Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

PERENCANAAN AGREGAT PADA INDUSTRI PENGOLAHAN KAYU JENIS FLOORING DENGAN PENDEKATAN HEURISTIC (Study Kasus Pada PT Sinar Rimba Pasifik Sidoarjo) Susanti, Reny Dwi; santoso, Heribertus Budi; Komari, Ana
JURMATIS : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Industri Vol 1, No 2 (2019): Agustus
Publisher : Department of Industrial Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jurmatis.v1i2.443

Abstract

Production processes are interrelated so that when one goal is optimal it may result in other goals being less than optimal or it can also be detrimental to other goals. PT. Sinar Rimba Pasifik is a company engaged in the furniture sector, registered in 2000 and having its address at Jatikalang Village, Krian-Sidoarjo Sidoarjo, East Java. Measuring the work efficiency of employees at PT. Sinar Rimba Pasifik is still said to be conventional. The research method used in this research is the explanatory survey method, which is the study of taking a sample of a product using a questionnaire as a primary data collection tool to explain the current and future conditions. This study uses several stages in order to determine the production aggregate planning at PT. Sinar Rimba Pasifik, and analyze the need to use the right method or approach. The approach in this study uses a heuristic approach by comparing three types of variation from aggregate planning, namely control of labor, sub-contracts, and overtime hybrids. Planning aggregate production of Naguring Heating Flooring in this study is limited by determining the amount of production in accordance with demand, optimizing income, and allocating resources, especially in the efficiency of working hours, and knowing the optimization of the use of the hauring method.Proses produksi yang saling berkaitan sehingga ketika tujuan yang satu optimal bisa saja mengakibatkan tujuan yang lain kurang optimal atau bisa juga merugikan tujuan yang lain. PT. Sinar Rimba Pasifik merupakan perusahaan yang bergerak dibidang mebel terdaftar pada tahun 2000 dan beralamat di Desa Jatikalang, Krian-Sidoarjo Sidoarjo Jawa Timur. Pengukuran efisiensi kerja karyawan di PT. Sinar Rimba Pasifik masih dikatakan konvensional. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey eksplanatory, yaitu penelitian mengambil sampel dari suatu produk-produk menggunakan koesioner sebagai alat pengumpulan data pokok untuk menjelaskan keadaan sekarang maupun keadaan yang akan datang. Penelitian ini menggunakan beberapa tahapan guna mengetahui perencanaan agregat produksi di PT.Sinar Rimba Pasifik, serta menganalisis perlunya menggunakan metode atau pendekatan yang tepat. Pendekatan pada penelitian ini menggunakan pendekatan heuristik dengan melakukan komparasi terhadap tiga tipe variasi dari perencanaan agregat, yakni pengendalian Tenaga Kerja, Sub-kontrak, dan Hibrid Lembur (overtime). Perencanaan agregat produksi Naguring Heating Flooring dalam penelitian ini dibatasi dengan adalah penentuan jumlah produksi yang sesuai dengan permintaan, mengoptimalkan pendapatan, dan pengalokasian sumber daya terkhusus dalam efisiensi jam kerja, dan mengetahui optimalisasi penggunaan metode hauring.
Perancangan Pengembangan Produk Kursi Tunggu Multifungsi Dengan Metode Rekayasa Nilai (Value Engineering) Andriansyah, Aringga Andri; safi'i, imam; Santoso, Heribertus Budi
JURMATIS : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Industri Vol 2, No 2 (2020): Agustus
Publisher : Department of Industrial Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jurmatis.v2i2.954

