cover
Contact Name
Pana Pramulia
Contact Email
panapramulia@unipasby.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
panapramulia@unipasby.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Buana Pendidikan: Jurnal Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unipa Surabaya
ISSN : 16938585     EISSN : 26229218     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal ini terbit dua kali setahun bulan Februari dan Oktober berisi tulisan ilmiah tentang pendidikan, baik yang ditulis dalam Bahasa Indonesia maupun Bahasa Inggris. Tulisan yang dimuat dapat berupa analisis, kajian pustaka, atau hasil penelitian.
Arjuna Subject : -
Articles 400 Documents
PELAKSANAAN COOPERATIVE LEARNING MODEL PADA MATA KULIAH MEDIA PEMBELAJARAN ABK BAGI MAHASISWA BERKEBUTUHAN KHUSUS PRODI PENDIDIKAN KHUSUS FKIP UNIVERSITAS PGRI ADIBUANA SURABAYA JAUHARI, MUHAMMAD NURROHMAN; DEWI, DIAN PUSPA
Buana Pendidikan Jurnal Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (527.988 KB) | DOI: 10.36456/bp.vol15.no27.a1791

Abstract

Universitas PGRI Adibuana Surabaya (Unipa Surabaya) merupakan salah satu perguruan tinggi yang menjalankan amanat UU Nomor 8 Tahun 2016 pasal 10 ayat a tentang hak penyandang disabilitas untuk mendapat pendidikan di jenjang perguruan tinggi. Konsekuensinya, Unipa Surabaya berusaha memberikan pelayanan baik akademik dan non akademik kepada mahasiswa berkebutuhan khusus, termasuk di Prodi Pendidikan Khusus terdapat 2 mahasiswa dengan gangguan penglihatan dan 1 mahasiswa dengan gangguan fisik (handfoot). Pemberian layanan tersebut, dicerminkan dalam pembelajaran pada mata kuliah media pembelajaran ABK dengan menerapkan cooperative learning model. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kulaitatif deskripstif, dimana peneliti berusaha mendeskripsikan proses pembelajaran dengan menerapkan cooperative learning model dalam pembelajaran mata kuliah media pembelajaran ABK. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan cooperative learning modeldapat berjalan dengan baik, terbukti mahasiswa berkebutuhan khusus terlibat secara aktif dalam pembelajaran, selain itu teman sebaya juga turut membantu mereka selama pembelajaran berlangsung.
GANGGUAN SENSORY INTEGRASI PADA ANAK DENGAN AUTISM SPECTRUM DISORDER MUCHAMAD IRVAN
Buana Pendidikan Jurnal Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (457.179 KB) | DOI: 10.36456/bp.vol13.no23.a444

Abstract

Autism Spectrum Disorder is a complex developmental disorder, indicated by symptoms of social communicationdisorders, social interactiondisorders, repetitive and restricted behavior disorders whose development is already visible at the age of 3 years. Repetitive behavior disorder is performed by children with ASD throughout the day that it interferes with progress in carrying out social activities. The restricted behavioral disorders are impaire in the behavior of interest, according to age, in which children with ASD showed interest in an object or activity is improper. Behavioral disorders experienced by children with ASD occurs because of the misperception, in which the sensory input is not integrated, properly can result in a child with ASD interpreting the world differently. The more behavioral disorders caused by inaccuracy in sensory processing systems integration. As for sensory integration disorder that can be experienced by children with ASD are three types of Sensory Modulation Disorder (SMD), Sensory-Based Motor Disorder (SBMD), Sensory Discrimination Disorder (SDD).
PENGEMBANGAN SEKOLAH INKLUSIF DENGAN MENGGUNAKAN INSTRUMEN INDEKS FOR INCLUSION MUHAMMAD NURROHMAN JAUHARI
Buana Pendidikan Jurnal Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.649 KB) | DOI: 10.36456/bp.vol13.no23.a445

Abstract

Inclusive education is to provide education system that provides opportunities for all learners who have the disorder and have intelligence and special talents to participate in education or learning in an educational setting together with the learners in general. The problems that occurred in the implementation of inclusive education include the acceptance of students with special needs; identification and assessment; lack of understanding of teachers to the school curriculum inclusive; fields of energy, duty and authority; classroom management system; learning process; Facilities and infrastructure; the understanding of the school and the community about inclusive schools and children with special needs. To address the issue of implementation of inclusive schools using instruments Index for Inclusion as an effort to develop a suitable school with inclusive value in terms of three dimensions, namely: (1) the dimensions of culture (creating inclusive cultures), (2) the dimensions of policy (producing inclusive policies) and (3) the dimensions of practice (evolving inclusive practices). Each dimension is divided into two sections. namely: cultural dimension consists to build a community (community building), and build inclusive values ​​(establishing inclusive values). Dimension policy consists of the development section the place for all (developing setting for all) and implement support for diversity (organizing support for diversity). While the dimensions of the practice consist of sections to learn and play together (orchestrating play and learning) and mobilization of resources (Mobilizing resources.)
KOMPETENSI GURU PAUD DI KELURAHAN BALAS KLUMPRIK DALAM MENGEMBANGKAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MADE AYU ANGGRENI
Buana Pendidikan Jurnal Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.931 KB) | DOI: 10.36456/bp.vol13.no23.a448

