cover
Contact Name
Bagdawansyah Alqadri
Contact Email
bagda_alqadri@unram.ac.id
Phone
+6281343826656
Journal Mail Official
juridiksiam_fkip@unram.ac.id
Editorial Address
Lt. 1 Gedung E PIPS FKIP Universitas MataramJalan Majapahit No.62 Mataram 83125
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Sosial Keberagaman (JURIDIKSIAM)
Published by Universitas Mataram
ISSN : 23554622     EISSN : 26229021     DOI : https://doi.org/10.29303/juridiksiam
Core Subject : Education, Social,
Telaah teori mutakhir dan hasil penelitian dan pengembangan tentang Kurikulum, Bahan Ajar, Metode/Model, Media, dan Evaluasi Pembelajaran Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora serta hasil telaah teori mutahir dan hasil penelitian substansi ilmu-ilmu sosial dan humaniora.
Articles 90 Documents
PENGARUH PENDEKATAN PEMBELAJARAN INQUIRY TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA MATA PELAJARAN PPKn KELAS VIII DI SMPN 1 LABUAPI Riri Anggriani; Hariyanto Hariyanto; Mursini Mursini
Jurnal Pendidikan Sosial Keberagaman Vol. 6 No. 2 (2019): JURNAL PENDIDIKAN SOSIAL KEBERAGAMAN
Publisher : Jurusan P. IPS, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (498.236 KB) | DOI: 10.29303/juridiksiam.v6i2.100

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh pendekatan pembelajaran Inquiry terhadap kemampuan berpikir kritis siswa PPKn kelas VIII di SMPN 1 Labuapi. Penelitian ini merupakan penelitian Quasi eksperimen dengan non equivalen control group design. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah test bentuk pilihan ganda sebanyak 30 item untuk mengukur kemampuan berpikir kritis siswa. Data hasil kemampuan berpikir kritis siswa diambil menggunakan test pilihan ganda yang sudah memenuhi persyaratan instrmen penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa thitung (7,701) > ttabel (1,662) pada taraf signifikan 5%, artinya hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh pendekatan pembelajaran inquiry terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran PPKn kelas VIII di SMPN 1 Labuapi
Pengaruh Kemandirian Belajar Terhadap Prestasi Belajar Siswa pada Mata Pelajaran PPKn Kelas VIII SMPN 2 Mataram Tahun Ajaran 2018/2019 Raudhatul Raudhatul; Hariyanto Hariyanto; Mabrur Haslan
Jurnal Pendidikan Sosial Keberagaman Vol. 6 No. 2 (2019): JURNAL PENDIDIKAN SOSIAL KEBERAGAMAN
Publisher : Jurusan P. IPS, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (555.903 KB) | DOI: 10.29303/juridiksiam.v6i2.101

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kemandirian belajar terhadap prestasi belajar siswa pada mata pelajaran PPKn kelas VIII SMPN 2 Mataram. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian expost facto. Populasi dari penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMPN 2 Mataram dengan jumlah 349 siswa. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 186 sampel yang di ambil dari masing-masing kelas VIII-A sampai dengan kelas VIII-J. Dalam menentukan sampel perkelasnya, digunakan teknik probability sampling dengan jenis proportional random sampling. Data hasil penelitian ini diperoleh melalui tes inventori untuk mengukur tingkat kemandirian belajar yang telah di uji cobakan terlebih dahulu kepada 35 anggota populasi yang bukan sampel, dan untuk mendapatkan data prestasi belajar didapatkan dari nilai ulangan tengah semester. Analisis data yang digunakan adalah analisis regresi sederhana. Dari hasil analisis data yang diperoleh, tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara kemandirian belajar terhadap prestasi siswa pada mata pelajaran PPKn kelas VIII SMPN 2 Mataram Tahun Ajaran 2018/2019 demgan nilai Fhitung = 0,841 > Ftabel= 3,89. Tidak adanya pengaruh dituliskan dalam persamaan garis regresi, yaitu Ӯ= 75,192 + 0,78X. persamaan garis regresi ini menunjukkan apabila kemandirian belajar bertambah 1 satuan maka nilai prestasi belajar akan bertambah 0,78 dari kemandirian belajar ditambah 75,192 dari faktor lain.
Ritual Basaturen pada Masyarakat Samawadi Desa Labuhan Sumbawa Kecamatan Labuhan Badas Kabupaten Sumbawa Besar Laras Ayu Setiawati; Mursini Jahiban; Muhammad Ismail
Jurnal Pendidikan Sosial Keberagaman Vol. 6 No. 2 (2019): JURNAL PENDIDIKAN SOSIAL KEBERAGAMAN
Publisher : Jurusan P. IPS, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (548.503 KB) | DOI: 10.29303/juridiksiam.v6i2.102

