Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Strategi Pemasaran Produk Indosat M3 di Kota Kediri Berdasarkan Analisis SWOT Komari, Ana
JMM17 : Jurnal Ilmu ekonomi dan manajemen Vol 3 No 02 (2016)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.106 KB) | DOI: 10.30996/jmm17.v3i02.803

Abstract

The business world of telecommunications is now a full decade with the changes thatare filled with newcomers in the business world of telecommunications. The changes andupheavals are not just fast, unpredictable and complex, but also contradictory and couldlead to a crisis (Pierce & Robinson, 1994). To respond to these changes companies need tofundamentally rethink their strategy, structure, performance in order to have the ability tocompete in the increasingly fierce competition conditions. The company is required tocontinuously adjust its strategic planning related to the company business environment sothat the chosen strategy is always appropriate.In order to find the appropriate marketing strategy formulation then it is needed efforts toidentify the strengths, weaknesses, opportunities and threats faced by the company. Forthose reasons, this study was held which focused on the determination efforts of themarketing strategy that appropriate with the company condition in the middle ofcompetition. Research conducted in Indosat M3 in particular on its Smart product used aqualitative method by using respondent of employees who have an understanding of themarket conditions that amounted to 15 people. Data collection tool used was a structuredquestionnaire with closed-type questions. The results of this study indicated that thestrategy formulation suggested for Indosat M3 Smart is an investment strategy byemphasizing on distribution and pricing strata such as make empowering potential outlets,cooperate with Bank Mandiri and BCA, as well as the incentives system for the interestingchanneling. Thus, Indosat M3 Smart products can feature their competitive advantage ifcompared to other similar competitors.Keywords: IM3, Telecommunications, Marketing Strategy, SWOT Analysis.
PENGUATAN DIRI DAN DUKUNGAN MENTAL SERTA BANTUAN SOSIAL KEPADA MASYARAKAT DESA GROGOL YANG TERDAMPAK WABAH PANDEMI VIRUS CORONA (COVID-19) Tripariyanto, Afiff Yudha; Indrasari, Lolyka Dewi; Komari, Ana; Rahayuningsih, Sri; Safi’I, Imam; Rushanti, Silvi
Jurnal Industri Kreatif dan Kewirausahaan Vol 3, No 1 (2020): JUNE
Publisher : Universitas Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/kewirausahaan.v3i1.67

Abstract

Desa Grogol adalah salah satu desa yang berada pada wilayah kecamatan Grogol kabupaten Kediri. Dengan munculnya dampak pandemic Virus Corona yang masuk ke Indonesia terutama di desa Grogol banyak sekali masyarakat yang mengeluhkan tentang ekonomi keluarganya masing-masing. Karena banyak sekali keluhan keluhan yang dihadapi oleh masyarakat Desa Grogol tersebut,terutama masalah bantuan yang saat ini sangat diharapkan oleh masyarakat banyak. Dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini banyak memberikan penguatan-penguatan mental dengan memberikan penjelasan tentang apa itu Covid-19 dan bagaimana cara penularan dan pencegahanya dari edukasi tersebut masyarakat akan lebih memahami dan tidak panic terlebih dahulu sehingga imunitas masyarakat cenderung lebih stabil dalam menghadapi pandemic virus covid-19 tersebut.selain itu juga ada sedikit pemberian bantuan sosial kepada masyarakat desa grogol berupa bantuan sembako dan alat APD standard yaitu Masker,Hand sanitayser sehingga dengan adanya bantuan tersebut sedikit meringankan beban masyarakat desa Grogol.
Pengaruh Lingkungan dan Kapasitas Manajerial Terhadap Keputusan Pendanaan Bagi Usaha Kecil Kerajinan 1 di Jawa Timur Laely, Nur; Komari, Ana
JMM17 : Jurnal Ilmu ekonomi dan manajemen Vol 4 No 01 (2017)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.9 KB) | DOI: 10.30996/jmm17.v4i01.1046

