cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jpsikologi@gunadarma.ac.id
Editorial Address
Jalan Margonda Raya 100, Depok, Jawa Barat
Location
Kota depok,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Psikologi
Published by Universitas Gunadarma
ISSN : 20863047     EISSN : 20898061     DOI : http://dx.doi.org/10.35760/psi
Jurnal ini diterbitkan secara berkala dua kali dalam setahun, Juni dan Desember. Jurnal memuat artikel ilmiah hasil penelitian di bidang psikologi secara luas, yang ditulis dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris.
Articles 340 Documents
HUBUNGAN ANTARA PSYCHOLOGICAL WELL-BEING DAN HAPPINESS PADA REMAJA DI PONDOK PESANTREN Fadhillah, Erdo Primada Akhmad
Jurnal Psikologi Vol 9, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara psychological well-being dengan happiness pada remaja di pondok pesantren. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini terdapatlah metode kuantitatif dan uji hipotesis dilakukan dengan teknik analisis korelasi bivariate. Sampel penelitian sebanyak 90 responden remaja di pondok pesantren di Depok. Pengambilan data dengan menggunakan skala psychological well-being, skala kebahagiaan umum, positive affect, negative affect dan satisfaction with life. Uji hipotesis dalam penelitian ini menggunakan teknik korelasi product moment. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapatnya korelasi yang positif antara psychological well-being dengan kebahagiaan umum, terdapatnya korelasi yang positif antara psychological well-being dengan positive affect, terdapatnya korelasi yang negatif antara psychological well-being dengan negative affect terdapatnya korelasi yang positif antara psychological well-being dengan satisfaction with life. Hasil uji hipotesis dalam penelitian ini diterima, artinya terdapat hubungan yang positif antara psychological well-being yang tinggi dan happiness yang tinggi.       Kata Kunci: Psychological well-being, Happiness, Remaja di Pondok Pesantren.
LIFE EXPERIENCE PADA WIRAUSAHA GENERASI DIGITAL Fauziah, Alia R.; Prabowo, Hendro
Jurnal Psikologi Vol 10, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wirausahawan didefinisikan sebagai individu yang mendirikan, mengelola, mengembangkan dan melembagakan perusahaan milik sendiri, sekaligus menciptakan lapangan kerja bagi orang lain. Berwirausaha juga merupakan suatu proses yang dilakukan individu untuk membuat sesuatu yang baru dan bernilai dengan mencurahkan waktu, tenaga dan sumber daya. Tentu saja waktu yang dibutuhkan dalam proses berwirausaha berbeda-beda dari masa ke masa. Oleh karena itu penelitian ini berfokus pada life experience wirausaha muda yang hidup di zaman digital seperti saat ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami fenomena yang muncul pada wirausahawan muda dan mengapa wirausahawan muda tersebut melakukan perilaku berwirausaha serta bagaimana proses wirausahawan muda dalam membangun bisnisnya. Subjek dalam penelitian ini adalah seorang wirausaha muda berjenis kelamin perempuan berumur 22 tahun. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara semi terstruktur dan observasi pemeran serta sebagai pengamat. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa terdapat ciri dan pola-pola khusus pada wirausahawan muda yakni, lost, survive, trial-error dan kontribusi IT dalam menunjang perilaku berwirausaha pada wirausahawan muda.  Kata Kunci :Generasi Digital, Life experience, Wirausaha
PENGARUH KEPEMIMPINAN SPIRITUAL DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP KINERJA GURU Kakiay, Agustina N.