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pelaksanaan ritualBasaturen pada masyarakat Suku Samawa di Desa Labuhan Sumbawa Kecamatan Labuhan Badas Kabupaten Sumbawa Besar. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian etnografi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dandokumentasi. Teknik penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling. Teknik analisis data penelitian ini meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian ini bahwa latar belakang proses pelaksanaan ritual basaturen yaitu bahwa Ritual Basaturen atau pemberian makanan kepada leluhur yang diselenggarakan di pantai merupakan bentuk penghormatan kepada leluhur. Sehingga seseorang yang telah melakukan suatu acara khitan, pernikahan, maupun bayar jangi (rasa syukur atas kesembuhan dari penyakit) harus melaksanakan ritualBasaturen, jika ritual tidak dilaksanakanmaka akan mendatangkan mala petaka bagi mereka. proses pelaksanaan ritual Basaturen berlangsung dalam 2 tahapan yaitu:satokal isi bangka ode dan maning suci. Adapun benda yang digunakan dalam ritual basaturen yaitu bangka ode, teleku kayu, dan kre putih. Hasil penelitian ini juga menemukan tujuan dan manfaat dari ritual basaturen yaitu tujuan diadakannya Ritual Basaturen adalah untuk memberikan suatu penghormatan kepada leluhur atau nenek moyang. Sedangkan manfaat dari diadakannya Ritual Basaturen yaitu mengajarkan sikap toleransi, selalu bersyukur, terhindar dari perbuatan mungkar, selalu merasa tenang, selalu diberkati sehingga terhindar dari bencana-bencana yang akan menimpanya dan kunci perkembangan masyarakat sumbawa agar bangkit dari hegemoni adalah pembudayaan rasa malu (kangila). Rasa malu (kangila) tersebut terkandung dan merasuk sanubari
Teaching Learning Process Of Pancasila And Civic Education At School Of Special Student Sekolah Luar Biasa Negeri 1 Mataram Hariyanto Hariyanto; Rispawati Rispawati; Muh Zubair
Jurnal Pendidikan Sosial Keberagaman Vol. 7 No. 1 (2020): JURNAL PENDIDIKAN SOSIAL KEBERAGAMAN
Publisher : Jurusan P. IPS, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.313 KB) | DOI: 10.29303/juridiksiam.v7i1.107