Abstract

This research talks about the environment of craftsmen, Managerial Capacity andFunding Decision for Small Scale Enterprises in East Java. The population of the studywas 3,711 craftsmen in East Java. Using Slovin formula with a tolerance of 5%, the samplesize was 392 respondents. Test model with Generalized Least Square Estimation (GLS), structural equationmodel (SEM) analysis, proportional random sampling method and Amos 22 software aid,in 392 respondents. The test results show the model (fit) seen from the value of GFI, AGFI,TLI, CFI, RMSEA and CMIN / DF, each of 0.927, 0.914, 0.965, 0.968, 0.072 and 1.284 areall within the expected range of values so that the model can be accepted. The results showed that: 1). There is a direct influence of the craftsman's Environmenton the managerial capacity of the craftsmen by 0.720. 2). There is a direct influence of thecraftsman's Environment on the craftsman's financing decision of 0.679. 3). There is adirect influence of the managerial capacity of the craftsmen on the craftsman's financingdecision of 0.324. 4). There is an indirect influence of the craftsman's Environment on thefinancing decision of the craftsman through the managerial capacity of 0.233. Major indirect linkage between environmental variables of craftsmen and financingvariables of small craft businesses through managerial capacity variables. This indicatesthat the managerial capacity of small craft business will increase, with the management ofthe business environment of the good craftsmen in East Java Province. Keywords: Environment, managerial capacity, funding decision, small business craftsmen
Analisis Waktu Lampu Hijau, Kapasitas Kendaaran dan Derajat Jenuh di Simpang Empat Bersinyal Komari, Ana; Santoso, Heribertus Budi; Tripariyanto, Afiff Yudha
JATI UNIK : Jurnal Ilmiah Teknik dan Manajemen Industri Vol 3, No 1 (2019): October
Publisher : Industrial Engineering, Engineering of Faculty, Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (864.767 KB) | DOI: 10.30737/jatiunik.v3i1.803

Abstract

Congestion has a negative impact on motorists during certain hours. Therefore it is necessary to do an analysis related to traffic with the aim to find out the optimum time of green light, vehicle capacity and degree of saturation. Observations were carried out in the collection of data related to the cycle time of green light, yellow light and red light. Data was collected for 60 minutes at an intersection on Jalan Veteran (east), Jalan Veteran (west), Jalan Kawi and Jalan Penanggungan, Kota Kediri, using the Webster method. Data is processed in terms of saturation flow, traffic flow rate, lost time, optimum cycle time, effective green time, total effective green time, green light time for each phase, actual green time, capacity of each crossing arm and degree of saturation. The results of the study are in accordance with the objectives of the actual green time on the Veteran Road from the east by 10 seconds with a capacity of 389 (kend / hour), degree of saturation 0.93, Veteran Road from the west by 11 seconds with a capacity of 357 (vehicle / hour) , saturation degree 1,07, Jalan Kawi from the north for 8 seconds, with a capacity of 260 (kend / hour), saturation degree 1.21 and a Penanggungan from the south for 11 seconds, with a capacity of 357 (kend / hour), saturation degree 1.12.  Kemacetan menimbulkan dampak negatif bagi pengendara kendaraan di jam – jam tertentu. Oleh karena itu perlu dilakukan analisis terkait lalu lintas dengan tujuan untuk mengetahui waktu optimum lampu hijau, kapasitas kendaraan dan derajat jenuh. Dilakukan observasi yaitu pengambilan data terkait siklus waktu lampu hijau, lampu kuning dan lampu merah. Dilakukan pengambilan data selama 60 menit di persimpangan pada Jalan Veteran (timur), Jalan Veteran (barat), Jalan Kawi dan Jalan Penanggungan, Kota Kediri, menggunkan metode Webster. Data diolah terkait arus jenuh, tingkat arus lalu lintas,  waktu hilang, waktu siklus optimum, waktu hijau efektif, waktu hijau efektif total, waktu lampu hijau tiap fase, waktu hijau aktual, kapasitas tiap lengan persimpangan dan derajat jenuh. Hasil penelitian sesuai dengan tujuan yaitu waktu hijau aktual yang pada Jalan Veteran dari arah timur sebesar 10 detik dengan kapasitas 389 (kend/jam), derajat jenuh 0,93,  Jalan Veteran dari arah barat sebesar 11 detik dengan kapasitas 357 (kend/jam), derajat jenuh 1,07, Jalan Kawi dari arah utara sebesar 8 detik, dengan kapasitas 260 (kend/jam), derajat jenuh 1,21 dan Penanggungan dari arah selatan sebesar 11 detik, dengan kapasitas 357 (kend/jam), derajat jenuh 1,12.   
ANALISA UPAYA PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN POTENSI BAHAYA KEBAKARAN STUDI KASUS DI RSUD GAMBIRAN KOTA KEDIRI TAHUN 2016 Sanjoto, Ary Firman; Komari, Ana; Rahayuningsih, Sri
JURMATIS : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Industri Vol 1, No 1 (2019): Januari
Publisher : Department of Industrial Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jurmatis.v1i1.292