Jurnal Psikologi Vol 10, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kinerja guru pada dasarnya merupakan kinerja atau unjuk kerja yang dilakukan oleh guru dalam melaksanakan tugasnya sebagai pendidik. Kualitas kerja guru akan sangat menentukan pada kualitas hasil pendidikan karena bersentuhan langsung dengan siswa dalam proses pendidikan di sekolah dalam upaya pencapaian tujuan organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan pengaruh antara kepemimpinan spiritual dan kepuasan kerja terhadap kinerja guru. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pengambilan sampling jenuh. Jumlah sampel sebanyak 30 guru yang bekerja di sekolah Katolik Mardi Yuana Bogor. Hasil penelitian membuktikan bahwa hipotesis pertama ditolak artinya tidak ada pengaruh kepemimpinan spiritual (X1) terhadap kinerja guru (Y) dengan nilai R2 0,021 artinya kontribusi 2, 1 % disebabkan faktor masa kepemimpinan, persepsi guru, intensif, sertifikasi. Hipotesis kedua, kepuasan kerja (X2) terhadap kinerja guru (Y) terdapat pengaruh signifikan dengan nilai R2 0,389 artinya kontribusi kepuasan kerja 38,9% terhadap kinerja. Sedangkan hipotesis ketiga, kepemimpinan spiritual dan kepuasan kerja (X1X2) terhadap kinerja guru (Y) terjadi pengaruh yang signifikan yaitu nilai R2 0,418 dengan kontribusi sebesar 41,8%.            Kata Kunci: Kepemimpinan Spiritual, Kepuasan Kerja dan Kinerja Guru.
HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL ORANGTUA DENGAN HARGA DIRI PADA REMAJA TUNARUNGU Fazria, Nurulia Septyarini
Jurnal Psikologi Vol 9, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu ketidaksempurnaan dari segi fisik yaitu ketidakmampuan dalam mendengar, yang biasa disebut dengan tunarungu.Tunarungu didefinisikan sebagai kondisi seseorang yang mengalami kehilangan kemampuan mendengar akibat dari penyakit maupun kecelakaan.Karena keterbatasannya dalam mendengar, banyak masyarakat yang masih tidak bisa menerima keberadaan remaja tunarungu, seringkali diejek dan dicemoohkan.Hal tersebut menyebabkan remaja tunarungu kerap menarik diri dari masyarakat dan merasa rendah diri.Padahal, harga diri yang positif sangat dibutuhkan pada remaja tunarungu.Sementara itu, dukungan sosial orangtua diketahui dapat menjadi solusi dalam menumbuhkan harga diri yang positif pada remaja tunarungu.Penelitian ini hendak melihat adanya hubungan antara dukungan sosial orangtua dengan harga diri pada remaja tunarungu.Untuk mengetahui adanya hubungan diantara kedua variabel maka dilakukan uji hubungan.Penelitian ini melibatkan 30 subjek remaja tunarungu berusia antara 16-21 tahun yang memiliki kemampuan membaca sudah baik. Hasil penelitian ini diperoleh dengan melakukan analisa korelasi pearson (1-tailed), sehingga diketahui bahwa hipotesis diterima dengan koefisien korelasi sebesar r = 0,533 dengan nilai signifikansi 0,001 (p < 0,01). Terdapat hubungan yang positif sangat signifikan antara dukungan sosial orangtua dan harga diri pada remaja tunarungu.Kata Kunci: dukungan sosial orangtua, harga diri, tunarungu
SUBJECTIVE WELL-BEING MANTAN PEMULUNG YANG MENDAPATKAN BEASISWA MAGISTER Diansari, Dina
Jurnal Psikologi Vol 9, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menjadi seorang pemulung bukanlah profesi yang diinginkan bagi setiap orang, bahkan profesi tersebut sering dipandang negatif oleh masyarakat pada umumnya. Meskipun sering dipandang negatif,  faktanya diantara para pemulung tersebut ada yang sukses meraih cita-citanya, dengan bermodalkan semangat dan optimisme yang merupakan afek positif dari subjective well-being (SWB) pemulung tersebut bertekad untuk merubah hidupnya menjadi lebih baik.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran SWB dan faktor-faktor yang mempengaruhi SWB pada mantan pemulung yang mendapatkan beasiswa magister. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus intrinsik. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode wawancara dan observasi. Subjek dalam penelitian ini adalah mantan pemulung yang berusia 24 tahun. Hasil dari penelitian ini menjelaskan subjek memiliki subjective well-being yang baik yaitu subjek dapat menerima kondisi masa lalunya yang pernah bekerja sebagai pemulung, subjek mengevaluasi masa lalunya dengan cara berpikir positif, hal ini sesuai dengan pendekatan top down theories dari subjective well-being. Gambaran subjective well-being yang ada pada subjek adalah subjek memiliki rasa bangga pernah bekerja sebagai pemulung, keyakinan, optimisme dalam memandang masa depannya, subjek juga memiliki harapan untuk bisa membahagiakan keluarga terutama ibu. Selain itu penghasilan, keyakinan religius, pendidikan & semangat kerja mempengaruhi subjective well-being pada diri subjek.       Kata Kunci: Subjective Well-Being, Pemulung, Beasiswa.
