Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Pengaruh kompetensi dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan pada PT. Elfaatih Global Indonesia Puspa Dewi Yulianty; Sari Laelatul Qodriah; Pebi Kurniawan; Hani Indriyanti
Entrepreneurship Bisnis Manajemen Akuntansi (E-BISMA) Vol.2, No.2 (2021): Desember 2021
Publisher : Universitas Widya Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37631/e-bisma.v2i2.402

Abstract

This study aims to test and determine whether competence and work motivation have an influence on employee performance. The research method used is the verification method with a quantitative approach. The sample used in this research is nonprobability sampling with saturated sampling. So in this study using all populations of 76 respondents. The data analysis technique used in this research is multiple linear regression analysis techniques and to measure the research variables, researchers use a Likert scale. The results of data analysis show that employee competence consisting of intellectual competence, emotional competence and social competence has no influence on the employee performance of PT. EGI. Meanwhile, the results of the data indicate that work motivation which consists of motivator factors and hygiene factors has a strong influence on the performance of the employees of PT. EGI. However, if further tested together the competency and work motivation variables above have a positive and significant effect on the performance of the employees of PT. EGI.
Faktor Penentu Kinerja UMKM Dimasa Pandemi COVID-19 Se-Kabupaten Cirebon Puspa Dewi Yulianty; Muzayyanah Muzayyanah
JURNAL MANAJEMEN DAN BISNIS INDONESIA Vol 7, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (407.663 KB) | DOI: 10.32528/jmbi.v7i2.5886

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor penentu antara pengaruh Modal Usaha dan Sumberdaya Manusia terhadap Kinerja UMKM Se-Kabupaten Cirebon. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data primer dan data sekunder. Sampel yang akan digunakan dalam penelitian ini sebanyak 100 UMKM yang bergerak dibidang kuliner di wilayah Cirebon Barat dan Cirebon Timur. Teknik sampel yang digunakan yaitu menggunakan Cluster random Sampling. Analisis data  menggunakan analisis deskriptif, uji kualitas data, uji asumsi klasik, analisis regresi berganda dan uji hipotesis dengan program SPSS, hasil atau simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial Modal Usaha berpengaruh terhadap Kinerja UMKM dan SDM berpengaruh terhadap Kinerja UMKM. Sedangkan secara simultan didapatkan bahwa Modal Usaha dan SDM berpengaruh terhadap Kinerja UMKM.
PENGARUH ELECTRONIC WORD OF MOUTH DAN BRAND TRUST TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK WARDAH VARIAN BEDAK (STUDI PENELITIAN PELANGGAN WARDAH BEAUTY KONTER MAJALENGKA) Puspa Dewi Yulianty; Agisty Mauludy
Value : Jurnal Manajemen dan Akuntansi Vol 14 No 2 (2019): Juli - Desember 2019
Publisher : Prodi Ilmu Manajemen, Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jv.v14i2.782

Abstract

Latar Belakang Penelitian ini adalah Pada era modern seperti sekarang ini, pertumbuhan internet di dunia semakin berkembang dengan pesat, sehingga para pelaku bisnis harus berfokus pada dampak potensi yang ditimbulkan akibat semakin tingginya penggunaan internet terhadap pasar dan terhadap perilaku bisnis di masa depan. Dengan semakin banyaknya pelaku bisnis dan pesatnya perkembangan teknologi, maka alternatif produk dan merek yang tersedia makin beragam. Oleh karena itu konsumen seringkali mencari referensi melalui opini-opini atau pendapat dalam komunitas tentang suatu produk. Kemajuan internet dan pertumbuhan world wide web (www) mampu memberikan konsumen sebuah dunia baru dimana mereka dapat berkomunikasi maupun mempengaruhi satu sama lain (Goldsmith, 2008). Internet dan teknologi informasi secara umum tidak hanya menyediakan fasilitas bagi konsumen untuk memberikan pendapatnya tentang produk tetapi juga menjadi alat dan saluran pemasaran bagi perusahaan (Chan dan Ngai, 2011). Kemajuan teknologi informasi, menyebabkan semakin banyak konsumen mencari informasi yang dibutuhkan terhadap suatu produk sebelum melakukan pembelian seperti melalui KASKUS (Online Community), blog, Facebook (Social Media) dan lain sebagainya. Adanya internet menciptakan sebuah paradigma baru dalam komunikasi Word Of Mouth dan inilah awal munculnya istilah electronic Word of Mouth (eWOM.). Fenomena e-WOM dianggap sebagai evolusi dari komunikasi tradisional interpersonal menuju generasi baru dari cyberspace atau dunia maya. Aktivitas e-WOM dapat menciptakan pernyataan negatif atau positif yang dibuat oleh konsumen aktual, potensial atau konsumen sebelumnya mengenai produk atau perusahaan dimana informasi ini tersedia bagi orang-orang ataupun institusi melalui via media internet, (Henning-Thurau et al. 2004). Kemajuan teknologi internet menjadikan penyebaran Word Of Mouth yang tidak terbatas pada komunikasi tatap muka, namun sudah dalam bentuk electronic Word Of Mouth. Dari perkembangan teknologi informasi tersebut Word Of Mouth (WOM) telah bergeser menjadi electronic Word Of Mouth (e-WOM). Kata Kunci : e-WOM, Brand Trust, Keputusan Pembelian
Pemberdayaan Masyarakat Desa Penpen: Pemanfaatan Limbah Padi Di Masa Pandemi Covid-19 Dewi Suhati; Diana Diana; Lisna Duwi Cahyani; Nurohim Nurohim; Rizal Eka Prastyo; Wahyudi Wahyudi; Puspa Dewi Yulianty; Ali Jufri
Dimasejati: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2021)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/dimasejati.v3i2.8745