Abstract

Perangkat pembelajaran merupakan senjata utama seorang guru dalam mengajar di dalam kelas. Idealnya guru mampu mengembangkan perangkat pembelajaran sesuai dengan karakteristik siswanya. Kenyataan yang ada, guru PAUD seringkali hanya menggunakan perangkat pembelajaran yang sudah ada tanpa menyesuaikan dengan kondisi di PAUD tempat mereka mengajar. Diberlakukannya kurikulum/Permendiknas No.58 Tahun 2009, kompetensi guru dalam mengembangkan perangkat pembelajaran merupakan salah satu pendukung tercapainya kompetensi siswa/anak didik. Penelitian ini sampelnya guru PAUD/Pos Paud Terpadu (PPT) sebanyak 24 guru di Kelurahan Balas Klumprik. Tehnik pengambilan sampel menggunakan porposive sampel/non randum sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode observasi dan dokumentasi itu berupa perangkat pembelajaran yang dikembangkan oleh guru PPT di Kelurahan Balas Klumprik. Metode analisis data dalam penelitian ini adalah membandingkan draf perangkat pembelajaran berdasarkan Permendiknas No.58 Tahun 2009 yang tertuang di buku pedoman pembelajaran PAUD dan TK dengan perangkat pembelajaran yang di susun oleh guru PAUD/PPT. Simpulan dari hasil analisis data bahwa kompetensi guru PAUD/PPT di Kelurahan Balas Klumprik dalam mengembangkan perangkat pembelajaran berdasarkan Permendiknas No.58 Tahun 2009 masih kurang tepat dalam pengaplikasian pada anak usia dini, karena banyak yang berlatar belakang pendidikan SLTA/bukan dari lulusan PG-PAUD. Hal ini dapat dilihat pada (1) RKH yang dikembangkan tidak disesuaikan dengan tingkat perkembangan anak, kadang masih ada guru memakai RKH yang sudah dipergunakan pada tahun kemarin; (2) Bahan Ajar hanya sebagian guru yang mampu mengembangkan bahan ajar, dengan sangat sederhana; (3) LKS yang diberikan pada anak berupa buku paket yang terdapat di toko-toko, hanya beberapa guru yang bisa membuat LKS sendiri; (4) Media Pembelajaran kurang sesuai dengan usia dan karakteristik anak usia dini, kurang kreatifnya guru dalam menyediakan APE; (5) Penilaian, semua guru merencanakan/membuat format penilaian namun banyak yang belum terisi nilai baik dengan tanda bulat, tanda bintang atau dalam bentuk angka sesuai pedoman penskoran di PAUD.
PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TAI BERDASARKAN TEORI BEBAN KOGNITIF RESTU RIA WANTIKA
Buana Pendidikan Jurnal Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (555.593 KB) | DOI: 10.36456/bp.vol13.no23.a449

Abstract

The purpose of this study was to describe the study of mathematics used by cognitive load theory. According to the theory of cognitive load, cognitive load of learners consists of intrinsic cognitive load, extraneous and germane cognitive load. By managing the intrinsic cognitive load, reducing extraneous cognitive load, and increase germane cognitive load on the learner, the processing of information on learners can be more effective. The study examines the stages in cooperative learning TAI is based on the theory of cognitive load. Of each phase shown any cognitive load that appear and effectiveness in pembelajran. Results of the study is the emergence kognitifintrinsic load, extraneous, and germane learners in mathematics using didscovery methods, and the characteristics of the cognitive load that is intrinsic, extraneous, and germane learners in every phase of cooperative learning TAI type.
PENGANTAR STATISTIKA UNTUK PENELITIAN: SUATU KAJIAN SRI RAHMAWATI FITRIATIEN
Buana Pendidikan Jurnal Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (422.514 KB) | DOI: 10.36456/bp.vol13.no23.a450