Abstract

AbstractProgram Study of Pancasila And Civic Education of Faculty Teacher Training and Education as Institution to product of teachers for Junior High School and Senior High School normal student. So that the logical consequence are lecturing, student task, and experience as long as normal student never about disabilities students The existed of individual special need is not separated from the society because they are have same rights for education. So that lecturer and the student of Program Study Pancasila And Civic Education have to understand and have experience of learning teaching for individual special need. Ni’matuzahroh and Nurhamida Yuni (2016: v) said the existed of individual special need never to separated from society because they have same rights of education with normal students. How the important of teaching learning process Pancasila and Civic Education for Special Student School is relevance with policy of Inclusive Education for all by Government. The aims of research are to know: (1) Lesson Plan of Teacher, (2) Teaching Learning Process, (3) Evaluation, and Problem of teaching learning process at class VII, VIII, IX.Methods in this research by qualitative approach with teacher as subject , Head Master and vice curriculum as informant. The data collection are questioner, observation, interview, and document. Data analysis by data reduction, data display, verification and conclusion with data validation. Based on Lesson Plan made of teacher is not Pancasila and Civic Education but integrated by Thematic Lesson. The teaching learning process by scientific approach and class teacher. The scenario of leaching learning process are start with observation, question, try, association, communication, and finished by to stare. The learning evaluation used technique:(1)    Attitude by observer and self evaluation, (2) Knowledge by oral test and write test using Reading Text with same questions, and (3) Skill by performance and works product. Problems faced in teaching learning process are difficulties concentration, easy offended, easy hungry,  and easy boring. Thematic Lesson Plan in general application for lower class in elementary school. By thematic lesson, the teacher can help the student with fisical. mental, and cognitive disorders. Beside that small class group, the teachers can give attention as long as individual special need. Karen and Wilson (2012) said the teacher inclusive education has to give the student general ability, basic ability, and specific ability.                                                         Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Rencana Pelaksanaan Pembelajaran, pelaksaanan, evaluasi, dan problematic Kelas VII, VIII, dan IX di Sekolah Luar Biasa Negeri 1 Mataram, Metode Penelitian yang digunakan pendekatan kualitatif dengan Subyek Pene;itian Guru Kelas VII, VIII, dan IX sebagai sumber data primer. Sedangkan informan penelitian Kepala Sekolah dan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum sebagai sumber data skunder.Teknik pengumpulan data yang digunakan angket, observasi, wawancara, dan documenter. Selanjutnya data dianalisis secara deskriptif melalui tahap reduksi data, penyajian data, verifikasi dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian diperoleh data bahwa Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Tematik bukan khusus PPKn yang dilaksanakan oleh Guru Kelas. Pelaksanaan pembelajaran menggunakan pendekatan scientific dengan tahap pembelajaran inti: diawali dengan ayo bacalah. ayo lakukan dengan dengan menanya, mencoba dengan mencari tahu, mengasosiasi dengan mengamati gambar dan berdiskusi untuk mengisi kolom yang telah disediakan, Ayo amati dengan melihat isian table dan berdiskusi untuk meluruskan isi jawaban. Mengkomunikasikan dengan berdiskusi dengan teman-temannya Selanjutnya ayo bekerja sama membuat prosedur. Ayo berlatih untuk mengingat kembali pembelajaran yang sudah diajarkan, ditutup dengan ayo renungkan dengan pertanyaan apa yang telah dipelajari, apa yang belum atau kurang dipahami, dan apakah sudah bisa membuat prosedur. Evaluasi pembelajaran yang digunakan guru adalah test dan non test dengan penyesuaian sesuai karakteristik dan kondisi fisik, mental, emosional anak berkebutuhan khusus. Sedangkan problematic yang dihadapi guru dan harus melibatkan orang tua siswa di antaranya: kesulitan komunikasi dua arah, suka mengganggu teman lainnya belajar, sikap yang sering berubah-ubah, kemandirian rendah, sangat tergantung keberadaan guru, emosi sering meletup-letup, anak sering menantuk, kurang memperhatikan pembelajaran di kelas, sering terlambat ke sekolah, sering tidak masuk sekolah, ke sekolah membawa uang terlalu banyak, kurang focus dalam pembelajaran, sulit diarahkan oleh guru, suka teriak-teriak tidak jelas, sering ketiduran dalam kelas, dan maunya pulang saja. Catatan penting dari observasi kelas autis, bahwa guru harus selalu mengunci kelas dari dalam agar siswa tidak kabur. Berdasarkan hasil penelitain dapat disimpilkan model Rencana Pelaksanaan Pembelajaran dengan Tematik dan guru kelas. Proses pembelajaran menggunakan pendekatan scientific yang disesuaikan dengan anak berkebutuhan khusus. Evaluasi menggunakan teknik test dan nontest dengan bimbingan guru penuh kesabaran dan kasih saying. Dalam kaitan dengan problematic yang dihadapi guru, seperti siswa teriak tidak jelas, mau pulang saja, sukar tidur di kelas, membawa uang terlalu banyak maka terlibatan orang tua sangat penting. Saran yang dapat disampaikan disini, Program Studi PPKn perlu memiliki Mata Kuliah Pilihan Pembelajaran Inklusif, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Model Tematik.
BUILDING SOLIDARITY VALUES BETWEEN IMMIGRANT COMMUNITIES WITH LOCAL COMMUNITIES IN STRENGTHENING NATIONAL INTEGRATION (Community Study in Rumak Village, Kediri Regency, West Lombok Regency) Muh Mabrur Haslan; Dahlan Dahlan
Jurnal Pendidikan Sosial Keberagaman Vol. 7 No. 1 (2020): JURNAL PENDIDIKAN SOSIAL KEBERAGAMAN
Publisher : Jurusan P. IPS, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.58 KB) | DOI: 10.29303/juridiksiam.v7i1.108