Abstract

The development of the furniture industry is very rapid. The chair becomes a necessity that cannot be denied anymore because it is everywhere. In connection with multifungi waiting chairs in its development must pay attention to aspects of the minimum cost but with an appropriate design. Product Life Cycle is the stages of the life journey of a product from its introduction to the market, until it finally disappeared from the market. Analysis of the data used in this study includes qualitative data which is data from the explanation of verbal words cannot be analyzed in numbers or numbers and quantitative is a type of data that can be measured or calculated directly as a variable number or number,  the results of the analysis in this study were the authors took 40 multifunctional waiting chair users who were used as respondents in the study with the percentage of men 55% (22 respondents) and women 45% (18 respondents). In the creative phase there are 3 alternative waiting multifunctional chair designs followed by the analysis phase, the highest performance value in alternative III is 3955 compared to alternatives II and I (3943 and 3895). In the development phase, the value obtained is the highest value in alternative II of 0.009075 compared to alternative I and II get a value of 0.008771 and 0.007644.Perkembangan industri mebel sangat pesat. Kursi menjadi kebutuhan yang tidak bisa disangkal lagi karena terdapat di mana-mana. Berkaitan dengan kursi tunggu multifungi pada pengembangannya harus memperhatikan aspek biaya yang minimum namun dengan desain yang tepat guna. Siklus Hidup Produk adalah tahapan-tahapan proses perjalanan hidup suatu produk mulai dari diperkenalkannya kepada pasar (market). hingga pada akhirnya hilang dari pasaran. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi data kualitatif yang merupakan data dari penjelasan kata verbal tidak dapat di analisis dalam bilangan atau angka dan kuantitatif adalah jenis data yang dapat diukur atau dihitung secara langsung sebagai variabel angka atau bilangan. hasil dari analisis dalam penelitian ini adalah Penulis mengambil 40 pengguna kursi tunggu multifungsi yang dijadikan sebagai responden dalam penelitian dengan persentase laki-laki 55% (22 responden) dan perempuan 45% (18 responden). Pada fase kreatif terdapat 3 alternatif desain kursi tunggu multifungsi yang dilanjut dengan fase analisis didapatkan nilai performasi yang tertinggi pada alternatif III sebesar 3955 dibandingkan alternatif II dan I sebesar (3943 dan 3895). Pada fase pengembangan nilai value di dapatkan nilai tertinggi pada alternatif II sebesar 0,009075 dibandingkan pada alternatif I dan II mendapatkan nilai sebesar 0,008771 dan 0,007644.
Analisis Rejected Produk Dalam Proses Return Di PT. Gunawan Fajar Menggunakan Metode FMEA Pradana, Dyan Putra; Rahayuningsih, Sri; Santoso, Heribertus Budi
JURMATIS : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Industri Vol 2, No 1 (2020): Januari
Publisher : Department of Industrial Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jurmatis.v2i1.863

Abstract

Business is an activity carried out by individuals or organizations that involve production, marketing, or service activities with the aim of gaining profits or profits. In business-related activities, product defects will also occur due to human error factors, as well as the error of the production equipment used. Product defects that occur, has product defect codes that have been determined by the company with the assumptions of the RPN from the use of the FMEA method, which is used to determine product defects by identifying and carrying out prevention activities against production failures due to errors in raw materials and equipment including machinery used. . From the research using this method, it was obtained that where an average of 14,3742 defects occurred during the study with a total monthly production of 44,943,473 sheets, while for RPN 294 ≥200 in number one printing block while for RPN 150 <200 in number one i.e. the weight is not appropriate. From the pareto diagram that occurs in the highest defect in accordance with measurements on the value of Severity, Occurrence and Detection for PN (Printing Block), BU (Under Weight), KKC (Disabled Sack Conditions), KR (Sack Low) reaches Risk Number Priority (RPN) . Keywords: RPN, FMEA, Severity, Occurrence, Detection Bisnis merupakan kegiatan yang dilakukan individu maupun organisasi yang melibatkan aktivitas produksi, marketing, atau jasa dengan tujuan mendapat keuntungan atau laba. Dalam kegiatan terkait bisnis, juga akan terjadi kecacatan produk dikarenakan kesalahan faktor manusia, maupun faktor kesalahan peralatan produksi yang digunakan. Kecacatan produk yang terjadi pada PT. Gunawan fajar, memiliki kode- kode cacat produk yang sudah ditentukan oleh perusahaan dengan asumsi – asumsi RPN dari penggunaan metode FMEA, yang digunakan untuk mengetahui kecacatan produk dengan cara mengidentifikasi dan melakukan aktivitas pencegahan terhadap kegagalan produksi dikarenakan kesalahan bahan baku maupun peralatan termasuk mesin yang digunakan. Dari penelitian menggunakan metode tersebut didapat hasil bahwa dimana rata-rata terjadi cacat 14.3742 lembar selama penelitian berlangsung dengan total produksi tiap bulan sebesar 44.943.473 lembar, sedangkan untuk RPN 294 ≥200 pada nomor satu printing ngeblock sedangkan untuk RPN 150 <200 pada nomor satu yaitu berat tidak sesuai. Dari diagram pareto yang terjadi pada cacat tertinggi sesuai dengan pengukuran pada nilai Severity, Occurrence dan Detection untuk PN (Printing ngeblock), BU (Berat Under), KKC (Kondisi Karung Cacat), KR (Karung Renggang) mencapai Risk Number Priority (RPN). Kata Kunci : RPN, FMEA, Severity, Occurrence, Detection
PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO GUNA MENGETAHUI TINGKAT KECELAKAAN KERJA PADA PEKERJAAN PIGGING DI AREA SISI NUBI TOTAL E & P INDONESIE Wahyudi, Wahyudi; Santoso, Heribertus Budi; Komari, Ana
JURMATIS : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Industri Vol 1, No 2 (2019): Agustus
Publisher : Department of Industrial Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jurmatis.v1i2.439