Abstract

This research is a semi-quantitative study with an observational design. The purpose of this study was to determine how the prevention and control of fire hazards in RSUD Gambiran Kediri. The variables studied were fire detection and alarm systems, sprinkler systems, fire extinguishers, hydrant systems, passive protection systems, life-saving facilities, fire extinguisher access, building safety and fire management. The method of measuring used for all variables is by observation, the measuring instrument used is a checklist, and the measurement results show that there is / does not exist or is suitable / inappropriate. For detection and fire alarm system variables 100% according to standards, sprinkler system variables 60% according to standards, APAR 87.5% variables according to standards, hydrant system variables 75% according to standards, passive protection system variables 80% according to standards, variable life-saving facilities 100 % according to standards, variable fire extinguisher access 50% according to standards, and variable MKKG 100% according to standards. The results showed that an average of 84.4% was in accordance with the standard and 15.6% was not in accordance with the standard. The standard used is PerMen PU No.26 / PRT / M / 2008.Penelitian ini adalah penelitian semi-kuantitatif dengan desain observasional. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimanakah upaya pencegahan dan penanggulangan terhadap bahaya kebakaran yang ada di RSUD Gambiran Kediri. Kebakaran merupakan sesuatu bencana yang disebabkan oleh api atau pembakaran tidak sesuai prosedur yang dapat membahayakan nyawa manusia, bangunan atau ekologi yang bisa terjadi secara sengaja ataupun tidak sengaja. Terjadinya api dapat disebabkan oleh adanya sumber panas yang berasal dari berbagai bentuk energi yang dapat mejadi sumber penyulutan. Variabel yang diteliti adalah sistem deteksi dan alarm kebakaran, sistem sprinkler, APAR, sistem hidran, sistem proteksi pasif, sarana penyelamatan jiwa, akses pemadam kebakaran, manajemen keselamatan dan kebakaran gedung. Cara ukur yang digunakan untuk semua variabel adalah dengan observasi, alat ukur yang digunakan adalah ceklist, dan hasil ukurnya adalah menunjukkan ada/tidak ada ataupun sesuai/tidak sesuai. Untuk variabel sistem deteksi dan alarm kebakaran 100% sesuai standar, variabel sistem sprinkler 60% sesuai standar, variabel APAR 87,5% sesuai standar, variabel sistem hidran 75% sesuai standar, variabel sistem proteksi pasif 80% sesuai standar, variabel sarana penyelamatan jiwa 100% sesuai standar, variabel akses pemadam kebakaran 50% sesuai standar, dan variabel MKKG 100% sesuai standar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata sebesar 84,4% sudah sesuai dengan standar dan 15,6% belum sesuai dengan standar. Standar yang digunakan adalah PerMen PU No.26/PRT/M/2008. 
Efektivitas Instalasi Pengolahan Air Limbah Industri Gula PG. Pesantren Baru di Kediri Jawa Timur Prasetyo, Benny Edo; Komari, Ana; Indrasari, Lolyka Dewi
JURMATIS : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Industri Vol 2, No 2 (2020): Agustus
Publisher : Department of Industrial Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jurmatis.v2i2.948

Abstract

Sugar Industry PG. Pesantren Baru in treating wastewater produced by production activities using the Waste Water Treatment Plant. The purpose of this study is to determine the effectiveness of wastewater treatment plants. The method used in this research is descriptive observational. This research uses primary data obtained from interviews and temporary observations of secondary data from the processing section in the form of inlet and outlet laboratory test results. The parameters of the results of laboratory test analysis. The results of this study were an average pH concentration of 7. The order of decrease in the concentration of these parameters included, 28.15%; 24.43%; 57.90%; 02.58%; 12.35%. But the most effective way to reduce concentration is on the TSS parameter of 57.90%. The results of the evaluation with Wastewater Quality Standards (BML) indicate that all the tested parameters derived from liquid waste are in accordance with those stipulated by the East Java Governor's Regulation. In addition, when compared with Minister of Environment Regulation No. 5 of 2014 concerning Wastewater Quality Standards, the quality of treated wastewater is also in accordance with what has been stipulated in the regulations.Industri Gula PG. Pesantren Baru dalam mengolah limbah cair hasil kegiatan produksi dengan menggunalan Instalasi Pengolahan Air Limbah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas instalasi pengolahan air limbah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif observasional.Penelitian ini menggunakan data primer diperoleh dari wawancara dan observasi sementara data sekunder dari bagian pengolahan yang berupa hasil uji laboratorium inlet dan outlet. Parameter hasil analisis uji laboratorium. Hasil penelitian ini adalah konsentrasi pH rata-rata 7. Pengurutan yang dapat diteliti dengan hasil sebagai berikut : 28,15%; 24,43%; 57,90%; 02,58%; 12,35%. Namun yang paling efektif dalam menurunkan konsentrasi adalah pada parameter TSS sebesar 57,90%.Penelitian  yang sudah dilakukan oleh aturan yang ditetapkan Gubernur Jawa Timurberkaitan dengan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup yang bernomor 5 pada tahun 2014 berkaitan dengan Baku Mutu Air Limbah sudah sesuai dengan aturan tersebut.
PERENCANAAN AGREGAT PADA INDUSTRI PENGOLAHAN KAYU JENIS FLOORING DENGAN PENDEKATAN HEURISTIC (Study Kasus Pada PT Sinar Rimba Pasifik Sidoarjo) Susanti, Reny Dwi; santoso, Heribertus Budi; Komari, Ana
JURMATIS : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Industri Vol 1, No 2 (2019): Agustus
Publisher : Department of Industrial Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jurmatis.v1i2.443

