Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Analisis Tingkat Pencapaian Perkembangan Motorik Kasar Anak Usia 4-5 Tahun Pada Masa Pandemi Covid-19 Hakiki Rizki; Rachmi Marsheilla Aguss
Journal of Physical Education Vol 1, No 2 (2020): Journal Of Physical education
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/joupe.v1i2.588

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengenali bagaimana pertumbuhan motorik kasar anak pada usia 4- 5 tahun dimasa pendemi Covid- 19, 8 indikator digunakan untuk deskripsi motorik kasar anak dengan usia 4- 5 tahun. penelitian ini menggunakan metode evaluasi dengan instrument yang berbentuk angket dan disajikan dalam bentuk google form yang disebar melalui media sosial. Hasil penelitian yang ditemukan disajikan dalam kuantitatif deskriptif yaitu diagram, dengan subjek orang tua yang memiliki anak usia 4-5 tahun.  Hasil penelitian menunjukkan nilai dari Delapan  indikator yang tertinggi adalah menirukan gerakan pesawat terbang dan menangkap bola dengan kedua tangan yang mencapai nilai rata-rata 100% masuk dalam presentase perkembangan baik sekali. Kemudian indikator yang nilai yang paling bawah adalah mandiri dalam melakukan playground yang hanya menyumbangkan nilai rata-rata 66,7% masuk dalam presentase perkembangan yang diharapkan. Secara menyeluruh perkembangan motorik kasar anak usia 4-5 tahun memiliki presentase 87,5% termasuk dalam kriteria perkembangan yang diharapkan.
PERSEPSI ATLET FUTSAL PUTRA UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA TERHADAP HIPNOTERAPI DALAM MENINGKATKAN KONSENTRASI SAAT BERTANDING Rachmi Marsheilla Aguss; Rizki Yuliandra
Jurnal Penjaskesrek Vol. 7 No. 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani, FKIP Universitas Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/penjaskesrek.v7i2.1133

Abstract

This study aims to determine the perceptions of men's futsal athletes at the Indonesian University of Teknokrat towards hypnotherapy in increasing concentration while competing. Hypnotherapy method contains elements of hypnosis, which is a technique for conducting therapy. Hypnosis itself has a meaning as an art or science of communication with the subconscious. This research is descriptive research. The sampling technique used purposive sampling. The method used was a survey method and the instrument used by the researcher was a questionnaire. The results of the study on the indicators of understanding the definition of hypnotherapy, the average athlete was considered to have sufficient understanding of the definition of hypnotherapy. The second indicator shows that hypnotherapy makes it more effective in managing athletes' concentration. Meanwhile, the third indicator shows that hypnotherapy is good enough to increase the potential of athletes. Both are obtained on the nature of positive and negative statements. The conclusion obtained from the results of a questionnaire distributed to 24 samples is that the perceptions of male futsal athletes at the Indonesian Technocrat University get a positive assessment of three indicators. Most athletes find hypnotherapy methods very well used to increase concentration while competing. Abstrak Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengetahui persepsi atlet futsal putra Universitas Teknokrat Indonesia terhadap hipnoterapi dalam meningkatkan konsentrasi saat bertanding. Metode hipnoterapi terdapat unsur hypnosis yang merupakan teknik dalam melakukan terapi. Hypnosis sendiri mempunyai arti sebagai seni atau ilmu komunikasi dengan alam bawah sadar. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Teknik sampling dengan menggunakan purposive sampling. Metode yang digunakan adalah metode survey dan instrument yang digunakan oleh peneliti yaitu berupa angket. Hasil penelitian pada indikator memahami definisi hipnoterapi rata-rata atlet dinilai cukup memahami definisi hipnoterapi. Indikator kedua menunjukkan bahwa hipnoterapi menjadikan lebih efektif dalam mengelola konsentrasi atlet. Sedangkan pada indikator ketiga menunjukkan bahwa hipnoterapi cukup baik untuk dapat meningkatkan potensi pada atlet. Keduanya diperoleh atas sifat pernyataan positif dan negatif. Kesimpulan yang didapat dari hasil angket yang disebarkan pada 24 sampel bahwa persepsi atlet futsal putra Universitas Teknokrat Indonesia mendapatkan penilaian yang positif dari tiga indicator. Kebanyakan atlet merasakan bahwa metode hipnoterapi sangat baik digunakan dalam menunjang performa dan meningkatkan konsentrasi saat bertanding. Kata Kunci: Futsal, Hipnoterapi, Konsentrasi
ANALISIS DAMPAK WABAH COVID-19 PADA PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS ANAK USIA 3-4 TAHUN Rachmi Marsheilla Aguss; Eko Bagus Fahrizqi; Fathin Fadil Abid Abiyyu
Jurnal Penjaskesrek Vol. 8 No. 1 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani, FKIP Universitas Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/penjaskesrek.v8i1.1368