Abstract

According to BPJS Ketenagakerjaan data throughout 2015, there were 105,182 work accidents with 2,375 deaths. By looking at the high number of work accidents and the number of victims who died, it is necessary to make an effort to prevent and control the risks posed by a job. This research discusses the risk value possessed by pigging work in the Sisi Nubi Total E & P Indonesie area. The purpose of this research is to determine the type and level of risk at each stage of work so that the highest risk can be identified. This research is a descriptive analytic study using a semi-quantitative risk analysis method based on AS / NZS 4360: 2004. The results state that the level of risk that each stage of work has from the lowest is acceptable, priority 3 and substantial. In the preparation stage of work, the highest risk is being hit by hand tools. At the material transfer stage, the highest risks are falling loads, bad weather and visibility. Meanwhile, in the pigging work process, the highest risk is high pressure hydrocarbon gas. In implementing the Occupational Safety and Health Management System (SMK3), the company has carried out various controls and improvements to reduce the risk value in pigging work, including providing training to employees, providing personal protective equipment, and carrying out technical and administrative controls.Menurut data BPJS Ketenagakerjaan sepanjang tahun 2015 telah terjadi kecelakaan kerja sejumlah 105.182 dengan korban meninggal 2.375 orang. Dengan melihat masih tingginya angka kecelakaan kerja dan banyaknya korban yang meninggal dunia, maka perlu dilakukan sebuah usaha untuk mencegah dan mengendalikan risiko yang ditimbulkan oleh suatu pekerjaan. Penelitian ini membahas tentang nilai risiko yang dimiliki oleh pekerjaan pigging di area Sisi Nubi Total E & P Indonesie. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan jenis serta tingkat risiko pada masing-masing tahapan pekerjaan pigging sehingga nantinya level risiko tertinggi bisa diketahui. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif analitik dengan menggunakan metode analisis risiko semi-kuantitatif berdasarkan AS/NZS 4360:2004. Hasil penelitian menyatakan bahwa level risiko yang dimiliki setiap tahapan pekerjaan pigging mulai dari yang terendah yaitu acceptable, priority 3 dan substantial. Pada tahapan persiapan pekerjaan pigging, risiko tertinggi adalah terpukul handtools. Pada tahapan transfer material, risiko tertinggi adalah beban terjatuh, cuaca buruk dan jarak pandang. Sedangkan pada proses pekerjaan pigging, risiko tertinggi adalah gas hidrokarbon bertekanan tinggi. Dalam menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3), perusahaan telah melakukan berbagai pengendalian dan perbaikan untuk mengurangi nilai risiko pada pekerjaan pigging, diantaranya adalah memberikan pelatihan kepada karyawan, menyediakan alat pelindung diri, serta melakukan pengendalian engineering dan administrasi.
Analisa Kepuasan Pasien Pengguna Kartu KIS Terhadap Kualitas Pelayanan Kesehatan Di Puskesmas Plosoklaten Oktari, Arina; Komari, Ana; Santoso, Heribertus Budi
JURMATIS : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Industri Vol 2, No 2 (2020): Agustus
Publisher : Department of Industrial Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jurmatis.v2i2.952

