cover
Contact Name
Antonius Tri Wibowo
Contact Email
antoniustriwibowo@mercubuana-yogya.ac.id
Phone
+6285643688110
Journal Mail Official
Ilkor.umby@gmail.com
Editorial Address
Universitas Mercu Buana Yogyakarta Jl. Wates km 10 – Yogyakarta, Indonesia
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
JSH: Journal of Sport and Health
ISSN : -     EISSN : 27460304     DOI : https://doi.org/10.26486/jsh
Focus and Scope Sports Education Sports Recreation Sports Management Sports Medicine Sports Science Journal of Sport and Health is published every Juni and Desember by publishing research results in the fields of the sports and exercise sciences, including anatomy, biomechanics, performance analysis, physiology, psychology, sports medicine, sports nutrition, health, and well-being, as well as coaching and talent identification and physical education. The Journal focuses on the Sports Education, Sports Recreation, Sports Management, Sports Medicine and Sports Science. To be considered for publication, manuscripts must original and relevant to the aforementioned topics.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 30 Documents
FREELETICS SEBAGAI KEGIATAN OLAHRAGA REKREASI MASYARAKAT FREELETICS AS A COMMUNITY RECREATION ACTIVITY Ahmad Nizamuddin Shiddiq; Agus Kristiyanto; Muchsin Doewes
JSH: Journal of Sport and Health Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (510.15 KB) | DOI: 10.26486/jsh.v1i2.1230

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran fenomena, motif masyarakat, antusias masyarakat, manfaat kegiatan olahraga freeletics di Kota Yogyakarta. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik pengambilan informan menggunakan teknik Snowball Sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Teknik validitas data menggunakan dua teknik triangulasi, yaitu triangulasi data dan triangulasi metode. Analisis data dilaksanakan dalam empat tahap yaitu: tahap pengumpulan data, tahap reduksi data, tahap penyajian data, tahap penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Freeletics merupakan olahraga yang fokus pada berat badan atau beban tubuh. Untuk gerakan-gerakan dasar freeletics yaitu jumping jack, squat, burpees,leg raises, push-up, sit-up dan lari. Motif masyarakat mengikuti kegiatan olahraga freeletics di Kota Yogyakarta yaitu: ingin menjaga kesehatan tubuh, ingin mendapatkan tubuh yang ideal, ingin mengencangkan otot-otot tubuh, ingin mendapatkan kebahagiaan dan rekreasi. Antuisias masyarakat Kota Yogyakarta cukup tinggi terhadap kegiatan freeletics padahal  olahraga ini merupakan olahraga baru di Kota Yogyakarta. Manfaat dari olahraga freeletics yaitu sebagai media olahraga untuk menjaga kesehatan, rekreasi, menambah teman, selain hemat biaya juga bisa mendapatkan tubuh yang ideal.  
PENGARUH PERMAINAN TRADISIONAL ENGKLEK TERHADAP POWER OTOT TUNGKAI ANAK USIA 10-12 TAHUN DI DESA PERCUT SEI TUAN KELURAHAN TANJUNG REJO TAHUN 2021 Reza Van Acmad; Devi Catur Winata; Andi Nur Abady
JSH: Journal of Sport and Health Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (167.919 KB) | DOI: 10.26486/jsh.v3i1.2201

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh permainan tradisional engklek terhadap power otot tungkai pada anak usia 10-12 tahun di Desa Percut Sei Tuan Kelurahan Tanjung Rejo Tahun 2021. Penelitian ini merupakan Penelitian eksperimen dilaksanakan dengan cara mengambil data awal (pretest) kemudian melakukan perlakuan (treatmen) dan setelah itu melakukan tes akhir (posttest). Sumber data dalam penelitian ini adalah hasil tes siswa yang berbentuk unjuk kerja (psikomotor). Untuk menganalisis data dalam penelitian ini dan untuk mengetahui hasil penelitian dilihat hasil post test. Analisis hipotesis dari pre-test dan post-test dari pengaruh permainan tradisional engklek diperoleh thitung sebesar 7,120 dan ttabel sebesar 1,70 dengan taraf sigifikan α=0,05 artinya thitung ˃ ttabel berarti Ho ditolak dan Ha diterima. Jadi dapat disimpulkan bahwa permainan tradisional engklek memberikan pengaruh yang signifikan terhadap aktivitas gerak dasar lompat pada anak usia 10-12 Tahun diDesa Percut Sei Tuan Kelurahan Tanjung Rejo Tahun 2021.
MODEL TES KETERAMPILAN DASAR UNTUK PENELUSURAN BAKAT CALON ATLET SEPAKBOLA KU 10-11 TAHUN Ade Evriansyah Lubis; Pamuji Sukoco
JSH: Journal of Sport and Health Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (401.304 KB) | DOI: 10.26486/jfp.v1i1.977