Abstract

This study aims to determine the impact of the COVID-19 outbreak on fine motor development of children aged 3-4 years. Population and sample in the study were parents who had children aged 3-4 years, the total population and samples were 28 parents. With the details of parents who have children aged 3-4 years .. fine motor skills are movements that involve finer movements performed by small muscles. These subtle movements require careful coordination. The better the fine motor movements so that the children can be creative, such as cutting paper with straight cutouts, drawing simple pictures and coloring, using clips to join two sheets of paper together, sewing, weaving paper and sharpening a pencil with a pencil sharpener. The instrument used for data collection was in the form of a questionnaire presented in the form of a google form which was distributed through social media, with the data obtained as an indicator of fine motor skills that children aged 3-4 years old can do. The research results that have been found are presented in descriptive quantitative form. To obtain the final results of data collection, the data need to be converted into a percentage. The result of this percentage is used as the basis for collecting data on the impact of COVID-19 on the fine motor skills of children in the family environment. Determining the results can be seen from the assumptions of parents with fine motor skills that can be done by children aged 3-4 years. The results of this study have positive results which can be seen from the 10 questions given from 28 parents or families who answered that the average result of each indicator was 96.4% as many as 8 questions, and only 2 questions had indicators at 92.9%. By calculating the percentage of things that children can do regarding fine motor movement, then divided by 10 indicators according to what is presented in the table, as a whole regarding the analysis of the impact of the Covid-19 outbreak on fine motor development of children aged 3-4 years has a percentage of 80% including in positive development criteria.
Analisis Tingkat Kepercayaan Diri saat Bertanding Atlet Pencak Silat Perguruan Satria Sejati Rachmi Marsheilla Aguss; Eko Bagus Fahrizqi
Multilateral : Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga Vol 19, No 2 (2020): December
Publisher : Lambung Mangkurat University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/multilateral.v19i2.9117

Abstract

Penelititan ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepercayaan diri saat bertanding atlet pencak silat perguruan satria sejati. Metode yang digunakan penelitian ini yaitu deskriptif kuantitatif. Populasinya adalah atlet pencak silat perguruan satria sejati berjumlah 24 orang. Teknik sampling menggunakan teknik sampling jenuh, yaitu semua anggota sampel merupakan populasi. Instrumen penelitian menggunakan angket kepercayaan diri yang dijabarkan dengan faktor masing-masing. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif. Hasilnya pada atlet putra perolehan paling besar berada pada kategori “tinggi” yaitu dari 8 atlet putra sebesar 61,53% dan 9 atlet putri perolehan paling besar yaitu di kategori “tinggi” sebesar 81,81%. Kategori sangat tinggi perolehan persentase nya lebih kecil dibandingkan kategori tinggi. Artinya berdasarkan data yang diperoleh dari angket untuk tingkat kepercayaan diri saat bertanding berada pada kategori tinggi untuk atlet putra maupun putri. Tidak sangat tinggi, maupun rendah ataupun sangat rendah. Maka dari itu kepercayaan diri atlet saat bertanding masih terbilang baik.
VARIASI PEMBELAJARAN ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS SLB-C KASIH BUNDA LAMPUNG SELATAN Rachmi Marsheilla Aguss
SPORT SCIENCE AND EDUCATION JOURNAL Vol 3, No 1 (2022): SPORT SCIENCE AND EDUCATION JOURNAL
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (124.844 KB) | DOI: 10.33365/ssej.v3i1.1890

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan variasi untuk anak berkebutuhan khusus di Slb-C Kasih Bunda Lampung Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan survey. Sampel penelitian ini adalah proses pembelajaran Penjas Adaptif di Slb-C Kasih Bunda Lampung Selatan. Hasil penelitian yang diperoleh, pada pembelajaran Penjas Adaptif 1 guru Penjas Adaptif yang memimpin proses pembelajaran. Pada murid tunagrahita dalam menyampaikan pembelajaran perlu memodifikasi pembelajaran yang akan disampaikan misalnya peraturan yang digunakan, alat atau media yang digunakan. Pembelajaran yang diberikan kepada murid tidak semua murid dapat melakukannya sendiri, bagi murid yang tidak dapat melakukan tugas gerak sendiri maka guru pendamping akan membantu murid tersebut. Pada kelas kecil (Tingkat Persiapan dan SDLB) proses pembelajaran dilakukan bersamaan dan materi yang sama, begitu pula pada kelas besar (SMPLB dan SMALB) proses pembelajaran Penjas Adaptif dilakukan bersamaan dan dengan materi yang sama pula. 
PELATIHAN PENANGANAN CIDERA OLAHRAGA DI SMA NEGERI 1 PRINGSEWU Eko Bagus Fahrizqi; Rachmi Marsheilla Aguss; Rizki Yuliandra
Journal of Social Sciences and Technology for Community Service (JSSTCS) Vol 2, No 1
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/jsstcs.v2i1.876

