cover
Contact Name
Trija Fayeldi
Contact Email
trija_fayeldi@unikama.ac.id
Phone
+628156116099
Journal Mail Official
rainstek@unikama.ac.id
Editorial Address
Jl. Supriadi No 48 Malang, Kode Pos : 65148 Jawa Timur, Indonesia Phone: (0341) 801488 ext. 229/133
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Rainstek : Jurnal Terapan Sains dan Teknologi
ISSN : -     EISSN : 27216209     DOI : https://doi.org/10.21067/jtst.v1i4.4088
Rainstek: Jurnal Terapan Sains dan Teknologi welcome article submissions from all applied science and technology research areas including Mathematics, Physics, Technology, and Information System . Papers relating directly or indirectly to all aspect of these fields are also welcome to submit. RAINSTEK: Jurnal Terapan Sains dan Teknologi is intended to provide a forum for the expression of new ideas, as well as a place for exposition of these areas of knowledge that can further understanding of science and technology issues and concerns.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 124 Documents
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING BERBASIS MIND MAPPING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA Emilia Seda; Nurul Ain; Chandra Sundaygara
RAINSTEK : Jurnal Terapan Sains & Teknologi Vol. 1 No. 3 (2019): September
Publisher : Fakultas Sains & Teknologi Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jtst.v1i3.3728

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran discovery learning berbasis mind mapping terhadap hasil belajar siswa. Penelitian dilakukan di SMP PGRI 06 Malang. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII. Sampel dipilih menggunakan teknik purposive sampling, kelas VIII A sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII C sebagai kelas kontrol. Jenis penelitian yang digunakan yaitu quasi eksperiment dengan desain “posttest only control group design”. Teknik analisis data yang digunakan yaitu uji MANOVA. Hasil analisis data yang diperoleh yaitu: (1) ada perbedaan hasil belajar ranah afektif antara siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran discovery learning berbasis mind mapping dengan siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran konvensional, (2) ada perbedaan hasil belajar ranah psikomotor antara siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran discovery learning berbasis mind mapping dengan siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran konvensional, (3) ada perbedaan hasil belajar ranah kognitif antara siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran discovery learning berbasis mind mapping dengan siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran konvensional, (4) ada interaksi antara model pembelajaran discovery learning berbasis mind mapping terhadap hasil belajar siswa. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran discovery learning berbasis mind mapping terhadap hasil belajar siswa.
MODEL RECIPROCAL TEACHING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIKA Agustina Areq; Retno Marsitin; Vivi Suwanti
RAINSTEK : Jurnal Terapan Sains & Teknologi Vol. 1 No. 4 (2019): Desember
Publisher : Fakultas Sains & Teknologi Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jtst.v1i4.3657

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh Pembelajaran Matematika Model Reciprocal Teaching Terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Matematika Peserta Didik Kelas VIII SMP PGRI 6 Malang. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu (quasi experiment). Subjek pada penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII A sebagai kelas eksperimen sebanyak 35 peserta didik dan kelas VIII B sebagai kelas kontrol sebanyak 35 peserta didik.Teknik pengumpulan data menggunakan tes yang terdiri dari pretest dan posttest. Analisis data menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, uji homogenitas dan uji hipotesis. Pengujian hipotesis dalam penelitian ini menggunakan uji independent-Sampel T test. Hasil penelitian diperoleh bahwa nilai rata rata kemampuan berpikir kreatif peserta didik kelas eksperimen lebih baik dari kelas kontrol. Hal ini dilihat dari nilai signifikansi 0,048 0,05 dan hasil lembar kerja peserta didik setiap kelompok memperoleh nilai diatas kriteria ketuntasan minimal. Disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pembelajaran matematika model reciprocal teaching terhadap kemampuan berpikir kreatif matematika peserta didik kelas VIII SMP PGRI 6 Malang. Disarankan untuk peneliti selanjutnya diharapkan dapat menggunakan model reciprocal teaching untuk materi yang berbeda sebagai studi perbandingan bahwa model ini sangat berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kreatif peserta didik.
ANALISIS KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL SPLDV KELAS X Maria Gratiana Manul; Djoko Adi Susilo; Trija Fayeldi
RAINSTEK : Jurnal Terapan Sains & Teknologi Vol. 1 No. 4 (2019): Desember
Publisher : Fakultas Sains & Teknologi Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jtst.v1i4.3655

