cover
Contact Name
Fadhilaturrahmi
Contact Email
abdidas2020@gmail.com
Phone
+6285263773088
Journal Mail Official
abdidas2020@gmail.com
Editorial Address
Jurnal Abdidas Jalan Tuanku Tambusai No 23 Bangkinang Kampar Riau HP. 085263773088 Email : abdidas2020@gmail.com
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Abdidas
ISSN : 27219224     EISSN : 27219216     DOI : 10.31004
The focus and scope of the Abdidas Journal covers the results of research and community service in the field of education and health both conducted by teachers, lecturers, health workers and other independent researchers.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 423 Documents
Pelatihan Pemanfaatan Media Daring dalam Pembelajaran Daring untuk Guru Sekolah Dasar di MI Unggulan Assa’adah Surabaya Diah Yovita Suryarini; Desi Eka Pratiwi; Endang Nuryasanah
Jurnal Abdidas Vol. 2 No. 5 (2021): October Pages 1021-1256
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran daring dampak dari pandemi Covid-19 telah berlangsung beberapa lama ini, pada dasarnya membutuhkan pengayaan kemampuan guru secara terus menerus terhadap penggunaan media daring agar pembelajaran yang berlangsung dapat lebih menarik dan menyenangkan, Program pengabdian kepada masyarakat berupa pelatihan pemanfaatan media daring dalam pembelajaran daring ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan menambah wawasan guru, terutama guru sekolah dasar dalam memanfaatkan media daring yang tersedia dalam pengelolaan pembelajarannya. Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini juga merujuk pada standar kualifikasi guru, bahwa salah satu kompetensi pedagogik guru adalah dapat memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk kepentingan pembelajaran. Metode pelaksanaan pengabdian ini menggunakan pelatihan dengan metode ceramah dan tanya jawab melalui Zoom Meeting serta praktik langsung dengan aplikasi yang tersedia secara daring. Aplikasi yang dipraktikkan meliputi Zoom Meeting, Google Form dan Quizziz. Pelaksanaan pengabdian ini pada akhirnya dapat memberikan tambahan wawasan penggunaan media daring dengan lebih komprehensif sebagai penunjang proses pembelajaran.
Program Pengembangan Desa Mitra untuk Meningkatkan Angka Partisipasi Anak Usia Dini pada Lembaga PAUD Rizki Ananda
Jurnal Abdidas Vol. 1 No. 1 (2020): Vol 1 No 1 April Pages 1-22
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (518.004 KB) | DOI: 10.31004/abdidas.v1i1.4

Abstract

Program pengembangan desa mitra ini dilaksanakan di Desa Tanah Tinggi. Data dari Badan Pusat Statistik Kabupaten Kampar angka partisipasi anak usia dini desa Tanah Tinggi hanya sebesar 17% artinya dari 100 anak usia dini, hanya 17 anak yang masuk ke lembaga PAUD. Hal ini diperkuat dengan tingkat pendidikan masyarakat desa tanah Tinggi yang rata-rata lulusan sekolah dasar sehingga kesadaran orang tua mengenai pentingnya pendidikan anak usia dini masih rendah. Untuk itu diperlukan tindakan segera untuk menyelamatkan masa depan bangsa dengan pelatihan parenting bagi wali murid dan masyarakat desa mitra sehingga dapat meningkatkan angka partisipasi anak usia dini pada lembaga PAUD
Pelatihan Pemamfaatan botol bekas untuk media pembelajaran di PAUD Tambusai Putri Hana Pebriana
Jurnal Abdidas Vol. 1 No. 1 (2020): Vol 1 No 1 April Pages 1-22
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.724 KB) | DOI: 10.31004/abdidas.v1i1.5

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk 1) memberi pelatihan membuat benda fungsional dari bahan limbah botol plastik, 2) mengetahui respon guru di PAUD Tambusai terhadap pelatihan pembuatan benda fungsional dari bahan limbah plastik. Pembuatan benda fungsional dari bahan limbah botol plastik sekaligus meningkatkan keterampilan dan kreativitas guru dalam memanfaatkan botol bekas sebagai media pengajaran.Metode kegiatan pengabdian masyarakat ini menggunakan metode ceramah,demontrasi, metode tanya jawab dan pelatihan membuat kreasi benda fungsional berupa tempat pencil, celengan, dan bunga.
Pelatihan Media Visual Non Proyeksi Berbasis Komputer Karakteristik IPS di Sekolah Dasar Sunaryo Sunaryo; Saktian Dwihartantri; Sunardin Sunardin
Jurnal Abdidas Vol. 1 No. 2 (2020): Vol 1 No 2 June Pages 23-87
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (547.344 KB) | DOI: 10.31004/abdidas.v1i2.10