Abstract

Kegiatan olahraga dengan cedera, terutama bagi para olahragawan atau atlet. Untuk itu kita harus berhati – hati dalam berolahraga agar tidak mengalami cedera. Sebelum berolahraga atau bermain usahakan melakukan pemanasan terlebih dahulu, kemudian setelah selesai melakukan pendinginan. Untuk mengurangi resiko terjadinya cedera. Cedera olahraga diartikan sebagai cedera yang terjadi akibat kegiatan olahraga baik secara langsung atau tidak langsung, yang mengenai sistem muskuloskeletal dan semua sistem atau organ lain yang memengaruhinya sehingga menimbulkan gangguan fungsi sistem tersebut.Ekstrakurikuler yang ada banyak di ikuti oleh siswa. Beberapa siswa yang bersekolah ada yang berlatar belakang atlet. Selain kegiatan latihan disekolah ada juga yang berlatih diluar jadwal sekolah. Sehingga dengan padatnya jadwal latihan tersebut, kurang lebih mempengaruhi kondisi badan. Banyak nya cedera olahraga dilapangan yang tidak ditangani dengan benar. Sport massage merupakan sebuah keahlian yang digunakan sebagai penanganan cedera pada olahraga. Oleh karena itu sport massage dapat digunakan sebagai alat terapi baik untuk pencegahan, kesehatan, dan penyembuhan penyakit. Dikarenakan masih banyak atlet kurang pengetahuan tentang penanganan cedera olahraga melalui sport massage. Berdasarkan kenyataan di atas, tim pengabdi merasa perlu untuk memberikan keterampilan massage bagi siswa yang mengikuti ekstrakurikuler Olahraga di SMAN 1 Pringsewu.Tujuan dari pengabdian pada masyarakat ini adalah: (1) Memberi bekal pengetahuan dan teori tentang massage bagi siswa yang mengikuti ekstrakurikuler Olahraga di SMAN 1 Pringsewu., (2) Membekali keterampilan massage untuk pencegahan, kesehatan, dan penyembuhan pada siswa yang mengikuti ekstrakurikuler Olahraga di SMAN 1 Pringsewu.
PELATIHAN PEMBUATAN PERANGKAT AJAR SILABUS DAN RPP SMK PGRI 1 LIMAU Rachmi Marsheilla Aguss; Dina Amelia; zaenal abidin; Permata Permata
Journal of Social Sciences and Technology for Community Service (JSSTCS) Vol 2, No 2 (2021): Vol 2, No 2 (2021): September 2021
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/jsstcs.v2i2.1315

Abstract

Planning can provide guidelines for the implementation of learning, so that it is right on target and effective. One of the goals of educational planning that is very meaningful made by teachers as educational directors is the Syllabus and Learning Implementation Plans and Plans (RPP). Teachers of SMA/Vocational High School (SMK) PGRI 1 Limau are the right target for community service activities considering that the school has not had sufficient technical training. The purpose of this dedication activity is to train and motivate teachers to be able to develop the perfect syllabus and lesson plans. The lesson plan (RPP) is a more specialized planning tool than the syllabus. This educational implementation plan is designed to guide teachers in teaching so that they are not far from educational goals. Recognizing the importance of planning this lesson, teachers should not teach without planning. There is also feedback that shows that the training is suitable with the needs of increasing teacher professionalism and is optimistic that the training can be achieved. Supporting energy for training in the form of space or supporting facilities is sufficient so that the training can run easily, well, on time, and fun. Participants are very supportive of further training. Keywords: Building teacher professionalism with syllabus training, lesson plans, 2013 curriculum.
Minat Siswa Kelas VII Dan VIII Dalam Mengikuti Pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga Dan Kesehatan SMP Negeri 15 Mesuji Gede Yogi Saputra; Rachmi Marsheilla Aguss
Journal of Physical Education Vol 2, No 1 (2021): Journal Of Physical Education
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/joupe.v2i1.797