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menyusun model tes keterampilan dasar untuk penelusuran bakat calon atlet sepakbola KU 10-11 tahun yang sahih dan handal. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan yang mengadaptasi beberapa langkah penelitian yang dikemukakan oleh Borg Gall (2007, p.590) sebagai berikut: (1) studi pendahuluan dan pengumpulan data, (2) perencanaan proses penelitian dan pengembangan, (3) validasi produk, (4) uji coba produk, (5) revisi produk, (6) implementasi produk. Uji coba skala kecil dilakukan pada 30 testi, dan uji coba skala besar dilakukan pada 416 testi dengan menggunakan teknik cluster sampling. Teknik analisis data validitas menggunakan Pearson’s Product Moment correlations dan reliabilitas menggunakan test-retest Cronbach’s Alpha. Z score digunakan untuk menyamakan bentuk satuan. Hasil penelitian dan pengembangan ini berupa model tes keterampilan dasar untuk penelusuran bakat calon atlet sepakbola KU 10-11 tahun. Model tes layak digunakan karena dinyatakan valid dan reliabel, dengan nilai rhitung lebih besar daripada nilai rtabel. Model tes keterampilan dasar untuk penelusuran bakat calon atlet sepakbola KU 10-11 tahun juga menghasilkan skala penilaian (norma) yang dikemas dalam buku pedoman (modul) dan visualisasi/tutorial tes (CD) yang efektif dan efisien dan dapat digunakan sebagai pegangan para pelatih pada pusat pembinaan sepakbola usia dini dalam proses penelusuran calon atlet dengan berbagai tingkat keberbakatan.
KEMAMPUAN PUKULAN DEPAN PADA MAHASISWA PENCAK SILAT UNS Bahrul Ulum Muhammad
JSH: Journal of Sport and Health Vol 2, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (152.445 KB) | DOI: 10.26486/jsh.v2i2.2023

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan pukulan di depan mahasiswa pembinaan prestasi pencak silat UNS. Desain atau desain penelitian yang digunakan adalah menggunakan metode deskriptif dengan teknik studi korelasional (correlation design). Penelitian ini akan mendeskripsikan hubungan dan besarnya kontribusi antara koordinasi mata-tangan, panjang lengan dan power lengan dengan kemampuan pukulan ke depan pada cabang olahraga pencak silat. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa pembinaan prestasi pencak silat UNS yang meliputi pembinaan prestasi fakultas olahraga, unit kegiatan mahasiswa Tapak Suci, unit kegiatan mahasiswa PSHT, unit kegiatan mahasiswa Merpati Putih dan unit bela diri mahasiswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes dan pengukuran. Jenis tes yang digunakan dalam penelitian ini adalah: tes koordinasi mata-tangan, tes kekuatan lengan, pengukuran panjang lengan, tes kemampuan pencak silat. Berdasarkan tabel tersebut diketahui bahwa koordinasi mata-tangan memberikan sumbangan efektif sebesar 46,4%, panjang lengan 5,1% dan power lengan 29,4%, sehingga total sumbangan efektif dari ketiga variabel terhadap kemampuan pukulan depan pencak silat sebesar 80,9%. Ini menunjukkan bahwa ada kontribusi dari semua variabel koordinasi mata-tangan, panjang lengan dan power lengan.
Pengaruh Imagery Training Dalam Program Latihan Teknik Terhadap Ketepatan Free Throw Bola basket Ditinjau Dari Intelegensi Lisma Gianty
JSH: Journal of Sport and Health Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (437.548 KB) | DOI: 10.26486/jsh.v2i1.1516