HUBUNGAN ANTARA KONSEP DIRI DENGAN KECEMASAN UMUM PADA REMAJA AWAL Annisa, Mayang D.
Jurnal Psikologi Vol 10, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menguji hubungan antara konsep diri dengan kecemasan umum pada remaja awal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Pengambilan data sampel dilakukan dengan menggunakan skala ukur konsep diri dan skala ukur kecemasan umum. Sampel penelitian ini adalah remaja awal laki-laki dan perempuan berumur 12 sampai 15 tahun sebanyak 85 responden. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Pengujian hipotesis menggunakan teknik analisis korelasi Pearson. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa tidak ada hubungan yag negatif antara konsep diri dengan kecemasan umum. Hasil nilai koefisien korelasi (r) yang diperoleh sebesar 0,044 dengan taraf nilai signifikansi sebesar 0,343 (p<0,05), maka hipotesis dalam penelitian ini ditolak. Tidak ada hubungan yg negatif antara konsep diri dengan kecemasan umum pada pada remaja awal.           Kata Kunci: Konsep Diri, Kecemasan Umum, Remaja Awal
PERBEDAAN KEBAHAGIAAN PADA GURU BERSTATUS PNS DAN HONORER Meiza, Chairani
Jurnal Psikologi Vol 9, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan kebahagiaan pada guru berstatus PNS dan honorer. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Pengambilan data sampel dilakukan dengan menggunakan skala kebahagiaan. Sampel penelitian ini adalah guru PNS dan honorer di Jakarta Timur sebanyak 50 untuk guru PNS dan 50 untuk guru honorer sehingga berjumlah 100 responden dengan teknik puposive sampling. Pengujian hipotesis menggunakan teknik independent sample t-test. Hasil nilai dari independent sample t-test yang diperoleh mean difference sebesar -0,800 dengan taraf nilai signifikansi sebesar 0,692 (p > 0,01), dan t hitung sebesar -0,397 yang artinya hipotesis dalam penelitian ini ditolak, sehingga tidak ada perbedaan kebahagiaan pada guru berstatus PNS dan guru honorer.      Kata Kunci: Kebahagiaan, Status guru PNS, Status guru honorer
EFEKTIVITAS COGNITIVE BEHAVIOR THERAPY UNTUK MENURUNKAN KECEMASAN BERBICARA DI DEPAN UMUM PADA MAHASIWA Fitri, Dian
Jurnal Psikologi Vol 10, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kompetensi mahasiswa dalam berbicara di depan umum dalam lingkup akademis telah menjadi tuntutan yang sewajarnya guna menyiapkan mahasiswa memiliki daya saing yang tinggi dan sebagai bekal kehidupan bermasyarakat. Namun adakalanya beberapa mahasiswa cenderung mengalami kecemasan berbicara di depan umum. Kecemasan ini menghasilkan pengaruh yang negatif pada diri mahasiswa, salah satunya dalam bidang akademik. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat efektivitas CBT (Cognitive Behavior Therapy) untuk menurunkan kecemasan berbicara di depan umum pada subjek sebelum dan sesudah dilakukannya intervensi. Penelitian ini merupakan penelitian yang berbentuk single-case experimental, dengan desain A-B-A. Subjek dalam penelitian ini adalah satu orang mahasiswa yang mengalami kecemasan ketika berbicara di depan umum seperti pada saat presentasi. Teknik pengambilan data menggunakan observasi, wawancara, dan SUD (Subjective Unit Disturbance). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa CBT dapat menurunkan tingkat kecemasan yang dialami subjek. Hal tersebut dapat dilihat dari pengukuran tingkat kecemasan subjek dari skor SUD saat pre-test 40%-80%, intervensi 35%-50%, dan setelah intervensi semakin menurun dan stabil pada angka 10%. Adanya perubahan pikiran yang realistis – positif, perubahan perilaku, perasaan yang tenang bahkan subjek berani dan percaya diri ketika berbicara di depan umum dan perubahan skor SUD dari hasil pengukuran observasi, wawancara, self report, SUD menunjukkan bahwa subjek mampu berhadapan dengan situasi berbicara di depan umum. Kata Kunci : Cognitive Behavior Therapy, Kecemasan Berbicara Di Depan Umum, Mahasiswa