Abstract

Patient satisfaction in health care is very important to be noticed because it can describe the quality of service in the health care center. Knowing patient satisfaction is very useful for the relevant agencies in the context of evaluating the current program and can find which parts those need improvement, therefore it is necessary to identify what attributes are assessed to be corrected and improving the quality of service.. The respondests were KIS card holders who take treatment at the Plosoklaten Public Health Center, consists of 92 respondents obtained from calculations using the Slovin approach. The results of the distribution of questionnaires will be tested for reliability and validity, this test is carried out in order to determine the validity of the study questionnaire and whether the study is reliable or not. Furthermore, the results of the questionnaire will be processed using the IPA (Important Performance Matrix) method to determine what attributes are in low value of satisfaction to the customer. The results of the 92 questionnaire respondents obtaining the attribute that occupied in quadrant I in the Cartesian diagram produced by the IPA (Important Performance Matrix) method is the Tangibles dimension.Kesehatan pasien sangat penting dalam peningkatan evaluasi kepuasan pasien oleh karena itu perlu diidentifikasi atribut-atribut apa saja yang dinilai perlu dibenahi dan ditingkatkan lagi kualitas pelayanannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan pengguna serta atribut Servqual apa saja yang nilai kepuasannya rendah. Dimensi Servqual digunakan untuk mengetahui atribut-atribut yang nantinya diteliti dan ditanyakan kepada responden. Dimana responden yang diteliti ialah pemegang kartu KIS yang berobat di PUSKESMAS Plosoklaten sejumlah 92 orang, jumlah responden didapat dari perhitungan menggunakan pendekatan slovin. Hasil dari penyebaran kuisioner akan diuji realibitas dan validitas nya, uji ini dilakukan guna mengetahui valid atau tidaknya kuisioner penelitian dan reliabel atau tidaknya suatu penelitian. Selanjutnya hasil kuisioner tersebut akan diolah menggunakan metode IPA (Important Performance Matrix) digunakan untuk mengetahui atribut apa yang nilainya rendah terhadap kepuasan pelanggan PUSKESMAS Plosoklaten. Hasil penelitian dari jumlah kuisioner 92 responden, atribut yang menempati kuadran I pada diagram kartesius hasil pengolahan dengan metode IPA (Important Performance Matrix ) ialah dimensi Tangibles.  
Analisis Pengaruh Kualitas Produk Terhadap Kepuasan Pelanggan Nugroho, Eko; Santoso, Heribertus Budi; safi'i, imam
JURMATIS : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Industri Vol 2, No 2 (2020): Agustus
Publisher : Department of Industrial Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jurmatis.v2i2.953

Abstract

Indonesia's current economic development is not only approved by the manufacturing industry but also supported by the growth of the service sector. Business in the field shows very significant growth. The population in this study were MCD consumers in Kediri. the research sample of 96 consumers. The technique of collecting data uses an approved questionnaire using a validity test and a reliability test. The analysis technique used is multiple linear regression analysis techniques, this analysis is to determine the direction of the relationship between the independent variable with the dependent variable each independent variable is positively or negatively related and to predict the value of the dependent variable. The results showed the quality of products in McD Kediri which contained stress, presentation, wellcooked and various foods. From the research variables, the variables were more dominant than the presentation variable, well cooked and various foods. From the calculation of the t test 0.00 is smaller than 0.05 which means that there are significant differences Perkembangan perekonomian indonesia saat ini tidak hanya didominasi oleh industri manufaktur saja namun didorong juga dengan pertumbuhan sektor jasa. Usaha bisnis pada bidang jasa menunjukan pertumbuhan yang sangat siknifikan. Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen MCD kota kediri. sampel penelitian sebanyak 96 konsumen. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner yang telah diuji dengan menggunakan uji validitas dan uji reabilitas. Teknik analisis yang digunakan adalah teknik analisis regresi linier berganda, analisis ini untuk mengetahui arah hubungan antara variabel independen dengan variabel dependen apakah masing-masing variabel independen berhubungan positif atau negatif dan untuk memprediksi nilai dari variabel dependen apabila nilai variabel independen mengalami kenaikan atau penurunan. Hasil penelitian menunjukan bahwa kualitas produk pada Mcd kota kediri yang meliputi fhresness, presentation, wellcooked dan variety of food. Dari hasil penelitian bahwa variabel fhresness yang lebih dominan besar pengaruhnya dibandingkan variabel presentation, wellcooked dan variety of food. Dari perhitungan uji t 0,00 lebih kecil dari 0,05 yang di artikan bahwa ada pengaruh yang signifikan 
ANALISIS RESIKO KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA PADA PG. PESANTREN BARU MENGGUNAKAN METODE HAZOP Erviando, Randy; Safi'i, Imam; Santoso, Heribertus Budi
JURMATIS : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Industri Vol 2, No 1 (2020): Januari
Publisher : Department of Industrial Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jurmatis.v2i1.858

