cover
Contact Name
SMIPT
Contact Email
seminar.smipt@gmail.com
Phone
+628124100568
Journal Mail Official
seminar.smipt@gmail.com
Editorial Address
Jalan Perintis Kemerdekaan Km 12. Blok EC 10 Makassar
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (SMIPT)
ISSN : 26220520     EISSN : 2622593x     DOI : -
Prosiding Seminar Nasional Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknologi adalah publikasi hasil diseminasi ilmiah berkala yang diterbitkan oleh Yayasan Pendidikan dan Research Indonesia (YAPRI) Kerjasama dengan Forum Riset Multidisiplin Indonesia (FORMIN). Prosiding Seminar Nasional Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknologi diterbitkan satu kali dalam satu tahun. Prosiding Seminar Nasional Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknologi mencakup multidisiplin ilmu pengetahuan yang disebarluaskan melalui media cetak dan online.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 268 Documents
DETERMINAN SOCIAL EKONOMI TERHADAP PENDERITA TUBERCULOSIS DI KOTA MAKASSAR A Rizki Amelia AP; Sundari .
Prosiding Seminar Nasional Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 2 (2019): Prosiding Seminar Nasional Kedua Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknolo
Publisher : Yayasan Pendidikan dan Research Indonesia (YAPRI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (337.442 KB)

Abstract

Tuberculosis merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi bakteri Mycobacterium tuberculosis. Penyakit ini menyebar melalui droplet orang yang telah terinfeksi basil tuberculosis. Penularan kuman tuberculosis adalah lewat penderita dengan mneyebarkan kuman ke udara dalam bentuk percikan dahak. Kuman ini berbentuk batang, tahan terhadap asam pada pewarnaan oleh karena itu disebut pula sebagai Basil Tahan Asam (BTA). Proses destruksi dan proses restorasi atau penyembuhan jaringan paru terjadi secara simulta, sehingga terjadi perubahan structural yang bersifat mentap serta bervariasi yang mneyebabkan berbagai macam kelainan paru. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh penderita Tuberculosis yang ada di wilayah kerja Kaluku Bodoa. Tehnik pengambilan sampel yaitu total sampling sebanyak 119 populasi penderita Tuberculosis. Diharapkan pada penelitian ini masyarakat mampu untuk mendeteksi penyebab penularan tuberculosis berdasarkan determinan social ekonomi.
Prosiding Kumpulan Abstrak Seminar Nasional SMIPT Kedua 2019 admin admin; Burhan Bungin; Abu Bakar Tawali; Andi Asrina; Apriana Toding
Prosiding Seminar Nasional Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 2 (2019): Prosiding Seminar Nasional Kedua Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknolo
Publisher : Yayasan Pendidikan dan Research Indonesia (YAPRI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1232.544 KB)

Abstract

Pertumbuhan ekonomi dan peningkatan daya saing suatu bangsa di setiap Negara sangat erat kaitannya dengan kemampuan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) yang dimiliki oleh setiap bangsa itu sendiri. Peran Perguruan Tinggi dalam menghasilkan riset-riset yang inovatif dan produktif yang dapat menjadi salah satu faktor pendorong penting dalam kemajuan IPTEK. Dalam kaitan dengan penguatan peran Perguruan Tinggi dalam menghasilkan riset-resit yang produktif dan inovatif, dimana Forum Riste Multidisiplin Makassar sebagai penyelenggara Seminar Nasional 2019 yang mengambil tema “Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknologi di Era Industralisasi 4.0 yang dilaksanakan di Makassar pada tanggal 26-27 Juli 2019. Pelaksanaan Seminar Nasional 2019 ini sebagai media untuk mempresentasikan hasil penelitian para pendidik, penelitian, akademisi, dan praktisi dalam multidisiplin untuk membangunkan atau mengembangkan hubungan kerjasama antar peserta. Hasil penelitian dan gagasan ini selanjutnya didokumentasikan dalam bentuk prosiding yang diharapkan dapat memberikan wawasan mengenai perkembangan dan inovatif teknologi di multidisiplin. Akhir kata, Panitia Penyelengara menyampaikan terima kasih yang sebenarbenarnya kepada semua pihak yang telah ikut berpartisipasi dalam kegiatan Seminar Nasional 2019 hingga sampai penerbitan prosiding ini.
APLIKASI DATA PENGINDERAAN JAUH DAN GIS UNTUK DINAMIKA TEMPORAL TUTUPAN LAHAN DAN LAJU PERUBAHAN PENGGUNAAN TERHADAP FUNGSI LINDUNG DAS (STUDI KASUS FUNGSI LINDUNG KAWASAN DAS DI KABUPATEN SINJAI TAHUN 2013-2018) Muhlis .; Fatmawati .; Iradhatullah Rahim; Syamsia .
Prosiding Seminar Nasional Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 2 (2019): Prosiding Seminar Nasional Kedua Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknolo
Publisher : Yayasan Pendidikan dan Research Indonesia (YAPRI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2878.072 KB)