Abstract

Disaat musim panen limbah padi yang melimpah dapat mencemari lingkungan, salah satunya sungai menjadi tercemar terutama di saat musim penghujan. Tujuan kegiatan ini memberikan solusi dengan mengadakan pelatihan cara pembuatan arang sekam dari limbah padi secara sederhana. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah lebih kepada cara penyuluhan partisipatif dan pelatihan. Bahan-bahan yang disiapkan adalah sekam padi, kaleng bekas dan kawat (dibuat untuk alat pembakaran) serta ranting dan daun kering sebagai media pembakaran. Kegiatan ini ditujukan pada masyarakat khususnya pemuda Desa Penpen Kecamatan Mundu Kabupaten Cirebon. Kegiatan yang dilakukan adalah dengan mensosialisasikan manfaat serta cara membuat arang sekam kepada Masyarakat Desa Penpen. Masyarakat diberikan contoh alat sederhana untuk proses pembakaran padi menjadi arang sekam dan di perlihatkan secara langsung cara kerjanya sampai pada proses pengemasan hingga siap untuk dijual. Masyarakat di Desa Penpen khususnya pemuda diharapkan mampu memanfaatkan limbah padi menjadi sesuatu yang bernilai jual ekonomis, sehingga diharapkan dapat memberikan keuntungan dari segi ekonomi, di Era Pandemi Covid-19
Pengembangan Dodol Gedong Gincu Sebagai Produk Olahan Desa Sedong Lor Sri Sundhea Hastuti; Wisnu Hardiansyah; Puspa Dewi Yulianty; Ali Jufri
Dimasejati: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2022)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/dimasejati.v4i2.12052

Abstract

Produk olahan mangga banyak diproduksi di Indonesia sebagai mata pencaharian baru bagi masyarakat indonesia khususnya olahan Mangga Gedong Gincu yang ada di Desa Sedong Lor, yaitu produk dodol gincu. Mangga Gedong Gincu merupakan buah mangga yang bersifat musiman yang memiliki kandungan nutrisi di dalamnya dan dapat di olah menjadi produk cemilan maupun minuman seperti dodol, keripik, manisan mangga, jus mangga dan masih banyak lainnya. Kegiatan ini bertujuan untuk menerapkan bagaimana membuat kemasan yang menarik, menentukan harga jual serta strategi dalam memasarkan produk dodol gincu. Kegiatan yang sama pernah dilakukan penulis di Desa Penpen tentang pelatihan cara pembuatan arang sekam dari limbah padi secara sederhana, sehingga di harapkan mampu meningkatkan penghasilan masyarakat. Masyarakat Desa diberikan konsep dasar desain kemasan produk dodol gincu dengan bantuan teknologi, diberikan pendampingan mengenai penentuan harga jual produk serta bimbingan pemasaran prosuk dodol melalui website Desa. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah observasi, wawancara mendalam, dan sosialisasi. Dalam Kegiatan ini ditujukan kepada khususnya masyarakat Desa, PKK dan Karang Taruna Desa Sedonglor yang diharapkan membantu membangkitkan perekonomian masyarakat Desa Sedong Lor pasca pandemi.
DAMPAK PESTISIDA NABATI TERHADAP LINGKUNGAN DAN EFISIENSI BIAYA PERAWATAN POHON MANGGA GEDONG GINCU PADA PETANI DI DESA SEDONG LOR Mochamad Rifaldy Dwi A; Puspa Dewi Yulianty
SIKAP : Jurnal Sinar Inovasi Kajian Pemberdayaan Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jsikap.v1i1.4819

Abstract

Desa Sedong Lor memiliki potensi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang bersumber dari perkebunan. Penggunaan pestisida kimia telah banyak memberikan dampak negatif pada lingkungan, mahalnya biaya pestisida kimia serta sulitnya ketersediaan pestisida kimia yang didapat oleh petani mangga gincu di desa sedong lor, Kecamatan Sedong, Kabupaten Cirebon. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk penambahan pengetahuan tentang pestisida nabati agar para petani mangga gincu dapat mengaplikasikan pembuatan dan cara penggunaan pestisida nabati untuk menuju pertanian yang ramah lingkungan dan menghemat biaya perawatan tumbuhan. Diharapkan dari hasil pelatihan ini memberikan pemahaman tentang dampak positif dari pestisida nabati untuk para petani mangga gedong gincu di desa Sedong Lor. Kegiatan ini dilaksanakan dengan menggunakan metode diskusi tatap muka dengan para petani mangga gedong gincu sebagai pelaku UMKM Dodol Gincu. Waktu pelaksanaan peneletian ini selama satu bulan. Hasil KKN ini menunjukkan upaya agar petani gedonggincu dapat beralih dari menggunakan pestisida kimia menjadi pestisida nabati.