Abstract

PG PESANTREN BARU is a company engaged in the manufacturing industry which began operating on July 19, 1978 with a capacity of 4,000 tons of sugar cane per day. Negligence in operating the machine in addition to causing disruption in the production process, can also endanger workers. The problem formula of this research is where it relates to the fundamental issues regarding Boiler stations, and how to minimize the risk of work accidents at Boiler stations using the HAZOP method, while the purpose of this study is to find hazard resources at Boiler stations, and minimize the use of work accidents at the Boiler station using the HAZOP method. The results of K3 research at the boiler station using the hazop method, have found 31 potential hazards which are then classified into 5 sources of hazards that have been identified at the boiler station. From the results of the risk assessment, there are 3 sources of danger that have extreme risks associated with the attitude of workers, floors, and kitchen boiler rooms, then 1 source of danger that has a higher risk on the stairs and 1 source of danger that has a risk of being exposed to oil spills . Keywords : Job Safety, Risk, HAZOP ( Hazard and Operability Study ) PG PESANTREN BARU merupakan sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang industri pembuatan gula yang mulai beroperasi pada tanggal 19 Juli 1978 dengan kapasitas giling 4.000 ton tebu perhari. Kelalaian dalam mengoperasikan mesin selain akan menyebabkan proses produksi terganggu, juga dapat membahayakan pekerja. Rumuan masalah penelitian ini adalah dimanakah letak resiko tertinggi sumber bahaya pada stasiun Boiler, dan bagaimana cara meminimalisir resiko terjadinya kecelakaan kerja pada stasiun Boiler dengan menggunakan metode HAZOP, Sedangkan tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi sumber bahaya tertinggi pada stasiun Boiler, dan meminimalisir terjadinya kecelakaan kerja pada stasiun Boiler dengan menggunakan metode HAZOP. Hasil dari penelitian K3 di stasiun boiler menggunakan metode hazop,  telah ditemukan 31 potensi bahaya yang kemudian digolongkan menjadi 5 sumber bahaya yang sudah teridentifikasi pada stasiun boiler. Dari hasil penilaian resiko, maka terdapat 3 sumber bahaya yang memiliki resiko ekstrem yang meliputi sikap pekerja, lantai, dan ruang dapur boiler, kemudian 1 sumber bahaya yang memiliki resiko tinggi terletak pada tangga dan 1 sumber bahaya yang memiliki resiko sedang yaitu pada tumpahan oli. Kata Kunci : Keselamatan Kerja, Resiko, HAZOP ( Hazard and Operability Study ) 
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN PLN RAYON KEDIRI KOTA (STUDI KASUS PEMBAYARAN REKENING LISTRIK DI PLN RAYON KEDIRI KOTA) santoso, septiyan Budi; santoso, Heribertus Budi; komari, ana
JURMATIS : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Industri Vol 1, No 2 (2019): Agustus
Publisher : Department of Industrial Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jurmatis.v1i2.441