Abstract

Fokus penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan pemahaman konsep matematis siswa dalam menyelesaikan soal SPLDV. Pendekatan penelitian ini adalah pendekatan kualitatif yang berjenis deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode tes, wawancara dan dokumentasi. Uji keabsahan data dilakukan dengan teknik triangulasi. Hasil penelitian dari penelitian ini, dari 25 siswa kelas X yang telah mengikuti tes, sebanyak 14 orang mendapatkan nilai dalam kategori tinggi, sebanyak 8 orang memperoleh nilai dalam kategori sedang, dan sebanyak 3 orang yang mendapatkan nilai dalam kategori rendah. Dari data tes maupun wawancara, dari data tersebut dapat diketahui bahwa kemampuan pemahaman konsep matematis sebagian besar siswa kelas X SMA Kristen Petra Malang dikatakan sudah baik.
MODEL PROBLEM BASED LEARNING DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA TERHADAP KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA Oswaldin Siana Kurniati; Sumadji Sumadji; Vivi Suwanti
RAINSTEK : Jurnal Terapan Sains & Teknologi Vol. 1 No. 4 (2019): Desember
Publisher : Fakultas Sains & Teknologi Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jtst.v1i4.3649

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh model pembelajaran PBL terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa di SMP Nasional Malang. Sampel penelitian ini dipilih menggunakan teknik purposive random sampling. Terpilih kelas VII A sebagai kelas eksperimen dan VII B sebagai kelas kontrol yang masing-masing berjumlah 32 siswa. Jenis penelitian adalah eksperimen semu (quasi experiment) dan menggunakan metode Nonequivalent control group design. Analisis data dalam penelitian ini berupa penguji instrumen penelitian yang terdiri atas validasi istrumen dan uji reliabilitas, uji normalitas, uji homogenitas serta uji hipotesis. Pengujian hipotesis menggunakan uji Independent Sample T-Test berbantuan program SSPS. Hasil penelitian diperoleh bahwa; (1) pengujian hipotesis diperoleh nilai signifikan 0.021<0.05. (2) Rata-rata nilai kemampuan komunikasi matematis siswa yang diberi perlakuan dengan model Problem Based Learning adalah 75.81 dan siswa yang di beri perlakuan dengan pembelajaran konvensional adalah 69.94. Kesimpulan penelitian ini terdapat pengaruh model PBL terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa SMP Nasional Malang. Saran bagi peneliti selanjutnya mencoba memakai model lain untuk meneliti kemampuan komunikasi matematis siswa.
MODEL NUMBERED HEADS TOGETHER DENGAN PERMAINAN NURIKABE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR. Oda Sulasry Adun; Trija Fayeldi; Yuniar Ika Putri Pranyata
RAINSTEK : Jurnal Terapan Sains & Teknologi Vol. 2 No. 4 (2020): Desember
Publisher : Fakultas Sains & Teknologi Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jtst.v2i4.3602

Abstract

Pembelajaran matematika di kelas X IPA masih menggunakan metode konvensional. Metode konvensional yaitu pelajaran berpusat pada guru tanpa memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengkonstruksi pengetahuan secara maksimal, masih kurangnya penggunaan permainan yang lebih menarik untuk mendukung metode mengajar. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan langkah-langkah penerapan model pembelajaran kooperatif numbered heads together dengan permainan nurikabe yang meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas X IPA SMA Taman Madya Malang. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas X IPA yang berjumlah 16. Instrumen penelitian berupa perangkat pembelajaran, lembar kerja peserta didik, lembar observasi guru, lembar observasi peserta didik, catatan lapangan dan soal tes. Hasil belajar diperoleh dari tes akhir setiap siklus. Hasil pembelajaran dengan model Numbered Heads Together dengan permainan Nurikabe menunjukkan peningkatan dari setiap siklus. Pada siklus I, persentase ketuntasan peserta didik sebesar 80%. Pada siklus II, persentase ketuntasan peserta didik sebesar 86,67%. Dengan demikian, peningkatan hasil belajar sebesar 6,67%. Hasil observasi aktifitas guru pada siklus I sebesar 89,72 % dan siklus II sebesar 97,08%. Sedangkan aktifitas peserta didik siklus sebesar 88,8% dan pada siklus II sebesar 96,38%. Disimpulkan bahwa langkah model pembelajaran Numbered Heads Together dengan permainan Nurikabe dapat meningkat hasil belajar.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN PRESTASI BELAJAR SISWA Siprianus Lawe Hewen; Trija Fayeldi; Nur Farida
RAINSTEK : Jurnal Terapan Sains & Teknologi Vol. 2 No. 3 (2020): September
Publisher : Fakultas Sains & Teknologi Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jtst.v2i3.3581