Abstract

AbstractThe purpose of this study is:  (1) to find understanding to build values solidarity between immigrant community with local community in strengthen national integration at community in Rumak Village Kediri District West Lombok Regency  (2) to find understanding supplementary and inhibition factor to build values solidarity between immigrant community with local community in strengthen national integration at community in Rumak Village Kediri District West Lombok Regency.The method of research use kualitatif approach with description method. Meanwhile  the technique in collecting the data is in-depth interview, obervation, and documentation. Furthermore data analysis conducted completely during data collection in very focus of activities and every finishing data collection. The result of research such as: (1) to build values solidarity between immigrant community with local community in strengthen national integration at community in Rumak Village Kediri District West Lombok Regency, such as:  mutual cooperation, repeated recitation of the confession of faith, belangar, betalet or betuqa, pilgrimage, and bicycle sport (2) to find understanding supplementary and inhibition factor to build values solidarity between immigrant community with local community in strengthen national integration at community in Rumak Village Kediri District West Lombok Regency, such as: communication and good social relation between immigrant community with local community. Relation approach between immigrant community with local community is part of important from supplementary factor to build social solidarity. Inhibition factor to build values solidarity in strengthen national integration are community to have pragmatics life style, hedonism and materialisticly. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk  mengetahui (1) upaya untuk membangun nilai-nilai solidaritas antara masyarakat pendatang dengan masyarakat lokal dalam memperkuat integrasi nasional pada masyarakat di Desa Rumak Kecamatan Kediri Kabupaten Lombok Barat (2) faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam memperkuat integrasi nasional pada masyarakat di Desa Rumak Kecamatan Kediri Kabupaten Lombok Barat.            Pendekatan penelitian ini menggunakan  pendekatan kualitatif dengan  metode diskriptif. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan tekinik wawancara , observasi dan dokumentasi. Selanjutnya analisa data dilakukan pada saat pengumpulan data yang dilakukan secara menyeluruh. Hasil penelitian ini adalah (1) Upaya membangun nilai-nilai solidaritas antara masyarakat pendatang dengan masyarakat lokal dalam memperkuat integrasi nasional adalah: gotong royong, kegiatan tahlilan, belangar, betalet atau betuqa, ziarah haji dan kegiatan olahraga sepeda santai. (2) Faktor pendukung dalam membangun nilai-nilai solidaritas antara masyarakat pendatang dengan masyarakat lokal dalam memperkuat integrasi nasional adalah adanya komunikasi dan relasi sosial yang baik antara masyarakat lokal dengan masyarakat pendatang. Sedangkan faktor penghambat adalah masyarakat cenderung mempunyai gaya hidup yang  pragmatisme, hedonis dan materialis.
TOLERANSI ANTAR WARGA SEKOLAH DI SMAN 1 MATARAM Kaljannah Kaljannah; Hairil Wadi; Hamidsyukrie ZM
Jurnal Pendidikan Sosial Keberagaman Vol. 7 No. 1 (2020): JURNAL PENDIDIKAN SOSIAL KEBERAGAMAN
Publisher : Jurusan P. IPS, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.694 KB) | DOI: 10.29303/juridiksiam.v7i1.110

