cover
Contact Name
Armeida Dwi Ridhowati Madjid
Contact Email
armeida@uin-malang.ac.id
Phone
+6281233402334
Journal Mail Official
alchemy@uin-malang.ac.id
Editorial Address
Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang Gedung BJ Habibie Lt 2 Jl. Gajayana 50 Malang 65144 Indonesia
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Alchemy : Journal of Chemistry
ISSN : 20861710     EISSN : 24606871     DOI : http://dx.doi.org/10.18860/al
ALCHEMY: Journal of Chemistry (eISSN 2460-6871) is a scientific journal that focus on chemistry. This journal publishes a scientific article that cover research and review articles. Research topics for this journal such as natural science, physical chemistry, inorganic chemistry, organic chemistry, environment, biochemistry, marine, energy and other related-sciences. ALCHEMY: Journal of Chemistry also accepts article about halal products and chemistry on Islamic perspectives.
Articles 147 Documents
PHYTOCHEMICAL TEST and BRINE SHRIMP LETHALITY TEST AGAINST Artemia salina LEACH OF ANTING-ANTING (Acalypha indica Linn.) PLANT EXTRACT Hayati, Elok Kamilah
ALCHEMY ALCHEMY (Vol 1 No 2
Publisher : Jurusan Kimia, Fakultas Sains dan Teknologi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Phytochemical test and brine shrimp lethality test against Artemia salina Leach of anting-anting (Acalypha indica Linn.) plant extract had been conducted. Al Quran surah Asy Syu’ara verse 7 shows advantages of plant, such as to medicine. The aim of this research is to measure the toxicity level of each anting-anting extract with three different solvents using Artemia salina Leach and to find out the compound in extracts which has a bioactivity potency. Three solvents which used in maceration process to produce anting-anting extracts are ethanol, chloroform and n-hexane. Anting-anting plant was macerated for 24 hours and shacked for 5 hours. Each of solvent extract were examined with Brine Shrimp Lethality Test and its compound with reagent and supported by thin layer chromatography. The mortality of Artemia salina analyzed by probit analyst. The Lethal Concentration 50 (LC50) values of n-hexane, ethanol and chloroform extracts, respectively are 57,0933 ppm, 73,4575 ppm and 149,374 ppm. All three LC50 values  are less than 1000 ppm, from those numbers can be concluded that anting-anting extract has a bioactivity potency. The phytochemical compounds in each solvent extract are flavonoid (ethanol extract), steroid (chloroform extract) and triterpenoid (ethanol and n-hexane extract). Key Words: Anting-anting (Acalypha indica Linn.), Artemia salina Leach, phytochemical test, toxicity test
ISOLASI DAN IDENTIFIKASI SENYAWA AKTIF EKSTRAK AIR DAUN PAITAN (THITONIA DIVERSIFOLIA) SEBAGAI BAHAN INSEKTISIDA BOTANI UNTUK PENGENDALIAN HAMA TUNGAU ERIOPHYIDAE M., Taufiq,
ALCHEMY ALCHEMY (Vol 2 No 1
Publisher : Jurusan Kimia, Fakultas Sains dan Teknologi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang isolasi, uji fitokimia dan uji toksisitas ekstrak air Daun Paitan (Thitonia diversifolia) terhadap Hama Tungau Eriophyidae. Al-Qur´an surat Al An’am (6), ayat 141 dan surat Al Ankabut (29), ayat 30, yang menunjukkan adanya tanaman yang bermanfaat untuk difikirkan oleh para peneliti supaya dapat dimanfaatkan secara maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui senyawa aktif yang terkandung pada ekstrak air Daun Paitan. Tujuan kedua yaitu untuk mengetahui tingkat toksisitas dari ekstrak air Daun Paitan (Thitonia diversifolia) terhadap pertumbuhan Hama Tungau Eriophyidae. Ekstraksi Daun Paitan (Thitonia diversifolia) dilakukan dengan pelarut air. Metode ekstraksi yang digunakan yaitu ekstraksi maserasi selama 48 jam dan. Ekstrak pekat diuji toksisitasnya terhadap Hama Tungau Eriophyidae, diuji kandungan fitokimia menggunakan reagen dan dianalisa lebih lanjut menggunakan Kromatografi Cair Kinerja Tinggi (KCKT). Data kematian Hama Tungau Eriophyidae dianalisis dengan analisis probit untuk mengetahui nilai LC50. Hasil penelitian menunjukkan