Abstract

Pelatihan ini bertujuan untuk memberi motivasi kepada guru-guru sesuai dengan permohonan kepala sekolah dalam suratnya kepada Lembaga Penelitian dan Pengembangan pada Masyarakat (LP3M) Universitas Muhammadiyah Tangerang. Pelatihan Pembuatan Media Visual Non Proyeksi Berbasis Komputer Karakteristik Ilmu Pengetahuan Sosial dilaksanakan di SDN Kutabaru 1 Pasarkemis Kabupaten Tangerang. Adapun pesertanya terdiri dari bapak-bapak dan ibu-ibu guru dari SDN Kutabaru 1. Pada pelaksanaan pelatihan guru-guru selain mendapatkan meteri pelatihan diberikan juga praktik membuat media poster dan media Bagan/ chart dengan bantuan komputer. Selain itu peserta juga mempresentasikan hasil karyanya. Dari hasil Pelatihan Pembuatan Media Visual Non Proyeksi Karakteristik Ilmu Pengetahuan Sosial tersebut dapat disimpulkan bahwa semua peserta dapat membuat media poster atau media bagan/ chart dengan baik.
Pelatihan Pengukuran Kinerja Organisasi Kemasyarakatan dalam Meningkatkan Tatakelola PKK Ludwina Harahap
Jurnal Abdidas Vol. 1 No. 2 (2020): Vol 1 No 2 June Pages 23-87
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (544.707 KB) | DOI: 10.31004/abdidas.v1i2.11

Abstract

Pengukuran kinerja diperlukan untuk mengetahui sampai sejauh mana tujuan organisasi; yang diturunkan dari visi misi; dapat dicapai. Melalui pengukuran kinerja dapat dilihat apakah kegiatan yang dilaksanakan sesuai dengan perencanaan, ketentuan, aturan dan didukung oleh tata administrasi yang baik. Pengukuran kinerja tidak sekedar mengukur apa yang telah dilakukan. Pengukuran kinerja dapat menjadi alat yang berfungsi untuk meningkatkan kinerja melalui perbaikan organisasi terus menerus (sustainability), namun sayangnya pengukuran kinerja belum dirasakan sebagai suatu alat yang dapat difungsikan secara optimal dalam meningkatkan kinerja organisasi secara berkesinambungan. Pelatihan pengukuran kinerja didasarkan oleh kondisi dimana penulis melihat beberapa organisasi kemasyarakatan dijalankan oleh pengurus yang sebagian besar belum paham tujuan didirikan organisasinya. Kegiatan dilaksanakan selama ini berdasarkan rutinitas saja tanpa mengetahui apakah kegiatan yang dilaksanakan tersebut sudah on the track dalam mencapai tujuan organisasi. Apakah kegiatan yang dilakukan sudah sesuai dengan yang seharusnya dijalankan, sudah memperhatikan tatakelola organisasi yang baik (good corporate governance). Contoh sederhana, dokumentasi sebagai salah satu ukuran untuk menilai kinerja organisasi sering diabaikan oleh pengurusnya. Permasalahan tersebut dapat diperbaiki secara bertahap dengan salah satu solusi yang ditawarkan yaitu memberikan pemahaman dan pendalaman materi kepada pengurus organisasi kemasyarakatan (terutama organisasi kewanitaan PKK) melalui pelatihan Pengukuran Kinerja Organisasi Kemasyarakatan. Diharapkan dengan pemahaman yang mendalam terhadap pentingnya pengetahuan pengukuran kinerja dan pengimplementasiannya maka diharapkan tatakelola PKK akan meningkat.
Sosialisasi Pencegahan Penanganan Wabah COVID-19 Terhadap Komunitas Tunarungu Di Kota Surabaya Titus Kristanto; Anfazul Faridatul Azizah; Fannush Shofi Akbar; Abduh Sayid Albana; Noerma Pudji Istyanto
Jurnal Abdidas Vol. 1 No. 2 (2020): Vol 1 No 2 June Pages 23-87
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (638.787 KB) | DOI: 10.31004/abdidas.v1i2.12