Abstract

This study aims to determine how high the level of customer satisfaction with the service of PLN Rayon Kediri Kota, to determine the quality of service to customer satisfaction PLN Rayon Kediri Kota, to determine the response of the PLN Kediri Kota in dealing with customer complaints. This research was conducted in the work area of PLN Rayon Kediri Kota. The research time was on March 18, 2017 to March 24, 2017. In writing this thesis, the author uses primary data collection techniques, namely by distributing questionnaires to PLN Rayon Kediri Kota customers who come to the payment counter. and PLN District Kediri City services. Based on the results of the research, the quality of service conducted by PLN District Kediri Kota is sufficient to satisfy its customers, as evidenced by the results of a questionnaire that has been conducted on 100 respondents of PLN Rayon Kediri City.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa tinggi tingkat kepuasan pelanggan terhadap pelayanan PLN Rayon Kediri Kota, Untuk mengetahui kualitas pelayanan terhadap kepuasan pelanggan PLN Rayon Kediri Kota, Untuk mengetahui respons pihak PLN Kediri Kota dalam menghadapi keluhan pelanggannya. Penelitian ini dilakukan di wilayah kerja PLN Rayon Kediri Kota. Waktu penelitian pada tanggal 18 Maret 2017 sampai dengan 24 Maret 2017. Dalam penulisan skripsi ini, penulis menggunakan teknik pengumpulan data primer yaitu dengan membagikan kuesioner terhadap pelanggan PLN Rayon Kediri Kota yang datang ke loket pembayaran dan pelayanan PLN Rayon Kediri Kota. Berdasarkan hasil penelitian kualitas pelayanan yang dilakukan oleh PLN Rayon Kediri Kota sudah cukup memuaskan pelanggannya terbukti dengan hasil kuesioner yang telah dilakukan terhadap 100 responden PLN Rayon Kediri Kota.
Analisa Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Kepuasan Kerja Karyawan Menggunakan Metode (AHP) Di PT. Wonojati Wijoyo Kediri Ximenes, Jose; Santoso, Heribertus Budi; Rahayuningsih, Sri
JURMATIS : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Industri Vol 1, No 1 (2019): Januari
Publisher : Department of Industrial Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jurmatis.v1i1.1011

Abstract

This research has been conducted at PT. Wonojati Wijoyo which is located at Mataram Street, 1, Karangrejo Village, Ngasem District, Kediri Regency. This research was conducted for three months, namely from April to June 2016. The objectives of this study were 1). To determine the factors that affect the level of job satisfaction of employees at PT. Wonojati Wijoyo Kediri; 2). Analyze what factors most influence the level of job satisfaction of employees of PT. Wonojati Wijoyo Kediri, using the method of observation and analyzed by descriptive statistics. Primary data collection is done by means of observation, interviews and measurement of respondents who have been determined. The results of this study indicate that the factors that affect the level of job satisfaction of employees at PT. Wonojati Wijoyo, Kediri based on the hierarchical weighting level sequentially, is that the financial aspect is the first most important thing that must be considered by the new management to feed the psychological, social and lastly physical aspects. Based on the questionnaire that has been carried out using the five point liker scale, the average satisfaction results are obtained. Consistency Index is calculated to ensure the consistency level of decision makers when filling in the comparison value between a pair of objects, the results show that 44% of respondents rated the company's policies received so far as very satisfying, 28% considered satisfied and 12% rated quite satisfied. Meanwhile, 9% were not satisfied with the various company policies and only 5% considered dissatisfied. Penelitian ini telah dilakukan di PT. Wonojati Wijoyo yang berlokasi di JL. Mataram No.1, Desa Karangrejo KecamatanNgasem Kabupaten Kediri. Penelitian ini dilakukan selama tiga bulan yakni pada bulan Aprilsampai Juni 2016. Tujuan penelitian ini adalah 1). Untuk menentukanfaktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kepuasan kerja karyawan di PT. Wonojati Wijoyo Kediri; 2). Menganalisafaktor apa yang paling mempengaruhi tingkat kepuasan kerja karyawan PT. Wonojati Wijoyo Kediri, menggunakan metode observasi dan dianalisis secara statistik deskriptif. Pengumpulan data primer dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan pengukuran responden yang telah ditetapkan. Hasil   penelitian ini menunjukkan bahwa faktor-faktor yang  mempengaruhi tingkat kepuasan  kerja karyawan di PT. Wonojati Wijoyo, Kediri berdasarkan tingkat pembobotan hirarki secara berurutan, adalah aspek finansial merupakan hal terpenting  pertama yang harus di perhatikan oleh pihak manajemen baru menyusu laspek psikologi, social dan terakhir aspek fisik. Berdasarkan kuisioner yang telah dilakuka dengan menggunakan  five point liker scale,didapatkan hasil rata-rata kepuasan. Consistency Index dihitung untuk memastikan tingkat konsistensi pengambil keputusan saat mengisi nilai perbandingan antar sepasang objek diperoleh hasil bahwasebanyak 44% responden menilai kebijakanperusahaan yang diterima selama ini sangatmemuaskan28% menilai puas dansebanyak 12% menilaicukuppuas. Sedangkan yang memberikan penilaian kurang puas terhadap berbagaikebijakanperusahaansebanyak 9% danhanya 5% yang menilaitidakpuas. 
PENGEMBANGAN MODEL SERVICE QUALITY PADA INDUSTRI JASA OTOMOTIF DI ”EIFISIENSI TOUR AND TRAVEL” TULUNGAGUNG susilo, tali roso; rahayuningsih, sri; santoso, Heribertus Budi
JURMATIS : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Industri Vol 1, No 2 (2019): Agustus
Publisher : Department of Industrial Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jurmatis.v1i2.442