Abstract

Penelitian ini berujuan untuk mengetahui seberapa minat siswa kelas VII dan VIII dalam mengikuti pembelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan di SMP Negeri 15 Mesuji. Penelitian ini merupakan penelitian Deskriptif Kuantitatif. Metode yang digunakan adalah survei dengan teknik pengambilan data menggunakan angket. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas VII dan VIII di SMP Negeri 15 Mesuji yang berjumlah 160 siswa dan Sampel dari penelitian ini adalah 40 analisis data deskriptif kuantitatif yang dituangkan dalam bentuk persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat siswa kelas VII dan VIII dalam mengikuti pembelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan SMP Negeri 15 Mesuji berada dalam kategori “ rendah”  Sebesar 40% (16 siswa), “Sedang” sebesar 25% (10 siswa), “Tinggi” sebesar 22,5% (9 siswa), “Sangat Tinggi” sebesar 12,5% (5 siswa), dan “Sangat Rendah” sebesar 0% (0 siswa). Hasil dari Faktor Instrinsik berada pada kategori “Rendah” sebesar 40% (16 siswa), “Sedang” sebesar 25% (10 siswa), “Tinggi” sebesar 17,5% (7 siswa), “Sangat Tinggi” sebesar 15% (6 siswa), dan “Sangat Rendah” sebesar 2,5% (1 siswa) sedangkan Faktor Exstrinsik berada dalam kategori “Rendah” sebesar 42,5% (17 siswa), “Tinggi” sebesar 32,5% (13 siswa), “Sedang” sebesar 20% (8 siswa), “Sangat Tinggi” sebesar 2,5% (1 siswa), dan “Sangat Rendah” sebesar 2,5% (1 siswa).Kata Kunci : Minat Belajar Pendidikan Jasmani SMP
Persepsi Siswa Terhadap Proses Penerapan Pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga Dan Kesehatan Pada Pandemi Covid-19 Apta Melyza; Rachmi Marsheilla Aguss
Journal of Physical Education Vol 2, No 1 (2021): Journal Of Physical Education
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/joupe.v2i1.950

Abstract

AbstractThis study aims to find out about students' perceptions of the process of implementing sports and health physical education learning in the covid-19 pandemic at SMA Negeri 1 Padang Cermin.   This research is a quantitative descriptive.  The method used is a survey with data collection techniques using a questionnaire.  The population in this study was 588 students consisting of class X and XI at SMA Negeri 1 Padang Cermin and the sample of this study was 88 students in class X and XI. The data analysis technique used was quantitative descriptive analysis as outlined in the percentage. The results of the research on student perceptions of the process of implementing sports and health physical education learning in the covid-19 pandemic at SMA Negeri 1 Padang Cermin, it can be concluded that they are in the "Medium" category 56.81% (50 students). The preliminary factors are in the category of "Medium" 42.04% (37 students). From the implementation factors "Medium" 43.1% (38 students). As for the evaluation factors in the category of "Medium" 38.63% (34 students). Keywords: Perception, Learning, Student 
Efektivitas vertical jump terhadap kemampuan smash bola voli putra Rachmi Marsheilla Aguss; Eko Bagus Fahrizqi; Prabowo Aji Wicaksono
Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia Vol 17, No 1 (2021)
Publisher : Departement of Sports Education, Faculty of Sport Sciences Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpji.v17i1.38631

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  efektivitas vertical jump terhadap kemampuan smash bola voli putra ekstrakurikuler SMA Negeri 1 Seputih Banyak, Lampung Tengah. Vertikal jump merupakan tes komponen kebugaran yang sudah umum dilakukan guna mengetahui kekuatan otot kaki atau daya ledak (explosive power) seseorang. Semakin tinggi suatu lompatan yang dilakukan, maka akan semakin kuat otot pada kaki atau daya ledak seseorang. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 1 Seputih Banyak, Lampung Tengah. Populasi penelitian ini adalah siswa laki-laki dalam ekstrakurikuler bola voli dan sampel berjumlah 12 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Hasil dari penelitian menunjukkan lompatan tertinggi adalah 68 cm dan lompatan terendah adalah 40 cm dengan rata rata lompatan dari 12 siswa tersebut adalah 58,14 cm. Selanjutnya untuk lompatan diatas 55 cm rata-rata memiliki kemampuan smash yang baik yang dihasilkan dari lompatan yang baik. Hal tersebut menunjukkan bahwa kemampuan vertikal jump memiliki peran dalam kemampuan smash bola voli.  AbstractThis study aims to determine the effectiveness of vertical jump on the extracurricular men's volleyball smash ability of SMA Negeri 1 Seputih Banyak, Central Lampung. The vertical jump is a common test for fitness components to determine the strength of a person's leg muscles or explosive power. The higher a jump is made, the stronger the muscles in the legs or the explosive power of a person. This research was conducted at SMA Negeri 1 Seputih Banyak, Central Lampung. The population of this study were male students in volleyball extracurricular activities and the sample consisted of 12 students. The sampling technique used purposive sampling. This research uses a descriptive quantitative method. The results of the study showed that the highest jump was 68 cm and the lowest jump was 40 cm with the average jump of the 12 students being 58.14 cm. Furthermore, for jumps above 55 cm, on average, they have a good smash ability resulting from a good jump. This shows that the ability to jump vertical has a role in the ability to smash volleyball.