Abstract

Imagery training dalam program latihan teknik memiliki berpengaruh terhadap pencapaian prestasi siswa. Imagery training dalam program latihan teknik belum diterapkan khususnya di siswa putra Ekstrakurikuler SMA Negeri 4 Pekanbaru. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1) Perbedaan pengaruh antara program latihan teknik dengan imagery training dan program latihan teknik tanpa imagery training terhadap ketepatan free throw Bola basket. 2) Perbedaan ketepatan free throw Bola basket antara siswa yang memiliki intelegensi tinggi dan rendah. 3) Pengaruh interaksi antara imagery training dalam program latihan teknik dan intelegensi terhadap ketepatan free throw Bola basket. Metode penelitian menggunakan metode eksperimen rancangan faktorial 2x2. Teknik pengumpulan data menggunakan tes Standard Progressive Matrices (SPM) dan tes free throw Bola basket. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis varian (ANAVA) dengan rancangan faktorial 2 x 2 pada α = 0,05. Jika nilai F yang diperoleh (Fo) signifikan analisis dilanjutkan dengan uji rentang Newman-keuls. Hasil penelitian: 1) Ada pengaruh antara program latihan teknik dengan imagery training dan program latihan teknik tanpa imagery training terhadap ketepatan free throw Bola basket. 2) Ada perbedaan ketepatan free throw Bola basket antara siswa yang memiliki intelegensi tinggi dan rendah. 3) Terdapat interaksi antara imagery training dalam program latihan teknik dan intelegensi terhadap ketepatan free throw Bola basket.
Gaya Kepemimpinan Pelatih Hapkido Daerah Istimewa Yogyakarta Suci Cahyati; Intan Kusumawati; Djoko Pekik Irianto
JSH: Journal of Sport and Health Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.29 KB) | DOI: 10.26486/jsh.v1i2.1232

Abstract

Pelatih mempunyai tugas sebagai perencana, pemimpin, teman, pembimbing, dan pengontrol program latihan, sedangkan atlet mempunyai tugas melakukan latihan sesuai program yang telah ditentukan pelatih. Pendekatan latihan merupakan bagian penting yang harus dipilih oleh pelatih dalam menyusun dan dalam merealisasikan program yang telah direncanakan. Salah satu pendekatan latihan adalah gaya kepemimpinan pelatih. Gaya kepemimpinan pelatih merupakan cara kerja yang biasa dilakukan sebagai kekhasan dari seseorang pelatih. Gaya kepemimpinan seorang pelatih dapat mempengaruhi pencapaian prestasi olahraga. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi gaya kepemimpinan pelatih Hapkido dalam rangka meningkatkan prestasi atlet Hapkido di Yogyakarta. 
NORMA TES KEBUGARAN JASMANI SISWA PUTRA SLTA KABUPATEN BOYOLALI DITINJAU DARI PERSPEKTIF LETAK GEOGRAFIS DATARAN TINGGI DAN RENDAH Titis Pambudi; Ratna Kumala Setyaningrum
JSH: Journal of Sport and Health Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (117.689 KB) | DOI: 10.26486/jsh.v3i1.2202

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tes kebugaran jasmani siswa putra SLTA di Kabupaten Boyolali berdasarkan perspektif letak geografis dataran tinggi dan rendah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi survey, populasi seluruh siswa putra SLTA di Kabupaten Boyolali yang jumlahnya tak terhingga. Sampel di ambil dengan teknik Purposive Sampling sejumlah 15 siswa dari SMA Negeri 1 Cepogo Boyolali dan 15 siswa dari SMA Negeri 1 Ngemplak Boyolali. Teknik pengumpulan data menggunakan satu rangkaian tes yaitu Tes Kebugaran Jasmani Indonesia (TKJI) yang terdiri  dari 5 item, yaitu : Lari 60 meter, Tes Angakat tubuh, Tes Baring duduk, Tes Loncat Tegak, Tes Lari 1200 meter. Teknik analisis data yang di gunakan adalah teknik deskriptif kuantitatif. Berdasar hasil penelitian dapat di simpulkan : terdapat 0 anak (0%) diklasifikasikan tingkat kebugaran jasmaninya sangat baik, 1 anak (6.7%) tingkat kebugaran jasmaninya berada pada kategori baik, 5 anak (33.3 %) tingkat kebugaran jasmaninya sedang, 6 anak (40%) tingkat kebugaran jasmaninya pada kategori kurang dan 3 anak (20%) tingkat kebugaran jasmaninya pada kategori kurang sekali. Sedangkan Hasil tes kebugaran dari SMA N 1 Ngemplak adalah sebagai berikut : terdapat 0 anak (0%) diklasifikasikan tingkat kebugaran jasmaninya sangat baik, 1 anak (7%) tingkat kebugaran jasmaninya berada pada kategori baik, 4 anak (27%) tingkat kebugaran jasmaninya sedang, 6 anak (40%) tingkat kebugaran jasmaninya pada kategori kurang dan 4 anak (27%) tingkat kebugaran jasmaninya pada kategori kurang sekali. Dari data diatas maka dapat disimpulkan bahwa siswa di dataran tinggi memiliki tingkat kebugaran jasmani lebih baik dibanding siswa di dataran rendah, hal ini dibuktikan dengan hasil tes yang menunjukkan bahwa pada kedua sekolah, siswa dalam kategori kurang sama-sama berjumlah 40%, namun untuk siswa dalam kategori kurang sekali lebih banyak pada siswa di dataran rendah dengan hasil 27% sedangkan siswa di dataran tinggi menunjukkan hasil 20%. Untuk siswa dalam kategori baik sampai dengan baik sekali pada siswa dataran rendah menunjukkan angka 34% sedangkan siswa di dataran tinggi menunjukkan angka 40%.
TINGKAT KEBUGARAN JASMANI MAHASISWA UKM TAEKWONDO PUTRA UNIVERSITAS MERCU BUANA YOGYAKARTA Ayub Tatya Admaja; Ardhika Falaahudin
JSH: Journal of Sport and Health Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.649 KB) | DOI: 10.26486/jfp.v1i1.978

