati Rukhayati; Imas Damayanti; Adang Suherman; Nur Indri Rahayu; Jajat Jajat; Kuston Sultoni
MEDIKORA Vol 21, No 1 (2022): April
Publisher : Faculty of Sports Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/medikora.v21i1.47258

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan screen time dan tingkat aktivitas fisik mahasiswa di masa covid-19 dengan health related quality of life. Metode yang digunakan dalam penelitian ini deskriptif korelasi dengan pendekatan kuantitatif. Sampel dalam penelitian sebanyak 360 orang mahasiswa aktif Universitas Pendidikan Indonesia. Instrumen pengambilan data mengunakan Global Physical Activity Questionnaire (GPAQ), Questionnaire For Screen Time Of Adolescents (QUEST), dan Health Related Quality Of Life SF-36 (HRQoL SF-36). Hasil dari analisis data yng diketahui bahwa dapat disimpulkan bahwa rata- rata MET mahasiswa UPI pada pandemi COVID- 19 berkisar 1027 MET. Level aktivitas fisik mahasiswa UPI pada pandemi COVID-19 tergolong sedang (nilai MET 600- 3000). Terdapat 8 aspek dalam kualitas hidup (HRQOL SF-36). Berikut 8 kualitas hidup yang terdiri dari: fungsi fisik, peran fisik, rasa nyeri, kesehatan umum, fungsi sosial, vitalitas, peran emosi, kesehatan mental. Hasil pengolahan data dalam penelitian ini menunjukan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik dan HRQOL dikarenakan nilai P = 0,000 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa aktifitas fisik dapat menjadi salah satu faktor penyumbang kualitas hidup, tetapi screen time tidak menunjukan hubungan yang signifikan karena nilai P = 0,762 0,05.The relationship of screen time and physical activity level during covid-19 with health-related quality of life  among university studentsAbstractThis study aimed to test the relationship between screen time and physical activity levels of students during the Covid-19 period with health-related quality of life. The method used in this research was a descriptive correlation with a quantitative approach. The sample in the study was 360 active students at an Indonesian Education University. Physical activity was assessed using the Global Physical Activity Questionnaire (GPAQ). Screen time was measured using the Questionnaire For Screen Time of Adolescents (QUEST), and quality of life was assessed with the Health Related Quality of Life SF-36 (HRQoL SF-36). The results of the data analysis showed that the average the total metabolic equivalent of task (MET) per week  was 1027 MET, thus the level, was classified as moderate. There  were significant relationship between each 8 HRQoL subscale (i.e. Physical Function, Physical Role, Pain, General Health, Social Function, Vitality, Emotional Role, Mental Health) and. physical activity and HRQOL ( P value 0.000).  No significant correlation however was found between physical activity and screen time. This indicates that physical activity can be a contributing factor to quality of life, but screen time does not show a significant relationship because P value = 0.762 0.05.