Abstract

In this study, an analysis of the development of a quality service model for land transportation service providers, namely Eiffficiency Tour and Travel, is located in the village of Wajak Kidul, Boyolangu District, Tulungagung Regency. In reality, in the field there are still many matters related to service quality ignored by Tour and Travel Efficiency. This is evidenced by the events that occur in the fairly large list of customer complaints. In this study, it refers to the survey method carried out by collecting information from samples obtained from a place with the aim of generalizing the extent to which the population from which the sample was taken. In this final project research, the authors conducted research on transportation service providers. "Efficiency Tour and Travel" in the village of Wajak Kidul Tulungagung refers to the development of a quality service model. The research process used interviews, documentation and questionnaires, with a total of 35 respondents. This research is more effective with the results of the calculation of t count> t table: then Ho is rejected, meaning that there is a significant influence between variable X and variable Y. results 4,927. 2.021: then Ho is rejected, meaning that there is a significant influence between CV services. Eiffficiency Jaya customer satisfaction as a form of model useDalam penelitian ini dilakukan analisis pengembangan model service kualiti pada penyedia jasa transportasi darat yaitu Eifisiensi Tour and Travel yang berkedudukan di desa Wajak Kidul Kecamatan Boyolangu Kabupaten Tulungagung. Dalam kenyataannya di lapangan masih banyak hal-hal yang berkaitan dengan kualitas pelayanan diabaikan oleh Eifisiensi Tour and Travel. Hal tersebut terbukti dengan peristiwa yang terjadi pada daftar keluhan pelanggang yang cukup banyak. Dalam penelitian ini mengacu pada metode survei dilakukan dengan cara menghimpun informasi dari sampel yang diperoleh dari suatu tempat dengan tujuan untuk melakukan generalisasi sejauh populasi darimana sampel tersebut diambil. Dalam penelitian tugas akhir ini, penulis melakukan penelitian di perusahaan penyedia jasa transportasi.”Eifisiensi Tour and Travel” desa Wajak Kidul Tulungagung mengacu pada pengembangan model servis quality. Proses penelitian menggunakan wawancara, dokumentasi dan kuesioner, dengan jumlah 35 responden. Penelitian ini lebih efektif dengan hasil dari perhitungan t hitung > t table: maka Ho di tolak, artinya berarti terdapat pengaruh yang signifikan antara variabel X dengan variabel Y. hasil 4.927. 2.021: maka Ho ditolak, artinya terdapat pengaruh yang signifikan antara pelayanan CV. Eifisiensi Jaya kepuasan pelanggan sebagai bentuk penggunaan model Service Quality