Abstract

Lahan merupakan salah satu sumberdaya yang sangat penting dan sangat dibutuhkan untuk menopang kehidupan manusia dan mahluk hidup lainnya (Rahning, 2017) (1). Permasalahan sumberdaya lahan memiliki cakupan yang sangat luas. Permasalahan-permasalahan tersebut meliputi: degradasi dan kerusakan lahan, konversi lahan pertanian produktif ke penggunaan non-pertanian, disparitas serta fragmentasi penguasaan/pemilikan lahan (Auliana, Ichsan dan Nurlina, 2017) (1). Salah satu permasalahan yang paling rawan terkait dengan dengan sumberdaya lahan adalah mengenai degradasi lahan. Degradasi lahan adalah proses penurunan produktivitas lahan, baik yang sifatnya sementara maupun tetap (Rahman, 2011) (2). Dalam dasawarsa terakhir ini, muncul berbagai permasalahan lingkungan hidup yang terkait dengan sumberdaya lahan (Rahning, 2017). Tujuan penelitian ini adalah 1). untuk mengetahui dinamika temporal tutupan lahan DAS di Kabupaten Sinjai 2). Pengaruh perubahan tutupan lahan terhadap indeks fungsi lindung DAS Kabupaten Sinjai Tahun 2013-2018. Hasil klasifikasi tutupan lahan tahun 2019 berdasarkan interpretasi citra landsat 8 disajikan pada tabel 1 dan gambar 2. Tabel 1 menunjukkan bahwa pada tahun 2019 kelas tutupan lahan pertanian campuran merupakan kelas tutupan lahan dengan luasan terbesar yaitu 65.512,33 Ha dan jumlah pikselnya sebanyak 727.914 piksel, kemudian penutupan lahan berupa hutan primer seluas 2.083,80 Ha dengan jumlah pixek sebanyak 23.153 pixel, kemudian hutan sekunder seluas 2.564,88 Ha dengan jumlah pixel sebanyak 28.498 pixel kemudian penutupan lahan berupa tubuh air seluas 10.420,02 Ha dengan jumlah pixel sebanyak 115.778 pixel, tubuh air terdiri atas lahan sawah, rawa, sungai dan lain sebagainya kemudian penutupan lahan lainnya seluas 1.418,97 Ha dengan jumlah pixel sebanyak 15.766 pixel. Berdasarkan interpretasi tersebut maka Kondisi ini mengindikasikan bahwa kondisi tutupan hutan masih relatif stabil.
PENINGKATAN NILAI TAMBAH LIMBAH KULIT KAKAO MELALUI AGENSIA LARVA BLACK SOLDIER FLY (HERMELIA ILLUCENS) F Fatmawati; Abdul Munim; Iradhatullah Rahim
Prosiding Seminar Nasional Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 2 (2019): Prosiding Seminar Nasional Kedua Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknolo
Publisher : Yayasan Pendidikan dan Research Indonesia (YAPRI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kakao dapat limbah yang mencapai 1.876.600 ton/tahun dan berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan. Kebanyakan petani hanya menimbun sisa hasil panen dan limbahnya lainnya di sekitar pertanaman sehingga menciptakan kondisi optimal bagi perkembangnya patogen.Salah satu teknik pengolahan limbah padat adalah pengomposan yaitu mengolah limbah kulit kakao menjadi pupuk organik dengan pemanfaatan agensia Larva Black Soldier Fly (BSF). Teknik pengomposan ini merupakan penerapan sistem Reuse, Reduce, dan Recycle. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan dan takaran larva BSF dalam mendekomposisi limbah organik kulit kakao dan mengetahui kandungan hara dari kompos yang dihasilkan. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok dengan perlakuan takaran BSF, yaitu 0.5 g larva/kg kulit kakao, 1 g, dan 1.5 g. Setiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali. Hasil penelitian menunjukkan takaran larva BSF 1,5 g larva / kg kulit kakao memberikan hasil terbaik terhadap dekomposisi limbah kulit buah kakao.
ANALISIS KADAR PROTEIN DAN LEMAK TELUR ITIK ASIN DENGAN PENAMBAHAN EKSTRAK KULIT BUAH NAGA MERAH (Hylocereus polyrhizus) Nur Asdianti HM Akib; Intan Dwi Novieta; F Fitriani
Prosiding Seminar Nasional Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 2 (2019): Prosiding Seminar Nasional Kedua Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknolo
Publisher : Yayasan Pendidikan dan Research Indonesia (YAPRI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan esktrak kulit buah naga merah (Hylocereus polyrhizus) terhadap kandungan proteindan lemak telur itik asin.Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 taraf perlakuan dan 3 ulangan yaitu N0 (0%), N1 (5%),N2 (10%), N3(15%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan penambahan ekstrak kulit buah naga merah terhadap kadar protein kasar tidak berpengaruh nyata, tetapiberpengaruh sangat nyata terhadap kadar lemak telur asin.Nilai kadar protein tertinggi pada perlakuan N3 (19,21). Kadar lemak perlakua N2 tidak berbeda nyata dengan perlakuan N3, namun kadar lemak tertinggi diperoleh pada perlakuan N3. Semakin tinggi ekstrak kulit buah naga mampu meningkatkan kadar protein dan lemak telur itik asin.
BASIS DATA BORANG AKREDITASI PROGRAM STUDI TEKNIK ELEKTRO UKI PAULUS Sudianto Lande; Chirs Batara
Prosiding Seminar Nasional Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 2 (2019): Prosiding Seminar Nasional Kedua Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknolo
Publisher : Yayasan Pendidikan dan Research Indonesia (YAPRI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1068.384 KB)