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui sikap toleransi antarwarga sekolah berbeda agama di SMAN 1 Mataram, (2) mengetahui bentuk-bentuk toleransi antarwarga sekolah berbeda agama di SMAN 1 Mataram. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menemukan (1) sikap toleransi antarwarga sekolah berbeda agama yaitu: memberikan hak setiap orang, saling menjaga dan tidak mengganggu, berpandangan positif terhadap suatu perbedaan, saling menghargai dan saling membantu, serta empati (2) bentuk-bentuk toleransi yang terjadi antarwarga sekolah berbeda agama di SMAN 1 Mataram yaitu: kesepakatan mematuhi aturan, menghargai suatu perbedaan, dan memberikan kedamaian. AbstractThis study aims to (1) find out the tolerance attitude among the school members of different religions in SMAN 1 Mataram, (2) find out the forms of tolerance between school members of different religions in SMAN 1 Mataram. This research uses a qualitative approach with a case study method. Data collection techniques in this study is by  using observation, interview and documentation. The results of this study found (1) the attitude of tolerance among school members of different religions, namely: giving rights to everyone, take care of each other and do not interfere, having a positive view of a difference, respecting and helping each other, and empathy (2) forms of tolerance that occur among school members of different religious schools in SMAN 1 Mataram, namely: agreement to obey the rules, respect for differences, and provide peace.
POLA ASUH ORANG TUA DAN PERNIKAHAN USIA DINI DI DESA JURIT KABUPATEN LOMBOK TIMUR Anggi Januarti; Syafruddin Syafruddin; Masyhuri Masyhuri
Jurnal Pendidikan Sosial Keberagaman Vol. 7 No. 1 (2020): JURNAL PENDIDIKAN SOSIAL KEBERAGAMAN
Publisher : Jurusan P. IPS, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (175.373 KB) | DOI: 10.29303/juridiksiam.v7i1.111

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini untuk mengetahui pola asuh orang tua terhadap anak dan pola asuh yang menyebabkan anak melakukan pernikahan usia dini di Desa Jurit Kabupaten Lombok Timur. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menemukan bahwa: 1) pola asuh orang tua terhadap anak di Desa Jurit Kabupaten Lombok Timur yaitu orang tua menerapkan pola asuh permisif terhadap anak ditandai a) orang tua memberikan kebebasan kepada anak (b) perilaku anak tanpa kontrol orang tua (c) keinginan anak selalu dipenuhi orang tua 2) pola asuh yang menyebabkan anak melakukan pernikahan usia dini di Desa Jurit Kabupaten Lombok Timur yaitu orang tua menerapkan pola asuh permisif terhadap anak ditandai (a) kebebasan anak dalam berpacaran (b) perilaku anak tanpa kontrol orang tua (c) kebebasan anak untuk menikah dini. AbstractThe purpose of this study was to determine the parenting of children towards children and parenting that caused children to have early marriage in Jurit Village, East Lombok Regency. This study uses a qualitative approach with a case study method. Data collection techniques in this study used interviews, observation, and documentation. The results found that: 1) parenting parents of children in Jurit Village, East Lombok Regency, namely parents applying permissive parenting to children marked a) parents give freedom to children (b) behavior of children without parental control (c) desires children are always filled with parents 2) parenting causes children to engage in early marriage in Jurit Village, East Lombok Regency ie parents apply permissive parenting to children marked (a) the child's freedom in dating (b) the behavior of children without parental control (c ) freedom of children to get married early.
IMPLEMENTASI PENDEKATAN SAINTIFIK BERBASIS PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PEMBELAJARAN SOSIOLOGI KURIKULUM 2013 Najmul Hayati; Hairil Wadi; Suud Suud
Jurnal Pendidikan Sosial Keberagaman Vol. 7 No. 1 (2020): JURNAL PENDIDIKAN SOSIAL KEBERAGAMAN
Publisher : Jurusan P. IPS, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.698 KB) | DOI: 10.29303/juridiksiam.v7i1.112