Abstract

Saat ini, penyebaran Coronavirus Disease (COVID-19) semakin hari semakin menyebar ke seluruh wilayah Indonesia, termasuk Kota Surabaya. Data per 7 Mei 2020 di Kota Surabaya, total ODP (Orang Dalam Pemantau) kumulatif sekitar 2.881 orang, total PDP (Pasien Dalam Pengawasan) kumulatif sekitar 1.461 orang, kumulatif orang terkena COVID-19 sekitar 592 orang. Kumulatif data orang sembuh dari COVID-19 sekitar 91 orang dan kumulatif data orang meninggal karena COVID-19 sekitar 78 orang. Jumlah data tersebut semakin meningkat dengan adanya ditemukan klaster baru COVID-19 dari PT HM Sampoerna, Rungkut 2 Surabaya. Salah satu upaya dalam mencegah penyebaran COVID-19 adalah tetap tinggal di rumah dan menggunakan masker serta sarung tangan bila ada aktivitas di luar rumah. Saat ini, masker dibutuhkan semua orang, termasuk penyandang tunarungu. Permasalahan yang terjadi adalah masker tersebut menutup bagian bibir, dikarenakan bagian bibir tersebut digunakan penyandang tunarungu dalam berkomunikasi. Mitra dari kegiatan pengabdian masyarakat adalah komunitas penyandang tunarungu yang berada di Kota Surabaya. Metode yang digunakan tim pengabdian adalah membuatkan masker khusus bagi penyandang tunarungu dengan memodifikasi masker bagian bibir, sehingga dapat terlihat dalam berkomunikasi. Hasil dari kegiatan pengabdian adalah tim pengabdian membagikan masker secara gratis bagi komunitas penyandang tunarungu di Kota Surabaya
Efektivitas Jus Mentimun Terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Lansia Penderita Hipertensi di Desa Kondangjaya Pandeglang Banten Ucu Wandi Somantri
Jurnal Abdidas Vol. 1 No. 2 (2020): Vol 1 No 2 June Pages 23-87
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (952.46 KB) | DOI: 10.31004/abdidas.v1i2.14

Abstract

Hipertensi adalah salah satu gejala peningkatan tekanan darah yang kemudian mempengaruhi kerangka kerja organ lain, seperti stroke untuk otak atau penyakit jantung koroner. Penyakit ini yakni salah satu masalah utama di bidang kesehatan masyarakat di Indonesia maupun di dunia. Data WHO pada tahun 2015 menuangkan bahwa kurang lebih 1,13 miliar orang di dunia menderita hipertensi, artinya 1 dari 3 orang di dunia didiagnosis menderita hipertensi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini diikuti oleh 12 orang pasien Hipertensi, laki-laki dan perempuan. Kegiatan ini dilaksanakan dalam 7 hari. Hari ke-1 dibagi menjadi tiga sesi yakni penyuluhan, demonstrasi, pengukuran tekanan darah. Dalam penyuluhan, warga diinformasikan tentang definisi, tanda, cara pencegahan, cara penanganan hipertensi. Demonstrasi dengan cara desain quasi eksperimen pre and post test with control group. Dengan memberikan perlakuan pada kelompok intervensi dengan pemberian jus mentimun dan kelompok kontrol tidak diberikan jus mentimun, hari ke-2 hingga ke-6 pada pasien intervensi diintruksikan untuk meminum jus mentimun 2x dalam sehari, waktunya yaitu pagi jam 08.00 WIB, malam jam 20.00 WIB dan pada pasien kontrol tidak diperkenankan meminum jus mentimun dan diperiksa tekanan darah setiap hari. Pada hari terakhir melakukan pemeriksaan tekanan darah dan mengevaluasi hasil kegiatan yang telah dilakukan. Hasil pengabdian masyarakat diketahui berdasarkan presentase rata-rata pada pasien intervensi hari pertama sampai dengan hari ke tujuh mengalami penurunan yang sangat signifikan yaitu 154,4/85,7 mmHg, sedangkan pada pasien kontrol hari pertama sampai dengan hari ke tujuh tidak mengalami penurunan sebesar 168/90,4 mmHg
Pengaruh Terapi Jalan Kaki 10 Menit terhadap Tekanan Darah pada Primigravida Ruri Yuni Astari Ruri; Ade Rita Nurlaela
Jurnal Abdidas Vol. 1 No. 2 (2020): Vol 1 No 2 June Pages 23-87
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (666.528 KB) | DOI: 10.31004/abdidas.v1i2.15