PSYCHOLOGICAL WELL-BEING PADA REMAJA AKHIR YANG HAMIL DI LUAR NIKAH Ardianti, Fitri; Fakhrurrozi, Muhammad; Marissa, Aski
Jurnal Psikologi Vol 9, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kehamilan di luar nikah menimbulkan permasalahan yang mengarahkan pada situasi sulit dan menekan, seperti pandangan negatif dari masyarakat dan menimbulkan konflik dalam keluarga. Dalam hal ini berpengaruh pada psychological well-being remaja yang hamil di luar nikah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran serta hal-hal lain yang mempengaruhi psychological well-being pada remaja akhir yang hamil di luar nikah.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan desain studi kasus dengan metode pengambilan data menggunakan wawancara dan observasi. Penelitian ini menggunakan satu orang subjek wanita yang hamil di luar nikah pada saat  remaja dalam rentang waktu usia 19-21 tahun. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa subjek memiliki psychological well-being dari beberapa aspek seperti penerimaan diri dalam menerima kondisinya ketika hamil di luar nikah, pertumbuhan pribadi yang selalu memperbaharui pengetahuannya, mempunyai hubungan positif dengan orang lain, memiliki tujuan hidup dan keterarahan dalam mempersiapkan masa depan, serta memiliki kemandirian baik dalam kehidupan berumah tangga. Hal-hal lain yang mempengaruhi psychological well-being pada remaja akhir yang hamil di luar nikah adalah evaluasi pengalaman hidup dengan menjadikan peristiwa di masa lalu sebagai pembelajaran untuk kehidupan di masa depan dan dukungan sosial seperti dukungan dalam bentuk motivasi dari keluarga.       Kata Kunci:Kehamilan di luar nikah, Remaja akhir, Psychological well-being
PENGARUH EMOTIONAL INTELLIGENCE DAN SPIRITUALITY AT WORK PADA ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR PADA PERAWAT RUMAH SAKIT Avavidya, Ananda; Karyantoro, Djangkung
Jurnal Psikologi Vol 10, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi  menyebabkan  peningkatan kesadaran akan kesehatan sehingga masyarakat semakin kritis dalam menerima pelayanan kesehatan yang menimbulkan persaingan antar rumah sakit dalam memberikan  pelayanan dan fasilitas kesehatan. Persaingan meliputi tenaga medis dalam pelayanan kesehatan yaitu perawat, sehingga timbul tuntutan untuk meningkatkan kualitas pelayanan melalui tugas ekstra diluar tugas pokok yang dilakukan secara sukarela yang disebut dengan organzational citizenship behavior. Untuk dapat melakukan tugas secara sukarela dibutuhkan suasana hati yang positif, pemahaman terhadap perasaan diri sendiri dan orang lain yang dinamakan dengan Emotional Inteligence. Hal-hal mendukung lainnya yaitu, kesamaan nilai dengan pekerjaan, makna kerja, serta rasa keterhubungan dengan semua yang terkait dalam proses pekerjaan, termasuk keterhubungan dengan kekuatan yang melebih batas kemampuan manusia yang disebut dengan spirirtuality at work. Penelitian ini bertujuan untuk melihat kontribusi emotional intelligence dan spirituality at work terhadap organizational citizenship behavior pada perawat rumah sakit. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan kuesioner sebagai teknik pengumpulan data. Hasil analisis ditemukan yaitu  terdapat pengaruh  yang signifikan dari emotional intelligence terhadap organizational citizenship pada perawat sebesar 44,8%, dan terdapat pengaruh yang signifikan dari spirituality at work terhadap organizational citizenship behavior pada perawat sebesar 44,8%, dan terdapat kontribusi yang signifikan antara emotional intelligence dan spirituality at work secara bersama-sama  terhadap organizational citizenship behavior sebesar 54,5%. Kata Kunci: Emotional Intelligence, Organizational Citizenship Behavior, Perawat Rumah Sakit, Spirituality at Work

Page 1 of 34 | Total Record : 340