Abstract

Akreditasi merupakan salah satu bentuk evaluasi mutu dan kelayakan institusi perguruan tinggi atau program studi yang dilakukan oleh organisasi atau badan mandiri di luar perguruan tinggi.Untuk mencapai nilai akreditasi yangdiinginkan maka perguruan tinggi serta program studiharus menyesuaikan kondisi internal mereka sesuai denganstandar yang telah diberikan oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Basis data borang akreditasi Program Studi Teknik Elektro Universitas Kristen Indonesia Paulus dibangun menggunakan antarmuka PHP dan database MySql yang dapat mengintegrasikan keseluruhan isi data dan dokumen pendukung sehingga saat proses evaluasi didapatkan informasi mengenai capaian pada setiap standar yang telah ditetapkan oleh BAN-PT. Tahapan pengembangan sistem menggunakan metode Waterfall yang mulai dari tahap analisis, perancangan sistem, penulisan kode program, pengujian sistem dan pemeliharaan sistem. Dari hasil pengujian sistem menggunakan metode black box untuk menguji fungsi masing-masing fitur dan aksesbilitas pengguna sistem, menunjukkan bahwa sistem basis data data borang akreditasi dapat berjalan optimal pada aplikasi penelusur web dengan tingkat aksebilitas pengguna sebesar 95,52% dari 30 responden. Sistem ini memberikan kemudahan dalam pengarsipan dan pengelolaan data dan dokumen akreditasi program studi Teknik Elektro UKI Paulus menjadi lebih baik.
ANALISIS KINERJA FIBER-OPTIK MENGGUNAKAN METODE LINK POWER BUDGET PADA STO PANAKUKANG DAN SUDIANG Agnes Rante; Pricilia Adritasani; Charnia Iradat Rapa; Apriana Toding
Prosiding Seminar Nasional Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 2 (2019): Prosiding Seminar Nasional Kedua Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknolo
Publisher : Yayasan Pendidikan dan Research Indonesia (YAPRI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Giga Passive Optical Network (GPON) merupakan sebuah teknologi perangkat akses terbaru yang berbasiskan fiber optic. Pada Penelitian ini membahas bagaimana kualitas jaringan fiber optic pada indihome di wilayah Makassar. Hal ini terlihat bahwa karena adanya keterbatasan jaringan cooper (tembaga) yang dinilai belum cukup untuk mengakomodir permintaan kapasitas bandwidth dan bit-rate membuat pengembang layanan mulai untuk transisi pengguna cooper ke pengguna fiber optic. Layanan indihome terdiri dari voice, internet dan usee tv. Sedangkan metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu power link budget sebagai alat ukur untuk melihat kinerja dari jaringan fiber optic yang berada di STO Sudiang Makassar dan STO Panakukkang dengan menggunakan alat ukur OPM yang merupakan suatu alat yang dapat memperlihatkan nilai rugi-rugi terhadap jarak yang digunakan untuk menentukan redaman total saluran (total loss) kabel fiber optik secara akurat. Hasil yang diperoleh dari peneilitian ini bawah nilai dari link power budget pada kedua STO Panakkukang dan Sudiang mengalani berbeda kualitas jaringan, namun gangguan yang dialami oleh kedua STO tersebut sama yakni pada kabel penyambungan dan konektornya sehinga perlu perbaikan.