Abstract

Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia masih tinggi, hal ini disebabkan karena masih banyaknya ibu hamil dengan risiko tinggi yang salah satunya hipertensi dalam kehamilan (hipertensi gestasional). Hipertensi dalam kehamilan adalah hipertensi yang terjadi pada bulan terakhir kehamilan dengan tekanan darah mencapai 140/90 mmHg atau lebih. Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk mengetahui pengaruh terapi jalan kaki 10 menit terhadap tekanan darah pada ibu primigravida. Metode yang dilakukan simulasi dan pendampingan terapi jalan kaki 3 kali dalam satu minggu. Hasil pengabdian masyarakat menunjukkan bahwa rata-rata tekanan darah pada ibu primigravida sebelum terapi jalan kaki 10 menit sebesar 122,6 mmHg dan sesudah terapi jalan kaki 10 menit sebesar 112,6 mmHg sehingga terjadi penurunan sebesar 10 mmHg dibanding sebelum terapi. Artinya terdapat pengaruh terapi jalan kaki 10 menit terhadap tekanan darah pada ibu primigravida. Terapi jalan kaki 10 menit dapat digunakan sebagai salah satu alternatif asuhan pada ibu hamil dengan hipertensi dan dianjurkan untuk  menjaga pola hidup sehat
Aktivitas Fraksii n-Heksana , Etil Asetat, dan Air Dari Ekstrak Etanol 96% Daun Landep (Barleria Prionitis L.) Terhadap Penurunan Kadar Asam Urat Darah Tikus Putih Jantan HERSON HIMAWAN; Lilik Sulastri; Siti Holisoh
Jurnal Abdidas Vol. 1 No. 2 (2020): Vol 1 No 2 June Pages 23-87
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.935 KB) | DOI: 10.31004/abdidas.v1i2.17

Abstract

Salah satu tanaman yang dapat digunakan sebagai obat tradisional hiperurisemia adalah daun landep (Barleria prionitis L.). Daun landep mengandung flavonoid dan alkaloid yang dapat berkhasiat sebagai antihiperurisemia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antihiperurisemia terbaik fraksi n-heksana, etil asetat, dan air dari ekstrak etanol 96% daun landep terhadap penurunan kadar asam urat darah tikus putih jantan hiperurisemia yang diinduksi jus hati ayam. Penelitian ini menggunakan tikus putih jantan galur Spargue Dawley. Fraksi ekstrak n-heksana,fraksi etil asetat dan fraksi air dengan dosis masing masing 250,375 dan 500 mg/kgBB serta allupurinol diujikan ke tikus putih jantan galur Spargue Dawley yang sebelumya diinduksi jus hati ayam. Aktivitas antihiperurisemia dilakukan dengan mengukur kadar asam urat menggunakan alat strip tes asam urat Easy Touch GCU Multi Function Monitoring System (Analyzer) dan menghitung presentase penurunannya. Penurunan aktivitas terbaik fraksi n-heksana, etil asetat dan air dari ekstrak 96 % daun landep Barleria prionitis L.) terhadap penurunan kadar asam urat darah tikus putih jantan masing masing adalah 71.4%, 82.75% dan 71.17 %. Fraksi etil asetat dari ekstrak etanol dengan dosis 375 mg/kgBB memiliki aktivitas penurunan kadar asam urat yang terbaik yang nilainya tidak berbeda nyata dengan kontrol positif allopurinol.
Pengetahuan dan Sikap Pekerja terhadap Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) pada Pekerja Blasting Painting di Kota Batam Noviyanti Noviyanti; Rizqi Ulla Amaliah; Muhammad Iqbal
Jurnal Abdidas Vol. 1 No. 2 (2020): Vol 1 No 2 June Pages 23-87
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (823.293 KB) | DOI: 10.31004/abdidas.v1i2.18

Abstract

Alat Pelindung Diri (APD) merupakan peralatan untuk melindungi pekerja dari potensi kecelakaan kerja saat bekerja. APD menjadi salah satu faktor yang bisa mengurangi kecelakaan di tempa kerja. Kecelakaan kerja di Batam terus meningkat dari tahun ke tahun sepanjang Januari-April 2018. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Hubungan Perilaku Pekerja Terhadap Penggunaan APD Pada Pekerja Blasting Painting di PT X Kota Batam Tahun 2019. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif melalui pendekatan cross sectional study. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh pekerja yang berada di wilayah PT X Kota Batam yang berjumlah 43 orang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah total sampling dan analisis statistic menggunakan uji chi square. Hasil penelitian 43 responden didapatkan responden dengan penggunaan APD tidak baik sebanyak 27 responden (62,8%). Responden dengan katagori pengetahuan tidak baik sebanyak 33 responden (76,7%), responden dengan katagori sikap tidak baik sebanyak 28 responden (65,1%). Hasil analisis diperoleh bahwa ada hubungan antara pengetahuan pekerja terhadap penggunaan APD (p value 0,024). Tidak ada hubungan antara sikap pekerja terhadap penggunaan APD (p value 0,053). Disimpulkan dari hasil penelitian bahwa ada hubungan antara pengetahuan, pekerja terhadap penggunaan APD dan tidak ada hubungan antara sikap pekerja terhadapa penggunaan APD. Saran perlu melakukan penyuluhan ataupun pelatihan terkait K3, penerapan komunikasi pesan K3, dan perlunya penerapan pengendalian bahaya

Page 1 of 43 | Total Record : 423