Abstract

Rendahnya aktivitas siswa yang menyebabkan prestasi belajar siswa menurun pada pembelajaran matematika di SMP Negeri 1 Gondanglegi. Tujuan dari penelitian ini yaitu: Sebagai upaya untuk menerapkan pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Division (STAD) yang dapat meningkatkan aktivitas dan prestasi belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan penelitian tindakan kelas. Tindakan dilaksanakan pada siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Gondanglegi, yang terdiri dari 31 siswa. Tindakan pada penelitian ini terdiri dari dua tindakan yaitu: tindakan I dan tindakan II, sedangkan prosedur pengumpulan data dilakukan dengan cara (1) lembar observasi aktivitas guru dan siswa, (2) angket siswa dan (3) kuis. Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil aktivitas belajar siswa menggunakan Model Kooperatif Tipe Student Team Achievement Division (STAD) pada siklus I sebesar 76% dan pada siklus II sebesar 94 %, sedangkan untuk prestasi belajar siswa pada siklus I sebesar 74,4 dan pada siklus sebesar II 81. Dari hasil siklus diatas dapat disimpulkan bahwa pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Division (STAD) mampu meningkatkan aktivitas dan prestasi belajar siswa.
PENINGKATAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR SISWA DENGAN PENERAPAN METODE TUTOR SEBAYA Gaspar Naju Kaduwu Wali; Wignyo Winarko; Tatik Retno Murniasih
RAINSTEK : Jurnal Terapan Sains & Teknologi Vol. 2 No. 2 (2020): Juni
Publisher : Fakultas Sains & Teknologi Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jtst.v2i2.3574

Abstract

Permasalahan utama pada penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa kelas VIII G SMP Negeri 1 Wagir. Salah satu faktor yang menyebabkan rendahnya hasil belajar tersebut adalah siswa kurang aktif dalam pembelajaran matematika di kelas. Dengan demikian, penelitian bertujuan untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Wagir dengan menerapkan metode tutor sebaya. Penelitian ini terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan (plan), pelaksanaan (action), pengumpulan data (observe), dan refleksi (reflection). Prosedur pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi, lembar keaktifan, tes dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan penerapan metode tutor sebaya dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa kelas VIII G SMP Negeri 1 Wagir. Peningkatan keaktifan dan hasil belajar siswa dilihat dari persentase yang diperoleh pada siklus I dan Siklus II dengan rincian sebagai berikut: (1) persentase keaktifan belajar siswa pada siklus I sebesar 71,67% sedangkan pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 83,33% , dan (2) hasil belajar siswa pada siklus I sebesar 60,71% sedangkan pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 78,57%. Saran bagi peneliti lain dapat menggunakan metode tutor sebaya untuk diterapkan dalam pembelajaran matematika dengan menggunakan materi yang berbeda.
ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA BERDASARKAN TAHAPAN POLYA MATERI SEGIEMPAT Maria Gaudensia Doa Doko; Sumadji Sumadji; Nur Farida
RAINSTEK : Jurnal Terapan Sains & Teknologi Vol. 2 No. 3 (2020): September
Publisher : Fakultas Sains & Teknologi Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jtst.v2i3.3563

