Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : JOSCE: Journal of Sustainable Civil Engineering

KETERKAITAN DEBIT AIR DAS KONAWEHA TERHADAP PRODUKTIVITAS DAN KETAHANAN PANGAN DI KABUPATEN KONAWE Eva Safitri Maladeni; Haydir Haydir; Jasman Jasman; Villa Eva Delvia Ginal S; Taufik Taufik; Hasddin Hasddin
Journal of Sustainable Civil Engineering (JOSCE) Vol 6 No 01 (2024): JOSCE: Journal of Sustainable Civil Engineering
Publisher : LPPM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/josce.v6i01.2941

Abstract

DAS menyimpan sumber daya air sebagai penyedian irigasi pertanian khusus sektor tanaman pangan. Saat ini DAS keberadaan terus mengalami tekanan yang ditandai dengan penuruanan debit air. Penelitian ini menganalisis keterkaitan keduanya sebagai basis perencanaan ketahanan pangan. Menggunakan pendekatan kuantitatif, dari data primer dan sekunder selama periode tahun 2014-2021. Analisis data digunakan dengan teknik analisis jalur (path analisys). Teknik ini dipilih dengan pertimbangan ada hubungan kausalitas (sebab akibat) antar variabel yakni debit air terhadap produktivitas pangan masing-masing pada tanaman pangan, hortikultura, dan tanaman perkebunan. Alasan kedua adalah menggunakan data deret waktu, dan terakhir adalah hubungan keduanya tidak timbal balik (konfirmatif). Hasil analisis menunjukkan bahwa debit air menunjukkan penurunan, dan dari pola yang dihasilkan sangat dimungkinkan penurunan debit akan terjadi di masa mendatang. Produktivitas masing-masing pada komoditi tanaman pangan, tanaman sayuran, dan tanaman perkebunan relatif baik karena menunjukkan tren peningkatan. Ditemukan pula bahwa debit air memberikan efek negatif (penuruan) pada produktivitas pada komoditi tanaman pangan, dan tanam perkebunan tetapi tidak pada tanaman sayuran. Bilamana penurunan debit air terus terjadi dimasa mendatang, maka dapat menurunakan produktivitas masing-masing pada produktivitas komoditi tanaman pangan, tanaman hortikultura (khususnya sayuran), dan tanaman perkebunan. Bilamana hal ini terjadi, penelitian ini telah membuktikan ada pengaruhnya (memberi ancaman) pada ketahanan pangan.