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui implementasi pendekatan saintifik berbasis penguatan pendidikan karakter dalam pembelajaran Sosiologi kurikulum 2013 di SMA 1 Jonggat; (2) mengetahui kendala implementasi pendekatan saintifik berbasis penguatan pendidikan karakter dalam pembelajaran Sosiologi kurikulum 2013 di SMA 1 Jonggat; (3) mengetahui upaya-upaya yang dilakukan untuk mengatasi kendala dalam implementasi pendekatan saintifik berbasis penguatan pendidikan karakter dalam pembelajaran Sosiologi kurikulum 2013 di SMA 1 Jonggat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik penggumpulan data dalam penelitian ini dengan menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menemukan (1) implementasi pendekatan saintifik berbasis penguatan pendidikan karakter dalam pembelajaran sosiologi diterapkan melalui tahapan mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, mengasosiasikan dan mengkomunikasikan dapat memunculkan beberapa karakter yang diantaranya gemar membaca, teliti, rasa ingin tahu, kreatif, berkomunikasi/ bersahabat, kerja keras, mandiri, jujur, tanggung jawab, peduli sosial dan menghargai prestasi; (2) kendala implementasi pendekatan saintifik berbasis penguatan pendidikan karakter dalam pembelajaran sosiologi dari internal yaitu rendahnya kapasitas intelektual, selain itu juga berasal dari internal guru yaitu labilnya emosi; (3) upaya menagatasi kendala implementasi pendekatan saintifik berbasis penguatan pendidikan karakter dalam pembelajaran sosiologi dengan menggunakan metode pembelajaran yang bervariasi, kreatif dan menyenangkan bagi peserta didik.
Kekerasan Di Sekolah Studi Pada Siswa SMA/SMK Di Kota Mataram Febri Marlangan; Ni Made Novi Suryanti; Syafruddin Syafruddin
Jurnal Pendidikan Sosial Keberagaman Vol. 7 No. 1 (2020): JURNAL PENDIDIKAN SOSIAL KEBERAGAMAN
Publisher : Jurusan P. IPS, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.239 KB) | DOI: 10.29303/juridiksiam.v7i1.113

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui faktor penyebab kekerasan antar siswa SMA/SMK di sekolah Kota Mataram;  (2) mengetahui bentuk kekerasan antar siswa SMA/SMK di sekolah Kota Mataram. Penelitian ini mengunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik penggumpulan data dalam penelitian ini dengan menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Faktor penyebab terjadinya kekerasan antar siswa yakni: 1) kebencian dan ketidaksenangan; 2) ketidakberdayaan; 3) ketidakpuasan seperti persaingan dan 4) dukungan massa. Bentuk kekerasan antar siswa dikelompokkan dalam 2 kategori yakni, a. Kekerasan fisik yaitu perkelahian meliputi;  1) memukul, 2) mencubit, 3) menendang dan b. Kekerasan verbal yaitu ejekan meliputi; 1) menghina, 2) menatap, 3) menertawakan, 4) memanggil dengan nama binatang. Abstract          This study aims to (1) determine the causes of violence among high school/vocational high school students in Mataram City schools; (2) know the forms of violence between high school/vocational students in Mataram City schools. This research uses a qualitative approach with a case study method. Data collection techniques in this study using interviews, observation and documentation. Factors causing violence among students are: 1) hatred and accused; 2) powerlessness; 3) dissatisfaction like competition and 4) mass support. Forms of violence between students are grouped into 2 categories namely, a. Physical violence that is a fight includes; 1) hitting, 2) pinching, 3) kicking, 4) throwing something, 5) nagging, 6) nudging, 7) pushing and b. Verbal violence namely ridicule includes; 1) insulting, 2) staring, 3) laughing, 4) calling by the name of the animal.
THE SOCIAL VALUES OF MANGAN MERANGKAT'S EVENT IN THE SASAK TRADITIONAL MARRIAGE IN PERINA VILLAGE: TO THE DIRECTION OF STRENGTHENING OF SOCIOLOGY TEACHING SUPPLEMENTSIOLOGY TEACHING SUPPLEMENTS Astiti listia Utari; Masyhuri Masyhuri; Sukardi Sukardi
Jurnal Pendidikan Sosial Keberagaman Vol. 7 No. 1 (2020): JURNAL PENDIDIKAN SOSIAL KEBERAGAMAN
Publisher : Jurusan P. IPS, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.573 KB) | DOI: 10.29303/juridiksiam.v7i1.114

Abstract

AbstracThis research was conducted to examine the process of the mangan merangkat's event and the forms of social values that contained in the mangan merangkat's event at the traditional marriage of the Sasaknese in Perina Village. This study aims to 1) find out the process in the mangan merangkat's event in Perina Village, 2) find out the forms of social values that contained in the mangan merangkat's event at the Sasak traditional marriage in Perina Village. This research uses a qualitative approach with ethnographic methods. The data collection techniques in this study using interviews, observation, and documentation. The results of this study found that 1) the process of the mangan merangkat's event in Perina Village started from a) preparation, b) cooking, and c) eating together or begibung. 2) the forms of social values in the mangan metangkat's event took place in the Sasak traditional marriage in Perina Village, namely: 1) help, 2) kinship, 3) caring, 4) empathy, and 5) cooperation.