ekstrak air Daun Paitan (Thitonia diversifolia) memiliki tingkat toksisitas terhadap Hama Tungau Eriophyidae, yang ditunjukkan dengan nilai LC50 kurang dari 1000 ppm. Nilai LC50 masing-masing perlakuan adalah 3,9163 ppm, 3,1784 ppm dan 2,2922 ppm, sehingga yang memiliki bioaktivitas tertinggi terhadap Hama Tungau Eriophyidae adalah 2,2922 ppm, yaitu pada perlakuan selama 72 jam. Hasil uji fitokimia menunjukkan adanya golongan senyawa flavonoid, alkaloid dan tanin, sedangkan hasil dari analisa HPLC menunjukkan kromatogram dengan 4 puncak yang diduga senyawaan flavonoid, alkaloid dan juga tanin, dengan waktu tambat 9,55; 10,86; 12,16; 17,36 menit. Hal ini menunjukkan adanya manfaat tanaman yang telah disebutkan dalam Al-Qur’an, sehingga dapat digunakan sebagai acuan bahwa tumbuhan Paitan (Thitonia diversifolia) berpotensi sebagai bahan insektisida botani yang sangat ekonomis.
UJI EFEKTIVITAS DAN IDENTIFIKASI SENYAWA EKSTRAK BIJI SIRSAK (ANNONA MURICATA LINN.) YANG BERSIFAT BIOAKTIF INSEKTISIDA NABATI TERHADAP HAMA THRIPS P., Mulyawati, A.
ALCHEMY ALCHEMY (Vol 2 No 1
Publisher : Jurusan Kimia, Fakultas Sains dan Teknologi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Annona muricata grow widespread and they are known as herbal insecticides. The aim of this experiment is to: 1) evaluated of crude extracts against thrips pest and 2) known insecticides chemical compounds from crude extracts Annona muricata seeds. These extract with the concentration of 5 mg ekstrak/L air, 10 mg ekstrak/L air, 20 mg ekstrak/L air, 40 mg ekstrak/L air, and 80 mg ekstrak/L air were added to the thrips pest was had red bended at Jatropha curcas. Polysulfides and combine water dan detergen were used as positive control and negative control, respectively. Thrips pest were observed in 120 hours after spraying completed random program. Identification of insecticides bioactive compunds from crude extract Annona muricata seeds using thin layer chromatography (TLC), phytochemical analysis spectrofometer FTIR and Chromatography Gas-Spectra Mass (GC-MS). The result showed each concentration of crude extracts Annona muricata seeds have toxicity at thrips pest were showed in LC < 1000 mg extract/L air, exactly 16,9272 mg ekstrak/L water in 120 hours after spraying. Concentration 40 mg extract/L water in 72 hours  have kill 39,2%, is not significant difference with 80 mg extract/L water 44,4 % of mortality. Phytochemical analysis secondary metabolite and separatoring acetogenin compounds using analitic TLC done give negative result. The result identivication of FTIR and gas chromatograph-mass spectra (GC-MS) is unsaturated carboxilic acid; linoleic acid, octadecanoic acid, palmitic acid and 2furancarboxaldehide.
ISOLASI AN IDENTIFIKASI KITIN, KITOSAN DARI CANGKANG HEWAN MIMI (HORSESHOE CRAB) MENGGUNAKAN SPEKTROFOTOMETRI INFRA MERAH Rifai, Dewi Nur Rizqiyah
ALCHEMY ALCHEMY (Vol 2 No 1
Publisher : Jurusan Kimia, Fakultas Sains dan Teknologi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian tentang pengisolasian kitin telah banyak dilakukan pada cangkang rajungan dan cangkang udang. Konsentrasi reagen yang digunakan untuk mengisolasi kitin pada cangkang rajungan dan cangkang udang berbeda. Dilihat dari segi kekerasan cangkangnya, cangkang hewan mimi lebih keras dari pada cangkang rajungan dan cangkang udang sehingga perlu dilakukan metode isolasi kitin dari cangkang hewan mimi yang sesuai.  Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini ada 3 tahap. Pertama deproteinasi dengan variasi konsentrasi reagen NaOH 3,5 %, 4,5 %, 5,5 %, 6,5 % dan 7,5 %, kedua demineralisasi dengan variasi konsentrasi reagen HCl 1 M, 1,5 M, 2 M, 2,5 M, dan 3 M, ketiga deasetilasi dengan konsentrasi NaOH 50 %. Uji karakteristik kitin dan kitosan hasil isolasi dilakukan dengan IR.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi optimum reagen NaOH pada proses deproteinasi sebesar 4,5 % dengan konsentrasi optimum protein yang dilepaskan sebesar 601 ppm. Konsentrasi optimum reagen HCl pada proses demineralisasi adalah 2,5 M dengan kadar abu yang tersisa dalam kitin sebesar 0,972 %. Derajat deasetilasi (D%) kitin sebesar 45,4 % sedangkan kitosan 50,5 %.