Abstract

Production processes are interrelated so that when one goal is optimal it may result in other goals being less than optimal or it can also be detrimental to other goals. PT. Sinar Rimba Pasifik is a company engaged in the furniture sector, registered in 2000 and having its address at Jatikalang Village, Krian-Sidoarjo Sidoarjo, East Java. Measuring the work efficiency of employees at PT. Sinar Rimba Pasifik is still said to be conventional. The research method used in this research is the explanatory survey method, which is the study of taking a sample of a product using a questionnaire as a primary data collection tool to explain the current and future conditions. This study uses several stages in order to determine the production aggregate planning at PT. Sinar Rimba Pasifik, and analyze the need to use the right method or approach. The approach in this study uses a heuristic approach by comparing three types of variation from aggregate planning, namely control of labor, sub-contracts, and overtime hybrids. Planning aggregate production of Naguring Heating Flooring in this study is limited by determining the amount of production in accordance with demand, optimizing income, and allocating resources, especially in the efficiency of working hours, and knowing the optimization of the use of the hauring method.Proses produksi yang saling berkaitan sehingga ketika tujuan yang satu optimal bisa saja mengakibatkan tujuan yang lain kurang optimal atau bisa juga merugikan tujuan yang lain. PT. Sinar Rimba Pasifik merupakan perusahaan yang bergerak dibidang mebel terdaftar pada tahun 2000 dan beralamat di Desa Jatikalang, Krian-Sidoarjo Sidoarjo Jawa Timur. Pengukuran efisiensi kerja karyawan di PT. Sinar Rimba Pasifik masih dikatakan konvensional. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey eksplanatory, yaitu penelitian mengambil sampel dari suatu produk-produk menggunakan koesioner sebagai alat pengumpulan data pokok untuk menjelaskan keadaan sekarang maupun keadaan yang akan datang. Penelitian ini menggunakan beberapa tahapan guna mengetahui perencanaan agregat produksi di PT.Sinar Rimba Pasifik, serta menganalisis perlunya menggunakan metode atau pendekatan yang tepat. Pendekatan pada penelitian ini menggunakan pendekatan heuristik dengan melakukan komparasi terhadap tiga tipe variasi dari perencanaan agregat, yakni pengendalian Tenaga Kerja, Sub-kontrak, dan Hibrid Lembur (overtime). Perencanaan agregat produksi Naguring Heating Flooring dalam penelitian ini dibatasi dengan adalah penentuan jumlah produksi yang sesuai dengan permintaan, mengoptimalkan pendapatan, dan pengalokasian sumber daya terkhusus dalam efisiensi jam kerja, dan mengetahui optimalisasi penggunaan metode hauring.
TINGKAT PERILAKU AMAN TENAGA KERJA BAGIAN JAHIT DENGAN MENGGUNAKAN METODE ANTECEDENT BEHAVIOR CONSEQUENCE DI PT. GLOW Wijaya, Welly; Rahayuningsih, Sri; Komari, Ana
JURMATIS : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Industri Vol 1, No 1 (2019): Januari
Publisher : Department of Industrial Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jurmatis.v1i1.294