Abstract

Statistik bisa digunakan untuk menyatakan kumpulan fakta, umunya berbentuk angka yang disusun dalam tabel atau diagram yang melukiskan atau menggambarkan suatu persoalan. Dengan kata lain, statistik bersifat sebagai data. Beda halnya dengan statistika yang merupakan suatu ilmu pengetahuan suatu ilmu pengetahuan yang berhubungan dengan data statistik dan fakta yang benar atau suatu kajian ilmu pengetahuan dengan teknik pengumpulan data, teknik pengolahan data, teknik analisis data, penarikan kesimpulan, dan pembuatan kebijakan atau keputusan yang cukup kuat alasannya berdasarkan data dan fakta yang akurat. Jadi, statistika sebagai alat untuk menghitung atau menganalisis data. Landasan kerja statistik ada tiga yaitu: (a) variasi, didasarkan atas kenyataan bahwa seorang penelitiselalu menghadapi persoalan dan gejala yang bermacam-macam baik dalam bentuk tingkatan maupun jenisnya; (b) reduksi, sebagian atau seluruh kejadian yang hendak diteliti (penelitian sampling); (c) generalisasi, sekalipun penelitian dilakukan terhadap sebagaian dan seluruh kejadian yang akan diteliti.
PENGEMBANGAN VCD PEMBELAJARAN PEMBALIKAN RENANG GAYA PUNGGUNG UNTUK PELATIH DAN ATLET PEMULA KLUB RENANG KABUPATEN MALANG SHANDY PIETER PELAMONIA
Buana Pendidikan Jurnal Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.853 KB) | DOI: 10.36456/bp.vol13.no23.a452

Abstract

Reversal backstroke is a movements performed by a swimmer to turn around after most of his body touching the wall of the pool. Reversal will support the swimmers and the time taken to avoid disqualification of the race. Beside the swimmer must do the best reversal backstroke, do the instruction from the choach’s or guidebook to best performance,it is good if there a media to the coach and swimmer as modelling via learning video in a Video Compact Disk (VCD). The researcher aim to develop the Reversal Backstroke Learning Video Compact Disk (VCD) that canasisst coaches in conveying the material reversal backstroke and the beginner swimmer easier tolearn reversal backstroke. The researcher modified Gall Borgdan’s development model to a simple model. This result showed that this product can be used for swimming choaches and beginner swimmers in swimming club The Dictrict of Malang. The result from the professional is the advice and suggestion for this product.
PENGARUH SOSIOKULTURAL BUDAYA ISLAM TERHADAP SENI LUKIS KALIGRAFI DI INDONESIA SEPBIANTI RANGGA PATRIANI
Buana Pendidikan Jurnal Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (883.76 KB) | DOI: 10.36456/bp.vol13.no23.a453

Abstract

Kebudayaan Islam merupakan akar pengembangan kebudayaan Arab yang memiliki ciri ke Islaman dan membentuk corak dan gaya kesenian Islam sesuai dengan perspektif kesadaran Islam. Kesenian Islam tidak akan terbentuk dengan sendirinya tanpa mendapat pengaruh kesenian dari luar Islam, sehingga berpengaruh terhadap budaya masyarakatnya. Dalam hal ini tidak terlepas dari pengaruh akulturasi terhadap perkembangan budaya Islam. Salah satu wujud hasil kesenian Islam yakni dalam bidang seni rupa, berupa seni tulis kaligrafi. Ayat-ayat suci Al-Qur’an merupakan sumber inspirasi serta pengungkapan cita rasa bagi penciptaan seni tulis kaligrafi. Hubungan kerja sama bangsa Arab dengan Indonesia di bidang perdagangan sehingga menciptakan kreasi baru dalam seni kaligrafi Islam yang diwujudkan dalam bentuk seni lukis kaligrafi. Hal ini berdampak pula di Indonesia, sehingga perkembangan seni tulis kaligrafi Arab diwujudkan dalam bentuk seni lukis kaligrafi oleh para seniman di Indonesia. Terkit hal itu, adapun metode penelitian dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui tahapan survei literatur dan analisa data terkait kesenian islam di Indonesia. Berdasarkan hasil data yang diperoleh bahwa pengaruh sosiokultural budaya islam terhadap kemunculan seni lukis kaligrafi di Indonesia ditandai dengan adanya bukti yaitu ditemukannya kaligrafi gaya Kufi yang telah berkembang di abad ke-11pada batu nisan makam Fatimah binti Maimun di Gresik (wafat 495 H/1082 M) dan beberapa makam lainnya pada abad ke-15. Adapun karakter khas dari seni Khath ialah bahwa kehadirannya merupakan gubahan kata-kata dari aksara dalam disain tertentu. Demikian dalam kaligrafi Arab, kata-kata disusun menjadi kalimat yang bersumber pada ayat-ayat Al-Qur’an atau Hadis. Ciri lain pada karya seni khat yang timbul karena sifat dari aksara Arab itu sendiri. Aksara Arab merupakan jenis tulisan yang elastis, tampil dengan bentuk keindahan yang sensitif. Selain itu, kaligrafi memiliki keunggulan pada gaya tulisannya berupa pola geometrisnya, serta lengkungan ritmisnya yang luwes sehingga mudah divariasikan.
BIMBINGAN KELOMPOK TEKNIK FAMILY SCULPTURE UNTUK MENGEMBANGKAN KETERAMPILAN KOMUNIKASI SISWA DENGAN ANGGOTA KELUARGA AYONG LIANAWATI
Buana Pendidikan Jurnal Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (428.305 KB) | DOI: 10.36456/bp.vol13.no23.a454