DENTIFICATION AND TOXICITY TEST OF CITRONELLAL FROM CYMBOPOGON NARDUS LEAFS AS ANTIFEEDANT OF TOWARD THRIPS IN JATROPHA CURCAS M, Iqbal Fikri
ALCHEMY ALCHEMY (Vol 2 No 1
Publisher : Jurusan Kimia, Fakultas Sains dan Teknologi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aim research is to identification citronellal compound from Cymbopogon nardus  leafs using gas chromaatograph – mass spectra (GC-MS) and showes variation consentration and time contack of citronellal compounds at toxicity test of thrips pest at Jatropha curcas using variation concentration. The result of fractioned destilation get 3 fractions; fraction I (2-110-C), fractions II (111-128 C) and fraction III (128-130o C) have same property with citronellal. Identification result of GC-MS showed that citronellal concentrated in fraction was 13 %. Toxicity testing given not significant different. At concentrate 40 mL/ L of citronellal in water destilat have contact poison because have kille thrips pest 85 % at 24 hours. But, at concentrate 5 ml/L, 10 ml/L, dan 20 ml/L air of citronellal in work as stomact poison, because just can kill less 50 % thrips pest at 24 hours after observed mortality value is 21,6 %, 8 % and 40 %.Key word: Identification, citronellal, cymbopogon, jatropha.
EFFECT OF TEMPERATURE, PH ON TOTAL CONCENTRATION AND COLOR STABILITY OF ANTHOCYANINS COMPOUND EXTRACT ROSELLE CALYX (HIBISCUS SABDARIFFA L.) R, Hermawan
ALCHEMY ALCHEMY (Vol 2 No 1
Publisher : Jurusan Kimia, Fakultas Sains dan Teknologi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Recently, Roselle (Hibiscus sabdariffa L.) has been known as communities used for tea, rather than based on this background, research was conducted with the aim: (1) To determine the rate of anthocyanin degradation due to the influence of heating and color stability extract roselle calyx (Hibiscus sabdariffa L.), (2) To determine the stability of anthocyanin due to the influence of pH on total anthocyanin extract compounds and color roselle calyx (Hibiscus sabdariffa L.) during the storage process.  This research was conducted by extracting the sample with citric acid 2% solvent. Concentrated extract was used to test the stability of the heating temperature, test the stability of pH during the storage process for ± 30 days and color change.  The results of this study indicate that extracts of roselle calyx (Hibiscus sabdariffa L.) experienced a decrease in concentration at 80 °C. Concentration of anthocyanin degradation rate followed the equation r = 0.014T – 1.169 with the lowest concentration value of 32.916 mg / L. The intensity of color produced due to the influence of heating at 80 °C with varying time is 29.6 to 30.7 for the parameters of brightness (L *), 23.9 to 20.7 redness (a *), and 13.5 - parameter 15 for yellow (b *) increased. The intensity of color produced due to the influence of pH variation during the storage process is 27.5 to 26.2 for L * values decreased on average instead of L * at different pH average value increased from 27.5 to 39.7 . The result of reading the value of a * decreased with increasing storage time and reduced levels of acidity, namely from 22.7 to 18.3 and from 22.7 to 9.7. While reading the value of b * along with increasing storage duration has decreased and has decreased with the reduction in the level of acidity, namely from 11.8 to 10.9 and from 11.8 to 13.8.  Keywords: Roselle (Hibiscus sabdariffa L.), anthocyanins, degradation, temperature, pH, color
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN ASAM SITRAT DALAM PEMBUATAN GELATIN TULANG IKAN BANDENG (CHANOS-CHANOS FORSKAL) Fatimah, Dewi; Jannah, Akyunul
ALCHEMY ALCHEMY (Vol.1 No.1
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Science and Technology UIN Maulana Malik Ibrahim Malan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.514 KB) | DOI: 10.18860/al.v0i0.1663