Abstract

Substandard behavior and sub-standard conditions are both a direct cause of accidents and a major cause of mismanagement. At PT. Glow which is engaged in the field of covection, there is no real / clear K3 management system so that there are still workers who do not know about K3 safe behavior.This study uses the Antecedent Behavior Consequences method which aims to obtain an overview of the factors that influence K3 behavior using approaches, observations or data at once (point time approach) in the sewing section of PT. Light. The results of the bivariate research showed that there was no relationship between knowledge and K3 behavior (p value 0.208), there was a relationship between perception and K3 behavior (p value 0.005), there was no relationship between attitude and K3 behavior (p value (0.116), there was no relationship Between the level of education and K3 behavior (p value 0.245). It can be concluded that from the empathy variable studied about OSH behavior, only perceptions have a relationship or there is a difference in behavior with K3 behavior in the sewing section of PT.Glow. Should increase attention related to safety aspects. work so that work accidents continue in the years to come.Perilaku merupakan hasil kombinasi dari berbagai faktor, baik faktor internal maupun faktor eksternal. Faktor internal merupakan karakteristik bawaan yang dimiliki oleh seseorang, seperti kecerdasan, tingkat emosional, jenis kelamin, pengetahuan, sikap dan sebagainya. Sedangkan faktor eksternal merupakan lingkungan sekeliling yang dapat berupa lingkungan fisik, sosial, budaya, pendidikan, politik atau ekonomi Perilaku di bawah standar dan kondisi di bawah standar merupakan penyebab langsung suatu kecelakaan dan penyebab utama dari kesalahan manajemen. Di PT. Glow yang bergerak dibidang koveksi, belum ada sistem manajemen K3 yang nyata/jelas sehingga membuat para pekerja masih ada yang belum tahu tentang perilaku aman K3. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Antecedent Behavior Consequences yang bertujuan untuk mendapatkan gambaran dengan mempelajari mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku K3 menggunakan cara pendekatan, observasi atau pengumpulan data sekaligus pada suatu saat (point time approach) di bagian jahit PT. Glow. Sehingga menjadi upaya pencegahan kecelakaan kerja secara proaktif yang berfokus pada perilaku berbahaya yang berpeluang menyebabkan terjadinya kecelakaan dalam bekerja. Hasil dari penelitian bivariat didapatkan tidak ada hubungan antara pengetahuan dengan perilaku K3 (p value 0,208) , ada hubungan antara persepsi dengan perilaku K3 (p value 0,005), tidak ada hubungan antara sikap dengan perilaku K3 (p value (0,116), tidak ada hubungan antara tingkat pendidikan dengan perilaku K3 (p value 0,245). Dapat ditarik kesimpulan bahwa dari empat variabel yang diteliti tentang hubungannya dengan perilaku K3, hanya persepsi yang mempunyai hubungan atau terdapat perbedaan bermakna dengan perilaku K3 di bagian jahit PT. Glow. Untuk itu, perusahaan harus meningkatkan perhatian terkait segi keselamatan kerja agar angka kecelakaan kerja dapat terus ditekan pada tahun-tahun yang akan datang. Perhatian ini dapat berupa perbaikan manajemen terkait kebijakan K3, serta membangun komitmen bersama seluruh karyawan dalam melaksanakan program K3. 
TINGKAT PERILAKU AMAN TENAGA KERJA BAGIAN JAHIT DENGAN MENGGUNAKAN METODE ANTECEDENT BEHAVIOR CONSEQUENCE DI PT. GLOW Wijaya, Welly; Rahayuningsih, Sri; Komari, Ana
JURMATIS : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Industri Vol 1, No 2 (2019): Agustus
Publisher : Department of Industrial Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jurmatis.v1i2.293