Abstract

Salah satu kegiatan yang menjadi komponen layanan bimbingan dan konseling adalah metode bimbingan kelompok. Bimbingan kelompok dapat dilakukan melalui berbagai teknik, salah satunya adalah dengan latihan (exercise). Oleh karena itu dalam hal ini akan mencoba menerapkan salah satu bentuk bimbingan kelompok dengan latihan gerak (movement) family Sculpture untuk membantu siswa dalam meningkatkan komunikasi secara efektif dengan anggota keluarga untuk meminimalisir terjadinya konflik dalam anggota keluarga. Dalam latihan ini, anggota kelompok berperan sebagai anggota keluarga, diantaranya sebagai ayah, ibu dan anak. Anggota kelompok harus bisa memerankan karakter dari masing-masing anggota keluarga itu sendiri. Tujuan dari latihan ini yaitu agar anggota kelompok bisa merasakan empati dan memahami dari permasalahan keluarga itu sendiri. Skenario yang dibuat yaitu mengenai kehidupan sehari-hari dalam keluarga. Misalnya remaja yang ingin meminta motor kepada orangtua, broken home, anak yang malas belajar, dan lain-lain. Berdasarkan hasil simulasi bimbingan kelompok dengan menggunakan teknik family sculpture diperoleh simpulan bahwa dengan bimbingan kelompok dapat membantu siswa secara aktif terlibat dalam kegiatan pembelajaran dan meningkatkan ketrampilan komunikasinya.
KARYA LUKISAN BENNY SUBIANTORO SEPBIANTI RANGGA PATRIANI
Buana Pendidikan Jurnal Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (665.801 KB) | DOI: 10.36456/bp.vol12.no22.a615

Abstract

Karya seni merupakan perwujudan dan refleksi perjalanan hidup, pengalaman, pengamatan terhadap lingkungan serta proses penemuan jati diri bagi seniman. Oleh sebab itu, karya seni tidak terlepas dari eksistensi seorang seniman. Seorang seniman mempunyai kebebasan dan keluasan dalam memilih sumber penciptaan seni sesuai dengan kepekaan artistik dan daya inteleksi yang dimiliki, seperti dalam kehidupan, maupun suasana hati yang terjadi dalam diri seniman. Seperti halnya, Benny Subiantoro sebagai salah satu perupa di Sulawesi Selatan, yang mencerminkan orisinalitas tersendiri dalam penciptaan karya lukisannya. Benny Subiantoro sebagai salah satu perupa di Sulawesi Selatan, juga merupakan seorang dosen Seni Rupa di Universitas Negeri Makassar. Kegemaran beliau dalam melukis karena adanya dorongan pribadi dan pengaruh lingkungan tempat tinggal beliau yang juga terdapat beberapa pekerja seni (seniman). Aktifitas berkeseniannya berawal dari sebuah pengalaman berkarya ketika ia duduk di bangku SMP dan mengikuti beberapa kegiatan lomba melukis hingga memperoleh juara. Hingga sekitar tahun 1975, Benny Subiantoro melanjutkan perjalanan berkeseniannya dengan merantau ke Makassar dan menjalani studi di Jurusan Seni Rupa IKIP Makassar. Selama keaktifannya sebagai mahasiswa jurusan seni rupa di Makassar, hingga ia sering mengikuti beberapa kegiatan pameran di Sulawesi Selatan. Adapun visualisasi karya lukisan Benny Subiantoro cenderung memperlihatkan karakter realis dan ekspresif. Namun seiring berjalannya waktu, gaya lukisan beliau mengalami perubahan mengikuti gaya abstrak hingga sekarang. Salah satu perubahan gaya lukisan Benny Subiantoro terdapat pada visualisasi karyanya yang terinspirasi dari objek ikan. Ketertarikan beliau terhadap bentuk dan warna ikan, merupakan wujud ekspresi dan inspirasi untuk mengubah gaya lukisannya secara unik ke dalam bentuk abstrak.

Page 1 of 40 | Total Record : 400