Abstract

Tulang ikan bandeng merupakan by-product perikanan yang dapat diperoleh dari industri  pengolahan ikan. Selama ini tulang ikan bandeng masih belum termanfaatkan. Guna meningkatkan nilai  ekonominya tulang ikan bandeng berpotensi sebagai bahan baku pembuatan gelatin halal. Gelatin merupakan hasil  hidrolisis parsial kolagen yang diperoleh melalui ekstraksi dalam air panas yang dikombinasikan dengan  perlakuan asam atau basa. Gelatin dapat berfungsi sebagai pengemulsi (emulsifier) dan penstabil  (stabilizer) dalam sistem emulsi. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari salah satu alternatif pembuatan gelatin halal dengan  pemanfaatan tulang ikan bandeng yaitu sebagai bahan baku dengan proses asam, serta mengetahui  konsentrasi asam sitrat dan lama perendaman optimum terhadap produksi dan karakteristik gelatin yang  dihasilkan. Rancangan percobaan yang digunakan adalah yang pertama penentuan konsentrasi asam sitrat  optimum dengan variasi konsentrasi 1 %, 3 %, 5 %, 7 % dan 9 %. Kedua adalah penentuan lama  perendaman optimum menggunakan konsentrasi optimum hasil penelitian dengan variasi waktu 12 jam,  24 jam, 32 jam, 48 jam dan 60 jam. Karakterisasi gelatin dilakukan dengan menentukan beberapa sifat  fisik maupun kimia gelatin. Parameter yang diamati adalah kadar air, kadar abu, kadar protein, kekuatan  gel, titik leleh, warna, aroma dan rasa. Identifikasi gugus fungsi gelatin dilakukan pada sample terbaik  menggunakan Spektroskopi FT-IR. Data hasil uji sifat-sifat gelatin yang diperoleh dianalisis secara  deskriptif. Untuk menentukan perlakuan terbaik dilakukan dengan menggunakan metode de garmo.  Konsentrasi optimum asam sitrat untuk ekstraksi gelatin adalah 9 % dengan lama perendaman 48  jam. Gelatin yang dihasilkan memiliki kadar air sebesar 6,68 %, kadar abu 0,033 %, kadar protein 9,56  %, titik leleh 71,83C, kekuatan gel 38,72 mm/g.dt, warna 4,23, aroma 3,0 dan rasa 2,88 dengan  rendemen sebesar 9,74 %. Berdasarkan spektra FT-IR gelatin tulang ikan bandeng, gugus fungsi yang  dapat diidentifikasi diantaranya adalah gugus O–H, N–H, C–N, C=O C–H. 
IDENTIFIKASI DAN UJI AKTIVITAS GOLONGAN SENYAWA ANTIOKSIDAN EKSTRAK KASAR BUAH PEPINO (Solanum muricatum Aiton) BERDASARKAN VARIASI PELARUT Husnah, Muhibbatul; Barroroh, Himmatul; Hayati, Elok Kamilah
ALCHEMY ALCHEMY (Vol.1 No.1
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Science and Technology UIN Maulana Malik Ibrahim Malan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.317 KB) | DOI: 10.18860/al.v0i0.1664

Abstract

Telah dilakukan penelitian dengan mengidentifikasi dan menguji aktivitas golongan senyawa antioksidan ekstrak kasar buah pepino (Solanum muricatum Aiton) berdasarkan variasi pelarut. Buah tersebut diekstrak menggunakan pelarut aquades, etanol 70 %, etil asetat p.a., kloroform p.a., petroleum eter p.a. dan heksana p.a. Analisis kimia pada ekstrak  menunjukkan bahwa dalam ekstrak terdapat golongan senyawa asam askorbat, alkaloid dan karotenoid. Kekuatan Aktivitas antioksidan pada ekstrak diukur  menggunakan metode DPPH dengan parameter nilai EC50. Nilai EC50 Aktivitas antioksidan tertinggi dari berbagai ekstrak berturut-turut (etanol 70 %, 22,11 g/ml), (etil asetat, 23,81g/ml), (aquades, 28,31g/ml), (kloroform, 30,06g/ml), (petroleum eter, 32,80g/ml) dan (heksana, 38,92g/ml).Aktivitas antioksidan; buah pepino; alkaloid; asam askorbat; karotenoid; DPPH
KAJIAN KURVA STRESS-STRAIN UNTUK PENENTUAN KUANTITATIF PLATISITAS LEMPUNG Anton Prasetyo
ALCHEMY ALCHEMY (Vol.1 No.1
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Science and Technology UIN Maulana Malik Ibrahim Malan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.994 KB) | DOI: 10.18860/al.v0i0.1665