Abstract

Perilaku merupakan hasil kombinasi dari berbagai faktor, baik faktor internal maupun faktor eksternal. Faktor internal merupakan karakteristik bawaan yang dimiliki oleh seseorang, seperti kecerdasan, tingkat emosional, jenis kelamin, pengetahuan, sikap dan sebagainya. Sedangkan faktor eksternal merupakan lingkungan sekeliling yang dapat berupa lingkungan fisik, sosial, budaya, pendidikan, politik atau ekonomi Perilaku di bawah standar dan kondisi di bawah standar merupakan penyebab langsung suatu kecelakaan dan penyebab utama dari kesalahan manajemen. Di PT. Glow yang bergerak dibidang koveksi, belum ada sistem manajemen K3 yang nyata/jelas sehingga membuat para pekerja masih ada yang belum tahu tentang perilaku aman K3. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Antecedent Behavior Consequences yang bertujuan untuk mendapatkan gambaran dengan mempelajari mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku K3 menggunakan cara pendekatan, observasi atau pengumpulan data sekaligus pada suatu saat (point time approach) di bagian jahit PT. Glow. Sehingga menjadi upaya pencegahan kecelakaan kerja secara proaktif yang berfokus pada perilaku berbahaya yang berpeluang menyebabkan terjadinya kecelakaan dalam bekerja. Hasil dari penelitian bivariat didapatkan tidak ada hubungan antara pengetahuan dengan perilaku K3 (p value 0,208) , ada hubungan antara persepsi dengan perilaku K3 (p value 0,005), tidak ada hubungan antara sikap dengan perilaku K3 (p value (0,116), tidak ada hubungan antara tingkat pendidikan dengan perilaku K3 (p value 0,245). Dapat ditarik kesimpulan bahwa dari empat variabel yang diteliti tentang hubungannya dengan perilaku K3, hanya persepsi yang mempunyai hubungan atau terdapat perbedaan bermakna dengan perilaku K3 di bagian jahit PT. Glow. Untuk itu, perusahaan harus meningkatkan perhatian terkait segi keselamatan kerja agar angka kecelakaan kerja dapat terus ditekan pada tahun-tahun yang akan datang. Perhatian ini dapat berupa perbaikan manajemen terkait kebijakan K3, serta membangun komitmen bersama seluruh karyawan dalam melaksanakan program K3.
PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO GUNA MENGETAHUI TINGKAT KECELAKAAN KERJA PADA PEKERJAAN PIGGING DI AREA SISI NUBI TOTAL E & P INDONESIE Wahyudi, Wahyudi; Santoso, Heribertus Budi; Komari, Ana
JURMATIS : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Industri Vol 1, No 2 (2019): Agustus
Publisher : Department of Industrial Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jurmatis.v1i2.439

Abstract

According to BPJS Ketenagakerjaan data throughout 2015, there were 105,182 work accidents with 2,375 deaths. By looking at the high number of work accidents and the number of victims who died, it is necessary to make an effort to prevent and control the risks posed by a job. This research discusses the risk value possessed by pigging work in the Sisi Nubi Total E & P Indonesie area. The purpose of this research is to determine the type and level of risk at each stage of work so that the highest risk can be identified. This research is a descriptive analytic study using a semi-quantitative risk analysis method based on AS / NZS 4360: 2004. The results state that the level of risk that each stage of work has from the lowest is acceptable, priority 3 and substantial. In the preparation stage of work, the highest risk is being hit by hand tools. At the material transfer stage, the highest risks are falling loads, bad weather and visibility. Meanwhile, in the pigging work process, the highest risk is high pressure hydrocarbon gas. In implementing the Occupational Safety and Health Management System (SMK3), the company has carried out various controls and improvements to reduce the risk value in pigging work, including providing training to employees, providing personal protective equipment, and carrying out technical and administrative controls.Menurut data BPJS Ketenagakerjaan sepanjang tahun 2015 telah terjadi kecelakaan kerja sejumlah 105.182 dengan korban meninggal 2.375 orang. Dengan melihat masih tingginya angka kecelakaan kerja dan banyaknya korban yang meninggal dunia, maka perlu dilakukan sebuah usaha untuk mencegah dan mengendalikan risiko yang ditimbulkan oleh suatu pekerjaan. Penelitian ini membahas tentang nilai risiko yang dimiliki oleh pekerjaan pigging di area Sisi Nubi Total E & P Indonesie. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan jenis serta tingkat risiko pada masing-masing tahapan pekerjaan pigging sehingga nantinya level risiko tertinggi bisa diketahui. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif analitik dengan menggunakan metode analisis risiko semi-kuantitatif berdasarkan AS/NZS 4360:2004. Hasil penelitian menyatakan bahwa level risiko yang dimiliki setiap tahapan pekerjaan pigging mulai dari yang terendah yaitu acceptable, priority 3 dan substantial. Pada tahapan persiapan pekerjaan pigging, risiko tertinggi adalah terpukul handtools. Pada tahapan transfer material, risiko tertinggi adalah beban terjatuh, cuaca buruk dan jarak pandang. Sedangkan pada proses pekerjaan pigging, risiko tertinggi adalah gas hidrokarbon bertekanan tinggi. Dalam menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3), perusahaan telah melakukan berbagai pengendalian dan perbaikan untuk mengurangi nilai risiko pada pekerjaan pigging, diantaranya adalah memberikan pelatihan kepada karyawan, menyediakan alat pelindung diri, serta melakukan pengendalian engineering dan administrasi.