Abstract

Semua mahasiswa UKM taekwondo wajib memiliki kebugaran jasmani yang baik. Karena dalam latihan banyak mengandung unsur fisik, jadi mahasiswa UKM taekwondo dituntut untuk memiliki stamina dan kebugaran yang baik. Salah satu contoh aktivitas yang wajib dan tidak bisa ditolak mahasiswa yaitu berlari. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kebugaran jasmani mahasiswa UKM taekwondo putra Universitas Mercu Buana Yogyakarta. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif, yaitu dalam penelitian ini peneliti hanya ingin menggambarkan situasi yang ada pada saat ini tanpa mengadakan pengujian hipotesis. Instrumen dan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes lari 12 menit dari Kenneth Cooper. Data yang diperoleh kemudian dikonversikan dengan tabel Kennet Cooper untuk mengetahui kategori tingkat kebugaran jasmaninya.
FAKTOR ANTHROPOMETRI DOMINAN DALAM KEMAMPUAN BERMAIN FUTSAL Imam Setiawan; Cut Misni Mulasiwi
JSH: Journal of Sport and Health Vol 2, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.454 KB) | DOI: 10.26486/jsh.v2i2.2025

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui untuk mengetahui faktor – faktor anthropometri dan kondisi fisik yang dominan dalam kemampuan bermain futsal putri. Populasi penelitian ini adalah tim futsal putri IAIN Purwokerto sebanyak 14 orang. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif, menggunakan rancangan Analisis Faktor Konfirmatori. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan tes dan pengukuran. Data dari hasil tes dan pengukuran selanjutnya diolah dan dihitung menggunakan program KMO and Bartlett’s Test. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Faktor antropometri yang dominan berpengaruh dalam menentukan kemampuan atlet futsal terletak koordinasi mata kaki (0.787), rasio panjang tungkai dan tinggi badan (0.587), power otot tungkai (0.482), kekuatan otot perut (0.285). Karena keempatnya memiliki nilai korelasi positif, maka semakin besar nilai dari variabel-variabel tersebut semakin tinggi penentu prestasi atlet.
REACTION BALL FEASIBILITY SURVEY AS ADVISORY LEARNING PHYSICAL EDUCATION BY PRIMARY SCHOOL TEACHERS OF SLEMAN DISTRICT fajar setyo pranyoto
JSH: Journal of Sport and Health Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (632.308 KB) | DOI: 10.26486/jsh.v2i1.1479

Abstract

This research was motivated by the lack of physical education learning facilities to improve eye, hand and foot coordination. This study aims to see the feasibility of reaction balls as a means of learning eye, hand and foot coordination in physical education. This research is a quantitative research. The subjects of this study were elementary school teachers who taught in Sleman Regency and were obtained by random sampling. Data instrumentation using questionnaires and evaluation sheets. The data analysis technique used quantitative descriptive analysis. Research data in the form of product quality, suggestions, and qualitative improvements, and quantitative data were processed using descriptive statistics. The results showed that the reaction field test tested on elementary teachers who taught in Sleman Regency showed "very good" criteria with a mean score of 4.21. It can be perfected that the development of the reaction ball is suitable for use as a learning tool to improve reactions, eye, hand and foot coordination

Page 1 of 3 | Total Record : 30