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah siswa pada soal-soal cerita dalam kehidupan sehari-hari masih rendah. Siswa lebih mudah menyelesaikan soal yang hanya menerapkan rumus saja tanpa harus membaca soal cerita. Tahapan pemecahan masalah Polya dianggap mudah dipahami dan banyak digunakan dalam kurikulum matematika di seluruh dunia. Diharapkan dapat membantu siswa lebih runtut dan terstruktur dalam memecahkan masalah matematika. Tujuan penelitian ini, menganalisis kemampuan pemecahan masalah matematika siswa berdasarkan tahapan Polya materi segiempat. Jenis penelitian ini penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas VIIC SMP PGRI 6 Malang. Data penelitian diperoleh dari tes kemampuan pemecahan masalah, wawancara, dan catatan lapangan. Hasil penelitian menunjukkan, subyek yang tergolong pada tingkat 1 yaitu belum mampu melaksanakan empat langkah Polya , subyek yang tergolong pada tingkat 2 yaitu hanya mampu memahami masalah , subyek yang tergolong pada tingkat 3 yaitu mampu memahami masalah, menyusun dan melaksanakan rencana penyelesaian , dan subyek yang tergolong pada tingkat 4 yaitu mampu melaksanakan empat langkah polya . Dari uraian tersebut disimpulkan, mayoritas subyek penelitian berada pada tingkat 3 dalam menyelesaikan soal pemecahan masalah segiempat. Saran bagi guru sebaiknya mengetahui kemampuan pemecahan masalah siswa agar pembelajarannya lebih efektif dan berhasil.
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK BERBASIS INKUIRI TERBIMBING DENGAN MEDIA MANIPULATIF DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA Yulia Leha.Mc; Retno Marsitin; Trija Fayeldi
RAINSTEK : Jurnal Terapan Sains & Teknologi Vol. 1 No. 3 (2019): September
Publisher : Fakultas Sains & Teknologi Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jtst.v1i3.3557

Abstract

Salah satu bahan ajar yang digunakan sebagai panduan dalam melakukan kegiatan penyelidikan atau pemecahan masalah yaitu Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD). Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar berupa LKPD berbasis inkuiri terbimbing berbantuan media manipulatif pada materi bangun datar dalam pembelajaran matematika di SMP Negeri 5 Mukok Kalimantan Barat. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi: Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Teknik pengumpulan data yaitu wawancara dan angket. LKPD divalidasi oleh ahli materi, ahli media, dan ahli pembelajaran. Uji coba dilakukan pada kelompok kecil 9 peserta didik kelas VIIB dan kelompok besar 20 peserta didik kelas VIIA. Hasil validasi ahli materi, ahli media dan ahli pembelajaran dinyatakan valid. Hasil angket respon uji coba kelompok kecil dan kelompok besar masing-masing diperoleh skor 3,64 dan 3,68 dengan kriteria sangat layak. Keefektifan LKPD masing-masing diperoleh persentase ketuntasan sebesar 78% dengan kriteria baik dan 90% dengan kriteria sangat baik. Hasil tes diperoleh total persentase ketuntasan sebesar 84% dengan kategori sangat baik. Sehingga, disimpulkan LKPD ini valid, layak dan efektif diterapkan pada materi bangun datar. Saran untuk peneliti selanjutnya agar dapat mengimplementasikan LKPD dengan bantuan berbagai media pembelajaran matematika.
DAMPAK PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) TERHADAP PENGUASAAN KONSEP DAN KERJA ILMIAH SISWA SMP PADA MATERI TEKANAN ZAT CAIR Ivonita Trihastuti; Chandra Sundaygara; Hestiningtyas Yuli Pratiwi
RAINSTEK : Jurnal Terapan Sains & Teknologi Vol. 1 No. 2 (2019): Juni
Publisher : Fakultas Sains & Teknologi Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jtst.v1i2.3550

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: 1) perbedaan penguasaan konsep siswa yang belajar menggunakan model Problem Basel Learning (PBL), 2) perbedaan kerja ilmiah siswa yang belajar dengan model Problem-based Learning (PBL). Metode penelitian yang digunakan adalah quasy experimen (eksperimen semu) dengan desain penelitian menggunakan Postest Only Group Design. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMPN 10 Malang tahun ajaran 2018/2019. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik Porpusive Sampling. Sampel pada penelitian ini berjumlah 60 siswa dengan rincian 30 siswa sebagai kelas eksperimen dan 30 siswa sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes penguasaan konsep dan lembar observasi kerja ilmiah. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji T. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, 1) terdapat perbedaan penguasaan konsep IPA yang belajar dengan menggunakan Problem Based Learning (PBL) > (8,793>3,92). 2) terdapat perbedaan kerja ilmiah siswa yang belajar dengan model Problem Based Learning (PBL). (PBL) > (8,465>3,92).

Page 1 of 13 | Total Record : 124