Abstract

Sifat plastisitas lempung mempunyai peran penting dalam pembuatan keramik dengan metode badan plastis, oleh karenanya pegukuran sifat plastis menjadi penting untuk mengetahui kualitas sebuah lempung. Pengukuran plastisitas selama ini hanya menekankan aspek kualitatif dan semikualitatif, sementara untuk peningkatan kualitas bahan keramik diperlukan sebuah analisis kuantitatif plastisitas. Pengukuran plastisitas secara kuantitatif masih belum ada, oleh karenanya pengembangan metode ini menjadi penting.  Hubungan tegangan – regangan telah digunakan untuk menggambarkan sifat mekanik suatu bahan. Dengan hubungan tegangan – regangan bahan dapat dibedakan sebagai bahan plastis atau non plastis. bahan. Dengan menghitung luas wilayah plastisisitas suatu grafik tegangan regangan suatu bahan maka dapat diperoleh besarnya nilai plastisitas. Lempung juga bila diuji dengan uji tarik maka akan didapatkan grafik tegangan-regangan oleh karenaya bisa dihitung luas wilayah plastisitasnya, sehingga bisa diketahui nilai kuantitatif plastisitas lempung.
PENENTUAN SURFAKTAN ANIONIK MENGGUNAKAN ELSTRAKSI SINERGIS CAMPURAN ION ASOSIASI MALASIT HIJAU DAN METILEN BIRU SECARA SPEKTROFOTOMETRI TAMPAK Wasil, Ahmad; Dewi, Diana Chandra
ALCHEMY ALCHEMY (Vol.1 No.1
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Science and Technology UIN Maulana Malik Ibrahim Malan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (379.941 KB) | DOI: 10.18860/al.v0i0.1666

Abstract

Surfaktan adalah salah satu komposisi deterjen yang bermanfaat untuk mempermudah menghilangkan kotoran, namun keberadaannya yang berlebihan dapat mencemari lingkungan. Hal ini bertentangan dengan QS. al-A’raf:56 “Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi...”. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan metode penentuan surfaktan anionik dengan menggunakan campuran malasit hijau dan metilen biru secara spektrofotometri tampak. Hasil yang diperoleh dibandingkan dengan metode metilen biru dan metode malasit hijau yang telah ada.Penelitian ini mempelajari tentang ekstraksi surfaktan anionik menggunakan campuran ion asosiasi malasit hijau dan metilen biru ke dalam pelarut kloroform kemudian dianalisis dengan spektrofotometri tampak. Tahapan penelitian ini adalah sebagai berikut: penentuan panjang gelombang maksimum, penentuan pH optimum campuran setelah diekstraksi, penentuan rasio optimum antara malasit hijau dan metilen biru, penentuan rasio optimum mol antara surfaktan dengan ion lawan dan performansi analitik (limit deteksi dan nilai ketepatan). Metode ini juga diaplikasikan pada air sungai.Hasil dari penelitian ini adalah: panjang gelombang maksimum ion asosiasi adalah 617,5 nm, pH optimumnya adalah 7, rasio pengomplek antara malasit hijau dan metilen biru adalah 1:1, rasio mol antara surfaktan dengan ion lawan adalah 1/100. Hasil uji performansi analitik metode ekstraksi sinergis ini adalah sebagai berikut: Limit deteksi = 0,00668 ppm, nilai ketepatan = 1-3,4(%). Hasil tersebut menunjukkan bahwa metode ini lebih sensitif dibandingkan dengan metode metilen biru dan metode malasit hijau yang telah ada. 

Page 1 of 15 | Total Record : 147