ANALISIS KUALITAS JARINGAN LTE MENGGUNAKAN APLIKASI CELL TOWER LOCATOR DAN OPEN SIGNAL PADA AREA BIRING ROMANG Marfin Parorongan; Nicolaus Allu; Apriana Toding
Prosiding Seminar Nasional Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 2 (2019): Prosiding Seminar Nasional Kedua Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknolo
Publisher : Yayasan Pendidikan dan Research Indonesia (YAPRI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring dengan berkembangnya teknologi berkembang sangat pesat, dimana masyarakat sangat bergantung pada teknologi yang disebut teknologi moderen. Teknologi moderen merupakan hal yang mendominasi kebutuhan masyarakat dalam berkomunikasi yang didukung dengan perkembangan layanan jaringan komunikasi yang telah berkembang sampai generasi ke empat yang di sebut jaringan LTE. Pada Tugas Akhir ini membahas Analisis Kualitas Jaringan LTE Pada Area Biring Romang. Pengukuran kualitas jaringan LTE dilakukan dengan drive test dengan memperhitungkan parameter RSRP, RSRQ, SINR, Unduh dan Unggah. Adapun tujuan Tugas Akhir ini adalah untuk mengetahui kualitas jaringan LTE di area Biring Romang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas jaringan LTE pada area Biring Romang memperlihatkan bahwa dari ke lima parameter RSRP, RSRQ, SINR, Unduh dan Unggah diperoleh nilai pada titik Start untuk parameter RSRP bernilai (-73,18 dBm), RSRQ bernilai (-7,90 dB), Unduh bernilai (36,23 mBps) dan Unggah bernilai ( 21,73 mBps) sedangkan pada parameter SINR pada titik L11 bernilai (12,91 dB) memiliki nilai standard paling tertinggi (Baik) dengan standar nilai pada aplikasi untuk parameter RSRP (-50dBm), RSRQ (-3 dBm), SINR (30 dBm) dan Unduh dan Unggah (100.000 Kbps).
RANCANG BANGUN ALAT PENDETEKSI KETEBALAN DEBU DENGAN MENGGUNAKAN MICROCONTROLLER ARDUINO MEGA 2560 Crisna Mariangga; David Sari Bunga; Erick Dephtios; Charnia Iradat Rapa
Prosiding Seminar Nasional Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 2 (2019): Prosiding Seminar Nasional Kedua Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknolo
Publisher : Yayasan Pendidikan dan Research Indonesia (YAPRI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu aplikasi robot dalam rumah tinggal adalah robot penghisap debu (vacuum cleaner).Robot penghisap debu mampu bergerak membersihkan ruangan secara mandiri dan cerdas, tanpa dikendalikan oleh manusia.Tujuan penelitian ini adalah merancang dan membangun robot vacuum cleaner untuk dapat membersihkan lantai ruangan secara teratur berdasarkan set point yang telah diatur. Sistem yang dibuat terdiri dari motor DC, sensor ultrasonik, vacuum cleaner, mikrokontroler arduino mega 2560, dan motor shield sebagai driver motor. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini yaitu suatu alat pembersih ruangan maka cara kerjanya sebagai berikut: jika pada sensor debu terdeteksi ketebalan debu dalam rumah lebih dari 0.30 mg/mm3 (akan muncul dilayar) maka mobil akan berhenti kemudian menyapu dan vacuum clearner on, sedangkan jika sensor debu deteksi ketebalan debu kurang dari 0.30 mg/m3 maka sapu dan vacuum clearner akan off kemudian mobil akan berjalan. Analisis selanjutnya bahwa jika pada sensor infrared berlogika 1 maka mobil akan berhenti kemudian sapu vacuum cleaner on selanjutnya jika sensor infrared berlogika 0 maka sapu dan vacuum cleaner akan off sedangkan mobil akan berjalan.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN KONSEP DASAR IPA BERBASIS POE (PREDICT-OBSERVE-EXPLAIN) UNTUK MEREMEDIASI MISKONSEPSI SISWA SEKOLAH DASAR DI KABUPATEN TANA TORAJA Susanna Vonny N. Rante; Perdy Karuru; Zatman Payung; Harmelia Tulak
Prosiding Seminar Nasional Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 2 (2019): Prosiding Seminar Nasional Kedua Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknolo
Publisher : Yayasan Pendidikan dan Research Indonesia (YAPRI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Miskonsepsi merupakan suatu gagasan atau ide yang salah dan tidak sesuai dengan suatu pengertian yang diterima atau yang diakui kebenarannya.Pembentukan konsep awal diperoleh dari lingkungan sekitar dan prakonsepsi siswa. Pembelajaran IPA akan dipengaruhi oleh guru, buku teks, metode, konteks, dan siswa. Sumber miskonsepsi dapat berawal dari penafsiran yang salah pada siswa ataupun penyampaian materi pada guru.Faktor miskonsepsi dapat juga berawal dari siswa yang sudah memiliki konsep sendiri sebelum mengetahui konsep sebenarnya.Konsep siswa yang sudah di tanamkan pada diri siswa biasanya berawal dari sebuah perkataan opini yang faktanya belum di buktikan dengan landasan teori yang benar.kesalahan konsep jika dilakukan oleh guru berarti karena guru yang kurang memahami konsep yang sebenarnya. Tetapi jika kesalahan konsep IPA terjadi dari bahasa buku yang susah dimerngerti, maka guru harus lebih mempelajari konsep IPA tersebut dengan menggunakan sumber-sumber lain yang terkait dari berbagai buku IPA. Untuk memperbaiki terjadinya miskonsepsi pada siswa, guru harus memiliki jiwa profesional dan memahami konsep IPA dengan benar, dan guru harus menyampaikan konsep IPA dengan bahasa yang mudah dimengerti dan dipahami oleh siswa agar tidak terjadi miskonsepsi pada materi IPA. Metode mengajar guru IPA juga harus diperhatikan dan penting dalam berlangsungnya proses belajar mengajar agar siswa mengerti dengan metode yang di ajarkan oleh guru dalam menggunakan konsep IPA yang di sampaikan oleh guru dimengerti oleh siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran IPA yang nantinya digunakan pada guru sekolah dasar.Penelitian ini dirancang dengan menggunakan model pengembangan Dick, Carey, dan Carey. Model ini disebut juga dengan model ADDIE yang merupakan kepanjangan dari Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation yang akan digunakan sebagai perangkat pembelajaran Konsep Dasar IPA di Sekolah Dasar untuk mengurangi miskonsepsi terhadap konsep-konsep IPA yang selama ini keliru diajarkan guru. Target selanjutnya penerbitan jurnal bereputasi nasional dan internasional.

Page 1 of 27 | Total Record : 268